cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN HIDROTERAPI GARAM SERAI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KELETIHAN furtuna, Kadek Suastini Nadila; Pratama, Agus Ari; Pratama, Aditha Angga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45120

Abstract

Hipertensi dikenal dengan sebutan silent killer atau membunuh secara diam, dikarenakan banyak penderita tidak menunjukkan gejala atau tanda secara khas hingga terjadilah kematian yang tiba-tiba ini terjadi karena adanya komplikasi serius. Pada pasien Hipertensi biasanya sering ditemukan keluhan kepala terasa berat dan keletihan. Untuk mengatasi masalah tersebut diberikan terapi non farmakologis yaitu hidroterapi garam dan serai terapi ini belum banyak yang menerapkannya terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan keletihan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Asuhan Keperawatan Komplementer dengan masalah keperawatan utama keletihan pada pasien dengan Penerapan hidroterapi garam dan serai. Pada penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan jumlah sampel 3 pasien, yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien hipertensi. Hasil analisis praktek klinik keperawatkan didapatkan setelah dilakukan penerapan hidroterapi garam serai, bahwa dari 3 pasien tersebut ditemukan perbedaan yang signifikan antara sebelum diberikan intervensi hidroterapi garam dan serai dengan sesudah diberikan intervensi hidroterapi garam dan serai, yaitu ada penurunan tekanan darah pada 3 pasien tersebut. Sebelum diberikan intervensi Tn. S, Tn. A, dan Tn. K memiliki tekanan darah (160/90mmHg, 150/90mmHg, 150/90mmHg) dan sesudah diberikan intervensi tekanan darah Tn. S, Tn. A, dan Tn. K, yaitu (130/80mmHg, 120/80mmHg, 110/80mmHg) dari 3 pasien tersebut keluhan tingkat keletihan masing-masing menurun. Maka dapat disimpulkan Penerapatan Hidroterapi Garam Serai efektif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan keletihan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENCEGAHAN DBD ANAK DI DESA LHOK BENGKUANG TIMUR Rahmawati, Fazilah; Safrizal, Safrizal; Wintah, Wintah; Fera, Dian; Fadillah, Mardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45136

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh virus dengeu yang ditularkan oleh jenis nyamuk Aedes adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Anak usia ≤15 tahun adalah kelompok rentan terserang penyakit yang menjadi prioritas masalah kesehatan Indonesia saat ini. termasuk di Desa Lhok Bengkuang Timur yang mencatat 18 kasus dan 3 kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pencegahan DBD yang dilakukan pada anak di desa Lhok Bengkuang Timur. Metode kuantitatif digunakan pada peneliitan ini dengan pendekatan deskriptif korelasi dan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari anak-anak berusia ≤15 sebanyak 332. Sampel sebanyak 126 ibu dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Variabel penelitian terdiri dari tingkat pengetahuan ibu (independen) dan tindakan pencegahan DBD pada anak (dependen). Alat ukur berupa kuesioner dengan skala ordinal serta analisis univariat dan bivariat. P-value dari hasil penelitian ini = 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan Antara dua variabel. Maka diperoleh hubungan tingkat pengetahuan dengan tindakan ibu dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak di desa Lhok Bengkuang Timur.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG Mulia, Meta; Tamar, Miskiyah; Murbiah, Murbiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45137

Abstract

Postpartum adalah masa atau sejak bayi dilahirkan serta plasenta dari rahim, dan membutuhkan waktu 6 minggu. Pola makan ibu postpartum untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan memperhatikan pola makan seperti makan tepat waktu dan mengkonsumsi makanan secukupnya. Diketahui hubungan pola makan dengan produksi ASI pada  ibu postpartum di RS  Muhammadiyah Palembang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional melalui teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis uji Chi Square. Hasil analisa dengan menggunakan uji statistic Chi-Square dengan diperoleh hasil p-value sebesar 0.001, karena 0.001 < 0.05 maka Ha diterima dan Ho ditolak, dengan nilai OR = 15.583. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara pola makan dengan produksi ASI pada ibu Postpartum di RS Muhammadiyah Palembang.
PENGARUH VARIASI SUHU DAN WAKTU PENYIMPANAN JAMU GENDONG BROTOWALI TERHADAP ANGKA LEMPENG TOTAL YANG DIJUAL DI KECAMATAN SAMARINDA UTARA Muhsinin, Amirul; Lamri, Lamri; Harlita, Tiara Dini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45138

Abstract

Jamu brotowali kaya akan khasiat yang lebih dari 65 jenis senyawa yang bermanfaat a Jamu brotowali kaya akan khasiat yang lebih dari 65 jenis senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Terdapat zat pahit pikroretin yang menjadi alasan kenapa brotowali sangat pahit. Brotowali juga memiliki kemampuan aktivitas biologis, yaitu antimalaria, antidiabetes, antiperitik, antihiperglikemik dan dapat mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Namun, karena jamu jarang menggunakan bahan pengawet, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk mencegah hilangnya khasiat dan perubahan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh variasi suhu dan waktu penyimpanan terhadap Angka Lempeng Total dalam jamu gendong brotowali di Samarinda Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental dengan sampel jamu jenis brotowali yang berjumlah 2 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randhom sampling dengan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari populasi yang telah diketahui. Setiap 1 sampel jamu brotowali diperlakukan dengan variasi suhu ruang dan suhu pendingin dengan lama penyimpanan yang berbeda (segera, 3 jam, dan 6 jam) dengan 3 kali pengenceran dan 3 kali pengulangan. Pengujian sampel dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total (ALT) dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji ANOVA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil pada suhu ruang memiliki jumlah koloni bakteri yang lebih tinggi daripada suhu pendingin. Hasil pengujian ANOVA memperoleh nilai signifikansi 0,010 (p<0,05) yang mana antara waktu dan suhu penyimpanan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan koloni bakteri dalam jamu brotowali 1 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa minuman herbal jamu brotowali sebaiknya dikonsumsi segera dan disimpan dalam suhu pendingin dengan jangka waktu yang tidak lama untuk menghindari risiko kontaminasi mikroba.a Jamu brotowali kaya akan khasiat yang lebih dari 65 jenis senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Terdapat zat pahit pikroretin yang menjadi alasan kenapa brotowali sangat pahit. Brotowali juga memiliki kemampuan aktivitas biologis, yaitu antimalaria, antidiabetes, antiperitik, antihiperglikemik dan dapat mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Namun, karena jamu jarang menggunakan bahan pengawet, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk mencegah hilangnya khasiat dan perubahan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh variasi suhu dan waktu penyimpanan terhadap Angka Lempeng Total dalam jamu gendong brotowali di Samarinda Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental dengan sampel jamu jenis brotowali yang berjumlah 2 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randhom sampling dengan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari populasi yang telah diketahui. Setiap 1 sampel jamu brotowali diperlakukan dengan variasi suhu ruang dan suhu pendingin dengan lama penyimpanan yang berbeda (segera, 3 jam, dan 6 jam) dengan 3 kali pengenceran dan 3 kali pengulangan. Pengujian sampel dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total (ALT) dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji ANOVA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil pada suhu ruang memiliki jumlah koloni bakteri yang lebih tinggi daripada suhu pendingin. Hasil pengujian ANOVA memperoleh nilai signifikansi 0,010 (p<0,05) yang mana antara waktu dan suhu penyimpanan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan koloni bakteri dalam jamu brotowali 1 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa minuman herbal jamu brotowali sebaiknya dikonsumsi segera dan disimpan dalam suhu pendingin dengan jangka waktu yang tidak lama untuk menghindari risiko kontaminasi mikroba. bagi kesehatan tubuh. Terdapat zat pahit pikroretin yang menjadi alasan kenapa brotowali sangat pahit. Brotowali juga memiliki kemampuan aktivitas biologis, yaitu antimalaria, antidiabetes, antiperitik, antihiperglikemik dan dapat mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Namun, karena jamu jarang menggunakan bahan pengawet, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk mencegah hilangnya khasiat dan perubahan tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh variasi suhu dan waktu penyimpanan terhadap Angka Lempeng Total dalam jamu gendong brotowali di Samarinda Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental dengan sampel jamu jenis brotowali yang berjumlah 2 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan randhom sampling dengan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari populasi yang telah diketahui. Setiap 1 sampel jamu brotowali diperlakukan dengan variasi suhu ruang dan suhu pendingin dengan lama penyimpanan yang berbeda (segera, 3 jam, dan 6 jam) dengan 3 kali pengenceran dan 3 kali pengulangan. Pengujian sampel dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total (ALT) dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji ANOVA. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil pada suhu ruang memiliki jumlah koloni bakteri yang lebih tinggi daripada suhu pendingin. Hasil pengujian ANOVA memperoleh nilai signifikansi 0,010 (p<0,05) yang mana antara waktu dan suhu penyimpanan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan koloni bakteri dalam jamu brotowali 1 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa minuman herbal jamu brotowali sebaiknya dikonsumsi segera dan disimpan dalam suhu pendingin dengan jangka waktu yang tidak lama untuk menghindari risiko kontaminasi mikroba.
HUBUNGAN MARKETING MIX DENGAN KEPUTUSAN PEMILIHAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA OLEH PESERTA JKN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI TAHUN 2024 Afifah, Zuhriyyatin; Hubaybah, Hubaybah; Solida, Adila; Mekarisce, Arnild Augina; Wardiah, Rizalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45139

Abstract

Meningkatnya jumlah FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) di Kota Jambi, mendorong persaingan dalam menarik peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Persaingan ini berdampak pada fluktuasi jumlah peserta JKN di Puskesmas Simpang IV Sipin. Selain itu, terdapat 24 keluhan terkait elemen marketing mix di Puskesmas yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam menyusun strategi pemasaran. Pemasaran ialah salah satu cara FKTP untuk memikat pelanggan kepada produk jasanya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan Marketing Mix dengan Keputusan Pemilihan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama oleh peserta JKN di wilayah kerja  Puskesmas Simpang IV Sipin. Penelitian menggunakan studi kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Populasi yang diteliti pada penelitian ini yaitu seluruh peserta JKN yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin yaitu 29.532 peserta. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode lemeshow, total sampel bejumlah 60 responden. Hasil analisis chi-squere, tidak terdapat hubungan antara elemen product (p-value 0,084), promotion (p-value 0,741), people (p-value 1,000), physical evidance (p-value 0,241) dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin. kemudian terdapat hubungan antara elemen process (p-value 0,019), place (p-value 0,048) dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin. variabel marketing mix yang berhubungan dengan keputusan pemilihan FKTP oleh peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin adalah place dan process. Variabel yang tidak berhubungan yaitu product, promotion, poeple, dan physical evidance. FKTP perlu meningkatkan promosi, fasilitas, sistem antrian, dan kualitas SDM, serta memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan
ANALISIS PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PENGGUNAAN ANTROPOMETRI KIT SEBAGA UPAYA DETEKSI DINI STUNTING BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPUREJO KOTA KEDIRI Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Pramesti, Galuh Sekar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45145

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Pravelensi stunting nasional tahun 2022 mencapai (21,6%). Data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023 pravelensi stunting di kota kediri mencapai14.3%. Pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri sangatlah penting, karena hal ini menyangkut dengan ketepatan pengukuran kader posyandu balita sebagai upaya deteksi dini stunting berdasarkan PB/U atau TB/U. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam penggunaan antropometri kit sebagai upaya deteksi dini stunting balita di Wilayah Kerja Puskesmas Campurejo Kota Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan desain studi cross secional dengan populasi 46 kader di Kelurahan Bandar kidul dan Campurejo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 46 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner dan checklist observation. Analisa data menggunakan Uji Spearman Rho. Pengetahuan kader sebagian besar baik sebanyak 21 responden (45.7%) dan keterampilan penggunaana antropometri kit sebagian besar tepat sebanyak 26 responden (56,5%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keterampilan kader posyandu balita dalam penggunaan antropometri kit, dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0,001 (p<0,05).
INTERVENSI TERAPI GIZI PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN SEPSIS, GANGRENE DAN ANEMIA Rajab, Alfian Abdul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45152

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan permasalahan dimana terjadinya resistensi insulin didalam tubuh yang menyebabkan terjadinya peningkatan kadar glukosa darah. Sepsis dan gangrene merupakan komplikasi yang dijumpai pada pasien DMT2 yang disebabkan karena adanya inflamasi dan infeksi. Terapai gizi diperlukan guna untuk mencegah komplikasi pada pasien dan mempercepat proses kesembuahan pasien. Penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan observasional deskriptif, dimana melakukan observasi pada pasien dengan diagnosa diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi. Tn. A, 54 tahun merupakan pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi  sepsis, gangren pedis dextra, ulkus pedis sinistra dan anemia. penelitian ini yaitu diketahui status gizi pasien berdasarkan % LLA adalah 72,8% (Gizi Kurang). Pemeriksaan data biokimia yaitu 2 JPP 134 mg/dL dan gula darah puasa yaitu 117 mg/dL dalam batas normal. Perkembangan fisik pasien yaitu keadaan umum pada hari pertama sampai akhir pasien tetap merasa lemah. Tekanan darah, nadi dan suhu tubuh pasien selama intervensi selalu dalam keadaan normal. RR pasien normal, hari ketiga dan ke empat normal. Evaluasi rata-rata asupan makan pasien selama intervensi gizi sebesar Energi 1340,3 kkal (75%), Protein  78,8 gram (89%), Lemak 43,8 gram (109,5%) Karbohidrat 239,8 gram (90%) dan Fe 12,51 mg (96%) menunjukkan terjadikan peningkatan asupan gizi selama 4 hari. Pemberian terapi gizi yang adekuat dapat membantu perbaikan kondisi pasien diabetes mellitus dengan komplikasi.
GAMBARAN KEBUTUHAN PERAWATAN SUPORTIF PADA PASIEN KANKER STADIUM LANJUT YANG MENJALANI RAWAT INAP Nisa, T. Maisyaroh Putri; Rizka, Yulia; Rustam, Musfardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45155

Abstract

Pasien dengan diagnosa kanker akan menimbulkan beberapa gejala yang diakibatkan oleh penyakit kanker dan proses pengobatan yang mana gejala dari penyakit kanker ini dapat menimbulkan permasalahan bagi pasien kanker. Pasien kanker stadium lanjut mengalami lebih banyak masalah akibat perkembangan penyakit yang berdampak negatif terhadap kualitas hidupnya sehingga mempengaruhi pasien dalam memenuhi kebutuhannya sehari-harinya. Pasien kanker stadium lanjut membutuhkan perawatan suportif sesuai dengan kebutuhan dalam mengatasi masalah yang timbul akibat penyakit kanker. Oleh karena itu, dibutuhkan gambaran kebutuhan perawatan suportif pada pasien kanker stadium lanjut yang menjalani rawat inap. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain deskriptif observasional. Sampel penelitian ini adalah pasien kanker dewasa stadium lanjut yang menjalani rawat inap sebanyak 96 orang dengan teknik purposive sampling. Prosedur pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner SCNS-SF34 yang telah dilakukan uji valid (0,525-0,889, kuesioner valid) dan uji reliabel (0,972, kuesioner reliabel). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dengan aplikasi SPSS-20 dan Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (95,83%) pasien kanker stadium lanjut yang menjalani rawat inap di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru membutuhkan bantuan perawatan suportif pada domain fisik (76,05%), domain psikologi (69,79%), domain dukungan dan perawatan (67,71%), domain sistem dan informasi kesehatan (68,75%), dan tidak membutuhkan bantuan pada domain seksualitas (80,21%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien kanker stadium lanjut yang menjalani rawat inap di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sebagian besar membutuhkan bantuan perawatan suportif oleh tenaga profesional.
IMPLEMENTASI PROGRAM CERMAT (CEKOK MANDIRI TANPA HIPERTENSI) DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA CEKOK TERHADAP PENCEGAHAN HIPERTENSI Paramesti, Athifah Hasnamahirah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45175

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Di Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, hipertensi menempati urutan ketiga dalam kasus PTM tertinggi.Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilakukan dengan pendekatan deskriptif observasional menggunakan data primer dari kuesioner, wawancara, dan diskusi kelompok, serta data sekunder dari laporan desa dan puskesmas. Penentuan prioritas masalah menggunakan metode USG, fishbone diagram, dan MEER, dengan penyusunan intervensi berdasarkan pendekatan PRECEDE-PROCEED dan SWOT. Ditemukan rendahnya frekuensi pemeriksaan tekanan darah, kurangnya partisipasi dalam program Prolanis, serta pola makan dan gaya hidup tidak sehat sebagai faktor penyebab dominan hipertensi. Intervensi melalui Program CERMAT meliputi Senam Kreasi, Penyuluhan Hipertensi, dan Demonstrasi Masak Sehat berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, serta kesadaran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi. Intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam Program CERMAT terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Cekok dalam pencegahan hipertensi.
DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN HIPERTENSI BERDASARKAN JENIS KELAMIN Fauzan, Ade; Rahayu, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45176

Abstract

Keluarga dan orang terdekat memiliki peran yang cukup besar dalam membantu kita menjaga kesehatan tubuh, dukungan dari keluarga memiliki andil yang cukup besar dalam meningkatan motivasi untuk mengontrol tekanan darah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner dukungan keluarga sebagai instrumen penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dukungan keluarga pada penderita hipertensi berdasarkan jenis kelamin. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian hanya 1 yaitu tingkat dukungan keluarga. Analisis data hasil penelitian diolah menggunakan program SPSS. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga pada laki – laki dan perempuan penderita hipertensi secara umum sama. Laki – laki dan perempuan dengan dukungan keluarga baik diketahui sebanyak 18 orang pada masing – masing jenis kelamin, sedangkan dukungan keluarga kurang pada laki – laki dan perempuan masing – masing sebanyak 16 orang, namun jika dilihat dari perolehan setiap kategori dukungan keluarga yaitu dukungan instrumental, penilaian, informasi, dan emosional laki – laki dan perempuan menunjukan hasil yang berbeda, laki – laki memperoleh lebih banyak dukungan penghargaan dan instrumental dibandingkan perempuan, sementara itu pada dukungan informasi dan emosional laki – laki dan perempuan menunjukan hasil yang hampir sama. Dukungan keluarga merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama dalam mendukung kesembuhan dan kesehatan penderita penyakit kronis seperti hipertensi, pentingnya edukasi dari tenaga kesehatan kepada keluarga pasien.