cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
MANAJEMEN PASIEN DENGAN SYOK SEPSIS, CONGESTIVE HEART FAILURE, CORONARY ARTERIAL DISEASE, CHRONIC KIDNEY DISEASE POST FISTULEKTOMI DI ICU wijaya, andryadi; Jufan, Akhmad Yun; Prasamya, Erlangga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45876

Abstract

Sepsis merupakan kondisi disregulasi sistem imun akibat infeksi dengan angka mortalitas tinggi yang dapat mencapai 26%. Komplikasi seperti Acute Kidney Injury dapat meningkatkan risiko kematian hingga 50%. Masalah utama dalam manajemen sepsis adalah kompleksitas penanganan pasien dengan komorbid multipel seperti gagal jantung kongestif (CHF) dan chronic kidney disease (CKD). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi manajemen dan luaran klinis pasien dengan syok sepsis disertai komorbid CHF dan CKD post fistelektomi di ruang intensif. Kasus: Pasien menjalani fistelektomi drainase dan dirawat di ICU dengan dukungan ventilasi mekanik, vasopresor (norepinefrin, dobutamin, epinefrin), dan antibiotik spektrum luas (meropenem). Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukositosis signifikan, anemia, hipoalbuminemia, serta gangguan fungsi hati dan ginjal. Setelah empat hari perawatan intensif dengan monitoring hemodinamik ketat, pasien menunjukkan perbaikan klinis, berhasil diekstubasi, dan direncanakan pindah ke ruang perawatan biasa. Simpulan: Manajemen pasien dengan syok sepsis disertai komorbid CHF dan CKD memerlukan pendekatan multidisiplin yang komprehensif. Kontrol sumber infeksi melalui pembedahan, terapi sepsis sistematis, dan pemantauan ketat di ruang intensif berperan penting dalam meningkatkan luaran klinis dan survival pasien.
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM UNIVERSAL HEALTH COVERAGE (UHC): ANALISIS DAMPAK DAN KEBIJAKAN DI INDONESIA Arvian, Shenia Rully; Alvianty, Rizka Ayu; Wasir, Riswandy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45877

Abstract

Pada tahun 2024, capaian target UHC di Indonesia mencapai 98,19% dari total penduduk Indonesia. Walaupun target cakupan populasi maksimum telah tercapai, evaluasi pada pelaksanaan JKN masih perlu dilakukan secara terus-menerus. Efektivitas program ini dalam mencapai tujuan UHC masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk masalah pembiayaan, akses yang belum merata, dan kualitas layanan kesehatan yang perlu ditingkatkan lagi. Tingginya biaya dapat menjadi penghalang bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, untuk memperoleh perawatan kesehatan yang dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah Literature Review, pencarian data menggunakan 2 database ilmiah, yaitu Google Scholar dan ScienceDirect dengan rentang waktu 5-8 tahun (2017-2024), free-full text, open access, dan menggunakan kata kunci yang ditetapkan. Dengan diimplementasikannya program UHC di Indonesia, seperti JKN telah berjalan dengan efektif dalam segi finansial untuk mengurangi beban tingginya biaya layanan kesehatan, dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menurunkan angka kematian, dan mengurangi prevalensi suatu penyakit. Universal Health Coverage (UHC) merupakan suatu strategi dalam memberikan suatu akses yang setara terhadap Pemberian layanan kesehatan yang berkualitas dan terbuka bagi seluruh kelompok masyarakat. Dengan rencana awal diimplementasikannya UHC oleh Indonesia bahwa beberapa hal sudah berjalan dengan efektif dan sesuai dengan rencana Indonesia. Walaupun dalam implementasi UHC ini masih menghadapi beberapa hambatan, namun pemerintah harus tetap melakukan edukasi dan menyakinkan kepada masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan JKN.
PEMBERIAN KOMPRES HANGAT JAHE PADA DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI PUSKESMAS Laboro, Pratiwinsih; Asfar, Akbar; Ramli, Rahmawati; Sunarti, Sunarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45917

Abstract

Rheumatoid Artritis (RA) merupakan suatu penyakit autoimun secara simetris pada persendian tangan dan kaki yang mengalami peradangan sehingga menyebabkan terjadinya peradangan, nyeri dan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian sendi. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri Rheumatoid Artritis yaitu dengan kompres hangat jahe dengan kandungan minyak atsirinya melancarkan peredaran darah dan perandangan pada sendi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat jahe terhadap penurunan skala nyeri pada penderita Rheumatoid Artritis di wilayah Puskesmas Maccini Sawah Kota makassar. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan subjek kasus pasien hipertensi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian studi kasus yaitu pada pasien rheumatoid arthritis Ny.T di Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar. Wawancara dan observasi dilakukan dalam bentuk pemberian asuhan keperawatan secara menyeluruh, mencakup tahapan pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil implementasi penerapan intervensi terapi kompres hangat jahe dalam menurunkan skala nyeri Ny.T menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala nyeri sebelum pemberian terapi yaitu skala nyeri 5 (nyeri sedang) dan setelah pemberian terapi yaitu skala nyeri 2 (nyeri ringan). Berdasarkan data tersebut penerapan intervensi terapi kompres hangat jahe dalam menurunkan skala nyeri Ny.T efektif.
OPTIMALISASI WAKTU TUNGGU OBAT FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT DENGAN PENERAPAN METODE LEAN MANAGEMENT: SEBUAH SCOPING REVIEW Yoseva, Veronica; Andriani, Helen
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu obat di farmasi rawat jalan merupakan indikator penting yang memengaruhi kepuasan pasien dan efisiensi layanan di rumah sakit. Penerapan Lean Management, termasuk metode Lean 5S dan Kaizen, terbukti efektif dalam mengurangi aktivitas non-produktif dan meningkatkan efisiensi proses di sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas Lean Management dalam menurunkan waktu tunggu obat di rumah sakit. Scoping review ini menggunakan diagram alur pencarian literatur yang dirangkum dalam format PRISMA 2020 dari empat database utama: ProQuest, Science Direct, Emerald Insight, dan Google Scholar, dengan kriteria artikel asli, akses tanpa berbayar dan lengkap, relevan dengan Lean Management di farmasi rawat jalan, mempublikasikan hasil dalam rentang 2019–2024, serta berbahasa Indonesia atau Inggris. Dari 286 artikel, lima artikel memenuhi kriteria kelayakan. Hasil kajian menunjukkan Lean Management secara konsisten efektif dalam mengurangi waktu tunggu hingga 30%, meningkatkan kepuasan pasien, dan efisiensi operasional. Hal ini dicapai melalui optimalisasi alur kerja, pemisahan layanan, dan integrasi teknologi. Selain itu, Lean 5S dan Kaizen memperbaiki kenyamanan lingkungan kerja dan produktivitas staf. Implementasi Lean Management memerlukan dukungan sumber daya yang cukup, pelatihan berkelanjutan, dan adaptasi terhadap kebutuhan spesifik rumah sakit. Secara keseluruhan,
OBSERVASI GURU TENTANG JENIS-JENIS PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI SD NEGERI KECAMATAN MAOS KABUPATEN CILACAP SUWARIYAH, PUJI; Sukmawati, Eisabet
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45920

Abstract

Bullying merupakan kekerasan yang dapat dilakukan oleh satu orang atau sekelompok orang. Kejadian perilaku bullying pada anak usia sekolah merupakan indikator utama kesejahteraan anak. Hal tersebut juga penting sebagai pembanding permasalahan sosial kasus pada anak secara global. Perilaku bullying akan berdampak bagi korban maupun pelaku dari berbagai dimensi seperti perkembangan sosial, pendidikan, dankesehatan. Prevalensi perilaku bullying di Amerika Serikat pada tahun 2015 sekitar 20-29%. Berdasarkan permasalahan diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Obervasi guru tentang jenis-Jenis Perilaku Bullying Siswa di SD Negeri Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap”. Tujuan Penelitian untuk mengetahui jenis-jenis perilaku bullying siswa di SD Negeri Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap.  Desain penelitian ini deskriptif. Penelitian ini adalah studi deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis-jenis perilaku bullying pada siswa di SD Negeri Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap. perilaku bullying verbal siswa dalam kategori rendah sebanyak 68 responden (100,0%). perilaku bullying fisik siswa dalam kategori rendah sebanyak 68 responden (100,0%). perilaku bullying psikologis siswa dalam kategori rendah sebanyak 68 responden (100,0%). Perilaku bullying verbal, fisik dan psikologis siswa dalam kategori rendah. perilaku bullying psikologis siswa dalam kategori rendah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE II PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Husna, Mishbahul; Amin, Fauzi Ali; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45935

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang cukup serius dimana insulin tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas. Indonesia menjadi negara ke-5 penyumbang diabetes melitus di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, aktivitas fisik dan pola makan dengan pencegahan diabetes melitus tipe II pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh penderita DM rentang usia (18-45 Tahun) di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total populasi dan diperoleh sampel sebanyak 54 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Desember 2022 - 17 April 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 25,9% responden tidak melakukan pencegahan Diabetes Mellitus tipe II, 22,2% pengetahuan rendah, 27,8% aktivitas fisik tinggi dan 20,4% pola makan tidak teratur. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,001), aktivitas fisik (p-value 0,045), pola makan (p-value 0,001) dengan pencegahan diabetes melitus tipe II pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan, aktivitas fisik, dan pola makan dengan pencegahan diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan program penyuluhan mengenai bahaya diabetes melitus dan pentingnya pola hidup sehat kepada masyarakat, serta mendorong individu untuk aktif secara fisik dan menerapkan pola makan yang sehat guna menurunkan angka kejadian diabetes melitus. Penelitian lebih lanjut juga disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat mempengaruhi kejadian diabetes melitus.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DESA PURWODADI, KEC. SUNGGAL, KAB. DELI SERDANG Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth; Simanjuntak, Eva Hotmaria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45938

Abstract

Prevalensi dismenore menurut data World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 (90%) menderita Dismenore dan 10-15% orang mengalami dismenore berat. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi, secara nonfarmakologi salah satunya dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus limon) terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Di PMB Ronni Naudur Siregar Desa Purwodadi, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre and post tes with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas VII yang mengalami Dismenore berjumlah 14 orang dengan (7 kelompok intervensi dan 7 kelompok control) yang akan diteliti, teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Face Pain Scale Revised (FPS-R). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi dapat menurunkan tingkat nyeri Dismenore dengan hasil uji Mann Withney sebesar 0.001 artinya terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lemon. Diharapkan remaja putri di PMB Ronni Naudur Siregar Desa Purwodadi, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang yang mengalami Dismenore dapat menggunakan aromaterapi lemon untuk mengurangi tingkat nyeri Dismenore.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEDIAAN CALON PENDONOR MENGIKUTI KEGIATAN DONOR DARAH DI KELURAHAN BENCONGAN PALEM SEMI TANGERANG Artharini, Moody; Situmorang, Susi Hariaty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.45940

Abstract

Donor darah merupakan upaya penting dalam pelayanan kesehatan, namun partisipasi masyarakat masih rendah di beberapa wilayah termasuk Kelurahan Bencongan, Palem Semi, Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan calon pendonor dalam mengikuti kegiatan donor darah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif, korelasional (uji chi-square), dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum pernah melakukan donor darah (68,6%), serta mayoritas tidak mengetahui syarat (67,1%) maupun manfaat donor darah (64,3%). Faktor pengetahuan dan sikap terbukti memiliki hubungan signifikan terhadap kesediaan mendonorkan darah (masing-masing p = 0,015 dan p = 0,002). Responden dengan pengetahuan baik memiliki peluang 2,75 kali lebih besar untuk bersedia donor, dan sikap positif meningkatkan kemungkinan hingga 3,9 kali. Hambatan utama yang ditemukan adalah rasa takut terhadap jarum suntik (51,4%), tidak memenuhi syarat (20%), serta ketidaktahuan atau kurangnya waktu. Sebagian besar informasi diperoleh dari media sosial (90%), bukan dari petugas kesehatan. Motivasi tertinggi berasal dari insentif (49,3%) dan dukungan sosial (31,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sikap dan pengetahuan menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesediaan calon pendonor, lebih besar dibandingkan faktor demografi. Edukasi, promosi berbasis komunitas, dan keterlibatan tenaga kesehatan perlu dioptimalkan guna meningkatkan partisipasi donor darah secara berkelanjutan.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA LUPUS LITERATURE REVIEW Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha; Widyadhana, Fatiha Ardelia; Muthmainah, Suci Hilmia; Putra, Taradhiya Dhasta; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45947

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit gangguan autoimun yang berlangsung kronis dan berdampak luas pada kualitas hidup penderitanya. Literatur ini bertujuan mengkaji pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup penderita SLE melalui telaah sepuluh artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025. Studi menunjukkan bahwa faktor sosial seperti dukungan keluarga, stigma sosial, status ekonomi, dan tingkat pendidikan memiliki peran signifikan. Dukungan sosial, khususnya dari keluarga, terbukti meningkatkan aspek psikologis dan fisik penderita. Sebaliknya, stigma sosial dapat memicu diskriminasi, depresi, dan penurunan citra diri. Status ekonomi tinggi memfasilitasi akses terhadap pengobatan yang lebih baik, sedangkan pendidikan yang lebih tinggi berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan kewaspadaan terhadap penyakit. Secara keseluruhan, temuan mengindikasikan bahwa faktor sosial memengaruhi kualitas hidup penderita. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya berorientasi pada perawatan medis, tetapi juga mencakup intervensi dan edukasi kepada keluarga serta masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup penderita lupus.
HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KELUHAN GANGGUAN PENGLIHATAN Wahyudi, Wahyudi; Moestafidz, Chalieq; Haziq, Juan Syakir; Sitorus, , Laila Atiyyah Ramadhani; Kamal, Nazla Alifa; Ariska, Nesa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45953

Abstract

Game online merupakan aktivitas digital yang banyak digemari remaja, namun berisiko menimbulkan gangguan penglihatan jika dilakukan secara berlebihan. Studi literatur ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara durasi bermain game online dengan keluhan gangguan penglihatan melalui pendekatan Literature Review terhadap beberapa studi relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas literatur menyebutkan adanya hubungan signifikan antara durasi bermain game online dengan keluhan visual, di mana semakin tinggi durasi dan frekuensinya, maka semakin besar risiko gangguan penglihatan. Dampaknya dapat memengaruhi kenyamanan visual, kualitas hidup, serta performa akademik dan aktivitas harian remaja. Studi Literatur ini menyoroti pentingnya pemahaman akan dampak penggunaan game online terhadap kesehatan mata serta perlunya edukasi mengenai penggunaan gadget yang sehat di kalangan remaja.