cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
BUDAYA PATRIARKI SEBAGAI FONDASI KETIMPANGAN GENDER DI INDONESIA Agustina, Dewi; Damanik, Faisal Alhafiz; Ramadhayanti, Shella; Kirana, Shafa; Harahap, Diva Nazwa; Sipahutar, Aginta Nur Amelia; Annisa, Fadilah; Azzahrah, Sarah Haq
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46133

Abstract

Ketimpangan gender di Indonesia merupakan fenomena yang telah berlangsung lama dan mengakar dalam struktur sosial masyarakat. Budaya patriarki menjadi salah satu fondasi utama yang melanggengkan subordinasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari rumah tangga, pendidikan, hingga akses ekonomi dan politik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana budaya patriarki membentuk dan mempertahankan ketimpangan gender di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Medan, Deli Serdang, dan Binjai, dilakukan pada bulan Mei 2025. Populasi penelitian adalah perempuan usia 20–50 tahun, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma patriarki tercermin dalam pembagian peran gender yang timpang, pelanggengan stereotip, serta rendahnya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan publik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa budaya patriarki menjadi akar struktural ketimpangan gender dan memerlukan intervensi sosial, pendidikan, serta kebijakan afirmatif untuk mewujudkan kesetaraan gender yang berkelanjutan
TRANSFORMASI KESELAMATAN PASIEN MELALUI REKAM MEDIS ELEKTRONIK : ANALISIS BERBASIS LITERATUR febriandi, sarif_; Syafiq, Ihsan Hafidh As
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46140

Abstract

Keselamatan pasien menjadi isu utama dalam pelayanan kesehatan yang menuntut peningkatan kualitas melalui inovasi teknologi. Rekam medis elektronik (RME) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pencatatan, akurasi data, serta meminimalkan kesalahan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran RME dalam meningkatkan keselamatan pasien berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap berbagai penelitian yang membahas implementasi, manfaat, serta tantangan dalam penggunaan RME di fasilitas layanan kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa RME berkontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas informasi pasien, mempercepat pengambilan keputusan medis, serta mengurangi insiden kesalahan pengobatan. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, serta kesiapan tenaga kesehatan masih menjadi kendala dalam penerapannya. Kesimpulannya, meskipun RME memiliki potensi besar dalam meningkatkan keselamatan pasien, optimalisasi implementasi memerlukan strategi yang mencakup penguatan regulasi, pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.
PENGARUH PEMBERIAN INFUS HANGAT TERHADAP STABILITAS SUHU TUBUH PASIEN POST GENERAL ANESTESI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD JEND. A. YANI METRO Azzahra, Shafa Ridha; Azizah, Aisyah Nur; Sari, Vita Purnama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46153

Abstract

General anestesi merupakan prosedur yang umum digunakan dalam pembedahan, namun dapat menyebabkan perubahan fisiologis, termasuk ketidakstabilan suhu tubuh. Pasien yang menjalani general anestesi berisiko mengalami hipotermia yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Salah satu penanganan untuk hipotermia pasca general anestesi adalah pemberian infus hangat. Infus hangat merupakan cairan infus yang dihangatkan sehingga dapat mengembalikan suhu tubuh ke set point. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian infus hangat terhadap stabilitas suhu tubuh pasien post general anestesi di Instalasi Bedah Sentral RSUD Jend. A. Yani Metro. Desain penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest dengan uji Wilcoxon. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien post general anestesi dengan umur 18-45 tahun sejumlah 62 responden dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi stabilitas suhu tubuh. Didapatkan jumlah responden terbanyak berdasarkan pengukuran suhu tubuh post general anestesi sebelum dilakukan intervensi pemberian infus hangat, yaitu hipotermia sedang sebanyak 60 responden (96.8%) dan hipotermia ringan sebanyak 2 responden (3.2%), berdasarkan pengukuran suhu tubuh post general anestesi setelah dilakukan intervensi pemberian infus hangat, yaitu hipotermia sedang sebanyak 5 responden (8.1%), hipotermia ringan sebanyak 27 responden (43.5%), dan normotermia sebanyak 30 responden (48.4%). Hasil uji Wilcoxon sign rank test didapatkan p value sebesar 0.000 < 0.05. Ada pengaruh yang signikan antara pemberian infus hangat terhadap stabilitas suhu tubuh pasien post general anestesi di RSUD Jend. A. Yani Metro.
RELAKSASI OTOT PROGRESIF DENGAN MUSIK KLASIK TERHADAP KECEMASAN MASYARAKAT PASCA BENCANA BANJIR Sirait, Clarissa Triana; Gultom, Agustina Boru
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46159

Abstract

Kota Medan merupakan daerah rawan bencana banjir, dan salah satu kecamatan yang rawan  banjir adalah Kecamatan Medan Tuntungan. Peirumahan Dei Flamboyan  berada di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Meidan peirnah meingalamii beincana banjiir dan menimbulkan kecemasan pada warganya. Produktivitas masyarakat berdampak  negatif bila masyarakat mengalami peningkatan kecemasan, Peningkatan kecemasan dapat terjadi apabila masyarakat kurang mampu mengelola kecemasan yang dialami.  Salah satu upaya yang bisa ditawarkan adalah teknik relaksasi otot progresif dengan musik klasik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh relaksasi otot progresif dengan musik klasik terhadap kecemasan masyarakat yang pernah mengalami bencana banjir di Perumahan De Flamboyan Medan. Jenis penelitian kuantitatif, menggunakam desain penelitian  quasi eksperimen dengan kelompok kontrol. Sampel sebanyak 40 responden terdiri 20 kelompok perlakuan, 20 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis menggunakan uji paired simple t test pada α < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan  nilai p value pada kelompok perlakuan sebesar 0.0001 dan pada kelompok kontrol sebesar 0.111.  Dapat disimpulkan bahwa  teknik relaksasi otot progresif dengan musik klasik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan pada masyarakat pasca bencana banjir.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN VO2MAKS PADA MAHASISWA STIKES RS DUSTIRA Nabillah, Lily; Oktaviyani, Feny; Mumtaz, Rena Alya; Andini, Arum Sekar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46172

Abstract

Kebugaran jasmani, khususnya kapasitas kardiorespirasi yang diukur melalui VO₂maks, merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan mahasiswa. Aktivitas fisik memiliki peran besar dalam menentukan nilai VO₂maks, namun beberapa studi menunjukkan bahwa intensitas dan kualitas aktivitas fisik turut memengaruhi hasil tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan VO₂maks pada mahasiswa non-atlet. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 65 mahasiswa aktif STIKes RS Dustira dipilih menggunakan total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner IPAQ versi pendek, dan VO₂maks diukur menggunakan Cooper Test. Uji normalitas dilakukan dengan Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi menggunakan Spearman Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% responden memiliki aktivitas fisik rendah dan 55% memiliki VO₂maks rendah. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara aktivitas fisik dan VO₂maks (r = 0.698; p < 0.05). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara aktivitas fisik dan VO₂maks. Temuan ini memperkuat pentingnya aktivitas fisik terstruktur dengan intensitas cukup dalam meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa. Diperlukan intervensi program kebugaran yang mempertimbangkan faktor pendukung seperti IMT, pola tidur, dan motivasi agar capaian VO₂maks mahasiswa optimal.
GAMBARAN PERILAKU PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TOTOLAN KECAMATAN KAKAS BARAT KABUPATEN MINAHASA Harlin, Harlin; Langitan, Fentje Welliam; Makkau, Bukroanah Amir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46173

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia, dengan mayoritas berasal dari sumber perumahan.  Pengolahan sampah rumah tangga merupakan masalah lingkungan yang signifikan serta dapat menimbulkan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif pendekatan obervarsional, dengan populasi sebanyak 272 kepala keluarga dan sampel sebanyak 162 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Hasil data univariat menunjukkan 79 responden (48,8%) memiliki pengetahuan baik, 83 responden (51,2%) memiliki pengetahuan baik. Untuk sikap sebanyak 7 responden (4,7%) memiliki sikap baik, 151 responden (93,2%) cukup baik, dan 4 responden (2,5%) kurang baik. Tindakan hanya 31 responden (19,1%) memiliki tindakan pengolahan sampah baik, sedangkan 131 responden (80,9%) memiliki tindakan kurang baik. Hasil ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam pengolahan sampah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sarana dan prasarana seperti edukasi, sosialisasi serta penyediaan alat pendukung pengolahan sampah guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari resiko penyakit.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 MANADO Mino, Zety Salsabilah; Maino, Irny E.; Tucunan, Ardiansa A.T.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46175

Abstract

Media sosial menjadi suatu keperluan bagi manusia karena media sosial berfungsi sebagai perantara untuk mempermudah manusia berkomunikasi baik secara personal ataupun eksternal. Tiktok dianggap menjadi bagian new media, dengan pengembanganya yang pesat daripada golongan lainnya. Teknologi digital sudah diterapkan hampir disetiap jenjang pendidikan untuk dijadikan sarana mendukung tahapan belajar. Studi ini ingin mengamati hubungan antara penggunaan media sosiak TikTok dengan motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 2 Manado. Studi ini bermetode kuantitatif secara berdesain observasional analitik serta berpendekatan cross-sectional. Dalam studi ini populasinya sejumlah 535 murid, untuk sampelnya ditentukan dari random sampling sejumlah 85 responden. Lalu instrument yang dipakai dalam studi ini berupa kuesioner (Google form). Studi ini menampilkan hasil p = 0.006 (p < 0.05), dimaknai ada kaitan antar penggunaan media sosial TikTok dengan motivasi belajar pada peserta didik di SMAN 2 Manado.
IMPLEMENTASI STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT HIPERTENSI DI PUSKESMAS WALANTAKAN Bagania, Jeremia; Maino, Irny E.; Danes, Vennetia Ryckerens
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46179

Abstract

Hipertensi dikenal sebagai The Silent Killer yang brarti dapat menyebabkan kematian secara mendadak tanpa adanya keluhan atau gejala. Menurut WHO (2023) menunjukkan jumlah penderita hipertensi secara global mencapai 33%, artinya satu dari tiga orang penduduk di dunia mengalami hipertensi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 30,8% angka ini menurun dari 34,1% pada Riskesdas 2018.  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan suatu tempat fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang merupakan bagian dari penyedia standar pelayanan dasar bagi penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksaan strategi promosi kesehatan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Walantakan dalam upaya pencegahan hipertensi Jenis penelitia yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploriatif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2025. Informan pada penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari kepala pukesmas, petugas promosi kesehatan, pemegang program P2PTM hipertensi, kepala camat, dan 2 orang penderita hipertensi. Hasil penelitian yang didapati yaitu Puskesmas Walantakan telah mengimplementasi program upaya pencegahanan hipertensi. Advokasi terhadap dinas kesehatan dan para pemimpin desa di wilayah kerja Puskesmas Walantakan juga telah dilakukan untuk membantu pelaksanaan program. Terdapat kemitraan yang telah terjalin melalui kader-kader puskesmas dan hal ini menjadi aspek dukungan sosial dalam kerbelangsungan program. Adapun kendala ditemui dari aspek pemberdayaan masyarakat yakni beberapa masyarakat tidak mengetaui jika ada pelayanan kesehatan bagi para lansia yang dilaksanakan dalam kegiatan posbindu PTM.
SYSTEMATIC REVIEW : EFEKTIVITAS INTERVENSI KESEHATAN MENTAL DI INDONESIA Widyatmoko, Edy; Ramdhani, Fitri; Hermawan, Dimas; Ningrum, Susianti Resti; Nafisah, Lu’lu; Sistiarani, Colti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46182

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu kritis di Indonesia dengan prevalensi gangguan mental yang terus meningkat seiring berjalannya waktu, kejadian ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yaitu biologis, psikologis, ekonomi, sosial, dan keanekaragaman penduduk. Hal ini menjadi perhatian serius karena bisa terjadi pada berbagai kelompok usia dan dapat berdampak buruk pada produktivitas seseorang, yang mana kejadian ini menimbulkan sebuah tantangan besar dalam sistem pelayanan kesehatan. Minimnya akses terhadap pelayanan kesehatan mental, stigma sosial, dan pendekatan intervensi yang belum optimal dapat memperparah kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai macam intervensi kesehatan mental yang ada di Indonesia melalui pendekatan systematic review dengan menggunakan metode PRISMA, selanjutnya dilakukan analisis kepada 10 studi dari berbagai sumber database seperti ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar dengan kata kunci dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Hasil penelitian ini mengidentifikasi empat kategori intervensi yang efektif. Mulai dari (1) intervensi penguatan motivasi dan regulasi diri, (2) intervensi pelatihan, psikoedukasi dan literasi, (3) intervensi media dan teknologi digital, serta (4) intervensi sosial dan emosional. Intervensi penguatan motivasi dan regulasi diri menunjukkan efektivitas tertinggi dalam meningkatkan kemandirian pengelolaan kesehatan mental. Disimpulkan bahwa intervensi kesehatan mental di Indonesia perlu dikembangkan secara holistik, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik kelompok sasaran dan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau masyarakat luas. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan berbasis bukti dalam kebijakan kesehatan mental nasional.
PENGARUH PEMBERIAN JUS ANANAS COMOSUS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS HARI KE-3 HINGGA KE-7 DI UPTD PUSKESMAS KEMUNINGSARI KIDUL pramesti, erma dyah; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46183

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting bagi ibu pascapersalinan yang rentan mengalami komplikasi, salah satunya luka perineum yang dapat menghambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah efektivitas pemberian jus nanas (Ananas comosus) dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas hari ke 3–7 di UPTD Puskesmas Kemuningsari Kidul. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan two-group post-test only. Populasi penelitian adalah ibu nifas dengan luka perineum di Puskesmas Kemuningsari Kidul, dan sampel sebanyak 30 responden dipilih secara purposive sampling. Variabel bebas adalah pemberian jus nanas, sedangkan variabel terikat adalah kondisi penyembuhan luka perineum yang diukur menggunakan skala REEDA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi luka pada hari ke-3 dan ke-7 pascapersalinan, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan jus nanas memiliki persentase luka kering sebesar 66,7%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya diberikan air putih sebesar 40%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = 0,037. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus nanas berpengaruh positif dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas hari ke 3–7. Oleh karena itu, jus nanas dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif untuk mendukung proses penyembuhan luka perineum pada ibu nifas.