cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS PARALLEL PLAY THERAPY: LEGO BRICKS DAN SHAPE SORTER TERHADAP FINE MOTOR SKILLS ANAK TUNAGRAHITA DI SLB sutiawati, Dewi Nur; Safari, Uum; Astuti, Yuli; Alita, Riadinni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49113

Abstract

Tunagrahita atau retardasi mental merupakan anak dengan tingkat intelegensi dibawah rata-rata yang menimbulkan hambatan pada perkembangan motorik yang menjadi permasalahan pada anak tunagrahita. Fine Motor Skills dicapai melalui olah tangan menggunakan media edukatif dan kreatif. Cara untuk meningkatkan motorik halus yaitu dengan terapi bermain lego bricks dan Shape Sorter yang disukai anak. Lego bricks adalah permainan yang terdiri dari potongan benda tiga dimensi yang berbeda dalam berbagai ukuran dan warna. Shape sorter adalah permainan bentuk yang dapat dimasukkan ke dalam lubang yang sesuai melibatkan gerakan kecil dan presisi yang dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. lego bricks dan shape sorter dilakukan secara Parallel Play Therapy, di mana permainan dimainkan secara individual dalam kelompok tetapi tidak berinteraksi satu sama lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh parallel play therapy: lego bricks dan shape sorter terhadap Fine Motor Skills anak tunagrahita di SLB. Metode penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan pre-eksperimental two groups pretest-posttest design without control. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan kelompok anak yang diberikan parallel play therapy lego bricks sebelum dan sesudah terjadi peningkatan kemampuan motorik halus dengan mean rank 7.50 dengan P Value 0.001 (p<0.05) dan pada kelompok anak yang diberikan parallel play therapy shape sorter sebelum dan sesudah terjadi peningkatan kemampuan motorik halus dengan mean rank 5.50 dengan P Value 0.005 (p<0.05). Dapat disimpulkan parallel play therapy lego bricks dan shape sorter berpengaruh terhadap Fine Motor Skills anak tunagrahita.
EVALUASI BIAYA SATUAN AKTIVITAS PELAYANAN REKAM MEDIS DENGAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING GUNA MENINGKATKAN MUTU REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT TNI AU LANUD SULAIMAN Sentosa, Bagus; Pujilestari, Intan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya satuan aktivitas pelayanan rekam medis di Rumah Sakit TNI AU Lanud Sulaiman dengan metode Activity-Based Costing (ABC) guna mengidentifikasi potensi peningkatan mutu rekam medis. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan rumah sakit akan perhitungan biaya pelayanan yang akurat untuk optimalisasi sumber daya dan peningkatan efisiensi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kepala Instalasi Rekam Medis dan lima orang staf/petugas pelayanan rekam medis di Rumah Sakit TNI AU Lanud Sulaiman. Wawancara terstruktur mencakup gambaran umum aktivitas, pembiayaan, efisiensi proses, manfaat ABC, mutu pelayanan, serta harapan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan utama pelayanan rekam medis meliputi pendaftaran pasien, pencarian dan pendistribusian, serta penyimpanan kembali rekam medis, yang sebagian besar sudah dibakukan dalam SOP. Perhitungan kebutuhan SDM dilakukan melalui identifikasi aktivitas, penentuan standar waktu kerja, penghitungan beban kerja, dan penetapan kebutuhan SDM. Biaya yang dikeluarkan umumnya adalah biaya material seperti map rekam medis, kertas, dan alat tulis. Metode ABC dinilai sangat memungkinkan bagi rumah sakit untuk menghitung biaya pelayanan secara lebih akurat dan berdampak pada peningkatan efisiensi dan mutu layanan. Indikator mutu rekam medis yang digunakan meliputi kelengkapan rekam medis, ketepatan penyediaan dokumen, ketepatan pengembalian rekam medis, dan ketepatan penyelesaian klaim, yang memiliki keterkaitan erat dengan efisiensi biaya. Kendala yang ditemukan dalam pelayanan meliputi eror sistem komputer, jaringan internet tidak stabil, dan waktu yang menyita tenaga serta pikiran dalam penyimpanan berkas. Saran untuk peningkatan efisiensi adalah dengan mengoptimalkan penggunaan Electronic Medical Record (ERM). Kesimpulannya, penerapan metode ABC dapat memberikan gambaran biaya yang lebih rinci, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan rekam medis. Kata kunci: Activity-Based Costing, biaya pelayanan, mutu rekam medis, rekam medis, rumah sakit
HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMDIYAH GAMPING pian, Intan Tirsa; Anwar, Chairil; Amalia, Arifiani Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49115

Abstract

Penyakit yang mengganggu sistem metabolik yang dapat diderita oleh seseorang seumur hidup merupakan pengertian dari penyakit kencing manis atau Diabetes Melitus. Pemicu dari penyakit ini dikarenakan gangguan kardiovaskular yang serius karena penanganan yang tidak segera dilakukan karena adanya risiko berupa infark jantung dan tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana hubungan diantara tekanan darah beserta glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Adalah deskriptif kuantitatif dengan studi yang digunakan adalah korelasi cross sectional. Penelitian ini berjumlah 277 pasien sebagai sampel dengan mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan 149 pasien (53,8%) laki-laki 128 pasien (46,2%). Pasien berusia (>60 tahun) 148 pasien (53,4%). Hasil penelitian menunjukan 209 pasien (75,5%) memiliki kadar yang normal pada glukosa darah (<200 mg/dL) dan tekanan darah tinggi 148 pasien (60,6%). Berdasarkan hasil uji korelasi terdapat hubungan korelasi positif antara jumlah glukosa dalam darah dengan tekanan darah sistolik (r= 0,134; p= 0,025) maupun diastolik (r= 0,144; p= 0,016) pada penderita diabetes melitus tipe 2.
TREND PERAWATAN PRAKONSEPSI PADA PASANGAN YANG AKAN MENIKAH DI INDONESIA : TINJAUAN DESAIN PENELITIAN SAMPAI DENGAN ANALISIS DATA Hendriyanti, Yeni; Triyanto, Arifin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49122

Abstract

Perawatan prakonsepsi merupakan intervensi penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi melalui identifikasi serta pengelolaan risiko sebelum kehamilan. Meskipun memiliki manfaat besar, tingkat partisipasi masyarakat terhadap program ini di Indonesia masih tergolong rendah. Berbagai penelitian telah dilakukan terkait perawatan prakonsepsi, namun belum ada kajian yang secara komprehensif menganalisis tren dan karakteristik penelitian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi arah penelitian, desain studi, topik utama, serta pendekatan intervensi yang digunakan dalam publikasi mengenai prakonsepsi selama periode 2014 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah analisis konten terhadap artikel-artikel yang telah dipublikasikan dan terindeks dalam SINTA. Instrumen penelitian mencakup tren jumlah publikasi, pendekatan penelitian, desain penelitian, subjek penelitian, topik utama, instrumen yang digunakan, teknik analisis data, serta rekomendasi yang diberikan dalam studi. Data dianalisis secara deskriptif dan divisualisasikan dalam bentuk diagram batang. Hasil menunjukkan lonjakan jumlah publikasi pada tahun 2023 sebesar 43,8%. Pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional paling dominan digunakan, sementara pendekatan kualitatif, mixed methods, serta R&D masih jarang diterapkan. Fokus penelitian umumnya pada calon pengantin perempuan, dengan keterlibatan remaja dan kelompok muda yang masih minim. Instrumen utama berupa kuesioner, dan analisis data didominasi oleh metode deskriptif serta uji Wilcoxon. Topik penelitian didominasi dengan topik edukasi prakonsepsi. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan pendekatan metodologis, perluasan cakupan populasi sasaran, serta pengembangan model layanan prakonsepsi yang lebih kontekstual dan berbasis bukti, guna mendukung strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT X KOTA JAKARTA SELATAN Siswati, Siswati; Jerry, Jerry; Pontoan, Jenny; Saputra, Aryanto Mandala
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49123

Abstract

Pada manusia virus penyebab COVID-19 ini dinamakan Sars-Cov2. COVID-19 dapat ditularkan dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet), orang yang paling beresiko tertular penyakit ini adalah orang yang melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk mengevaluasi tingkat penggunaan antibiotik untuk pasien COVID – 19 di rawat inap Rumah Sakit X Jakarta Selatan, secara kuantitatif menggunakkan metode anatomical therapeutic chemical/ defined daily dose (ATC/DDD). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan metode pendekatan secara cross sectional dengan mengumpulkan data secara retrospektif mengunakan data rekam medis pasien COVID – 19 di rawat inap pada periode Januari – Juni 2022. Populasi pasien COVID – 19 di rumah sakit X Jakarta Selatan yaitu 764 data rekam medis. Data antibiotik di tampilkan sebagai DDD/100 patient-days dan di klasifikasikan yang masuk dalam Drug utilization 90% (DU 90%). Hasil pada penelitian berdasarkan nilai DDD/100 patient-days dengan tingkat penggunaan terbesar yaitu cefixime, 52,29 DDD/100 patient-days. Antibiotik yang termasuk ke dalam klasifikasi DU 90% yaitu cefixime, levofloxacin, cefadroxil, amoxicillin, azitromycin.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Alfais, M. Razi; Santi, Tahara Dilla; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49128

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling umum terjadi dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh, kasus hipertensi mengalami peningkatan signifikan, termasuk pada kelompok usia produktif (15–64 tahun). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode case control. Populasi terdiri dari seluruh pasien hipertensi usia produktif laki-laki di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa pada Agustus–November 2023. Sampel sebanyak 90 orang (45 kasus dan 45 kontrol) diambil dengan teknik accidental sampling. Variabel penelitian mencakup riwayat keluarga, konsumsi kopi, merokok, dan aktivitas fisik. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan rekam medik. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki riwayat keluarga hipertensi sebesar 55,6%, konsumsi kopi ringan 52,2%, merokok 54,4%, dan aktivitas fisik cukup 52,2%. Hasil uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat keluarga (p=0,001), konsumsi kopi (p=0,001), merokok (p=0,017), dan aktivitas fisik (p=0,017) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara riwayat keluarga, konsumsi kopi, kebiasaan merokok, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia produktif. Diharapkan Puskesmas Meuraxa meningkatkan promosi kesehatan terkait faktor risiko hipertensi kepada masyarakat usia produktif.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN ORANG TUA DI RUANG RAWAT INAP ANAK Waladow, Tiara Elshaday; Ganika, Lenny; Pondaag, Ferlan Ansye
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49136

Abstract

Caring yang ditunjukkan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan secara tulus dan penuh kepedulian dapat meningkatkan sikap manusiawi terhadap pasien, memperlakukan pasien dengan sepenuh hati, serta menciptakan kepuasan orang tua sebagai cerminan kualitas pelayanan di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan orang tua di ruang rawat inap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di Kota Manado pada bulan Maret hingga Juli 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner perilaku caring perawat untuk menilai perilaku caring perawat dan Pediatric Quality of Life Inventory - Healthcare Satisfaction Generic Module 3.0 untuk menilai kepuasaan orang tua. Sampel dalam penelitian pada orang tua pasien anak dengan jumlah 71 responden orang tua pasien anak yang ditentukan dengan rumus Yamane dan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang (r=0,577; p=0,000) antara perilaku caring perawat dan tingkat kepuasan orang tua. Dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan orang tua di ruang rawat inap anak Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Manado, dimana semakin baik perilaku caring perawat maka semakin tinggi pula kepuasan yang dirasakan oleh orang tua pasien diruang rawat inap anak.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA USIA 30-40 TAHUN DI PUSKESMAS TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Yandira, Nabilla; Zakaria, Radhiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49137

Abstract

Penyakit tidak menular sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama diabetes mellitus menjadi masalah kesehatan serius di usia 30-40 tahun akibat perubahan metabolisme dan gaya hidup. DM dapat memicu komplikasi berat seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, gangren, dan stroke. Tujuan Penelitian mengetahui faktor risiko kejadian diabetes mellitus pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Pusksmas Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DM usia 30-40 tahun yang tercatat di Pusksmas Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel menggunakan random sampling diperoleh sampel kasus sebanyak 56 sampel dan sampel control sebanyak 56 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian univariat diperoleh 50% responden risiko DM, 50% pasien tidak risiko DM, 65,2% pola makan baik, 64,3% tidak ada riwayat DM keluarga, 56,3% aktifitas fisik sedang dan 52,7% status gizi normal. Secara bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pola makan (P = 0,047 ; OR= 2,477)  dengan kejadian risiko DM pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan. Tidak terdapat hubungan antara riwayat keluarga  (P = 0,069 ; OR= 2,268), aktifitas fisik (P = 0,080 ; OR= 1,855) dan status gizi (P = 0,084; OR= 0,2,204) dengan kejadian risiko DM pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Pusksmas Tapaktuan. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang memiliki risiko DM adalah variabel pola makan di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan tahun 2023.
EDUKASI GIZI UNTUK MENURUNKAN RISIKO OBESITAS PADA KELOMPOK LANSIA DI DESA COT PREH, KABUPATEN ACEH BESAR Achmad, Asmawati; Yuliana, Yesi; Iqbal, Muhammad; Fahdhienie, Farrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49140

Abstract

Obesitas pada lansia merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan penurunan kualitas hidup. Edukasi gizi menjadi salah satu strategi penting dalam menurunkan risiko obesitas di kalangan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang pentingnya gizi seimbang serta pencegahan obesitas melalui penyuluhan gizi secara langsung di Desa Cot Preh. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Sebanyak 30 lansia diikutsertakan dalam program edukasi yang mencakup informasi tentang gizi seimbang, pengelolaan porsi makan, dan pentingnya aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan Dari tabel diatas, diketahui hasil pre-test yang dilakukan sebelum pemberian penyuluhan kepada peserta menunjukkan bahwa dominasi capaiannya masih masuk kategori rendah sebesar 19 orang (63,3%) dan kategori sedang sebanyak 12 orang (40%), sedangkan setelah diberikan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan lansia. Jumlah lansia dengan pengetahuan tinggi yang pada awalnya nol menjadi 17 orang (56,7%), dan yang berpengetahuan sedang menjadi tetap 12 orang (40%).
PERAN OMEGA-3 DALAM ALGA MERAH UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG : TINJAUAN LITERATUR Aulia, Siti Zahroni; Karyana, Dewa Ngakan Nyoman; Wedangga, I Putu Reza; Saputri, Legis Octaviana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49146

Abstract

Alga merah termasuk salah satu jenis tumbuhan tingkat rendah yang memilki banyak kandungan vitamin dan mineral. Asam lemak omega-3 dan omega-6 dapat ditemukan dalam alga merah dan penting untuk kesehatan otak dan jantung. Penyakit jantung menjadi penyebab kematian utama di dunia dan dipicu oleh banyak faktor salah satunya faktor nutrisi yang tidak sehat dan pola makan. Penulisan ini mengkaji bagaimana peran Omega-3 yang terkandung dalam alga merah untuk kesehatan jantung. Metode yang digunakan adalah Literature review dari berbagai sumber dengan kata kunci “Cardiovascular disease”, “Red Algae”, “Rhodophyta”, “Omega-3”. Hasil yang diperoleh adalah beberapa spesies alga merah yang ditemukan di Indonesia mengandung Asam Eikosapentaenoat (EPA). Omega-3 diketahui memiiki manfaat bagi jantung dengan efek antiinflamasi, antiaritmia, antitrombotik, dan memelihara fungsi endotel. Uji klinis membuktikan omega-3 signifikan mengurangi kejadian penyakit jantung sebesar 25% dan direkomendasikan untuk mengonsumsi DHA dan EPA dalam kisaran 300-600 mg per hari untuk mencegah penyakit jantung