cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LBP DI CV. DEFIX UNGGUL JAYA KECAMATAN KLOJEN Priti Dewi Iraini; Septia Dwi Cahyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16750

Abstract

Salah satu penyakit akibat kerja (PAK) adalah nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) yang disebabkan oleh posisi duduk yang salah pada saat bekerja, yakni sindroms klinik yang ditandai dengan gejala utama nyeri atau perasaan lain yang tidak enak di daerah tulang punggung bagian bawah. Nyeri punggung pada penjahit disebabkan karena posisi statis atau berulang-ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Low Back Pain di CV. Defix Unggul Jaya Kecamatan Klojen Kota Malang. Desain penelitan yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel peneitian ini terdiri dari 32 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Analisa hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Low Back Pain.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMT berpengaruh terhadap LBP (p =0,000), posisi kerja berpengaruh terhadap LBP (p = 0,004), usia tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,067), jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap LBP (p = 0,822), masa kerja tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,174), beban kerja tidak berpengaruh terhadap LBP (p =0,813). Aktifitas olahraga, durasi kerja dan getaran menghasilkan nilai konstan sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai pengaruh.. kesimpulannya ada pengaruh IMT dan posisi kerja terhadap LBP.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PENGGUNAN BPJS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA TAHUN 2023 Nusamina Pulungan; Puteri Fannya; Dina Sonia; Laela Indawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16763

Abstract

Kualitas pelayanan (service quality) adalah pandangan konsumen terhadap hasil perbandingan antara ekspektasi konsumen dengan kenyataan yang diperoleh dari pelayanan. Terdapat lima dimensi dalam mengukukur kualitas pelayanan meliputi bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability) daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Kepuasan adalah perasaan yang menunjukkan kesenangan atau kekecewaan seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesan terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapannya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS rawat jalan di rumah sakit Bhakti Mulia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022-Mei 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, populasi penelitian ini sebanyak 97 responden dengan menggunakan perhitungan rumus estimasi proporsi, teknik pengambilan sampel menggunakan metode incidental/convenience sampling (sampel seadanya), variabel yang digunakan yaitu variabel dependent dan independent dengan melakukan wawancara dan pengisian angket, Teknik analisis data menggunakan analisis bivariat yaitu uji chi-square dan univariat pada aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini pada dimensi tangible 64 (66%) baik, 33 (34%) tidak baik, reliability 63 (64,9) baik, 34 (35,1%) tidak baik, responsiveness 58 (59,8%) baik, 39 (40,2%) tidak baik, assurance 57 (58%) baik, 40 (41,2%) dan empathy 57 (58,8% baik, 40 (41,2%) tidak baik. Pasien yang mersa puas 52 (53,6%) pasien tidak puas 45 (46,4%). Adanya hubungan antara dimensi tangible, reliability dan assurance terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS, pada dimensi responsiveness, dan empathy tidak ada hubungan yang signifikan terhadap kepuasan. Pada penelitian ini tidak ada hubungan yang signifikan.
ANALISIS PARAMETER FISIK (KEKERUHAN, BAU, RASA) DAN UJI KANDUNGAN BESI (Fe) PADA SUMUR GALI DAN SUMUR BOR DI KELURAHAN BANTAN, KECAMATAN MEDAN TEMBUNG Meutia Nanda; Anisa Fitri Handaris Purba; Khairunnisa Gultom; Kyky Sartika Sari; Nur Muthmainah; Fauji Ramadhan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16765

Abstract

Air menjadi unsur vital di berbagai aktivitas manusia. Namun permasalahan air sering terjadi diakibatkan lingkungan yang tercemar, salah satunya ialah air tanah yang mengandung besi. Air yang di dalamnya terdapat besi (Fe) menunjukkan adanya rasa, air berwarna kuning-kecoklatan, serta menghasilkan endapan. Begitu pula ciri-ciri air sumur yang terdapat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Penelitian dilakukan untuk mengetahui parameter fisik dan kadar besi (Fe) dalam air sumur di Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Mei - 8 Juni 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sebanyak 10 sampel yang diuji parameter fisik, dan hanya 3 sampel yang dipilih diuji parameter kimia. Analisis data berdasarkan hasil uji sampel penelitian. Hasil yang didapatkan dari sampel yang diuji pada penelitian adalah sumur gali maupun sumur bor masyarakat di kelurahan Bantan, kecamatan Medan Tembung, sangat keruh sebanyak 4 sumur, keruh sebanyak 3 sumur, berbau sebanyak 8 sumur, dan yang berasa sebanyak 7 sumur.  Selain itu, air sumur gali dan sumur bor masyarakat mengandung kadar besi (Fe) sebanyak 0,373 mg/L, 0,676 mg/L, dan 0,411 mg/L. Simpulan didapatkan bahwa baik air sumur gali maupun air sumur bor masyarakat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung mengandung  besi (Fe) yang kadarnya lebih tinggi dari baku mutu yang telah ditetapkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 mengenai persyaratan air minum dan kebutuhan hygiene sanitasi.
GLAUKOMA PADA PASIEN YANG MEMILIKI HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI KOTA SUNGAI PENUH Ricky Akbar Aprianda; Meriana Rasyid
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16766

Abstract

Glaukoma adalah penyebab tertinggi kedua dari kebutaan yang dapat dicegah setelah katarak. Di indonesia, sebesar 1,8 juta penduduk mengalami kebutaan akibat glaukoma dan menurut Riskesdas prevalensi glaukoma di Indonesia sebesar 0,46% yang artinya sebanyak 4 sampai 5 orang dari 1000 penduduk indonesia menderita glukoma. Gejala-gejala glaukoma seperti peningkatan tekanan bola mata >40 mmHg, penglihatan kabur mendadak, dan melihat pelangi pada cahaya lampu. Faktor-faktor risiko yang terkait, seperti jenis kelamin, usia, komorbid pasien (hipertensi, diabetes melitus, dll), miopia, penggunaan obat mata dan riwayat operasi mata sebelumnya sehingga ragam glaukoma itu sendiri berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes melitus mempengaruhi dari ragam Glaukoma Di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini dilakukan pada periode 2019-2021. Variabel bebas pada penelitian ini adalah data rekam medis pasien glaukoma yang memiliki hipertensi dan diabetes melitus di Kota Sungai Penuh, sedangkan variabel tergantung yaitu pasien glaukoma yang memiliki hipertensi dan diabetes melitus di Kota Sungai Penuh. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien klinik kita yang terdiagnosis glaukoma, jumlah sampel penelitian ini sebanyak 90 orang. Jenis penelitian ini penelitian observasional, dilakukan secara retrospektif dengan desain penelitian cross-sectional. Analisis deskriptif, sumber data rekam pasien. Teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 90 sampel, 51 orang adalah perempuan (56,7%) pada usia ?65 tahun sebanyak 53 orang (58,9%), dengan glaukoma sekunder sebanyak 46 orang (51,1%) yang memiliki TIO >21 mmHg pada okuli sinistra 39 orang (43%), hampir semua pasien miopia pada mata kiri, dengan faktor risiko derajat pre-hipertensi 32 orang (35,6%)memiliki GDP normal 65 orang (72,2%).
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLAYAKAN CALON PENDONOR DARAH DI UDD PMI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2022 Amanda Descia; Nur'Aini Purnamaningsih; Nurpuji Mumpuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16767

Abstract

Upaya pemenuhan kebutuhan darah yang dilakukan pada kegiatan pelayanan darah salah satunya dengan mempertimbangkan kelayakan pada pendonor darah melalui tahap seleksi donor untuk menentukan layak donor dan tidak layak donor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pendonor di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Banyumas tahun 2022 sebanyak 101.841. Sampel dalam penelitian ini difokuskan pada calon pendonor darah yang tidak layak donor sebanyak 31.510. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah calon pendonor sebanyak 101.841, dimana  calon pendonor darah yang tidak layak donor sebanyak 31.510. Calon pendonor darah yang tidak layak usia  >65 tahun lebih banyak pada mobile unit yaitu 15 (100%), berat badan <45 kilogram lebih banyak pada mobile unit yaitu 111 (100%), tekanan darah tinggi lebih banyak di dalam gedung yaitu 829 (60,21%), tekanan darah rendah lebih banyak pada mobile unit yaitu 4.432 (65,24%), kadar hemoglobin tinggi lebih banyak di dalam gedung yaitu 1.209 (23,80%) dan kadar hemoglobin rendah lebih banyak pada mobile unit yaitu 9.597 (80,15%) calon pendonor darah, berdasarkan faktor kondisi medis meliputi konsumsi obat, tato, bekam, haid, oprasi/bedah, vaksin, sakit, cabut gigi, berpergian luar kota, confirm, belum waktunya donor dan kondisi medis lainya mayoritas terbanyak pada konsumsi obat pada mobile unit yaitu 1.281 (84,28%) calon pendonor darah. Faktor penyebab ketidaklayakan calon pendonor darah di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Banyumas tahun 2022 meliputi faktor usia, berat badan, tekanan darah, kadar hemoglobin dan kondisi medis. Mayoritas faktor penyebab ketidaklayakan calon pendonor darahh disebabkan oleh kadar hemoglobin rendah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN APLIKASI MPDN OLEH BIDAN DI PUSKESMAS TANAH MERAH KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSI PAPUA TAHUN 2023 Agustina Kamban; Dede Sri Mulyana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16769

Abstract

Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan aplikasi MPDN oleh Bidan. Sedangkan untuk tujuan khususnya yaitu untuk mengetahui tingkat penggunaan aplikasi MPDN oleh bidan, untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang aplikasi MPDN oleh bidan, untuk mengetahui sikap terhadap penggunaan aplikasi MPDN oleh bidan, untuk mengetahui Ketersediaan telephon pintar dan koneksi internet pada penggunaan aplikasi MPDN oleh bidan, serta untuk mengetahui pelatihan mengenai penggunaan aplikasi MPDN oleh bidan. Dilaksanakan di Puskesmas Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Tahun 2023. Populasi dan sampel didalam penelitian sebanyak 35 orang dengan analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan bantuan software SPSS V.17. Kesimpulan mayoritas penggunaan aplikasi MPDN termasuk kategori yang telah menggunakan aplikasi MPDN sejumlah 26 responden atau (74,3%). Mayoritas pengetahuan bidan dalam penggunaan aplikasi MPDN termasuk dalam kategori baik sejumlah 19 responden atau (54,3%). Adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan bidan dengan penggunaan aplikasi MPDN. Mayoritas sikap bidan dalam penggunaan aplikasi MPDN termasuk kategori sikap positif sejumlah 24 responden atau (68,6%). Tidak adanya hubungan yang signifikan antara sikap bidan dengan penggunaan aplikasi MPDN. Mayoritas ketersediaan telephon dan wifi termasuk kedalam kategori ketersediaan yang memadai sejumlah 19 responden atau (54,3%). Adanya hubungan yang signifikan antara ketersediaan telephon dan wifi dengan penggunaan aplikasi MPDN. Mayoritas kategori pelatihan yang memadai sejumlah 17 responden atau (48,6%). Adanya hubungan yang signifikan antara pelatihan MPDN dengan penggunaan aplikasi MPDN.
ASUPAN NUTRISI DAN KONSUMSI PANGAN AKADEMISI YANG AKTIF DIBIDANG OLAHRAGA DAN SENI Nancy Eka Putri Manurung; Husnita Komalasari; Septi Hermialingga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16775

Abstract

Akademisi merupakan tenaga profesional yang bertugas di Dunia Pendidikan. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia pada akedemisi diperlukan untuk meningkatkan Pembangunan Nasional. Salah satu peningkatan mutu tersebut dengan pola makan yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan para akedemisi yang berada dilingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya. Metode Penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 20 responden berjenis kelamin laki-laki dari total 700 orang yang merupakan akademisi di Politeknik Negeri Sriwijaya. Pengambilan sampel sebanyak 20 orang sudah representatif sesuai dengan rumus Lemeshow. Seluruh responden diminta mengisi kuisioner food record selama 10 hari pada awal bulan Mei 2023 dengan takaran makan mengikuti penetapan dari Kementrian Kesehatan RI. Penelitian menggunakan jenis analisa kuantitatif yang mana seluruh data penelitian diinput dan dianalisis menggunakan aplikasi bernama nutrisurvey. Hasil penelitian menyatakan bahwa pola makan selama 10 hari menghasilkan asupan energi sebesar 58%, air sebanyak 52%, protein 77%, fat 64%, serat 24%. Nasi dan nasi goreng merupakan pangan sumber karbohidrat, serat pangan, dan lemak yang paling banyak dikonsuksi. Ayam goreng dan tempe merupakan pangan sumber protein yang paling banyak dikonsumsi. Kesimpulan dari penelitian yaitu terdapat kelebihan asupan nutrisi pada protein dan lemak yang serta terdapat kekurangan karbohidrat dikonsumi oleh responden. Nasi dan ayam goreng merupakan sumber pangan yang paling banyak dikonsumsi.
IMPLEMENTASI SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNIT II KABUPATEN SUMBAWA Haedar Putra; Evi Gustia Kesuma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16780

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah besar bagi kesehatan seperti penyakit jantung karena diabetes sering disebut sebagai silent killer. Diabetes mellitus berasal dari bahasa Yunani “diabainein” yang artinya tembus atau pancuran air, sedangkan Mellitus berasal dari bahasa latin yang artinya rasa manis. Di Indonesia sering disebut dengan penyakit kencing manis yang merupakan kelainan metabolism dalam tubuh yang terjadi karena banyak faktor berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolism karbohidrat, lemak dan protein. Komplikasi jangka panjang termasuk penyakit kardiovaskuler, kegagalan kronis ginjal, kerusakan retina dapat mengakibatkan kebutaan, serta kerusakan syaraf yang membuat impotensi dan gangren yang beresiko amputasi. Tujuan mendiskripsikan hasil implementasi penerapan senam kaki diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas kabupaten sumbawa unit II. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2022 Hingga Juli 2023 dengan populasi dan sampelnya 4 responden dan menggunakan analisis deskriptif. Metode dalam penelitian ini deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study) dengan tujuan mengetahui penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus setelah dilakukannya senam kaki dan menggunakan glucose meter dan dicatat. Hasil: ada hubungan Pengukuran kadar gula darah sebelum pada responden  Tn. W 415 mg/dL, Ny. N 338mg/dL, Nys. S 512mg/dL dan Ny. Y 486mg/dL dan ada hubungan pengukuran sesudah dilakukan senam kaki pada responden  Tn. W 242mg/dL, Ny. N 285mg/dL, Ny.S 234mg/dL dan Ny. Y 216mg/dLterdiri dari hasil penelitian. Simpulan: implementasi senam kaki  dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA 2023 Tiara Nanda Puspita Tanjung; Annisyafira Nasution; Aja Mutiara Arini; Annisa Ul Husna; Indah Khairunnisa; Luthfyta Ananda; Nia Melfaizzah; Nurmala Novita Sari; Putri Syahrani; Putri Zahra Aminah; Rizky Irhamna; Sri Wahyuni; Saskia Khairina; Sabrina Renanda; Silvia Ade Yulia; Zulfa Amira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16800

Abstract

Berdasarkan hasil survey nasional, proporsi rumah tangga dengan PHBS baik adalah 32,3%, tertinggi di DKI Jakarta (56,8%) dan terendah di Papua (16,4%)Di lingkungan kampus. Jumlah uang saku yang lebih besar membuat mahasiswa sering mengonsumsi makanan jajanan yang mereka sukai tanpa menghiraukan kandungan gizinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2023 di Kampus IV Universitas Islam Negeri Sumatra Utara. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan edukasi ini yaitu berupa pemahaman mahasiswa mengenai PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui  seberapa besar pemahamam mahasiswa UIN Sumatera Utara mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan ceramah dengan sampel sebanyak 40 orang. Hasil dari program edukasi PHBS menunjukkan peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang praktik-praktik PHBS. Sebelum program, mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan yang terbatas tentang PHBS. Program edukasi PHBS pada mahasiswa memiliki hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang PHBS, merangsang perubahan perilaku yang positif, meningkatkan kesadaran dan kesadaran kolektif, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Institusi pendidikan perlu mendukung dan melibatkan mahasiswa dalam program PHBS, sambil menjaga kontinuitas dan melakukan tindak lanjut yang berkelanjutan.
PENGARUH TINGKAT KONSUMSI VITAMIN C DENGAN TINGKAT KELELAHAN PADA KARYAWAN BRI Adinda Nurul Istiqomah; Annis Catur Adi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16801

Abstract

Kelelahan dalam bekerja merupakan suatu hasil dari habisnya energi saat melalukan aktivitas saat kerja. Tingkat kelelahan pada karyawan tentu berbeda antara satu dengan karyawan yang lain. Hal tersebut tergantung faktor-faktor yang mempengaruhi, dimana salah satu faktornya ialah tingkat konsumsi vitamin C. Penelitian ini merupakan penelitian observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rumus perhitungan Lameshow 1997 dengan hasil sebanyak 103 karyawan. Variabel yang diteliti meliputi tingkat konsumsi vitamin C dan tingkat kelelahan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dibantu dengan kuesioner IFRC dan SQ-FFQ. Data hasil penelitian ini disajikan menggunakan uji statistik non parametrik yaitu analisis regresi logistik. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pengaruh antara tingkat konsumsi vitamin C dengan tingkat kelelahan pada karyawan BRI kantor wilayah Jakarta 3. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tingkat konsumsi vitamin C yang cukup dan tingkat kelelahan yang sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat konsumsi vitamin C dengan tingkat kelelahan pada karyawan BRI kantor wilayah Jakarta 3 (sig. 0.000). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi vitamin C memiliki pengaruh signifikan dengan tingkat kelelahan pada karyawan BRI kantor wilayah Jakarta 3.

Page 56 of 435 | Total Record : 4346