cover
Contact Name
Muh. Arief Maulana
Contact Email
maulgonzalez89@gmail.com
Phone
+6285800002059
Journal Mail Official
maulgonzalez89@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen Sudjono Humardani, Kampus No.1, Gadingan, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 26859130     EISSN : 26859122     DOI : 10.32585/advice.v2i2.1250
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling is a scientific journal managed by the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Veteran Bangun Nusantara. This journal is a vehicle that can be used as a medium to share research results and ideas in the field of guidance and counseling. Which focuses on the following issues: 1. Group Guidance and Counseling 2. Individual Guidance and Counseling 3. Culture-based guidance and counseling 4. Religion-based Guidance and Counseling 5. Technology-based guidance and counseling 6. Media Guidance and Counseling 7. Evaluation and assessment of Guidance and Counseling 8. Research and development of Guidance and Counseling
Articles 80 Documents
MENINGKATKAN MINAT BACA PADA BUKU PELAJARAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muhammad Arief Maulana; Nuri Susanti
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i1.823

Abstract

Rendahnya minat membaca pada buku pelajaran dialami oleh siswa SMP sehingga dapat mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan melalui penyebaran DCM pada siswa SMP N 6 Sukoharjo, didapatkan bahwa dari jumlah siswa sebanyak 32 siswa, terdapat 20 siswa yang jarang membaca buku pelajaran. Mereka hanya membaca buku pelajara bila akan menghaddpi ujian, ulangan, ataupun tugas. Membaca buku pelajaran merupakan hal yang fundamental dalam aktivitas belajar, sarana untuk memahami sesuatu hal yang perlu diketahui oleh siswa dalam rangka mengembangkan kemampuan kognitif akademik. Minat baca merupakan ketertarikan yang tinggi terhadap buku pelajaran yang muncul atas kemauan sendiri. Peneliti ingin mencoba untuk meningkatkan minat baca terhadap buku pelajaran melalui layanan bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok memberikan kesempatan bagi anggota untuk saling beragumentasi dan membahas topik  umum yang penting untuk diketahui oleh anggota, sehingga dapat memberikan pemahaman dan merubah perilaku secara tidak langsung. Uji wilxocon diperoleh nilai Z hitung sebesar -2.80, karena nilai ini dianggap nilai mutlak maka tanda negatif tidak diperhitungkan, jadi nilai Z hitung didapatkan sebesar 2.80. Untuk selanjutnya nilai ini dbandingkan dengan Z tabel dengan taraf kesalahan 0.025, maka didapat nilai Z tabel sebesar 1.96 berdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa nilai 2.80 lebih dari 1.96 maka Z hitung lebih besar dari Z tabel. Oleh sebab itu hipotesis diterima. Maka dengan demikian layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan minat membaca siswa pada buku pelajaran
MEMINIMALKAN PERILAKU BULLYING MELALUI KONSELING PEER GROUP PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 MAUMERE Martha Loran Retong
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i2.593

Abstract

Masa remaja sebagai masa mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja-puja, sehingga disebut masa merindu puja. Masalah pembentukan konsep diri remaja dapat menyebabkan siswa menjadi minder dan pendiam, atau menjadi agresif dan melakukan bullying. Bullying disebut KPAI sebagai bentuk kekerasan di sekolah, mengalahkan tawuran pelajar, diskriminasi pendidikan, ataupun aduan pungutan liar. Dari 2011 hingga Agustus 2014, KPAI mencatat 369 pengaduan terkait masalah tersebut, sekitar 25% dari total pengaduan di bidang pendidikan sebanyak 1.480 kasus. Kenyataannya,di SMAN 1 Maumere, banyak ditemukan siswa menunjukkan perilaku smulai membentuk kelompok atau gang sendiri, dan terjadi persaingan tidak sehat diantara mereka. Mereka saling mengejek, bahkan saling mengejek di media sosial, bolos sekolah dan tidak mengerjakan tugas dari guru. Masalah ini perlu penanggulangan secepatnya, maka penulis melakukan penelitian tindakan kelas. Tindakan dalam penelitian ini sebagai sebuah usaha untuk meningkatkan konsep diri yang positif dan meminimalkan perilaku bullying pada siswa kelas XI IPS SMAN 1 Maumere melalui konseling peer group. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen, wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa melalui konseling peer group dapat mengurangi perilaku bullying yang dilakukan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Maumere. Keberhasilan penelitian tindakan kelas ini tercermin dalam perubahan rata-rata penurunan sikap bullying sangat signifikan dari pra siklus sebesar 81,5% termasuk kategori sangat tidak baik, menjadi 55% pada akhir siklus 1 dengan kriteria cukup baik, dan rata-ratanya menjadi 29,5% kategori baik akhir siklus 2.
PERILAKU OFF TASK DALAM PEMBELAJARAN Muhammad Arief Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai sikap dan perilaku siswa yang tidak mendukung proses pembelajaran (perilaku off task). Perilaku off task yang sering muncul dan mengganggu proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini adalah penelitian pustaka,dengan menggunakan analisis deskripti analitik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku off task sering terjadi dalam proses pembelajaran terutama mata pelajaran yang tidak disukai siswa.  Penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik juga ikut mempengaruhi munculnya perilaku off task.   Bentuk perilaku off task yang muncul dalam pembelajaran dapat berupa sikap yang ditunjukkan oleh dalam bentuk verbal (berbicara di luar materi pelajaran, bernyanyi, berteriak) dalam bentuk non verbal (melamun, tidur, bermain, menyontek, dan lain-lain). Perilaku off task akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Sehingga perilaku off task ini merupakan indikator minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran.  Oleh sebab itu, guru perlu memperhatikan sikap dan perilaku siswa dalam mengikuti pembelajarnnya. Penggunaan metode pembelajaran yang menarik, media pembelajaran yang inovatif, penyusunan strategi pebelajaran perlu dilakukan oleh guru agar siswa tetap menunjukkan keterlibatan intelektual-emosional dalam pembelajaran. Guru yang profesional dalam menyiapkan strategi pembelajaran dan berupaya menanamkan nilai karakter dalam diri siswa melalui pemberian nasihat, dan teguran langsung yang bersifat mendidik pada siswa yang melakukan perilaku off task.
PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH Muhammad Arief Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i2.1203

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat bergatung pada minat dan kesungguhan peserta didik untuk mengikuti dan terlibat aktif dalam aktivitas belajar daring. Pendidik tentu sangat terbatas dalam mengamati aktivitas belajar siswa melalui platform daring. Kendala koneksi jaringan, ketergantungan denga sumber daya listrik menjadi hambatan yang sangat vital dalam pembelajaran jarak jauh, sehingga hal tersebut menjadi celah bagi peserta didik untuk tidak terlibat aktif dalam pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh data berlangsung dengan baik bilamana ada keikutsertaan dan kesungguhan serta minat dari peserta didik untuk aktif mengikuti. Peneliti ingin mencoba untuk mencari peranan kecerdasan emosional peserta didik dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian dengan studi kepustakaan, didukung dengan data factual dari wawancara dan observasi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh sangat urgent. Siswa diharapkan mampu membagi waktu, kesadaran tugas dan tanggung jawab, serta memiliki motivasi tinggi untuk mengikuti dan aktif dlam mencari informasi pelajaran. Selain itu juga diharapkan siswa bisa saling berempati dan berinteraksi dengan siswa lain dalam belajar kelompok. Maka dengan demikian kecerdasan emosional dalam pembelajaran jarak jauh sangat mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil pembelajaran, serta merupakan bukti kesiapan siswa dlama menerapkan pembelajaran jarak jauh.
MODEL RASCH: ANALISIS SKALA RESILIENSI CONNOR-DAVIDSON VERSI BAHASA INDONESIA Amien Wahyudi
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i1.701

Abstract

Sebuah skala yang berasal dari luar negeri saat akan digunakan di Indonesia membutuhkan adaptasi agar sesuai dengan karakteristik responden di Indonesia.Studi ini dilakukan untuk mengadaptasi Skala Connor-Davidson (CD-RISC) ke dalam bahasa Indonesia. Responden penelitian ini sebanyak 303 mahasiswa yang berasal dari Universitas yang berada di Propinsi Yogyakarta,Sulawesi Tenggara,Sulawesi Barat,Kalimantan Timur,Sulawesi Utara,Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukan Alfa Cronbach sebesar 0.90.Nilai reliebelitas aitem sebesar 0.92 dan nilai reliabelitas person sebesar 0.88.Berdasarkan perhitungan model rasch, skala adaptasi ini memiliki syarat yang memadai untuk digunakan sebagai intrumen penelitian atau pengukuran.
LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING SISWA Chika Andriani; Awik Hidayati; Aldila Fitri Radite Nur Maynawati
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i2.584

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh layanan informasi dengan media puzzle untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui skala psikologi untuk mengetahui data tentang tingkat perilaku bullying siswa. Hasil analisis data diperoleh hasil uji t-hit = 30,239, selanjutnya dikonsultasikan dengan t-tab dengan derajat kebebasan = 32 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t-tab 1,694. Jadi hasil perhitungan t-hit lebih besar dari t-tab dengan taraf signifikansi 5% (30,239>1,694) sehingga hipotesis berbunyi Ada Pengaruh Layanan Informasi dengan Media Puzzle Perilaku Bullying pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020 diterima kebenarannya. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah : Ada Pengaruh Layanan Informasi dengan Media Puzzle Perilaku Bullying pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS ( ANAK CACAT) DI KECAMATAN RANO KABUPATEN TANA TORAJA Handayani Handayani Sura'; Muhammad Junaedi Mahyuddin
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i1.824

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran peranan orang tua dalam membimbing anak dan cara yang digunakan orang tua dalam membimbing anak yang berkebutuhan khusus (anak catat) di kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja. Bagaimana metode yang digunakan orang tua dalam mengembangkan kreativitas anak berkebutuhan khusus (anak cacat) di kecamatan Rano Kabupaten Tana Toraja. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa peran orang tua dalam membimbing anak yang memiliki ketidak sempurnaan tubuh atau anak yang berkebutuhan khusus sangat penting, karena adanya bimbingan dari orang tua sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membuat anak lebih percaya diri, lebih bisa bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan dimana dia bisa bergaul dengan teman sebayahnya yang memiliki anggota tubuh yang lengkap. Sehingga anak tersebut bisa bergaul dengan masyarakat yang ada di lingkungannya.
RESILIENSI MAHASISWA PENERIMA BIDIK MISI Amien Wahyudi; Siti Partini
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i2.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi mahasiswa penerima beasiswa bidik misi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekata studi kasus. Responden penelitian ini adalah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi sebanyak dua mahasiswa yang memiliki kriteria 1) Mahasiswa penerima beasiswa bidik misi, 2) memiliki IPK ± ≥ 3,50, 3) aktif dalam organisasi kemahasiswaan serta memiliki prestasi dalam bidang karya ilmiah. Pengumpulan data menggunakan wawancara terbuka, wawancara non formal dan observasi. Data yang didapat pada penelitian ini kemudian di deskriptifkan. Dari data deskriptif ini kemudian dilakukan analisis jawaban, yang selanjutnya dikodekan dan dilakukan identifikasi untuk mendapatkan tema-tema dalam dalam penelitian. Resiliensi mahasiwa penerima bidik misi dapat dilihat dari aspek meaningfullnes, preserverance, equanimity, self reliance, dan exsistential aloneness. Mahasiswa penerima bidik misi ternyata dapat melepaskan dirinya dari stresor ekonomi dan keluarga sehingga mahasiwa penerima bidik misi menjadi pribadi yang memiliki tujuan jelas dalam kehidupan.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA SMA Lina Ria Tri Setyorini; Awik Hidayati; Panggih Wahyu Nugroho
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v1i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik diskusi terhadap interaksi sosial siswa kelas SMA Negeri 1 Nguter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan desain eksperimen one group pre-test dan posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Nguter Tahun 2017/2018 yang berjumlah 30 siswa. Selanjutnya dari hasil pengukuran angket interaksi sosial diperoleh 10 siswa yang menunjukkan kemampuan interaksi sosial rendah, 10 siswa inilah sebagai subjek penelitian dan akan diberikan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket, sedangkan metode analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 23. Data yang diperoleh dari skor rata-rata sebelum diberi layanan bimbingan kelompok teknik diskusi adalah 78,9 dan setelah diberi layanan bimbingan kelompok teknik diskusi adalah 103,1 artinya mengalami peningkatan sebesar 24,2. Hasil uji Wilcoxon diperoleh  Zhitung sebesar 2,810. Untuk mengetahui Zhitung signifikan atau tidak selanjutnya dikonsultasikan dengan Ztabel dengan taraf signifikasi 5% sebesar 1,645. Dengan demikian Zhitung = 2,810 > Ztabel = 1,645.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMA N 1 POLOKARTO Rita Kumalasari
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v2i2.1248

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar yang rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode terapi terpusat klien satu, dan dianalisis dengan membuat catatan kegiatan sehari-hari. Subjek penelitian ini adalah 5 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Polokarto yang memiliki motivasi belajar rendah dengan 2 siswa sebagai indikator pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretes dan motivasi belajar diperoleh zhitung> ztabel (2,521> 1,645). Kemudian Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI SMA N 1 Polokarto.