cover
Contact Name
Nur Ani
Contact Email
aninurk3@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aninurk3@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen. S. Humardani No. 1 Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
ISSN : 27459438     EISSN : 27459446     DOI : 10.32585/ijecs.v1i2.801
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services is a journal of the results of community service with a multidisciplinary field of study. Education Agriculture Engineering Health Economic Social humanity and others
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Pil Cantik Pada Karang Taruna Bina Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Stunting FITRI APRILIA SUSANTI; Retna Wati; Alfandi Aditya Prayoga; Linda Fatika Sari; Retno Dwi Jayanti; Iik Sartika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4627

Abstract

The prevalence of stunting in Central Java in 2022 will reach 20.8%, as well as in Sukoharjo Regency. Stunting cases in Bulakrejo Village in 2022 will reach 60 cases. One of the causes of stunting is anemia. Anemia is one of the most common nutritional deficiencies in developing countries. Based on data from the Ministry of Health's Basic Health Research (Riskesdas), from 2013 to 2018 there was an increase in the prevalence of anemia in the 15-24 year age group, namely 18.4% to 32% or 14.7 million people. Anemia often occurs in all groups, especially in teenagers and pregnant women. Prevention of anemia in teenagers is by regularly consuming pretty pills. The aim of this community service is to increase the knowledge of teenagers from Karang Taruna Bina Pemuda Bulakrejo Village regarding the importance of consuming beauty pills as an effort to prevent stunting. The method for this community service activity is carried out through counseling. The target of the activity is members of the youth organization consisting of 45 teenagers. The material presented is about anemia, its causes, and prevention by consuming blood enhancing pills or beauty pills. Based on the results of the Pretest and Posttest, there was an increase in the knowledge of teenagers at Bina Pemuda Youth Organization regarding the consumption of beauty pills and efforts to prevent stunting by 57%. The percentage of attendance of Karang Taruna members is also very large, namely 75%. This activity was very beneficial for youth organizations, especially to reactivate the youth posyandu in Bulakrejo Village. Keywords: Stunting, Anemia, Beautiful Pills, Teenagers
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik di Dusun Klile Desa Karangasem Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo Hastini, Tri; Uzzaironi, Muhammad; Wahyudiyanto, Wahyudiyanto; Juliarti, Iftitah; Komariah, Ainur; Kharisma, Hamdan
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4628

Abstract

ABSTRACT Karangasem Village, Bulu, Sukoharjo Regency has potential in the agricultural and livestock sectors. One of the service partners in Klile Hamlet livestock waste management. The aim of the service activities carried out by the PPK Ormawa team at Veteran Bangun Nusantara University is to improve the skills of partners in managing livestock waste, especially into compost. This activity was carried out in several stages, namely assistance and approaches in the form of discussions, counseling, demonstrations and direct practice related to making organic fertilizer from cow manure waste. The results of the service activities concluded that community knowledge regarding processing cattle waste increased by 90%, and the ability to practice making compost from cattle waste reached 80%
COMMUNITY DIAGNOSIS DI RT 02 & 13 PEDUKUHAN PRINGGOLAYAN, KECAMATAN BANGUNTAPAN, KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2023 Arianto, Machfudz Eko; Dinan Pradana, Adyatma
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4673

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan suatu kegiatan yang digunakan untuk menentukan apakah terdapat masalah kesehatan pada sekelompok masyarakat dengan cara pengumpulan data di lapangan. DBD di tularkan melalui gigitan nyamuk Aedes betina yang membawa virus dengue di tubuhnya. Nyamuk Aedes Prevalensinya yang tinggi dan penyebarannya yang semakin luas menjadikan penyakit ini prioritas masalah kesehatan masyarakat di Indonesia metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Kemudian dilakukan Musyawarah Masyarakat Desa dengan mengambil prioritas masalah menggunakan metode USG (urgency, seriousness, growth). Untuk hasil analisis data primer yang telah dilakukan, permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas di RT 02 dan 13 Dusun Pringgolayan adalah kebiasaan menggantung baju bekas pakai, yang termasuk dalam upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kemudian melakukan intervensi menggunakan media penyuluhan berupa power point. Kata kunci : 1) Diagnosis Komunitas 2) DBD
Peningkatan Kualitas Produk Pangan Mahasantri Ponpes PRA Kedungmundu melalui Good Manufacturing Practices Aminah, Siti; Hersoelistyorini, Wikanastri; Rully Syahirul Alim, Muhammad; Adzani Firdaus, Aldifa
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4680

Abstract

Program kewirausahaan merupakan salah satu upaya penguatan kompetensi keterampilan dan kemandirian mahasantri Ponpes ‘Aisyiyah Kedungmundu. Bidang usaha yang paling memungkinkan dilakukan mahasantri adalah produk pangan. Pembekalan keterampilan produksi pangan yang baik atau good manufacturing practices (GMP) sangat penting dilakukan untuk mendapatkan produk yang aman. Mahasantri Ponpes ‘Aisyiyah Kedungmundu telah memulai rintisan usaha produk pangan, namun implementasi GMP masih perlu ditingkatkan. Program Kemitraan Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk: a) memberikan informasi tentang GMP dan implementasinya; b) meningkatkan keterampilan produksi pangan; c) meningkatkan kualitas produk melalui pendampingan proses produksi. Metode kegiatan dilakukan dengan cara ceramah untuk materi teori dan praktikum pembuatan produk pangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum kegiatan berjalan dengan baik, seluruh mahasantri sangat aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Mahasantri telah menerima informasi tentang GPM dan mengimplemtasikan dalam proses produksi. Mahasantri telah mendapatkan dam mampu membuat olahan pangan. Perbaikan kualtas produk terlihat pada kemasan, label, dan penggunaan bahan tambahan pangan. Produk yang diolah mahasantri adalah: balung kuwuk, kripik pangsit, pisang mesir; brownis kukus, rempeyek dan dimsum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasantri mendapatkan informasi dan mamahami GMP setelah mengikuti kegiatan, dan dapat mengimplementasikan dalam proses produksi. Peserta menyatakan bahwa kegiatan ini penting dan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk. Kata kunci: ponpes, kualitas produk pangan, good manufacturing practices
Kegiatan Community Diagnosis Hipertensi di RT 02 dan 04 Dukuh Jomblangan Kelurahan Banguntapan Saptadi, Julian Dwi; Yasminia Suwandi, Anita; Amanda Putri, Adellia
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosis komunitas adalah serangkaian kegiatan dalam menggali dan memperoleh gambaran permasalahan kesehatan di suatu komunitas. Tahapannya yaitu analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan latar belakang permasalahan, menentukan prioritas masalah, hingga menentukan alternatif pemecahan masalah. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan tingkat kematian tertinggi di dunia atau sering disebut dengan silent killer yang menyebabkan komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi ensefalopati, penyakit hipertensi serebrovaskular, dan hipertensi retinopati. Persepsi yang terkadang kurang tepat saat menghadapi penyakit hipertensi pada lansia dapat berdampak pada saat penerapan perawatan lansia dengan penyakit hipertensi. Hasil identifikasi permasalahan kesehatan di di RT 02 dan RT 04 Dukuh Jomblangan yaitu tingginya angka penderita penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan community diagnosis melalui tahap pengumpulan data menggunakan kuesioner, tahap penetapan prioritas masalah, dan tahap intervensi. Intervensi mempertimbangkan aspek manfaat dan efektivitasnya bagi sasaran. Jenis kegiatannya yaitu penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini menambah pengetahuan sasaran yaitu masyarakat penderita hipertensi serta sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sehingga lebih memperhatikan kesehatan secara berkala. Disarankan bagi pihak terkait untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat menggunakan media-media yang menarik.
Optimizing Sustainability: Pemula Peternak Puyuh dan Inovasi Kompos Limbah Organik sebagai Pemacu Pertanian Berkelanjutan Roni; Sains Kharisma, Anisa; Wahidin
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4708

Abstract

The involvement of young quail farmers is essential for understanding their role in adopting practices such as composting quail manure. The participants in this Community Service activity are the younger generation, specifically the children of quail farmers in Grinting Village. This approach aims to cultivate environmentally conscious and committed young quail farmers dedicated to sustainable farming practices. The Community Service method is divided into three components: (1) Providing Insight on the Importance of Quail Livestock Waste Management for Young Beginner Farmers, (2) Composting Practice with Quail Manure, and (3) Completing the Compost Understanding Questionnaire. During this Community Service activity, straightforward yet easily comprehensible discussion material was presented on the preparation of young quail farmers. Their practical involvement in quail farming needs enhancement to foster a more comprehensive understanding. The primary focus is on establishing a fundamental understanding of quail farming as an economic potential, with a particular emphasis on ethical responsibility regarding livestock waste management, encompassing both manure and feed residues. The severe consequences of ineffective waste management are elucidated, including the impact of pollution on water and air, as well as associated health risks and economic losses. Awareness of the importance of adhering to environmental regulations is emphasized for the sustainability and safety of livestock. Technical solutions, such as optimal cage design and composting, are recommended to achieve a clean environment and enhance livestock productivity. Active participation of prospective farmers in waste management practices and collaboration with fellow farmers are strongly encouraged. Additional resources, in the form of guides and visual materials, are provided to support the implementation of these concepts
Pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Desa Jenggik Utara melalui Pengolahan Tepung Ubi Ungu Bernilai Ekonomis Setyaning Pawestri; Basuki, Eko; Alamsyah; cicilia, siska; Rasyda, Riezka Zuhriatika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4786

Abstract

Desa Jenggik Utara dikenal sebagai daerah agribisnis ubi jalar ungu, sektor ini menjadi penopang ekonomi sebagian besar warganya. Meskipun memiliki potensi yang besar, ubi jalar ungu baru dijual dalam bentuk segar dan keripik. Menilik dari kurang berkembangnya inovasi produk, maka dipelukan pelatihan diversifikasi olahan pangan ubi jalar ungu. Tepung ubi jalar ungu dapat menjadi substitusi tepung terigu dan potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan produk bebas gluten. Menyelaraskan dengan hasil survey awal, maka pelatihan kelompok tani di Desa Jenggik Utara juga memberikan informasi terkait pengemasan, pelabelan, dan SPP-IRT yang diharapkan dapat meningkatkan daya jual tepung ubi jalar ungu. Tahap kegiatan berupa pemberian materi, pelatihan pembuatan tepung ubi ungu, dan diskusi. Kegiatan ini diadakan pada Jum’at, 23 Juni 2023 dan diikuti oleh 7 orang ibu kelompok tani. Diharapkan dari kegiatan ini, maka ibu-ibu kelompok tani memiliki produk tepung ubi jalar ungu yang berdayajual ekonomis. Kata kunci: diversifikasi pangan, Jenggik Utara, kelompok tani, tepung ubi ungu
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris tentang Kehidupan Soekarno di Hoogere Burgerschool melalui Aplikasi Memrise Fadhilawati, Dian; Suyitno
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4859

Abstract

Pengabdian masyarakat yang diprakasai oleh Perpustakaan Bung Karno, Blitar pada bulan November 2022, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda Kota Blitar dalam memahami kehidupan Soekarno dalam Bahasa Inggris melalui aplikasi Memrise. Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta dari sebuah perguruan tinggi di Blitar. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 1) mengadakan pre-test, 2) implementasi pengajaran kosakata terkait kehidupan Soekarno di Hoogere Burgerschool (HBS) dengan Memrise, dan 3) melakukan post-test. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan terhadap penguasaan vocabulary peserta dari 45% pada pre-test menjadi 77% pada post-test.Dari hasil tersebut, penulis merekomendasikan agar pengajar meamanfaatkan teknologi, seperti aplikasi Memrise untuk mendukung pembelajaran bahasa dan sejarah khususnya kosakata. Keberhasilan pengabdian masyarakat ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan pemahaman sejarah nasional dan kemampuan berbahasa Inggris di tingkat lokal.
Pembelajaran Berbasis ICT untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Siswa SMP Laksmita Rachmawati, Dwita; Budiarti, Dwi; Oktafiah, Yufenti
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan aspek kritis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa SMP dengan pembelajaran berbasis ICT di SMP Tamansiswa Kota Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim PKM menggunakan metode yaitu pre-test dan FGD dengan guru, pelatihan, micro-teaching, dan survei. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim PKM fokus pada 4 keahlian Bahasa Inggris yaitu membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara. Partisipan kegiatan PKM ini adalah seluruh guru bahasa Inggris dan siswa di SMP Taman Siswa Kota Malang. Hasil PKM membuktikan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa setelah guru mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar di kelas. Melalui aksesibilitas global, pembelajaran berbasis ICT memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam situasi belajar yang kontekstual dan mendukung pertumbuhan holistik. Pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada ICT diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis, inklusif, dan relevan, menjembatani kesenjangan keterampilan bahasa Inggris dan memberikan manfaat positif bagi perkembangan siswa SMP.
Entrepreneur Siswa-Siswi SMK: Melalui Pengembangan Produk Minuman Kekinian Asmoro, Novian Wely; Tari, Agustina Intan Niken; Hartati, Sri
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4915

Abstract

ABSTRAK Perkembangan minuman kekinian khususnya inovasi produk minuman sangat pesat, berdasarkan data Kementrian Pertanian konsumsi kopi nasional pada tahun 2016 sebesar 249.800 ton meningat menjadi 314.400 ton tahun 2018. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan jiwa dan peluang kewirausahaan siswa-siswi SMK N 2 Sukoharjo dari pengembangan produk minuman kekinian khususnya berbahan kopi. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan yaitu 1). Sosialisasi terkait pengembangan kewirausahaan; 2). penyuluhan pengembagan produk minuman kekinian; 3). Praktek dan pelatihan pembuatan produk. Indikator keberhasilan mitra yaitu kemampuan menghasilkan produk dari kegiatan yang telah dilakukan; Peningkatan softskill dan hardskill. Hasil evaluasi menunjukan kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman masyarakat mitra. Pada awal kegiatan hanya sebesar 60-70% mitra memahami terhadap jenis kopi dan kopi kekinian, pasca kegiatan pemahaman menjadi 100%. Selain itu, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya peserta berminat mengembangkan bisnis kopi kekinian (sebesar 80%). Kata Kunci: kopi, minuman kekinian, pelatihan, siswa-siswi

Page 11 of 17 | Total Record : 168