cover
Contact Name
Moh.Solehuddin
Contact Email
risdajurnal@gmail.com
Phone
+628990088793
Journal Mail Official
risdajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Lontar Surabaya
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
RISDA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 25408097     EISSN : 27761517     DOI : https://doi.org/10.59355/risda
Core Subject : Education, Social,
This journal publishes articles in the form of learning and learning outcomes, and concepts in the context of Islamic education. Detailed scopes of articles accepted for submission to RISDA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam are: Islamic Education Materials Educators and Students Learning methods Curriculum Politics of Education Educational Philosophy History of Islamic Education Islamic Studies
Articles 116 Documents
UPAYA GURU DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN SISWA/REMAJA: Studi Kasus Di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya NUR WAHIB
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59355/risda.v7i1.115

Abstract

Remaja adalah masyarakat yang akan datang. Dapat di perkirakan bahwa gambaran kaum remaja sekarang adalah pencerminan masyarakat yang akan datang, baik buruknya bentuk dan susunan masyarakat, bangunan moral dan intelektual, dalam penghayatan ilmu agama, kesadaran kebangsaan, dan derajat kemajuan prilaku dan kepribadian antara sesama masyarakat yang akan datang tergantung kepada remaja sekarang, dan harapan dimasa yang akan datang terletak pada putra putrinya, sehingga hampir setiap orang berkeinginan agar putra putrinya kelak menjadi orang yang berguna.Namun kenyataan telah menunjukkan bahwa perubahan zaman yang ditamdai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi selalu mengakibatkan perubahan sosial. Dalam menghadapi situasi yang demikian remaja sering kali memiliki jiwa yang sensitif, yang pada akhirnya tidak sedikit para remaja yang terjerumus ke hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai moral, norma agama, norma sosial dan norma hidup di masyarakat yang akhirnya remaja cenderung melakukan tindakan yang tidak pantas.Bertitik tolak dari permasalahan tersebut diatas, mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang kenakalan remaja yang masih bersetatus siswa di MA. Ar-Rosyid Surabaya, mengingat betapa pentingnya peran remaja sebagai generasi muda bagi masa depan bangsa, untuk mengetahui bentu/jenis-jenis kenakalan, hal-hal yang menjadi penyebab kenakalan itu terjadi dan upaya guru agama dalam menanggulanginya.Dalam pembahasan ini, jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus, sedangkan dalam pengumpulan data diperlukan metode observasi, interview dan dokumentasi. Dan dalam menganalisa data yang terkumpul penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian secara ringkas menunjukkan bahwa bentuk/jenis-jenis kenakalan siswa MA. Ar-Rosyid Surabaya tergolong kenakalan ringan yang tidak sampai melanggar hukum. Dan hal-hal yang menjadi penyebab kenakalan siswa adalah karna pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh guru agama menggunakan upaya Preventif, represif, kuratif dan rehabilitasi.Sedangkan untuk saran, penulis menyarankan kepada guru agama untuk meningkatkan kerja sama dengan sesama guru maupun pihak terkait dalam mengelolah pendidikan, pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan terhadap siswanya, adanya kerja sama antara guru, orang tua dan masyarakat. Untuk para siswa agar benar-benar menyiapkan mentalnya dalam mengahdapi arus globalisasi dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
REMEDIAL TEACHING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN QUR'AN HADITS: Studi Kasus Di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya Misbakhus Surur
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam usaha meningkatkan proses pembelajaran khususnya kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar atau yang memerlukan bantuan dalam mempelajari suatu pelajaran Agama dalam Kurikulum Merdeka Belajar dicantumkan pada Pendidikan Agama Islam yang salah satunya mata pelajarannya adalah Qur’an Hadits yang berisi tentang pemahaman tentang kaidah-kaidah ilmu Tajwid bacaan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits pilihan yang menjadi materi dalam pelajaran di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya sebagai lembaga pendidikan yang tetap ingin meningkatkan kualitas keilmuan dan belajar siswa dan peran serta dari semua pihak. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pihak kurikulum adalah meningkatkan program Remedi dan Pengayaan sebagai usaha meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada siswa kelas 10 dan 11 yang telah menerapkan program remedi pada Mata pelajaran Qur’an Hadits. Jadi dalam hal ini guru berperan aktif dalam meningkatkan proses pembelajaran dalam menghasilkan siswa yang memenuhi standar yang ditetapkan oleh guru. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengambil judul: Remedial Teaching dalam Meningkatkan Prestasi Belajar pada Mata pelajaran Qur’an Hadits (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya)Berdasarkan latar belakang diatas,maka permasalahan yang ingindiangkatyaitu bagaimana pelaksanaan Remedial Teaching pada mata pelajaran Qur’an Hadits di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya, Faktor-faktor apa yang menghambat pelaksanaan Remedial Teaching pada Mata pelajaran Qur’an Hadits dan Usaha-usaha yang ditempuh oleh guru mata Mata pelajaran Qur’an Hadits dalam mengatasi faktor yang menghambat pelaksanaan Remedial Teaching pada mata pelajaran Qur’an Hadits di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya.Penelitian terhadap Remedial Teaching dalam meningkatkan prestasi belajar ini, dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan konsep Remedial Teaching di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabaya. Dengan tujuan tersebut maka penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Analisa deskriptif merupakan alat analisa untuk menggambarkan bagaimana obyek penelitian, yaitu pelaksanaan Remedial Teaching dalam meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Qur’an Hadits. Agar hasil penelitian berjalan dengan baik, maka proses analisa data dilakukan langkah sebagai berikut: pertama, reduksi data yaitu pemilihan, pemusatan data “kasar” yang diperoleh dari lapangan agar data yang diperoleh valid, kedua penyajian data yaitu mengumpulkan informasi yang diperoleh dengan memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. ketiga, verifikasi yaitu penarikan kesimpulan yang merupakan analisis data puncak.Dengan menggunakan metode penelitian seperti yang dijelaskan diatas, maka hasil penelitian tentang Remedial Teaching dalam meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Qur’an Hadits sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi tidak semua guru menerapkan Remedial Teaching dalam pembelajaran Qur’an Hadits yaitu pada kelas 12 yang belum sepenuhnya menggunakan KMB. Dan pada guru yang mengajar dikelas 10 dan 11 sudah mulai menerapkan Remedial Teaching. Melihat proses tersebut terus berjalan, maka secara umum pelaksanaan Remedial Teaching dalam meningkatkan prestasi belajar di Madrasah Aliyah Ar-Rosyid Surabayadapat dikategorikan berjalan dengan baik.
Refleksi Otonomi Pendidikan: Tantangan Dan Peluang Di Era Saat Ini M. Munir Mansyur
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengesahan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Pemerintahan Daerah telah mengubah lanskap manajemen pendidikan, memberikan peluang bagi pengelolaan pendidikan untuk meningkatkan kualitasnya. Meskipun membawa dampak positif seperti peningkatan mutu pendidikan dan efisiensi administrasi, implementasi otonomi pendidikan juga menimbulkan tantangan seperti ketidakjelasan dalam peran dan tata kerja di tingkat kabupaten dan kota, keterbatasan sumber daya manusia dan dana pendidikan, serta kesenjangan antar daerah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan langkah-langkah seperti meningkatkan manajemen pendidikan sekolah, reformasi lembaga keuangan hubungan pusat-daerah, kemauan pemerintah daerah dalam melakukan perubahan, membangun pendidikan berbasis masyarakat, dan mengatur kebijakan pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah dengan baik.
STRATEGI DAKWAH KH. ANWAR ZAHID: Kiai Panggung yang Menginspirasi Mohammad Rofiq
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas strategi dakwah yang diterapkan oleh KH. Anwar Zahid, seorang kiai panggung yang telah menginspirasi banyak orang. Ia tidak hanya mengajar di pesantren atau berada di rumahnya, tetapi juga aktif dalam ceramah agama di berbagai acara seperti Walimat al-'Urs, Peringatan Maulid Nabi, PHBN, dan sebagainya. Artikel ini menganalisis berbagai strategi yang digunakan oleh KH. Anwar Zahid, termasuk penggunaan bahasa sederhana, humor, keterlibatan emosi, berbasis pengalaman sehari-hari, teknologi media sosial, dan kesederhanaan dalam penampilan. Melalui strategi ini, KH. Anwar Zahid berhasil menyebarkan pesan agama Islam secara efektif dan relevan dalam era kontemporer yang kompleks ini.
Ekplorasi Nilai-Nilai Dakwah Dalam Pemahaman Remaja Masjid Agung Gresik Zainal Abidin
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkap nilai-nilai dakwah yang tercermin dalam pemahaman remaja di Masjid Agung Gresik melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan mereka dalam kegiatan masjid. Tauhid dianggap fondasi pemikiran, membimbing perspektif hidup remaja dengan landasan moral yang kuat. Kepedulian sosial tercermin dalam partisipasi aktif remaja dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, menjadikan dakwah bukan hanya kata-kata, tetapi tindakan nyata. Pendidikan di masjid dianggap pintu menuju pengembangan karakter dan kedekatan spiritual. Ketaatan terhadap ritual ibadah bukan hanya tuntutan formal, melainkan ekspresi pribadi dakwah. Budaya toleransi di masjid menciptakan lingkungan yang menghargai perbedaan, tercermin dalam tindakan nyata remaja, membentuk pola hidup yang menghargai keberagaman dan mempraktikkan toleransi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai dakwah di Masjid Agung Gresik meresap ke setiap aspek kehidupan remaja, menghasilkan transformasi holistik dan menciptakan generasi muda yang mewujudkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Transformasi Pendidikan Melalui Pemanfaatan Platform Digital: Menuju Merdeka Mengajar Malikhah
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan merupakan respons terhadap perubahan global dan perkembangan teknologi, dengan tujuan mencapai konsep "Merdeka Mengajar." Pemanfaatan platform digital, seperti platform pembelajaran online dan aplikasi edukasi, menjadi kunci dalam mewujudkan transformasi ini. Studi ini menggali dampak positif, seperti aksesibilitas pendidikan yang lebih luas, pembelajaran adaptif, dan inovasi metode pengajaran. Namun, hambatan seperti kesenjangan akses teknologi, kesulitan integrasi teknologi dalam kurikulum, dan risiko keamanan privasi data siswa juga teridentifikasi. Metode penelitian melibatkan analisis literatur dan tinjauan implementasi platform digital di berbagai lembaga pendidikan. Kesimpulan menyatakan bahwa kerja sama bersama dan langkah proaktif diperlukan untuk mengatasi tantangan, memastikan keamanan, dan menjaga keberhasilan transformasi pendidikan ini. Transformasi ini tidak hanya tentang memberikan akses lebih luas, melainkan juga tentang meminimalkan kesenjangan, mengatasi tantangan, dan memastikan pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif untuk masa depan.
Implementasi Teori Belajar Humanistik Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam M. Munir Mansyur
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang teori belajar humanistik dan implementasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Teori belajar humanistik menekankan aspek spiritual dan semangat dalam pembelajaran, melibatkan siswa sebagai subjek utama, dan menitikberatkan pada keunikan serta potensi individu. Dalam konteks pendidikan Agama Islam, penerapan teori humanistik mengacu pada konsep Student Centered Learning, Humanizing of the Classroom, Active Learning, Quantum Learning, dan The Accelerated Learning. Tujuan pendidikan humanistik dalam Pendidikan Agama Islam adalah mendorong siswa menjadi mandiri, kreatif, dan ingin tahu tentang dunia sekitarnya. Artikel ini menggunakan metode penelitian library research untuk menjelaskan dan menganalisis implementasi teori belajar humanistik dalam pembelajaran PAI. Diharapkan artikel ini memberikan wawasan mendalam tentang penerapan teori humanistik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan memberikan sumbangan positif terhadap pengembangan metode pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan peserta didik.
LEGALITAS PERNIKAHAN BAGI SUAMI ATAU ISTERI YANG MURTAD DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Zainul Arifin
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Artikel Vol.9 Tahun 2024
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legalitas pernikahan bagi suami atau isteri yang mengalami murtad dalam perspektif hukum Islam adalah isu yang kompleks dan menantang. Artikel ini membahas secara mendalam tentang pertanyaan apakah ikatan pernikahan tetap berlaku atau terputus secara otomatis ketika salah satu pasangan mengalami murtad, dengan mempertimbangkan keberadaan keyakinan agama yang sama sebelumnya. Melalui pendekatan metodologi yang sistematis, penelitian ini mencakup identifikasi topik penelitian, pencarian literatur primer, kajian kitab-kitab fiqih, analisis fatwa ulama kontemporer, tinjauan literatur akademis, komparatif dengan hukum positif, serta analisis dan kesimpulan. Ditemukan bahwa hukum Islam mengatur pernikahan dengan cermat, sementara murtad dianggap sebagai tindakan serius yang dapat berdampak pada konsekuensi hukuman. Keduanya menekankan pentingnya menjaga iman sebagai suatu hal yang krusial dalam institusi pernikahan menurut hukum Islam.
PENGARUH PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP KEAKTIFAN SHALAT SISWA DI MI. AN-NAHDHIYAH SURABAYA Wahib, Nur
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam terhadap Keaktifan Shalat Siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi belajar pendidikan agama Islam terhadap keaktifan shalat siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya dan sejauh mana pengaruhnya. Adapun data-data penelitian ini dihimpun dari MI. An-Nahdhiyah Surabaya yang merupakan objek penelitian, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, interview, kuisioner dan dokumentasi prestasi belajar pendidikan agama Islam terhadap keaktifan shalat siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya.Berkenaan dengan itu dalam penelitian lapangan ini digunakan metode diskriptif kualitatif kuantitatif untuk memberikan penjelasan dan telaah dokumen kemudian data tersebut di analisis dengan pola pikir induktif, yaitu mengemukakan fakta dan data tentang Pengaruh Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam terhadap Keaktifan Shalat Siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya, untuk mengetahui kesimpulannya dilakukan secara verifikatif yaitu dengan menilai antara hasil prestasi belajar pendidikan agama Islam dengan keaktifan shalat siswa dengan kuisioner dan kemudian di analisis apakah ada pengaruhnya dan sejauh mana pengaruh itu.Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Product Moment dengan angka kasar yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh korelasi nilai r = 0,709 yang berarti menunjukkan ada pengaruh prestasi belajar pendidikan agama Islam terhadap keaktifan shalat siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya.Pengaruh prestasi belajar pendidikan agama Islam terhadap keaktifan shalat siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya dengan tingkat pengaruh hubungan yang cukup. Hal ini berdasarkan tabel interpretasi (keterangan nilai), nilai 0,709 terletak antara 0,600 sampai dengan 0,800 dan berada jauh di atas batas signifikansinya, yaitu 0,361Dengan demikian kesimpulan dalam penlitian ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh prestasi belajar pendidikan agama Islam terhadap keaktifan shalat siswa di MI. An-Nahdhiyah Surabaya dengan tingkat pengaruh hubungan yang cukup.
Analisis Kurikulum Pendidikan Agama Islam Tingkat Sekolah Menengah Pertama: Studi Nilai Pendidikan Pada Bentuk Imperatif Terjemahan Ayat Al Qur'an Wahib, Nur; RONY
Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Artikel Vol.9 Tahun 2024
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjemahan Bahasa Al Quran atau yang disebut dengan bahasa agama memiliki karakteristik berbeda dengan bahasa lain, baik dari struktur maupun makna yang terkandung. Permasalahan-permasalahan yang didapat dalam ayat-ayat Al Quran dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (SMP) khususnya yang terkait dengan hukum diduga banyak menggunakan bentuk imperatif. Penggunaan struktur imperatif yang berbeda mengakibatkan munculnya makna yang berbeda pula. Dan hubungannya dengan nilai pendidikan adalah setiap ayat Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW semuanya mengandung Nilai-nilai pendidikan, baik yang dituturkan secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk impratif. Berdasarkan penelitian tersebut, penelitian ini hendak mengungkapkan diskripsi Nilai Pendidikan pada Bentuk Imperatif Terjemahan Ayat-Ayat Al Quran dalam Kurikulum Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas VIII..Untuk menjawab pertanyaan itu dilakukan penelitian dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan imperatif diperoleh dari terjemahan Ayat-Ayat Al Quran dalam Kurikulum Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas VIII. Dalam memperoleh data digunakan metode dokumentasi dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan sebelumnya. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi dan analisis data model alir yang diadopsi dari Miles dan Hubermen, dengan langkah-langkah (a) Pengumpulan data, (b) reduksi data, (c) penyajian data, dan (d) Penyimpulan/verifikasi.Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa, bentuk imperatif terjemahan Ayat-Ayat Al Quran dalam Kurikulum Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas VIII. terdapat nilai pendidikan. Selanjutnya, nilai pendidikan pada ayat-ayat tersebut terdiri dari Nilai Ubudiyah (Ibadah), Nilai Moralitas (Akhlakul Karimah), Nilai Nidhomiyah (Kedisplinan), Nilai Tauhid (Akidah), dan Nilai Kemasyarakatan (Tata Negara). Berdasarkan hasil penelitian di atas, disarankan kepada para pendidik, khususnya Yang ada Hubungannya dengan terjemahan teks-teks atau naskah-naskah yang berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia. Hendaknya mereka lebih memperhatikan faktor-faktor yang melatarbelakangai munculnya suatu tuturan, karena hal tersebuat akan mempengaruhi makna yang terkandung sehinnga dalam penyampaian kepada anak didik tepat sesuai dengan pesan yang dituturkan ayat tersebut. Sedangkan bagi peneliti berikutnya disarankan dapat merancang penelitian baru. Diharapkan muncul penelitian replikasi, atau penelitian sejenis dengan mengambil objek lain, atau mengambil bentuk tuturan yang lain. Hal ini dimaksudkan agar bahasa agama yang memiliki karakteristik berbeda dengan bahasa yang lain dapat dielaborasi (penggarapan) secara maksimal.

Page 9 of 12 | Total Record : 116