cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Edukasi Keuangan Syariah Melalui Mimbar Masjid Sebagai Upaya Preventif Terhindar Dari Investasi Bodong Muhammad Anwar Fathoni; Faizi Faizi; Suprima Suprima
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.803

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya indeks literasi keuangan Syariah dari masyarakat sekitar masjid. Hal ini diperkuat dengan hasil riset OJK yang menemukan bahwa indeks literasi keuangan Syariah di Indonesia baru mencapai angka 8,93%. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat sekitar Masjid An-Nur Villa Cassablanca Sawangan Depok dan Masjid Al-Mughirah Ciputat Tangerang Selatan agar terhindar dari praktik investasi ilegal dan bodong yang dewasa ini meresahkan masyarakat. Metode yang digunakan dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah sosialisasi dan penyuluhan dalam bentuk ceramah agama (khutbah Jum’at) yang disampaikan kepada para jamaah kedua masjid tersebut. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan dapat meningkatkan indeks Literasi Keuangan Syariah di lingkungan masyarakat Sawangan Depok dan Ciputat Tangerang Selatan. Selain itu, peserta kegiatan ini juga mendapatkan acuan dalam mengakses mengelola keuangannya berdasarkan prinsip Syariah sehingga terhindar dari praktik investasi ilegal dan bodong.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Gadingsari Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Guna Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga Andrew Setiawan Rusdianto; Dinda Lorenza E.D; Dyah Ayu Roro Kiswari; Muhammad Irvan Wibowo; Akien Elsa Indrayati; Adelia Nanda Pramudya; Nurin Kamila; Rozin Hilmi Annhabhan; Brico Tsanganasy R; Muhammad Dany; Mochamad Fitra Aditia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.805

Abstract

Di Indonesia, kecukupan pangan menjadi sebuah kewajiban baik secara moral, sosial, maupun hukum dan termasuk ke dalam HAM masyarakat Indonesia. Pangan menjadi aspek esensial dalam mempertahankan kelangsungan hidup dan kepentingan pemenuhan gizi manusia, karena itu ketersediaan pangan harus dijaga dan dijamin agar setiap masyarakat mendapatkan haknya. Namun, tantangan saat ini adalah ketersediaan pangan tidak selamanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, utamanya disebabkan peningkatan jumlah penduduk Indonesia Metode kegiatan yang dilakukan demi tercapainya tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu metode ceramah dilanjutkan dengan demonstrasi langsung di lapangan setelah diberikan pemahaman teori oleh Bapak Yanuar selaku Petugas Penyuluh Lapang di Desa Gadingsari dibantu oleh rekan mahasiswa KKN kelompok 249. Berdasarkan hasil survei lapang, potensi utama pada Desa Gadingsari adalah air dan sektor pertaniannya Potensi pertaniannya yaitu masyarakat Desa Gadingsari memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk melakukan budidaya tanaman. Dengan ini maka kelompok KKN 249 mengupayakan dalam pengoptimalan pemanfaatan lahan pekarangan serta ketahanan pangan bagi keluarga. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan dapat disimpulkan bahwa pangan adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mengakhiri angka kelaparan, mencapai ketahanan pangan, dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan. Wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat adalah dengan menyukseskan ketahanan pangan melalui Program kerja pemanfaatan lahan pekarangan yang ditujukan bagi masyarakat rumah tangga di Desa Gadingsari.
Edukasi Siswa MI Hidayatul Insan Karanganyar Melalui Pembelajaran Muatan Lokal Peternakan Sri Mayasari; Andika Fitroh; Nancy Oktyajati; Sri Purwati; Srie Juli Rachmawatie; Wahdirotul Kodir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.806

Abstract

Pendidikan usia sekolah dasar merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas dan mencetak generasi kehidupan bangsa melalui pembelajaran yang diberikan oleh para guru serta praktisi terkait yang menjadi peran dalam memberikan pembelajaran sebagai menjadi acuan siswa dalam belajar sehari-hari di lingkungan sekolah. Permasalahan yang ada di lingkungan pendidikan masa sekolah dasar adalah kurangnya pembelajaran mengenai sumber daya yang dimiliki masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dalam hal ini adalah kebutuhan pangan. Kehidupan manusia tidak lepas dari kebutuhan pokok sebagai kebutuhan utama dalam pemenuhan sumber gizi, sumber utama dalam pemenuhan gizi didapat dari daging ternak seperti daging ayam, daging sapi, telur, dan susu. Anak-anak tentunya memerlukan kebutuhan gizi yang cukup dalam masa pertumbuhannya, dimana pertumbuhan tersebut haruslah ditunjang dari kebutuhan gizi yang sangat baik, oleh karena itu sangat penting bagi anak-anak mendapatkan pembekalan terkait dunia peternakan sebagai sumber daya lokal yang melimpah dan harus dikembangkan. Kurikulum peternakan diberian kepada siswa MI Hidayatul Insan bertujuan agar generasi muda sedari dini dapat berperan dalam mengelola atau mengembangkan sumber daya peternakan Indonesia.  Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode fun learning kepada siswa serta materi yang diberikan berupa pengenalan ternak-ternak yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan protein hewani bagi kehidupan manusia. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah menambah kurikulum di MI AL Hidayatul Insan sebagai muatan lokal pembelajaran kepada anak-anak didik, selain itu sebagai media bagai para guru dalam mengenalkan dan meningkatkan rasa kepedulian anak-anak dalam mengembangkan taraf kehidupan dengan melestarian sumber daya lokal yang dimiliki Negara Indonesia.
Pemanfaatan Buah Pepaya Sebagai Manisan Di Desa Niur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Rita Feni; Sunita Mardianti; Edy Marwan; Jon Yawahar; Fitria Ningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.809

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah yang diminati oleh sebagian besar masyarakat, mengingat buah pepaya dapat di konsumsi dalam bentuk buah segar ataupun menjadi bahan olahan makanan ringan seperti manisan. Desa Niur merupakan salah satu Desa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang mempunyai potensi pertanian bercocok tanam baik tanaman pangan maupun holtikultura termasuk tanaman pepaya. Tujuan dari kegiatan memberikan penambahan wawasan pengetahuan dan keterampilan dari mitra pengabdi dan memberikan alternative peluang untuk kegiatan usaha pembuatan manisan pepaya. Pelaksaan kegiatan ini berlangsung pada bulan Februari 2022, dengan hasil kegiatan pengabdian Ibu-ibu KWT Butterfly sangat antusias terhadap kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan manisan dengan buah pepaya. Hasil pengabdian yang dilakukan ini memberikan peluang usaha bagi masyarakat di desa tersebut untuk membuka usaha rumah tangga manisan pepaya.
Seminar dan Pelatihan Deteksi Dini Dan Penatalaksanaan Penyakit Periodontal Dengan Obat Kumur Habatussaudah Eka Fitria Augustina; Ernie Maduratna S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.810

Abstract

Penyakit periodontal merupakan penyakit dengan prevalensi 67,8% berada tertinggi setelah karies gigi. Penyakit periodontal yang dibiarkan akan meningkatkan resiko penyakit sistemik seperti diabetes mellitus, penyakit jantung, dan rheumatoid arthritis. Kesehatan gigi dan mulut berpengaruh terhadap respons imun tubuh, termasuk paru-paru dan covid -19. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orang dengan penyakit gusi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit pernapasan, seperti pneumonia, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan bronkitis. Kesehatan mulut yang tidak terjaga juga dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pernapasan pada orang dengan penyakit paru kronis. Dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, salah satunya dengan berkumur, dapat menurunkan risiko terkena COVID-19. Begitu masuk ke dalam rongga mulut, virus load dapat dikurangi dengan obat kumur antiseptik. Upaya inilah diharapkan dapat mengurangi resiko penyakit periodontal yang disebabkan oleh bakteri plak gigi dan resistensi host dan dapat menurunkan prevalensi penyakit periodontal dan menurunkan resiko penyakit sistemik. Melalui pelatihan dan workshop cara sederhana deteksi penyakit periodontal diharapkan dapat dapat menurunkan prevalensi penyakit periodontal dan menurunkan resiko penyakit sistemik. Universitas Airlangga memproduksi obat kumur herbal habatussaudah yang mengandung thymoquinone, flavonoid, dan minyak esensial yang berfungsi sebagai anti bakteri, antiinflamasi, anti oksidan dan diyakini dapat membunuh virus di dalam air liur orang yang terinfeksi, sehingga dapat mengurangi jumlah virus yang berkembang biak di dalam tubuh. Kebiasaan berkumur dan gargling dengan obat kumur herbal, yang disertai menyikat gigi dan flossing secara rutin, bisa menjaga kebersihan mulut dan gigi secara optimal. Dengan menjaga kebersihan rongga mulut maka resiko penyakit covid-19 dapat berkurang. Kegiatan seminar dan pelatihan berjalan lancar, antusias peserta sangat tinggi dan mengharapkan adanya kegiatan yang berkelanjutanke depannya.
Pembuatan Keripik Singkong Sehat Non Msg Dengan Penambahan Kunyit Sebagai Antioksidan Goldha Faroliu; Kony Putriani; Lovera Anggraini; Dian Mayasari; Eva Oktarani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.811

Abstract

Singkong merupakan tanaman ini bisa ditemukan di seluruh Indonesia. Namun di zaman serba canggih seperti sekarang makanan ubi ini bisa dibilang tidak semua orang yang suka mengkonsumsinya. Masyarakat sekarang paling lebih suka memakan cemilan makanan buatan luar negeri seperti pizza, burger dan makanan junkfood lainnya. Padahal ubi atau singkong ini punya banyak manfaat kandungan yang bagus untuk tubuh, bahkan sekarang sudah banyak orang yang sudah mengolahnya menjadi makanan yang bisa di inovasikan dalam bentuk lain, seperti keripik ubi. Namun keripik ubi yang di temukan sekarang banyak para penjual yang menggunakan bahan MSG atau monosodium glutamat sebagai bahan campuran bumbu agar lebih enak rasanya, seperti yang diketahui makanan yang mengandung MSG tidak boleh terlalu sering dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan tubuh. Kegiatan pengabdian ini diharapkan bisa membuat olahan ubi / singkong menjadi keripik singkong aneka rasa dengan bumbu rempah yang alami dan kandungan rasa yang tidak mengandung MSG serta penambahan cita rasa keju yang mengandung kalsium yang bagus buat tubuh, serta meningkatkan kemandirian masyarakat secara ekonomi sebagai mata pencaharian atau membuka peluang kerja sebagai usaha pembuatan keripik singkong.
Penyuluhan Pentingnya Pendidikan Tinggi Melalui Kegiatan Kerja Bakti di Kelurahan Kepel Dewi Salma; Dewi Nurmalitasari; Intan Mazidha Khamdi; Nur Sasi Romadhona; Wulan Agustiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.816

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kehidupan manusia adalah kualitas lingkungan yang mereka tempati. Kualitas lingkungan ini dapat berpengaruh pada kesehatan manusia. Salah satu faktor yang berperan penting akan kesadaran hidup sehat dan bersih di lingkungan masyarakat adalah pendidikan. Pendidikan merupakan hal penting bagi semua kalangan. Melalui pendidikan setiap individu dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuanyang telah dimilikinya. Semakin tinggi pendidikan seseorang maka semakin tinggi pula perilaku terhadap pemeliharaan kebersihan lingkungan. Selanjutnya, masalah yang dihadapi oleh masyarakat Kelurahan Kepel, terutama masyarakat RW 03 adalah minimnya informasi mengenai pentingnya pendidikan tinggi. Dengan adanya masalah ini, kami selaku kelompok KKN Universitas PGRI WIRANEGARA menggunakan metode sosialisasi untuk masyarakat Kelurahan Kepel terutama masyarakat RW 03. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama anggota PKK RW 03 Kelurahan Kepel terhadap pentingnya kebutuhan pendidikan tinggi untuk masa yang akan datang. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya pot bunga hias dari botol bekas danmeningkatnya minat masyarakat RW 03 untuk mempersiapkan pendidikan tinggi bagi putra-putri mereka untuk kedepannya.
Urgensi Pengetahuan Nelayan Terhadap Undang-Undang Cipta Kerja di Bidang Kelautan dan Perikanan Maya Shafira; Heni Siswanto; Diah Gustiniati Maulani; Sri Riski; Aisyah Muda Cemerlang; Afifah Maharani; Rochmat Mushowwir; Haya Anastasya Azra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.817

Abstract

Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum terhadap Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaanya di bidang kelautan dan perikanan sebagai upaya penanggulangan Illegal Fishing sangat dibutuhkan, dalam hal ini Kantor Syahbandar Perikanan Pelabuhan Perikanan Lempasing (PP Lempasing). Adapun target khusus kegiatan ini yakni mewujudkan pengawasan terhadap praktik Illegal Fishing di Pelabuhan Perikanan Lempasing. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut yakni penyampaian materi melalui sosialisasi dan Focus Group Discussuin (FGD). Sasaran kegiatan ini ialah Kantor Syahbandar Perikanan Pelabuhan Perikanan Lempasing dan masyarakat nelayan sekitar Pelabuhan Perikanan Lempasing. Kegiatan ini berlokasi di gedung Kantor Syahbandar Perikanan Pelabuhan Perikanan Lempasing. Setelah pelaksanaan kegiatan, diketahui bahwa 85% dari 25 peserta yang hadir belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang illegal fishing berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian tes tertulis pertama, karena masing-masing tes peserta dengan jawaban benar tidak ada yang mencapai 50% dari 10 soal yang diberikan. Namun setelah mengikuti pengabdian terjadi perubahan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan peserta, yakni sebanyak 75% dari 25 peserta dengan jawaban benar mencapai 50% dari 10 soal tes tertulis yang telah diisi pada akhir kegiatan.
Internalisasi Nilai Kebangsaan (Nasionalisme) Melalui Pendampingan Penyusunan Statuta Satuan Pendidikan SMA YP UNILA Bandar Lampung Maulana Mukhlis; Yulianto Yulianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.839

Abstract

Banyak riset menunjukkan beberapa kecenderungan menipisnya jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda termasuk para pelajar sekolah. Pada saat yang sama, pengembangan nasionalisme melalui peran satuan pendidikan dalam beberapa kajian teori memberikan kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, menjadikan satuan pendidikan sebagai lokasi pengabdian sebagai ikhtiar membentuk dan mengembangkan karakter kebangsaan (nasionalisme) menjadi jawaban yang tepat dalam penyiapan generasi muda (peserta didik) menjadi sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi globalisasi. Dunia pendidikan pada setiap tingkatan (melalui statuta pendidikan dan kurikulum pembelajaran) sangat dibutuhkan perannya dalam membangun semangat nasionalisme pada generasi muda (peserta didik di sekolah). Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah terbentuknya “Statuta Sekolah Berkarakter Nasionalime” yang tumbuh dari kesadaran dan pengetahun para pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) yang dikembangkan dengan langkah pendampingan dan pembinaan yang tepat. Metode yang dipakai Tim Pengabdi adalah sosialisasi, penyuluhan, pendampingan, serta pembinaan sehingga para pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) memiliki pengetahuan komprehensif tentang nasionalisme, pengukuran indeks nasionalisme, serta statuta berkarakter nasionalisme serta mampu bersikap dengan baik dalam  menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan pertanyaan yang sama saat pre test dan pos test, terjadi peningkatan pemahaman. Secara rata-rata, terdapat peningkatan aspek pengetahuan sebesar 63,9%. Pada pertanyaan terkait dengan sikap, terjadi peningkatan kapasitas peserta dari 90% menjadi 100% dan cenderung sangat yakin sehingga risiko turunnya aspek sikap tidak menjadi tantangan yang berarti dalam aspek ini. Adapun pada aspek perilaku, terjadi kenaikan dari sebelumnya hanya 80% menjadi 100% artinya seluruh peserta (para guru) bersedia untuk menginternalisasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam statuta di SMA YP UNILA Bandar Lampung.
Program Tanggap Darurat Penanganan Limbah B3 di Lingkungan Proyek Bendungan Jlantah Karanganyar Bagas Wahyu Adhi; Bagus Andika Fitroh; Hayu Rahayu; Ahmad Hidayawan; Andri Kurniawan; Beni Setiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JPMI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.853

Abstract

Pembangunan suatu proyek menunjukan adanya kemajuan pembangunan infrastruktur yang ada. Pelaksanaan pembangunan proyek tentunya memerlukan beberapa perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan yang matang agar tujuan pembangunan sesuai dengan kulaitas yang dinginkan. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) merupakan hasil sisa dari suatu proyek yang mengandung bahan racun karena adanya sifat zat yang dapat merusak lingkungan hidup dan mengganggu kesehatan pekerja selama dalam masa pelaksanan proyek baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan yang ada di proyek bendungan Jlantah adalah banyaknya limbah material bangunan yang berserakan di lingkungan proyek yang kurang teratasi sehingga akan berdampak negatif terhadap keselamatan pekerja proyek. Program kegiatan penanggulangan limbah B3 diberikan kepada seluruh pekerja proyek bertujuan agar limbah didalam lingkungan proyek dapat teratasi secara maksimal dan pengolahan limbah ekonomis harus dilaksanakan secara terus menerus demi meminimalisir adanya limbah dalam jumlah banyak. Program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan proyek dilaksanakan dengan cara praktik penanganan secara langsung terhadap adanya limbah hasil pelaksanaan proyek yang memungkinkan dapat mencemari lingkungan sekitar dan dapat mengganggu kesehatan pekerja proyek. Hasil dari pelaksanaan dan evaluasi secara berkala pada proyek jlantah adalah semakin gencar pekerja dalam mengolah limbah ekonomis proyek dan menangani limbah non ekonomis dengan benar sehingga tidak menciptkan cemaran bagi lingkungan proyek dan lingkungan sekitar proyek.