cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Perencanaan Pengolah Sampah pada Lokasi Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo Kabupaten Tana Toraja Jeri Tangalajuk Siang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.909

Abstract

Pada suatu tujuan wisata, banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum lokasi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat. Seperti ketersediaan fasilitas untuk pengunjung, khususnya fasilitas-fasilitas penting seperti toilet dan tempat sampah. Salah satu fasilitas yang dibahas pada kegiatan ini adalah masalah sampah. Pada lokasi wisata religi Sa’pak Bayo-bayo telah tersedia tempat sampah yang dapat dipergunakan oleh pengunjung. Dikarenakan sampah organik cukup banyak maka oleh pengelolah, bekerja sama dengan Universitas Atma Jaya Makassar membutuhkan analisis pengolahan dan pemanfaatan sampah oprganik pada lokasi wisata tersebut. Setelah melakukan survey lokasi dan wawancara dengan pengelolah mengenai sampah organik maka direkomendasi untuk pengadaan mesin pencacah sampah skalah 1 m3 per hari untuk mencacah sampah organik berupa daun dan ranting kecil. Cacahan sampah tersebut diolah menjadi pupuk organik dan material penutup permukaan tanah. Mengingat ketebalan tanah permukaan lokasi yang dangkal. Pentingnya pengolahan sampah organik untuk mengatasi masalah pembuangan serta pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang berguna. Rekomendasi untuk pengolahan sampah organik pada lokasi wisata religi Sa’pak Bayo-bayo adalah mesin pencacah material organik dengan kapasitas 69 kg/jam. Dengan mengolah sampah organik menjadi cacahan, tumpukan sampah tidak perlu lagi dibakar tetapi dimanfaatkan menjadi penutup permukaan tanah dan pupuk organik kering.
Deteksi Dini Perkembangan Anak di Wilayah Pesisir dan Kepulauan Usia 36 – 48 Bulan dengan Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan (KPSP) Zubaeda Zubaeda; Asih Dwi Astuti; Ratna Sari Rumakey; Lia Arian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.911

Abstract

Salah satu upaya dalam pembangunan kesehatan adalah melalui peningkatan kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin sejak anak dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya. Anak yang memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang optimal akan menjadi dewasa yang produktif dan menunjang perkembangan peradaban. Saat ini gangguan pertumbuhan dan perkembangan masih menjadi masalah serius baik di negara maju maupun di negara berkembang. Salah satu upaya untuk mendeteksi gangguan perkembangan adalah dengan menggunakan Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan (KPSP). Metode yang digunakan adalah metode observasional deksriptif. Deteksi perkembangan dilakukan pada 29 anak berusia 36-48 bulan. Hasil diperoleh sebagian besar anak memiliki tahapan perkembangan sesuai dengan usia, sebagian kecil kecil memiliki tahapan perkembangan yang masih meragukan dan tidak ada anak yang mengalami penyimpangan perkembangan. Anak yang memiliki perkembangan masih meragukan diarahkan kepadanya orangtuanya untuk memberikan stimulasi perkembangan kepada anak.
Sosialisasi Dampak Obesitas Sentral dan Hipertensi Pada Kelompok Posyandu Lansia Danurejan, Yogyakarta Fenty Fenty; Putu Dyana Christasani; Ipang Djunarko; Agata Dyah Ayu Putri; Nikita Rahmadiva; Maurenn Ellennia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.913

Abstract

Peningkatan kesehatan masyarakat untuk pengendalian sindrom metabolik yang bersumber daya dari masyarakat sendiri perlu dilakukan dengan cara pemberdayaan masyarakat melalui edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan tim Farmasi USD tentang edukasi dan screening sindrom metabolik pada kelompok lansia posyandu Danurejan pada tanggal 20 Juni 2022 dengan jumlah peserta 38 lansia. Sebagian besar lansia mengalami obesitas sentral (66%). Berdasarkan sindrom metabolik, terdapat 29 lansia (76%) dengan systole di atas 130 mmHg dan 16 lansia (42%) dengan diastole di atas 85 mmHg. Rerata tingkat pengetahuan tentang sindrom metabolik sebesar 58,57%. Pemeliharaan kesehatan khususnya pencegahan dan dampak sindrom metabolik perlu dilakukan terutama di kalangan lansia pada masa pandemi, sehingga kelompok populasi ini tetap terpantau kesehatannya.
Sosialisasi Tas LiPanKu (LIpat simPAN di saKU) di Lingkungan Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Sebagai Upaya Pengurangan Penggunaan Kantong Belanja Berbahan Plastik Utari Khatulistiani; Titien Setiyo Rini; Soebagio Soebagio; Akbar Bayu Kresno Suharso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.914

Abstract

Pada saat berbelanja, umumnya masyarakat menggunakan kantong berbahan plastik untuk membawa barang-barang belanja. Hal ini menjadi problem karena akan menambah sampah plastik yang sulit terurai. Berdasar hal tersebut, maka dilakukan kegiatan sosialisasi untuk menggunakan Tas LiPanKu (LIpat simPAN di saKU) sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Tas LiPanKu terbuat dari bahan polyester yang didesain mudah dilipat, praktis dibawa, dapat dicuci, dan ramah lingkungan karena dapat digunakan berulang kali (reuseable). Sosialisasi dilakukan kepada Ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di RW 09, Kelurahan Pakis, Kota Surabaya, dengan pertimbangan bahwa Ibu-ibu adalah pelaku dominan berbelanja menggunakan kantong berbahan plastik. Edukasi tentang plasik juga diberikan untuk membuka wawasan Ibu-ibu TP-PKK tentang tipe plastik yang ada di kehidupan sehari-hari, bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat penggunaan plastik. Hasil kuisioner diperoleh bahwa sebelum edukasi tentang plastik, 100% Ibu-ibu PKK mengenal bahan plastik, tetapi mereka tidak paham jenis-jenis plastik berdasarkan daur ulangnya, dampak plastik bila digunakan untuk wadah makanan, dan bahaya akibat tumpukan sampah plastik. Setelah diberikan edukasi tentang plastik, rata-rata 80% peserta telah memahaminya. Sebelum sosialisasi Tas LiPanKu, 100% peserta tidak mengenalnya. Setelah dilakukan sosialisasi, diperoleh 100% peserta memahami Tas LiPanKu yang mudah dibawa, reuseable dan sekitar 88% peserta akan menggunakan Tas LiPanKu saat berbelanja sebagai upaya mengurangi sampah plastik.
Pengembangan Produk Tiwul Pisang di Desa Sidodadi Sebagai Icon Unggulan Kawasan Wisata Malang Selatan Slamet Fauzan; Wiwik Wahyuni; Dhika Maha Putri; Yongky Teguh; Agung Winarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.916

Abstract

Desa Sidodadi berada di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dengan potensi unggulan yaitu buah pisang. Melimpahnya pisang belum dimanfaatkan secara maksimal menjadi bahan makanan Tiwul pisang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu pelaku UMKM dalam memanfaatkan buah pisang candi melalui pengembangan menjadi tiwul pisang. Metode yang digunakan adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan tiwul pisang yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM Desa Sidodadi menjadi berbagai produk turunan. Pengabdian ini menghasilkan peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengolah pisang menjadi makanan baru yaitu tiwul pisang.
Pelatihan Pemanfaatan Softwere Sap Bagi Alumni Teknik Sipil di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Adde Currie Siregar; Fitriyati Agustina; Santi Yatnikasari; Dheka Shara Pratiwi; Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.917

Abstract

Structural Analysis Program (SAP) 2000 merupakan salah satu program yang populer digunakan untuk menganalisa struktur secara cepat.  Program ini tergolong praktis karena pembuatan model sesuai keinginan, analisis ulang struktur secara cepat, pengolahan hasil output secara lengkap dan fleksibel. Sehingga penggunaan SAP 2000 ini sangat penting dikuasai oleh lulusan Teknik Sipil untuk merencanakan desain struktur yang aman. Kemampuan lulusan yang masih kurang dalam penguasaan softwere khususnya SAP 2000 mendorong di adakannya pelatihan penggunaan SAP untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Peningkatan kemampuan mengunakan aplikasi softwere SAP 2000 untuk melakukan analisis struktur merupakan tujuan hasil yang di peroleh dari kegiatan ini. Dari hasil praktek pengunaan SAP 2000 hampir semua alumni bisa dan lancar mengoperasikan SAP 2000 dengan cepat yang dapat dilihat dari hasil output running program SAP 2000 dengan benar.
Pemanfaatan Rosella dan Kulit Buah Manggis Menjadi Produk Peningkat Sistem Imun Hasanudin Hasanudin; Vitri Agustiarini; Zainal Fanani; Muhammad Said
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.925

Abstract

Desa Ulak Kerbau Baru merupakan desa pembibitan. Di desa Ulak kerbau baru memiliki banyak tanaman bunga rosella dan manggis. Tanaman bunga rosella dan buah manggis belum dimanfaatkan oleh masyarakat karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait manfaat dan cara pengelolahan tanaman tersebut. Berdasarkan penelitian bunga rosella dan kulit buah manggis memiliki efek peningkat sistem imun. Dimasa pandemi covid 19 masyarakat membutuhkan suplemen peningkat sistem imun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi alternatif penggunaan bahan alam menjadi produk peningkat sistem imun Di Desa Ulak Kerbau Baru Tanjung Raja. Metode kegiatan ini menggunakan observasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Adapun tahap pelaksanaan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Ulak kerbau Baru dalam mengelola bunga rosella dan kulit buah manggis menjadi produk peningkat sistem inum dilihat dari peningkatan nilai pretest 72% dan nilai post test95%.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Menggunakan Maggot BSF Rika Putri; Mega Rianes; Zulkarnaini Zulkarnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.926

Abstract

Sampah merupakan salah satu persoalan yang serius bagi negara berkembang termasuk Indonesia. Kota padang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat yang merupakan pusat pariwisata dan juga perdagangan dan kegiatan lainnya. Aktivitas tersebut dapat menimbulkan potensi timbulan sampah yang tinggi.  Sampah tersebut apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan persoalan lingkungan. Selama ini pengelolaan sampah dikota padang belum dilakukan secara maksimal terutama sampah organik yang hanya dibuang begitu saja. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga dan mewujudkan lingkungan yang bersih. Salah satu solusi untuk permasalahan tersebut adalah  dengan proses pengolahan sampah organik menggunakan teknologi biokonversi menggunakan maggot BSF. Maggot adalah larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Pengolahan sampah menggunakan maggot BSF dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat karena memiliki nilai jual. Maggot BSF telah diketahui memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga dapat dijadikan untuk pakan ternak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di RT 3/RW 11 Kelurahan Air Tawar Barat Kecamatan Padang Utara. Metode penyampaian sosialisasi yaitu dengan sistem ceramah dan komunikasi dua arah dengan peserta dan juga dilakukan praktek pengolahan sampah dengan maggot BSF secara langsung. Hasil kegiatan tersebut peserta sosialisasi telah mampu mengetahui dan memahami dengan baik cara pengolahan sampah menggunakan maggot BSF.
Teknologi Tepat Guna Mesin Penepung Limbah Opak untuk Peternak Bebek di Desa Telaga Sari Sunggal Mhd Daud Pinem; Dohar Sinabutar; Berman Panjaitan; Syariful Hikmah Sormin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.927

Abstract

Dimasa pandemi kebutuhan telur unggas, khususnya telur bebek cukup meningkat karena protein diperlukan untuk salah satunya meningkatkan imunitas tubuh. Telur bebek terbukti memiliki kandungan protein, kalori dan lemak lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam. Desa Telaga Sari kecamatan Sunggal adalah salah satu sentra peternakan bebek petelur, dimana banyak dijumpai peternak bebek petelur di daerah ini. Pak Agus Setiawan, salah satu peternak yang menjadi mitra pengabdian sudah mengusahakan peternakan bebek petelur sejak tahun 2019 dan menjalankan usahanya melalui pola kemitraan. Mitra inilah yang akan langsung membeli telur-telur dari peternak. Permasalahan yang terjadi di lapangan sebelum bebek bertelur adalah pengadaan pakan bebek sejak dari kecil sampai berumur 3 bulan, karena harga pakan pabrikan yang terus semakin mahal. Desa tersebut merupakan desa penghasil kerupuk opak yang terkadang memiliki limbah opak yang banyak dan dibuang begitu saja. Berdasarkan kondisi di atas, maka akan dibuat (dibangun) sebuah mesin penepung limbah opak untuk pakan bebek sehingga limbah opak yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik dan mengurangi biaya pakan ternak. Pada saat pelaksanaan, didapati sedikit kendala saat ukuran limbah opak yang masuk cukup besar. Akan tetapi masalah tersebut dapat diatasi dengan memperlebar ukuran corong masukan dan memperkecil ukuran bahan sebelum masuk corong dengan meremas limbah opak. Setelah pengabdian diadakan, didapati pengurangan kebutuhan pakan jadi sebesar 20 s.d 30 persen. dan biaya pakan dari sebelumnya Rp. 1.800.000,- per hari menjadi Rp. 1.260.000 sd 1.440.000.
PPTG Mesin Pencacah Serbaguna Untuk Peternak Kambing Dan Lembu Di Kelurahan Pujidadi Binjai Sumatera Utara Melvin Emil Simanjuntak; Nelson Manurung; Melvin B.H. Sitorus; Dohar Sinabutar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.928

Abstract

Pakan memegang peranan penting dalam peternakan kambing dan sapi. Apabila tercukupi, peningkatan berat badan akan berlangsung secara signifikan. Di Kelurahan Pujidadi yang terletak di Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai banyak ditemui peternak kambing dan lembu dengan jumlah ternak lebih dari 10 ekor per rumah tangga. Rumput diambil dari yang tumbuh di sekitar tempat tinggal penduduk. Mitra secara rutin mengumpulkan rumput dengan menggunakan becak sebagai alat pengangkut. Pengambilan rumput dilakukan 2 kali dalam sehari. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya pakan ternak dan tidak semua bagian rumput dimakan karena ukuran yang masih besar. Selama ini, untuk memperkecil ukuran rumput masih dilakukan secara manual dengan alat potong. Hal ini terasa cukup menyita waktu dan tenaga. Ada potensi hijauan lain yang dapat menjadi tambahan pakan untuk kambing maupun lembu yang banyak tumbuh di sekitar lokasi yaitu tanaman pisang dan jagung. Jika dicaacah dengan baik akan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.