cover
Contact Name
Fenita Purnama Sari Indah
Contact Email
fenita.purnama@masda.ac.id
Phone
+6281384462729
Journal Mail Official
lppm@masda.ac.id
Editorial Address
STIKes Kharisma Persada Jl. Pajajaran No 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia, 15417
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edu Masda Journal
ISSN : 25974572     EISSN : 27155269     DOI : http://dx.doi.org/10.52118/edumasda
Core Subject : Health,
Edu Masda Journal is a periodical scientific journal published by STIKes Kharisma Persada. Edu Masda Journal accepts scientific papers in the form of research reports (original article research papers) with focus and scope including Pharmacy, Public Health and Medical Record issues. Edu Masda Journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in pharmacy, public health, and medical record issues. Edu Masda Journal was first published in September 2017 and subsequently published twice a year, in March and September. The Edu Masda Journal is an open access journal, So all published articles are available online through open access.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL" : 8 Documents clear
ANALISIS PERENCANAAN OBAT ANTIBIOTIK DENGAN METODE ABC-VEN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT X Purwaningsih, Neneng Sri; Rizki Imansari, Aulia Nadya; Maharani, Naura Arzetti
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.285

Abstract

ABSTRACT Background: Drug requirement planning is the process of determining the quantity and timing of procurement for Pharmaceutical Preparations, Medical Devices, and Medical Consumable Materials based on the results of prior selection activities, to ensure the fulfillment of the principles of the right type, right quantity, right timing, and efficiency. Objective: TThis study aims to evaluate the planning of antibiotic drug procurement using the ABC VEN analysis method in the outpatient pharmacy installation at Ilanur Mother and Child Hospital. Method: The method used is descriptive non-experimental with ABC VEN analysis. Results: The results of the study showed that from the ABC analysis, group A had a percentage of drug items of 10.25% (4 drug items) and a percentage of budget value of 69.63%. Group B had a percentage of drug items of 20.52% (8 drug items) and a percentage of budget value of 21.32%. And group C had a percentage of drug items of 69.23% (27 drug items) and a percentage of budget value of 9.02%. The results of the VEN analysis with group V had a percentage of drug items of 51.28% (20 drug items). Group E had a percentage of drug items of 41.03% (16 drug items). Group N has a percentage of drug items of 7.96% (3 drug items). Conclusion: In this study, category A drugs are drugs that have the largest budget and category V is important drugs that must not run out. ABSTRAK Latar belakang: Perencanaan kebutuhan obat merupakan proses untuk menentukan jumlah serta waktu pengadaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan, guna memastikan terpenuhinya prinsip tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, serta efisien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan pengadaan obat antibiotik dengan menerapkan metode analisis ABC VEN pada instalasi farmasi rawat jalan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ilanur. Metode : deskriptif dengan pendekatan crossectional dengan pengambilan data secara retrospektif dan pengambilan sampel secara purposive. Hasil: Hasil penelitian menunjukan dari analisis ABC kelompok A memiliki persentase item obat 10,25% (4 item obat) serta persentase nilai anggaran 69,63%. Kelompok B memiliki persentase item obat 20,52% (8 item obat) serta persentase nilai anggaran 21,32%. Dan kelompok C memiliki persentase item obat 69,23% (27 item obat) serta persentase nilai anggaran 9,02%. Hasil analisis VEN dengan kelompok kelompok V memiliki persentase item obat 51,28% (20 item obat). Kelompok E memiliki persentase item obat 41,03% (16 item obat). Kelompok N memiliki persentase item obat 7,96% (3 item obat). Kesimpulan: Pada penelitian ini obat kategori A yaitu obat yang memiliki anggaran dana terbesar dan kategori V yaitu obat yang penting tidak boleh sampai habis.
Pengaruh Komunikasi Nonverbal Pada Perawat Terhadap Tingkat Kepuasan Dan Kecemasan Pasien Di Igd Rsud Prembun W, Wahidin; Sucipto, Windra Bangun; Sarasti, Meila; Rindi, Bayu Seto
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.287

Abstract

                                      ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi nonverbal perawat terhadap tingkat kepuasan dan kecemasan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Prembun. Metode yang digunakan adalah desain eksperimen True Eksperimental dengan bentuk posttest-only control group design. Sebanyak 70 responden dipilih secara acak, yang terdiri dari 35 pasien pada kelompok perlakuan (yang menerima intervensi komunikasi nonverbal) dan 35 pasien pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kepuasan dan kecemasan pasien, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi komunikasi nonverbal perawat dapat meningkatkan tingkat kepuasan pasien dan secara signifikan menurunkan kecemasan pasien. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p < 0.05 untuk kedua variabel tersebut, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan komunikasi nonverbal bagi perawat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di IGD, khususnya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pasien yang mengalami kecemasan.                                                         ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi nonverbal perawat terhadap tingkat kepuasan dan kecemasan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Prembun. Metode yang digunakan adalah desain eksperimen True Eksperimental dengan bentuk posttest-only control group design. Sebanyak 70 responden dipilih secara acak, yang terdiri dari 35 pasien pada kelompok perlakuan (yang menerima intervensi komunikasi nonverbal) dan 35 pasien pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kepuasan dan kecemasan pasien, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi komunikasi nonverbal perawat dapat meningkatkan tingkat kepuasan pasien dan secara signifikan menurunkan kecemasan pasien. Uji Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai p < 0.05 untuk kedua variabel tersebut, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan komunikasi nonverbal bagi perawat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di IGD, khususnya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pasien yang mengalami kecemasan
AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA KOMBINASI EKSTRAK DAUN KUMIS KUCING (Orthosipon aristatus var. Aristatus L.) DAN DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) DENGAN METODE URIKOURIK Nurihardiyanti, Nurihardiyanti
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.286

Abstract

                                          ABSTRACTAlopurinol dan probenesid digunakan sebagai terapi hiperurisemia atau gout. Penggunaan dalam jangka waktu yang lama dapat meinumbulkan efek samping. Kumis kucing Orthosipon aristatus var. Aristatus L. dan Tempuyung Sonchus arvensis L. Mengandung metabolit sekunder yang memiliki efek sebagai antihiperurisemia. Studi ini bertujuan mengevaluasi rasio perbandingan terbaik kombinasi ekstrak kumis kucing dan ekstrak tempuyung yang berpotensi memberikan aktivitas antihiperurisemia optimal pada tikus putih jantan secara in vivo. Pada studi ini digunakan hewan uji tikus putih jantan. Kelompok I kontrol normal; kelompok II (PGA 2%); kelompok III alopurinol/urikostatik (10 mg/kg BB); kelompok IV probenesid/urikosurik (50 mg/kg BB); kelompok V-VII kombinasi ekstrak kumis kucing dan tempuyung berturut-turut 75: 75, 150: 150, dan 300:300 mg/kg BB dilakukan pengukuran kadar pengukuran kadar asam urat dalam urin (urikosurik). Berdasarkan hasil uji in vivo dapat memberikan aktivitas antihiperurisemia optimal sebagai obat antigout melalui mekanisme secara urikosurik beturut-turut adalah Kombinasi dosis 3 (Ekstrak kumis kucing 300 mg/kg BB dan tempuyung 300 mg/kg BB), Kombinasi dosis 2 (Ekstrak kumis kucing 150 mg/kg BB dan tempuyung 150 mg/kg BB) dan Kombinasi dosis 3 (Ekstrak kumis kucing 75 mg/kg BB dan tempuyung 75 mg/kg BB).                                    ABSTRAKAlopurinol dan probenesid digunakan sebagai terapi hiperurisemia atau gout. Penggunaan dalam jangka waktu yang lama dapat meinumbulkan efek samping. Kumis kucing Orthosipon aristatus var. Aristatus L. dan Tempuyung Sonchus arvensis L. Mengandung metabolit sekunder yang memiliki efek sebagai antihiperurisemia. Studi ini bertujuan mengevaluasi rasio perbandingan terbaik kombinasi ekstrak kumis kucing dan ekstrak tempuyung yang berpotensi memberikan aktivitas antihiperurisemia optimal pada tikus putih jantan secara in vivo. Pada studi ini digunakan hewan uji tikus putih jantan. Kelompok I kontrol normal; kelompok II (PGA 2%); kelompok III alopurinol/urikostatik (10 mg/kg BB); kelompok IV probenesid/urikosurik (50 mg/kg BB); kelompok V-VII kombinasi ekstrak kumis kucing dan tempuyung berturut-turut 75: 75, 150: 150, dan 300:300 mg/kg BB dilakukan pengukuran kadar pengukuran kadar asam urat dalam urin (urikosurik) dengan cara tikus ditempatkan kedalam kandang metabolik dan urine tikus ditampung selama 5 jam. Lalu urine yang di dapat di simpan dalam vial dengan menggunakan syringe diberi label untuk membedakan kelompok uji lalu urine tersebut diukur kadar asam uratnya menggunakan reagen Uric Acid LS yang diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Pengukuran kadar asam urat dalam dilakukan dengan metode kalorimetri enzimatik menggunakan pereaksi untuk asam urat (Uric Acid LS). Berdasarkan hasil uji in vivo dapat memberikan aktivitas antihiperurisemia optimal sebagai obat antigout melalui mekanisme secara urikosurik beturut-turut adalah Kombinasi dosis 3 (Ekstrak kumis kucing 300 mg/kg BB dan tempuyung 300 mg/kg BB), Kombinasi dosis 2 (Ekstrak kumis kucing 150 mg/kg BB dan tempuyung 150 mg/kg BB) dan Kombinasi dosis 3 (Ekstrak kumis kucing 75 mg/kg BB dan tempuyung 75 mg/kg BB). 
POTENSI HYDROGEL LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA SECARA IN VIVO PADA MENCIT GALUR SWISS WEBSTER Sari, Diah Permata; Evani, Azmi Zauli; Sopian, Ahmad; Maelaningsih, Firdha Senja; UZ, LM Zulfahrin; Nurihardiyanti, Nurihardiyanti; Fauziah, Vina
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.292

Abstract

                                                  ABSTRACTThe use of kepok banana peel as a traditional medicine can be an alternative for people to further develop the use of traditional medicine, one of which is as a wound healing ingredient. The purpose of this study was to formulate hydrogel preparations from kepok banana peel extract (Musa paradisiaca L) with various concentrations as an effort in developing preparations for healing open wounds. The research method used was experimental, namely evaluation of hydrogel preparations and in vivo wound closure tests on Swiss Webster mice. The results of hydrogel tests with 3 formulas obtained that F1 HG-EKPK 2.5%, F2 HG-EKPK 5% and F3 HG-EKPK 7.5%, resulted in no physical problems in the organoleptic test, although in the evaluation of homogeneity, pH, spreadability, adhesiveness and viscosity there was instability in concentration. Based on the results of the In Vivo test, it was found that the administration of hydrogel preparations at F1 HG-EKPK 2.5%, F2 HG-EKPK 5%, F3 HG-EKPK 7.5% showed optimal wound closure when compared with the negative control                                                      ABSTRAKPemanfaatan kulit pisang kepok sebagai obat tradisional dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk lebih mengembangkan penggunaan obat tradisional, salah satunya sebagai bahan penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan sediaan hidrogel dari ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L)dengan berbagai konsentrasi sebagai upaya dalam pengembangan sediaan sebagai penyembuhan luka terbuka. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental yakni evaluasi sediaan hydrogel dan uji penutupan luka secara in vivo pada mencit galur swiss webster. Hasil uji hidrogel dengan 3 formula didapatkan bahwa F1 HG-EKPK 2,5%, F2 HG-EKPK 5% dan F3 HG-EKPK 7.5%, menghasilkan pada uji organoleptis tidak terdapat permasalahan secara fisik, meskipun pada evaluasi homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan juga viskositas terdapat ketidak stabilan pada sediaan. Berdasarkan hasil uji In Vivo pada mencit diketahui bahwa pemberian sediaan hidrogel pada F1 HG-EKPK 2,5%, F2 HG-EKPK 5%, F3 HG-EKPK 7.5% menunjukan penutupan luka optimal jika dibandingkan dengan kontrol negatif.
THE INFLUENCE OF DIFFERENCES IN THE CONCENTRATION OF 70% ETHANOL EXTRACT OF YARROW LEAVES (Achillea millefolium L) IN GEL FORMULATION ON PHYSICAL PROPERTIES, PHYSICAL STABILITY, AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY AGAINST Pseudomonas aeruginosa IN VITRO Nasar, Nur Afni Syariah; Nafisah, Lina; Fu'adah, Intan Tsamrotul; Pomalingo, Dwina Ramadhani; Fauziah, Siva
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.297

Abstract

                                                 ABSTRACTMany infections are caused by bacteria, viruses, fungi, or other minor groups. One of the bacteria that can cause skin infections is Pseudomonas aeruginosa. Yarrow (Achillea millefolium L) is a plant that is empirically used to treat bleeding wounds on the skin. This research was conducted by testing the antibacterial activity of 70% ethanol extract and in gel dosage form at concentrations of 5%, 10%, and 15% using the disc diffusion method. The reference substance/positive control used is gentamicin, and the negative control is sterile distilled water. The research results show that antibacterial activity at a concentration of 5% provides an inhibition zone against Pseudomonas aeruginosa bacteria of 16.46 mm, while the gel formulation at a concentration of 15% effectively inhibits the growth of Pseudomonas aeruginosa bacteria with an inhibition zone of 22.69 mm. Stability testing of the gel formulation during storage did not show any changes in colour, taste, odour, or form organoleptically. Homogeneous gel preparations with appropriate pH, spreadability, and viscosity remained stable for 28 days at different temperatures.                                           ABSTRAKBanyak infeksi disebabkaan oleh bakteri virus, jamur, atau beberapa kelompok minor lainnya. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi kulit adalah bakteri Pseudomonas aeruginosa. Daun Seribu (Achillea millefolium L) merupakan tumbuhan yang secara empiris digunakan untuk mengobati luka pendarahan pada kulit. Penelitian ini dilakukan dengan uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak etanol 70% dan dalam bentuk sediaan gel dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15% dengan menggunakan metode difusi cakram. Sebagai zat pembandingnya/Kontrol positif yang digunakan adalah gentamicin dan sebagai kontrol negatif adalah aquadest steril. Hasil penelitian  menunjukan bahwa aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 5% memberikan zona hambat pada bakteri Pseudomonas aeruginosa  16,46 mm sedangkan dalam bentuk sediaan gel dengan konsentrasi 15% efektif menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan zona hambat 22,69 mm. Uji stabilitas sediaan gel  pada penyimpanan secara organoleptik tidak terjadi perubhan warna, rasa, bau dan bentuk. Sediaan gel homogen dengan pH, daya sebar dan viskositas sesuai selama 28 hari dengan suhu yang berbeda.
EFEKTIVITAS PSIKORELIGI TERHADAP PENURUNAN DEPRESI, GANGGUAN MENTAL, DAN PENCEGAHAN BUNUH DIRI PADA KORBAN PINJAMAN ONLINE DI TANGERANG SELATAN Ma'muroh, Ma'muroh; Yulia, Yulia; Qomariyah, Lailatul
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.295

Abstract

                                          ABSTRACTThe phenomenon of online lending (pinjol) in Indonesia, particularly in South Tangerang, has evolved into a complex issue that affects economic, social, and psychological aspects. Easy access and low financial literacy make individuals highly vulnerable to high-interest debt and aggressive debt collection practices. These conditions often trigger severe psychological distress such as chronic anxiety, major depression, and even suicidal ideation. This study aims to examine the effectiveness of psychoreligious intervention in reducing depression, mental disorders, and suicide risk among online loan victims. A quantitative quasi-experimental design was employed, using pre-test and post-test with a total of 80 respondents divided equally into intervention and control groups. Standardized instruments including the Beck Depression Inventory (BDI), General Health Questionnaire (GHQ), and Suicide Ideation Scale (SIS) were applied. Data were analyzed using an independent t-test. The findings revealed a significant difference between the intervention and control groups (p < 0.05), with the intervention group showing more favorable outcomes. Psychoreligious intervention proved effective in reducing depressive symptoms and improving mental well-being among victims of online loans. These results highlight the potential of Islamic spirituality-based approaches as both preventive and curative strategies, contributing to suicide prevention efforts and strengthening the psychological resilience of vulnerable communities.                                            ABSTRAKFenomena pinjaman online (pinjol) di Indonesia, khususnya di Tangerang Selatan, telah berkembang menjadi persoalan kompleks yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan psikologis. Kemudahan akses dan rendahnya literasi keuangan membuat masyarakat mudah terjerat utang berbunga tinggi dengan praktik penagihan yang intimidatif. Kondisi ini menimbulkan tekanan psikologis serius berupa kecemasan, depresi, hingga risiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi psikoreligius dalam menurunkan depresi, gangguan mental, dan ideasi bunuh diri pada korban pinjol. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental (pre-test dan post-test) melibatkan 80 responden yang terbagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen yang digunakan antara lain Beck Depression Inventory (BDI), General Health Questionnaire (GHQ), dan Suicide Ideation Scale (SIS). Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p < 0,05), dengan nilai rata-rata lebih baik pada kelompok intervensi. Intervensi psikoreligius terbukti efektif dalam menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan kesejahteraan mental korban pinjol. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan berbasis spiritualitas Islam sebagai strategi preventif dan kuratif, sekaligus memberikan kontribusi pada upaya pencegahan bunuh diri serta penguatan ketahanan psikologis masyarakat rentan.
Profil Peresepan Obat Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit X Tangerang Selatan Januari – Maret 2023 Susanti, Debi; Dewantoro, Agung; Nurlela, Nurlela; Adha, Muhammad Zulfikar; Susilowatie, Oni
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.270

Abstract

                                                    ABSTRACTPregnancy is a natural physiological condition that is prepared by women of reproductive age to ensure a safe process. In 2017, Indonesia reported a maternal mortality rate of 359 cases per 100,000 live births, with most cases caused by complications such as postpartum hemorrhage, anemia, and hypertension. To address health issues during pregnancy, medication use is often necessary. However, since many drugs can enter the fetal bloodstream, it is important to consider their safety for fetal development. The aim of this study is to evaluate the drug prescribing profile for pregnant women who received care at Hospital X, South Tangerang, from January to March 2023. The aspects examined include patient characteristics, therapeutic categories, types of prescribed medications, frequency of drug prescriptions, and the classification of drug safety based on their risk levels during pregnancy. This research used a descriptive and retrospective design, based on the analysis of 210 patient medical records. The study results showed that most respondents were in the early adulthood age group (26.0–35.0 years), with 141 patients (67.14%). Additionally, the majority of pregnancies were in the first trimester (1.0–12.0 weeks), with 110 patients (52.38%). In terms of therapy, 20 therapeutic categories were identified, comprising a total of 63 types of medications, with vitamins and minerals being the most commonly used group, totaling 22 types (34.92%). The highest frequency of prescriptions was also found in the vitamins and minerals group, with 289 prescriptions (65.83%) out of 439 total prescriptions. According to the FDA safety classification, the majority of drugs prescribed to pregnant women fell into Category A, indicating a high level of safety for use during pregnancy.                                             ABSTRAKKehamilan adalah kondisi fisiologis alami yang dipersiapkan oleh wanita usia subur agar berlangsung aman. Tahun 2017 di Indonesia, Angka kematian ibu sebesar 359 kasus untuk setiap 100.000 kelahiran hidup, sebagian besar disebabkan komplikasi seperti perdarahan pasca persalinan, anemia dan hipertensi. Dalam menghadapi masalah kesehatan selama kehamilan, penggunaan obat sering kali diperlukan. Namun, banyak obat masuk kedalam aliran darah janin, penting untuk mempertimbangkan keamanan obat terhadap perkembangan janin. Evaluasi profil peresepan obat pada ibu hamil yang mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit X, Tangerang Selatan, bulan Januari hingga Maret 2023 merupakan tujuan penelitian ini. Aspek yang dikaji karakteristik pasien, kategori terapi, jenis obat yang diresepkan, frekuensi penulisan obat dalam resep, serta klasifikasi keamanan obat berdasarkan tingkat risikonya terhadap kehamilan. Desain penelitian menggunakan deskriptif, secara retrospektif. Berdasarkan analisis terhadap 210 data rekam medis pasien. Hasil studi menunjukkan sebagian besar responden berada dalam kelompok usia awal dewasa (26,0–35,0 tahun), yaitu sebanyak 141,0 pasien (67,14.%). Sementara itu, mayoritas umur kehamilan berada pada trimester ke-1 (1,0–12,0 minggu) sebanyak 110 pasien (52,38%). Dari segi terapi, ditemukan 20 kelompok terapi obat dengan total 63 jenis obat, di mana kelas vitamin dan mineral menjadi yang paling banyak digunakan, yakni 22 jenis (34,92%). Frekuensi peresepan tertinggi terdapat pada kelompok terapi vitamin dan mineral, dengan jumlah 289 penulisan resep (65,83%) dari total 439 penulisan. Berdasarkan klasifikasi keamanan menurut FDA, mayoritas obat yang diberikan kepada ibu hamil tergolong kategori A, yang menunjukkan tingkat keamanan selama kehamilan.
INOVASI SPRAY GEL KOMBINASI SAMBILOTO, BROTOWALI, KUNYIT, DAN LADA HITAM SEBAGAI ALTERNATIF NON-STEROID UNTUK PEMULIHAN EKSIM TOPICAL STEROID WITHDRAWAL Bachtiar, Wahyu; Dewi, Bheta Sari; Werawati, Ayu
Edu Masda Journal Vol 9, No 2 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i2.277

Abstract

                                                        ABSTRACTsynergistically for the treatment of Topical Steroid Withdrawal by inhibiting the main inflammatory pathways (TNF-α and IL-6, IL-17, NF-κB, and MAPK pathways). The objective of this study was to determine the optimal formulation of a spray gel containing extracts of sambiloto, brotowali, turmeric, and black pepper based on physical characteristics (organoleptic properties, pH, and viscosity). The optimal formulation was analysed using Design Expert software version 13 and the Mixture D-Optimal method. The independent variables in this study were brotowali extract, sambiloto extract, and turmeric extract. The dependent variables were black pepper extract 1%, carbopol 0.5%, TEA 1%, citric acid 1%, ethanol 15%, phenoxyethanol 0.5%, and propylene glycol 5%. The results obtained indicate that the optimal formulation is based on the highest desirability value from the analysis using the Design Expert program, which is 0.867. The optimal formulation for the spray gel formulation is 3% brotowali extract, 4% sambiloto extract, and 3% turmeric extract.                                                ABSTRAKSambiloto, Brotowali, Kunyit, Dan Lada Hitam merupakan tanaman yang bekerja sinergis untuk pengobatan Topical Steroid Withdrawal dengan aktivitas menekan jalur-jalur inflamasi utama ( jalur TNF-α dan IL-6, IL-17, NF-κB, dan MAPK). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan formula optimal sediaan spray gel yang mengandung ekstrak sambiloto, brotowali, kunyit, dan lada Hitam berdasarkan karakteristik fisik (organoleptis, pH dan viskositas). Formula optimal dianalisis menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dan melalui metode Mixture D-Optimal. Variabel independen dalam penelitian ini adalah ekstrak brotowali, ekstrak sambiloto dan ekstrak kunyit. Variabel dependen adalah ekstrak lada hitam 1%, carbopol 0,5%, TEA 1%, Asam sitrat 1%, Etanol 15%, Fenoksietanol 0,5% dan Propilenglikol 5%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa formulasi optimal didasarkan pada nilai keinginan tertinggi dari hasil analisis menggunakan program Design Expert sebesar 0,867. Formulasi optimal untuk sediaan spray gel adalah ekstrak brotowali 3%, ekstrak sambiloto 4% dan ekstrak kunyit 3%.  

Page 1 of 1 | Total Record : 8