cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Pelatihan Model Pembelajaran Abad 21 dengan Flipped Learning untuk Guru SMA M.J. Dewiyani Sunarto; Bambang Hariadi; Amelia Tan; Julianto Lemantara; Tri Sagirani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1103

Abstract

Perkembangan jaman menuntut dunia pendidikan untuk lebih siap dalam menghadapi pembelajaran abad 21. Keterampilan yang dibutuhkan pada pembelajaran abad 21 diantaranya adalah berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif. Tujuan pelatihan ini adalah agar pendidik dapat menyiapkan peserta didiknya untuk mempunyai kemampuan ketrampilan abad 21, melalui model Flipped Learning. Flipped Learning adalah model pembelajaran dimana komponen pendukungnya bersifat dapat melatih peserta didik untuk menguasai keterampilan abad 21. Pelatihan dilakukan secara webinar kepada guru di seluruh Indonesia, sejumlah 110 peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, dengan langkah pemberian pemahaman, gambaran dan praktik baik dari model Flipped Learning Setelah pelatihan, dilaksanakan evaluasi terhadap pelasanaan kegatan dengan menggunakan instrumen angket. Hasil jawaban peserta diolah dengan statistik deskriptif dan diperoleh nilai rata rata 3.67.  Nilai tertinggi pada kualitas nara sumber dalam menyampaikan materi yaitu sebesar 3.8 dan nilai terendah pada efisiensi waktu penyelenggaraan, yaitu sebesar 3.5. Kesimpulan yang didapat adalah pendidik menyadari pentingnya Flipped Learning dan timbul kebutuhan untuk menerapkannya, sehingga rekomendasi yang diajukan adalah adanya pelatihan lanjutan berupa workshop pembuatan bahan ajar.   21st Century Education Model Training with Flipped Learning for High School Teachers The development of the era requires the world of education to be better prepared to face 21st-century Learning. The skills needed in 21st-century Learning include critical thinking, creativity, collaboration and communication. This training aims for educators to prepare their students to have 21st-century skills, namely the Flipped Learning model. Flipped Learning is a learning model where the supporting components can train students to master 21st-century skills. The training was conducted in a webinar with teachers throughout Indonesia, with 110 participants. The method used is lectures and discussions, with steps to provide understanding, descriptions and good practices from the Flipped Learning model. After the training, an evaluation of the implementation of activities is carried out using a questionnaire instrument. The results of the participant's answers were processed with descriptive statistics and obtained an average value of 3.67. The highest score for the quality of the resource person in presenting the material is 3.8, and the lowest score is for efficiency in organizing time, which is 3.5. The conclusion obtained is that educators are aware of the importance of flipped Learning and the need arises to apply it, so the recommendations put forward are further training in the form of workshops on making teaching materials.   
Iptek Pemberdayaan Masyarakat Disabilitas Melalui Usaha Kebun Anggur Herdiana Herdiana; Muhsin Muhsin; Nurlailah Mappanganro
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1114

Abstract

Kaum disabilitas tidak lagi dipandang sebagai orang yang bermasalah atau terbelakang, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memerlukan kesamaan akses dan inklusivitas. Persamaan peran bagi difabel harus menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat, termasuk hak atas pendidikan dan penghidupan yang layak, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara. Pemberdayaan difabel melalui keterampilan dan pendidikan formal maupun nonformal menjadi dasar untuk hidup mandiri. Pengabdian Kemitraan Wirausaha dilaksanakan selama delapan bulan, dari Desember 2022 hingga Juni 2023, di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat penyandang disabilitas melalui kelompok usaha "Kebun Kesetaraan". Dalam kegiatan ini, difabel dilibatkan secara penuh pada semua kegiatan, seperti pelatihan dan penyuluhan, dengan tujuan memberikan pemahaman bahwa mereka penting dan layak untuk dibina dan didampingi agar mampu mandiri dan bersaing dengan masyarakat lain melalui usaha kebun anggur. Pada kegiatan ini, kelompok disabilitas yang tergabung pada kelompok usaha kebun kesetaraan dilibatkan dalam membuat pupuk organik dari kotoran ternak yang merupakan potensi desa Taman Ayu. Tim pengabdian memberikan bantuan berupa bibit anggur impor sebanyak 30 bibit yang ditanam di kebun kesetaraan dengan melibatkan 25 penyandang disabilitas. Hasil pengabdian memberikan manfaat kepada difabel melalui kemampuan hidup secara mandiri melalui usaha kebun anggur dan kemampuan membuat pupuk organic berasal dari kotoran ternak. Hasil dari pengabdian kemitraan wirausaha ini adalah terbentuknya kebun kesetaraan usaha anggur, pupuk kompos dari kotoran ternak, kesepakatan kerjasama antara tim pengabdian dengan kelompok kebun kesetaraan, dengan penandatanganan kerjasama dan petisi pemanfaatan hasil pengabdian dari pemerintah desa Taman Ayu dan kelompok kebun kesetaraan. Science and Technology Empowerment of the Disability Community through Grape Farming Business. People with disabilities are no longer seen as problematic or backward, but as part of a community that requires equal access and inclusivity. Equality of opportunity for people with disabilities should be a top priority for the government and society, including the right to education and a decent standard of living, so that they can make positive contributions to society and the country. Empowering people with disabilities through formal and non-formal education and skills training is the basis for living independently. The Entrepreneurial Partnership Service is implemented for eight months, from December 2022 to June 2023, in Taman Ayu Village, Gerung District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB), with a focus on empowering the economic livelihoods of people with disabilities through the "Equality Garden" business group. In this activity, people with disabilities are fully involved in all activities, such as training and counseling, with the aim of providing an understanding that they are important and deserving of support to become independent and compete with other communities through grape farming businesses. In this activity, the disabled group involved in the Equality Garden business group is involved in making organic fertilizer from livestock manure, which is a potential resource of Taman Ayu Village. The service team provides assistance in the form of 30 imported grape seedlings planted in the Equality Garden involving 25 people with disabilities. The results of this service provide benefits to people with disabilities through the ability to live independently through grape farming businesses and the ability to make organic fertilizer from livestock manure. The result of this entrepreneurial partnership service is the formation of the Equality Garden grape business, compost fertilizer from livestock manure, agreement of cooperation between the service team and the Equality Garden group, with the signing of a cooperation agreement and petition for the use of the results of the service from the Taman Ayu village government and the Equality Garden group.
Pelatihan Pengajaran Bahasa Inggris dengan Tehnik Storytelling dalam Kelompok Kecil bagi Siswa SMPN 2 Alalak Emma Rosana Febriyanti; Rina Listia; Noor Eka Chandra
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1084

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Tehnik Storytelling dalam Kelompok Kecil di SMPN 2 Alalak Kabupaten Barito Kuala ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi yang sesuai dengan Visi dan Misi Universitas Lambung Mangkurat yang relevan dengan perkembangan ipteks dan berfokus pada program unggulan lingkungan lahan basah. Pengenalan Bahasa Inggris dengan baik dan benar kepada anak-anak pada usia sekolah tentunya akan memberikan kesan baik dan manfaat untuk mereka kedepannya untuk lebih termotivasi belajar Bahasa Inggris. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan contoh secara faktual dan akurat tentang mengajarkan Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak-anak dengan menggunakan cerita anak-anak berbahasa Inggris, yang meliputi proses persiapan dan pelaksanaan. Selain itu, pengabdian ini akan menjabarkan tentang bagaimana mengajarkan bahasa Inggris yang menyenangkan untuk menghindari kejenuhan dan rasa bosan atau bahkan trauma terhadap bahasa Inggris. Hasil pengabdian ini memfasilitasi para guru untuk memberikan pengajaran yang efektif dan bermakna melalui cerita anak-anak berbahasa Inggris yang dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. hasil kegiatan menunjukkan 80% dari siswa menunjukkan respon positif dengan memperlihatkan keaktifan dalam pembelajaran, serta 70% dari mereka juga mampu mengingat dan mengucapkan vocabulary dari cerita yang telah diajarkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tehnik mengajar dengan menggunakan storytelling dan dilakukan dalam kelompok kecil membawa manfaat dan hasil yang lebih baik. Training on Teaching English with Storytelling Technique in Small Groups for Students at SMPN 2 Alalak  This community service program entitled Learning English through Storytelling Technique in Small Groups at SMPN 2 Alalak, Barito Kuala Regency was carried out as a form of implementation of the Tridharma of Higher Education in accordance with the Vision and Mission of Lambung Mangkurat University. It was relevant to the development of science and technology that focused on the flagship program of the wetland environment. The proper and correct introduction of English to children at school will certainly give a good impression and benefit them in the future so they are more motivated to learn English. This program aims to provide factual and accurate examples of teaching English to improve children's speaking skills by using English children's stories, which include preparation and implementation processes. In addition, the program explains how to teach English in a fun way to avoid boredom or even trauma to English. It is hoped that the results of this program can facilitate teachers to provide effective and meaningful teaching through children's stories in English. The results of showed that 80% of students gave positive responses by showing activeness in learning, and 70% of them were also able to pronounce and remember vocabulary from the stories that had been taught. Therefore, it can be concluded that teaching technique using storytelling and carried out in small groups bring better benefits and results.  
Pendampingan Masyarakat untuk Mendukung Program Posyandu dalam Usaha Penanganan Kasus Stunting di Desa Arang Limbung Neva Satyahadewi; Amriani Amir; Desriani Lestari; Wirda Andani; Ari Hepi Yanti; Herina Marlisa; Esta Br Tarigan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1085

Abstract

Stunting adalah terganggunya pertumbuhan anak yang menyebabkan tinggi badan anak lebih pendek daripada usia sebayanya. Stunting dapat menyebabkan tingginya resiko penyakit degeneratif pada anak, dapat mempengaruhi perkembangan psikomotorik dan kemampuan kognitif anak, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang tidak unggul. Rendahnya jumlah kunjungan warga masyarakat  ke posyandu adalah salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Untuk dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam program Bina  desa oleh tim Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura di Desa Arang Limbung. Kegiatan ini  bertujuan untuk mengedukasi dan mendampingi masyarakat Arang Limbung untuk aktif dan berperan serta dalam usaha penanganan stunting melalui optimalisasi kunjungan ke posyandu. Kegiatan ini dilakukan pada bulan September-Desember 2022, dilaksanakan di wilayah kerja Posyandu Arang Jaya, dengan melibatkan keluarga pengunjung tetap posyandu tersebut, yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia bawah lima tahun (balita) serta golongan usia lanjut.  Dari hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan kesadaran dan kepedulian warga masyarakat untuk menangani stunting melalui kunjungan yang rutin dan mengikuti program yang dilaksanakan di posyandu Arang Jaya meliputi penimbangan berat badan ibu hamil dan balita, imunisasi dasar lengkap pada balita, pemberian makanan tambahan (PTM) bagi ibu hamil dan balita, pengukuran tensi dan pemberian tambah darah bagi wanita hamil, serta pemeriksaan kesehatan secara umum. Community Assistance to Support the Posyandu Program in Efforts to Handle Stunting Cases in Arang Limbung Village Stunting is a child's growth disturbance which causes the child's height to be shorter than his or her age.. Stunting can cause a high risk of degenerative diseases in children, can affect the psychomotor development and cognitive abilities of children, resulting in the production of human resources that are not superior. The low number of community visits to posyandu is one of the factors causing stunting. To carry out community service (PKM) activities in the village development program by the Tanjungpura University Faculty of Mathematics and Natural Sciences team in Arang Limbung Village. This activity aims to educate and assist the Arang Limbung community to be active and participate in stunting management efforts by optimizing visits to posyandu. This activity was carried out in September-December 2022, carried out in the working area of ??the Arang Jaya Posyandu, involving families of regular visitors to the posyandu, consisting of pregnant women, nursing mothers and children under five years old (toddlers) and the elderly. The results of the activity show an increase in awareness and concern for community members to deal with stunting through regular visits and following programs implemented at the Arang Jaya Posyandu including weighing pregnant women and toddlers, complete basic immunization for toddlers, providing supplementary food (PTM) for mothers pregnant and toddlers, measuring blood pressure and giving blood supplements for pregnant women, as well as general health checks.
Pemanfaatan Teknologi Komputer untuk Pembelajaran Ilustrasi Digital pada Siswa Raudhatul Athfal Ma’had di Kota Palembang Ahmad Sanmorino; Rendra Gustriansyah; Shinta Puspasari
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1119

Abstract

Salah satu pemanfaatan teknologi komputer di era modern saat ini adalah untuk pembelajaran ilustrasi digital. Melalui kegiatan Pelayanan kepada Masyarakat (PkM) ini penulis ingin berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi komputer sebagai media pembelajaran ilustrasi digital untuk siswa-siswa Raudhatul Athfal pada Ma’had di Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan PkM ini adalah menumbuhkan minat siswa Raudhatul Athfal untuk mencoba teknologi berbasis komputer sebagai media pembuatan ilustrasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini terdiri dari dua tahap, pertama, pemaparan cara pembuatan ilustrasi digital kepada para siswa. Kedua, membimbing para siswa untuk mencoba langsung pembuatan ilustrasi digital menggunakan perangkat komputer yang telah disediakan tim PkM. Hasil dari kegiatan PkM ini memperlihatkan besarnya minat para siswa yang tertarik untuk membuat ilustrasi digital yaitu sebesar 75 persen. Adapun persentase jumlah siswa yang ingin mencoba langsung adalah sebesar 75 persen. Sedangkan jumlah siswa yang tidak tahu atau tidak memberi tanggapan hanya sebesar 25 persen. Berdasarkan feedback hasil kegiatan PkM ini dapat dilihat secara keseluruan siswa Raudhatul Athfal memiliki ketertarikan yang besar untuk mencoba dan menggunakan teknologi berbasis komputer sebagai media pembuatan ilustrasi digital. Utilization of Computer Technology for Digital Illustration Learning for Raudhatul Athfal Students in Palembang City  One of the uses of computer technology in the modern era is for learning digital illustrations. Through this Community Service (PkM) activity, the author wants to share knowledge about the use of computer technology as a digital illustration learning medium for Raudhatul Athfal students at Ma'had in Talang Jambe Village, Palembang City. The goal to be achieved of this PkM activity is to foster the interest of Raudhatul Athfal students to try computer-based technology as a medium for making digital illustrations. The method for implementing this PkM activity consists of two stages, first, explaining how to make digital illustrations to students, second, guiding students to try directly making digital illustrations using computer apps that have been provided by the PkM team. The results of this PkM activity show the high interest of students who are interested in making digital illustrations, namely 75 percent. The percentage of students who want to try directly is 75 percent. Meanwhile, the number of students who did not know or did not respond was only 25 percent. Based on the feedback on the results of this PkM activity, it shows that as a whole Raudhatul Athfal's students have a great interest in trying and using computer-based technology as a medium for making digital illustrations.
Penguatan Literasi Gizi untuk Pencegahan Stunting di Desa Jurangsapi Mita Prilla Devie; Fitra Ayu Mardani; Rizqi Fitria Damayanti; Ahmad Ashidhiqie Pramana; Radifan Fahrul Akhyar; Nur Annisa Wahdah; Farradhita Ambar Tauriestya; Deriel Thio Miratmaka; Muhammad Yongki Ivan Sugesta; Dhea Elfitra Noza; Yudha Nurdian
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1120

Abstract

Stunting dapat dipahami sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan kekurangan gizi. Lokasi yang memiliki kasus stunting cukup tinggi yaitu Kabupaten Bondowoso dengan fokus penanganan pada 14 desa/kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan. Salah satu lokasi prioritas percepatan penurunan stunting adalah Desa Jurangsapi di Kecamatan Tapen. Data dari Ponkesdes Jurangsapi sendiri mencatat pada bulan Desember 2022 terdapat 12 balita di Desa Jurangsapi terindikasi mengalami Stunting. Kondisi tingginya angka stunting di Desa Jurangsapi banyak didasarkan pada permasalahan ekonomi seperti penghasilan orang tua yang rendah dan pola asuh anak yang kurang baik menjadikan anak kekurangan asupan gizi. Oleh karena itu, literasi gizi tentang makanan yang baik untuk mencegah stunting sangat diperlukan masyarakat khususnya pada ibu agar bisa diterapkan pada anak balitanya. Pengabdian masyarakat kali ini menggunakan strategi Community-Bassed-Reseacrh (CBR) yaitu dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat melalui kolaborasi berbagai elemen agar terciptanya solusi yang dapat menjawab permasalahan yang dihadapi. Sebagai upaya peningkatan literasi gizi warga Desa Jurangsapi, disusunlah program kerja berupa bimbingan teknis melalui pendampingan pemanfaatan pangan lokal menjadi makanan pendamping ASI (MPASI). Salah satu bahan pangan lokal kaya gizi yang dapat dioleh menjadi produk MPASI yaitu daun kelor dengan hasil olahan berupa bubur instan dengan nama BURIDOR. Sebagai upaya keberlanjutan program, dilakukan juga kolaborasi dengan PKK Jurangsapi yang dapat menyampaikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat. Sebagai hasilnya, peserta dalam hal ini kader PKK juga mengusulkan progres pembinaan dan pendampingan ini tetap dilaksanakan berkesinambungan terutama dalam hal produksi BURIDOR untuk dipasarkan. Strengthening Nutritional Literacy for Stunting Prevention in Jurangsapi Village Stunting can be understood as a condition of failure to grow in children under five caused by malnutrition. The location that has a relatively high stunting case is Bondowoso Regency with a focus on handling 14 villages spread across nine sub-districts. One priority location for the acceleration of stunting decreases is Jurangsapi Village in Tapen District. Data from Ponkesdes Jurangsapi itself noted that in December 2022 there were 12 toddlers in Jurangsapi Village indicated stunting. The condition of a high number of stunts in the village of Jurangsapi is widely based on economic problems such as low parental income and poor parenting making children lack nutritional intake. Therefore, nutritional literacy about good food to prevent stunting is very necessary for the community, especially for mothers so they can be applied to their toddlers. This time the community service uses the Community-Basced-Reseacrh (CBR) strategy, namely by prioritizing the needs of the community through collaboration with various elements in order to create solutions that can answer the problems encountered. To increase the nutritional literacy of Jurangsapi villagers, a work program was prepared in the form of technical guidance through the assistance of local food utilization into ASI Food (MPASI). One of the local nutritional foods that can be obtained from MPASI products is Moringa leaves with processed products in the form of instant porridge under the name BURIDOR. As an effort to sustain the program, it is also carried out in collaboration with PKK Jurangsapi which can convey the knowledge gained to the community. As a result, participants in this case PKK cadres also propose the progress of this coaching and assistance is still carried out continuously, especially in terms of BURIDOR production to be marketed.
Sosialisasi Teknologi Digitalisasi 4.0. Dalam Memasarkan Produk Unggulan UMKM Desa Sukamulya Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Rosy Febriani Daud; Yulina Yulina; Della Monica
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1124

Abstract

Tujuan dari kegitan pengabdian adalah sosialisasi berupa edukasi mengenai teknologi digitalisasi 4.0 dalam memasarkan produk unggulan UMKM Desa Sukamulya, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara. Lokasi penyuluhan adalah di Desa Sukamulya, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara pada hari Selasa, tanggal 16 Agustus 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan solusi dari permasalahan mengenai pemasaran produk UMKM dengan menggunakan teknologi digitalisasi 4.0 kepada masyarakat. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan diskusi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai manfaat pentingnya e-commerce. Peserta sosialisasi juga dapat mengetahui cara penggunaan e-commerce dan dibantu untuk memiliki market place. Kegiatan ini juga menambah pengetahuan tentang ide-ide UMKM. Digital Technology 4.0 Socialization in Marketing of Superior Products of UMKM in Sukamulya Village, Tanjung Raja District, North Lampung Regency  The purpose of this community service activity is to provide education and socialization about digitalization technology 4.0 in marketing the superior products of SMEs in Sukamulya Village, Tanjung Raja Subdistrict, North Lampung Regency. The counseling was conducted in Sukamulya Village, Tanjung Raja Subdistrict, North Lampung Regency on Tuesday, August 16, 2022. This activity aims to provide education and solutions to problems related to marketing SME products using digitalization technology 4.0 to the community. The methods used were counseling and question-and-answer discussions. The results of the activity showed an improvement in understanding and knowledge about the importance of e-commerce. Participants in the socialization also learned how to use e-commerce and were assisted in having a market place. This activity also increased knowledge about ideas for UMKM.  
Penyuluhan Stop Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Perundungan yang Terjadi Pada Siswa di Sekolah Nuraeni Nuraeni; I Made Sonny Gunawan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: November 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v6i2.573

Abstract

Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terkait dengan perilaku perundungan atau bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk sosialisasi informasi bagi siswa di sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dapat menyampaikan informasi terkait dengan cara meminimalisir perundungan yang terjadi di sekolah terhadap para siswa. Adapun peserta di dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 150 orang siswa yang terdiri dari berbagai kelas dan jurusan yang ada di SMK Negeri 3 Mataram. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan partisipasi aktif dari siswa, di mana sebanyak 10 orang siswa mengajukan pertanyaan terkait dengan materi perundungan dan 3 orang guru mengajukan pertanyaan tentang bagaimana peran para guru atau sekolah di dalam membantu siswa untuk mengurangi perundungan yang terjadi di sekolah. Dari pertanyaan yang diajukan tersebut terjadi interaksi aktif antara narasumber dengan peserta yang diselingi dengan permainan dan games untuk menghangatkan suasana. Providing Information Services as an Effort to Prevent Bullying Behavior in Students in Schools Abstract The purpose of this community service activity is to increase students' knowledge and understanding related to bullying or bullying behavior. This community service activity is carried out by providing counseling in the form of information dissemination for students at school. Through this activity, it is hoped that teachers can convey information related to how to minimize bullying that occurs in schools against students. The participants in this community service activity amounted to 150 students consisting of various classes and majors at SMK Negeri 3 Mataram. The results of this community service show active participation from students, where as many as 10 students ask questions related to bullying material and 3 teachers ask questions about how the role of teachers or schools in helping students to reduce bullying that occurs in schools. From the questions asked, there was an active interaction between the resource persons and the participants, interspersed with games and games to warm the atmosphere.
Efektivitas Penyuluhan Pengetahuan Ibu Dari Baduta (Bawah Dua Tahun) Terhadap Stunting Di Desa Kawangrejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur James Alfedo; Salsabila Rahma Nurani Putri; Reny I’tishom
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i1.1111

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam seribu hari pertama kelahiran. Angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan dengan angka stunting yang ditargetkan oleh WHO. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang stunting dan mengevaluasi efektivitas penyuluhan stunting sehingga dapat menurunkan derajat stunting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain one group pretest and posttest design yang dilaksanakan di Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember pada tanggal 14-30 Juli 2022 yang didukung oleh LPPM Universitas Airlangga. Partisipan dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 individu dan diperoleh menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket yang berisi empat soal valid dan reliabel tentang stunting. Dari instrumen penelitian yang diberikan kepada subjek, sebanyak tujuh dari sepuluh subjek penelitian mengalami peningkatan nilai pretest ke nilai posttest dengan rata-rata kenaikan sebesar 4,00 dan total kenaikan sebesar 28,00. Sedangkan tiga dari sepuluh subjek penelitian yang memiliki nilai pretest dan posttest yang sama. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon sebagai alternatif uji t-test berpasangan karena data pretest dan posttest tidak berdistribusi normal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan antara hasil pretest dan posttest dengan nilai siginifikansi (p=0,008). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan tentang stunting pada ibu baduta Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, Jember menunjukkan hasil yang efektif. The Effectiveness of Knowledge Counseling of Baduta Mothers (Under Two Years) Against Stunting in Kawangrejo Village, Jember Regency, East Java Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition, especially in the first thousand days of birth. The stunting rate in Indonesia is still quite high compared to the stunting rate targeted by WHO. This study aims to increase understanding of stunting and evaluate the effectiveness of stunting counseling so that it can reduce the degree of stunting. This research is a quasi-experimental study with a one group pretest and posttest design which was carried out in Kawangrejo Village, Mumbulsari District, Jember Regency on 14-30 July 2022 supported by LPPM Airlangga University. There were 10 participants in this study and were obtained using purposive sampling. The research instrument used was a questionnaire containing four valid and reliable questions about stunting. From the research instruments given to the subjects, seven out of ten research subjects experienced an increase in pretest scores to posttest scores with an average increase of 4.00 and a total increase of 28.00. Meanwhile, three out of ten research subjects had the same pretest and posttest scores. The statistical test used is the Wilcoxon test as an alternative to the paired t-test because the pretest and posttest data are not normally distributed. The statistical test results showed that there was a difference between the pretest and posttest results with a significance value (p=0.008). The conclusion of this study is that counseling about stunting for under-aged mothers in Kawangrejo Village, Mumbulsari District, Jember has shown effective results.
Pembinaan Penyusunan Karya Ilmiah Sebagai Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru IPA Di MA Nurul Islam Sekarbela Sri Nopita Primawati; Husnul Jannah; Sucika Armiani; Agus Muliadi; Ahmadi Ahmadi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v4i2.1163

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membina guru-guru dalam penyusunan karya ilmiah, sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru IPA di MA Nurul Islam Sekarbela. Kegiatan ini melibatkan 15 orang guru IPA di MA Nurul Islam Sekarbela sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah workshop, dengan rangkaian kegiatan yang meliputi pemberian materi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan guru tentang langkah-langkah penulisan karya ilmiah dan artikel ilmiah, serta kemampuan menulis artikel ilmiah di kalangan guru MA Nurul Islam Sekarbela. Hal ini terlihat dari hasil artikel guru yang telah dipaparkan melalui presentasi, yang menunjukkan peningkatan kualitas artikel dan sesuai dengan harapan. Untuk mencapai hasil yang lebih baik, kegiatan pendampingan perlu dilakukan secara kontinu agar guru dapat mandiri dalam membuat karya ilmiah berupa artikel yang dapat dipublikasikan di jurnal-jurnal nasional. Training on Scientific Writing to Improve the Professionalism of Science Teachers at MA Nurul Islam Sekarbela The aim of this community service activity is to provide training to science teachers in scientific writing, as an effort to improve the professionalism of science teachers at MA Nurul Islam Sekarbela. This activity involves 15 science teachers at MA Nurul Islam Sekarbela as partners. The method used in this community service activity is a workshop, with a series of activities including material delivery, training, mentoring, and evaluation. The results of this activity show an improvement in the knowledge of teachers about the steps of scientific writing and scientific articles, as well as the ability to write scientific articles among teachers at MA Nurul Islam Sekarbela. This is evident from the results of the articles presented by teachers through presentations, which show an improvement in the quality of the articles and are in line with expectations. To achieve better results, continuous mentoring activities need to be carried out so that teachers can independently create scientific works in the form of articles that can be published in national journals.