cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Pendampingan Masyarakat dalam Pembentukan Desa Wisata Mandiri di Desa Kasian Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan Jawa Timur Wahyu Prihanta; Elly Purwantia; Muzzudin Muzzudin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.983

Abstract

Kabupaten Pacitan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang sedang berbenah di bidang sektor pariwisata, seiring digalakkannya pembangunan infrastruktur pendukung wisata. Namun demikian, pengembangan potensi wisata masih terbatas dan hanyanmengandalkan wisata alam yaitu goa dan pantai. Oleh karena itu, perlu mengangkat potensi wisata lokal berbasis desa wisata mandiri, khususnya bentang alam dan menambahkan inovasi-inovasi di bidang pariwisata. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan hasil pengabdian kepada masyarakat berupa Pembentukan Desa Wisata Mandiri di Desa Kasian Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Metode yang dilakukan adalah adalah FGD dan praktik langsung: analisis pontensi, pendampingan penyusunan struktur kelembagaan wisata, dan penyusunan renstra. Pada kegiatan ini dilakukan pengembangan desa wisata mandiri, artinya akan dilakukan berbagai kegiatan dalam hal tanaman hias, tanaman produksi dan peternakan yang layak dikunjungi. Namun demikian semua kegiatan tersebut akan menghasilkan pemasukan, sehingga pendapatan tidak semata-mata berasal dari konstribusi pengunjung. Indikator keberhasilan program ini adalah terwujudnya semua target yang ditetapkan (100%). Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) telah terbentuknya struktur kelembagaan yang mengelola desa wisata; (2) teridentifikasinya potensi desa yang mendukung desa wisata; dan (3) tersusunnya rencana dan strategi pengembangan desa wisata mandiri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembentukan desa wisata mandiri sebagai upaya mengangkat potensi wisata lokal di Desa Kasian Kabupaten Pacitan berhasil dilakukan sesuai target yang telah ditetapkan. Community assistance in the formation of an independent tourism village in Kasian Village, Tegalombo District, Pacitan Regency, East Java Pacitan Regency is one of the regencies in East Java which is currently improving in the tourism sector, in line with the development of supporting infrastructure for tourism. However, the development of tourism potential is still limited and only relies on natural tourism, namely caves and beaches. Therefore, it is necessary to raise local tourism potential based on independent tourism villages, especially landscapes and add innovations in the field of tourism. This article aims to describe the results of community service in the form of the Formation of an Independent Tourism Village in Kasian Village, Tegalombo District, Pacitan Regency. The method used is FGD and direct practice: potential analysis, assistance in the preparation of tourism institutional structures, and preparation of strategic plans. In this activity, the development of an independent tourism village is carried out, meaning that various activities will be carried out in terms of ornamental plants, production plants and farms that are worth visiting. However, all of these activities will generate income, so that income does not solely come from visitor contributions. The indicator of the success of this program is the realization of all targets set (100%). The results of this community service activity are: (1) an institutional structure that manages tourism villages has been formed; (2) identification of village potentials that support tourism villages; and (3) the formulation of plans and strategies for the development of independent tourism villages. Thus, it can be concluded that the formation of an independent tourism village as an effort to raise local tourism potential in Kasian Village, Pacitan Regency was successfully carried out according to the targets set
Peningkatan Jiwa Entrepreneur Melalui Pelatihan Pemanfaatan POC (Pupuk Organik Cair) Air Cucian Beras Novita Lidyana; Ida Sugeng Suyani; Tedy Herlambang; Moch Suud; Mimik Umi Zuhroh; Dewi Anggun Oktaviani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.986

Abstract

Limbah air cucian beras yang dihasilkan sebuah keluarga dapat menghasilkan setidaknya 1 liter setiap harinya. Limbah air cucian air beras tersebut jika difermentasi, limbah tersebut memiliki kandungan bakteri serta unsur hara N, P, K serta Mg yang bermanfaat bagi tanaman. Ibu-ibu PKK Desa Bulang Kecamatan Gending merupakan ibu-ibu yang memang menyukai tanaman serta menaman tanaman di sekitar halaman rumah. Pengetahuan dan pemanfaatan penggunaan limbah cucian beras sangat minim. Untuk itu pada kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan baku air cucian beras. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh ibu-ibu PKK desa bulang Kecamatan Gending sejumlah 20 peserta. Pada pelaksanaanya dilakukan tiga sesi meliputi sesi sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Pengabdian memberikan dampak adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK sebesar 70% dan keahlian juga meningkat sebesar 30 %. Increasing Entrepreneurial Spirit Through Training On The Use of Rice Washing Water POC  Waste rice washing water produced by a family can produce at least 1 liter every day. The waste water washing rice water if fermented, the waste contains bacteria and nutrients N, P, K and Mg which are beneficial to plants. PKK mothers in Bulang Village, Gending District, are mothers who really like plants and plant plants around the yard. Knowledge and utilization of the use of rice laundry waste is minimal. For this reason, in community service activities, socialization and training on making liquid organic fertilizer made from rice washing water are carried out. This community service activity was attended by PKK mothers in Bulang Village, Gending District, a total of 20 participants. In its implementation, three sessions were carried out including socialization sessions, training and mentoring. Service has an impact on increasing the knowledge of PKK mothers by 70% and expertise also increased by 30%.
Penyuluhan Penanganan Penyakit Degeneratif dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Banjarsari, Tulungagung Suciati Suciati; Suharyoto Suharyoto; Lasman Lasman; Nurhidayati Nurhidayati; Aesthetica Islamy; Eny Masruroh
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.988

Abstract

Penyakit degeneratif menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu, sehingga menyebabkan kesakitan, dan terhambantnya aktivitas. Penyakit ini cenderung meningkat seiring bertambahnya usia sehingga lebih banyak dialami oleh lansia, sehingga diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan para lansia. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan cek keseahatan kepada masyarakat Desa Banjarsari, Kabupaten Tulungagung. Metode pelaksanaan kegiatan PkM adalah dengan pendampingan dan penyuluhan. Peserta penyuluhan adalah masyarakat, kader, dan kepala dusun. Hasil kegiatan PkM ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif dan pencegahan serta deteksi dini meningkat. Dari kegiatan PkM ini, masyarakat dapat memperoleh informasi yang tepat, valid, serta terpercaya terkait teknik penanganan penyakit degeneratif yang diderita. Counseling on Handling Degenerative Diseases and Free Health Examination in Banjarsari Village, Tulungagung Degenerative diseases cause tissues or organs to deteriorate over time, causing pain and inhibition of activity. This disease tends to increase with age so that it is more experienced by the elderly, so counseling is needed to increase the knowledge of the elderly. This community service aims to provide knowledge and health checks to the people of Banjarsari village, Tulungagung. The method of implementing community service activities is by mentoring and counseling. The extension participants were the community, cadres, and hamlet heads. The result of this community service activity is that the level of public knowledge about degenerative diseases and their prevention and early detection has increased. From this community service activity, the public can obtain appropriate, valid, and reliable information regarding techniques for treating degenerative diseases.
Penyuluhan Sertifikasi Produk dan Legalitas Usaha Bagi Pelaku Usaha Pada Sentra Industri Tahu dan Tempe di Kabupaten Konawe Selatan Tajuddin Tajuddin; Ernawati Ernawati; Muhammad Natsir; Nur Asizah; Manat Rahim; Ahmad Ahmad; Asrianti Dja’wa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.891

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian yaitu meningkatnya pemahaman dan minat pelaku usaha tentang urgensi sertifikasi produk pangan industri rumah tangga dan legalitas usaha. Peserta terdiri dari 16 pelaku usaha Industri Rumah Tangga  produk tahu dan tempe di Desa Lambusa, Kabupaten Konawe Selatan. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dari aspek legalitas usaha dan jaminan keamanan produk. Evaluasi program menggunakan kuisioner pre-post kegiatan.  Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pengabdian masyarakat telah efektif dilaksanakan yang ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman peserta tentang urgensi dan prosedur sertifikasi produk dan legalitas usaha. Minat peserta untuk memiliki sertifikat produk pangan  berada pada kategori tinggi, sementara minat peserta untuk memiliki legalitas usaha berada pada kategori sangat tinggi.  Rekomendasi yang diajukan berupa upaya instansi terkait guna membuka akses yang lebih luas bagi pendaftaran legalitas usaha maupun sertifikasi produk pangan. Counseling on Certification and Business Legality at Tofu and Tempe Industry Centers in South Konawe Regency  The purpose of service activities is to increase understanding and interest of business actors regarding the urgency of the certification of household industry food products  and business legality. Participants consisted of 16 household industry Tofu  and Tempe products in Lambusa Village, South Konawe Regency. Implementation method through counseling. Service activities are carried out from the aspect of business legality and product safety guarantees. Program evaluation using the pre-post questionnaire activities. Based on the results of the evaluation, community service activities have been effectively implemented by increasing participants' understanding of the urgency and procedures of product certification and business legality. The interest of participants to have a food product certificate is in the high category, while the interest of participants to have business legality is in a very high category. Recommendations submitted in the form of relevant agencies' efforts to open wider access for registration of business legality and food product certification
Pelatiahan Musik Tradisional Gendang Beleq Bagi Siswa Kelas VII di SMPN 1 Batu Layar Kabupaten Lombok Barat Lalu Purnama Zulkarnaen; Sri Sukarni; Mi’rajus Subyan Rahmat
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.912

Abstract

Gendang Beleq banyak berkembang dan dikenal di Pulau Lombok. Bentuk kesenian ini merupakan hasil kolaborasi antara alat musik gendang beleq dengan alat musik ritmis dan melodis yang terbuat dari kuningan. Pertunjukan gendang beleq di Pulau Lombok Kususnya di SMPN 1 Batu Layar Lombok Barat menyajikan gending- gending tradisional Pulau Lombok yang disajikan dengan alat musik gamelan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan cara memainkan alat musik tradisional Suku Sasak di Pulau Lombok Khususnya siswa kelas VII di SMPN 1 Batu Layar Lombok Barat. Mitra ddalam kegitan ini adalah SMP Negeri 1 Batu layer. Langkah-langkah pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, evalusi. Adapun hasil kegitan pengabdian secara umum dapat dinyatakan terlaksana dengan baik. Ini terlihat dari indikator respon peserta yakni nilai rata-rata repon sebelum pembelajaran mencapai 40% sedangkan setelah kegitan pelatihan mencapai 93 % dengan rata-rata peningkatan 53%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan musk tradisional dapat dinyatakan berhasil. Keberhasialn kegitan ini tidak terlevas dari rasa ingin tahu dan motivasi peserta selama kegiatan pelatihan. kegiatan-kegitan pengenalan dan pelatihan penting untuk digalakkan karena menjad bagian melestarkan budaya. Gendang Beleq Traditional Music Training for the SMPN 1 Batu Layar, West Lombok Regency The Beleq drum has developed and is well known on the island of Lombok. This art form is the result of a collaboration between the beleq drum and rhythmic and melodic musical instruments made of brass. Beleq gendang performances on Lombok Island. Especially at SMPN 1 Batu Layar, West Lombok, present traditional Lombok Island songs which are presented with gamelan instruments. The purpose of this service is to provide knowledge on how to play traditional musical instruments of the Sasak tribe on Lombok Island, especially for class VII students at SMPN 1 Batu Layar, West Lombok. The partner in this activity is SMP Negeri 1 Batulayer. Implementation steps include preparation, implementation, evaluation. As for the results of community service activities in general, it can be stated that it has been carried out well. This can be seen from the participant response indicators, namely the average response value before learning reached 40%, while after the training activities it reached 93% with an average increase of 53%. This shows that traditional musk training activities can be declared successful. The success of this activity is inseparable from the curiosity and motivation of the participants during the training activities. Introduction activities and training are important to be encouraged because they are part of preserving culture.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Untuk Memfasilitasi Publikasi Anggota Mgmp Fisika Kota Surabaya Muhimmatul Khoiro; Zainal Arifin Imam Supardi; Nadi Suprapto; Setyo Admoko
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.965

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan  Aparatur  Negara  dan  Reformasi Birokrasi  Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,  salah satu persyaratan kenaikan pangkat dan golongan guru adalah membuat karya tulis ilmiah/artikel ilmiah. Disisi lain, mayoritas guru sudah pernah melakukan penelitian Tindakan kelas (PTK) namun hanya sebagian kecil dari mereka yang memiliki pengalaman mengubah laporan PTK-nya menjadi sebuah artikel yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah. Masih banyak guru yang merasa kesulitan dalam penulisan artikel ilmiah, khususnya para guru Fisika yang tergabung dalam satuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Kota Surabaya. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Jurusan Fisika FMIPA Unesa mengadakan kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk memfasilitasi publikasi anggota MGMP Fisika Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah penyampaian materi, pengadaan contoh dan pendampingan. Adapun tahapan yang dilakukan dalam pelatihan antara lain penyampaian materi dan pengadaan contoh artikel ilmiah, penulisan draft artikel ilmiah, evaluasi hasil draft artikel ilmiah, pendampingan penulisan artikel ilmiah dan pendampingan submit artikel. Hasil dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hal-hal penting dalam penulisan artikel ilmiah sebesar 84%. Kegiatan pelatihan juga mendapatkan respon baik dari para peserta yang dapat dilihat dari penilaian tinggi pada angket evaluasi kegiatan. Draft artikel ilmiah dari peserta yang terkumpul mendapatkan nilai rata-rata sebesar 76 dari 100 yang menunjukkan kemampuan peserta sudah cukup baik. Selanjutnya, kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada anggota MGMP Fisika kota Surabaya terutama dalam peningkatan artikel ilmiah baik dalam segi kualitas dan kuantitas Scientific Article Writing Training to Facilitate Publication of MGMP Physics Surabaya Members Based on the Regulation of the Minister of State for Administrative Reform and Bureaucratic Reform Number 16 of 2009 concerning Teacher Functional Positions and Credit Scores, one of the requirements for promotion and class of teachers is to write scientific papers/scientific articles. On the other hand, most teachers have conducted classroom action research (CAR). Still, only a small number of them have experience turning their CAR reports into articles published in a scientific journal. Many teachers still find it challenging to write scientific articles, especially Physics teachers who are members of the Subject Teacher Consultation (MGMP) Physics Surabaya. The Community Service Team (PKM) from the Physics Department of FMIPA Unesa held a scientific article writing training activity to facilitate the publication of Physics MGMP members in Surabaya. The workshop method is material presentation, procuring samples, and mentoring. The stages of training include delivering material and providing examples of scientific articles, writing drafts of scientific articles, evaluating the results of scientific articles manuscript, assisting in writing scientific articles, and assisting in submitting articles. The result of the workshop activities is the increase in participants' understanding of necessary matters in writing scientific articles by 84%. The training activities also received a good response from the participants, which can be seen from the high ratings on the activity evaluation questionnaire. The scientific articles manuscript from the collected participants received an average score of 76 out of 100, which showed that the participants' abilities were quite good. Furthermore, this PKM activity is expected to have a positive impact on members of the Surabaya City Physics MGMP, especially in increasing scientific articles both in terms of quality and quantity.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Kebersihan Ekosistem Sungai Sebagai Sumber Protein Dan Rekreasi Sumber Daya Desa Ali Syahbana; Novita Surya Putri; Muhammad Al Amin; Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas; Atik Pramesti Wilujeng; Tria Anisa Firmanti; Anang Satrianto
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.973

Abstract

Kehidupan manusia akan mengalami ketidak seimbangan bila terdapat masalah dalam lingkungan. Masalah lingkungan yang sering terjadi yaitu pada  pada aliran sungai, dikarenakan sungai memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia secara langsung dan tidak langsung. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk  memberdayakan masyarakat untuk menjaga kebersihan ekosistem sungai sebagai sumber protein dan rekreasi sumber daya desa. Mitra pada PkM ini yaitu masyarakat Dusun Dusun Guwo Desa GrogolKecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi. Metode yang diguanakan dalam PkM ini adalah dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) Kurun waktu pelaksanaan PkM dari proses identifikasi masalah sampai dengan evaluasi keberhasilan kegiatan selama 1 bulan, yaitu pada 6 Juni sampai dengan 2 Juli 2022. Community Empowerment To Keep The River Ecosystem Clean As A Protein Source And Village Recreational Resources Human life will experience an imbalance if there is a problem in the environment. One of the environmental problems that often occurs in river flow, is due to the important role of rivers for human life directly and indirectly. One of the problems of the river flow is the garbage contained in the river flow which causes the river ecosystem to be disrupted. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to create a community to maintain the cleanliness of the river ecosystem as a source of protein and recreation of village resources in the people of Grogol Village, Giri District, Banyuwangi Regency. The method used in this PkM is Participatory Learning and Action (PLA) and on service training (OST) methods. The time for implementing PKM from the process of recognizing the problem to evaluating the success of the activity is for 1 month, namely from June 6 to July 2 2022. Finally, with a series of PKM implementations, understanding and ability to carry out river flow cleaning in Grogol Village, Giri District, Banyuwangi Regency is obtained.
Implementasi Pembuatan Free Energy Water Pump untuk Mengatasi Ketersediaan Kebutuhan Air pada Lahan Pertanian Masyarakat Desa Manarwi Bangil Pasuruan Rohim Aminullah Firdaus; Munasir Munasir; Evi Suaebah; Arie Realita
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.975

Abstract

Bangil adalah salah satu kecamatan yang ada di Pasuruan sekaligus sebagai ibukota Kabupaten. Secara Geografis, letak Kecamatan Bangil merupakan daerah paling utara di Kabupaten Pasuruan. Pemanfaatan lahan pertanian di bangil tidak hanya digunakan untuk menanam padi, tetapi jenis tanaman dan jenis ikan air tawar bisa menjadi alternatif sebagai pemanfaatan lahan yang ada di wilayah Bangil. Menurut Badan Statistik pada tahun 2021 hasil produksi padi mengalami penurunan sebesar 0,43%. Penurunan produksi pertanian terutama di daerah bangil kelurahan Manarwi terjadi akibat kurangnya pemerataan ketersediaan air dan mengandalkan ketersediaan air di musim hujan saja. Untuk itu agar pemerataan air tercukupi dengan baik, perlu adanya alat alternatif sebagai penyalur ketersediaan kebutuhan air. Pompa air berbasis energi terbarukan bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut. Dengan konsep pompa air yang ramah lingkungan, mudah dibuat dan di aplikasikan, tidak membutuhkan bahan bakar atau peralatan elektronik menjadi alternatif baru dan memberikan keuntungan dalam menekan pengeluaran dan tergolong sebagai alat yang murah serta bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini mendorong tim PKM untuk memberikan pengarahan dan pembuatan pompa air berbasis free energy kepada masyarakat di wilayah Manarwi. Komponene masyarakat diajak untuk terlibat dalam pembuatan dan pemanfaatan pompa air berbasis free energi ini, meliputi pemerintahan tingakat desa, dan masayarakat di wilayah manarwi. Tahapan pelatihan dan pembuatan Pompa free energy ini meliputi pengetahuan tentang free energy water pump, menjelaskan prinsip kerja free energy water pump, pembuatan free energy water pump, dan menjelaskan serta pengaplikasian free energy water pump dalam bidang pertanian. Keberhasilan pelatihan ini dievaluasi baik pelaksanaannya maupun hasilnya. Evaluasi tersebut dilakukan dengan menggunakan angket respon peserta pelatihan terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Hasil angket respon adalah sebagai berikut : terhadap perlunya kegiatan PKM ini sebesar 85%, wawasan system kerja water pump 85%, wawasan tentang prinsip gaya gravitasi pada sistem water pump 82,5%, kegiatan diskusi 80%, pembuatan alat 90%, dan perlunya perkembangan alat 92,5%. The Implementation of Making a Free Energy Water Pump to Improve the Availability of Water Needs on Agricultural Land for the Community of Manarwi Bangil Pasuruan Village Bangil is one of the sub-districts in Pasuruan, which is also the district capital. Geographically, the location of Bangil District is the northernmost area in Pasuruan Regency. The utilization of agricultural land in Bangil is not only used for planting rice, but types of plants and freshwater fish can be an alternative for land use in the Bangil area. According to the Statistics Agency, in 2021, rice production will decrease by 0.43%. The decline in agricultural production, especially in the Bangil area of ??the Manarwi sub-district, occurred due to the lack of equal distribution of water availability and reliance only on water availability in the rainy season.For this reason, so that water distribution is fulfilled correctly, it is necessary to have an alternative tool as a distributor of the availability of water needs. Renewable energy-based water pumps can be an alternative to overcome this. With the concept of a water pump that is environmentally friendly, easy to make and apply, and does not require fuel or electronic equipment, it is a new alternative. It provides the advantage of reducing expenses, is classified as a cheap tool, and can be used for a long time. This prompted the PKM team to give directions and manufacture water pumps based on free energy for the people in the Manarwi area. Community components are invited to be involved in the manufacture and use of this free energy-based water pump, including village-level government and the community in the Manarwi area. The stages of training and making this free energy pump include knowledge, explaining the working principles, making free energy water pumps, and explaining and applying free energy water pumps in agriculture. The success of this training is evaluated both in its implementation and results. The evaluation was carried out using a questionnaire from the training participants' responses to the performance of the training activities. The results of the response questionnaire are as follows: regarding the need for this PKM activity by, 85%, insight into the working system of the water pump 85%, insight into the principle of gravitational force in the water pump system 82.5%, discussion activities 80%, tool making 90%, and the need for tool development 92.5%.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Simulasi Elektronika Untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMK Di Kota Payakumbuh Sartika Anori; Delsina Faiza; Winda Agustiarmi; Ika Parma Dewi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.976

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan memiliki tujuan untuk mempersiapkan lulusannya agar siap bekerja. Lulusan yang siap kerja adalah lulusan yang memiliki kompetensi yang menjadi tuntutan industri atau dunia kerja. Hal ini menjadi tanggung jawab guru untuk mempersiapkan lulusannya dengan kompetesni yang dibutuhkan dunia kerja. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pelatihan aplikasi simulasi elektronika yaitu proteus kepada guru SMK di kota Payakumbuh guna memenuhi tuntutan dunia kerja saat ini yaitu memiliki kompetensi literasi digital yang mumpuni. Mitra dalam kegiatan ini adalah SMK Negeri 2 Payakumbuh . Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah dan praktek . Dari hasil evaluasi dketahui bahwa guru-guru yang mengikuti kegitan ini 90% berhasil menggunakan aplikasi ini dengan kategori  baik. Sedangkan evaluasi pada proses kegiatan dinilai baik dan masih perlu perbaikan untuk ke depannya. Training on the Use of Electronic Simulation Applications to Increase Digital Literacy for Vocational School Teachers in Payakumbuh City Vocational High School has a goal to prepare its graduates to be ready to work. Graduates who are ready to work are graduates who have competencies demanded by industry or the world of work. It is the teacher's responsibility to prepare graduates with the competencies needed by the world of work. The purpose of this training is to provide training on electronics simulation applications, namely Proteus, to vocational teachers in the city of Payakumbuh in order to meet the demands of the current world of work, namely having qualified digital literacy competencies. Partners in this activity is SMK Negeri 2 Payakumbuh. This training activity is carried out using lecture and practice methods. From the evaluation results it is known that the teachers who participated in this activity were 90% successful in using this application in the very good category. While the evaluation of the activity process is considered good and still needs improvement in the future.
Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Keripik Singkong Darnawati Darnawati; Jamiludin Jamiludin; Alimin Alwi; Asna Wirayanti
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.1011

Abstract

Era postmoderen saat ini kompleksitas permasalahan selalu ada sebanyak dan cepatnya perkembangan dunia inovasi. Untuk bersaing dalam perkembangan jaman maka perlunya memiliki kreatifitas termasuk kreatifitas berinovasi dan mampu melihat peluang memanfaatkan hasil bumi. Masyarakat Konawe Selatan Khusunya masyarakat Desa Pombulaa Jaya adalah masyarakat yang dominan bekerja sebagai petani terkhusus petani Singkong. Hal ini yang mengilhami tim pelatihan melakukan inovasi berupa edukasi dan pelatihan pembuatan kerupuk singkong sebagai upaya memberdayakan masyarakat yang bertujuan agar mengingkatkan ekonomi masyarakat. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu dengan tahapan perencanaan berupa rencanan ninjauan lokasi studi, observasi dan wawancara awal. Tahap pelaksanan yaitu edukasi pemberdayaan masyarakat dan pelatihan pembuatan keripik singkong. Terakhir adalah tahap penutup arahan dan masukan. Kegiatan Edukasi dan Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat Desa Pombulaa Jaya Khususnya Ibu-ibu PKK yang berjumlah 36 Orang. Kegiatan ini memiliki output kerupuk singkong dengan tiga jens rasa yaitu rasa manis, rasa pedas manis dan rasa balado. Keripik singkong ini berlabel Nama Desa Pombulaa Jaya yang siap dipasarkan. Community Empowerment Innovation Through Education and Training Making Cassava Crackers The current postmodern era faces the problem that there are always as many and as fast as the development of world innovation. To compete in the changing times, it is necessary to have creativity, including creativity to innovate and be able to see opportunities to take advantage of agricultural products. The people of South Konawe, especially the people of Pombulaa Jaya Village, are the dominant people who work as farmers, especially cassava farmers. This inspired the training team to innovate in the form of education and training in making cassava crackers as a community empowerment effort aimed at improving the community's economy. The method of the activity carried out is the planning stage in the form of a study plan for surveying the location, observation and initial interviews. The implementation stage is community empowerment education and training in making cassava chips. The last is the closing stage of direction and input. This Education and Training activity was attended by the people of Pombulaa Jaya Village, especially PKK mothers, totaling 36 people. This activity has the output of cassava crackers with three types of flavors, namely sweet, sweet and spicy and balado. These cassava chips are labeled with the name of Pombulaa Jaya village which is ready to be marketed.