cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Pembentukan Kader RANTING (Pemberdayaan Masyarakat Anti Stunting) sebagai Upaya Penanganan Stunting di Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Ekawati, Rany; Hanifah, Afrina; Ashamadu, Cantika Salwa; Widyastuti, Eva Uma; Nadira, Silvia Devi; Aziz, Hafif Ahmad Abdul
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1663

Abstract

Kabupaten Malang menjadi salah satu kabupaten yang memiliki angka prevalensi stunting cukup tinggi dimana pada tahun 2022 yakni berada di angka 23%. Desa Pagersari merupakan salah satu  desa yang terletak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yang menjadi penyumbang angka stunting tersebut. Dari pendataan rutin di salah satu posyandu dusun Gombong, tercatat ada 6 dari 32 balita yang mengalami stunting. Tujuan dari adanya  pemberdayaan dengan membentuk Kader RANTING (Pemberdayaan Masyarakat Anti Stunting) adalah menurunkan angka prevalensi stunting dan menjadi desa tanggap stunting. Metode yang digunakan adalah dengan cara pembentukan kader yang beranggotakan masyarakat di Desa Pagersari. Dari pembentukan Kader RANTING ini, akan berfokus dalam penanganan masalah stunting di Desa Pagersari. Hasil didapati bahwa telah dibentuknya tim stunting yang terdiri dari 25 kader posyandu dan 37 kader remaja bertugas untuk mengawasi permasalahan stunting dan menyosialisasikan permasalahan Stunting dan nantinya akan diberikan pelatihan mengenai Stunting hingga perencanaan menu PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Pembentukan Kader Ranting terdiri dari beberapa struktur organisasi yang melibatkan stakeholder terkait. Stakeholder yang terlibat antara lain Bidan Desa Pagersari, Perawat Desa Pagersari, Kepala Sekolah, serta guru SMP Negeri 4 Ngantang Satu Atap yang memiliki peran terhadap perkembangan kader kesehatan balita dan remaja di Desa Pagersari. Dengan adanya pembentukan kader ini, masyarakat Desa Pagersari dapat memahami mengenai permasalahan Stunting dan nantinya kedepannya  angka stunting di Desa Pagersari tidak semakin meningkat. Establishment of RANTING (Anti-Stunting Community Empowerment) Cadre as an Effort to Overcome Stunting in Pagersari Village, Ngantang District, Malang Regency Abstract Malang Regency is one of the districts that has a high stunting prevalence rate, which in 2022 will be at 23%. Pagersari Village is one of the villages located in Ngantang Sub-district, Malang Regency which contributes to the stunting rate. From routine data collection at one of the posyandu in Gombong hamlet, it was recorded that 6 out of 32 toddlers were stunted. The purpose of empowerment by forming RANTING (Anti-Stunting Community Empowerment) cadres is to reduce the prevalence of stunting and become a stunting response village. The method used is by forming cadres consisting of community members in Pagersari Village. From the formation of this RANTING Cadre, it will focus on handling stunting problems in Pagersari Village. The results showed that a stunting team consisting of 25 posyandu cadres and 37 youth cadres has been formed to monitor the problem of stunting and socialize the problem of stunting and will later be given training on stunting to planning PMT (Supplementary Feeding) menus. The formation of the Branch Cadre consists of several organizational structures involving related stakeholders. The stakeholders involved include the Pagersari Village Midwife, Pagersari Village Nurse, Principal, and teachers of SMP Negeri 4 Ngantang Satu Atap who have a role in the development of toddler and adolescent health cadres in Pagersari Village. With the formation of this cadre, the people of Pagersari Village can understand the problem of stunting and in the future the stunting rate in Pagersari Village will not increase.
Pemberdayaan RANTING (Masyarakat Anti Stunting) melalui Kader Posyandu dan Remaja di Desa Pagersari Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur Aziz, Hafif Ahmad Abdul; Wuryanti, Syalwa Dida; Saputri, Baiq Fatria Ziza; Ekawati, Rany; Husniyah, Nisrina Nabilah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1681

Abstract

Prevalensi stunting di Desa Pagersari masih tergolong tinggi. Hal tersebut dilatarbelakangi kurangnya pengetahuan berbagai aspek elemen masyarakat mengenai pentingnya mencegah stunting guna mempersiapkan generasi emas 2045 mendatang. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat dari berbagai elemen usia agar menjadi RANTING (Masyarakat Anti Stunting) sehingga dapat memutus mata rantai stunting kedepannya. Pemberdayaan RANTING menggunakan metode participatory approach dan RKTL. Metode participatory approach yang digunakan yakni pendekatan partisipatif masyarakat dengan cara mengajak secara luas dan bebas elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan memecahkan berbagai masalah yang ada mengenai stunting. Sedangkan RKTL tertuang dalam buku rencana kerja keberlanjutan pada kader RANTING. Analisis data yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah analisis kualitatif berdasarkan hasil observasi, pretest, dan posttest yang kemudian data tersebut dilakukan interpretasi dan kesimpulan mengenai pengetahuan akan stunting. Hasil didapati bahwa pemberdayaan ini diikuti oleh 25 kader posyandu dengan latar belakang sebagai ibu rumah tangga, petani, dan peternak dengan membuat menu pemberian makanan tambahan (PMT) serta 38 remaja di SMPN 4 Satu Atap mengenai tumbuh kembang remaja, dan kesehatan reproduksi remaja. Dalam pelaksanaan RANTING, semua elemen masyarakat sangat antusias dalam kegiatan sehingga hal ini menjadi langkah awal masyarakat menyebarkan ilmu mengenai pencegahan stunting. Dengan adanya pemberdayaan ini, dapat disimpulkan program pelatihan dapat menambah wawasan kader terkait pencegahan stunting dan penangananya. Praktek perencanaan menu juga menambah wawasan kader terkait menu sehat dari olahan lokal. Begitu juga dengan proses tanya jawab, elaborasi, dan RKTL mampu untuk keberharapan pada keberlanjutan program. Empowerment of RANTING (Masyarakat Anti Stunting) through Posyandu Cadres and Teenagers in Pagersari Village, Ngantang District, Malang Regency, East Java Abstract: The prevalence of stunting in Pagersari Village is still relatively high. This is motivated by the lack of knowledge of various aspects of the community elements regarding the importance of preventing stunting in order to prepare the next golden generation of 2045. This community empowerment aims to empower people from various age elements to become RANTING (Anti-Stunting Community) so that they can break the chain of stunting in the future. RANTING empowerment uses a participatory approach and RKTL method. The participatory approach method used is a community participatory approach by widely and freely inviting elements of society to collaborate and solve various problems that exist regarding stunting. The data analysis used in this empowerment is qualitative analysis based on the results of observations, pretests, and posttests, then the data is interpreted and conclusions are made about knowledge of stunting. The results showed that this empowerment was attended by 25 posyandu cadres with backgrounds as housewives, farmers, and breeders by making supplementary feeding menus (PMT) and 38 adolescents at SMPN 4 Satu Atap regarding adolescent growth and development, and adolescent reproductive health. In the implementation of RANTING, all elements of the community were very enthusiastic in the activity so that this was the first step for the community to spread knowledge about stunting prevention. Likewise, the process of question and answer, elaboration, and RKTL is able to hope for the sustainability of the program.
Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Menjadi Banana Stem Chips (Banechips) Sebagai Pemberdayaan PKK Masyarakat Kelurahan Amen Kabupaten Lebong Murniati, Neni; Husein, Ahmad Saddam; Hidayat, Syarif; Siagian, Teddy Alfra; Putri, Fuji Atika
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1690

Abstract

Kelurahan Amen merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lebong yang memiliki potensi besar pada pohon pisang. Hampir setiap pekarangan, sudut lapangan atau setiap sudut kebun atau sawah tumbuh pisang. Pemanfaatan pelepah batang pisang oleh masyarakat belum optimal, karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Batang pisang yang belum dimanfaatkan masyarakat Kelurahan Amen dapat menjadi limbah organik. Oleh karena itu tim dosen dari FKIP pendidikan Biologi Universitas Bengkulu melakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan PKK masyarakat Kelurahan Amen melalui pelatihan pembuatan Banana Stem Chips (Banechips). Pelatihan pembuatan Banechips yang dihasilkan mempunyai manfaat yang sangat banyak terhadap kehidupan masyarakat Kelurahan Amen. Melihat potensi yang besar dari desa ini, maka perlu dilaksanakan program peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi batang pisang dan mensosialisasikan pemanfaatan batang pisang sebagai bahan makanan alternatif berupa makanan ringan atau jajanan seperti keripik (banchips) yang menyehatkan karena berasal dari bahan alami. Program pelatihan pembuatan Banechips ini merupakan program tentang pengolahan pemanfaatan batang pisang akan menjadi peluang usaha yang sangat besar bagi perkembangan perekonomian masyarakat Kelurahan Amen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara pemanfaatan limbah organik untuk dijadikan produk makanan ringan Banechips yang bermanfaat sebesar 81,11 % dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelatihan banechips sebesar 79,44% dengan kategori baik. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan keluarga melalui pengolahan sampah organik dan mengaplikasikan hasilnya pada pembangunan ekonomi keluarga masyarakat Kelurahan Amen.
Penguatan Scientific Branding SMP MBS Jombang Untuk Meningkatkan Daya Saing Sekolah Muhammadiyah Husamah, H.; Rahardjanto, Abdulkadir; Lestari, Nurdiyah; Hadi, Samsun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1691

Abstract

SMP MBS Jombang merupakan sekolah milik Persyarikatan Muhammadiyah, dikoordinasi Majelis DIKDASMEN PDM Jombang, telah terakreditasi A/Unggul. Pimpinan sekolah berkomitmen mengembangkan kemampuan ilmiah para guru, berupa penelitian tindakan kelas, penulisan, dan publikasi ilmiah sebagai scientific branding sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan scientific branding SMP MBS Jombang untuk meningkatkan daya saing dan promosi sekolah Muhammadiyah. Kegiatan dilakukan pada bulan November-Desember 2023 dalam bentuk kegiatan pelatihan (pemberian materi-informasi), pendampingan (membersamai peserta dalam implementasi IPTEK yang ditransfer), dan praktik langsung (implementasi IPTEK oleh peserta secara riil sesuai rencana dan target). Jumlah peserta kegiatan adalah 25 orang guru dan siswa. Adapun gambaran kegiatan yang dilakukan adalah (1) diskusi ulang dengan pihak sekolah; (2) pelatihan penelitian dan publikasi; (3) pelatihan pembuatan rilis; dan (4) pelaksanaan kegiatan branding sekolah. Semua kegiatan terlaksana sesuai target dan menghasilkan luaran sebagaimana yang ditetapkan. Pihak sekolah berhasil mempublikasi berbagai kegiatan yang dilakukan sebagai upaya branding dan terdapat guru yang berhasil menjadi juara kompetisi ilmiah tingkat nasional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan penguatan scientific branding bagi SMP MBS Jombang untuk meningkatkan daya saing dan promosi sekolah. Strengthening Scientific Branding of JHS of MBS Jombang to Increase the Competitiveness of Muhammadiyah Schools Abstract: JHS of MBS Jombang is a school belonging to the Muhammadiyah Association, coordinated by the DIKDASMEN PDM Jombang, and has been accredited A/Excellent. School leaders are committed to developing the scientific abilities of teachers, in the form of classroom action research, writing and scientific publications as the school's scientific branding. This activity aims to strengthen the scientific branding of JHS of MBS Jombang to increase the competitiveness and promotion of Muhammadiyah schools. Activities will be carried out in November-December 2023 in the form of training (providing information materials), mentoring (cooperating with participants in the implementation of transferred science and technology), and direct practice (real implementation of science and technology by participants according to plans and targets). The number of activity participants was 25 teachers and students. The description of the activities carried out is (1) repeated discussions with the school; (2) research and publication training; (3) release creation training; and (4) implementation of school branding activities. All activities are carried out according to targets and produce outputs as specified. The school succeeded in publicizing various activities carried out as a branding effort and there were teachers who succeeded in becoming champions of national level scientific competitions. Thus, it can be concluded that this community service activity strengthens scientific branding for JHS of MBS Jombang to increase the school's competitiveness and promotion.
Peningkatan Kualitas Implementasi Project-Based Learning Pada Guru IPA Sekolah Muhammadiyah Kota Batu Wahyuni, Sri; Hindun, Iin; Nurwidodo, N.
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i3.1711

Abstract

Majelis Pendidikan dasar dan Menengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batu memiliki program peningkatan kualitas pembelajaran untuk semua bidang studi. Rintisan program ini dimulai dengan pembelajaran IPA. Pembelajaran IPA sangat relevan bila dibelajarkan menggunakan model Project-based Learning (PjBL) yang  direkomendasikan oleh kurikulum merdeka. Permasalahan yang dijumpai pada mitra adalah guru yang dimiliki kurang memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam mengimplementasikan PjBL. Masalah ini perlu dicarikan solusi, oleh karena itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan implementasi model PjBL. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah Kota Batu dengan langkah terdiri atas sosialisasi pelatihan, workshop, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan dengan ceramah terkait PjBL dan strategi pengabdian, workshop dilakukan dengan penyusunan rencana pembelajaran model PjBL. Pendampingan dilakukan dengan lesson study (plan, do, see). Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan refleksi atas pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan mengimplementasikan PjBL. Dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peingkatan pemahaman, keterampilan dan sikap guru terhadap PjBL yang diindikasikan dari peningkatan skor kualifikasi peformansi guru dalam menyusun modul maupun praktek real teaching PjBL. Improving the Quality of Implementation of Project-Based Learning in Science Teachers at Muhammadiyah Schools in Batu City Abstract The Elementary and Secondary Education Council, Muhammadiyah Regional Leadership of Batu City has a program to improve the quality of learning for all fields of study. The pilot program begins with science learning. Science learning is very relevant when taught using the Project-based Learning (PjBL) model recommended by the independent curriculum. The problem encountered by partners is that the teachers they have lack the knowledge, skills and experience in implementing PjBL. This problem needs to be solved, therefore the purpose of this community service activity is training and mentoring in implementing the PjBL model. This activity has been carried out in junior high schools, senior high schools and vocational schools of Muhammadiyah Batu City with steps consisting of training socialization, workshops, mentoring, monitoring and evaluation. Socialization is carried out with lectures related to PjBL and service strategies, workshops are carried out by preparing a PjBL model learning plan. Mentoring is carried out with lesson study (plan, do, see). Monitoring and evaluation are carried out by reflecting on the teacher's understanding and skills in designing and implementing PjBL. It can be concluded that there has been an increase in teachers' understanding, skills and attitudes towards PjBL as indicated by an increase in teachers' performance qualification scores in compiling modules and real PjBL teaching practices.
Transfer Teknologi Pengomosan Cepat Dan Pemanfaatan Produk Kompos Pada Tanaman Pakchoy Susilowati, Lolita Endang; Jaya, Dori Kusuma; Azizah, Isnaniar Rahmatul; Arifin, Zainal
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1719

Abstract

Di desa Sukadana, dusun Montong Tekot, kecamatan Pujut, Lombok Tengah, masalah utama adalah jumlah limbah kotoran sapi yang sangat banyak, dengan populasi sapi mencapai 36.466 ekor yang menyumbang sekitar 55% dari total limbah di kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kondisi minimnya pengetahuan dan pengalaman masyarakat mitra dalam mengelola limbah kotoran sapi menjadi kompos pupuk kandang menjadi alasan utama dilakukannya pengabdian ini. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada kelompok tani mitra tentang pengolahan limbah kotoran sapi menjadi kompos pupuk kandang dengan metode pengomposan cepat dan memberikan pengetahuan kepada kelompok tani mitra tentang cara memanfaatkan dan menerapkan kompos pupuk kandang pada tanaman pakchoy. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan kelompok tani dan mahasiswa MBKM. Rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sesuai rencana dan tujuan yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan penyuluhan, petani meningkatkan pengetahuan mereka tentang pengolahan limbah ternak menjadi produk yang bermanfaat. Melalui workshop pengomposan cepat, petani memahami pentingnya penggunaan bioaktivator seperti M-11 dan konsorsium BPF untuk mempercepat proses pengomposan. Dari hasil menunjukkan bahwa bioaktivator M-11 lebih efektif dalam menguraikan limbah organik dibandingkan konsorsium BPF, hal ini terlihat dari perubahan nilai pH yang lebih rendah pada bioaktivator M-11. Melalui pendampingan dalam budidaya pakchoy, petani menyadari manfaat kompos limbah ternak sebagai pupuk penyubur tanah dan tanaman. Petani tetap memerlukan kegiatan semacam ini, terutama berkaitan dengan transfer teknologi untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan biaya produksi yang lebih terjangkau. Transfer of Fast Composting Technology and Utilization of Compost Products in Pakchoy Plants Abstract Sukadana village, Montong Tekot hamlet, Pujut subdistrict, Lombok Tengah, faces a significant challenge in managing the vast amount of cattle manure generated by its 36,466 cattle, accounting for 55% of the total waste in Lombok Tengah Regency, West Nusa Tenggara. Limited knowledge and experience among local farmers in composting cattle manure into organic fertilizer necessitates this community service initiative. Empower local farmer groups with the knowledge and skills to convert cattle manure into organic fertilizer using a rapid composting method. Educate farmer groups on the effective utilization of cattle manure compost in pakchoy cultivation. Collaboration between farmer groups and MBKM students in community service activities. Successful execution of planned activities and goal achievement. Enhanced knowledge among farmers regarding livestock waste management into valuable products. Understanding of bioactivator usage (M-11 and PSB consortium) to expedite the composting process. Superior effectiveness of bioactivator M-11 in decomposing organic waste compared to PSB consortium, evident in lower pH values. Recognition of cattle manure compost's benefits as a soil and plant fertilizer through pakchoy cultivation guidance. Continuous demand for technology transfer initiatives to maintain soil fertility and promote cost-effective crop growth.
Pelatihan Pengarsipan Berbasis Digital Rohiyatun, Baiq; Garnika, Eneng; Muslim, Ahmad; Endriani, Ani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1720

Abstract

Pendidikan di era digital saat ini membutuhkan upaya yang lebih serius dalam mengelola dan menyimpan informasi, termasuk arsip sekolah. TK AL-Hikmah sebagai mitra, menghadapi tantangan dalam pengelolaan arsip yang efektif dan penggunaan Google Drive sebagai platform digital. Ketidakpahaman guru-guru dalam operasionalisasi arsip digital menjadi hambatan dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas. Tujuan dari pendampingan dan pelatihan ini adalah memberikan peningkatan wawasan dan pengetahuan kepada guru-guru terkait pengelolaan arsip yang baik serta pengoperasian Google Drive. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan panduan sederhana yang dapat membantu guru-guru dalam mengatasi permasalahan operasional di lapangan. Metode yang digunakan melibatkan workshop, pelatihan interaktif, dan pendampingan langsung. Workshop difokuskan pada pengelolaan arsip digital dan penggunaan Google Drive. Pelatihan interaktif memberikan guru-guru kesempatan untuk langsung mengimplementasikan keterampilan yang mereka pelajari. Pendampingan langsung dilakukan untuk memastikan penerapan konsep di lapangan. Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru-guru tentang pengelolaan arsip digital. Guru-guru dapat dengan lebih efektif menyimpan, menata, dan mengakses arsip mereka. Selain itu, implementasi Google Drive membawa dampak positif dalam efisiensi organisasi. Pendampingan dan pelatihan arsip digital membuktikan memberikan manfaat yang besar bagi guru-guru di TK AL-Hikmah. Peningkatan keterampilan dalam pengelolaan arsip digital tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan pribadi guru-guru tetapi juga mendukung kelancaran operasional sekolah secara keseluruhan. Untuk mengoptimalkan manfaatnya, perlu adanya panduan sederhana yang dapat menjadi acuan guru-guru dalam mengatasi permasalahan operasional sehari-hari. Dengan demikian, pemberdayaan guru-guru dalam pengelolaan arsip digital dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lainnya. Digital Archiving Training Abstract Education in the current digital era demands more serious efforts in managing and storing information, including school archives. TK AL-Hikmah, as a partner, faces challenges in effective archive management and the utilization of Google Drive as a digital platform. The lack of understanding among teachers in the operationalization of digital archives hinders improving efficiency and productivity. The objective of this mentoring and training is to provide an enhancement of insight and knowledge to teachers regarding proper archive management and the operation of Google Drive. Additionally, this initiative aims to create a simple guide to assist teachers in addressing operational issues in the field. The methods employed involve workshops, interactive training, and direct mentoring. Workshops focus on digital archive management and the utilization of Google Drive. Interactive training provides teachers with the opportunity to directly implement the skills they acquire. Direct mentoring is conducted to ensure the application of concepts in the field. The results of the training and mentoring demonstrate a significant improvement in teachers' understanding of digital archive management. Teachers can more effectively store, organize, and access their archives. Furthermore, the implementation of Google Drive has a positive impact on organizational efficiency. Mentoring and training in digital archiving are highly beneficial for TK AL-Hikmah's teachers. The enhanced skills in digital archive management not only benefit the personal development of teachers but also support the overall operational smoothness of the school. To optimize the benefits, developing a simple guide is essential to serve as a reference for teachers in addressing day-to-day operational challenges. Thus, empowering teachers in digital archive management can be a model for other educational institutions.
Penyegaran Kompetensi Guru dalam Penyusunan Proposal Kegiatan sebagai Pengembangan Kurikulum P5 di SMAN 2 Batu Putra, Candra Rahma Wijaya; Lutfiana, Rose Fitria
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1739

Abstract

Kurikulum pelajar Pancasila menuntut keterampilan dan kompetensi guru di berbagai bidang, salah satunya adalah penulisan proposal kegiatan. Proposal kegiatan digunakan sebagai Langkah awal pembelajaran sesuai kurikulum P5. Kegiatan ini bertujuan untuk penyegaran kompetensi guru di bidang penulisan proposal kegiatan. Keterampilan penulisan proposal kegiatan ini menjadi gudang pengetahuan guru ketika menjadi pembimbing kelompok siswa. Adanya relasi antara guru dan siswa dalam kegiatan projek tersebut menjadi bagian implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan ini didukung oleh pihak sekolah, yaitu kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan tingkat sekolah. Kepala sekolah memiliki peran kepemimpinan dalam hal pengembangan kurikulum. Selain itu, peran guru-guru berbagai bidang pelajaran juga sangat berperan karena mereka sebagai pembimbing siswa. Hambatan atau kekuarang kegiatan ini adalah adanya pola pikir yang belum terbuka terhadap peran sumber-sumber internet sebagai penguat rasionalisasi urgensi isi proposal. Kata Kunci: Profil Pelajar Pancasila; proposal; pelatihan   Refreshing Teacher Competencies in Preparing Activity Proposals as P5 Curriculum Development at SMAN 2 Batu Abstract: The Pancasila student curriculum requires teacher skills and competencies in various fields, one of which is writing activity proposals. Activity proposals are used as the first step in learning according to the P5 curriculum. This activity aims to refresh teacher competence in the field of writing activity proposals. The skill of writing proposals for this activity becomes a repository of knowledge for teachers when they become student group supervisors. The relationship between teachers and students in the project activities is part of the implementation of the independent curriculum. This activity is supported by the school, namely the principal as a school-level policy maker. The principal has a leadership role in terms of curriculum development. In addition, the role of teachers in various fields of study is also very important because they are student mentors. The obstacle or prohibition of this activity is the existence of a mindset that has not been open to the role of internet sources as a reinforcement of the rationalization of the urgency of the proposal content.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Dan Pelaksanaannya di SMP Muhammadiyah 2 Kota Batu Chamisijatin, Lise; Zaenab, Siti; Putri, Safina Azizah Sukma; Sanjaya, Andika Wahyu Bagus; Maulidiyah, Isna Tazkiyatul
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1750

Abstract

SMP Muhammadiyah 2 Kota Batu sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka secara mandiri dengan memilih opsi mandiri belajar yang didampingi Universitas Muhammadiyah Malang. Masalah yang dihadapi adalah belum semua guru matapelajaran dapat mengembangkan modul ajar Kurikulum Merdeka dan belum semua guru matapelajaran terampil melaksanakan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi guru matapelajaran dalam mengembangkan modul ajar Kurikulum Merdeka dan agar guru terampil melaksanakan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mekanisme pelatihan dan pendampingan. Masalah diatasi dengan solusi berupa melalui FGD, dengan menerapkan kurikulum merdeka mandiri belajar dalam mengembangkan modul ajar tanpa membuat silabus dan alur tujuan pembelajaran (ATP) dan semua guru mempraktikkan modul ajar yang sudah dibuat. Kegiatan pengabdian dapat berlangsung sesuai target, ditunjukkan dengan hasil bahwa semua guru dapat mengembangkan modul ajar Kurikulum merdeka dan guru terampil melaksanakan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka berupa video pembelajaran. Assistance in the Development of the Independent Curriculum Teaching Module and Its Implementation at SMP Muhammadiyah 2 Batu City Abstract SMP Muhammadiyah 2 Batu City has implemented the Independent Curriculum independently by choosing the independent study option accompanied by the University of Muhammadiyah Malang. The problem faced is that not all subject teachers can develop Independent Curriculum teaching modules and not all subject teachers are skilled in implementing learning based on the Independent Curriculum. This activity aims to assist subject teachers in developing Independent Curriculum teaching modules and so that teachers are skilled in implementing learning based on the Independent Curriculum. This activity is carried out with training and mentoring mechanisms. The problem was overcome with a solution in the form of FGD, by implementing an independent independent learning curriculum in developing teaching modules without creating a syllabus and learning objective flow (ATP) and all teachers practicing the teaching modules that had been created. Service activities can take place according to targets, shown by the results that all teachers can develop independent curriculum teaching modules and skilled teachers carry out learning based on the independent curriculum in the form of learning videos.
Pelatihan Penulisan Sastra Profetik untuk Siswa SMA Muhammadiyah 1 Malang Sunaryo, Hari; Putra, Candra Rahma Wijaya; Anggraini, Purwati
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1779

Abstract

Kumpulan cerita pendek yang berbasis nilai agama merupakan luaran pelatihan penulisan sastra profetik yang diselenggarakan bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Malang. Metode pelatihan yang digunakan adalah pertama, menyadarkan siswa akan pentingnya nilai agama dalam kehidupan dan penulisan karya sastra; ke-dua, pelatihan menulis terstruktur dengan menerapkan teknik sastra; ke-tiga, pendampingan dan pembimbingan dengan memberikan umpan balik; ke-empat, koreksi silang dengan sesama peserta pelatihan; ke-lima, penilaian dan refleksi diri. Kegiatan ini dilakukan secara luring dan dilakukan secara sistematis sesuai dengan tahapan penulisan karya sastra cerita pendek. Kegiatan dilaksanakan selama empat pertemuan, dilajutkan dengan proses kreatif siswa yang dipantau secara daring. Setiap pertemuan memiliki tujuan yang berbeda namun memiliki kesinambungan dengan tujuan utama penulisan karya sastra. Kegiatan ini mengaplikasikan model pembelajaran berbasis project dan dengan metode kooperatif-kritis. Program ini berdampak pada peningkatan kreativitas siswa dalam menuangkan ide kreatif dalam bentuk cerpen yang dilandasi dengan nilai agama. Kreativitas ini dikemas dalam bentuk buku kumpulan cerpen yang nantinya dapat menjadi bekal siswa dalam pengembangan kreativitas di masa mendatang.  Training in Prophetic Literature Writing for Students of SMA Muhammadiyah 1 Malang Abstract A collection of short stories based on religious values ??is the output of prophetic literature writing training held for students of SMA Muhammadiyah 1 Malang. The training methods used are first, making students aware of the importance of religious values ??in life and writing literary works; second, structured writing training using literary techniques; third, mentoring and mentoring by providing feedback; fourth, cross-correction with fellow trainees; fifth, self-assessment and reflection. This activity is carried out offline and carried out systematically in accordance with the stages of writing a short story literary work. The activity was carried out over four meetings, followed by the students' creative process which was monitored online. Each meeting has a different aim but is in continuity with the main aim of writing literary works. This activity applies a project-based learning model and a critical-cooperative method. This program has an impact on increasing students' creativity in expressing creative ideas in the form of short stories that are based on religious values. This creativity is packaged in the form of a book of short stories which can later become a provision for students in developing creativity in the future.