cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 167 Documents
MEDIA MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SEL ELEKTROKIMIA PADA SISWA X LD SMK N 1 MAGELANG SUN SUMITRIYAH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v3i4.2561

Abstract

This research aims to increase the activity and learning outcomes of Electrochemical Cells for XLD students at SMKN 1 Magelang, Even Semester 2019/2020 through Mind Mapping Media. This PTK starts from preparation, implementation to report preparation from January 2020 to June 2020. The subjects in this research were all students of class The PTK results show that with Mind Mapping media it can increase the activeness and learning outcomes of chemistry in the Electrochemical Cell competency of Students can improve chemistry learning outcomes regarding Electrochemical Cells by 9.7% from the initial condition which has an average of 67 to (cycle II) the final condition which has an average of 76.15 and in the learning process using the Crossword Puzzle method from the initial condition to the cycle II (final condition) can increase student activity in learning chemistry ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Sel Elektrokimia pada siswa XLD SMKN 1 Magelang Semester Genap Tahun 2019/ 2020 melalui Media Mind Mapping. PTK ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan sampai penyusunan laporan pada bulan Januari 2020 sampai dengan bulan Juni 2020 . Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X LD SMK Negeri 1 Magelang tahun ajaran 2019/ 2020. Metode penelitian yang kami lakukan.adalah.dengan.menggunakan metode.penelitian.tindakan.kelas atau PTK. Hasil PTK menunjukkan.bahwa.dengan.media Mind Mapping dapat untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia pada kompetensi Sel Elektrokimia pada Siswa X LD SMK Negeri 1 Magelang Semester Genap tahun 2019/ 2020. Hal ini dapat di buktikan dengan data empirik melalui Media Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar kimia tentang Sel Elektrokimiasebesar 9,7% dari kondisi awal yang mempunyai rata-rata 67 hingga (siklus II) kondisi akhir yang mempunyai rata-rata 76,15 dan pada proses pembelajaran dengan menggunakan metode Crossword Puzzle dari kondisi awal hingga siklus II (kondisi akhir) dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar kimia
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI MELALUI KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 15 MATARAM GUNAWAN, I MADE SONNY; AHMAD, HARIADI; HELMI, SRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v3i4.3177

Abstract

This study was conducted to improve achievement motivation through cognitive behavior therapy group counseling for class VIII students at SMP Negeri 15 Mataram. This study used a Classroom Action Research (CAR) design with two cycles. The sample of this study was the population in class VIII-1 m as many as 32 students. The data collection technique used was an achievement motivation questionnaire. The researcher used a data analysis technique with a percentage technique. The results of the study showed that cognitive behavior therapy (CBT) group counseling was effective in improving students' achievement motivation. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi berprestasi melalui konseling kelompok cognitive behavior therapy pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 15 Mataram. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Sampel penelitian ini adalah populasi di kelas VIII-1 msebanyak 32 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket motivasi berprestasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukan konseling kelompok cognitive behavior therapy (CBT) efektif dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa.
PEMBENTUKAN BUDAYA SEKOLAH DI LINGKUNGAN SMKN 3 PALANGKA RAYA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA GURU-GURU PRODUKTIF APRILIA, PRISKA; SUHARDI, MUHAMAD
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v3i4.3680

Abstract

The role of teachers and schools is crucial in developing competent and competitive human resources. To produce graduates with high-quality human resources, teachers play a critical role in education and the learning process in schools. Currently, many schools and educational institutions are unaware of their school culture, resulting in no efforts for improvement or development of the school culture. Issues with school culture can lead to low student motivation and academic performance because the school does not become a conducive place for learning. This research aims to examine the school culture at SMKN 3 Palangka Raya and its role in the performance of productive teachers. This study is qualitative research in the form of a literature review related to: 1. School culture and its role in improving the performance of productive teachers; 2. the school culture at SMKN 3 Palangka Raya. School culture consists of habitual and ongoing activities that become the school’s identity. A positive school culture plays a role in enhancing the performance of productive teachers, which includes training on instrument creation and practical fieldwork. The school culture at SMKN 3 Palangka Raya, known as "Bajenta Bajorah," helps create a Child-Friendly School (CFS). To improve skills, the culture implemented by SMKN 3 Palangka Raya includes field trips, practical fieldwork, and a school literacy movement. ABSTRAKGuru dan sekolah memiliki peran dalam mengembangkan SDM yang kompeten dan mampu berdaya saing. Untuk dapat menghasilkan lulusan dengan SDM yang tinggi maka guru memiliki peran yang krusial dalam Pendidikan serta pembelajaran di sekolah. Saat ini, banyak sekolah dan Lembaga Pendidikan yang tidak menyadari budaya sekolahnya. Hal ini menyebabkan tidak adanya upaya perbaikan atau pengembangan budaya sekolah tidak terlaksana. Permasalahan budaya sekolah akan berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan prestasi siswa karena sekolah tidak menjadi tempat yang kondusif untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji budaya sekolah di SMKN 3 Palangka Raya dan perannya pada kinerja guru produktif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk kajian literatur terkait dengan: 1. Budaya sekolah dan perannya untuk meningkatkan kinerja guru produktif; 2. budaya sekolah di SMKN 3 Palangka Raya. Budaya sekolah merupakan kebiasaan dan kegiatan yang dilakukans secara terus menerus dan menjadi identitas sekolah. Budaya sekolah yang baik memiliki peran untuk meningkatkan kinerja guru produktif, budaya ini adalah pelatihan pembuatan instrument dan praktik kerja lapangan. Budaya sekolah di SMKN 3 Palangka Raya adalah Bajenta Bajorah sehingga mampu menciptakan Sekolah Ramah Anak (SRA). Dalam hal peningkatan keterampilan, Budaya yang diterapkan oleh SMKN 3 Palangka Raya adalah karyawisata, praktik kerja lapangan dan gerakan literasi sekolah.
PENGARUH KETERKAITAN KOMPETENSI GURU SMK TERHADAP DAYA SAING LULUSAN DALAM DUNIA INDUSTRI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW WARDOYO, SISWO; SEPTIANI , MELTI; FAUZIAH, NURUL; WIHERDIANSYAH, FARID; AKBAR, ZULFA
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v3i4.3874

Abstract

This study analyzes the impact of the correlation between vocational high school (SMK) teachers' competencies and the competitiveness of graduates in the industrial sector using the Systematic Literature Review method. The findings reveal that teacher competencies, encompassing pedagogical, professional, social, and personal aspects, play a significant role in improving the quality of education and the relevance of graduates to industry needs. Moreover, strategic collaboration between SMKs and the business/industrial sectors (DU/DI), including curriculum alignment and internships, contributes to graduate employability. Challenges such as insufficient technology training for teachers and suboptimal implementation of partnerships require further attention. Overall, strengthening teacher competencies through certification and training, as well as the integration of technology in teaching, is essential for bridging the gap between vocational education and the demands of the modern job market. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis pengaruh keterkaitan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap daya saing lulusan dalam dunia industri menggunakan metode Systematic Literature Review. Temuan menunjukkan bahwa kompetensi guru, yang mencakup aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kolaborasi strategis antara SMK dan dunia usaha/dunia industri (DU/DI), termasuk penyelarasan kurikulum dan magang, berkontribusi terhadap daya serap lulusan. Hambatan seperti kurangnya pelatihan teknologi bagi guru dan implementasi kemitraan yang belum optimal memerlukan perhatian lebih lanjut. Secara keseluruhan, penguatan kompetensi guru melalui sertifikasi dan pelatihan, serta penerapan teknologi dalam pengajaran, menjadi solusi penting untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan kejuruan dan tuntutan pasar kerja modern.
PERSEPSI DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING LATHIFAH, AZIZAH SITI; SYAFIYAH, MUAZARAH NASYWATU
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v3i4.3875

Abstract

This study examines students' perceptions of parental support in the context of online learning and its influence on the effectiveness of such learning. The research was conducted on undergraduate students of Educational Technology at Sebelas Maret University with a sample of 101 respondents using quantitative methods. The research instruments included a validated parental support scale and online learning scale. The results showed that 34.65% of students perceived their parents' support in the low category, while 44.55% reported low online learning experience. Regression analysis revealed that parental support influenced online learning by 10.6%. This study emphasizes the importance of parents' role in supporting students' online learning, which includes academic, psychological, and emotional aspects. The findings highlight the need for collaborative efforts between educational institutions, students, and parents to optimize the online learning experience. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa terhadap dukungan orang tua dalam konteks pembelajaran daring dan pengaruhnya terhadap efektivitas pembelajaran tersebut. Penelitian dilakukan pada mahasiswa S1 Teknologi Pendidikan Universitas Sebelas Maret dengan sampel 101 responden dengan menggunakan metode kuantitatif. Instrumen penelitian mencakup skala dukungan orang tua dan skala pembelajaran daring yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34,65% mahasiswa mempersepsikan dukungan orang tua mereka pada kategori rendah, sementara 44,55% melaporkan pengalaman pembelajaran daring yang rendah. Analisis regresi mengungkapkan bahwa dukungan orang tua mempengaruhi pembelajaran daring sebesar 10,6%. Penelitian ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pembelajaran daring mahasiswa, yang mencakup aspek akademis, psikologis, dan emosional. Temuan ini menyoroti perlunya upaya kolaboratif antara institusi pendidikan, mahasiswa, dan orang tua untuk mengoptimalkan pengalaman pembelajaran daring.
PERAN MATA KULIAH EKONOMI KREATIF DALAM MENUMBUHKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN DAN KREATIFITAS BERWIRAUSAHA BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA PUTRA MINTAWATI, HESRI; ALBERT, JHONI; SIPAYUNG, ISKANDAR; PRADESA, KOHAR; VERIANTI, GIRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i1.3934

Abstract

This study aims to explain the role of the creative economy course in entrepreneurial creativity, mediated by entrepreneurial interest, among students of the Faculty of Economics and Business at Nusa Putra University, Sukabumi. The total number of respondents was 120, selected using the Slovin formula and probability sampling technique. The data collected were processed using path analysis techniques. The results show that each variable tested was valid and reliable, and the model was feasible based on path analysis testing, making the study feasible. The analysis results prove that the variables of the creative economy course and entrepreneurial interest have a significant positive effect on entrepreneurial creativity, and the role of entrepreneurial interest mediates the creative economy course's effect on entrepreneurial creativity. This means that the creative economy course variable affects entrepreneurial creativity, mediated by entrepreneurial interest. ABSTRAKPenelitan ini bertujuan untuk menjelaskan peran mata kuliah ekonomi kreatif terhadap kreatifitas berwirausaha yang dimediasi oleh minat kewirausahaan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Putra Sukabumi. Jumlah responden yang diambil berjumlah 120 responden dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik probability sampling. Data yang telah dikumpulkan dan diolah menggunakan teknik analisis jalur (Path Analysis). Penelitian ini menunjukkan setiap variabel yang diuji telah valid dan reliabel, serta layak secara model menurut uji analisis jalur sehingga penelitian ini dapat dilakukan. Hasil analisis membuktikan bahwa variabel mata kuliah ekonomi kreatif dan minat kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kreatifitas berwirausaha dan peran minat kewirausahaan mampu memediasi mata kuliah ekonomi kreatif terhadap kreatifitas berwirausaha, ini artinya variabel mata kuliah ekonomi kreatif berpengaruh terhadap kreatifitas berwirausaha yang dimediasi oleh minat kewirausahaan.
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMAHAMAN KENAKALAN REMAJA DAN SOLUSINYA PADA SMK PASIM PLUS WIDANINGSIH, WULAN; MINTAWATI, HESRI; HANDAYANI, NUR RITA; HERYANI, RINA; ALBERT, JHONI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i1.3935

Abstract

Juvenile delinquency refers to deviant or negative behavior exhibited by adolescents that should not be performed. Examples of such behaviors include smoking, consuming alcohol, stealing, engaging in casual sex, and staying up late. These actions violate laws, religious teachings, and social norms, and can negatively impact the social environment. The importance of this research is to identify factors that can disrupt the harmony of the environment, especially those caused by juvenile delinquency. Interpersonal communication is considered an effective method for leadership and behavioral transformation, as it allows for interactions that can change individuals' thought patterns and behaviors. In this context, parents play a crucial role in preventing juvenile delinquency, as children are under their responsibility. This research aims to explore the role of interpersonal communication between parents and children in preventing juvenile delinquency, and to identify the barriers faced by parents in educating their children. The methodology used in this research is qualitative, with a survey and interview approach using primary data. The main goal of this community service is to minimize negative behaviors among adolescents through socialization about the importance of understanding juvenile delinquency and its solutions, which is provided to students of SMK PASIM Plus Sukabumi City. It is hoped that this socialization will provide useful information to students, enabling them to better understand the negative impacts of juvenile delinquency. The findings of this research indicate that: 1. Juvenile delinquency, according to sociologist Cartono, is a form of social neglect among youth characterized by deviant behavior. 2. Juvenile delinquency can also be understood as behavior that should not be engaged in by adolescents. According to Santrock, even criminal actions can be socially accepted under certain conditions. 3. According to Silvia Yulia Ningsih (Youtuber and creator), juvenile delinquency is deviant social behavior within society. ABSTRAKKenakalan remaja merujuk pada perilaku menyimpang atau negatif yang dilakukan oleh remaja, yang seharusnya tidak dilakukan. Contoh perilaku tersebut meliputi merokok, mengonsumsi minuman keras, mencuri, seks bebas, dan begadang. Perbuatan-perbuatan ini melanggar hukum, agama, dan norma sosial yang berlaku, dan dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sosial. Pentingnya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mengganggu keharmonisan lingkungan, khususnya yang disebabkan oleh perilaku kenakalan remaja. Komunikasi interpersonal dianggap sebagai metode yang efektif untuk kepemimpinan dan transformasi perilaku, karena memungkinkan adanya interaksi yang dapat mengubah pola pikir dan perilaku individu. Dalam konteks ini, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja, karena anak-anak berada di bawah tanggung jawab orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam pencegahan kenakalan remaja, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi orang tua dalam mendidik anak mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan survei dan wawancara menggunakan data primer. Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meminimalisir perilaku negatif di kalangan remaja melalui sosialisasi tentang pentingnya pemahaman kenakalan remaja dan solusi-solusinya, yang diberikan kepada siswa-siswi SMK PASIM Plus Kota Sukabumi. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna untuk para siswa, sehingga mereka dapat lebih memahami dampak negatif dari kenakalan remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Kenakalan remaja, menurut sosiolog Cartono, merupakan bentuk pengabaian sosial pemuda yang ditandai dengan perilaku menyimpang. 2. Kenakalan remaja juga dapat diartikan sebagai perilaku yang tidak seharusnya dilakukan oleh remaja. Menurut Santrock, bahkan tindakan kriminal dapat diterima secara sosial dalam kondisi tertentu. 3. Menurut Silvia Yulia Ningsih (Youtuber dan kreator), kenakalan remaja adalah perilaku sosial yang menyimpang dalam masyarakat.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI TERHADAP PENGGUNAAN EDLINK DI UNIVERSITAS NUSA PUTRA ALBERT, JHONI; MINTAWATI, HESRI; SIPAYUNG, ISKANDAR; PRADESA, KOHAR; VERIANTI, GIRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i1.3936

Abstract

This study aims to analyze the level of student satisfaction in the Accounting study program regarding the use of Edlink at Universitas Nusa Putra Sukabumi, West Java, for the 2022/2023 academic year. The rapid development of technology has led to the necessity for learning processes to keep up with technological advancements. Online learning can facilitate communication between educators and students. This online learning is applied in Accounting courses, assisted by Edlink. Edlink is an application that allows the creation of virtual classrooms. The research method used is a descriptive qualitative method with a survey approach. The instruments for measuring the research variables are broken down into research indicators. The instrument used is a student response questionnaire. The subjects of this study are third-semester students from the Accounting program at Universitas Nusa Putra. The positive response shown by students in the use of Edlink indicates that Edlink can be used to facilitate the learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa program studi akuntansi terhadap penggunaan Edlink di Universitas Nusa Putra Sukabumi, Jawa Barat tahun ajaran 2022/2023. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan proses pembelajaran yang dilakukan juga harus mengikuti perkembangan teknologi. Pembelajaran bisa dilakukan secara online untuk mempermudah proses komunikasi antara pendidik dan peserta didik. Pembelajaran online tersebut dilakukan pada matakuliah Akuntansi. Pembelajaran online yang dilakukan berbantuan Edlink. Edlink merupakan aplikasi yang memungkinkan terbentuknya kelas di dunia maya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif menggunakan metode survey. Instrumen untuk mengukur variabel-variabel penelitian dijabarkan ke dalam indikator-indikator penelitian. Instrument yang digunakan yaitu angket respon mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 program studi Akuntansi Universitas Nusa Putra. Respon yang baik ditunjukan oleh mahasiswa dalam penggunaan Edlink sehingga Edlink dapat digunakan untuk memperlancar proses pembelajaran.
ANALISIS URGENSITAS PENDIDIKAN DALAM DUNIA BISNIS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN: STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA PUTRA SIPAYUNG, ISKANDAR; MINTAWATI, HESRI; ALBERT, JHONI; PRADESA, KOHAR; VERIANTI, GIRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i1.3940

Abstract

This study aims to examine the role of entrepreneurship education in enhancing entrepreneurial motivation among students. The limited availability of adequate employment opportunities in Indonesia remains a current issue. To provide a solution to this problem, the Indonesian government through the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises (Kemenkop) has initiated the National Entrepreneurship Movement (Gerakan Kewirausahaan Nasional/GKN). This program, developed as a step to increase the number of entrepreneurs, is expected to become a solution to the limited job opportunities in Indonesia. In this regard, the role of entrepreneurship education must be maximized to enhance students' motivation to have the intention, determination, and capability to become entrepreneurs. Over time, the formation of entrepreneurial values has not only been present among entrepreneurs and businesses but has also extended into education, where activities increasingly require an entrepreneurial spirit. Entrepreneurship in education aims to create holistic individuals who possess the character, understanding, and skills necessary to become entrepreneurs. Essentially, entrepreneurship education is carried out by school principals, teachers, and educational staff (counselors), with educators being part of the education community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan pendidikan kewirausahaan dalam meningkatkan motivasi berwirausaha dikalangan mahasiswa. keterbatasan lapangan pekerjaan yang memadai di indonesia masih menjadi permasalahan yang dihadapi saat ini. Guna memberi solusi untuk permasalahan tersebut Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) menggalakan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN). Program yang dibuat sebagai langkah untuk terus memajukan jumlah wirausaha yang ada ini diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan keterbatasan lapangan pekerjaan di Indonesia. Terkait hal tersebut, maka disinilah peranan pendidikan kewirausahaan harus dapat dimaksimalkan guna meningkatkan motivasi mahasiswa untuk memiliki niat, tekad dan kemampuan untuk menjadi wirausaha. Dalam perkembangannya, pembentukan nilai-nilai kewirausahaan tidak hanya dikalangan pengusaha dan dunia usaha saja tetapi sudah merambah dunia pendidikan, dimana kegiatannya juga sangat membutuhkan jiwa kewirausahaan. Kewirausahaan dalam pendidikan bertujuan untuk menjadikan manusia secara holistik, sebagai manusia yang memiliki karakter, pemahaman dan keterampilan sebagai wirausaha. Pada dasarnya kewirausahaan pendidik dilakukan oleh kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan (konselor), pendidik tentunya sebagai masyarakat pendidikan.
ANALISIS PERAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN KETERAMPILAN SUMBER DAYA MANUSIA DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR PRADESA, KOHAR; MINTAWATI, HESRI; ALBERT, JHONI; SIPAYUNG, ISKANDAR; VERIANTI, GIRI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v4i1.3941

Abstract

This study aims to analyze the development of education in enhancing the quality and skills of human resources in Indonesia through a literature review. The research uses a qualitative and descriptive approach. The data sources for this study are derived from electronic articles related to human resources in Indonesia. The initial stage of this research involves reading data sources or literature from various scientific articles or websites related to the topic, followed by analyzing the content of the data related to the development of education to improve the quality and skills of human resources in Indonesia. After the analysis, the results are summarized. The findings show that the existence of educational institutions is crucial for preparing human resources. Educational institutions are not only formal institutions but also non-formal and informal ones. The development of human resources in education in Indonesia is generally similar across regions, regardless of local resource potential. Ideally, the development of education should address the opportunities and issues in Indonesian education, ensuring that strategies and development programs in each region can be implemented according to existing and real conditions. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan keterampilan sumber daya manusia di indonesia menggunakan studi literatura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini dikaji dari artikel elektronik yang berkaitan dengan manusia di Indonesia. Tahapan awal dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca sumber data atau literatur dari berbagai artikel ilmiah, atau website yang bersangkutan dengan topik bahasan, kemudian menganalisis isi sumber data yang terkait dengan materi tentang pengembangan pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan sumber daya manusia di Indonesa, setelah melakukan analisis, selanjutnya menyimpulkan hasil dari analisis tersebut. Hasil menunjukkan bahwa Keberadaan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk menyiapkan sumber daya manusia. Lembaga pendidikan bukan hanya lembaga formal, tetapi juga lembaga nonformal dan informal. Pengembangan sumber daya manusia pendidikan di Indonesia pada umumnya relative sama pada setiap daerah, terlepas dari potensi sumber daya lokal. Idealnya, pengembangan pendidikan benar-benar melihat peluang dan permasalahan pendidikan di Indonesia, sehingga strategi dan arah program pembangunan di tiap daerah dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang ada dan nyata.

Page 11 of 17 | Total Record : 167