cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
PENGARUH KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK PADA SISWA Zaman, Nurkholifah; Nuraeni, Nuraeni; Garnika, Eneng
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10346

Abstract

ABSTRACT Academic anxiety is one of the psychological factors that can hinder the learning process and students’ academic achievement in school. This condition often appears in the form of excessive worry about assignments, examinations, and other academic demands, which ultimately affects students’ concentration and self-confidence. This study aims to analyze the effect of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling on academic anxiety among high school students. The study employed a quantitative method with a one group pretest-posttest design, with participants selected based on high levels of academic anxiety. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, designed to measure cognitive, emotional, and behavioral aspects of academic anxiety, and were analyzed using a paired sample t-test. The results indicate that REBT counseling has a significant effect in reducing students’ academic anxiety, as reflected in decreased irrational thoughts, improved emotional regulation, and the development of more positive attitudes toward academic demands. These changes suggest that students become more capable of להתמודד learning situations in a calm and focused manner. The findings highlight that REBT is not only effective in reducing anxiety symptoms but also plays a role in fostering rational and adaptive thinking patterns that support students’ long-term academic success. ABSTRAK Kecemasan akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat menghambat proses belajar dan pencapaian hasil belajar siswa di sekolah. Kondisi ini sering muncul dalam bentuk kekhawatiran berlebihan terhadap tugas, ujian, maupun tuntutan akademik lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya konsentrasi dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap kecemasan akademik pada siswa SMA. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian dipilih berdasarkan tingkat kecemasan akademik tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama, yang dirancang untuk mengukur aspek kognitif, emosional, dan perilaku dari kecemasan akademik, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling REBT berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan akademik siswa, yang ditandai dengan berkurangnya pikiran irasional, meningkatnya kemampuan regulasi emosi, serta munculnya sikap yang lebih positif terhadap tuntutan akademik. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu menghadapi situasi belajar dengan tenang dan terarah. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi REBT tidak hanya efektif dalam mengurangi gejala kecemasan, tetapi juga berperan dalam membentuk pola pikir rasional dan adaptif yang mendukung keberhasilan belajar siswa secara berkelanjutan.
PENGARUH KONSELING BEHAVIOR TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG PADA SISWA SMA Rudini, Rudini; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10347

Abstract

ABSTRACT Deviant behavior among students is a problem that can disrupt the learning process and character development, particularly when influenced by family environment and lack of supervision. This study aims to analyze the effect of behavioral techniques on deviant behavior among eleventh-grade students at SMAN 1 Kediri in the 2023/2024 academic year. The study employed a quantitative approach with a one group pretest–posttest design, with participants selected based on high levels of deviant behavior. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, supported by additional techniques. Data analysis focused on comparing conditions before and after the intervention to identify significant changes in student behavior. The results indicate a decrease in deviant behavior after the intervention. These findings confirm that behavioral techniques are effective as an intervention in shaping student behavior toward more adaptive and normative patterns. Therefore, behavioral techniques can be utilized as a strategic alternative in school counseling services to support sustainable student character development. ABSTRAK Perilaku menyimpang pada siswa merupakan permasalahan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan karakter, terutama ketika dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan kurangnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik behavior terhadap perilaku menyimpang pada siswa kelas XI di SMAN 1 Kediri Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian dipilih berdasarkan tingkat perilaku menyimpang yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama yang didukung teknik pelengkap. Analisis data difokuskan pada perbandingan kondisi sebelum dan sesudah intervensi untuk mengidentifikasi perubahan perilaku siswa secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku menyimpang setelah diberikan perlakuan. Temuan ini menegaskan bahwa teknik behavior efektif sebagai intervensi dalam membentuk perilaku siswa ke arah yang lebih adaptif dan sesuai norma. Dengan demikian, teknik behavior dapat digunakan sebagai alternatif strategis dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara berkelanjutan.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP KINERJA GURU SMA Siregar, Julmahdi; Purnama, Iwan; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Siregar, Marlina; Harahap, Aziddin
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10364

Abstract

ABSTRACT Improving the quality of education is largely determined by teacher performance as the main implementer of the learning process in schools. This study aims to examine the effect of work discipline and pedagogical competence on teacher performance at SMA Negeri 1 Sungai Kanan, both partially and simultaneously. This research employed a quantitative approach with a correlational design involving three independent variables and one dependent variable. The research subjects were all teachers at SMA Negeri 1 Sungai Kanan, with a total sample of 36 respondents. Data were collected using research instruments developed based on the indicators of each variable. Based on the results of hypothesis testing, it was found that work discipline has a significant effect on teacher performance with a coefficient of 0.445. Pedagogical competence also shows a significant effect on teacher performance with a coefficient of 0.592. Furthermore, simultaneously, work discipline and pedagogical competence have a stronger effect on teacher performance, with a coefficient of 0.669. Overall, the results of this study indicate that improving teacher performance can be achieved through strengthening work discipline and enhancing pedagogical competence. These findings imply that efforts to improve the quality of education should focus on continuous professional development of teachers as well as the enforcement of work discipline within the school environment. ABSTRAK Peningkatan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kinerja guru sebagai pelaksana utama proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru di SMA Negeri 1 Sungai Kanan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang melibatkan tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Subjek penelitian adalah seluruh guru SMA Negeri 1 Sungai Kanan dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen penelitian yang telah disusun sesuai dengan indikator masing-masing variabel. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,445. Kompetensi pedagogik juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai sebesar 0,592. Selain itu, secara simultan disiplin kerja dan kompetensi pedagogik memberikan pengaruh yang lebih kuat terhadap kinerja guru dengan nilai sebesar 0,669. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja dan pengembangan kompetensi pedagogik. Temuan ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan perlu difokuskan pada pengembangan profesional guru secara berkelanjutan serta penegakan disiplin kerja di lingkungan sekolah.
INTEGRASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN DAN SAINS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH SISWA KELAS IX MTsN 1 MERANGIN Ariqah, Febriona Maharani; Juwita, Utari Maysa; Fitriati, Eva; Armaini, Uci; Basuki, Nur Afdal; Jamin, Ahmad; Mitra, Oki
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10419

Abstract

This study investigates the influence of integrating Qur’anic values with science in waste management on students’ environmental awareness and pro-environmental behavior among ninth-grade students at MTsN 1 Merangin. The research addresses the limited empirical evidence linking religious values and scientific learning in shaping ecological behavior. A quantitative field research approach was applied. Data were collected from 40 respondents using questionnaires and analyzed through Partial Least Square (PLS) with SmartPLS. The findings reveal that the integration of Qur’anic values and science significantly and positively affects environmental awareness and behavior (β = 0.987; p < 0.05). It also shows a significant contribution to waste management practices (β = 0.967; p < 0.05). The high coefficient of determination (R-square = 0.974 and 0.935) indicates strong explanatory power of the model. These results confirm that combining religious and scientific perspectives is effective in fostering responsible environmental attitudes and practices among students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an dengan sains dalam konteks pengelolaan sampah terhadap pembentukan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan peserta didik kelas IX MTsN 1 Merangin. Studi ini dilandasi oleh keterbatasan kajian empiris yang mengaitkan nilai religius dan sains dalam pembentukan perilaku ekologis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 40 responden, kemudian dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Al-Qur’an dan sains memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran serta perilaku peduli lingkungan (β = 0,987; p < 0,05). Selain itu, variabel tersebut juga berkontribusi signifikan terhadap praktik pengelolaan sampah (β = 0,967; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi yang tinggi (R-square = 0,974 dan 0,935) mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan hubungan antar variabel secara kuat. Dengan demikian, penggabungan nilai religius dan sains dalam pembelajaran terbukti efektif dalam membentuk sikap dan perilaku lingkungan yang lebih bertanggung jawab pada peserta didik.
PARTISIPASI SISWA DALAM KEGIATAN KEROHANIAN KRISTEN DI SMK NEGERI 2 SURAKARTA: ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL Purnamingtyas, Briggita Anindya; Juntak, Justin Niaga Siman
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10495

Abstract

The inconsistency of student participation in Christian spiritual activities at SMK Negeri 2 Surakarta is the main background of this research, even though the school has provided adequate supporting facilities for students. The focus of the problem is directed at an in-depth analysis of the interaction of internal and external factors that influence the degree of student involvement. This study applies a descriptive qualitative method through in-depth interviews conducted from January to February 2026. The research stages include identifying informants, collecting primary data, reducing information, and systematically drawing conclusions. Research findings indicate that internal factors include the motivational strength of faith, personal awareness, interests, and perceptions of spiritual benefits. Externally, the strategic role of teachers as motivators, the collective influence of peers, and support from school policies are the main strengthening factors. However, significant structural obstacles were identified in the form of activity schedules that clash with break times and a busy academic load, thus hindering the actualization of optimal participation. Student participation is not only measured by the frequency of attendance, but also active involvement in services and management of spiritual organizations. The main conclusion confirms that participation is the result of a dynamic interaction between the personal dimension and the institutional environment. Therefore, increasing engagement requires a holistic approach that synergizes inner spiritual development with more flexible systemic school support to build students' character as a whole. ABSTRAK Ketidakkonsistenan partisipasi siswa dalam kegiatan kerohanian Kristen di SMK Negeri 2 Surakarta menjadi latar belakang utama penelitian ini, meskipun pihak sekolah telah menyediakan fasilitas pendukung yang memadai bagi siswa. Fokus masalah diarahkan pada analisis mendalam mengenai interaksi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi derajat keterlibatan siswa. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara mendalam yang dilaksanakan pada periode Januari hingga Februari tahun 2026. Tahapan penelitian meliputi identifikasi informan, pengumpulan data primer, reduksi informasi, hingga penarikan simpulan secara sistematis. Temuan riset menunjukkan bahwa faktor internal mencakup kekuatan motivasi iman, kesadaran pribadi, minat, serta persepsi terhadap manfaat spiritual. Secara eksternal, peran strategis guru sebagai motivator, pengaruh kolektif teman sebaya, serta dukungan kebijakan sekolah menjadi faktor penguat utama. Namun, teridentifikasi kendala struktural signifikan berupa jadwal kegiatan yang bertabrakan dengan jam istirahat serta beban akademik yang padat, sehingga menghambat aktualisasi partisipasi secara optimal. Partisipasi siswa tidak hanya diukur dari frekuensi kehadiran, tetapi juga keterlibatan aktif dalam pelayanan dan kepengurusan organisasi kerohanian. Simpulan utama menegaskan bahwa partisipasi merupakan hasil interaksi dinamis antara dimensi personal dan lingkungan institusional. Oleh karena itu, peningkatan keterlibatan memerlukan pendekatan holistik yang menyinergikan pembinaan spiritual batiniah dengan dukungan sistemik sekolah yang lebih fleksibel guna membangun karakter siswa seutuhnya tuntas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMA Aulia, Amanda; Romlah, Romlah; Fitriani, Fitriani
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10496

Abstract

The low interest and learning outcomes of students in Islamic Religious Education (PAI) at SMA Negeri 17 Bandar Lampung due to conventional teaching techniques are the background of this research. The focus of the problem is directed at the effectiveness of the Snowball Throwing model as an innovative solution to improve academic achievement. Using a quasi-experimental design with a non-equivalent control group approach, the research stages include administering a pretest, treatment, and posttest. The experimental group implemented Snowball Throwing, while the control group used Problem Based Learning. The test instrument used was proven valid and reliable with a Cronbach's Alpha value of 0.963. The results of quantitative analysis through the Mann-Whitney test showed a significant difference between the two groups with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). The data findings revealed that the average rank (mean rank) of the experimental class reached 32.73, far exceeding the control class which was only 17.67. This proves that the Snowball Throwing model significantly increases students' engagement, motivation, and cognitive understanding in the cognitive domains C2 and C3. The main conclusion of the study confirms that the use of Snowball Throwing is a highly effective and cutting-edge teaching strategy for optimizing Islamic Religious Education (PAI) learning outcomes in schools. Teachers are advised to adopt this active model to create a more dynamic, enjoyable, and inclusive learning ecosystem for all student learning styles in today's senior secondary education environment. ABSTRAK Rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Negeri 17 Bandar Lampung akibat teknik pengajaran konvensional menjadi latar belakang penelitian ini. Fokus masalah diarahkan pada efektivitas model Snowball Throwing sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan prestasi akademik. Menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group, tahapan penelitian meliputi pemberian pretest, perlakuan, dan posttest. Kelompok eksperimen menerapkan Snowball Throwing, sementara kelompok kontrol menggunakan Problem Based Learning. Instrumen tes yang digunakan terbukti valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,963. Hasil analisis kuantitatif melalui uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan data mengungkapkan peringkat rata-rata (mean rank) kelas eksperimen mencapai 32,73, jauh melampaui kelas kontrol yang hanya sebesar 17,67. Hal ini membuktikan bahwa model Snowball Throwing secara nyata meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman kognitif siswa pada ranah kognitif C2 serta C3. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa penggunaan Snowball Throwing merupakan strategi pengajaran yang sangat efektif dan mutakhir untuk mengoptimalkan hasil belajar PAI di sekolah. Guru disarankan mengadopsi model aktif ini guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis, menyenangkan, dan inklusif bagi seluruh gaya belajar siswa di lingkungan pendidikan menengah atas saat ini tuntas.
PENERAPAN METODE PUBLIC SPEAKING DALAM PEMBELAJARAN TEKS PIDATO PADA KELAS VIII SMP Ningsih, Wahyu; Khairunnisa, Siti; Sitanggang, Novi Anry; Amanda, Cindy; Sipayung, Cik De Nella
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10497

Abstract

This study aims to describe the implementation of the public speaking method in speech text learning, students’ responses to the method, and the improvement of speaking skills of eighth-grade students at SMP IT Al-Bayan Percut Sei Tuan. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of this study were Indonesian language teachers and eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, and the validity of the data was ensured through source and technique triangulation. The results showed that the implementation of the public speaking method was carried out through three stages: preparation, implementation, and evaluation. Furthermore, there was an improvement in students’ speaking skills, including fluency, intonation, expression, and the ability to convey ideas systematically. The public speaking method also enhanced students’ self-confidence in speaking in public. Therefore, the public speaking method is proven to be effective in improving students’ speaking skills and creating a more active, communicative, and student-centered learning environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode public speaking dalam pembelajaran teks pidato, respons siswa terhadap metode tersebut, serta perubahan keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP IT Al-Bayan Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode public speaking dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan berbicara siswa yang terlihat dari aspek kelancaran, intonasi, ekspresi, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis. Metode public speaking juga mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum. Dengan demikian, metode public speaking terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, komunikatif, dan berpusat pada siswa.  
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) PADA MATERI STRUKTUR BUMI DAN PERKEMBANGANNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MURID SMP Yousanty, Yumna Haifa’; Erman, Erman
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10498

Abstract

This study aims to determine the improvement of students’ learning outcomes through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on the topic of Earth Structure and Its Development. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental method using a one group pretest-posttest design. The subjects of this study consisted of 31 eighth-grade junior high school students. Data were collected through learning outcome tests (pretest and posttest), observation of learning implementation, and student response questionnaires. The learning outcome data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test, Wilcoxon Signed-Ranks Test, and N-Gain analysis. The results showed that there was an improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the TGT model. The average pretest score of 51.94 increased to 86.61 in the posttest, with an N-Gain score of 0.70 categorized as high. The Wilcoxon test result showed a significance value of < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest scores. The implementation of learning was categorized as very good, indicated by a mode score of 4 across all learning aspects. In addition, students’ responses were categorized as very strong with a percentage of 85%, indicating that the TGT model can improve students’ motivation, participation, and collaboration in learning. Thus, it can be concluded that the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model is effective in improving students’ learning outcomes on the topic of Earth Structure and Its Development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar murid melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi Struktur Bumi dan Perkembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 31 murid kelas VIII SMP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon murid. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Ranks Test, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar murid setelah penerapan model TGT. Nilai rata-rata pretest sebesar 51,94 meningkat menjadi 86,61 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik, ditunjukkan oleh skor modus 4 pada seluruh aspek pembelajaran. Selain itu, respon murid terhadap pembelajaran menunjukkan kategori sangat kuat dengan persentase sebesar 85%, yang mengindikasikan bahwa model TGT mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, dan kerja sama murid dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid pada materi Struktur Bumi dan Perkembangannya.  
KERJASAMA SEKOLAH DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Wenda, Tiwena; Irianto, Petrus; Sampebua, Mingsep Rante; Masreng, Robert; Gultom, Monika; Mangolo, Ewendi W.
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10499

Abstract

The implementation of education policies in underdeveloped regions of Papua faces geographical barriers, digital limitations, and highly complex sociocultural dynamics. This study aims to analyze in-depth the collaboration mechanisms between schools and parents at SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, to improve student achievement. Using a qualitative approach with a case study design, data was collected from eleven key informants through purposive sampling and validated using a triangulation strategy and sources. The research steps included participant observation at committee meetings, in-depth interviews regarding parenting patterns, and an analysis of the achievement information system. The research findings revealed that integrating WhatsApp communication with traditional methods such as home visits and contact books was highly effective in breaking down distance barriers and strengthening student discipline. Furthermore, family education through religious forums was proven to increase parents' understanding of the importance of daily learning support. The implementation of an informal talent mapping strategy also stimulated the intrinsic motivation of indigenous Papuan students. Quantitative results showed a tangible impact in the form of an increase in students' average academic scores from 70 to 78 and a significant decrease in absenteeism. The main conclusion confirms that a flexible, transparent partnership model based on the local wisdom of the Lani community is a strategic key in maintaining the sustainability of education services while breaking the chain of poverty in the interior of the Papua Highlands. ABSTRAK Penerapan kebijakan pendidikan di wilayah tertinggal Papua menghadapi hambatan geografis, keterbatasan digital, serta dinamika sosiokultural yang sangat kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam mekanisme kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua di SMP Negeri 1 Tiom, Lanny Jaya, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dihimpun dari sebelas informan kunci melalui teknik purposive sampling dan divalidasi menggunakan strategi triangulasi teknik serta sumber. Langkah penelitian mencakup observasi partisipatif pada rapat komite, wawancara mendalam terkait pola asuh, dan analisis sistem informasi prestasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi komunikasi media WhatsApp dengan metode tradisional seperti kunjungan rumah dan buku penghubung sangat efektif meruntuhkan kendala jarak serta memperkuat disiplin siswa. Selain itu, edukasi keluarga melalui forum keagamaan terbukti meningkatkan pemahaman wali murid mengenai pentingnya pendampingan belajar harian. Penerapan strategi pemetaan bakat secara informal juga mampu membangkitkan motivasi intrinsik siswa asli Papua. Hasil kuantitatif menunjukkan dampak nyata berupa kenaikan rata-rata nilai akademik siswa dari skor 70 menjadi 78 serta penurunan angka absensi secara signifikan. Simpulan utama menegaskan bahwa model kemitraan yang fleksibel, transparan, dan berbasis kearifan lokal masyarakat Lani merupakan kunci strategis dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di pedalaman Papua Pegunungan.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MATERI SISTEM EKSKRESI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MURID SMP Afifah, Febri Nurdian
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10500

Abstract

This study aims to determine improvements in junior high school students’ science learning outcomes, the implementation of instruction, and student responses following the application of the Jigsaw cooperative learning model to the topic of the excretory system. The research design employed was a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest design. The subjects of this study were the 32 students in Class VIII-A at Bahrul Ulum Junior High School in Surabaya. The cognitive learning outcome indicators used include understanding, applying, and analyzing. The results of the study indicate that there is a significant difference between pretest and posttest scores after the implementation of the Jigsaw cooperative learning model, with a Wilcoxon test significance value of 0.000 < 0.05. The N-Gain analysis results show an improvement in student learning outcomes of 0.5718, categorized as moderate. The implementation of the learning process was rated as very good, with a mode score of 4 for the introductory, main, and concluding activities. Additionally, student responses to the learning process were rated as very good, with an average percentage of 91%, indicating that students felt engaged, active, and supported in understanding the excretory system material through the implemented learning approach. Based on these results, it can be concluded that the Jigsaw cooperative learning model is effective in improving junior high school students’ science learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA murid SMP, keterlaksanaan pembelajaran, serta respons murid setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi sistem ekskresi. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas VIII-A SMP Bahrul Ulum Surabaya dengan jumlah 32 murid. Indikator hasil belajar kognitif yang digunakan meliputi memahami, menerapkan, dan menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 < 0,05. Hasil analisis N-Gain menunjukkan peningkatan hasil belajar murid sebesar 0,5718 dengan kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan skor modus 4 pada kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Selain itu, respons murid terhadap pembelajaran menunjukkan kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 91%, yang menandakan bahwa murid merasa tertarik, aktif, dan terbantu dalam memahami materi sistem ekskresi melalui pembelajaran yang diterapkan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA murid SMP.