cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 463 Documents
ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA PRABUMULIH Jailani, Jailani; Mirza, Tony; Fahlevi, Arry Halbadika
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6515

Abstract

This study examines the implementation of human resource (HR) development at the Prabumulih City Public Order Agency (Satpol PP), based on indications of suboptimal organizational performance. The background to this problem is the importance of quality human resources for improving public services, yet existing development programs are suspected of being ineffective. The focus of this study is to analyze in-depth the implementation of HR development programs, specifically education and training (diklat), through four management functions. The main research steps were conducted using a qualitative descriptive approach, with interviews as the primary data collection technique to obtain a comprehensive overview. The main findings indicate that although the planning and organization of training have been running quite well, implementation and oversight remain very weak. Many programs have not been realized as planned due to budget constraints, which has resulted in low personnel performance. Furthermore, the main conclusion confirms that the lack of post-training supervision and budget constraints are major obstacles, leading to decreased officer motivation and the inability to achieve HR development goals. Therefore, fundamental improvements in implementation management and oversight are needed to ensure program effectiveness and improve overall organizational performance. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji implementasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Prabumulih, yang didasari oleh adanya indikasi kinerja organisasi yang belum optimal. Latar belakang masalah ini adalah pentingnya SDM berkualitas untuk meningkatkan pelayanan publik, namun program pengembangan yang ada diduga belum berjalan efektif. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan program pengembangan SDM, khususnya pendidikan dan pelatihan (diklat), melalui empat fungsi manajemen. Langkah penelitian utama dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data primer untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun aspek perencanaan dan pengorganisasian diklat telah berjalan cukup baik, aspek pelaksanaan dan pengawasan masih sangat lemah. Banyak program tidak terealisasi sesuai rencana akibat kendala anggaran, yang berdampak pada rendahnya kinerja personel. Selain itu, simpulan utama menegaskan bahwa minimnya pengawasan pasca-diklat dan keterbatasan anggaran menjadi penghambat utama, menyebabkan motivasi petugas menurun dan tujuan pengembangan SDM tidak tercapai secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan fundamental dalam manajemen pelaksanaan dan pengawasan untuk memastikan efektivitas program dan peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan.
PENDEKATAN TRAUMA HEALING SEBAGAI UPAYA PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK Adha, Sasi Kirana
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7013

Abstract

ABSTRACT Trauma healing is a psychological approach aimed at helping child victims of violence overcome emotional, behavioral, and social impacts resulting from traumatic experiences. This study aims to analyze the trauma healing efforts implemented by the Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA) in Lima Puluh Kota Regency. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, documentation, and in-depth interviews with key informants and related parties. The findings indicate that the Office of Women’s Empowerment, Child Protection, Population Control, and Family Planning (DPPKBPPA) plays a central role in handling cases, including victim outreach, legal and medical assistance, as well as psychological recovery through trauma healing. The intervention process conducted by psychologists involves several stages: initial assessment to map the victim’s psychological condition, counseling sessions, progress evaluation, and continuous follow-up monitoring. These efforts have proven effective in helping child victims reduce psychological distress, increase their sense of safety, restore self-confidence, and improve adaptive social functioning. This study emphasizes that trauma healing becomes more effective when integrated with legal and medical services, and requires collaboration among professionals, institutions, and families to ensure sustainable child protection and recovery. ABSTRAK Trauma healing merupakan pendekatan psikologis yang bertujuan membantu anak korban kekerasan dalam mengatasi dampak emosional, perilaku, dan sosial akibat pengalaman traumatis. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya trauma healing yang dilaksanakan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap informan kunci dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKBPPA) memiliki peran sentral dalam penanganan kasus, meliputi penjangkauan korban, pendampingan hukum dan medis, serta pemulihan psikologis melalui trauma healing. Proses intervensi dilakukan oleh psikolog melalui beberapa tahap, yaitu asesmen awal untuk memetakan kondisi psikologis korban, pelaksanaan sesi konseling, evaluasi perkembangan, serta tindak lanjut dengan monitoring berkelanjutan. Upaya ini terbukti membantu anak korban dalam mengurangi tekanan psikologis, meningkatkan rasa aman, memulihkan kepercayaan diri, dan memperbaiki keberfungsian sosial secara lebih adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa trauma healing akan lebih efektif apabila diintegrasikan dengan layanan hukum dan medis, serta membutuhkan kolaborasi antara profesional, lembaga terkait, dan keluarga untuk menjamin keberlanjutan perlindungan dan pemulihan anak.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN HANDPHONE DI NS PHONE KOTA MOJOKERTO Naryanti, Riris Wanda
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7014

Abstract

ABSTRACT With the rapid growth of information technology, the business world is now in a highly competitive digital era, where marketing strategies play a crucial role for companies to survive and grow, particularly in increasing sales. This study aims to analyze the marketing strategies implemented by NS PHONE in Mojokerto City to improve smartphone sales. Data were collected through documentation, interviews, and observation, using a qualitative approach and descriptive analysis. The findings show that NS PHONE effectively applies the 4P marketing mix strategy. The products offered are adjusted to customer needs and current market trends, competitive pricing is maintained, the store is located in a strategic area, and promotions are actively carried out through social media platforms such as TikTok, WhatsApp, and Facebook. Furthermore, friendly service and a personal approach contribute to customer satisfaction and long-term loyalty. Based on sales data from February to May 2025, the number of units sold increased, indicating that the marketing strategy successfully supported sales growth at NS PHONE Mojokerto. ABSTRAK Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, dunia bisnis kini berada di era digital yang sangat kompetitif, di mana strategi pemasaran menjadi kunci penting bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan NS PHONE Kota Mojokerto dalam meningkatkan penjualan handphone. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi dengan pendekatan kualitatif serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NS PHONE secara efektif menggunakan strategi bauran pemasaran 4P. Produk yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan dan tren pasar terkini, harga yang dipatok relatif bersaing, Lokasi took berada di area strategis, serta promosi dilakukan secara aktif melalui media social seperti TikTok, WhatsApp, dan Facebook. Selain itu pelayanan ramah serta pendekatan personal terbukti mampu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus membangun loyalitas jangka panjang. Berdasarkan data penjualan Februari hingga Mei 2025, terjadi peningkatan jumlah unit terjual, yang menunjukkan efektivitas strategi pemasaran dalam mendukung peningkatan penjualan handphone di NS PHONE Kota Mojokerto.
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF BERDASARKAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI KOMORBID HIPERTENSI DAN DIABETES MILITUS DI RSUD MOKOPIDO TOLITOLI Saman, Saman; Hasni, Hasni; Kurniawan, Rahmat; Putri, Novica Ariyanti; Evie, Sova; Fitria, Fitria
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7016

Abstract

This study was motivated by the increasing prevalence of Congestive Heart Failure (CHF) and its significant impact on patients' quality of life. However, specific data on this issue at Mokopido Tolitoli Regional General Hospital (RSUD Mokopido Tolitoli) are not yet available. This data gap hampers the design of holistic nursing services. Therefore, this study focused on analyzing and comparing the quality of life of CHF patients based on demographic characteristics and the presence or absence of comorbidities such as hypertension and diabetes mellitus. This study used a quantitative descriptive-comparative design with a purposive sampling technique involving 50 patients. Quality of life data were collected using the Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) and analyzed using the Chi-Square test. The main findings indicated that the patients' quality of life was generally very low; the majority fell into the poor (52%) and moderate (48%) categories, with no patients reporting a good quality of life. The statistical test results showed no statistically significant difference in quality of life (p = 0.843) between comorbidity groups. However, clinically, patients with multiple comorbidities (hypertension and diabetes) exhibited the worst quality of life. It was concluded that CHF places a significant burden on all aspects of patients' lives, and a more comprehensive, multidisciplinary management approach is needed. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya prevalensi Gagal Jantung Kongestif (CHF) dan dampaknya yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien, sementara data spesifik mengenai hal ini di RSUD Mokopido Tolitoli belum tersedia. Adanya kesenjangan data ini menghambat perancangan layanan keperawatan yang holistik. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis dan membandingkan kualitas hidup pasien CHF berdasarkan karakteristik demografi serta ada tidaknya komorbiditas hipertensi dan diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif-komparatif dengan teknik purposive sampling terhadap 50 pasien. Data kualitas hidup dikumpulkan menggunakan kuesioner Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Temuan utama menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien secara umum sangat rendah; mayoritas berada dalam kategori buruk (52%) dan sedang (48%), tanpa ada satu pun pasien yang melaporkan kualitas hidup baik. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan kualitas hidup yang signifikan secara statistik (p = 0,843) antar kelompok komorbiditas. Meskipun demikian, secara klinis, pasien dengan komorbiditas ganda (hipertensi dan diabetes) menunjukkan proporsi kualitas hidup terburuk. Disimpulkan bahwa CHF memberikan beban berat pada seluruh aspek kehidupan pasien, dan diperlukan pendekatan manajemen multidisipliner yang lebih komprehensif.
PENGARUH CITRA MEREK, HARGA, DAN DAYA TARIK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN SHOWROOM HARRIS MOBIL PERIODE 2024 Lucky Virda Lorensa, Adelia; Aini Anisa, Nur; Setyowati, Lis
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7086

Abstract

The used car industry in Indonesia has experienced rapid growth in recent years, driven by increasing consumer demand for more affordable vehicles compared to new cars. Additionally, changing consumer behavior, with a greater focus on selecting products more carefully, demands that used car showrooms better understand the factors influencing purchase decisions. While many studies have addressed factors such as price and brand image, few have examined the simultaneous impact of these factors, particularly in the context of local used car showrooms. This study aims to analyze the influence of brand image, price, and showroom attractiveness on consumer purchase intention at Harris Mobil showroom. The research employs a quantitative approach with multiple linear regression analysis. The findings indicate that price (B = 0.585; Sig. = 0.000) and showroom attractiveness (B = 0.277; Sig. = 0.004) have a positive and significant effect on purchase intention, while brand image (B = 0.121; Sig. = 0.251) does not have a significant partial effect. The coefficient of determination (R²) of 0.965 indicates that 96.5% of the variation in purchase intention can be explained by the three variables. These findings fill a gap in the literature by addressing the simultaneous influence of brand image, price, and showroom attractiveness on consumer purchase intention in the context of used car showrooms. ABSTRAK Industri mobil bekas di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan peningkatan permintaan konsumen terhadap kendaraan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan mobil baru. Selain itu, perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif dalam memilih produk juga menuntut showroom mobil bekas untuk lebih memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Meskipun banyak penelitian yang membahas faktor-faktor seperti harga dan citra merek, belum banyak penelitian yang mengkaji pengaruh ketiga faktor secara simultan, khususnya dalam konteks showroom mobil bekas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, harga, dan daya tarik showroom terhadap minat beli konsumen pada showroom Harris Mobil. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga (B = 0,585; Sig. = 0,000) dan daya tarik showroom (B = 0,277; Sig. = 0,004) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, sementara citra merek (B = 0,121; Sig. = 0,251) tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,965 menunjukkan bahwa 96,5% variasi minat beli dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengisi kekosongan dalam literatur yang membahas pengaruh simultan citra merek, harga, dan daya tarik showroom terhadap minat beli konsumen dalam konteks showroom mobil bekas.
ANALISIS PERHITUNGAN PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 PADA PENGHASILAN TNI-AL JAKARTA Nurfatimah Wiratnatika Azzahra, Eliza; Setyowati, Lis; Aini Anisa, Nur
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7087

Abstract

This study aims to examine and analyze the calculation, payment, and reporting of Article 21 Income Tax (PPh) on the income of Indonesian Navy (TNI-AL) personnel in Jakarta, specifically at KRI Dewa Kembar - 932. The main issue addressed in this study is the inconsistency in the implementation of the latest tax regulations, particularly the Article 21 Income Tax rates, which have not been uniformly applied within the military environment. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews and literature review. The study involved two informants: one officer and one non-commissioned officer (NCO) who also serves as a payroll officer. Data were obtained from informants within the TNI-AL and validated through source triangulation techniques. The findings indicate a discrepancy in Article 21 Income Tax calculations across Tamtama, NCO, and Officer ranks. While Tamtama and NCO ranks have applied the latest tax rates according to the Minister of Finance regulation, Officers still use outdated rates, resulting in significant nominal differences. This study differs from previous research as it explores the gap between current regulations and actual practice within the TNI-AL, particularly among Officer ranks. In terms of tax payment and reporting, the deduction process is conducted through a payroll system, followed by deposits by the unit treasurer to the state treasury, and manual reporting to the Tax Office with supporting documents. These findings imply the need for administrative tax reform within military institutions, including harmonization of payroll systems with current regulations and the enhancement of electronic reporting mechanisms. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis perhitungan, penyetoran, serta pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas penghasilan anggota TNI Angkatan Laut di Jakarta, khususnya di KRI Dewa Kembar - 932. Masalah utama dalam penelitian ini adalah ketimpangan implementasi peraturan perpajakan terbaru, khususnya terkait tarif PPh Pasal 21 yang belum sepenuhnya diterapkan secara seragam di lingkungan militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam dan studi pustaka. Jumlah narasumber dalam penelitian ini adalah dua orang, terdiri dari satu perwira dan satu bintara yang juga merangkap sebagai juru bayar. Data diperoleh dari narasumber di lingkungan TNI-AL dan dibandingkan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan PPh Pasal 21 antara golongan Tamtama, Bintara, dan Perwira. Tamtama dan Bintara telah menerapkan tarif pajak terbaru sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan, sementara Perwira masih menggunakan tarif lama, yang menyebabkan selisih nominal cukup signifikan. Penelitian ini berbeda dari studi sebelumnya karena mengeksplorasi kesenjangan antara regulasi terbaru dan praktik aktual di lingkungan TNI-AL, khususnya pada golongan Perwira. Dalam hal penyetoran dan pelaporan, alur pemotongan dilakukan melalui aplikasi gaji, dilanjutkan penyetoran oleh bendahara satuan ke kas negara, dan pelaporan dilakukan secara manual ke Kantor Pajak dengan membawa dokumen pendukung. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya reformasi sistem administrasi perpajakan di instansi militer, termasuk harmonisasi sistem penggajian dengan regulasi terbaru serta penguatan mekanisme pelaporan elektronik.
IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCURATE PADA MODUL PENJUALAN DAN PPH 23 DI PT NILAM PENTA MARGA ABADI Zakaria Pambudi, Angga; Setyowati, Lis; Zaman, Komarun
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7088

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Accurate software in the sales and PPh 23 modules at PT Nilam Penta Marga Abadi, a trucking service company based in Surabaya. The research is grounded in the importance of accounting information systems in enhancing operational efficiency and tax compliance, particularly in the service sector, which involves service-based transactions. A qualitative case study approach was employed, with data collected through interviews, observations, and transaction documentation over a two-month period. The results indicate that the use of Accurate increased transaction recording and reporting efficiency by 30%, reduced recording errors by 20%, and improved compliance with PPh 23 through automated invoicing, receivables settlement, and tax deductions. The main challenge identified was the absence of detailed service rate breakdowns in invoices, which affected the clarity of financial and tax reports. In conclusion, Accurate offers significant benefits in managing transactions and tax reporting digitally; however, optimizing the data input system and providing regular staff training are necessary to maximize its effectiveness. These findings contribute to the development of accounting information systems in the service industry, particularly in enhancing accurate and efficient tax obligation management. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi software Accurate pada modul penjualan dan PPh 23 di PT Nilam Penta Marga Abadi, sebuah perusahaan jasa trucking di Surabaya. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan perpajakan, terutama di sektor jasa yang memiliki karakteristik transaksi berbasis layanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi transaksi selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Accurate meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan sebesar 30%, mengurangi kesalahan pencatatan sebesar 20%, serta meningkatkan kepatuhan terhadap PPh 23 melalui otomatisasi proses faktur, pelunasan piutang, dan pemotongan pajak. Kendala utama yang ditemukan adalah tidak adanya rincian tarif jasa dalam faktur, yang berdampak pada kejelasan laporan keuangan dan pelaporan pajak. Kesimpulannya, Accurate memberikan manfaat signifikan dalam pengelolaan transaksi dan pelaporan pajak secara digital; namun, optimalisasi sistem input dan pelatihan rutin bagi staf diperlukan untuk memaksimalkan efektivitas penggunaannya. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan sistem informasi akuntansi di sektor jasa, khususnya dalam memperkuat pengelolaan kewajiban perpajakan secara lebih akurat dan efisien.
PERAN ORGANISASI SANTRI DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI LINGKUNGAN PESANTREN IDRISIYYAH Syifa Al Nizar, Muhammad; Wisa Belinda, Ulfi; Sriwahyuni, Emi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7089

Abstract

This study aims to analyze the contribution of student organizations in shaping student discipline at Idrisiyyah Islamic Boarding School. It addresses a gap in previous studies that have not thoroughly examined the role of student organizations as agents of discipline in daily pesantren practices. These organizations function as platforms for character development, reinforcement of responsibility, and supervision of rule compliance. This research uses a descriptive qualitative approach with the Miles & Huberman model, employing questionnaires, observations, and interviews for data collection. The findings indicate that student organizations play a significant role in fostering discipline, particularly in religious practices, adherence to rules, environmental cleanliness, and participation in academic activities. A total of 87% of respondents stated that involvement in OSPI helped them become more organized and value time, while 80% joined to develop responsibility and serve as role models. This involvement contributes to personal character building, strengthens a sense of responsibility, and fosters consistency in fulfilling duties. Supporting factors include collaboration among organizational boards, guidance from mentors, structured regulations, and continuous role modeling. The main challenge is the lack of awareness among some students about the importance of discipline. These findings affirm that optimizing the role of student organizations contributes to a conducive, orderly, and sustainable educational environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi organisasi santri dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di Pondok Pesantren Idrisiyyah. Penelitian ini mengisi kekosongan kajian terdahulu yang belum mengkaji secara mendalam peran organisasi santri sebagai agen pembentuk disiplin dalam praktik keseharian pesantren. Organisasi santri berfungsi sebagai sarana pengembangan karakter, penguatan tanggung jawab, dan pengawasan terhadap kepatuhan aturan pesantren. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model Miles & Huberman, melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan organisasi santri memiliki peran signifikan dalam membentuk disiplin santri, terutama terkait pelaksanaan ibadah, kepatuhan tata tertib, kebersihan lingkungan, dan partisipasi dalam kegiatan belajar. Sebanyak 87% responden menyatakan keterlibatan dalam OSPI membantu mereka menjadi lebih teratur dan menghargai waktu, sementara 80% termotivasi bergabung untuk melatih tanggung jawab dan menjadi teladan. Keterlibatan ini turut membentuk karakter, memperkuat rasa tanggung jawab, serta membangun konsistensi dalam menjalankan kewajiban. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kolaborasi pengurus, dukungan pembina, aturan yang terstruktur, dan keteladanan berkelanjutan. Tantangan utama adalah kurangnya kesadaran sebagian santri terhadap pentingnya disiplin. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi peran organisasi santri berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, teratur, dan berkelanjutan.
PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENGENDALIAN PRODUK TEMBAKAU DAN ROKOK ELEKTRONIK PADA PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 28 TAHUN 2024 Arwanto, Bambang; Tekmauk, Naomi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7090

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Good Governance principles in the control of tobacco and electronic cigarette advertisements, specifically in Government Regulation No. 28 of 2024. This regulation imposes restrictions on tobacco and electronic cigarette advertisements to protect public health from the harmful effects of tobacco consumption. This research uses a normative legal method with a statutory approach and a conceptual approach. The data used includes relevant legislation, academic literature, and international documents such as WHO guidelines. The analysis compares this regulation with the principles of Good Governance, such as transparency, accountability, participation, and fairness. The results of the study show that although PP No. 28 of 2024 has good intentions to protect public health, its implementation does not fully reflect the principles of Good Governance. The strict restrictions on tobacco advertising could harm the industry sector, including the economic rights of entrepreneurs and workers, which should also be considered in the policy. The conclusion of this study is that the regulation needs to be revised to achieve a better balance between protecting public health and safeguarding the economic rights of industry stakeholders. The implications of this study highlight the importance of a more inclusive and participatory approach in formulating advertising control policies, which not only prioritize public health but also support the economic sector involved. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Governance dalam pengendalian iklan produk tembakau dan rokok elektronik, khususnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Regulasi ini mengatur pembatasan iklan produk tembakau dan rokok elektronik dengan tujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak konsumsi tembakau. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan terkait, literatur akademik, serta dokumen internasional seperti pedoman WHO. Analisis dilakukan dengan membandingkan regulasi ini dengan prinsip-prinsip Good Governance, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PP No. 28 Tahun 2024 memiliki tujuan yang baik dalam melindungi kesehatan masyarakat, penerapannya belum sepenuhnya mencerminkan prinsip Good Governance. Pembatasan yang ketat terhadap iklan rokok berpotensi merugikan sektor industri, termasuk hak ekonomi pengusaha dan pekerja, yang seharusnya juga diperhatikan dalam kebijakan tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa regulasi tersebut perlu direvisi untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara perlindungan kesehatan masyarakat dan perlindungan hak ekonomi pelaku industri. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan yang lebih inklusif dan partisipatif dalam merumuskan kebijakan pengendalian iklan, yang tidak hanya mengutamakan kesehatan publik tetapi juga mendukung sektor ekonomi yang berkepentingan.
DIALOG KONSEP ALLAH: IMAN KRISTEN DAN KEPERCAYAAN LOKAL GEREJA ADAT MUSI Haribulan, Christian Jinris Ricky
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.7092

Abstract

ABSTRACT Belief in a higher power is a religious experience that has existed since the beginning of human life. Humans began to formulate concepts related to powers beyond themselves. This study aims to examine the concept of God in the Christian faith and in the local beliefs of the Musi Traditional Church in Lirung District, Talaud Islands Regency. The focus of the research was directed at identifying similarities and differences in the understanding of God according to the two faith communities. The study was conducted in 2016 using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed inductively to discover patterns of meaning and understanding that are alive within the congregation. The results show that the congregation of the Musi Traditional Church understands God as the Father, the Creator, Jesus Christ as the Protector and Defender, and the Holy Spirit who dwells within the congregation members. This concept shows similarities with the Christian faith that emphasizes the Trinity, although colored by the local cultural context. This study recommends that the Christian church and the Musi Traditional Church strengthen congregation formation in understanding God so that faith can be deepened while still respecting local cultural identity. ABSTRAK Percaya kepada kuasa yang lebih tinggi merupakan pengalaman religius yang telah hadir sejak awal kehidupan manusia. Manusia mulai merumuskan mengenai konsep-konsep yang berkaitan dengan kuasa yang ada di luar dirinya. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep Allah dalam iman Kristen dan dalam kepercayaan lokal Gereja Adat Musi di Kecamatan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud. Fokus penelitian diarahkan untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan pemahaman Allah menurut kedua komunitas iman tersebut. Penelitian dilakukan pada tahun 2016 dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara induktif untuk menemukan pola makna dan pemahaman yang hidup dalam jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jemaat Gereja Adat Musi memahami Allah sebagai Bapa Pencipta, Yesus Kristus sebagai Pelindung dan Pembela, serta Roh Kudus yang diam dalam diri anggota jemaat. Konsep ini memperlihatkan kemiripan dengan iman Kristen yang menekankan Tritunggal, walaupun diwarnai konteks budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan agar gereja Kristen dan Gereja Adat Musi memperkuat pembinaan jemaat dalam pemahaman Allah sehingga iman dapat diperdalam sekaligus tetap menghargai identitas budaya lokal.