cover
Contact Name
Niken Febrina Ernungtyas
Contact Email
niken.f@lspr.edu
Phone
-
Journal Mail Official
commentatejournal@lspr.edu
Editorial Address
Campus C, lt. 2. Sudirman Park Campus. Jl. KH. Mas Mansyur Kav 35. Sudirman Park Campus. Jakarta Pusat 10220
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
COMMENTATE: Journal of Communication Management
ISSN : 27233014     EISSN : 27745856     DOI : https://doi.org/10.37535/103001220201
The objective of COMMENTATE: Journal of Communication Management is to encourage research related but not limited to: 1. Corporate communication. Communication that involves a set of activities with external and internal stakeholders to create favourable conditions. 2. Media communication. Multimodal communication in audio, visual and audiovisual both mainstream and digital to deliver information or data. 3. Public relations. Communication that is associated with the strategic message to build corporate image and reputation. 4. Business communication. The interchange of a verbal, written or recorded message in the circumstances of business to accomplish organization objectives. 5. Entertainment communication. Communication that attaches the experience, role and impact of entertainment media on a scope of various people. 6. Global communication. Communication that implies a transfer of information, knowledge and ideas across geographic, political, economic, social and cultural divides. 7. Communication management. The systematic plan, implementation, and evaluation of all communications activities in different channels within an organization or between organizations.
Articles 71 Documents
The Great Hack as a Form of Resistance Against the Use of Personal Data for Business Interests Suada, Faiza Humaira; Maryani, Eni; Mahameruaji, Jimi Narotama
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220232

Abstract

This research is based on the documentary film “The Great Hack” which provides a detailed account of how Facebook and Cambridge Analytica harvested and utilized personal data for political agendas. The Great Hack aims to uncover the Cambridge Analytica case concerning the unethical use of personal data without user consent for business purposes. The research employs a case study methodology, incorporating interviews, observations, and a literature review. The findings reveal that The Great Hack depicts the unethical use of personal data, with Cambridge Analytica proven to have utilized Facebook users’ data without their consent. This data was employed to create psychographic models that predict an individual’s social and political behavior. Consequently, it can be concluded that there was an unethical use of personal data by Cambridge Analytica for business interests.
Hubungan Parasosial Antara Penggemar ARMY dan BTS di Weverse Mariani; Hidayat, Dadang Rahmat; Rahmat, Agus
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 5 No. 1 (2024): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103005120242

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus untuk memahami hubungan parasosial atau parasocial relationship (PSR) antara penggemar ARMY dengan Idol BTS di Weverse. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati aktivitas media sosial akun Weverse BTS dan mengamati fenomena kedekatan Army dan BTS di media profesional. Penelitian ini mengungkapkan hubungan parasosial antara penggemar ARMY dan BTS terbentuk melalui interaksi yang intens di platform Weverse, terutama melalui sesi live streaming.  sehingga dapat berinteraksi secara langsung dan real-time, memungkinkan penggemar untuk mengajukan pertanyaan, mengirim komentar, dan menerima tanggapan langsung dari anggota BTS. Interaksi semacam ini menciptakan kesan hubungan dua arah dan memperkuat ikatan emosional antara keduanya. BTS menggunakan interaksi ini secara profesional untuk memperkuat hubungan dengan penggemar dan meningkatkan popularitas mereka. Tidak hanya dalam industri musik, BTS memiliki dampak pada sektor ekonomi Korea Selatan. Kontribusi BTS mencapai lebih dari $3,9 miliar, dengan proyeksi untuk mencapai $39 miliar dalam sepuluh tahun mendatang. Pendapatan ini bersumber dari penjualan album, tiket konser, produk merchandising dan peningkatan pariwisata. Kata kunci: Parasocial Relationships, Kpop, Virtual Media, Waverse, BTS   ABSTRAK This research focuses on understanding the parasocial relationship (PSR) between ARMY fans and BTS Idols in Weverse. This research uses a qualitative method with a virtual ethnography approach. Data collection was done by observing the social media activities of BTS's Weverse account and observing the phenomenon of Army and BTS's closeness in professional media. This research reveals that parasocial relationships between ARMY and BTS fans are formed through intense interactions on the Weverse platform, especially through live streaming sessions, allowing fans to ask questions, post comments, and receive direct responses from BTS members. This kind of interaction creates a sense of a two-way relationship and strengthens the emotional bond between the two. BTS uses these interactions professionally to strengthen relationships with fans and increase their popularity. Not only in the music industry, BTS has an impact on South Korea's economic sector. BTS' contribution is over $3.9 billion, with projections to reach $39 billion in the next ten years. This revenue comes from album sales, concert tickets, merchandising products and increased tourism.   Kata kunci: Parasocial Relationships, Kpop, Virtual Media, Weverse, BTS
Analisis Komunikasi Persuasif Food Vlogger dalam “Review Jujur” Restoran “Kultur Haus Makassar” Saiful, Aliya Marsha; Rachmawati, Dewi
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220234

Abstract

Review dari food vlogger tidak dapat dipungkiri adalah hal yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih tempat untuk kuliner. Bagaimana caranya para food vlogger tersebut mempersuasi konsumen? Sampai akhirnya konsumen memutuskan untuk memilih atau tidak memilih tempat makam yang di review tersebut. Kultur Haus Makassar adalah salah satu restoran di Kota Makassar yang banyak di review oleh food vlogger. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana food vlogger makanan dan minuman independen di media sosial menggunakan komunikasi persuasif untuk mempengaruhi persepsi publik terhadap suatu tempat makan, dalam hal ini Kultur Haus Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis konten TikTok dari dua food vlogger independen, @makassarkulinercom dan @tantejuminten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua food vlogger tersebut berhasil mempengaruhi persepsi publik terhadap Kultur Haus Makassar. Konten @makassarkulinercom mendorong audience untuk mengunjungi Kultur Haus Makassar, sedangkan konten @tantejuminten mendorong audience untuk mempertimbangkan opini yang diberikan sebelum memutuskan untuk mengunjungi Kultur Haus Makassar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa teori penilaian sosial Muzafer Sherrif dapat digunakan untuk menganalisis efektivitas komunikasi persuasif dalam ulasan makanan dan minuman di media sosial. Serta persona dan informasi yang diberikan oleh para food vlogger independen ini memiliki kekuatan dalam mempengaruhi opini, cara pandang, dan persepsi publik terhadap bisnis makanan dan minuman. Serta komunikasi persuasif efektif dalam mempengaruhi penilaian sosial atau publik terhadap objek topik, terutama dalam kategori ulasan makanan dan minuman independen dalam tren “review jujur” yang marak terjadi.
Why Hospitals in Indonesia Must Shift Their Media Tools: A Case Study Analysis of Grha Kedoya Hospital, Jakarta Arroisi, Akrom; Nurifai, Salsabila Hanoum; Boer , Rino Febrianno
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 5 No. 1 (2024): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103005120241

Abstract

ABSTRAK Media digital, khususnya media sosial, telah menjadi alat komunikasi utama dalam masyarakat modern. Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan informasi dari platform digital, termasuk Instagram,  mengharuskan institusi kesehatan seperti Rumah Sakit untuk menyesuaikan strategi komunikasi mereka. Pergeseran penggunaan alat media ini, di antaranya terjadi pada  Rumah Sakit di Indonesia seperti RS Grha Kedoya, Jakarta, yang semula mengandalkan media konvensional (seperti suratkabar, radio dan televisi), dan belakangan menggunakan media sosial seperti Instagram.  Penelitian ini bertujuan mencari tahu apa sebab Rumah Sakit seperti RS Grha Kedoya, Jakarta mengganti alat media mereka ke media sosial. Oleh karena itu penulis melakukan analisis penggunaan media digital di RS tersebut. Oleh karena itu studi kasus dengan pendekatan deskriptif ini membahas peristiwa, perilaku, dan aktivitas serta proses yang dilalui pada media sosial Instagram Rumah Sakit Grha Kedoya (@grhakedoya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian alat media ke media sosial karena jangkauan yang lebih luas, efektivitas biaya, interaksi dua arah, kampanye yang lebih tepat sasaran, penyampaian informasi yang cepat, dan peningkatan kesadaran merek. Dengan mengganti alat media itu, maka RS Grha Kedoya dapat meningkatkan efisiensi komunikasi internal dan eksternal, mempromosikan layanan dan program kesehatan secara lebih efektif, serta memanfaatkan data dan analisis interaksi media sosial yang terjadi untuk memahami kebutuhan dan umpan balik pasien dengan lebih baik, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini memberikan manfaat signifikan bagi ilmu pengetahuan, khususnya dalam komunikasi kesehatan, dengan memperkaya pemahaman tentang penggunaan media sosial di rumah sakit. Hasil penelitian dapat membantu mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi kesehatan, meningkatkan edukasi pasien, dan memperkuat hubungan antara rumah sakit dan komunitas. Kata Kunci: Media Sosial; Promosi; Edukasi; Rumah Sakit.   ABSTRACT Digital media, especially social media, has become the primary communication tool in modern society. The shift in consumer behavior, increasingly relying on information from digital platforms, including Instagram, requires healthcare institutions like hospitals to adjust their communication strategies. This shift in media usage is occurring in hospitals in Indonesia, such as RS Grha Kedoya in Jakarta, which previously relied on conventional media (such as newspapers, radio, and television), but have recently started using social media like Instagram. This research aims to understand why hospitals like RS Grha Kedoya, Jakarta, have switched their media tools to social media. Therefore, the authors conducted an analysis of digital media usage in the hospital. Using qualitative method with a descriptive approach as methodology, the study discusses events, behaviors, activities, and processes on the Grha Kedoya Hospital’s Instagram account (@grhakedoya). The research findings indicate that the switch to social media is due to broader reach, cost-effectiveness, two-way interaction, more targeted campaigns, rapid information dissemination, and increased brand awareness. By switching to social media, RS Grha Kedoya can enhance internal and external communication efficiency, promote health services and programs more effectively, and utilize data and analysis from social media interactions to better understand patient needs and feedback, all of which contribute to improving the quality of hospital services. This research provides significant benefits to the field of knowledge, particularly in health communication, by enriching the understanding of social media usage in hospitals. The findings can help identify effective communication strategies to convey health information, enhance patient education, and strengthen the relationship between hospitals and the community. Keywords: Social Media; Promotion; Education; Hospital;
Transformasi Komunikasi Layanan Publik Melalui Optimalisasi E-Paper di Monumen Pers Nasional Surakarta Saidah, Zahrotus; Mutaqin, Hilman Bagus
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220237

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi terkait implementasi e-paper di Monumen Pers Nasional Surakarta dan dampaknya terhadap aksesibilitas arsip serta efisiensi layanan publik. Permasalahan utamanya karena adanya kebutuhan mendesak untuk mendigitalisasi arsip media cetak, seperti koran dan majalah, guna mengatasi keterbatasan akses dan meningkatkan pengelolaan informasi sejarah yang ada. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan e-paper sebagai solusi untuk tantangan aksesibilitas arsip dan memaparkan dampak transformasi komunikasi yang dihasilkan terhadap efektivitas layanan publik. Oleh karena itu, manfaat dari penelitian ini meliputi pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi serta memberikan wawasan bagi institusi lain yang mempertimbangkan digitalisasi serupa. Untuk metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kualitatif yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya, adanya proses digitalisasi dilakukan dengan mengonversi arsip konvensional ke dalam format digital yang dapat diakses melalui platform e-paper. Hal ini menunjukkan bahwa adanya e-paper secara signifikan mempermudah pengaksesan arsip dengan menyediakan akses yang cepat dan akurat, baik melalui komputer yang tersedia di ruang layanan maupun melalui website Monumen Pers Nasional. Digitalisasi arsip tidak hanya melestarikan dokumen bersejarah yang rentan rusak, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi ketergantungan pada proses manual dan mempercepat pengiriman data. Kesimpulan, bahwa e-paper berhasil mengatasi keterbatasan aksesibilitas arsip dan memodernisasi layanan publik. Dalam implementasi e-paper mencerminkan adanya komitmen Monumen Pers Nasional dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi, mendukung pelestarian sejarah, dan memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital.
Analisis Resepsi Penonton Terhadap Mitos Kecantikan dalam Video Musik “Tutur Batin” Adzkiya, Triana Ajeng; Asrita, Stara
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220236

Abstract

Mitos  kecantikan  di  masyarakat  membuat  para perempuan  tidak  bisa  bebas  dalam  menentukan bagaimana mereka berpenampilan dan berperilaku sehingga mereka terus menerus berusaha untuk memenuhi standar tertentu agar terhindar dari perasaan kurang aman yang dapat timbul sewaktu-waktu. Para perempuan telah berusaha melampaui mitos kecantikan untuk mengatasi hal tersebut dengan berbagai cara, salah satunya yaitu melalui media musik video. Musik video Yura Yunita “Tutur Batin” adalah salah satu musik video yang mengangkat  isu  perempuan  atau  mitos kecantikan  di  masyarakat.  Penelitian  ini  memiliki  tujuan  untuk mengetahui resepsi penonton terhadap upaya perempuan melampaui mitos kecantikan dalam video musik Yura Yunita “Tutur  Batin”. Penelitian ini  menggunakan  metode penelitian  kualitatif dengan  pendekatan analisis resepsi encoding-decoding milik Stuart Hall untuk mengetahui posisi penerimaan penonton. Subjek penelitian ini adalah penggemar dan followers Instagram @yurayunita dan @hiphipyura dengan rentang usia 18-30 tahun, didapati lima narasumber yang memenuhi kriteria subjek penelitian. Data diperoleh melalui hasil wawancara dengan narasumber. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan perbedaan resepsi antar narasumber. Ditemukan tiga narasumber menempati posisi dominan, dan dua narasumber menempati posisi negosiasi. Peneliti menemukan bahwa musik video Yura Yunita “Tutur Batin” sudah menggambarkan perempuan yang telah berhasil melampaui mitos kecantikan dan mengajak perempuan agar bisa bebas atau memilih jalannya sendiri.
Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Komunikasi Bencana Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Merapi Gelgel, Ras Amanda; Pramudita, Maya Arina; Silalahi, Jovanni Enralin
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220235

Abstract

ABSTRAK Salah satu gunung berapi yang memiliki potensi bencana adalah Gunung Merapi, gunung paling aktif di Indonesia yang memiliki periode letusan pendek. Dengan karakteristik ini, masyarakat sekitar, pemerintah, dan lembaga terkait perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk meminimalisir dampak buruk dari erupsi Gunung Merapi. Komunikasi tidak hanya dibutuhkan pada saat kondisi darurat bencana tetapi pada saat pra bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi bencana melalui media sosial Instagram @bpptkg dalam menigkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana Gunung Merapi. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Objek penelitian ini adalah materi postingan Instagram @bpptkg selama 1 Januari hingga 31 Juli 2024. Unit analisis yang digunakan adalah isi dari postingan di akun tersebut. Hasil penelitian menunjukan Lembaga BPPTKG konsisten mengunggah konten komunikasi bencana dalam kategori: Laporan Aktivitas Gunung Merapi, Risiko Bencana, Video Awan Panas Gunung Merapi, Kondisi Puncak, Edukasi, dan Aktivitas Lembaga BPPTKG. Penelitian ini menggunakan Teori Dependensi Media oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur. Instagram memungkinkan BPPTKG untuk menyampaikan informasi terkini tentang status vulkanik, peringatan, dan langkah-langkah evakuasi dengan cara yang mudah diakses. Interaksi langsung melalui komentar dan pesan pribadi memungkinkan BPPTKG untuk merespons pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat secara efektif, yang memperkuat hubungan komunikasi. Saran dari penelitian ini, BPPTKG dapat meningkatkan konten terkait edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bencana alam dan melakukan kolaborasi dengan media lokal agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Kata kunci: bencana; bpptkg; gunung merapi; Instagram; komunikasi ABSTRACT One of the volcanoes that has potential disaster is Mount Merapi, the most active mountain in Indonesia that has a short eruption period. With these characteristics, the community, government, and related institutions need to increase vigilance and preparedness to minimize the adverse impact of Mount Merapi’s eruption. Communication is not only needed during disaster emergencies but also in pre-disaster times. This study aims to find out how disaster communication through Instagram @bpptkg social media in increasing the vigilance and preparedness of people living in disaster-prone areas of Mount Merapi. This study uses a qualitative content analysis method. The material objects in this study include Instagram posts @bpptkg from January 1 to July 31, 2024. The unit of analysis used is the content of the posts on the account. The results of the study show that the BPPTKG Institution consistently uploads disaster communication content in the following categories: Mount Merapi Activity Report, Disaster Risk, Mount Merapi Hot Cloud Video, Peak Conditions, Education, and BPPTKG Institution Activities. This study uses Media Dependency Theory by Sandra Ball-Rokeach and Melvin DeFleur. Instagram allows BPPTKG to convey up-to-date information on volcanic status, warnings, and evacuation measures in an easily accessible manner. Direct interaction through comments and private messages allows BPPTKG to respond to people's questions and concerns effectively, which strengthens communication relationships. The suggestion from this research is that BPPTKG can improve content related to education to increase public knowledge about natural disasters and collaborate with local media to reach a wider community.
Framing Tirto.id Pada Pemberitaan Isu Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Damasemil, Calvin; Pradipta, Ade Devia
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 4 No. 2 (2023): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103004220238

Abstract

Sexual and gender-based violence is common all around us, even in college settings. From 2015 to 2021, there were 35 reports of sexual violence in college entering the Women's Chamber. The high rate of sexual abuse in college education, impacted on the publication of Permendikbud No. 30 Year 2021 on Prevention and Suppression of Sexual Violence in College. One of the most serious online media outlets reporting on cases of sexual violence in colleges is Tirto.id. Through Pan & Kosicki's analysis of the news, Tirto.id's position on college sexual assault groups tends to be biased on victims because Tirto is also advocating victims. Tirto.id doesn't dramatize by not giving a flattering opinion, but by providing chronology and facts on the victim's side. Tirto.id also continues to advance the presumption of innocence of the perpetrator because of his case which is still under investigation.   Keywords: Framing Analysis, Sexual Violence, College, Online Media, Tirto.id.  
Digital Marketing Communication of Entrepreneurship Curriculum in Islamic Boarding School: Case Study in Pesantren Sirojul Huda Bandung Regency West Java Rachmawati, Indri; Pratama Putra, Raditya; Junita Triwardhani, Ike
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 5 No. 1 (2024): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103005120243

Abstract

Entrepreneurship is a program that continues to receive significant support. In 2020, the Governor of West Java allocated hundreds of billions of rupiah to foster new entrepreneurs as part of the post-pandemic economic recovery. In Islam, trading (entrepreneurship) holds a prominent position, as highlighted in a hadith narrated by Ahmad, where the Prophet Muhammad (SAW) said, "You should trade because it contains nine doors of sustenance." Therefore, educating the younger generation, especially Muslims, to become resilient entrepreneurs is crucial. This research explores the integration of entrepreneurship programs within Islamic boarding school (pesantren) education. Using a qualitative methodology and case study approach, the study focuses on Sirojul Huda Islamic Boarding School in Bandung Regency. The school has introduced entrepreneurial training for students starting at the Tsanawiyah level. Key participants in this research include two school administrators as primary sources and students as secondary sources. Currently, the school offers two extracurricular programs for students interested in culinary arts and clothing production (convection). Future plans include expanding these activities. However, the program faces challenges due to a lack of professional management. For example, the school’s catering and convection services lack proper promotion through digital marketing. Findings suggest that incorporating Digital Marketing Communication into entrepreneurship education is essential and should be included in the official curriculum. This addition would enhance the entrepreneurial skills and knowledge of students, particularly within the Muslim community, and better prepare them for modern economic challenges.
Komunitas Film Online sebagai Pembentuk Identitas Bersama melalui Instagram sebagai Media Komunikasi Chrisdina, Chrisdina; Bramundita, Adinda Gadis Christi; Nurhaliza, Siti
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 5 No. 1 (2024): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103005120244

Abstract

Setiap individu memiliki ketertarikan yang sangat beragam. Ketertarikan akan hal yang sama menggiring terbentuknya komunitas. Seiring berjalannya waktu, komunitas dapat bertumbuh menjadi sangat besar dengan jumlah anggota yang banyak. Saat ini teknologi menjadi salah satu pendukung komunitas untuk dapat mengekspresikan dirinya lebih mudah dan murah. Secara fungsi komunitas hanya memenuhi keinginan pribadi seseorang untuk mendapatkan lingkaran pertemanan yang sama, tetapi kemudian berkembang menjadi sebuah kumpulan yang sangat solid berbasis loyalitas. Salah satu yang menarik adalah komunitas film online yang mampu membentuk sebuah identitas bersama. Para anggota dengan sukarela memberikan bergam ulasan pada film yang saat ini sedang tayang. Kerelaan menonton dan memberikan review tidak mendapatkan keuntungan secara finansial, tetapi membentuk sebuah identitas bersama. Melalui model Identitas Sosial Efek Deindividuasi, yang lebih dikenal sebagai model SIDE penelitian ini menggali perilaku bebas individu yang tergabung dalam komunitas di platform sosial media. Netnografi dilakukan untuk menemukan beragam percakapan yang terbentuk secara bebas pada dunia digital. Hasil yang didapatkan adalah prinsip Common-Bond and Common-Identity Groups dalam Computer Mediated Communication (CMC) dan SIDE terdapat pembentukan identitas bersama melalui komunikasi antar anggota komunitas karena adanya ketertarikan yang sama.