cover
Contact Name
jhoni lagunsiang
Contact Email
jhonilagunsiang@yahoo.co.id
Phone
+6282195680125
Journal Mail Official
wahanapendidikan77@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Halmahera. Desa Galala Sofifi
Location
Kota tidore kepulauan,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
ISSN : 20895364     EISSN : 26228327     DOI : https://doi.org/10.5281
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (JIWP) Diterbitkan sebagai upaya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan di bidang pendidikan . Jurnal ini terbit 4 bulanan, yaitu bulan April, Agustus dan Desember. *Ruang Lingkup* Memuat hal kajian, analisis, dan penelitian tentang perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penelitian dalam bidang pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja dan memfasilitasi belajar di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal serta lembaga-lembaga pelatihan. *Deskripsi* Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan merupakan media komunikasi ilmiah bagi dosen, guru, widyaiswara, mentor, mahasiswa, dan praktisi pendidikan lainnya serta pemerhati kependidikan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran, penelitian, dan evaluasi yang relevan dengan kawasan pendidikan yakni perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi dan penelitian dalam bidang pendidikan, pembelajaran dan evaluasi. Artikel yang diterima dan diproses oleh redaksi adalah artikel secara substansi berhubungan dengan kawasan pendidikan.
Articles 9,291 Documents
SAPPHIC: PEREMPUAN DAN KULTUR KEPEREMPUANAN ATAU LESBIAN DALAM BASE @SAPPHICSFESS Khansa Aqila Zahra; Mita Rosaliza
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai sapphic sebagai identitas perempuan yang memiliki ketertarikan pada sesama jenis dalam ruang digital sering kali berhadapan dengan stigma sosial. Kondisi ini juga dialami oleh pengguna akun base @sapphicsfess di platform X yang memanfaatkan media sosial sebagai ruang aman untuk mengekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan sapphic dan kultur keperempuanan serta praktik frontstage dan backstage melalui anonimitas dalam ruang digital, penelitian ini juga berupaya memahami bagaimana interaksi digital membentuk pengalaman sosial pengguna dan bagaimana ruang virtual memediasi identitas minoritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan dan satu informan kunci yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi, peneliti juga melakukan reduksi data dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Keabsahan data diperkuat melalui perbandingan antar sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @sapphicsfess berfungsi sebagai ruang aman digital yang memungkinkan perempuan sapphic mengekspresikan identitas, berbagai pengalaman, dan membangun solidaritas. Kultur keperempuanan tercermin dalam penggunaan simbol identitas dan interaksi yang suportif. Anonimitas menjadi strategi penting yang mencerminkan praktik dramaturgi, yaiutu pemisahan antara frontstage dan backstage. Selain itu, interaksi yang terjadi memperlihatkan adanya dukungan emosional yang kuat antar pengguna. Dengan demikian, @sapphicsfess berperan sebagai counterpublic digital yang membantu pengguna membangun identitas serta melawan stigma dalam masyarakat heteronormatif. Ruang ini menjadi sarana resistensi terhadap norma dominan yang menekan kelompok minoritas. Keberadaannya memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar pengguna. Oleh karena itu, media sosial memiliki peran strategis dalam mendukung keberagaman identitas
Dukungan Sosial pada Lansia Tinjauan Sistematik bella arini haq; Fatma Azmi Andrini; Ria Octaviana; Maria Qoriah; Vina Rohmatul Ummah; Azza Afirul Akbar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, teachers' ability to undertake research is still below average. This is due to a lack of research knowledge and experience among teachers. As a result, teachers rarely conduct research and have never published a scientific paper. As a result, mentoring in the form of formal training in research competence is required. There is, however, no training structure designed expressly for instructors to improve their research competency. The goal of this study is to create a training system that will eventually improve instructors' research skills. The research and development process is based on a modified Dick & Carey development model. As a result, an upgraded teacher competency training system including training modules, training agendas, teaching books, and learning videos has been developed and tested by specialists. Teachers in Indonesia are expected to use the training system to increase their research skills.
PERILAKU KONSUMSI GENERASI Z DALAM BELANJA ONLINE (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU) Sandini Rahmadani; T Romi Marnelly
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi Generasi Z dalam belanja online serta memahami bagaimana konten pada aplikasi TikTok mendorong perilaku konsumtif tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan berjumlah tujuh mahasiswa FISIP Universitas Riau yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Baudrillard, khususnya konsep simulakra dan hiperrealitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa didominasi oleh pembelian impulsif yang dipicu rasa penasaran dan pengaruh visual konten TikTok. Produk yang paling sering dibeli adalah fashion, skincare, dan kosmetik. Faktor pendorong meliputi tren, visualisasi menarik, kemudahan transaksi, serta harga terjangkau. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran konsumsi dari nilai guna ke nilai tanda, di mana mahasiswa membeli bukan karena kebutuhan, melainkan untuk memenuhi hasrat dan citra diri.
PERILAKU GENERASI X DALAM MENGGUNAKAN TIKTOK SHOP SEBAGAI PLATFORM BELANJA ONLINE DI KOTA DURI (KELURAHAN GAJAH SAKTI) Arlis Marisha Daniella; T. Romi Marnelly
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TikTok Shop menjadi ruang baru yang memungkinkan aktivitas belanja dilakukan secara praktis melalui konten video dan siaran langsung. Penelitian ini menganalisis alasan Generasi X dalam menggunakan TikTok Shop serta perilaku konsumsi Generasi X dalam menggunakan TikTok Shop di Kota Duri, Kelurahan Gajah Sakti dengan menggunakan teori tindakan sosial Max Weber yang menekankan makna subjektif dalam tindakan, teori masyarakat jaringan Manuel Castells yang melihat perubahan aktivitas dalam jaringan digital, serta teori simulacra dan simulasi Jean Baudrillard yang menjelaskan peran representasi visual dalam membentuk realitas konsumsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima informan yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan Generasi X menjadikan TikTok Shop sebagai sarana belanja yang praktis sekaligus hiburan. Kemudahan akses, harga, promo, metode pembayaran, serta hiburan live shopping menjadi pendorong utama, sehingga membentuk perilaku konsumsi yang memadukan rasionalitas dan dorongan emosional dalam konteks digital yang berkembang. Temuan ini menegaskan perubahan pola konsumsi Generasi X dalam menghadapi transformasi teknologi digital.
Dashboard Monitoring dan Sistem Rekomendasi Hama Padi Berbasis Internet of Things untuk Petani (Studi Kasus: Tempuran) Fitria Novyanti Taufik; Oman Komarudin; Carudin Carudin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pest attacks on rice crops are one of the main causes of agricultural productivity decline in Tempuran District, Karawang Regency. Manual pest monitoring leads to delays in control measures, particularly for brown planthoppers, rats, and birds. This study aims to design and implement a responsive web-based monitoring dashboard and recommendation system designed to integrate with Internet of Things (IoT) devices to support farmers' decision-making. The system was developed using the Software Development Life Cycle (SDLC) method with a Prototype model and built on the MERN Stack. System evaluation was carried out using Black-box Testing and User Acceptance Testing (UAT) involving farmers in Tempuran District. The results show that the system successfully displays real-time pest detection information, attack history and graphs, alert notifications, and rule-based pest control recommendations, with a user acceptance rate of 96% from six respondents. This study contributes as a foundation for local data-driven smart farming development, providing a pest monitoring interface for farmers that is ready to be integrated with IoT devices in further development.
PILIHAN RASIONAL PEKERJA PEREMPUAN PENGUTIP BIJI SAWIT DESA TANAH TINGGI KECAMATAN TAPUNG HILIR KABUPATEN KAMPAR Dwi Bekti Nyelo Cendani; Resdati .
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pekerja perempuan yang memiliki kebun sawit namun memilih bekerja sebagai pengutip biji sawit, dengan menyandang semua kebutuhan ekonomi sudah terpenuhi dan ekonomi yang sangat stabil serta penghasilan yang sudah terjamin namun tetap bekerja sebagi pengutip biji sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa alasan pekerja perempuan memilih bekerja sebagai pengutip biji sawit, dan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial ekonomi pekerja perempuan pengutip biji sawit. Pada penelitian terdapat 5 subjek penelitian dan 1 sebagai key informan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif deskriptif yang bersifat mengulik dan menguraikan suatu fenomena sesuai dengan kenyataan yang didapat saat dilapangan. Penyajian data informatif menggunakan gambar serta memasukkan kutipan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian sesuai dengan teori pilihan rasional dari James Coleman yang menunjukkan Actor (pekerja perempuan) memanfaatkan sumberdaya (pekerja resmi) yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang diinginkan, namun dalam memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki akan dibatasi dengan adanya norma yaitu aturan yang ditetapkan dan harus ditaati. Alasan keputusan bekerja perempuan tidak berkaitan dengan perekonomian yang dimiliki, para pekerja perempuan memiliki pendapat sendiri untuk tetap bekerja sebagai pengutip biji sawit.
STRATEGI ADAPTASI PELAKU JASA PENYEBERANGAN PERAHU NAMBANG DESA IGAL, KECAMATAN MANDAH, KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Sindi Lastari; Robi Armilusy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi pelaku jasa penyeberangan perahu nambang di Desa Igal, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir dalam mempertahankan keberlangsungan hidup di tengah tantangan ekonomi dan geografis. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kerangka teori adaptasi Soemarwoto serta Bennett, penelitian ini mengungkap bahwa keterbatasan lapangan kerja dan tanggung jawab keluarga menjadi alasan utama para pelaku jasa tetap menekuni pekerjaan ini meskipun menghadapi persaingan dengan perahu pribadi masyarakat dan pendapatan yang tidak menentu akibat faktor cuaca serta pasang surut air sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi yang diterapkan meliputi strategi aktif melalui diversifikasi pekerjaan (seperti menjadi nelayan, pembuat arang, atau buruh bor) serta melibatkan peran istri dalam membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan keluarga; strategi pasif melalui efisiensi pengeluaran; dan strategi jaringan sosial. Fenomena ini memperlihatkan kemampuan adaptif masyarakat pesisir dalam memanfaatkan sumber daya alam dan hubungan sosial sebagai mekanisme bertahan hidup (survival strategy) terhadap perubahan struktur ekonomi lokal.
SISTEM KERJA DAN SISTEM UPAH ANAK BUAH KAPAL (ABK) KEMPANG DI KECAMATAN RANGSANG, KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Cici Kurniasih; Achmad Hidir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kerja dan sistem upah Anak Buah Kapal (ABK) kempang di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebagai wilayah kepulauan, kempang menjadi moda transportasi laut yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat, sehingga keberadaan ABK menjadi unsur penting dalam pengoperasiannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilik kempang serta para ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kerja ABK kempang bersifat informal, tidak memiliki kontrak tertulis, dan didasarkan pada kesepakatan lisan serta kepercayaan. Jam kerja ABK tergolong panjang (mencapai 10–12 jam per hari), dimulai dari persiapan mesin di pagi hari hingga operasional berakhir menjelang magrib. Sistem kerja ini tidak mengenal hari libur tetap; libur hanya diberikan saat kempang mengalami kerusakan atau pada hari raya pertama, mencerminkan beban kerja yang tinggi. Sementara itu, sistem upah didasarkan pada kesepakatan bersama yang mencerminkan hubungan sosial patron-klien antara pemilik kempang (sebagai penyedia modal dan perlindungan) dan ABK (sebagai pemberi tenaga dan loyalitas). Hubungan kerja ini diperkuat oleh modal sosial berupa kepercayaan (trust) dan norma sosial yang berlaku di masyarakat pesisir, meskipun secara struktural terdapat ketimpangan relasi kuasa yang menempatkan ABK pada posisi yang lebih rentan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) Puput Marsela; Atun Raudotul Ma’rifah; Suci Khasanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena berisiko menular dari ibu ke bayi selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV menjadi faktor penting dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV di Puskesmas Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di Puskesmas Kalibagor pada periode September–November 2025 sebanyak 105 orang, dengan jumlah sampel 83 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup skala Guttman sebanyak 30 pertanyaan yang mencakup pengertian HIV, penularan, pemeriksaan, pencegahan, pelayanan HIV, dan sikap. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 25–30 tahun sebanyak 49 orang (59,0%), berpendidikan SMA/sederajat sebanyak 55 orang (66,3%), dan sedang hamil anak pertama sebanyak 50 orang (60,2%). Sumber informasi tentang HIV paling banyak diperoleh dari tenaga kesehatan sebanyak 29 orang (34,9%). Sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pemeriksaan HIV, yaitu 61 orang (73,5%), sedangkan 20 orang (24,1%) memiliki pengetahuan cukup dan 2 orang (2,4%) memiliki pengetahuan kurang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV di Puskesmas Kalibagor sebagian besar berada pada kategori baik, namun edukasi kesehatan tetap perlu ditingkatkan secara berkelanjutan, terutama terkait mitos penularan HIV dan pemahaman mengenai pemeriksaan serta pengobatan HIV
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KESADARAN SEJARAH MELALUI MATERI SEJARAH LOKAL KELAS X SMA DI KABUPATEN SERANG (RAYON BARAT) Muhamad Ade Firman; Yuni Maryuni; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran guru dalam menanamkan kesadaran sejarah melalui materi sejarah lokal kelas X SMA di Kabupaten Serang (Rayon Barat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran angket. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa guru sejarah telah menerapkan materi sejarah lokal di kelas X sejak tahun 2022 atau lebih tepatnya setelah Kurikulum Merdeka dijalankan. Dalam pelaksanaannya, guru memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran, terutama melalui kompetensi dan kemampuan profesional yang dimiliki, seperti penyusunan modul ajar, pemilihan metode pembelajaran yang variatif, serta pemanfaatan media pembelajaran yang relevan. Upaya tersebut mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman sejarah yang lebih kontekstual kepada siswa. Materi sejarah lokal berfungsi sebagai garda terdepan dalam menghubungkan siswa dengan lingkungan sosial dan sejarah di sekitar. Pemanfaatan sejarah lokal dinilai efektif dalam membentuk kesadaran sejarah siswa karena mampu meningkatkan minat dan ketertarikan mereka terhadap pembelajaran sejarah. Ditinjau dari hasil angket yang menunjukkan bahwa antusiasme siswa kelas X4 dengan jumlah yang mengisi dua puluh satu orang di SMAN 1 Pabuaran terhadap materi sejarah lokal berada pada kategori tinggi, dua puluh persen yang menyatakan sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Sementara itu, pemahaman dan kesadaran sejarah siswa menunjukkan tiga puluh tiga persen sangat setuju dan lima puluh lima persen setuju. Pada kelas X6 dengan jumlah yang mengisi dua puluh empat orang di SMAN 1 Padarincang, antusiasme siswa juga tergolong tinggi, dua puluh empat persen sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Adapun tingkat pemahaman dan kesadaran sejarah menunjukkan dua puluh empat persen sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Hasil ini menegaskan bahwa peran guru dalam mengintegrasikan sejarah lokal berkontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran sejarah siswa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 22 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 19 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  (On Proses) Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 15 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 24 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 23 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 20 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 18 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 15 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 13 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 12 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 9 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 7 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 24 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 23 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 22 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 20 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 19 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 18 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 17 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 16 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 14 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 13 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 11 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 9 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 8 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 7 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 5 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 8 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 7 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 6 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 5 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 3 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 4 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 3 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN More Issue