cover
Contact Name
jhoni lagunsiang
Contact Email
jhonilagunsiang@yahoo.co.id
Phone
+6282195680125
Journal Mail Official
wahanapendidikan77@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Halmahera. Desa Galala Sofifi
Location
Kota tidore kepulauan,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
ISSN : 20895364     EISSN : 26228327     DOI : https://doi.org/10.5281
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (JIWP) Diterbitkan sebagai upaya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan di bidang pendidikan . Jurnal ini terbit 4 bulanan, yaitu bulan April, Agustus dan Desember. *Ruang Lingkup* Memuat hal kajian, analisis, dan penelitian tentang perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penelitian dalam bidang pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja dan memfasilitasi belajar di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal serta lembaga-lembaga pelatihan. *Deskripsi* Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan merupakan media komunikasi ilmiah bagi dosen, guru, widyaiswara, mentor, mahasiswa, dan praktisi pendidikan lainnya serta pemerhati kependidikan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran, penelitian, dan evaluasi yang relevan dengan kawasan pendidikan yakni perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi dan penelitian dalam bidang pendidikan, pembelajaran dan evaluasi. Artikel yang diterima dan diproses oleh redaksi adalah artikel secara substansi berhubungan dengan kawasan pendidikan.
Articles 9,340 Documents
Pengaruh Pengaruh Strategi Pembelajaran Interaktif terhadap Motivasi Belajar Siswa di MAN 3 Medan Nayla Ahlami Dalimunthe; Cintya Putri Nasution; Dia Aulia Harahap; Suaini Mebia Putri; Tiara Marsya Aulya
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of interactive learning strategies on student learning motivation at MAN 3 Medan. The study used a quantitative approach with a descriptive research type. The research subjects consisted of 10 accelerated class students. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, and documentation. Observations were carried out using two observers to observe the learning process and student learning motivation during the learning activities. The questionnaire was used to determine students' responses to the learning strategies implemented by the teacher. The results showed that interactive learning strategies implemented through question and answer activities, discussions, presentations, and the use of PowerPoint media were able to create a more active learning atmosphere and engage students during the learning process. The results of the learning motivation questionnaire showed an average percentage of 89.8% with a very good category. Students appeared more enthusiastic, actively discussed, dared to express their opinions, and were more interested in participating in the learning. In addition, the delivery of the sharia cooperative project assignment that will be implemented in the school environment also made students more interested and involved in learning. Thus, interactive learning strategies can help increase student learning motivation and create a more active and less monotonous learning process.
ACTIO PAULIANA PADA AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH ANTARA PT BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH HAJI MISKIN KC PAYAKUMBUH DENGAN PEMILIK RUKO DI NAGARI SIMALANGGANG KECAMATAN PAYAKUMBUH Ghaitsa Rahma; Maryati Bachtiar; Mumaddun Khaerudin Salami
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga perbankan syariah dalam menyalurkan pembiayaan rentan menghadapi risiko wanprestasi dari nasabah. Salah satu tindakan yang merugikan kreditur adalah ketika debitur secara itikad buruk mengalihkan atau memindahtangankan aset pelunasan utang kepada pihak ketiga. Dalam hukum perdata, upaya hukum yang dapat dilakukan kreditur untuk membatalkan perbuatan hukum debitur yang merugikan dikenal dengan actio pauliana sebagaimana diatur dalam Pasal 1341 KUHPerdata. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan akad pembiayaan murabahah antara PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin KC Payakumbuh dengan Pemilik Ruko di Nagari Simalanggang serta penerapan prinsip actio pauliana dalam penyelesaian sengketa. Metode penelitian hukum empiris digunakan dengan data primer diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah melakukan wanprestasi ganda yaitu menunggak pembayaran dan menyewakan agunan tanpa izin bank, sehingga seluruh unsur actio pauliana pada Pasal 1341 KUHPerdata terpenuhi. Bank memilih tidak mengajukan gugatan formal dan menggunakan ancaman eksekusi lelang sebagai posisi tawar yang berhasil menciptakan penyelesaian win-win solution
PERBANDINGAN HUKUM TERKAIT MEKANISME PEMBERHENTIAN KEPALA DAERAH DI INDONESIA DAN KOREA SELATAN Risky Mardiansyah; Emilda Firdaus; Muhammad Zulhidayat
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaturan dan mekanisme pemberhentian kepala daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dan Korea Selatan serta merumuskan konsep ideal pemberhentian kepala daerah di Indonesia dalam perspektif negara hukum demokratis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pemberhentian kepala daerah di Indonesia diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 melibatkan DPRD, Mahkamah Agung, serta Presiden atau Menteri Dalam Negeri, menekankan prinsip legalitas, checks and balances, dan stabilitas pemerintahan daerah, namun masih berpotensi menimbulkan politisasi elit. Korea Selatan mengatur pemberhentian kepala daerah melalui mekanisme administratif berdasarkan Local Autonomy Act dan mekanisme recall oleh rakyat berdasarkan Act on the Recall of Elected Public Officials yang lebih partisipatif. Konsep ideal bagi Indonesia adalah model hibrida yang mengintegrasikan partisipasi rakyat melalui recall system dengan penyaringan yudisial ketat oleh Mahkamah Agung
PELAKSANAAN PEMERIKSAAN SETEMPAT OLEH MAJELIS HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA HARTA BERSAMA DI PENGADILAN AGAMA TELUK KUANTAN Sepia Fhara Siska; Rahmad Hendra; Ulfia Hasanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pemeriksaan setempat (descente) oleh majelis hakim dalam penyelesaian perkara harta bersama di Pengadilan Agama Teluk Kuantan serta mengidentifikasi urgensi pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemeriksaan setempat merupakan salah satu kewenangan hakim dalam hukum acara perdata untuk memperoleh kejelasan dan kepastian mengenai objek sengketa, khususnya benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum sosiologis atau empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan hakim dan panitera pengganti, serta didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian terhadap Putusan Nomor 405/Pdt.G/2023/PA.Tlk menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan setempat berhasil mengungkap fakta bahwa luas objek sengketa yang diklaim penggugat (17m x 25m) tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya (9,5m x 10,5m), sekaligus memperjelas status hukum bangunan dan tanah yang disengketakan, sehingga majelis hakim dapat menjatuhkan putusan yang adil dan berkepastian hukum.
GAGASAN PEMBATASAN KEKUASAAN PRESIDEN DALAM PEMBENTUKAN KEMENTERIAN NEGARA DI INDONESIA Ichsan Hamdani; Emilda Firdaus; Dessy Artina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekuasaan Presiden dalam pembentukan kementerian negara di Indonesia serta merumuskan gagasan pembatasannya. Pasal 17 UUD 1945 memberikan kewenangan kepada Presiden untuk membentuk kementerian negara, dengan pengaturan lebih lanjut melalui undang-undang. UU No. 39 Tahun 2008 sebelumnya menetapkan batas maksimal 34 kementerian, namun UU No. 61 Tahun 2024 tidak lagi mengatur hal ini secara tegas, sehingga memperluas diskresi Presiden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kementerian merupakan hak prerogatif Presiden yang bersumber dari konstitusi, namun tetap dapat dibatasi melalui undang-undang. Ketiadaan batas maksimal berpotensi memperluas diskresi Presiden, sehingga pengujian konstitusional ke Mahkamah Konstitusi, revisi undang-undang, penguatan parameter objektif, dan penguatan mekanisme checks and balances merupakan langkah yang konstitusional dan realistis.
KEWAJIBAN PELAKU USAHA KARAOKE DALAM PEMBAYARAN ROYALTI ATAS HAK CIPTA LAGU DAN/ATAU MUSIK DI KECAMATAN BINAWIDYA KOTA PEKANBARU Andi Hijrah Uswatoen Khasanah; Hengki Firmanda S; Samariadi .
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan kewajiban pembayaran royalti oleh pelaku usaha karaoke serta kendala yang dihadapi LMKN dan LMK di Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru. Secara normatif, UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, PP No. 56 Tahun 2021, dan Permenkum No. 27 Tahun 2025 mewajibkan pelaku usaha karaoke memperoleh lisensi dan membayar royalti melalui LMKN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum sosiologis dengan pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bunga Karaoke sebagai objek penelitian tidak memiliki lisensi dan tidak melakukan pembayaran royalti, meskipun telah menghormati hak moral pencipta. Kendala yang dihadapi LMKN dan LMK (WAMI) meliputi rendahnya kesadaran hukum pelaku usaha, kurangnya sosialisasi, keterbatasan pengawasan, proses transisi sistem baru pasca Permenkum No. 27 Tahun 2025, dan keberatan atas tarif royalti. Diperlukan peningkatan sosialisasi, pengawasan, dan koordinasi antar lembaga guna mewujudkan perlindungan hak ekonomi pencipta.
PENANGANAN TINDAK PIDANA PENIPUAN TRAVEL UMROH DI KEPOLISIAN RESOR KOTA PEKANBARU Tari Dyah Wulandari; Mukhlis R; Ferawati .
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum oleh Kepolisian Resor Kota Pekanbaru dalam penanganan tindak pidana penipuan travel umroh di Kota Pekanbaru, serta upaya pencegahan kejahatan yang dilakukan untuk menekan angka kriminalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum sosiologis dengan data primer diperoleh melalui wawancara dengan penyidik Polresta Pekanbaru, perwakilan travel umroh resmi, dan korban penipuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum hanya berada pada angka 20% yang bersumber dari kejelasan norma hukum, sementara 80% variabel penegakan hukum dinilai tidak efektif akibat keterbatasan teknologi dan kapasitas penyidik, tingginya angka dark number, serta faktor budaya kepercayaan personal dan budaya malu untuk melapor. Upaya pencegahan melalui langkah pre-emtif dan preventif juga belum terealisasi secara optimal karena kasus penipuan terus berulang dengan modus yang sama.
Upaya Menumbuhkan Kesejahteraan Spritual Siswa Di Tengah Transformasi Digital Pendidikan di SMA Negeri 1 Pedamaran Anisah Yuniyarti; Della Amelia; Muhammad Zaky Maulana; Elda Widea; Dimas Ilham Saputra; Wulan Oktarina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

​Digital transformation has brought significant changes to the world of education, including the learning methods and lifestyles of students. On one hand, digital technology facilitates access to information and supports the learning process; on the other hand, it poses challenges in character building and maintaining students' spiritual well-being. This study aims to explain how students' spiritual well-being changes during the era of digital transformation, identify the factors influencing this condition, and explore the methods that can be applied in the teaching and learning process to enhance and strengthen their spiritual well-being. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were selected using purposive sampling, specifically targeting students who directly experience the impacts of digital technology in their daily lives and learning processes. Data were collected through semi-structured interviews and documentation, then analyzed using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldana. This model consists of three stages: data condensation, data display, and conclusion drawing. The trustworthiness of the data was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that students' spiritual well-being in the era of digital transformation continuously undergoes changes and development. While digital technology can assist in the learning process, excessive use can lead to a lack of self-reflection, decreased quality of relationships with others, and a loss of understanding regarding spiritual values. Spiritual well-being is influenced by various factors, such as family conditions, school environment, peers, and the frequency of digital technology usage. Enhancing spiritual well-being can be achieved by integrating spiritual values into the learning process, character building, reflective practices, and the ethical use of digital technology. Therefore, collaboration among schools, teachers, and families is required to support the development of students who not only excel academically but also possess well-rounded spiritual growth in facing various challenges in the digital era.
REFORMULASI HUKUM TERKAIT UNSUR EKSPLOITASI DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG: PERSPEKTIF PERBUDAKAN MODERN Lisa Riani; Davit Rahmadan; Ledy Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perbudakan modern berbasis siber (cyber-based slavery), seperti modus penipuan daring (online scamming) dan pengantin pesanan, telah bertransformasi menjadi ancaman serius. Negara Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (UU PTPPO), namun regulasi ini dinilai masih terjebak pada pemahaman eksploitasi konvensional yang bersifat fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi hukum terkait unsur eksploitasi, mengidentifikasi kelemahan normatif yang menghambat penegakan hukum, serta menawarkan solusi reformulasi ideal unsur eksploitasi guna memperluas jangkauan perlindungan bagi korban dan menjerat pelaku secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual dengan studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sehingga mengarah pada analisis data secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi hukum saat ini masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau jeratan digital karena fokus pada pembuktian fisik-teritorial. Kelemahan utama ditemukan pada ambiguitas frasa dalam beberapa pasal sehingga perlu reformulasi Pasal 1 angka 1 dan Pasal 1 angka 7 UU PTPPO karena sudah ada eksploitasi non-fisik yang berbasis digital. Hal ini menyebabkan aparat penegak hukum sering kali kesulitan dalam melakukan pembuktian dan penuntutan terhadap sindikat transnasional yang mengendalikan korban dari luar negeri, sehingga perlu reformulasi ideal dengan pendekatan kebijakan hukum pidana.
MANAJEMEN TRANSFORMASI PEMANFAATAN SISTEM JARINGAN WI-FI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN SISTEM INFORMASI DI SMP NEGERI 4 SATU ATAP SIAU TIMUR Anastasya Balaati Balaati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the transformation management regarding the utilization of the Wi-Fi network system as a learning medium and information system at SMP Negeri 4 Satu Atap Siau Timur. The research focuses on the planning, implementation, management, and evaluation of Wi-Fi network utilization in support of the learning process and school information services. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Data were collected through observations, interviews with the principal, teachers, educational staff, and students, as well as a review of relevant documents. The results indicate that the transformation management of the Wi-Fi network system has positively impacted the effectiveness of learning and school information management. During the planning stage, the school formulated network infrastructure development policies aligned with the needs of technology-based learning. In the implementation stage, the Wi-Fi network was utilized to access digital learning resources, support learning platforms, facilitate communication between teachers and students, and disseminate academic and administrative information. Regarding management, the school conducted network maintenance, managed user access, and monitored internet usage to ensure service security and smooth operation. The study concludes that the transformation management of the Wi-Fi network system at SMP Negeri 4 Satu Atap Siau Timur has proceeded effectively and contributed to improving learning quality and the school's information system. However, further improvements are needed specifically regarding network infrastructure capacity, the digital competencies of educators and students, and sustainable information management policies to optimize the utilization of the Wi-Fi network.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 22 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 19 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  (On Proses) Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 15 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 24 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 23 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 20 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 18 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 15 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 13 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 12 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 9 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 7 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 24 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 23 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 22 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 20 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 19 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 18 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 17 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 16 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 14 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 13 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 11 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 9 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 8 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 7 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 5 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 8 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 7 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 6 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 5 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 3 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 4 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 3 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN More Issue