cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
KAJIAN HUKUM TERHADAP PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA/DAERAH Sunandar PS
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 10 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengevaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah apakah sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan diatasnya. Metode penelitian bersifat yuridis normatif. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2009 Nomor 10) yang dibuat berdasarkan PP Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah perlu disesuaikan dan disempurnakan dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2O20 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.
STUDI DESKRIPTIF: MOTIVASI PESERTA PELATIHAN TUGSUS BAPELKES MATARAM MENGIKUTI SELEKSI PENUGASAN KHUSUS TENAGA KESEHATAN (INDIVIDU) TAHUN 2024 Nani Fitriani
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah masih banyak yang belum tersedia sumber daya manusia khususnya tenaga kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan jenis, jumlah, dan kualifikasi tenaga kesehatan yang bersifat jangka pendek dan merupakan bagian dari kebijakan pemenuhan tenaga kesehatan jangka panjang dalam rangka meningkatkan pemerataan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, maka Pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dalam mendukung Program Nusantara Sehat. Pada kenyataannya setelah peserta dinyatakan lulus seleksi sebagai peserta tugsus, maka yang bersangkutan harus mengikuti pembekalan selama 75 jam pelajaran (10 hari efektif) sesuai kurikulum. Namun pada kenyataannya sebelum yang bersangkutan masuk kedalam aplikasi LMS (Learning Management System) ada beberapa orang yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Contohnya pada periode 1, 2, dan 3 ini terdapat 6 orang peserta pelatihan mengundurkan diri sebelum melakukan registrasi di LMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi motivasi peserta pelatihan tugsus Bapelkes Mataram mengikuti seleksi penugasan khusus tenaga kesehatan (individu) di Puskesmas pada tahun 2024. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh peserta pelatihan tugsus Bapelkes Mataram dan sampelnya adalah peserta pelatihan tugsus periode 1 s.d. 3 Bapelkes Mataram yang bersedia mengisi kuesioner melalui google form. Waktu pengambilan data pada tanggal 13 Maret 2024, 19 April 2024, dan 20 Mei 2024. Pengolahan data menggunakan tabel bantu aplikasi excel. Motivasi bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI adalah 91,86% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi memberikan pelayanan kepada masyarakat golongan menengah kebawah adalah 99,04% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi memberikan pelayanan sesuai kompetensi di DTPK adalah 99,52% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi memiliki rencana kerja kedepan adalah 96,61% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi mendapatkan insentif mendapatkankan jawaban setuju dan sangat setuju hanya 63,63%. Motivasi prioritas tugas belajar mendapatkan jawaban 88,417% yang menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi memperoleh income untuk keluarga 93,30% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi memperoleh SKP pelatihan mendapatkan 93,78% jawaban setuju dan sangat setuju. Motivasi memiliki jiwa petualang mendapatkan 98,56% jawaban setuju dan sangat setuju. Motivasi mendapatkan pengalaman berwarna 100% menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi ingin mendapatkan surat keterangan pengalaman bekerja 2 tahun hanya 75,12% yang menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi lari dari masalah pribadi hanya 9,09% yang menjawab setuju dan sangat setuju. Motivasi mendapatkan dorongan dari keluarga atau orang terdekat sebanyak 97,60% menjawab setuju dan sangat setuju. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisa data secara deskriptif yang menjadi motivasi peserta pelatihan tugsus Bapelkes Mataram mendaftar sebagai peserta penugasan khusus di Puskesmas pada tahun 2024 adalah: Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, memberikan pelayanan kesehatan sesuai kompetensi di DTPK, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat golongan menengah kebawah, memiliki rencana kerja kedepan, mendapatkan prioritas Tugas Belajar, mendapatkan income untuk keluarga, mendapatkan SKP pelatihan, memiliki jiwa petualang, mendapatkan pengalaman kerja “berwarna” dan karena dorongan keluarga/ orang terdekat
PERANCANGAN RESORT DI EKOWISATA DESA MAREJE TIMUR LOMBOK BARAT DENGAN PENDEKATAN GREEN ARSITEKTUR safullah; Muammar Khadafi; Susdiana Fibrianti
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resort merupakan sebuah tempat penginapan yang mewadahai kegiatan liburan dan rekreasi di khususkan bagi wisatawan untuk memenuhi semua kebutuhan wisatawan selama di tempat pariwisata sesuai dengan kebutuhan dan pelayanan bagi wisatawan. Resort di Desa Mareje adalah sebuah fasilitas untuk bermalam yang ditujukan untuk para turis yang sedang berwisata di kabupaten Lombok Barat terutama ke wilayah wisata Desa Mareje. Gagasan ide awal dari rancangan resort ini berdasarkan pada perkembangan tingkat pariwisata pulau Lombok yang cenderung semakin meningkat di bidang pariwisatanya, sehingga keberadaan wisatawan semakin bertambah. Konsep dari resort ini yaitu ”Green Architecture”, dimana konsep ini berdasarkan pertimbangan dari kenyamanan bertempat tinggal yang nyaman. Desain bangunan menggunakan pendekatan sirkulasi untuk menyelesaikan masalah zoning untuk tamu yang menginap dengan tamu yang hanya untuk berkunjung dan menggunakan pendalaman karakter ruang untuk tetap memberikan nuansa yang masih menyatu dengan alam kepada turis yang datang.
PEMADATAN TANAH DASAR METODE KEPADATAN RINGAN I Gede Utama Hadi Sutrisna; Ni Putu Ety Lismaya Dewi; I Gde Dharma Atmaja
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi kuwalitas dari suatu material tanah, bersumber dari ilmu pengetahuan yang mempelajari jenis metode pengujiannya, tanah merupakan material yang dapat memiliki fungsi sebagai landasan struktur jalan atau struktur suatu bangunan, sehinga tanah berperan sangat penting , maka material tersebut harus memiliki karakter yang disyaratkan sehingga dapat di gunakan sesui dengan fungsinya, untuk itu syarat – syarat kreteria sifat tanah yang akan di fungsikan mengikuti sesui dengan peraturan yang berlaku seperti SNI. Dari analisis uji saringan didapat 54,72 % tertahan saringan No 200 (0,075 mm), berat jenis tanah sebesar (Gs) 2,535 , berat kering ɣd = 1,495 gr/cm³ dan nilai indeks plastisitasnya PI = 18,18% senginnga dinyatakan tanah tersebut termasuk tanah Lempung murni
PENGARUH UMUR TERHADAP KUALITAS SEMEN SEGAR BULL SAPI BALI ( Bos sondaicus ) YANG DIPELIHARA DI BALAI INSIMINASI BUATAN BANYUMULEK Maratun Janah; Dias Novriyansyah; Supriadi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas semen yang dihasilkan oleh pejantan Sapi Bali (Bahkat et al 2011). Pengaruh umur ternak merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi kualitas semen sapi pejantan. Tujuan penelitian in adalah untuk mengetahui pengaruh umur terhadap kualitas semen segar Bull Sapi Bali (B. sondaicus) yang dipelihara di BIB Banyumulek. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional dan pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif. Evaluasi semen segar secara makroskopis dan mikroskopis dilakukan langsung setelah penampungan, dikarenakan spermatozoa tidak dapat bertahan lama ketika sudah diluar tubuh maka pemeriksaan semen dilakukan di laboratorium dan dimasukan dalam water bath dengan suhu 320C. volume semen segar tertinggi adalah pada Bull Sapi bali umur 5 tahun dengan voleme 7 ml pada pengulangan penampungan kedua.Tingkat konsistensi semen segar Bull Sapi bali umur 5 tahun pada penampungan pertama dan kedua rata-rata konsistensi semen yang di hasilkan kental, sedangkatan untuk Bull Sapi bali umur 10 tahun pada penampungan kedua sama-sama menghasilkaan konsistensi semen yang encer. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan maka kesimpulan yang didapatkan umur pejantan Bull Sapi bali pada penelitian ini mempengaruhi kualitas semen segar pada parameter volume. Sapi umur 5 tahun menghasilkan volume yang tinggi di badingkan dengan umur 10 tahun. Sedangkan untuk parameter yang lain umur 5 dan 10 tahun tidak mempengaruhi kualitas pada warna, konsistensi, pH, motilitas dan abnormalitas dari semen segar yang dihasilkan oleh pejantan Bull Sapi bali yang di pelihara di Balai Inseminasi Buatan Banyumulik.
ANALISIS NERACA AIR PADA HLD BABAK-RENGGUNG-RUTUS WILAYAH SUNGAI LOMBOK Ida Bagus Geraldy WP
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Irigasi Pandanduri berada dalam sistem irigasi Pandanduri Suwangi, dengan kondisi keterbatasan ketersediaan sumberdaya air pada Sungai Palung terutama pada musim kemarau telah menyebabkan sebagian areal sawah tidak memperoleh air sesuai dengan kebutuhan. Sehingga adanya saluran suplesi HLD dapat memberikan debit air dari Sungai Babak hingga Waduk Pandanduri. Analisis dalam penelitian ini didahului oleh pengumpulan data curah hujan, data debit, data evapotranspirasi, data luas catchment area dan data luas area irigasi pada instansi terkait. Analisis awal dilakukan analisis Poligon Thiessen untuk mengetahui stasiun hujan atau ARR yang berpengaruh terhadap bendung yang berada di DAS Palung yaitu pada catchment area Rutus, Temusik dan Terara, serta melakukan analisis untuk stasiun iklim atau CR. Lalu melakukan analisis ketersediaan air menggunakan metode Mock, analisis kebutuhan air menggunakan metode NFR, analisis simulasi saluran suplesi HLD, dan analisis optimasi dan simulasi Waduk menggunakan program linear. Ketersediaan air sebelum ada suplesi berdasarkan debit yang berasal dari masing-masing catchment area lokal dimana debit rerata yang didapatkan pada segmen Sungai Babak adalah 1662 lt/dt, Sungai Renggung sebesar 2249 lt/dt, Sungai Rutus 2806 lt/dt, Sungai Bendung sebesar 1466 lt/dt, Sungai Gading sebesar 1185 lt/dt dan Sungai Palung 2278 lt/dt. Dalam analisis neraca air dilakukan perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air sehingga didapatkan neraca air tiap bangunan air baik berstatus surplus maupun defisit, dari 5 Bangunan air yang berada di HLD Babak-Renggung-Rutus terdapat 2 Bangunan air yang defisit dan 3 Bangunan air yang surplus, sehingga diperlukan pengoptimalan pemberian air dengan mengatur pertimbangan air antara bangunan yang surplus dan defisit yang terhubung secara hidrolis sehingga status defisit pada bangunan air dapat dikurangi.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN UBI KAYU (Manihot esculenta crantz) TERHADAP DAYA VERMISIDAL Fasciola sp Lusi Damayanti; Mashur; Candra Dwi Atma; Maratun Janah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasciolosis is a parasitic disease that affects ruminant animals and often causes losses among farmers in the form of decreased livestock productivity, even leading to death in animals. This disease is caused by an infection of Fasciola sp. parasites. This study aims to determine the vermicidal effect of Manihot esculenta crantz extract on Fasciola sp. in vitro, based on the duration of death. The samples used in this study were Fasciola worms taken from the Majeluk Slaughterhouse. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The treatments in this study consisted of Leucaena leucocephala leaf extract at concentrations of 2.5%, 3.5%, and 4.5%l. Albendazole and negative control using distilled water. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA), and further tested using Duncan's test. The results of this study showed that Leucaena leucocephala leaf extract treatments at concentrations of 2.5%, 3.5%, and 4.5ml had significantly different effects (P > 0.05) in accelerating the death time of Fasciola sp. compared to the negative control (distilled water), but still lower than the Albendazole treatment. Administration of Albendazole, even at the lowest concentration (2.5%), caused faster death of the worms compared to Leucaena leucocephala leaf extract
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala) TERHADAP DAYA VERMISIDAL Fasciola sp Baiq Marlianti; Mashur; Candra Dwi Atma; Katty Hendriana Priscilia Riwu
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasciolosis is a parasitic disease that affects ruminant animals and often causes losses among farmers in the form of decreased livestock productivity, even leading to death in animals. This disease is caused by an infection of Fasciola sp. parasites. This study aims to determine the vermicidal effect of Leucaena leucocephala leaf extract on Fasciola sp. in vitro, based on the duration of death. The samples used in this study were Fasciola worms taken from the Majeluk Slaughterhouse. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 7 treatments and 3 replications. The treatments in this study consisted of Leucaena leucocephala leaf extract at concentrations of 2.5%, 3.5%, and 4.5%. Albendazole at concentrations of 2.5%, 3.5%, and 4.5%, and negative control using distilled water. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA), and further tested using Duncan's test. The results of this study showed that Leucaena leucocephala leaf extract treatments at concentrations of 2.5%, 3.5%, and 4.5% had significantly different effects (P > 0.05) in accelerating the death time of Fasciola sp. compared to the negative control (distilled water), but still lower than the Albendazole treatment. Administration of Albendazole, even at the lowest concentration (2.5%), caused faster death of the worms compared to Leucaena leucocephala leaf extract
WILAYAH PERTAMBANGAN RAKYAT DAN IZIN PERTAMBANGAN RAKYAT Sunandar PS
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral dan Batubara sebagai salah satu kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi merupakan sumber daya alam yang tidak terbarukan, sesuai dengan ketentuan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui mekanisme penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Hukum Normatif. Menggunakan pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dengan menelaah semua undang dan regulasi yang bersangkut paut dengan isu hukum yang sedang dikaji dan bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil kajian menemukan bahwa WPR ditetapkan oleh Menteri setelah ditentukan oleh Gubernur dengan beberapa kriteria tertentu. IPR adalah izin untuk melaksanakan Usaha Pertambangan dalam wilayah pertambangan rakyat dengan luas wilayah dan investasi terbatas. IPR diberikan oleh Menteri ESDM berdasarkan permohonan yang diajukan oleh orang perseorangan yang merupakan penduduk setempat, atau koperasi yang anggotanya merupakan penduduk setempat setelah memenuhi persyaratan tertentu.
PERANCANGAN GALERI DAN EDUKASI SONGKET DI JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI Roby Sanjaya Putra; Erna Wijayanti Rahayu; Teddy Hartawan
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 11 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Lombok memiliki warisan budaya yang perlu dilestarikan salah satunya kerajinan tenun. Adapun jenis tenun yang dikenal tenun ikat dan tenun songket. Dimana pengrajin tenun songket ini tersebar di beberapa wilayah kabupaten dan sebagian besar terdapat di Kabupaten Lombok Tengah. Songket merupakan kain yang ditenun dengan benang emas dan perak menggunakan alat tenun tradisional dari kayu. Penelitian ini mengenai perancangan galeri dan edukasi songket di Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dengan pendekatan arsitektur dekonstruksi. Tujuan penelitian ini perancangan galeri dan edukasi songket yang menyediakan fasilitas tempat pameran, pelestarian, pembelajaran, dan pengembangan kain tenun songket bagi masyarakat umum maupun manca Negara dengan menampilkan arsitektur dekonstruksi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan arsitektur dekostruksi dengan mengacu pada prinsip dan teknik yang digunakan oleh Zaha Hadid. Dimana perancangan galeri dan edukasi songket di kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dengan mengangkat salah satu motif desain yang ada pada kain songket lombok yang merupakan warisan budaya yang perlu di lestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Hasil perancangan galeri dan edukasi songket dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat umum atau pelajar mengenai kerajinan kain songket dan proses pembuatan kain songket serta memberikan rancangan fasilitaas lengkap pada bangunan galeri yang memiliki gaya desain dekonstruksi