cover
Contact Name
Aan Budianto
Contact Email
jurnaleltarikh@radenintan.ac.id
Phone
+6282289930331
Journal Mail Official
jurnaleltarikh@radenintan.ac.id
Editorial Address
Prodi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung JL. Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal El Tarikh: Journal of History, Culture, and Islamic Civilization
ISSN : 27747999     EISSN : 27748723     DOI : https:dx.doi.org/10.24042
JHCC covers all areas and periods in Indonesian, Southeast Asia,and World history, culture, and Islamic civilization. It deals with all aspects of the history including of Islamic, Language, Education, Economics, Culture, Politics, Social, Antropologi, Exegesis, Hadits, and Philology. All historical approaches are also welcomed. This journal accepts on diverse formats includes the article from scientific forums, review essays, and special issues. The editor also received a book review to be published in a special section of the publication. The articles can be written to be submitted in Indonesia and English.
Articles 66 Documents
Sejarah Cakraningrat I dari Tawanan Perang Hingga Menjadi Korban Pemberontakan 1624-1648 Hidayat, Asep Achmad; Faruk, Umar; Supendi, Usman
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic of Culture History
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jhcc.v4i2.18412

Abstract

Cakraningrat I adalah gelar yang disematkan kepada bangsawan Madura yang bernama Raden Praseno. Ia merupakan satu-satunya bangsawan Madura yang selamat dari pembantaian pasukan Mataram saat tragedi penaklukan Madura (1624).  Pasca penaklukan kemudian Raden Praseno dibawa ke Mataram sebagai tawanan perang. Dengan politik yang dimainkan oleh Sultan Agung putra mahkota Madura diberlakukan sebagaimana seoarang pengeran dengan hak-hak istimewa. Termasuk pada puncaknya, ia mengangkat Raden Praseno sebagai raja untuk seluruh wilayah Madura. Hal tersebut bukan tanpa alasan melainkan siasat Sultan Agung untuk Madura berada di bawah kekuasaannya. Pada perkembangannnya Cakraningrat I menjadi raja bawahan yang setia membela keberlangsungan Mataram. Topik ini diulas dengan mengunakan metode sejarah yang memuat 4 tahapan (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi). Dari penelitian ini ditemukan bahwa Cakraningrat I selain sukses menata kembali pemerintahan Madura, ia juga menjadi raja bawahan Sultan Agung yang totalitas dalam mengawal pemerintahan Mataram, sampai pada akhirnya menjadi korban pemberontakan. Kata Kunci: Madura, Cakraningrat I, Mataram
Conflict Resolution In Sudan And Its Impacts On The International Scale Khairunnisa, Brilliant Windy
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic of Culture History
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jhcc.v4i2.18435

Abstract

Sudan has always been known for the hostilities that took place there, long before Sudan was divided into Sudan and South Sudan. Both internal and international conflicts involve several countries. After the separation of South Sudan, Sudan began to experience internal conflicts related to the struggle for state power in overthrowing President Omar al-Bashir. However, after the overthrow of the president, a new conflict emerged to seize power between the two camps that had previously collaborated in overthrowing the previous president. This study aims to explore how the current conflict resolution in Sudan and how it impacts on an international scale. Through exploratory qualitative research methods, this study presents primary and secondary data resulting from interviews and literature studies. This study provides information on the current Sudan conflict with its potential resolution as well as some impacts on a global scale.Keywords: Conflict Resolution, Current Sudan Conflict, Impact, International Scale.
Masalah Hygiene Di Pesantren Pada Masa Hindia Belanda XIX-XX Nasirin, Anas Anwar; Sunarti, Linda; Karwiti, Wawat
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic of Culture History
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jhcc.v4i2.18800

Abstract

Hygiene dalam kerangka pola hidup bersih dan sehat telah menjadi perhatian pemerintah Hindia Belanda sejak abad XIX-XX terhadap masyarakat pribumi yang mayoritas beragama Islam. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis masyarakat kehadirannya telah menjadi objek penelitian para sarjana Eropa tentang tata cara hygiene dalam syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode sejarah melalui proses heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian membuktikan, program hygiene yang digalakkan pemerintah Hindia Belanda sarat kepentingan ekonomi dan politik, khususnya dalam meningkatkan produktivitas kerja masyarakat pribumi pada sektor perkebunan. Memasuki abad XX program hygiene telah melahirkan para dokter pribumi khususnya dari masyarakat muslim yang dalam prakteknya mampu mengkombinasikan ilmu kedokteran Barat dengan syariat Islam.  Diantaranya Peran Ahmad Ramali mempromosikan Hygiene di Padang Sidempuan tahun 1933 dan amal usaha bidang kesehatan Muhammadiyah, Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) atau Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) sejak tahun 1923.
Charting Science: Fuat Sezgin's Contribution to Science History Writing in the Islamic World (1250-1800) Ansori, Fahmi Moh; Jufri, Muhammad Arman Al; Hidayat, Muhammad; Maknunah, Anun Bidl
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 1 (2024): History: Islamic Intellectuals and Politics
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202451924200

Abstract

Writing the history of science in the Islamic world has become a study among Orientalists and Muslim scholars themselves. One of the scientists who focused on the study was Fuat Sezgin. His work in the field of history of science was a major influence on the recognition by Orientalists of the splendor of science in the Islamic world. Fuat Sezgin is popular among researchers in Indonesia for his critical studies of hadith, but pays little attention to the study of the history of science. He has major works that have influenced the development of writing the history of science among Eastern and Western scholars, especially Orientalists. This article uses an intellectual biography writing model, using a historical approach, using heuristics, verification, interpretation and historiography steps. This article adds to the scientific treasures in order to introduce Fuat Sezgin and his contribution to writing the history of science in the Islamic world. Fuat Ssezgin's contribution to writing the history of science in the Islamic world is recognized by eastern and western scholars. First, he was a continuation and complement to the studies of the history of science by Orientalists such as Carl Brocklemann and Helmut Ritter. Secondly, Fuat Sezgin presents authoritative primary sources that can be used as material for philological studies of Islamic science manuscripts. Third, he is not only limited to theory in the realm of research. However, he established a museum and institution that focused on the study of Islamic science.
Peran KH. Zainuddin Usman dalam Pengembangan Ponpes Al-Fattah Lampung 1986-2008 Putri, Riska Iriana; Iryana, Wahyu; Hasanah, Uswatun
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic of Culture History
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202341934800

Abstract

Pesantren merupakan sebuah asrama yang didalamnya terdapat santri yang menuntut ilmu agama. Selain Pendidikan pesantren memiliki misi dakwah serta membentuk kepribadian santrinya. Dalam pesantren terdapat Kyai yang memiliki peran dalam pengembangan. Penelitian ini mengkaji peran KH. Zainuddin Usman dalam  mengembangkan pondok pesantren Al-Fattah Mincang Talang Padang  yang bertempat di Kabupaten Tanggamus tahun 1986-2008. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode penelitian sejarah yang  meliputi  heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk menganalisis terkait penelitian ini peneliti menggunakan teori peran dan Teori kepemimpinan. Teori ini digunakan untuk mengetahui peran kepemimpinan KH. Zainuddin Usman dalam memegang kendali dan keputusan dalam mngembangkanPondok Pesantren Al-Fattah. Hasil penelitian ini diketahui peran KH. Zainuddin Usman melalui biografi dan perjalanan hidup yang Ia jalani. Tidak diragukan lagi bahwa KH.Zainuddin Usman merupakan ulama yang penuh semangat dalam menuntut ilmu dan berdakwah. Ia lahir di Demak dengan latar belakang keluarga yang sederhana, bapaknya seorang kepala desa dan ibunya seorang pedagang ikan asin di pasar. Sejak sekolah dasar ia mempunyai prestasi akademik yang gemilang. Ia juga aktif organisasi ia juga aktif organisasi dan beliau menjadi ketua MUI kabupaten Tanggamus. Ia berhasil menyusun strategi pendidikan santri dengan pendidikan yang yang bermutu dan membagi menjadi beberapa focus program yang diambil dan menambah pengetahuan soft skill.  
Jihad dan Nasionalisme: Heroisme Kh. Ahmad Hanafiah dalam Membangun Masyarakat dan Mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia 1916 - 1947 Budianto, Aan
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 4 No. 2 (2023): Islamic of Culture History
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202341935400

Abstract

Latar masalah penelitian ini adalah karena melihat adanya korelasi antara semangat jihad dan semangat membela tanah air yang tumbuh berkembang di kalangan para pejuang bangsa, terutama di masa pergerakan nasional dan masa revolusi. Di Lampung, ada KH. Ahmad Hanafiah yang memimpin pasukan tentara non pemerintah yang berjuang melawan Belanda di masa revolusi. Sehingga penelitian ini mencoba menggali akar historis semangat jihad dan nasionalisme dalam perjuangan KH. Ahmad Hanafiah. Metode riset dengan cara kerja penelitian sejarah dimulai dari penggalian sumber dokumen, wawancara dan observasi yang kemudian dianalisis, diinterpretasi dan ditulis secara kronologis. Hasil riset menunjukan bahwa pergerakan KH. Ahmad Hanafiah melawan penjajah hingga gugur di Baturaja tahun 1947 menunjukan bahwa semangat jihad dan nasionalisme mampu membakar gelora perjuangan meskipun nyawa menjadi taruhannya.
Dari Tanah Minang Hingga Bandung: Biografi Dan Pemikiran Muhammad Natsir Hasanah, Uswatun; Mufarohah, Siti
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 2 (2024): History: Civilization and Social Change
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jhcc.v5i2.21469

Abstract

Penelitian menganai Muhammad Natsir bertujuan untuk menggali perjuangan tokoh yang beraliran nasionalis agamis pada era perjuangan kemerdekaan hingga awal kemerdekaan Indonesia. Dengan metode penelitian sejarah yang mengguakan empat tahapan metode yaitu: Heuristik, Verifikasi, interprestasi dan historiografi. Pemikiran Muhammad Natsir tidak hanya seputar pada persoalan agama tetapi juga tentang pendidikan, dan politik. Hal tersebut menarik untuk dikaji tumbuhnya pemikiran-pemikiran Natsir yang dipengaruhi oleh beberapa factor yang membentuk kerangka berfikirnya, yaitu factor lingkungan di  tanah minang hingga tanah Sunda. Serta perjumpaannya dengan tokoh agama dan tokoh nasionalis. Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah Ahmad Hassan dari Masyumi. Jejak tracking yang membentuk pemikiran Natsir tersebut  membawa dampak bagi bangsa Indonesia, seperti pencetusan Mosi Integral dan pembangunan Lembaga Pendidikan islam berdasarkan prinsip keseimbangan ilmu.  
Ketegangan Politik Antar (Dinasti) Islam di Kawasan Laut Tengah Abad ke-10 Pangaribuan, Nuraini
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 1 (2024): History: Islamic Intellectuals and Politics
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202452192300

Abstract

Artikel ini bertujuan  untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya ketegangan politik dalam dunia Islam di kawasan Laut Tengah pada abad ke-10 yang terfokus pada Islam di Afrika Utara dan Andalusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis-deskriptif yang mengacu pada sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Adapun jenis penelitian ini yaitu berbasis library research. Temuan dari penelitian ini yaitu telah diketahui bahwa yang melatarbelakangi terjadinya ketegangan politik antar Islam di Laut Tengah (Afrika Utara dan Andalusia) yakni  faktor teologis. Hal ini bisa dilihat dari masa kerajaan Islam di Afrika Utara, yakni dinasti Idrisiah, Aghlabiah, dinasti Toulun, dinasti Ikhshid, dinasti Fatimiah bahkan dinasti Murabithun dan Muwahiddun. Semua dinasti-dinasti ini mempunyai paham teologi yang berbeda-beda, dan akhirnya  mendorong mereka untuk melakukan ekspansi ke berbagai wilayah dan pada akhirnya bertujuan pada ekspansi ekonomi dan kekuasaan. Sedangkan di Andalusia ketegangan politik terjadi karena faktor internalnya sendiri, faktor internal tersebut berlangsung sebanyak dua kali yaitu ketika terjadinya perselisihan antaran mazhab Maliki dengan Mazhab Hambali dimasa Muhammad ibn Abdurrahman II sedang naik tahta. Konflik kedua terjadi sepeninggal khalifah Hakam II yang tidak meninggalkan penerus tahta kepemimpinan.
Daulah Safawi (1588-1629): Dinamika Politik, Kulturalisme, dan Identitas Nasional Supriyadi, Anggi
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 1 (2024): History: Islamic Intellectuals and Politics
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202452194300

Abstract

Studi ini menelusuri pergerakan politik, keanekaragaman budaya, dan konstruksi identitas nasional di Daulah Safawi dari tahun 1588 hingga 1629. Daulah Safawi sendiri didirikan oleh Shah Ismail I pada tahun 1501 M di Ardabil, Azerbaijan. Setelah Shah Ismail I wafat, Ia digantikan oleh penerusnya seperti Shah Tahmasp I, Ismail Mirza, Muhammad Khudabandah, dan Abbas I. Pada tahun 1588 M Shah Abbas I naik tahta menjadi Sultan Safawi. dalam menjalankan pemerintahannya, Shah Abbas I melakukan banyak perubahan, seperti mengganti pasukan Qizilbash dengan tentara Ghulam. Dalam bidang politik, Shah Abbas I melakukan rekonsiliasi dengan Turki Utsmani untuk menjaga stabilitas politik dan membangun kebudayaan di dalam negeri. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sosial dan politik untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang turut mempengaruhi evolusi politik Daulah Safawi, seperti konflik internal, diplomasi internasional, serta dinamika dominasi kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kulturalisme menguatkan jati diri nasional Safawi, meliputi kebijakan budaya, seni, dan sastra. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini memberikan pandangan yang segar tentang kontribusi Daulah Safawi dalam membentuk jati diri nasional Iran dan memperdalam pemahaman kita mengenai sejarah politik dan budaya di Timur Tengah pada masa tersebut. 
Deciphering Hussein Huzni Mukriani's Historiography: A Critical Examination of “The History of the Soran Princes” Othman, Hardi Hama Saeed; Abdalla, Shabaz
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization Vol. 5 No. 1 (2024): History: Islamic Intellectuals and Politics
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202452208600

Abstract

This research delves into Hussein Huzni Mukriani's approach to historical writing, specifically examining his book titled "The History of the Soran Princes." The primary objective is to scrutinize Mukriani's methodology in narrating the history of Soran princes and address key research inquiries. How did Mukriani perceive the essence of history? What roles and objectives did history serve, and what sources informed his historical account of the Soran princes? What motivated Mukriani in documenting the history of the Soran princes? Did he adhere to established scientific and historical research methodologies? Our research meticulously follows all stages of scientific inquiry, employing the historical-analytical research method. The key findings include the incorporation of established historical research methods in Mukriani's work and a discernible adherence to the stages of scientific research. The research sheds light on Mukriani's approach to chronicling the history of Soran princes, emphasizing chronological recording and narrative presentation. Mukriani's writing style in this book exhibits distinct characteristics, encompassing information reception, summarization, chronological and narrative structuring, as well as critical evaluation.