cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 385 Documents
Implementasi Smart Roaster Berbasis IoT dan Sistem Pencatatan Keuangan Digital pada UMKM Kopi Supri Styawati; Amalya, Wulan; Syaukani, Muhammad; Kurniawan, Medy; Khoiri, Rizky; Ferdaus, Ferman
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1722

Abstract

Tujuan dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah menghadirkan solusi inovatif bagi UMKM Kopi Jempol Supri melalui penerapan Smart Roaster berbasis Internet of Things (IoT) dengan web monitoring serta Web Pencatatan Stok dan Laporan Keuangan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah risiko kegosongan biji kopi akibat pengendalian suhu manual serta pencatatan stok dan keuangan yang masih dilakukan secara konvensional sehingga sering menimbulkan kesalahan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada mitra, serta pengujian sistem dengan pendekatan partisipatif. Uji coba dilakukan pada sensor termokopel, sensor MQ-135, website Smart Roaster, dan Web Pencatatan Stok dan Laporan Keuangan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman mitra melalui perbandingan pretest dan posttest. Sensor termokopel membuktikan bahwa kopi mencapai kematangan optimal pada suhu 223–232 °C dengan durasi 80–110 menit, sedangkan sensor MQ-135 menghasilkan data asap yang progresif sesuai tahap roasting. Website Smart Roaster berjalan baik sesuai skenario blackbox testing, mampu menampilkan suhu dan asap secara real-time serta mengendalikan mesin dari jarak jauh. Web Pencatatan Stok dan Laporan Keuangan juga berfungsi optimal, terbukti melalui uji blackbox dan memperoleh skor 90,52% (sangat baik) berdasarkan ISO/IEC 25010 pada aspek functional suitability, performance efficiency, dan usability. Kesimpulannya, penerapan Smart Roaster IoT dan Web Pencatatan Stok dan Laporan Keuangan berhasil meningkatkan konsistensi mutu kopi, mengurangi kerugian produksi, serta mempercepat dan mengefisienkan pengelolaan administrasi pada UMKM Kopi Jempol Supri.
Edukasi Pelaporan SPT Tahunan Berbasis Core Tax Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Srirejeki, Kiky; Berlianti, Novita Eka; Wahyudin; Hasan, Miftah Farid; Leo, Silvia Agusti
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1725

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada wajib pajak orang pribadi, untuk meningkatkan pemahaman mengenai sistem perpajakan Core Tax yang baru diimplementasikan serta untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi akan kewajiban untuk menyampaikan SPT tahunannya. Kegiatan ini dilangsungkan melalui webinar dengan menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi. Efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat ini diukur menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan persepsi partisipan sebelum dan sesudah mengikuti webinar. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan persepsi partisipan mengenai sistem pelaporan pajak dan Core Tax. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dinilai telah memberikan manfaat nyata dalam mendukung tujuan modernisasi administrasi perpajakan melalui implementasi Core Tax, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak orang pribadi dalam menyampaikan SPT Tahunan.
Penerapan Pendidikan Kesehatan dengan Video Animasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Menstruasi dalam Mencegah Kegawatdaruratan Anemia pada Remaja Putri Yuniza, Yuniza; Ulaa, Mar’atun; Ginanjar, Marwan Riki; Adelia, Putri Arsy
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1568

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam menghadapi menstruasi sehingga remaja dapat mencegah terjadinya anemia saat menstruasi. Responden yang didapat sebanyak 29 siswi Kesehatan reproduksi merupakan hal yang sangat penting baik individu juga masyarakat karena berpengaruh   pada siklus   kehidupan   serta keberlangsungan kehidupan manusia.  Cairo, ICPD (International Conference for Population and Development) menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan   sosial secara utuh, yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan, pada seluruh hal   yang berkaitan menggunakan sistem reproduksi, dan fungsi serta prosesnya. Salah satu fase awal dalam kehidupan seorang remaja adalah masa pubertas. Pubertas remaja diartikan sebagai masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dengan batasan usia 10-19 tahun yang ditandai dengan adanya perubahan fisik dan psikis. Pada fase remaja peran orang tua sangatlah penting. Awal masa pubertas seorang wanita adalah menstruasi pertama yang merupakan keluarnya darah dari dinding rahim pertama kali bagi seorang wanita dengan rentang usia 10-14 tahun yang menandakan bahwa dirinya telah memasuki masa dewasa secara religius dan sudah matang untuk mulai bereproduksi. Minimnya informasi dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi khususnya menstruasi mempengaruhi persepsi remaja terhadap menstruasi. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Salah satu pendidikan kesehatan yang diberikan dapat menggunakan video animasi. Data diolah untuk mengetahui distribusi frekuensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Kesimpulan: didapatkan hasil bahwa peningkatan pengetahuan siswi setelah dilakukan edukasi tentang pencegahan kegawatdaruratan anemia.
Penerapan Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam Sistem Akuaponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Pada Komunitas Social Worker dan Penyandang Disabilitas Utami, Deka; Kurniawan, Citra; Ulfa, Saida; Oktaviani, Herlina; Nindigraha, Nunung; Yuliani, Katherin; Adam, Dwi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1731

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan ketahanan pangan pada komunitas Social Worker dan penyandang disabilitas. Responden penelitian ini adalah remaja pekerja sosial dan anak-anak penyandang disabilitas di Yayasan Bhakti Luhur, Kota Malang. Berdasarkan observasi awal, responden memiliki lahan yang potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Jenis penelitian Adalah kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah Community Action Research (CAR) dengan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act). Intervensi yang dilakukan adalah dengan membangun sistem akuaponik, yaitu sistem budidaya ikan dan tanaman secara terpadu. Melalui penerapan Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam sistem akuaponik, diharapkan dapat menghasilkan produk pangan yang segar dan bergizi secara berkelanjutan. Data penelitian dikumpulkan melalui survey dan wawancara mendalam dengan responden kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memberikan respon positif terhadap penerapan sistem akuaponik. Mereka optimis bahwa dengan sistem ini, ketahanan pangan asrama dapat diwujudkan setiap tiga bulan sekali. Selain itu, responden juga berencana untuk menjual hasil budidaya ikan untuk menambah pendapatan asrama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model ketahanan pangan berbasis komunitas, khususnya bagi kelompok rentan seperti remaja pekerja sosial dan anak-anak penyandang disabilitas. Tanaman berdaun dapat dipanen setiap usia empat bulan dan ikan dapat dipanen setiap usia lima bulan. Jenis ikan Lele (Oreochromis niloticus) lebih kuat dibandingkan ikan Nila (Clarias scopoli) dalam projek ini karena dipengaruhi oleh pH dan suhu air. Penerapan sistem akuaponik tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan yang sehat, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan pendapatan ekonomi.
Pemberdayaan Petani Alpukat di Desa Pempatan Bali melalui Inovasi Tongkat Panen Teleskopik Cerdas dan Sistem Monitoring Digital Kumara, I Made Surya; Pradnya Dana, Gde Wikan; Setianingsih, Ni Luh Putu Putri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1733

Abstract

Pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, khususnya di negara agraris seperti Indonesia. Salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi adalah alpukat, yang di Bali banyak dibudidayakan di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Desa ini dikenal sebagai sentra produksi alpukat dengan hasil melimpah, namun masih menghadapi sejumlah permasalahan, seperti metode panen tradisional yang berisiko tinggi terhadap keselamatan kerja, terdapatnya tingkat kerusakan buah akibat jatuh, serta ketiadaan sistem pencatatan digital yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Program pengabdian ini dirancang untuk memberdayakan petani melalui penerapan inovasi tongkat panen teleskopik cerdas dan sistem monitoring panen berbasis web. Evaluasi efektivitas program dilakukan dengan metode pre-test dan post-test terhadap 16 kelompok tani. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pada aspek produksi, ditandai dengan percepatan waktu panen (56,2% responden menilai panen menjadi jauh lebih cepat), penurunan tingkat kesulitan (68,8% menyatakan cukup mudah dan 31,2% sangat mudah), serta berkurangnya kerusakan buah (87,5% responden melaporkan kerusakan sangat berkurang). Pada aspek manajemen, terjadi peningkatan kemampuan pencatatan digital, dengan 50% responden mulai mandiri atau dengan sedikit bantuan, serta penguatan persepsi manfaat pencatatan untuk akuntabilitas usaha tani. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi panen mampu meningkatkan efisiensi, kualitas hasil, dan tata kelola produksi alpukat.
Meningkatkan Daya Saing Produk Kembang Ronce Melalui Pelatihan Penentuan Harga Jual dan Strategi Pemasaran Digital Bagi Ibu-Ibu di Kampung Pengambangan Banjarmasin Rejeki, Yuliarti; Nurhayati; Nurdin , Fauji; Purwita, Galang; Saputra, Muhammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1703

Abstract

Kampung Pengambangan di Kota Banjarmasin dikenal sebagai salah satu sentral kerajinan tradisional, khususnya pembuatan kembang ronce. Produk ini memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi tinggi, namun masih menghadapi beberapa kendala mendasar. Salah satunya adalah penetapan harga jual yang belum berbasis pada perhitungan biaya produksi (costing) yang tepat, serta keterbatasan dalam pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada ibu-ibu pengrajin kembang ronce dalam menetapkan harga pokok produksi (HPP) yang sesuai, serta membekali mereka dengan strategi pemasaran digital agar mampu meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun regional. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif. Hasil pelatihan menunjukkan sebanyak 80% peserta mampu menghitung HPP dengan benar menggunakan worksheet sederhana. Semua peserta berhasil membuat akun bisnis online dengan pendampingan, mampu mengunggah foto produk dengan teknik sederhana, dan sebagian besar berhasil menulis caption promosi yang menarik. Edukasi pemasaran digital juga memberikan keterampilan baru dalam penggunaan media sosial dan marketplace. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta dalam memasarkan produk secara online.
Pendampingan Perencanaan Infrastruktur Green Building Smart Homestay untuk Mendukung Konsep Smart Village di Desa Lebakmuncang Adzikri, Fikri; Wismiana, Evyta; Purwanti, Heny; Megawati, Lia; Ariyanto, Allisha; Idzani, Refia
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1735

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Lebakmuncang dalam merencanakan infrastruktur green building smart homestay sebagai upaya mendukung terwujudnya konsep Smart Village di wilayah tersebut. Pemasalahan yang menjadi temuan adalah homestay warga yang selama ini digunakan menginap belum menerapkan konsep Green Building dan Smart Home. Hal ini terjadi dikarenakan minimnya infrastruktur pendukung dan minimnya kesadaran pengelola akan pentingnya penerapan Smart Home guna peningkatan daya saing homestay. Pendampingan Perencanaan Infrastruktur Green Building Smart Homestay dilakukan dengan  optimalisasi pencahayaan alami, penerapan sistem water harvesting, penggunaan material ramah lingkungan yang tersedia secara lokal dan Integrasi sistem IoT untuk meningkatkan efisiensi operasional homestay. Kegiatan ini telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat setempat. Kegiatan ini mampu memperluas wawasan warga terkait pembangunan infrastruktur homestay yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berdaya saing, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan dan daya tarik pariwisata desa.
Peranan Konten Instagram dalam Mendorong Partisipasi Mahasiswa terhadap Kampanye Sustainable Beauty Brand sebagai Bentuk sarana Edukasi Keberlanjutan Nurhaliza, Naila; Akbar, M.; Putri, Maulina
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1736

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat berinteraksi, berkomunikasi, dan belajar di era digital. Instagram, sebagai salah satu platform paling populer di Indonesia, tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang mampu menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konten Instagram dalam mendorong partisipasi mahasiswa terhadap kampanye sustainable beauty brand sebagai bentuk sarana edukasi dan pemberdayaan keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi konten, dan dokumentasi media sosial pada akun @fromthisisland. Sebanyak 10 informan mahasiswa aktif Tata Rias UNJ dipilih secara purposif berdasarkan tingkat keterlibatan mereka dalam mengikuti dan berinteraksi dengan konten kampanye tersebut. Selain itu, data sekunder diperoleh dari analisis postingan utama dan tiga video yang menonjolkan tema keberlanjutan selama bulan Februari-Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram From This Island memiliki fungsi ganda sebagai media edukasi visual dan alat pemberdayaan komunitas mahasiswa. Melalui narasi storytelling, visual alami, dan kampanye partisipatif seperti #IAmFromThisIsland, mahasiswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai keberlanjutan. Konten tersebut tidak hanya meningkatkan kesadaran ekologis, tetapi juga menumbuhkan identitas sosial kolektif sebagai bagian dari gerakan masyarakat berkelanjutan. Dengan demikian, media sosial berpotensi menjadi ruang strategis dalam mengintegrasikan komunikasi pembangunan dan pendidikan keberlanjutan berbasis komunitas.
Partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) “Bukit Mawar” Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga: Studi Di Desa Bukit Lembah Subur Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan Nuraini, Dewi; Resdati, Resdati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi KWT “Bukit Mawar” dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga serta faktor yang memengaruhi partisipasi tersebut di Desa Bukit Lembah Subur Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan, menggunakan teori pilihan rasional Coleman dan teori tindakan sosial Weber. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik sensus, dimana seluruh kepengurusan KWT “Bukit Mawar” sebanyak 30 orang dijadikan responden penelitian, melalui observasi, kuesioner, serta dokumentasi, dan diolah menggunakan SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa anggota KWT “Bukit Mawar” di Desa Bukit Lembah Subur, aktif berpartisipasi dalam berbagai tahap kegiatan kelompok. Partisipasi anggota KWT dalam tahap perencanaan berada pada kategori sedang dengan skor (436). Pada tahap pelaksanaan mendapat skor (464), tahap menikmati hasil menunjukkan skor (494), dan pada tahap evaluasi menghasilkan skor (464) dengan kategori tinggi. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi meliputi pengetahuan dengan skor (487), penghasilan pada skor (467), dan lama menetap pada skor (479), berada pada kategori tinggi. Pada faktor pendidikan dan pekerjaan berada pada kategori sedang dengan skor (446) dan (434). Secara keseluruhan, penelitian menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan anggota melalui peningkatan pada pengetahuan, pengelolaan waktu, dan pemberdayaan ekonomi untuk memperkuat partisipasi KWT “Bukit Mawar” dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan lokal yang cukup, layak, bebas dari bahan atau zat berbahaya, dan terjangkau sebagaimana konsep ketahanan pangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang pangan. Kesimpulannya, keterlibatan anggta KWT “Bukit Mawar” sangat signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan lokal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan pembinaan agar peran KWT lebih optimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga yang lebih baik.
Pembelajaran Psikoedukasi Persiapan Pernikahan: Merencanakan Pernikahan yang Bahagia Pujiarti, Nunik; Wibowo, Mungin Eddy; Awalya, Awalya; Muslikah, Muslikah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1739

Abstract

Psikoedukasi adalah proses pendidikan terstruktur yang menggabungkan penyampaian pengetahuan, pelatihan keterampilan, dan penguatan sikap untuk mencegah masalah sebelum berkembang ke arah yang tidak diinginkan atau meminimalisasi risiko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik (taruni) mengenai kesiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupin fisik untuk merencanakan pernikahan yang bahagia. Psikoedukasi persiapan pernikahan: merencanakan pernikahan yang bahagia ini dilaksanakan penulis di Akademi Kepolisian Semarang dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang persiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupun fisik. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara interaktif dan diskusi aktif. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terkait kesiapan menikah, terutama dalam mengidentifikasikan faktor yang perlu disiapkan sebelum menikah. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak negatif yaitu perceraian yang makin marak terjadi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya memberikan pemahaman merencanakan pernikahan bahagia di Indonesia.