cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Edukasi Kesehatan serta Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Tekanan Darah untuk Masyarakat Kelurahan Jatiwarna Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi Firdausi, Sri; Manik, Nirmala; Palmado, Ignasius; Liandhajani; Halim, Guntoro
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1867

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian nomor empat di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023. Selain itu, Diabetes Melitus juga termasuk penyakit penyebab kematian utama di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2025 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi dan diabetes terus mengalami peningkatan. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai risiko penyakit, pencegahan, serta kepatuhan pengobatan menjadi salah satu faktor utama tingginya angka kejadian kedua penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko, pencegahan, serta tata cara minum obat hipertensi dan diabetes melalui edukasi terstruktur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan media leaflet yang dilaksanakan di Apotek Wahana Medika, Jatiwarna, Kota Bekasi. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest terhadap 50 peserta untuk menilai tingkat pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan. Materi edukasi meliputi definisi penyakit, gejala klinis, faktor risiko, komplikasi, upaya pencegahan, serta cara penggunaan obat yang baik dan benar. Hasil pretest menunjukkan mayoritas peserta (36%) memperoleh nilai 60, dengan nilai terendah 40 dan tertinggi 90. Setelah penyuluhan, hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana 5 peserta (16%) memperoleh nilai 100, peserta dengan nilai 90 meningkat menjadi 14 orang (46%), dan tidak ada peserta dengan nilai di bawah 70. Dapat disimpulkan bahwa edukasi menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi dan diabetes melitus. Kegiatan serupa disarankan dilakukan secara berkala dengan cakupan peserta dan wilayah yang lebih luas serta pengembangan media edukasi yang lebih variatif.
Deteksi Dini Risiko Luka Kaki Diabetes Melalui Pemeriksaan Monofilament Test dan Ipswich Touch Test (IpTT) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit 1 Yunita; Kesuma, Evi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1868

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan kronik yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya luka kaki diabetik yang dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko amputasi. Upaya pencegahan melalui deteksi dini risiko luka kaki diabetik menjadi sangat penting, terutama di tingkat pelayanan kesehatan primer dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini risiko luka kaki diabetik pada penderita diabetes mellitus melalui pemeriksaan sensitivitas kaki menggunakan Monofilament Test 10 g dan Ipswich Touch Test (IpTT). Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan fisik sensitivitas kaki, pengumpulan data karakteristik peserta, serta pemberian edukasi DM. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta dengan rata-rata usia 58,59 tahun (SD ±10,41), mayoritas perempuan dan memiliki Riwayat DM selama 5-10 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 59,4% peserta mengalami penurunan atau kehilangan sensasi protektif kaki berdasarkan hasil Monofilament Test dan IpTT. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berisiko tinggi mengalami luka kaki diabetik akibat usia lanjut dan lamanya menderita diabetes, serta menegaskan bahwa pemeriksaan Monofilament Test dan Ipswich Touch Test efektif sebagai metode skrining sederhana untuk deteksi dini di Masyarakat.
Transformasi Pengelolaan Keuangan UMKM Produksi Mortar Melalui Pelatihan Akuntansi dan Pendampingan Sistem Pembukuan Sederhana Desak Rurik Pradnya Paramitha Nida; Wiraharja, I Putu Gede Satria; I Wayan Chandra Adyatma; Yoga, I Gusti Agung Prama
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1870

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM produksi mortar dan distribusi bata ringan melalui penerapan sistem pembukuan sederhana. Permasalahan utama mitra meliputi tidak adanya pencatatan transaksi yang terstruktur, kesulitan memisahkan biaya produksi dan operasional, serta ketidakmampuan menyusun laporan keuangan dasar. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan akuntansi dasar, praktik langsung pencatatan transaksi, pendampingan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan kondisi usaha mitra. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi mitra sebesar 75%, ditandai dengan kemampuan melakukan pencatatan kas secara konsisten, menghitung HPP secara lebih akurat, dan menyusun laporan laba rugi sederhana. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam memperbaiki tata kelola keuangan UMKM serta mendukung pengambilan keputusan usaha dan keberlanjutan bisnis.
Pelatihan Pola Makan Sehat dengan Metode Plate Meal Bagi Keluarga Orang dengan Tuberkulosis Resistan Obat Berbasis Bahan Makanan Lokal Papua Indrawan, Alfian; Suyanto, Agnes; Sinaga, Eva
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1878

Abstract

Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) merupakan masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan berdampak besar terhadap kondisi fisik, psikologis, serta status gizi pasien. Keberhasilan pengobatan TB-RO tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan minum obat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan nutrisi yang adekuat dari keluarga. Di Provinsi Papua, ketersediaan bahan pangan lokal yang kaya gizi sebenarnya cukup melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pola makan sehat bagi penderita TB-RO masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi keluarga penderita TB-RO dalam menerapkan pola makan sehat dan seimbang melalui metode plate meal berbasis bahan makanan lokal Papua. Kegiatan dilaksanakan di Klinik VCT-TB RSUD Jayapura dengan sasaran keluarga pasien TB-RO dan didukung oleh kader kesehatan setempat. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, serta demonstrasi penyusunan menu plate meal menggunakan bahan pangan lokal seperti sagu, ubi jalar, keladi, ikan, dan sayuran hijau. Evaluasi capaian dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan refleksi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan peningkatan pemahaman mengenai prinsip plate meal, khususnya pembagian porsi makanan yang seimbang dan terjangkau. Peserta menyadari bahwa pola makan sehat dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga dapat mendukung keberhasilan pengobatan TB-RO. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB-RO serta mendukung keberhasilan program pengendalian TB-RO melalui pendekatan berbasis keluarga dan kearifan lokal.
Membangun Kesadaran tentang Stunting pada Masyarakat Kampung Adat: Program Pencegahan Stunting Terpadu di Kampung Kuta Elan; Qonita; Mulyana, Edi; Huriyyah, Fauziah; Sianturi, Risbon; Syafri, Herman; Fauzi, Rifki
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1450

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pencegahan stunting pada kelompok masyarakat adat Kampung Kuta, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis komunitas dengan prinsip partisipatif melalui program advokasi dan penyuluhan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat adat dalam empat tahap kegiatan: (1) analisis kondisi awal melalui wawancara) ((2) diskusi dan advokasi dengan ketua adat, perangkat desa, bidan, kader posyandu, dan orangtua) ((3) edukasi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola makan berbasis potensi lokal) (dan (4) evaluasi melalui penyebaran angket kepada 11 orangtua. Hasil implementasi program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan koordinasi di masyarakat adat Kampung Kuta terkait pencegahan stunting. Mayoritas ibu (90,9%) telah memahami tentang stunting, meskipun tingkat pendidikan formal rendah (72,7% berpendidikan SMP). Pola pengasuhan menunjukkan bahwa 72,7% ibu menggunakan pendekatan responsif dalam mengatasi anak yang sulit makan, sementara MPASI disiapkan sendiri dengan variasi gizi cukup. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang sensitif terhadap kearifan lokal efektif untuk pencegahan stunting di masyarakat adat.
Terapi Akupreseur dan Kunyit Asam Untuk Menurunkan Disminorea Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo Susanti, Neny; Jasmiati, Jasmiati; Elizar, Elizar
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1452

Abstract

Ketidaknyamanan saat menstruasi, yang sering disebut dismenore, merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang biasanya menyertai menstruasi. Saat menstruasi, nyeri haid sering kali berlangsung selama satu hingga beberapa hari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa dismenore sangat umum terjadi di seluruh dunia. Wanita muda mengalami dismenore dengan rata-rata 16,8% hingga 81%. Di negara-negara Eropa, rata-rata 45–97% wanita mengalami dismenore. Secara khusus, Organisasi Ikatan Santri yang berkedudukan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Kabupaten Situbondo menjadi salah satu mitra dalam proyek pengabdian masyarakat ini. Salah satu permasalahan yang muncul dari analisis situasi dan perbincangan dengan para santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah adalah kurangnya pengetahuan tentang teknik pijat akupresur untuk mengatasi dismenore. Permasalahan lainnya adalah kurangnya pengetahuan tentang cara penanganan dismenore yang tepat. Para remaja yang tergabung dalam tim kesehatan di pondok pesantren dapat memperoleh manfaat dari pelatihan pijat akupresur dan pemberian kunyit dan asam jawa; mereka kemudian dapat menggunakan pengobatan tersebut untuk membantu remaja lain yang menderita dismenore. Tingkat pengetahuan remaja putri meningkat dari 11,9% menjadi 95,3% setelah diberikan edukasi tentang penanganan disminorea.
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana bagi Siswa Tunagrahita melalui Virtual Reality Berbasis Narasi Bilingual di SLB B-C Optimal Kenjeran Ro’ifah, Ro’ifah; Pratiwi, Vina Erni; Syakroni, Moch.; Ashiddiqi, Safril Umar; Marini, Marini; Novianti, Triuli
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1756

Abstract

Siswa tunagrahita merupakan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan dalam memahami risiko bencana dan langkah perlindungan diri, terutama pada satuan pendidikan yang berada di wilayah rawan bencana seperti SLB B-C Optimal Kenjeran Surabaya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi mitigasi bencana dan proteksi diri siswa tunagrahita melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dengan narasi bilingual yang dinamakan SafeQuest-VR. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif dan Human-Centered Design yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan modul literasi mitigasi bencana berbasis narasi bilingual, pembuatan media SafeQuest-VR, pelatihan guru dan orang tua, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 20 siswa tunagrahita SDLB, 15 guru, dan 5 tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap pengenalan jenis bencana, langkah perlindungan diri, kemampuan mengikuti instruksi simulasi, serta sikap fokus dan responsif selama pembelajaran, dengan rata-rata peningkatan sebesar 35–36%. Selain itu, program menghasilkan luaran berupa media SafeQuest-VR, modul pembelajaran, buku panduan, poster edukasi, dan video dokumentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa SafeQuest-VR efektif sebagai media pembelajaran adaptif untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mendukung penguatan pendidikan inklusif yang berkelanjutan.
Pelatihan Teknologi AI pada Model 3D Rumah sebagai Sarana Meningkatkan Efektivitas Kerja pada Siswa SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung Afifah, Salma Nur; Safrina, Adinda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1826

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan vokasi, khususnya pada bidang desain arsitektur dan interior. Pendidikan vokasi dituntut untuk menciptakan kurikulum dan lingkungan yang tepat agar lulusannya siap terjun langsung ke dunia kerja. Namun, pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran di SMK masih sangat terbatas, sehingga siswa kesulitan dalam menghasilkan model 3D rumah yang cepat, akurat, dan sesuai standar industri. Oleh karena itu diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan keterampilan siswa melalui pelatihan teknologi AI pada pembuatan model 3D rumah. Program pelatihan ini dilaksanakan di SMK PU Negeri Bandung dengan beberapa tahapan, mulai dari Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, serta Pendampingan dan Evaluasi. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa peserta mampu menghasilkan desain 3D ruang tidur dengan memanfaatkan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI), dengan Coohom. Harapannya kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra dapat terus berjalan dengan baik sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, khususnya dalam pendidikan vokasi dan desain interior.
Edukasi Mpasi Tepat Waktu dan Bergizi Seimbang Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Lestari, Dyan; Popang, Christina; Sulistoyowati, Anisa; Misiro, Ketrina; Degei, Amina; Wulansari, Amalia; Doom, Aleda; Petege, Demiana
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1879

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat waktu dan bergizi seimbang berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi, namun masih ditemukan rendahnya pengetahuan dan sikap ibu terkait praktik MPASI yang sesuai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian MPASI berdasarkan usia dan kebutuhan gizi bayi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif dengan desain pre-experimental one group pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 di RT 05 Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, dengan sasaran 30 ibu yang memiliki bayi usia MPASI. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan penggunaan media edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu, yang ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik sebesar 43,3%. Selain itu, sikap positif ibu meningkat secara signifikan dari 13,3% menjadi 93,3% setelah diberikan edukasi. Edukasi partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap ibu yang lebih mendukung praktik pemberian MPASI. Kesimpulannya, kegiatan edukasi MPASI ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung praktik pemberian MPASI yang tepat serta tumbuh kembang bayi secara optimal.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jagung di Nagari Kudu Gantiang Yanti, Nika Rahma; Sari, Silvia Permata; Erona, Meisilva; Salihat, Rera Aga; Irvan Juliandri; Ahmad Anwar Ibrahim; Dona Oktavia; Rizki Dini Alfira; Ratu Khaisa Hendri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1881

Abstract

Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman memiliki potensi lahan untuk pengembangan produksi pangan. Pada tahun 2025, pemerintahan nagari menginisiasi program budidaya jagung sebagai strategi meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur oleh masyarakat. Kedepannya pemerintahan nagari akan mengalokasikan 10% dana desa untuk menunjang keberlanjutan program ketahanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh universitas bersama nagari dengan penyediaan lahan demplot percobaan. Kegiatan utama meliputi sosialisasi dan pelatihan teknis mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama penyakit dan panen. Penerapan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta penggunaan pupuk yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas jagung. Melalui program ini, kampus bersama nagari saling berkontribusi dan berupaya memberdayakan petani, mengoptimalkan lahan potensial, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.