cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 385 Documents
Rancang Bangun Creative Belt Desa Sidan Berbasis Web dengan Konsep Community Based Tourism Yuniari, Ni; Darma, I; Parwata, I
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1704

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung pengembangan Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Bali, sebagai desa wisata berbasis komunitas melalui pemanfaatan teknologi digital. Desa Sidan memiliki potensi wisata alam, budaya, seni, kerajinan, serta UMKM yang beragam, namun pengelolaannya masih terkendala rendahnya adaptasi teknologi, minimnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya integrasi antar-stakeholder. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sidan dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengelolaan pariwisata berbasis komunitas, memperluas promosi potensi lokal, serta membangun ekosistem kolaboratif antara pemerintah desa, Pokdarwis, dan UMKM agar tercipta keberlanjutan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, dirancang sebuah platform Creative Belt Desa Sidan berbasis web sebagai media promosi terpadu sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi lokal. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan partisipatif berbasis Community Based Tourism (CBT), di mana masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Proses pelaksanaan terdiri dari audiensi awal, analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan platform, sosialisasi serta pelatihan perangkat desa dan Pokdarwis, implementasi teknologi, hingga evaluasi berkelanjutan. Platform yang dikembangkan menyajikan fitur peta interaktif, filterisasi kategori wisata, pop-up informasi detail, rekomendasi paket wisata, serta katalog produk UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa platform berbasis web ini berhasil meningkatkan akses informasi wisata, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Dampak awal yang dirasakan adalah tumbuhnya literasi digital, meningkatnya kolaborasi antar-stakeholder, serta terbukanya peluang pengembangan ekonomi kreatif. Ke depan, keberlanjutan program ini memerlukan penguatan kapasitas pengelola, pengembangan fitur tambahan, serta strategi promosi yang lebih intensif. Dengan demikian, Creative Belt Desa Sidan dapat menjadi model inspiratif desa wisata digital berbasis komunitas yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Analisis Pengetahuan Orang Tua tentang Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sabran; Zarkasi, Mohammad; Satya, Malinda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1705

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan suatu hal penting yang harus diperhatikan sejak dini karena berkaitan dengan zat gizi yang dikonsumsi. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi. Stunting dapat menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak jika ditangani dengan hati-hati. Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak pada umumnya, mereka cenderung mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Keberlangsungan hidup anak berkebutuhan khusus berkaitan dengan tingkat pendidikan ibu, karena hal ini memengaruhi pola asuh, sikap, dan perilaku ibu terhadap anak, serta menjadi salah satu faktor utama dalam perbaikan status gizi keluarga. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi terhadap orang tua mengenai perannya dalam mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus anak berkebutuhan khusus di PAUD Inklusif Cerdas di Banyuwangi. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman dalam penanganan stunting bagi ABK. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini yaitu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari perkenalan, penyuluhan dengan memberikan edukasi dan pelatihan, dan penilaian dengan penyebara kuisioner pretest dan posttest. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan orang tua sebesar 88,1% yang diproleh dari hasil tabulasi kuisioner.
Synergy in Building an Islamic Generation: Strengthening Arabic Language Proficiency through the Gombak Utara Learning Center, Kuala Lumpur, Malaysia Inayati, Nurul Latifatul; Azani, Mohammad Zakki; Dahliana, Yeti; Mujazin, Mujazin; Maksum, Muh. Nur Rochim; Al Hadi, Abil Fida Muhammad Qois; Anggraini, Fadhilla Nangroe; Ananda, Fadhia; Kusuma Dewi, Ellynia Eva; Putri, Bella Misbahati; Fadzlurrahman, Habibi; Mistiawati, Eka Nur
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1708

Abstract

The purpose of this community service program is to improve Arabic language skills while strengthening Islamic values among Indonesian migrant children at Sanggar Bimbingan Gombak Utara, Kuala Lumpur, Malaysia. This program was designed to address the problems of low Arabic literacy, limited teaching methods, and weak understanding of Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) among diaspora children. Through this initiative, it is expected to foster a young generation with basic Arabic proficiency, strong religious understanding, and confidence in maintaining their Islamic identity within a multicultural environment. The implementation method applied a participatory approach consisting of identification, planning, implementation, evaluation, and reflection stages. Several learning strategies were employed, including Joyful Learning Arabic, Al-Lughah wa Al-Hayah, Pelita Hikmah, Quiz Cahaya Iman, and Sanggar Qur’an. The activities were conducted interactively, involving lecturers, students, local teachers, and PRIM Malaysia to ensure program sustainability. The results show significant improvements both academically and socio-spiritually. Academically, children’s vocabulary mastery, simple conversation skills, and Qur’anic recitation with tajwid improved based on pre-test and post-test results. Socially, the program fostered greater self-confidence, active participation, and a stronger sense of community. Spiritually, the internalization of Islamic values was reflected in children’s daily attitudes and behavior. The program also produced simple teaching modules, online mentoring, and collaborative networks to support sustainability. Thus, this initiative not only addressed short-term needs but also built a relevant, sustainable learning ecosystem that can be replicated in other diaspora communities..
Penguatan Literasi Digital Orang Tua Berbasis Nilai Islam: Model Pengasuhan Inklusif di Era Society 5.0 (Studi Kasus LKSA Ar-Ridlo Peterongan Jombang) Sa’diyah, Maidatus; Kumala, Akhsinatul; Rofiáh, Siti; Rosyidi, Muhammad; Jumari; Salim, Muhammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1709

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital orang tua di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Ar-Ridlo Peterongan Jombang melalui pendekatan intervensi hibrida berbasis nilai Islam. Program ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan pengasuhan di era Society 5.0, di mana integrasi teknologi dan kehidupan manusia menuntut kompetensi baru dari para orang tua. Banyak orang tua, terutama yang tergolong digital immigrant, mengalami kesulitan dalam memahami dan mengelola perangkat digital yang digunakan anak-anak mereka. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diterapkan model intervensi hibrida berbasis Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) yang menggabungkan pelatihan tatap muka dan pendampingan komunitas daring. Intervensi mencakup lokakarya literasi digital, pendampingan psikoedukatif, serta penggunaan modul Parenting Digital Islami. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua terkait fitur kontrol perangkat, pengaturan waktu layar, dan kesadaran terhadap risiko digital. Orang tua juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mendampingi anak di dunia digital, yang mendorong pergeseran pola pengasuhan ke arah yang lebih proaktif dan komunikatif. Observasi kualitatif menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan relevan dan bermanfaat, khususnya karena integrasi nilai-nilai Islam seperti tauhid, kasih sayang, dan tanggung jawab. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis nilai dapat secara efektif memberdayakan keluarga dalam menghadapi kompleksitas era digital dan layak direplikasi di komunitas dengan karakteristik serupa.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pencegahan dan Deteksi Dini Kusta Berbasis Citra Kulit Tegar Wahyu Yudha Pratama; Sabran; Mas'ud Hermansyah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1714

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, terutama dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit kusta (SDG 3). Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dengan target utama saraf tepi dan kulit. Penyakit ini dapat menimbulkan kecacatan permanen apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Berdasarkan laporan WHO tahun 2023, terdapat 178.728 kasus baru kusta di seluruh dunia, dengan Indonesia menempati peringkat ketiga penyumbang terbanyak, yaitu 14.376 kasus (8%) serta 17.251 penderita yang masih menjalani pengobatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius. Dampak penyakit ini tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga menurunkan kualitas hidup penderita akibat adanya stigma sosial yang menyertainya. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting sebagai upaya pencegahan penularan dan kecacatan. Hasil observasi di Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menunjukkan bahwa kader posyandu masih memiliki pengetahuan yang rendah dalam mengenali tanda-tanda kusta. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan aplikasi AI-KustaCare sebagai sarana edukasi dan pendukung deteksi dini berbasis kecerdasan buatan. Pelatihan kepada 50 kader posyandu menunjukkan hasil positif, dengan sebagian besar peserta menilai aplikasi mudah dipahami (90%), menarik (92%), mudah digunakan (92%), serta cukup akurat dalam mendeteksi gejala kusta (84%). Temuan ini membuktikan bahwa inovasi berbasis teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat program pengendalian kusta di masyarakat.
Peran Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Perceraian dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam Zainul Majdi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1726

Abstract

Fenomena meningkatnya angka perceraian di Indonesia membutuhkan mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih harmonis dan berfokus pada kepentingan terbaik para pihak, khususnya anak. Mediasi, sebagai bentuk Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR), menawarkan solusi yang berbeda dari proses litigasi konvensional. Hukum keluarga Islam secara inheren mendorong upaya rekonsiliasi dan perdamaian dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mediasi diterapkan dalam konteks sengketa perceraian di Indonesia, mengidentifikasi peran mediator dalam memfasilitasi dialog dan kesepakatan, serta mengevaluasi efektivitasnya dibandingkan dengan saluran pengadilan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data yang diperoleh melalui studi literatur, peraturan perundang-undangan terkait, dan kajian putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi besar dalam meredakan konflik, menjaga hubungan baik antar pihak, dan menemukan solusi yang lebih kreatif dan pribadi, sejalan dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam yang mengutamakan manfaat. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pemahaman publik tentang mediasi, penolakan terhadap proses, dan kualitas mediator tetap menjadi hambatan untuk implementasi. Secara keseluruhan, mediasi memainkan peran penting dalam mewujudkan penyelesaian perceraian yang lebih manusiawi sesuai dengan nilai-nilai Islam, tetapi membutuhkan dukungan regulasi, sosialisasi, dan peningkatan kapasitas mediator yang lebih kuat.
Pelatihan Pendamping Halal, Hilirisasi Produk dan Digitalisasi Menuju Kampung Unggul Kalikatir Mojokerto Anas, Muhammad; Putra, Andhika; Akbar, Ronny; Saputro, Andre; Sari, Meirna
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1719

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Kalikatir, Mojokerto, dalam mengelola limbah pertanian dan mengembangkan usaha produktif, khususnya terkait pengolahan pelepah pisang. Ditemukan bahwa potensi agroindustri di desa ini belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya pemahaman tentang sertifikasi halal dan rendahnya pemanfaatan digitalisasi dalam pemasaran. Selain itu, proses produksi yang masih manual dan tidak efisien menurunkan kualitas dan produktivitas. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan dalam sertifikasi halal, hilirisasi produk, dan digitalisasi usaha, didukung dengan penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemotong dan pengering berbasis microcontroller. Pelaksanaan program melibatkan beberapa tahapan, termasuk identifikasi masalah, perancangan alat, pelatihan, dan pendampingan intensif kepada BUMDes dan Karang Taruna. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan pada para peserta, dengan rata-rata peningkatan nilai sebesar 20,22 poin. Disimpulkan bahwa sinergi antara teknologi, peningkatan kapasitas SDM, dan transformasi digital merupakan kunci keberhasilan, dan disarankan untuk membentuk koperasi desa guna memastikan keberlanjutan program.
Implementasi Smart Tree Tagging Untuk Monitoring dan Pemeliharaan Pohon Alpukat Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Kumara, I; Dana, Gde; Sinarta, I; Enda, Depandi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1728

Abstract

Desa Pempatan di Kabupaten Karangasem, Bali, memiliki potensi besar dalam budidaya alpukat, namun masih menghadapi kendala dalam pencatatan dan pemantauan tanaman yang sebagian besar dilakukan secara manual. Kondisi ini menyebabkan rendahnya efisiensi dan akurasi data dalam pengelolaan kebun. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digitalisasi pencatatan serta kemandirian petani melalui penerapan teknologi Smart Tree Tagging berbasis Barcode dan Near Field Communication (NFC) yang terintegrasi dengan Dashboard Smart Farm Warmadewa dan sistem kecerdasan buatan. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan, dengan melibatkan 16 ketua kelompok tani sebagai responden utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemandirian pencatatan digital, di mana 56,25% responden yang sebelumnya belum melakukan pencatatan kini beralih menggunakan sistem digital, dan 25% di antaranya mampu mencatat secara mandiri. Sebanyak 31 unit Smart Tree Tagging berhasil dipasang pada pohon alpukat dengan integrasi data mikroklimat (suhu 16,98°C, kelembapan 93%, dan kecepatan angin 1,45 m/s). Model AI Gemma 3:1B menghasilkan rekomendasi adaptif terkait kesehatan pohon, penggunaan pestisida, serta pengelolaan lingkungan. Evaluasi menunjukkan 81,25% responden menilai sistem ini sangat membantu dalam efisiensi pencatatan dan transparansi data. Teknologi ini berpotensi direplikasi ke desa lain sebagai model pertanian cerdas (smart agriculture) yang berkelanjutan.
Peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam Pengelolaan Sumur BOR Sebagai Pendukung Perekonomian Kelompok Tani Saiyo Nagari Gaung Kabupaten Solok Ummatin, Khaira; Wialdi, Putri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1729

Abstract

Kelompok Tani Saiyo di Nagari Gaung, Kabupaten Solok, menghadapi tantangan kekeringan akibat perubahan iklim dan ketergantungan pada sawah tadah hujan. Untuk mengatasi keterbatasan air, kelompok ini memperoleh bantuan sumur bor dari pemerintah melalui Dinas Pertanian. Penelitian ini menyoroti bagaimana Kelompok Tani Saiyo mampu mengelola sumur bor secara efektif melalui peran aktif Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Hasil temuan menunjukkan bahwa keberhasilan kelompok ini didukung oleh partisipasi anggota dalam menetapkan aturan penggunaan air, menyusun jadwal irigasi yang adil, serta mengorganisir iuran untuk pemeliharaan dan biaya operasional pompa. Meskipun masih menghadapi kendala teknis seperti keterbatasan jaringan pipa dan lahan sawah yang tidak sehamparan, sistem pengelolaan yang berbasis partisipasi membuat sumur bor dapat dimanfaatkan secara optimal. Dampaknya, petani dapat meningkatkan intensitas tanam, memperpendek jeda tanam, serta mengurangi risiko gagal panen pada musim kemarau. Pemanfaatan sumur bor oleh Kelompok Tani Saiyo terbukti berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian, pendapatan petani, dan ketahanan ekonomi lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan P3A agar pengelolaan sumber daya air berbasis sumur bor dapat berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan.
Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Program Pemberdayaan Pondok Paliatif di Posyandu Lansia Nirmala Wage - Sidoarjo Hernanda, Pratika; Yudhanto, Bobby; Aryanti, Novina; Wany, Eva; Widayati, Lilis
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1474

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui tingkat kepuasan lansia dan kader posyandu lansia pada program pemberdayaan Pondok Paliatif di Posyandu Lansia Nirmala, Wage, Sidoarjo. Metode dari penelitian ini Mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna pada beberapa metode pemberdayaan, antara lain 1) pelatihan perawatan paliatif pada kader, 2) pembentukan kelompok lansia peduli lingkungan dengan budidaya toga dan seni musik angklung 3) penatalaksanaan nutrisi tambahan 4) edukasi gaya hidup sehat pada lansia, 5) skrining kanker pada lansia 6) pemeriksaan kesehatan secara umum 7) pencatatan dan pelaporan data Posbindu. Angket evaluasi kepuasan dikirimkan melalui Google Form kepada seluruh kader dan melalui angket langsung sebanyak 50 lembar kepada lansia pada saat berlangsungnya posyandu lansia. Hasil nya yaitu mengetahui Tingkat kepuasan pengguna dalam hal ini adalah para lansia dan kader posyandu lansia secara keseluruhan berkisar antara 56.3% – 87.5% yang mengaku sangat senang/puas terhadap program pemberdayaan pondok paliatif di Posyandu Lansia Nirmala Wage. Tidak ada (0%) yang menyatakan kurang/tidak senang/puas. Pelatihan perawatan palatif untuk para kader Posyandu Lansia Nirmala sangat berguna untuk meningkatkan kompetensi kader dalam melayani masyarakat. Kesimpulannya Oleh karena tingginya tingkat kepuasan lansia dan kader terhadap program-program pemberdayaan di Posyandu Lansia Nirmala maka Posyandu Lansia merupakan tempat yang efektif untuk melakukan skrining deteksi masalah kesehatan di masyarakat, termasuk penyakit kanker.