cover
Contact Name
SHANTI RUATA
Contact Email
shantiruata@iakn-manado.ac.id
Phone
+6281342409900
Journal Mail Official
humanlight.iaknmanado@gmail.com
Editorial Address
Ruangan ULP Kampus IAKN MANADO Jl. Bougenville Tateli 1 Kecamatan Mandolang Minahasa
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JOURNAL OF PSYCHOLOGY HUMANLIGHT
ISSN : -     EISSN : 27770362     DOI : -
Journal of Psychology " Humanlight" adalah jurnal yang memuat artikel-artikel hasil penelitian dalam ruang lingkup Psikologi dan isu-isu kesehatan mental lainnya dalam kaitannya dengan agama Kristen. Jurnal ini diterbitkan oleh program studi Psikologi Institut Agama Kristen Negeri Manado dan akan rutin terbit setahun dua kali di bulan Juni dan Desember.
Articles 63 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KERJA ANGGOTA POLISI DI KEPOLISIAN SEKTOR WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Nincia Y Manu; Erni Raster Klau; Fredericksen Amseke
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 1 (2022): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i1.813

Abstract

Abstract This study aims to find out what factors influence the work stress of police members in the TTS Regency Regional Police Department. This research is a regression analysis research with a quantitative approach. The research sampling obtained using a total sampling technique involving 64 members of the yaggi Police in the Niki-niki, Batu Putih, South Mollo, and North Mollo,District of South Central Timor.This type of research is an experiment using the results of the T test show the variables of work factors have a positive and significant effect on work stress, while the factors outside of work have a positive but not significant effect. Furthermore, the aspects of the work factors that have the most influence on work stress are aspects of individual routine work factors because the significant value is 0.001<0.005 and R square is 17%. The aspects of work factors that have the lowest influence on job stress are aspects of opportunity participation because the significance value is 0.147>0.05, and R square 0.8%. while the aspects of the variables outside the work that have most influence on work stress are aspects of life structure improvement because the significant value is 0.103>0.05 and R square is 4.2%. and the aspects of the lowest influence were the flexibility or rigid aspects, obtainted a significant value of 0.925>0.5.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Juan Akerina; Doddy H. Wibowo
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 1 (2022): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i1.863

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa. Desain yang digunakan adalah desain penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan 67 mahasiswa Papua anggota HIMPPAR sebagai partisipan penelitian. Penelitian ini menggunakan alat ukur Tuckman’s Procrastination Scale (TPS) dan Interpersonal Support Evaluation List (ISEL) yang telah diterjemahkan. Hasil uji korelasi menunjukan bahwa hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik adalah sebesar -0,131 (p>0.05), yang berarti terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Papua. Implikasi penelitian untuk mahasiswa adalah pentingnya peningkatan kualitas dukungan sosial agar mengurangi prokrastinasi akademik.
Beban Kerja dan Stres Kerja Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Salatiga Anggoro Janu Prakoso; Sutarto Wijono
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 1 (2022): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang beban dan stres kerja pada Badan Kepegawaian Sipil dan PengembanganSumber Daya Manusia (BKPSDM) Salatiga telah dilakukan. Penelitian ini menerapkanmetode kuantitatif dengan mengikutsertakan 43 orang partisipan penelitian. Partisipantersebut dipilih berdasarkan teknik sampling jenuh yang merupakan bagian dari non-probability sampling. Perolehan data dalam penelitian ini yaitu berupa hasil wawancara dankuesioner. Enam poin dari National Aeronautics and Space Administration Task Load Index(NASA-TLX) oleh Hart dan Staveland (1981) dan Occupational Stress Indicator (OSI) olehCooper dan Williams (1988) mendasari akumulasi data berturut-turut variabel beban danstres kerja. Himpunan data menunjukkan korelasi senilai 0.786 dengan nilai signifikansi0.711 (p &gt; 0.05) yang mana menyatakan hubungan positif antara beban kerja dan stres kerja.Hal ini mengindikasikan bahwa ketika beban kerja tinggi, maka stres kerja pun tinggi dansebaliknya.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN AGRESIVITAS PADA MAHASISWA KBM FUTSAL UNIVERSITAS X Albertus Candra One Number Simanjorang; Doddy Hendro Wibowo
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 1 (2022): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i1.868

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan hubungan antara kecerdasanemosional dan agresivitas pada atlet KBM Futsal Universitas X. Partisipan adalahatlet KBM Futsal Universitas X dengan jumlah 40 orang. Pengumpulan data yangakan digunakan adalah skala kecerdasan emosional yang terdiri dari 30 butir danskala agresivitas yang terdiri dari 28 butir dan keduanya telah memenuhi syaratreliabilitas yang baik. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson productmoment. Hasil penelitian ini menunjukan koefisien korelasi sebesar -0.570 dengannilai signifikansi 0,000 (p&lt; 0,05), artinya semakin tinggi tingkat kecerdasanemosional seseorang, maka tingkat agresivitasnya semakin rendah. Melaluipenelitian ini diharapkan bagi pemain futsal KBM Universitas X sebaiknya tetapmempertahankan bahkan meningkatkan Kecerdasan Emosional yang dimiliki agaragresivitas pemain menjadi lebih berkurang.
Dampak Psikologis Iklan Obat Herbal Di Media Sosial Terhadap Kaum Pria Usia 50 Tahun Anthonino Sangkaen; Tessalonika Sumarauw
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 2 (2022): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i2.1199

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi khususnya di bidang informasi saat ini tak terbayangkan 20-an tahun lalu. Waktu itu Electronic Mail (E-Mail) berdiri sendiri namun kini terkoneksi dengan aplikasi-aplikasi seperti Google, Facebook, TikTok, dan lain-lain, juga Toko-toko Online di Telepon Genggam, Tab, atau Komputer Pribadi. Dan karena semua itu menawarkan kemudahan serta kecepatan maka banyak sekali peminatnya, kenyataan yang disadari atau tidak “mendekatkan yang jauh” tapi juga “menjauhkan yang dekat”. Orang-orang menjadi “pengidap” autisme sosial dimana sense of togetherness dan sense of belonging ternafikan. Menyadari disrupsi digital dan teknologi ini dunia usaha pun mengontekstualisasikan diri. Berdasarkan Data personal di e-mail (bukan rahasia lagi ini bisa mereka dapatkan dengan mudah), diketahuilah usia pemilik e-mail itu, ditambah pantauan terhadap perilaku pribadi itu terkait aplikasi-aplikasi di Telepon Genggam, Tab, atau Komputer Pribadi nya, maka dibanjirilah akun yang bersangkutan dengan berbagai tawaran dengan maksud menstimulasi dia supaya belanja. Di domain Obat Herbal hal serupa terjadi pula. Khusus bagi pribadi usia madya dini ditawari berbagai macam Obat Herbal dengan berbagai trik sehingga berdampak secara psikologis. Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dan dilakukan di kalangan pria yang berumur 50 tahun di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada medio hingga akhir November 2022.
Dinamika Psikologis Ketidakpatuhan Marga di Kayu Pulau yang Masih Menjalankan Pantangan Mata Rumah Choncitha Corneliani Djasman Djasman; Sri Aryanti Kristianingsih Kristianingsih
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 2 (2022): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i2.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psikologis ketidakpatuhan marga di Kayu Pulau yang masih menjalankan pantangan mata rumah. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah dua orang berusia 78 dan 50 tahun, merupakan marga Youwe dan Haay, keturunan murni yang kedua orang tua atau ayah berasal dari Kayu Pulau, menjalankan pantangan mata rumah dan pernah melanggar pantangan. Metode dalam penelitian yang digunakan berupa fenomenologi dengan mengacu pada konsep Milles & Huberman (dalam Sugiyono, 2010), aktivitas dalam analisis data yaitu, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dalam mata rumah sudah dilakukan secara turun-temurun dan melalui otoritas yaitu orang tua kedua partisipan menjalankan pantangan tanpa memiliki pilihan untuk mau atau tidak mengikuti pantangan tersebut. Pada saat pengawasan dari orang tua sudah tidak ada, maka kedua partisipan merasa memiliki pilihan untuk mau menjalankan atau tidak menjalankan pantangan. Muncullah perilaku ketidakpatuhan sebagai respon atas terlepasnya pengawasan orang tua dan kedua partisipan memakan hal yang menjadi pantangan dalam marga mereka. Akibat dari tindakan tidak patuh tersebut memunculkan perubahan fisik pada kedua partisipan dan mulai muncul dampak psikologis pada kedua partisipan di mana mereka merasa tidak percaya, merasa kecewa, penyangkalan dengan membandingkan diri dan perasaan menyesal yang sangat dalam.
Orangtua Dan Gereja Dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Remaja Royke Lantupa Kumowal Kumowal; Heliyanti Kalintabu Kalintabu; Priscilla Olivia Awuy Awuy
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 2 (2022): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i2.1203

Abstract

Orang tua dan gereja harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak remaja sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini didasarkan pada informasi langsung yang disampaikan oleh anak remaja tentang kesehatan mental yang mereka alami dan informasi dari berbagai media baik cetak maupun online. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dalam penelitian ini. Dengan metode ini Penulis menganalisis menggunakan Akitab dan sumber-sumber kepustakaan lain yang aktual dan dapat dipercaya. Tujuan dari penulisan ini untuk memberi pemahaman tentang bagaimana orang tua dan gereja berperan dalam menjaga kesehatan mental anak remaja. Hasil pembahasan dari penelitian ini menemukan bahwa orang tua dan gereja memiliki peranan yang penting sebagai pendidik dan pembimbing anak remaja. Orang tua harus dapat menjadi teladan dan memberi kasih sayang, memberikan waktu khusus, bertanggungjawab, dan selalu memberikan motivasi dan dukungan baik dalam bentuk materi maupun dukungan moral. Dengan demikian, anak remaja tidak akan merasakan tekanan yang bisa menyebabkan mereka terjerumus dalam gangguan kesehatan mental. Begitu juga gereja bukan saja memberikan pengajaran doktrin atau sekedar memerintahkan warga gereja untuk melakukan penginjilan, tetapi gereja juga harus memperhatikan pengajaran yang berkaitan dengan pentingnya memiliki kesehatan mental dalam diri. Sebagai pembimbing, di mana gereja harus menjadi teladan yang baik bagi warga gerejanya, peka terhadap keadaan warga gerejanya, dan membantu mencari solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi sehingga warga gereja terkhususnya anak remaja tidak terjebak dalam situasi gangguan mental yang menjurus pada depresi dan kecemasan yang berlebihan.
Analisis Perilaku Wisatawan Dalam Memilih Objek Wisata di Kota Manado Candra Pomantow; Fienny M. Langi; Cinthya Nikita Waworuntu
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 2 (2022): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i2.1206

Abstract

Perilaku wisatawan secara psikologis memiliki peranan penting dalam keputusan wisatawan untuk memilih objek wisata. Beragamnya daya tarik wisata di Kota Manado menarik perhatian para pengunjung destinasi wisata, sehingga memerlukan perencanaan pemasaran yang spesifik terutama terhadap perilaku wisatawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku wisatawan dalam memilih objek wisata di Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pemaparan data secara deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara terhadap narasumber dan tinjauan literatur. Hasil penelitian menemukan bahwa perilaku wisatawan dalam memilih objek wisata di Kota Manado terjadi dikarenakan beberapa faktor seperti faktor budaya, faktor keluarga, faktor usia dan tahap siklus hidup, serta faktor pengetahuan.
Kesulitan Belajar Spesifik pada Anak SD Astrid Lingkan Mandas; Emilia Sensanen
Journal Of Psychology humanlight Vol. 3 No. 2 (2022): December: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v3i2.1207

Abstract

Sampai saat ini belajar masih menjadi fenomena yang multidimensional. Terdapat hubungan antara informasi yang diproses dan sistem yang berfungsi untuk dapat membuat anak belajar. Setiap anak tentu saja berusaha untuk belajar, namun dalam beberapa alasan yang spesifik gagal untuk belajar secara efektif. Alasan-alasan tersebut mencakup masalah pada area pendengaran, proses berpikir, persepsi, memori, dan ekspresi. Ketika seorang anak mengalami kesulitan di area-area tersebut, maka anak tersebut dapat dikatakan mengalami kesulitan belajar spesifik. Istilah ‘kesulitan belajar spesifik’ adalah suatu kondisi dimana anak yang diyakini memiliki tingkat kecerdasan normal (bahkan tidak sedikit yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata) ternyata mengalami kesulitan yang signifikan dalam beberapa area perkembangan. Area perkembangan yang mengalami kesulitan ini meliputi bidang-bidang akademis seperti kemampuan baca, tulis, hitung. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan belajar spesifik pada anak dan faktor-faktor penyebabnya serta pengaruh pemberian intervensi berupa psikoedukasi terhadap orangtua dan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode single-case experiment dan subjek penelitian diambil dari salah satu SD yang ada di Surabaya. Penerapan psikoedukasi menunjukan memberikan insight pada orangtua subjek (ibu). Ibu subjek menyadari tentang kebutuhan untuk memindahkan subjek ke sekolah yang dapat menunjang pendidikan khusus subjek. Berdasarkan hasil monitor dengan orangtua setelah subjek dipindahkan ke sekolah dengan pendidikan khusus, terjadi peningkatan dalam prestasi subjek.
Pengaruh Self Efficacy Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Kecemasan Pegawai Negeri Sipil Menghadapi Pensiun Christine Jey Amelia Benu; Fredericksen Amseke
Journal Of Psychology humanlight Vol. 4 No. 1 (2023): June: Journal Of Psychology humanlight
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v4i1.1121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menghadapi pensiun dikantor Gubernur Propinsi NTT. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling, dan sampel yang digunakan adalah pegawai di kantor Gubernur NTT yang berusia 54-65 tahun sebanyak 60 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tiga skala sebagai alat ukur, yaitu skala self efficacy, skala dukungan sosial dan skala kecemasan menghadapi pensiun. Metode analisis data yang digunakan ialah metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai negeri sipil di kantor Gubernur NTT. Kontribusi self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan menghadapi pensiun sebesar 60,1%.