cover
Contact Name
Tabita Wahyu Triutami
Contact Email
tabita.triutami@unram.ac.id
Phone
+6281249208039
Journal Mail Official
journalgriya@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Griya Journal of Mathematics Education and Application
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27761258     EISSN : 2776124X     DOI : https://doi.org/10.29303/griya.v1i2
Core Subject : Education,
Griya Journal of Mathematics Education and Application adalah Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi S1 Pendidikan Matematika Universitas Mataram. Fokus dan ruang lingkup dari jurnal ini adalah artikel ilmiah baik berupa hasil penelitian, review artikel maupun kajian pustaka khusus bidang Matematika dan Pendidikan Matematika.
Articles 453 Documents
Analisis Kesalahan Penalaran Matematis pada Materi Pola Bilangan ditinjau dari Jenis Kelamin Ambia, Nurul; Kurniati, Nani; Triutami, Tabita Wahyu
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan penalaran dalam menyelesaikan masalah pola bilangan. Analisis kesalahan dilakukan berdasarkan prosedur penalaran matematis ditinjau dari jenis kelamin. Tahapan penalaran matematis dalam penelitian ini meliputi mengidentifikasi sebuah pola, membuat dugaan, memberikan bukti, dan memberikan argumen tanpa bukti. Subjek penelitian kelas VIII A dan VIII B SMPN 1 Pringgasela tahun ajaran 2024/2025 dipilih dengan purposive sampling. Untuk memperdalam hasil penelitian dipilih 3 siswa untuk setiap jenis kelamin. Instrumen dalam penelitian ini yaitu instrumen tes pola bilangan dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh persentase kesalahan penalaran matematis yaitu: (i) siswa perempuan tahap mengidentifikasi sebuah pola 50%, membuat dugaan 33%, memberikan bukti 17%, dan memberikan argumen tanpa bukti 22%; (ii) siswa laki-laki tahap mengidentifikasi sebuah pola 22%, membuat dugaan 100%, memberikan bukti 67%, dan memberikan argumen tanpa bukti 56%; (iii) penyebab kesalahan siswa perempuan kurang teliti memahami soal dan kurang terbiasa dalam menyimpulkan hasil akhir; (iv) penyebab kesalahan siswa laki-laki karena kurang memahami materi pola bilangan, kurang teliti dalam perhitungan, kurang teliti memahami soal dan tidak terbiasa dalam menyimpulkan hasil akhir.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMPN 4 Mataram Tahun Ajaran 2024/2025 Ditinjau Dari Gaya Belajar Nayaningtyas, Carmelita Kusuma; Turmuzi , Muhammad; Wahyu Triutami, Tabita
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.752

Abstract

This study aims to describe the mathematical reasoning abilities of eighth-grade students at SMPN 4 Mataram based on their learning styles: visual, auditory, and kinesthetic. The reasoning indicators include making conjectures, representing ideas, performing mathematical manipulations, determining problem-solving strategies, drawing conclusions, and verifying the correctness of statements. This research uses a qualitative descriptive method. From 48 students who completed the learning style questionnaire, six students were selected as research subjects two from each learning style using purposive sampling. Data were collected through learning style questionnaires, mathematical reasoning tests, and interview guidelines. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and drawing conclusions. The results showed that students with visual and auditory learning styles were able to meet all indicators of mathematical reasoning and were categorized as having high reasoning ability. In contrast, students with a kinesthetic learning style met only some indicators and were categorized as having moderate ability. These findings indicate that mathematical reasoning skills can differ based on students' learning styles.
Pengaruh Model Pembelajaran ARIAS Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Mataram Muliyati; Arjudin; Azmi, Syahrul
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.753

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa di SMP Negeri 4 Mataram menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk meningkatkan hasil belajarnya. Salah satu alternatifnya adalah model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Mataram Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain post-test only control group. Sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling, yaitu kelas VIII.7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.8 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penerapan model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Mataram tahun ajaran 2024/2025.. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai thitung (3,23) > ttabel (2,004) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (82,31 > 72,71). Sehingga disimpulkan bahwa model ARIAS berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan kategori sedang dan nilai keberartian sebesar 0,85.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Teorema Pythagoras ditinjau dari Gender Siswa Irwana, Ira; Turmuzi, Muhammad; Novitasari, Dwi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.756

Abstract

The purpose of this study was to describe the mathematical problem-solving abilities on the Pythagorean theorem material in terms of gender. This type of research is qualitative research with descriptive method. The research subjects consisted of 3 male students and 3 female students. The instruments used in this study were a problem-solving ability test, and interview guidelines. Data were selected from 6 subjects out of 30 students based on each category of mathematical problem-solving ability level for in-depth interviews. The results showed that the mathematical problem-solving abilities of male students were more dominant than female students. Students with high mathematical problem-solving ability category are male students who are able to fulfill all stages of problem solving ability indicators (1) understanding the problem, (2) devising a plan, (3) carrying out the plan, and (4) looking back. Students with moderate mathematical problem-solving ability category are male and female students who can only carry out three stages of problem-solving ability indicators (1) understanding the problem, (2) devising a plan, (3) carrying out the plan but have not been able to go through the looking back stage. Students with low mathematical problem-solving ability category are female students who are only able to carry out two stages of problem-solving ability indicators (1) understanding the problem and (2) devising a plan, but have not been able to go through the carrying out the plan and looking back stages.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Mengerjakan Soal Matematika Setara PISA Konten Bilangan Dina Auliya; Sudi Prayitno; Ulfa Lu'luilmaknun
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam mengerjakan soal matematika setara PISA konten bilangan. Analisis kemampuan penalaran matematis dilakukan berdasarkan empat konteks soal matematika PISA, yaitu konteks pribadi, sosial, ilmiah, dan pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan kelas VIII SMP Negeri 1 Lembar tahun ajaran 2024/2025 sebagai subjek penelitian. Pendalaman hasil penelitian dilakukan dengan memilih 6 siswa dari setiap kategori kemampuan penalaran matematis, yaitu 2 siswa mewakili kemampuan penalaran matematis tinggi, 2 sedang, dan 2 rendah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes soal matematika setara PISA dan wawancara. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh: (i) siswa dengan kemampuan penalaran matematis tinggi mampu memenuhi keempat indikator penalaran matematis, (ii) siswa dengan kemampuan penalaran matematis sedang kurang dalam mengajukan dugaan, tetapi baik pada indikator lainnya, dan (iii) siswa dengan kemampuan rendah umumnya hanya mampu mengajukan dugaan, namun pada soal keempat mampu memenuhi tiga indikator penalaran matematis.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent Kurnia, Siti Sarah; Prayitno, Sudi; Junaidi, Junaidi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.758

Abstract

This study aims to describe students' conceptual understanding abilities in polyhedron spatial geometry material in terms of their cognitive style. The type of research used is descriptive qualitative. The subjects of the study were 4 students of class IX-G of SMP Negeri 5 Mataram in the 2024/2025 academic year, consisting of 2 students with the field independent cognitive style category and 2 students with the field dependent cognitive style category. The data collection techniques used were tests and interviews. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, and draw a conclusion. The results of this study indicate that (1) the conceptual understanding ability with the field independent cognitive style is very good, both subjects can meet all indicators of conceptual understanding, namely being able to restate concepts, being able to classify objects based on concepts, being able to provide examples and non-examples of concepts, and being able to present concepts in the form of mathematical representations. (2) the conceptual understanding ability with the field dependent cognitive style is still lacking, both subjects have not been able to meet all indicators of conceptual understanding, subjects can only meet 3 indicators of conceptual understanding used.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Kahoot! Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII SMP Tauchid, Mauli Azkia; Baidowi, Baidowi; Junaidi, Junaidi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.759

Abstract

Mathematical concept understanding ability is an essential aspect of mathematics learning, however in reality many students still face difficulties in comprehending basic mathematical concepts. One of the factors causing this issue is the dominance of conventional teaching models that do not actively engage students. Therefore, the research aims to examine the effect of applying the Problem Based Learning model assisted by Kahoot! on students’ mathematical concept understanding abilities in class VIII. This research employs a Quasi Experimental method with a quantitative approach and a posttest only non-equivalen control group design. The sample is selected using the purposive sampling technique, with class VIII 6 as the experimental class, which receives treatment in the form of the PBL model assisted by Kahoot!, and class VIII 2 as the control class, which is taught using the direct instruction model assisted by Kahoot!. Based on the t-test calculation, the obtained value was > with 8,712 > 1,672. Moreover, the effect size test results show a value of 1,052, categorized as high, meaning there is an effect of the Problem Based Learning model assisted by Kahoot! on the mathematical concept understanding abilities in class VIII.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Bernuansa Etnomatematika Suku Sasak Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kalsum, Maria; Muhammad Turmuzi; Nurul Hikmah
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) bernuansa etnomatematika suku Sasak terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Suralaga tahun ajaran 2024/2025. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes tertulis dalam bentuk soal uraian. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t dan uji effect size menggunakan rumus Cohen’s. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, yaitu nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 78,25 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 69,50. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model problem based learning (PBL) bernuansa etnomatematika suku Sasak terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 2 Suralaga Tahun Ajaran . Hasil uji effect size menunjukkan nilai d = 0,665, artinya pengaruh yang diberikan termasuk dalam kategori sedang.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Numerasi Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 1 Montong Gading Tahun Ajaran 2024/2025 Hayati, Elly Nurul; Sripatmi; Junaidi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.762

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi matematika siswa yang disebabkan oleh model pembelajaran yang diterapkan kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan numerasi matematika siswa kelas VIII SMPN 1 Montong Gading tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan posstest only control design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VIII-C sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (81,3) lebih tinggi dibandigkan dengan kelas kontrol (74,2) . Berdasarkan perhitungan uji-t menggunakan SPSS dengan tingkat signifikansi 5% diperoleh nilai t_hitung=2,627 > t_tabel=2,00172 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan numerasi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selain itu, hasil uji effect size menunjukkan nilai d=0,68 yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan numerasi matematika siswa kelas VIII SMPN 1 Montong Gading.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Pratiwi, Armi; Sripatmi, Sripatmi; Azmi, Syahrul
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kuripan pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kuripan tahun ajaran 2024/2025. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling, yang menghasilkan siswa kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model problem based learning, sedangkan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran langsung. Instrumen penelitian meliputi modul ajar, lembar observasi, dan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai t_hitung = 2,133 > t_tabel = 2,004 sehingga ditolak dan diterima. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, di mana rata-rata nilai posttest kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas eksperimen sebesar 71,875 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata sebesar 63,966, dengan pengaruh yang diberikan berada pada kategori sedang berdasarkan hasil uji effect size sebesar d = 0,575 . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kuripan tahun ajaran 2024/2025.