cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023" : 20 Documents clear
PENGARUH SPIN REWARD TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Pasaribu, Zuani Jesica; Nurmayani, Nurmayani; Irsan, Irsan; Karo-karo, Demmu; Sitohang, Risma
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1031

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kurangnya keaktifan belajar siswa kelas V SDS HKBP Pardamean Medan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terapat pengaruh positif dari metode reward terhadap keaktifan belajar siswa tema 1 subtema 3 kelas V SDS HKBP Pardamean Medan T.A 2023/2024. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest-postest. Sampel penelitian ini kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang. Intrumen atau teknik pengumpulan data penelitian yaitu angket keaktifan belajar siswa dengan 17 butir soal dinyatakan valid dan 3 butir soal dinyatakan tidak valid. Reliabilitas 0,907 dinyatakan reliabel dengan kategori reliabilitas sangat tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dan uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji-T. hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata angket keaktifan belajar siswa dengan metode reward 74, sedangkan pembelajaran dengan metode konvensional yaitu 60,54. Selain itu, hasil perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji-T. diperoleh hasil thitung = -51,5642 > ttabel = -1,7207, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dimana artinya terdapat pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan metode reward terhadap keaktifan belajar siswa tema 1 subtema 3 kelas V SDS HKBP Pardamean Medan T.A 2023/2024.
DESKRIPSI KETERAMPILAN MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI BERDASARKAN LEVEL BERPIKIR VAN HIELE PADA SISWA SMP Takdirmin, Takdirmin; Mahmud, Randi Saputra; Syamsuadi, Ahmad; Ma’rup, Ma’rup
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1053

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan level satu (analisis) berpikir Van Hiele. Keterampilan geometri yang dimaksudkan yaitu: 1) keterampilan visual (visual skill), 2) keterampilan verbal (descriptive skill), 3) keterampilan menggambar (drawing skill), 4) keterampilan logika (logical skill) dan 5) keterampilan terapan (applied skill). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen tes yang digunakan Van Hiele Geometri Test (VHGT), tes keterampilan geometri dan wawancara. Peneliti memilih satu siswa yang dijadikan sebagai subjek penelitan pada kelas VIII SMP Negeri 26 Makassar berdasarkan level berpikir Van Hiele yaitu: level 1 (analisis). Teknik pengumpulan data dengan tes dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: subjek level 1 (analisis) mampu mencapai lima keterampilan geometri yang dikemukakan oleh Hoffer (keterampilan visual, verbal, menggambar, logika dan terapan). Jadi dapat disimpulkan bahwa subjek AAS dengan level 1 (analisis) Van Hiele mampu memenuhi lima indikator keterampilan geometri.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Ilhamsyah, Ilhamsyah; Rahmi, Rahmi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1054

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis miskonsepsi pada siswa pada materi SPLTV dan penyebabnya pada siswa kelas XI I SMA 13 Makassardengan gaya kognitif Field Independent (FI) dan gaya kognitif Field Dependent (FD) Menurut Sternberg dan Elena (1997), gaya kognitif adalah jembatan antara kecerdasan dan kepribadian. Gaya kognitif field independent adalah kecenderungan siswa dalam belajar yang mempunyai karakteristik belajar secara mandiri dengan mengutamakan kemampuan berpikir analitis dan matematis. Siswa yang memiliki gaya kognitiffield dependent cenderung berpikir secara global, lebih mudah terpengaruh oleh kritik, mereka lebih suka mempelajari ilmu sosial, dan begitu tergantung dengan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, instrument penelitian, yaitu lembar soal tes dan lembar pedoman wawancara. Metode analisis, data menggunakan deskriptif yang dilakukan untuk memperoleh gambaran umum dan menyeluruh tentang situasi sosial yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis miskonsepsi yang terjadi untuk gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) yaitu teori klasifikasional, teoritikal dan korelasional, dengan penyebab utama adalah guru dan sebab khusus yakni komunikasi antara siswa dan guru yang tidak berjalan dengan baik dan metode mengajar hanya ceramah dan meminta anak untuk mencatat.
DESKRIPSI KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH SPASIAL SISWA SMP BERDASARKAN GAYA KOGNITIF IMPULSIF DAN REFLEKTIF Jaelani, Abd. Kadir; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Arriah, Fathrul; Syamsuadi, Ahmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa SMP berdasarkan gaya kognitif impulsif dan reflektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini, yaitu : tes MFFT (Matching Familiar Figures Test) untuk mengetahui gaya kognitif siswa. Selanjutnya ditemukan 1 subjek bergaya kognitif impulsif dan 1 subjek bergaya kognitif reflektif. Kemudian kedua subjek tersebut diberikan tes kemampuan spasial untuk mengetahui kemampuan spasial siswa setelah itu dilakukan wawancara. Indikator kemampuan spasial, yaitu : (1) menyatakan kedudukan unsur-unsur suatu bangun ruang., (2) Mengkonstruksi dan mempresentasikan model-model geometri yang digambar pada bidang datar dalam konteks ruang., (3) membayangkan bentuk atau posisi suatu objek geometri yang dipandang dari sudut pandang tertentu., (4) Menginvestigasi ukuran yang sebenarnya dari stimulus visual suatu objek geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang bergaya kognitif impulsif memiliki kemampuan spasial yang rendah dikarenakan hanya mampu memenuhi 1 indikator kemampuan spasial, yaitu mengkontruksi dan mempresentasikan model-model geometri yang digambar pada bidang datar dalam konteks ruang. Sedangkan siswa yang bergaya kognitif reflektif memiliki kemampuan spasial yang tinggi dikarenakan mampu memenuhi semua indikator kemampuan spasial.
PENGARUH METODE TANYA JAWAB TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA UNTUK SISWA SMK Syamsuriyanti, Syamsuriyanti; Aditya, Muhammad Fendi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode tanya jawab yang digunakan peserta didik dalam meningkatkan hasil belajar sejarah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, Populasi peserta didik kelas X SMK AL AKHYAR II Jakarta Timur dengan mengambil sampel sebanyak 30 peserta didik, dengan teknik sampling, yaitu random sampling, dengan pendekatan survei dan Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert dan analisis menggunakan regresi. Maka didapatkan hasil yang signifikan penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar ditunjukkan dengan hasil koefisien determinasi sebesar 71,74% dan thitung > ttabel sebesar 0,847 > 0,361 persamaan ini memberikan informasi bahwa setiap perubahan penggunaan metode tanya jawab akan meningkat jika penerapan metode tanya jawab terus dikembangkan dan hasil belajar memiliki fhitung > ftabel 6,147 > 2,048. Nilai ini memberikan pengertian keterkaitan antara penggunaan metode tanya jawab dengan hasil belajar yang bersifat positif.
DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EXTROVERT DAN INTROVERT PADA SISWA KELAS VII MTS MUHAMMADIYAH SONGING KABUPATEN SINJAI Qadry, Ikhbariaty Kautsar; Arriah, Fatrul; Abdillah, Wahyuni
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1144

Abstract

Tujuan utama penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari tipe kepribadian extrovert dan introvert. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di MTs Muhammdiyah Songing Kabupaten Sinjai. Subjek penelitian ini terdiri atas 4 siswa kelas VII.A yaitu 1 siswa dengan kepribadian extrovert yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi, 1 siswa dengan kepribadian extrovert yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah, 1 siswa dengan kepribadian introvert yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi, dan 1 siswa dengan kepribadian introvert yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kepribadian berdasar teori Eysenck yang disebut dengan Eysenck Personality Inventory (EPI), tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa extrovert dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi mampu memenuhi 3 indikator dari 4 indikator Polya pada soal nomor 1 dan 2 yaitu, tahap memahami masalah, tahap melaksanakan rencana penyelesaian, dan tahap menarik kesimpulan, (2) siswa extrovert dengan kemampuan pemecahan masalah rendah memenuhi 2 indikator dari 4 indikator Polya pada soal nomor 1 yaitu , tahap menyusun rencana penyelesaian dan tahap melaksanakan rencana penyelesaian, pada soal nomor 2 subjek hanya mampu memenuhi 1 indikator dari 4 indikator Polya yaitu tahap melaksanakan rencana penyelesaian, (3) siswa introvert dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi mampu memenuhi ke-4 indikator Polya dengan baik pada soal nomor 1 dan 2, (4) siswa introvert dengan kemampuan pemecahan masalah rendah hanya memenuhi 1 indikator dari 4 indikator Polya pada soal nomor 1 yaitu, tahap melaksanakan rencana penyelesaian dan pada soal nomor 2 siswa tidak memenuhi semua indikator Polya karena siswa tidak menjawab soal tersebut.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA MAHASISWA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sudiani, Bai; Ariyanto, Mustaqim Setyo
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1155

Abstract

This research aims to test and explain the relationship between the intensity of social media use and body distatisfaction. The respondents in this research were 110 students including women and men in the Special Region of Yogyakarta. Sampling was carried out using Incidental Sampling and Snowball Sampling techniques. The instruments used were the multiple body-self related questionnaire appearance scales (MBSRQ-AS) and the intensity scale of social media use. The data analysis technique used is Pearson product moment correlation. The results of data analysis obtained a value of r = 0.423 with p = 0.001 (p < 0.01) indicating that there is a significant relationship between the intensity of social media use and body dissatisfaction. Based on the results of the research and discussion, it can be seen that there is a significant relationship between the intensity of social media use and body dissatisfaction among students in the Special Region of Yogyakarta. Therefore, unproductive use of social media should be avoided to avoid body statisfaction and increase student productivity as agents of future change.
IMPLIKASI LITERASI SAINS MAHASISWA DALAM MATAKULIAH FIQH IBADAH DI PRODI TADRIS IPA Fauziyah, Selvi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi dan implikasi literasi sains mahasiswa pada mata kuliah fiqih agama Program Studi IPA IAIN Tadris Madura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi sains pada mata kuliah fiqih agama Program Studi Sains Tadris ditunjukkan dengan adanya muatan sains dan aspek proses sains yang dilakukan mahasiswa yaitu pada materi thoharoh, doa , dan puasa. Implikasi dari literasi sains pada mata kuliah fiqih agama adalah (1) meningkatkan keingintahuan mahasiswa terhadap kegiatan fiqh agama dari sudut pandang ilmiah, (2) memperkuat pemahaman konsep-konsep sains melalui eksperimen langsung berupa pelaksanaan kegiatan ubudiyah, dan (3) meningkatkan kemampuan peserta didik. 'kemampuan literasi sains di dunia. abad ke 21.
IMPLEMENTASI PENGUATAN KEMAMPUAN EKOLITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Permata, Santy Dinar; Agung Wibowo
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1179

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses penguatan kemampuan ekoliterasi yang dilaksanakan di tingkat sekolah dasar. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan tujuan mengetahui proses kegiatan penguatan ekoliterasi di sekolah dasar dengan menyeluruh. Sumber data yang digunakan adalah siswa dan guru dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi. Sekolah tempat penelitian dipilih berdasarkan letak sekolah yang berdekatan dengan kenampakan alam serta memiliki kualifikasi sebagai sekolah adiwiyata atau sekolah siaga bencana. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kemampuan ekoliterasi dilakukan dalam bentuk pembiasaan yang terprogram di sekolah. Pelaksanaan dilakukan dengan mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran yang mengacu pada pembelajaran tema di kelas.. Kesadaran tentang ekologi ini tidak hanya sebatas memberikan pengetahuan namun juga memberikan contoh yang terimplikasi pada program lingkungan di sekolah. Meskipun telah diberi pengetahuan yang matang, namun belum secara keseluruhan siswa di sekolah penelitian menunjukkan kesadaran ekologis. Upaya yang dilakukan ini dilaksanakan di dalam kelas maupun di luar kelas dengan berkoordinasi dan mengikutsertakan kontribusi dari pihak orang tua
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN TEORI APOS PADA SISWA SMP Firdaus, Andi Mulawakkan
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan teori APOS pada kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 siswa yang terdiri dari 1 siswa yang berkemampuan tinggi, 1 siswa yang berkemampuan sedang, dan 1 siswa berkemampuan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal tes pemahaman konsep matematika berupa soal uraian sebanyak 3 nomor dengan materi barisan aritmatika, dan pedoman wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada tahap aksi, siswa berkemampuan tinggi dan sedang memenuhi indikator yaitu mampu menyatakan perbedaan antara suatu barisan dengan cara memperhatikan pola dari beberapa suku dan mampu menentukan nilai suku berikutnya dengan menggunakan aktivitas prosedural, sedangkan siswa berkemampuan rendah hanya memenuhi 1 indikator yaitu mampu menentukan nilai suku berikutnya dengan menggunakan aktivitas prosedural. pada tahap proses, siswa berkemampuan tinggi dan sedang memenuhi indikator yaitu mampu menentukan dan menjelaskan langkah-langkah mencari nilai suku ke-n pada barisan aritmatika, sedangkan siswa berkemampuan rendah belum memenuhi indikator yaitu belum mampu menentukan dan menjelaskan langkah-langkah mencari nilai suku ke-n pada barisan aritmatika. Pada tahap objek, siswa berkemampuan tinggi dan sedang memenuhi indikator yaitu mampu menunjukkan bahwa pola barisan tersebut mempunyai sifat-sifat atau ciri tertentu dan mampu mengaitkan pola barisan dengan pengetahuan sebelumnya, sedangkan siswa berkemampuan rendah belum memenuhi indikator yaitu belum mampu menunjukkan bahwa pola barisan tersebut mempunyai sifat-sifat atau ciri tertentu dan belum mampu mengaitkan pola barisan dengan pengetahuan sebelumnya. Pada tahap skema, siswa berkemampuan tinggi memenuhi indikator yaitu mampu menentukan sifat-sifat barisan aritmatika dengan menghubungkan aksi, proses, objek, dari suatu konsep ke konsep lainnya, sedangkan siswa berkemampuan sedang dan rendah belum memenuhi indikator yaitu belum mampu menentukan sifat-sifat barisan aritmatika dengan menghubungkan aksi, proses, objek, dari suatu konsep ke konsep lainnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 20