cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERBASIS COMPUTER BASE TRAINING Wawan Riyanta; Yuwono Wiarco; Handoko Handoko
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Mei-Agustus 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i2.602

Abstract

Computer Based Training is a teaching material that can support distance lectures that demand more interesting, attractive and efficient media. The making of CBT learning media is carried out using the research and development (R&D) method, making and testing or verifying applications and testing the aplication effectiveness. The development and manufacture of CBT media products uses the Adobe Animate CC platform and then a feasibility test is carried out using a validation questionnaire using a Likert scale that will be carried out by the validator. Trial of learning media Products to 54 respondents and processing the results of the assessment from users obtained very good results with a value of 3.96 and a percentage of 79.3% with details of the assessment of each sub-element of the software engineering aspect of 92%, the learning design aspect by 86% and visual communication aspects by 48%. The visual communication zspect has the lowest assessment result from the other two aspects with 3 (three) visual communication sub aspects that fall into the inappropriate category, namely audio, moving media and interactive layout. The results of this research become an interactive teaching platform for PPI lecturers in 2022.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Andi Quraisy
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional denga hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuntitatif. Adapun analisis yang dipergunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Untuk analisis inferensial digunakan analisis korelasi dengan hasil signifikan menggunakan uji t. Hasil analisis dekriptif untuk masing - masing variabel yaitu untuk variabel kecerdasan emosional memiliki rata - rata 64,35 dan standar deviasi sebesar 9,915 sedangkan untuk hasil belajar dengan rata - rata 59,25 dengan standar deviasi sebesar 15,6. Hal tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan emosional sedikit lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa. Hasil analisis inferensial diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kecerdasan emosional dengan hasil belajar. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai dari uji t hitung = 3,12 yang lebih besar dari t tabel = 2,39 walaupun dengan tingkat hubungan antar variabel masih tergolong lemah yaitu hanya pada 0,36.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING SETTING KOOPERATIF Fathrul Arriah; Nahdhatul Rugaiziah Ahmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.666

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di salah satu SMP kelas VIII SMP Di Kabupaten Bulukumba yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem posing matematika siswa melalui pendekatan kooperatif. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII.A SMP yang berjumlah 23 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh setelah diberikan tindakan yaitu: (1). Pada Pretes diperoleh skor rata-rata kemampuan problem posing matematika siswa adalah sebesar 58,47 dengan standar deviasi 3,82 dari skor ideal 65 dan berada pada kategori rendah, (2). Pada Postest, diperoleh skor rata-rata kemampuan problem posing matematika siswa adalah sebesar 81,30 dengan standar deviasi 8,28 dari skor ideal 95 dan berada pada kategori tinggi. Peningkatan rata-rata dari Pretest ke Postest menandakan adanya peningkatan kemampuan problem posing matematika siswa, (3). Jumlah siswa yang tuntas secara individu setelah diberikan perlakuan sebanyak 22 orang siswa (95,7%). Dari persentase tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan problem posing setting kooperatif efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika matematika pada siswa Kelas VIII.A SMP.
ANALISIS KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA POKOK BAHASAN POLA BILANGAN KELAS VIII A SMPN 1 PALOPO Muh. Azhar; Rio Fabrika Pasandaran
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada Pokok Bahasan Pola Bilangan di kelas VII A SMPN 1 Palopo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisa siswa dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Palopo. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa yang terdiri dari 1 siswa yang memiliki nilai tes yang tinggi, 1 siswa yang memiliki nilai tes yang sedang, dan 1 siswa yang memiliki nilai tes yang tendah. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Pada penelitian ini juga digunakan instrumen pendukung yaitu: 1) tes soal HOTS, dan 2) pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kualitatif dimana peneliti melakukan reduksi terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi subjek R-13 dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan berada pada kategori menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi dengan memenuhi ketiga indikator menganalisis, mengevaluasi serta indikator mengkreasi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA Irma Erviani; Hilmi Hambali; Rahmatia Thahir
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media Kokami terhadap keterampilan kolaborasi siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP 40 Sinjai. dan sampel yang terdiri dari kelas VIII SMP Negeri 40. Teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling. Data yang dikumpulkan yaitu data mengenai keterampilan kolaborasi siswa yang kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan kolaborasi siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media Kokami yaitu 94% dan berada pada kategori sangat kuat. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa, ada pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Berbantuan Media Kokami Terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa di SMP Negeri 40 Sinjai.
PENERAPAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK TUNADAKSA DI SD NEGERI 49 KOTA TERNATE Adelia Safitri; Hasbila Rajiman; Lismawanti Dingomaba; Rahayu R Husain; Wilda Syam Tonra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.711

Abstract

Anak tunadaksa merupakan jenis anak berkebutuhan khusus yang terdapat kekurangan dalam hal fisik. Salah satunya ialah kebutuhan akan keterampilan, berkomunikasi, berinteraksi serta bersosialisasi dengan anak normal lainnya. Akan tetapi anak tunadaksa sering kali merasa tidak percaya diri karena memiliki keterbatasan fisik. Hal ini membuat tim peneliti melakukan observasi di SD NEGERI 49 KOTA TERNATE dengan tujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak yang berkebutuhan khusus dengan menggunakan teknik modelling. Teknik modeling bertujuan untuk mempelajari perilaku baru dengan mengamati model dan mempelajari keterampilannya menurut Hutomono (dalam Erfantini, I.H dkk: 2019). Sedangkan menurut Jones (dalam Liza, W.l: 2020) Modeling merupakan teknik untuk mengajari si pengamat keterampilan dan aturan perilaku. Keywords: Teknik Modelling. Kepercayaan Diri. Anak Tunadaksa
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA GAYA BELAJAR VISUAL DALAM MENYELESAIAKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) PADA SISWA SMP Sulfikar Asdi; Ma’rup Ma’rup; Randy Saputra Mahmud
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.713

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 53 Makassar yang bertujuan untuk mendeksripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 53 Makassar yang difokuskan pada 3 kategori siswa gaya belajar visual tertinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual khususnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik angket, teknik tes dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar visual yang berjumlah 15 butir, tes kemampuan berpikir kreatif yang berjumlah 3 soal dan pedoman wawancara. Wawancara dilakukan untuk mengetahui lebih mendalam kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yaitu siswa gaya belajar visual tertinggi pertama, siswa gaya belajar visual tertinggi kedua dan siswa gaya belajar visual tertinggi ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan gaya belajar visual tertinggi pertama hanya mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-3 (kreatif). (2) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi kedua hanya memenuhi indikator fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-2 (cukup kreatif). (3) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi ketiga tidak mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif yakni berada pada tingkat 0 (tidak kreatif).
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) PADA SISWA SMP Ahmad Syamsuadi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-April 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model kooperatif tipe Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Selayar. Penelitian ini merupakan pra-eksperimen yang hanya melibatkan satu kelas. Penelitian ini menggali tiga aspek indikator efektivitas pembelajaran yaitu: 1) hasil belajar siswa, 2) aktivitas siswa, dan 3) respons siswa. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel yang terpilih yaitu siswa kelas IX.2 SMP Negeri 1 Selayar yang terdiri dari 21 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar matematika untuk mengukur hasil belajar siswa sebelum dan setelah perlakuan, lembar observasi aktivitas siswa untuk melihat aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung, dan angket respons siswa untuk mengukur tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) rata-rata nilai hasil belajar matematika siswa setelah penerapan model kooperatif tipe Search, Solve, Create, and Share (SSCS) adalah 87,00 dengan standar deviasi 7,6. Dari hasil tersebut diperoleh 19 siswa atau 90% siswa mencapai KKM dan 2 siswa atau 10% siswa tidak mencapai KKM yang berarti bahwa ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai dan terjadi peningkatan hasil belajar dimana rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,9 berada pada kategori tinggi. 2) rata-rata persentase aktivitas siswa yang terlibat aktif yaitu 88,2% telah mencapai kategori sangat baik, 3) rata-rata persentase respons siswa menunjukkan 82% siswa memberi respons positif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika efektif diterapkan melalui penerapan model kooperatif tipe Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada siswa kelas IX.2 SMP Negeri 1 Selayar.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA PRESENTASI BERBASIS ANIMAKER TERHADAP MINAT BELAJAR SENI BUDAYA SISWA SMP Maulidiyah Azizah Rahmah; Nasir Nasir; Kasman Kasman
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-April 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i1.792

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of using animaker-based multimedia presentations on students' learning interest. The sample in this study was class VIII.1 with 40 students. The research instrument used observation and a questionnaire. Methods of data collection using observation sheets, questionnaires and documentation. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics. Based on the results of research and data analysis, there is a positive influence on the learning interest of class VIII.1 students of MTs Negeri 1 Makassar City. It can be seen from the descriptive statistical analysis which shows that the percentage of learning media is in the very high category of 94.5% and the percentage of learning interest is in very high category of 87.5%. Based on the results of the hypothesis on the t-test value of 0.05 indicates that the value of α is 0.05 in this study the significant value is 0.000 <0.05 so that H0 is rejected and H1 is accepted. Based on these results, it was concluded that there was a significant influence on the use of Animaker-based presentation media on students' learning interest, so that Animaker media was well used in arts and culture subjects.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FOCUSKY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP A. Tenriawaru; Muhammad Nawir; Andi Adam
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-April 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i1.793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran focusky Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SMP Negeri 32 Makassar. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII D dengan jumlah siswa 16 orang. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan tes. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik desktiptif dan statistik inferensial.Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data mengenai perbandingan nilai statistic dan perbandingan kategori hasil belajar telah membuktikan terdapatnya pengaruh positif penggunaan media focusky terhadap hasil belajar siswa kelas VII D SMP Negeri 32 Makassar dapat dilihat dari hasil belajar siswa melalui analisis statistik deskriptif sebelum menggunakan media focusky rata-rata nilai siswa masih dalam kategori interval rendah dan setelah menggunakan media focusky rata-rata nilai siswa berada pada kategori interval tinggi. Diketahui bahwa nilai rata-rata hasil Pretest yaitu 28,43 dan nilai rata-rata hasil Posttest yaitu 72,5 dimana nilai Posttest lebih besar dari nilai Pretest. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji t, diketahui thitung yang diperoleh adalah 15,69 dengan frekuensi df= 16-1=15, pada taraf signifikan 0,05 atau 5% diperoleh ttabel adalah 1,753. Jadi thitung > ttabel atau H0 ditolak H1 diterima. Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui media focusky dalam pembelajaran IPA kelas VII D siswa SMP Negeri 32 Makassar memberikan respon positif terhadap media pembelajaran tersebut.

Page 8 of 65 | Total Record : 650