cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 416 Documents
Pengembangan dan Validasi Media LONTAR (Ludo Bangun Datar) ada Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar Materi Luas dan Keliling Bangun Datar Ni Luh Ray Satya Nanda; Wiwy Triyanty Pulukadang; Nur Sakinah Aries; Andi Marshanawiah; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran matematika khususnya berkaitan dengan topik menghitung luas dan keliling bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis  permainan bernama Media LONTAR (Ludo Bangun Datar) guna membantu guru menunjang pembelajaran secara lebih menarik serta membantu siswa memahami  konsep luas dan keliling bangun datar secara lebih konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yakni, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, angket dan dokumentasi. Jenis instrumen dalam penelitian ini berupa lembar validasi ahli media, materi dan pengguna, serta angket respon guru dan siswa kelas 5. Teknik analisis data yang digunakan yakni uji kelayakan dan kepraktisan guna meninjau kualitas media yang dikembangkan. Hasil  uji kelayakan menunjukkan bahwa media LONTAR termasuk kategori sangat layak dengan skor kelayakan rata-rata sebesar 93,75%. Selain itu, hasil uji kepraktisan juga menunjukkan media tergolong sangat praktis dengan skor 97,5% dari penilaian guru dan 97,13% dari siswa kelas V.  Temuan ini membuktikan bahwa media LONTAR merupakan media yang layak dan praktis untuk menarik minat serta mendukung pemahaman siswa terkait konsep penyelesaian masalah yang berkaitan dengan luas dan keliling bangun datar.
Pengembangan dan Validasi Media Pecaria (Pecahan Ceria dan Interaktif Anak) pada Materi Pecahan Sederhana di Sekolah Dasar Jesica Amellia; Wiwy Triyanty Pulukadang; Nur Sakinah Aries; Andi Marshanawiah; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8261

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif yang interaktif dan kontekstual untuk membantu siswa sekolah dasar memahami konsep pecahan sederhana secara lebih mudah dan bermakna. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik sekolah dasar terhadap konsep pecahan sederhana yang bersifat abstrak, khususnya pada peserta didik kelas rendah. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran PECARIA (Pecahan Ceria dan Interaktif Anak) serta menguji tingkat kelayakan dan kepraktisannya dalam membantu peserta didik memahami konsep pecahan sederhana secara konkret. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 16 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian berupa 28 peserta didik kelas II dan seorang guru wali kelas. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman wawancara, lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar observasi, serta angket respon guru dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan menggunakan skala Likert untuk menghitung persentase kelayakan dan kepraktisan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PECARIA memperoleh skor kelayakan sebesar 97,5% dengan kategori sangat layak, serta skor kepraktisan sebesar 95% dari guru dan 90% dari peserta didik dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media PECARIA dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi pecahan sederhana di kelas II sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Virtual Reality dan Mixed Reality Sebagai Media Pembelajaran terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Nurhidayah Ramadhani; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8263

Abstract

Latar belakang studi ini adalah terdapatnya perbedaan antara minat alami anak pada teknologi digital dan praktik pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan konvensional berbasis gambar 2D, sehingga perkembangan kognitif pada masa golden age tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemanfaatan teknologi VR dan MR dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak usia dini. Penggunaan VR dan MR dianggap sebagai solusi strategis untuk menyajikan pengalaman belajar imersif yang dapat menghubungkan konsep abstrak dengan yang konkret. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe kelompok kontrol non-setara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 30 anak dari Kelompok B1, yang terdistribusi ke dalam kelompok eksperimen (15 anak) yang menggunakan media VR/MR dan kelompok kontrol (15 anak) yang memakai media konvensional. Data dihimpun melalui pengamatan, survei, dan uji kemampuan kognitif dalam mengenali jenis hewan menggunakan alat Meta Quest 2. Analisis data dilaksanakan dengan metode uji statistik deskriptif dan inferensial menggunakan Paired t-test dan Independent t-test yang didukung oleh SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kemampuan kognitif yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dari 13,47 (pre-test) menjadi 20,07 (post-test). Hasil dari uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) mencapai 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan (gain score) sebesar 6,60, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 0,73 Disimpulkan bahwa integrasi VR dan MR secara signifikan lebih efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dibandingkan metode konvensional. Teknologi ini mampu meningkatkan fokus, retensi memori, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pengalaman multisensori yang interaktif.
Kesiapan Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Kegiatan Pra-Pembelajaran Ahmad Husein; Ali Yusron; Arianto Arianto; Atika Atika; Nurmaida Sari
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8266

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kegiatan pra-pembelajaran dalam membentuk kesiapan belajar siswa sekolah dasar, yang mencakup aspek kognitif, fisik, emosional, dan sosial. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis implementasi kegiatan pra-pembelajaran dalam meningkatkan kesiapan belajar siswa di SD Negeri 116 Percontohan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru SD Negeri 116. Percontohan dengan jumlah siswa 25 dan 4 guru sebagai informan Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik, yaitu dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai informan serta menggunakan beberapa metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pra-pembelajaran yang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur, seperti upacara, senam pagi, kegiatan keagamaan, literasi, dan seni, memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan belajar siswa. Kegiatan tersebut terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan, konsentrasi, kestabilan emosi, kemampuan berpikir, serta motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, integrasi berbagai kegiatan tersebut membentuk sistem kesiapan belajar yang holistik dan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dalam memperkaya kajian tentang strategi pembelajaran berbasis kesiapan belajar, serta secara praktis menjadi rujukan bagi guru dan sekolah dalam merancang kegiatan pra-pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar melalui Pemanfaatan Aplikasi Kahoot sebagai Media Pembelajaran IPAS: - Sudirman, Sudirman; Rukayah, Rukayah; Nurhikmah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8164

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan aplikasi Kahoot pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 17 Bajoe Kabupaten Bone. Pentingnya penelitian ini karena rendahnya motivasi belajar IPAS akan berdampak pada keterlibatan belajar siswa secara aktif dalam pembelajaran IPAS. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus sesuai dengan tahapan PTK. Subjek penelitian sebanyak 41 siswa kelas IV Sekolah Dasar dan seorang guru kelas. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan angket tertutup. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta analisis kuantitatif sederhana melalui persentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor motivasi belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata skor motivasi belajar siswa sebesar 2,55 dengan ketuntasan 63,75% dalam kategori rendah. Pada siklus II, rata-rata skor motivasi belajar meningkat menjadi 3,46 dengan persentase ketuntasan 86,50% dalam kategori tinggi. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor motivasi belajar sebesar 0,19 dengan kenaikan ketuntasan 22,75%. Berdasarkan temuan tersebut, maka disimpulkan bahwa penerapan aplikasi Kahoot terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Papan Pintar terhadap Motivasi Belajar Matematika Materi Pembagian Sekolah Dasar Aisyah, Siti; Rochmania, Desty Dwi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8238

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media pembelajaran papan pintar dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa sekolah dasar pada materi pembagian yang sering dianggap sulit. Rendahnya motivasi dan partisipasi siswa kelas IV SD pada pelajaran matematika mendorong peneliti untuk melakukan studi ini. Studi ini bertujuan untuk mengukur kemajuan motivasi belajar melalui penerapan media papan pintar dalam pelajaran matematika materi pembagian kelas IV SDN Sidokerto 1 Jombang, dengan fokus pada peningkatan motivasi belajar. Teknik pengambilan sample dilakukan dengan sample jenuh yaitu satu kelas IV SDN Sidokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Responden penelitian berjumlah 15 siswa. Sumber data diperoleh melalui angket motivasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan SPSS untuk mengetahui seberapa besar peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti ujian dan seberapa besar peningkatan hasil ujian mereka sebelum dan sesudah menggunakan media dianalisis melalui proses analisis statistik. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan besar dalam motivasi belajar, dengan persentase meningkat dari 67,67% pada pretest menjadi 82,27% pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan tulis pintar dapat membantu siswa belajar lebih banyak, meningkatkan partisipasi mereka, dan membuat lingkungan belajar lebih menyenangkan dan dinamis. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar untuk mendukung peningkatan motivasi belajar matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) Berbantuan Media Mystery Box terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar Ningsih, Kamelia Wahyu; Widiyono, Aan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8289

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan model pembelajaran SAVI berbantuan media Mystery Box guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini berawal dari temuan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, serta model dan media pembelajaran yang diterapkan belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran IPAS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) dengan dukungan media Mystery Box terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi perubahan wujud benda di kelas IV SD Negeri 1 Lebak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pola One-Group Pre-test and Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di sekolah tersebut, yang berjumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, di mana semua anggota populasi dijadikan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi dan alat tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi pengaruh model SAVI terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pretest sebesar 45,2 menjadi 68,3 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = -13,6 dengan tingkat signifikansi p < 0,001. Selisih rata-rata antara pretest dan posttest sebesar -23,9 poin dengan interval kepercayaan 95% berada pada rentang -26,4 hingga -19,4. Nilai Cohen’s d sebesar 2,07 mengindikasikan bahwa pengaruh model SAVI tergolong besar terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Media Lapbook Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Hastuti, Latifaratri; Yulianto, Sigit
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8306

Abstract

Urgensi pengembangan media ini terletak pada perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik serta memanfaatkan teknologi digital secara bermakna dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Lapbook berbasis Augmented Reality pada materi mengenal tugas pemimpin di daerahku sebagai media pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial bagi peserta didik sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh kondisi pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif sehingga menyebabkan peserta didik kurang aktif dan hasil belajar belum optimal. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, pretest dan posttest. Teknik analisis data pada pada penelitian ini digunakan untuk menguji kelayakan dan efektivitas media yang dikembangkan. Subjek penelitian berjumlah 21 peserta didik kelas III sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa media Lapbook yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dengan persentase 95,8% dan ahli media sebesar 93%. Hasil implementasi menunjukan adanya peningkatan dengan analisis keefektifan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan perhitungan N-Gain. Hasil Uji Wilcoxon menunjukan nilai signifikan 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media yang dikembangkan menunjukan adanya peningkatan dengan menggunakan uji N-Gain sebesar 0,8887 yang berada pada kategori tinggi. Media Lapbook berbasis Augmented Reality yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial sekolah dasar
Pengaruh Media Pop-Up Book terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas III Sekolah Dasar Amalia, Tri Navisa; Sukasih, Sri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8309

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah perlunya inovasi media pembelajaran yang menarik dan interaktif seperti Pop-Up Book untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar, khususnya dalam memahami materi teks narasi yang masih dianggap sulit dan kurang diminati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks narasi di kelas III SDN Jombor Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 40 orang, dengan sampel total terdiri atas 20 siswa kelas IIIA sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan media Pop-Up Book dan 20 siswa kelas IIIB sebagai kelompok kontrol yang menggunakan bahan ajar cetak. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan uji Levene, uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test, dan uji N-Gain untuk mengetahui efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa, dibuktikan dengan nilai signifikansi uji Independent Sample T-test sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung 3,687 lebih besar dari t tabel 2,024. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata posttest sebesar 91,60 dengan peningkatan 15,80 poin dan N-Gain 0,72 dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai rata-rata posttest 86,00 dengan peningkatan 10,80 poin dan N-Gain 0,43 dalam kategori sedang. Respon siswa terhadap media Pop-Up Book juga sangat positif dengan rata-rata persentase 93 persen dalam kategori sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah media Pop-Up Book berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks narasi di kelas III sekolah dasar.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share terhadap Kemampuan Berkomunikasi Siswa Sekolah Dasar Ahmad, Rizky Ekawaty; Maryam, Andi; Idris, Irfandi; Mu’thy, Abdul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8310

Abstract

Agar siswa sekolah dasar berhasil secara akademis, mereka harus memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, yang sangat penting untuk pembelajaran yang efisien. Namun, banyak siswa kesulitan dengan hal-hal seperti ekspresi verbal dan tertulis dari ide, serta berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Karena masalah ini, perlu dikembangkan cara pengajaran baru agar kemampuan komunikasi siswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana siswa kelas empat di SDN Anasappu di Kabupaten Gowa menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan untuk menilai apakah pendekatan tersebut berpengaruh baik terhadap kemampuan komunikasi mereka. Penelitian ini menggunakan desain pre- dan post-test satu kelompok, yang umum dalam penelitian pra-eksperimen. Kemampuan siswa untuk berkomunikasi adalah variabel dependen, sedangkan penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif seperti Think Pair Share adalah variabel independen. Siswa dari SDN Anasappu di Kabupaten Gowa merupakan keseluruhan populasi, sedangkan 25 siswa dari kelas IV merupakan sampel. Kami menggunakan strategi pengambilan sampel purposive untuk mendapatkan data kami. Peneliti menggunakan alat survei dan lembar observasi untuk mengumpulkan data. Hasil dari tes pra dan pasca menunjukkan bahwa siswa kelas empat di SDN Anasappu Kabupaten Gowa meningkatkan kemampuan komunikasi mereka melalui penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share. Kemampuan komunikasi siswa kelas empat secara signifikan dan positif dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share di SDN Anasappu, Kabupaten Gowa.