cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 437 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Kartu Huruf Timbul untuk Meningkatkan Pra Literasi Baca Tulis Anak Usia Dini Kholilah, Kholilah; imamah, imamah; Ajat, Ajat
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8325

Abstract

Kemampuan pra-literasi membaca dan menulis anak usia dini di lapangan masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi awal, hal ini disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang kurang interaktif dan multisensori. Kondisi ini menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu huruf timbul serta menguji kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan pra-literasi membaca dan menulis pada anak usia dini kelompok usia lima sampai enam tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri 01 Jagakarsa Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model 4D dengan subjek anak usia 5-6 tahun yang diujicobakan melalui tahap perorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket validasi ahli, serta uji coba penggunaan media kepada anak. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan perhitungan persentase untuk menilai tingkat kelayakan media serta peningkatan kemampuan pra literasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu huruf timbul memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan persentase validasi ahli sebesar 91%. Uji coba penggunaan media juga menunjukkan peningkatan skor kemampuan pra-literasi anak sebesar 27.5% dari tahap awal hingga akhir uji coba. Anak menunjukkan peningkatan dalam mengenali huruf, membedakan bentuk huruf yang mirip, menyusun huruf menjadi kata sederhana, serta menelusuri bentuk huruf sebagai latihan menulis awal. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran kartu huruf timbul sangat layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis awal anak usia dini.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Nailil Muna, Lilik; Nichla Choirin Attalina, Syailin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8330

Abstract

Penelitian ini menjadi penting dilakukan karena rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, yang menuntut keterampilan berpikir kritis dan kontekstual di era pembelajaran abad ke-21. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen (pretest-posttest) pada siswa kelas VI sekolah dasar. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji t) untuk mengetahui peningkatan dan perbedaan kemampuan peserta didik setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah. Peningkatan rata-rata nilai peserta didik sebesar dua puluh empat poin dan pergeseran distribusi nilai dari kategori sedang ke kategori tinggi setelah proses pembelajaran menunjukkan hal ini. Di samping itu, analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kemampuan siswa sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran itu. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah nyata dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, berpikir kritis, serta mampu menerapkan konsep pembelajaran dalam situasi di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
Pengembangan Media Pop-Up Book pada Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Suku Bangsa untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Attaqiy, Muhammad Rosyad; Yulianto, Sigit
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8333

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pop-up book yang inovatif dan menarik guna meningkatkan pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar terhadap materi keberagaman suku bangsa dalam pembelajaran IPS. Pembelajaran IPS pada materi keanekaragaman etnis di sekolah dasar masih didominasi oleh buku ajar, sehingga pembelajaran kurang menarik dan pemahaman siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book pada materi keanekaragaman etnis bagi siswa kelas IV SD, menilai kelayakan media melalui penilaian ahli materi dan ahli media, serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi) dan dilaksanakan di SDN Sadeng 01 Kota Semarang dengan 22 siswa kelas IV sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan terdiri dari: (1) tes berupa pretest dan posttest pilihan ganda 25 soal untuk mengukur peningkatan hasil belajar, (2) lembar observasi untuk menilai aktivitas siswa selama pembelajaran, (3) kuesioner validasi media untuk ahli materi dan ahli media, serta (4) wawancara untuk mendalami tanggapan siswa dan guru. Analisis data dilakukan menggunakan persentase kelayakan media dan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan media Pop-Up Book sangat layak digunakan, dengan persentase validasi 95% dari ahli media dan 93,3% dari ahli materi. Analisis efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan N-Gain 0,56 pada uji coba skala kecil dan 0,67 pada uji coba skala besar, termasuk kategori menengah. Media Pop-Up Book terbukti efektif sebagai media pembelajaran alternatif untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi keanekaragaman etnis di sekolah dasar.
Efektivitas Media Visual Flash Card Terhadap Kemampuan Memahami Teks Narasi dan Deskriptif Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Amalia, Novila; Masnur, Masnur; Nadar, Nadar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8339

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana media visual flash card efektif dalam meningkatkan kemampuan memahami teks narasi dan deskriptif siswa kelas IV sekolah dasar sebagai upaya penguatan literasi sejak dini. Pemahaman teks naratif dan deskriptif merupakan keterampilan literasi fundamental yang krusial bagi perkembangan akademik siswa sekolah dasar, namun banyak siswa mengalami kesulitan akibat keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media visual flash card dalam meningkatkan kemampuan memahami teks naratif dan deskriptif siswa kelas IV SD, sekaligus memberikan dasar empiris bagi implementasi strategi pembelajaran berbasis media visual. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi pre-test post-test control group, melibatkan 50 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes tertulis pre-test dan post-test, didukung oleh observasi partisipatif selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan flash card mengalami peningkatan signifikan pada kemampuan memahami kedua jenis teks dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Kelompok eksperimen memperoleh gain rata-rata 23,4 poin untuk teks naratif dan 24,4 poin untuk teks deskriptif, jauh melampaui kelompok kontrol (masing-masing 10,5 dan 11,4 poin). Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada skor post-test, baik untuk teks naratif (t = 6,78; p < 0,001) maupun teks deskriptif (t = 5,92; p < 0,001). Temuan ini mendukung prinsip pembelajaran multimedia, yang menekankan pemrosesan kognitif melalui saluran visual dan verbal, serta menunjukkan bahwa media visual sederhana dapat memperkuat pemahaman dan retensi informasi siswa.
Pengembangan LKPD Numerasi Berbasis Deep Learning pada Siswa Sekolah Dasar  Ningsih, Evi Setia; Rigianti, Henry Aditia
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8367

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan LKPD numerasi berbasis deep learning guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan literasi numerasi siswa sekolah dasar sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-21. Rendahnya kemampuan numerasi siswa di tingkat sekolah dasar menuntut adanya inovasi perangkat ajar yang mampu memfasilitasi pemahaman konsep secara mendalam, bukan sekadar hafalan prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) numerasi berbasis deep learning bagi siswa sekolah dasar serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran instrumen angket berupa lembar validasi ahli dan angket respon pengguna. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengolah data kevalidan serta kepraktisan produk. Validasi produk melibatkan ahli materi dan ahli media sebagai validator utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh tingkat kelayakan dari ahli materi sebesar 86% dan dari ahli media sebesar 84%, sehingga masuk dalam kategori sangat layak. Kepraktisan LKPD berdasarkan respon guru pada uji coba terbatas mencapai 94%, sedangkan respon peserta didik mencapai 87,78% dengan kategori sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah LKPD numerasi berbasis deep learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan layak digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran numerasi di sekolah dasar.
Pengembangan Media Replika PABERA (Peta Keberagaman Budaya) Berbasis Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Ramadian, Naila Rachma; Asih, Sri Sami
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8388

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak, khususnya keragaman budaya Indonesia. Keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang konkret menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dan berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Replika PABERA (Peta Keragaman Budaya) berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IV SD Negeri Wates 02 Kota Semarang. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket tanggapan guru dan siswa, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji normalitas, paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Replika PABERA sangat layak digunakan dengan persentase validasi ahli materi 90,625% dan ahli media 92,5%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk kategori tinggi.
The Pengaruh Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Huriyah, Nurul; Sasmita, Karta; Juhana, Juhana
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.7389

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai bagian penting dari kompetensi abad ke-21, sekaligus menjawab tantangan rendahnya literasi sains di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar IPA siswa kelas lima sekolah dasar dipengaruhi oleh Problem Based Learning. Telaah menggunakan rancangan eksperimen semu tipe pretest-posttest dengan kelompok kontrol non-ekuivalen yang melibatkan 56 siswa dari dua sekolah dasar negeri di Jakarta Timur. Alat pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis yang meliputi tujuh aspek identifikasi masalah, pemberian argument penghubungan informasi, evaluasi berdasar bukti, penarikan simpulan, pengajuan solusi, dan interpretasi dampak—serta angket motivasi belajar IPA dengan sepuluh indikator menggunakan skala Likert lima tingkat. Metode Analysis of Covariance digunakan untuk mengolah data dengan bantuan Statistical Package for the Social Sciences versi 25.0. Temuan analisis memperlihatkan bahwa Problem Based Learning memiliki pengaruh yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. (F=10,636; p=0,002<0,05; partial η²=0,167), di mana kelompok eksperimen mengalami kenaikan 27,3% sementara kelompok kontrol hanya 8,9%. Sebaliknya, penerapan model ini tidak menunjukkan dampak signifikan pada motivasi belajar IPA siswa (F=1,433; p=0,237>0,05). Uji korelasi mengungkapkan hubungan positif intensitas sedang antara kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar IPA (r=0,452; p<0,01). Disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis dapat dikembangkan secara efektif melalui Problem Based Learning melalui proses penyelidikan nyata dan strategi penyelesaian masalah sistematis, namun peningkatan motivasi belajar IPA membutuhkan strategi pendukung tambahan dan waktu implementasi lebih lama untuk menciptakan perubahan substantif pada dimensi afektif siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Hasil Belajar Matematika Kelas IV UPTD SDN 3 Rajabasa Lama Prasetyo, Erwin; Khoiriyah, Binti; Misrodin, Misrodin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8121

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengkaji efektivitas model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar yang masih cenderung rendah dan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif serta kontekstual. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Padahal, matematika membutuhkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis, sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV UPTD SDN 3 Rajabasa Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PBL dan 20 siswa kelas IV B sebagai kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal sig 0,170 > 0,05, dan uji homogenitas menunjukkan varians data homogen sig 0,275 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, pada hasil uji homogenitas menggunakan uji independent t test dengan nilai signifikansi 0,01 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV UPTD SDN 3 Rajabasa Lama.
Pengembangan dan Validasi Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Smart Apps Creator pada Pembelajaran Membaca dan Memirsa Siswa Sekolah Dasar Jariah, Rafidatul; Rustan, Edhy; Aswar, Nurul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8136

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan inovasi media pembelajaran digital yang interaktif dan adaptif untuk meningkatkan minat serta kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di era transformasi teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Android menggunakan Smart Apps Creator pada pembelajaran membaca dan memirsa teks narasi fiksi siswa fase B sekolah dasar serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Subjek penelitian adalah siswa fase B sekolah dasar yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru dan siswa, serta tes pretest dan posttest. Sedangkan Teknik analisis data meliputi analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Android yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa media berada pada kategori sangat praktis menurut guru dan siswa. Selanjutnya, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 39,44 meningkat menjadi 84 pada posttest. Hasil perhitungan N-Gain diperoleh nilai sebesar 0,78 yang termasuk dalam kategori “tinggi”, sehingga media dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memirsa teks narasi fiksi siswa kelas fase B.
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Flipbook Digital terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V Sekolah Dasar Belisa, Desfi; Putra, Agung Dian; Erni, Erni; Efendi, Ujang
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8312

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui model RADEC berbantuan flipbook digital guna meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Hasil belajar Pendidikan Pancasila merupakan sesuatu yang sangat penting bagi peserta didik Sekolah Dasar karena membentuk pemahaman nilai dan sikap sejak dini serta kemampuan memahami materi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kondisi pembelajaran menunjukkan bahwa hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC berbantuan media flipbook digital terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik sekolah dasar : (2) mengetahui perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran RADEC berbantuan media flipbook digital dan media powerpoint. Metode penelitian menggunakan quasi-eksperiment dengan desain penelitian non equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SD Negeri 1 Margajaya dengan sampel penelitian kelas V. Kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, jumlah sampel 54 peserta didik. Data penelitian diperoleh melalui teknik tes berupa pilihan ganda dan non-tes berupa observasi. Teknik tes berupa pretest - posttest untuk mengukur hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik, sedangkan teknik non-tes berupa observasi untuk melihat keterlaksanaan model pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji t. Hasil analisis data menunjukkan: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran RADEC berbantuan media flipbook digital berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila, dengan nilai signifikansi 0,000 serta nilai R Square sebesar 0,724 pada kelas eksperimen dan 0,486 pada kelas kontrol. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang belajar dengan model RADEC berbantuan flipbook dan powertpoint dengan nilai sig sebesar 0,000