cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 387 Documents
Literasi dan Numerasi Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Nabila, Asyura; Sebayang, Della Anisa Putri Br; Aulia, Dwi Nadya; Aulia, Nazwa
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7379

Abstract

Urgensi penelitian ini penting untuk menjadi fondasi utama bagi kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan kesiapan siswa menghadapi tantangan belajar di jenjang berikutnya. Literasi dan numerasi adalah keterampilan dasar yang sangat penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Literasi tidak hanya tentang kemampuan baca dan tulis, tetapi juga kemampuan memahami dan menyampaikan informasi dengan baik. Sementara itu, numerasi berkaitan dengan kemampuan menggunakan bilangan, simbol, dan konsep matematika untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas penerapan literasi dan numerasi dalam pembelajaran matematika di SD terhadap peningkatan pemahaman dan kemampuan berpikir siswa.Hasil dari beberapa penilaian internasional seperti PISA dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih tergolong rendah. Artikel ini membahas konsep literasi dan numerasi dalam pembelajaran matematika SD, pentingnya meningkatkan kedua keterampilan tersebut, tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa, serta beberapa strategi yang dapat digunakan, seperti pembelajaran kontekstual, penggunaan media konkret, teknologi digital, hingga pendekatan berbasis proyek. Peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran yang menyenangkan sangat penting, agar siswa dapat memahami konsep matematika secara baik dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatkan literasi dan numerasi sejak dini, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di abad ke-21.
Pengembangan e-Modul untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Fase A Aswar, Nurul; Sukmawaty, Sukmawaty; Nurhalifah, Nurhalifah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7686

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi bagi keberhasilan belajar siswa. Namun, hasil observasi di SDN 109 Balebo menunjukkan bahwa sebagian besar siswa Fase A masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, melafalkan suku kata, dan membaca kata sederhana sehingga penting untuk menghadirkan bahan ajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas awal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul elektronik membaca permulaan yang layak dan praktis digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan. pada siswa Fase A SDN 109 Balebo. Pengembangan dilakukan menggunakan model 4D yang mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Pendefinisian dilakukan melalui analisis kebutuhan siswa dan guru, sedangkan perancangan menghasilkan struktur dan tampilan modul. Selanjutnya, modul divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, kemudian diuji kepraktisannya terhadap siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menentukan tingkat validitas dan kepraktisan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa memberikan respons positif terhadap kebutuhan bahan ajar interaktif dan visual. Modul memperoleh kategori valid hingga sangat valid dengan persentase penilaian ahli masing-masing sebesar 78,84% (media), 84,37% (materi), dan 89,28% (bahasa). Uji praktikalitas menunjukkan bahwa modul sangat praktis menurut siswa dengan persentase 82,68% dan menurut guru dengan persentase 91,66%. Temuan ini menunjukkan bahwa modul elektronik membaca permulaan mudah digunakan, menarik, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Problematika Ketidakmampuan Peserta Didik Membaca Permulaan di Kelas III SD Inpres 63 Kabupaten Sorong Ratmila, Yuyut; Hasanah, Alif; Darnanengsih, Darnanengsih; Rasyid, Muhammad Rusdi; Husna, Riska Latifatul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7889

Abstract

Membaca permulaan merupakan dasar yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar peserta didik di sekolah dasar. Ketidakmampuan menguasai keterampilan ini dapat menghambat pemahaman materi pelajaran lain serta menurunkan kepercayaan diri peserta didik. Namun, kenyataanya masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan membaca permulaan hingga kelas empat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca permulaan, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap proses belajar peserta didik kelas III di SD Inpres 63 Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas enam peserta didik kelas III yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi, yang meliputi triangulasi sumber, teknik, dan waktu, guna memastikan kredibilitas dan keakuratan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan peserta didik belum merata. Bentuk kesulitan yang ditemukan meliputi ketidakmampuan mengenali huruf secara konsisten, kesalahan membedakan huruf yang mirip, kesulitan mengeja suku kata, serta membaca kata dan kalimat secara terbata-bata. Faktor penyebab meliputi faktor internal, seperti rendahnya penguasaan huruf dan kepercayaan diri, serta faktor ekstrnal berupa ketidakteraturan kehadiran dan kurang pendampingan orang tua. Dampak kesulitan membaca terlihat pada rendahnya partisipasi dan kepercayaan diri peserta didik. penelitian ini menegaskan perlunya penanganan kolaboratif dan berkelanjutan melalui keterlibatan guru, sekolah, dan orang tua guna mendukung perkembangan kemampuan membaca peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Datar melalui Media Ular Tangga di Kelas II SD YPK VI Rafidim Klademak Kota Sorong Rahangiar, Matrona Acelina; Raharja, Surya Putra; Rokhima, Nur
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7933

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi bangun datar melalui penggunaan media ular tangga di kelas II SD YPK VI Rafidim Klademak Kota Sorong.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, serta angket respon siswa, dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai hasil belajar siswa dari 59,00 pada pretest menjadi 78,25 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung = 47,908 > t tabel = 1,701 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest, sehingga media pembelajaran ular tangga efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, observasi aktivitas belajar menunjukkan kategori “aktif” dengan rata-rata skor 19,85. Dengan demikian, penggunaan media ular tangga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperbaiki hasil belajar pada materi bangun datar.
Analisis Penerapan Program Literasi Pancasila melalui Pojok Baca pada Siswa Kelas III SD Negeri 4 Kabupaten Sorong Subai, Romario; Simatupang, Ernawati; Lestari, Lestari
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7942

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar, meskipun berbagai program literasi telah dilaksanakan di sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah adalah penyediaan pojok baca, namun pemanfaatannya sebagai media penguatan literasi Pancasila belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi Pancasila melalui pojok baca pada siswa kelas III SD Negeri 4 Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive, meliputi kepala sekolah, guru kelas III, dan sepuluh siswa kelas III. Pemilihan subjek didasarkan pada kriteria keterlibatan langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengalaman mengikuti kegiatan literasi melalui pojok baca, serta relevansinya dengan fokus penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pojok baca telah tersedia dan dimanfaatkan dalam kegiatan literasi, namun pemanfaatannya sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Pancasila belum optimal karena keterbatasan bahan bacaan yang memuat nilai Pancasila secara eksplisit. Guru telah berupaya membimbing siswa, namun pendampingan masih kurang maksimal akibat keterbatasan waktu dan fasilitas. Siswa menunjukkan sikap positif seperti gotong royong dan tanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari, meskipun pemahaman konseptual terhadap nilai-nilai Pancasila masih tergolong rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan literasi Pancasila melalui pojok baca berjalan cukup baik, tetapi perlu penguatan melalui penambahan bahan bacaan tematik Pancasila, peningkatan pendampingan guru, serta integrasi kegiatan refleksi nilai dalam proses membaca.
Signifinkasi nilai hasil belajar IPAS siswa kelas 3 melalui model Problem Based Learning Pandiangan, Merlin; Irianti, Mustika; Asrul, Asrul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7954

Abstract

Penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan mengingat masih rendahnya hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar serta perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS materi Ayo Mengenal Siklus pada Makhluk Hidup di kelas III SD Negeri 21 Kabupaten Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa yang dipilih secara keseluruhan dari kelas III. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 35 soal yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 55,04 pada pre-test menjadi 69,04 pada post-test. Ketuntasan belajar meningkat dari 10% menjadi 43% setelah penerapan PBL. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti model PBL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siklus makhluk hidup karena mendorong keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah.
Perbedaan Pembelajaran Berbasis Proyek dan Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau dari Ekoliterasi. Setyowati, Okky Ayu
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7948

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar dalam memahami informasi kompleks, menghubungkan fakta dan konsep lain,menganalisis, memecahkan masalah dan melakukan investigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi ditinjau dari ekoliterasi pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi eksperimen terhadap 40 orang siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, instrumen penelitian yaitu angket ekoliterasi dan tes keterampilan berpikir tingkat tinggi yang telah melalui uji validitas, pengukuran reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Teknik Anava dua jalur (treatment by level 2x2). Hasil penelitian menunjukan: 1) Terdapat perbedaan keterampilan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran berbasis masalah; 2) Terdapat perbedaan keterampilan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran berbasis masalah pada kelompok siswa dengan ekoliterasi tinggi; 3) Terdapat perbedaan keterampilan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran berbasis proyek dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran berbasis masalah pada kelompok siswa dengan ekoliterasi rendah. Berdasarkan hasil temuan penelitian model pembelajaran berbasis proyek lebih baik diterapkan pada siswa yang memiliki ekoliterasi tinggi, dan pembelajaran berbasis masalah lebih baik pada siswa yang memiliki ekoliterasi rendah
Pengembangan Media Pembelajaran Fun Thinkers Book terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 4 Bajur Mataram Karunia, Qorina; Ilhamdi, Mohammad Liwa; Nurwahidah, Nurwahidah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7964

Abstract

Pembelajaran  di  sekolah  dasar  masih  didominasi  penggunaan  media  konvensional  sehingga  kemampuan  berpikir  kritis  siswa  belum  berkembang  secara  optimal.  Oleh  karena  itu,  diperlukan  media  pembelajaran  yang  inovatif  dan  menarik.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  serta  mengetahui  kelayakan  dan  kepraktisan  media  pembelajaran  Fun  Thinkers  Book  pada  materi  Jenis-Jenis  Pekerjaan  untuk  meningkatkan  kemampuan  berpikir  kritis  siswa  kelas  IV  SDN  4  Bajur  Mataram.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  penelitian  dan  pengembangan  (Research  and  Development)  dengan  model  ADDIE  yang  meliputi  tahap  analisis,  desain,  pengembangan,  implementasi,  dan  evaluasi.  Subjek  penelitian  terdiri  atas  19  siswa  kelas  IV  SDN  4  Bajur  Mataram  dengan  melibatkan  dua  validator,  yaitu  ahli  materi  dan  ahli  media.  Instrumen  penelitian  yang  digunakan  meliputi  angket  validasi  ahli,  angket  respon  siswa,  dan  tes  formatif.  Data  dianalisis  menggunakan  teknik  deskriptif  kuantitatif  dengan  mengonversi  skor  ke  dalam  bentuk  persentase.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  media  Fun  Thinkers  Book  dinyatakan  sangat  layak  dengan  persentase  validasi  ahli  media  sebesar  83%  dan  ahli  materi  sebesar  85%.  Kepraktisan  media  berada  pada  kategori  sangat  baik  dengan  rata-rata  respon  siswa  sebesar  88%.  Dengan  demikian,  media  pembelajaran  Fun  Thinkers  Book  layak  dan  efektif  digunakan  dalam  pembelajaran  tematik  untuk  meningkatkan  kemampuan  berpikir  kritis  siswa  sekolah  dasar.
The Effect of Using Narrated Animation Video (NAV) Towards the Students’ Vocabulary Mastery at the 5th Grade of UPTD SDN 3 Rajabasa Lama Noviana, Rindi; Sari, Eny Maulita Purnama; Agustina, Diyah Dwi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7988

Abstract

Bahasa memainkan peran penting dalam komunikasi dan interaksi sosial, dengan perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh keluarga, komunitas, dan budaya. Di era globalisasi, bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa internasional dalam pendidikan, bisnis, dan teknologi, menjadikan penguasaan kosakata sebagai fondasi penting bagi pembelajaran bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Namun, pengajaran bahasa Inggris di UPTD SDN 3 Rajabasa Lama masih didominasi oleh metode tradisional seperti terjemahan langsung dan hafalan, yang cenderung mengurangi motivasi siswa dan membatasi pengembangan kosakata. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-uji dan pasca-uji satu kelompok kuasi-eksperimental untuk menguji pengaruh video animasi naratif terhadap penguasaan kosakata siswa. Populasi terdiri dari seluruh siswa kelas V di UPTD SDN 3 Rajabasa Lama, dengan 23 siswa dipilih melalui pengambilan sampel total. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata pilihan ganda yang telah divalidasi yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi, didukung oleh lembar observasi. Analisis data melibatkan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata siswa setelah penggunaan video animasi naratif. Skor rata-rata pretest meningkat dari 56,30 menjadi 78,65 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 22,35 poin. Uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa video animasi naratif secara efektif meningkatkan penguasaan kosakata siswa dengan meningkatkan perhatian, motivasi, dan keterlibatan dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Efektivitas Media Audio Visual dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar Almazmar, Giatul Khodijah; Kurino, Yeni Dwi; Rosidah, Ani
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7996

Abstract

Rendahnya permasalahan konsep IPA disekolah dasar seringkali diakibatkan leh sifat materi yang abstrak dan penggunaan metode konvensional terus menerus. Jika hal ini terus dibiarkan, dapat menghambat pemahaman konsep IPA siswa secara jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media audio visual meningkatkan pemahaman konsep IPA di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menyaring dan menganalisis sembilan artikel ilmiah relevan dari basis data Google Scholar dan Smantic Scholar terbitan tahun 2021 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukan baha penggunaan media audio visual, seperti video inteaktif dan video animasi mampu menyajikan materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, dinamis, dan menarik bagi siswa. temuan data mengungkapkan bahwa rata-rata pemahaman konsep IPA meningkat secara signifikan laporan kenaikan mencapai rentan 25% hingga 40% setelah penerapan media tersebut. Secara khusus, media video interaktif menunjukan keunggulan tertinggi dalam efektivitas pembelajaran media dibandingkan media statis lainya. Dengan demikian, integrasi media audio visual dalam pembelajaran IPA sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ketuntasan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, serta mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sains yang kompleks.