cover
Contact Name
-
Contact Email
ihtimam@journal.staimsyk.ac.id
Phone
+6285720158596
Journal Mail Official
ihtimam@journal.staimsyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Pronggokusuman No.12 Kel. Priggokusuman Kec. Gedongtengen Kab. Kota Yogyakarta – D.I. Yogyakarta Kodepos : 55272
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
ISSN : 26209586     EISSN : 27744302     DOI : https://doi.org/10.36668/
Ihtimam adalah Jurnal pendidikan Bahasa Arab, terbit tiap semester atau dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Hak cipta pada penulis. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian, pengembangan Pendidikan Bahasa Arab. Jurnal diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Masjid Syuhada Yogyakarta, sebagai media komunikasi intelektual antara dosen Bahasa Arab STAIMS Yogyakarta. Sub disiplin ilmu bahasa yang termasuk dalam ruang lingkup kajian jurnal ini diantaranya tata bahasa, keterampilan bahasa, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik,sosiolinguistik, psikolinguistik, analisis wacana, pragmatik dan linguistik terapan. Jurnal ini juga tidak menutup kemungkinan untuk mempublikasikan penelitian atau kajian dibidang pengajaran atau pendidikan ilmu bahasa, selain artikel hasil penelitian, secara parsial jurnal ini juga mempublikasikan tinjauan buku dan biografi tokoh di bidang bahasa Arab.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023): Juni" : 12 Documents clear
METODE EVALUSI ILLUMINATIVE DALAM UPAYA MENGATASI PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TINGKAT SEKOLAH MENEGAH ATAS Fahmi Syaefudin; Umi Baroroh
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.422

Abstract

In the learning process, teachers need a result of the learning activities carried out so that they can determine and prepare the right strategies for the next learning activity. Learning outcomes are usually produced from the process of evaluating the results and learning processes of students that are already running. This research uses descriptive qualitative research methods by taking data from the literature and finding problems in the field. The results of this study discuss heterogeneous classes and how to use illuminative evaluation methods in arabic language learning in that class. The conclusion is that this method can be an alternative in evaluating learning with classroom conditions that have a variety of student backgrounds.
ANALISIS TERJEMAHAN HARFIYAH HURUF WAWU DALAM TEKS QADHA WAQTI AL-FARAGH (Study Kasus di UINSI Samarinda) era sastra; M. Jafar Shodiq; Ahmad Fadhel Syakir Hidayat
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.431

Abstract

Penerjemahan merupakan hal penting dalam pembelajaran bahasa Arab. Salah satu problematika penerjemahan yang sering terjadi ialah pergeseran bentuk dan makna. Huruf wawu merupakan huruf ma’ani yang memiliki banyak fungsi dan makna. Permasalahan pada penelitian ini adalah analisis terjemahan harfiyah huruf wawu dalam teks qadha waqti al-faragh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjemahan mahasiswa terhadap huruf wawu sebagai huruf ma’ani dalam teks qadha waqti al-faragh. Penelitian mengguankan metode kualitatif deskriptif. Instrumen penelitain ialah dokumen terjemahan mahasiswa. Metode analisis data menggunakan analisis konten (content analysis). Penelitain ini menemukan enam huruf wawu sebagai huruf istifiyah, yaitu pada paragraf kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, dan ketujuh. Hasil analisis ketujuh huruf wawu isti’nafiyah diterjemahkan oleh dua puluh enam mahasiswa dan enam mahasiswa tidak menerjemahkan dengan kata “dan.
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di Tingkat MTs Pada Masa Pandemi COVID-19 Putri Maulani Rahmadita; Tatang Tatang; Hikmah Maulani
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.448

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan perubahan kepada setiap aspek kehidupan manusia saat ini, termasuk dalam aspek pendidikan. Hal tersebut menjadikan seluruh aspek pendukung pendidikan untuk melakukan penyesuaian dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar yang telah berlangsung sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan terkait penggunaan media pembelajaran Bahasa Arab pada masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan pada sejumlah siswa di salah satu sekolah di Kabupaten Kuningan. Topik ini dipilih karena pentingnya penggunaan media pembelajaran sangat membantu siswa dalam memahami pelajaran dan menambah minat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Meski begitu, masih kurangnya kreatifitas guru dan sulitnya mengakses beberapa hal yang dibutuhkan dalam media pembelajaran membuat hal ini perlu dikaji lebih lanjut.
Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Psikolinguistik Implikasi Dan Implementasinya Desi Rahmania Zulfa
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.449

Abstract

Bahasa dan fenomena bahasa sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia. Bahasa adalah ilmu linguistik yang dipelajari sebagai bahasa yang mengandung beberapa komponen: Fonologi, morfologi, sintaksis, semantik. Sementara itu, bahasa merupakan kajian psikolinguistik yang mengkaji aktivitas manusia dalam memperoleh (acquiring), menerima (receiving), dan memproduksi (producing) bahasa. Pidato dimulai dengan pengkodean semantik dan sintaksis di otak pembicara dan diakhiri dengan pengkodean semantik dan sintaksis di otak pendengar. Hasil kajian psikolinguistik sering digunakan untuk memahami pembelajaran bahasa pertama dan pembelajaran bahasa kedua atau bahasa asing. Hal ini dikarenakan ruang lingkup kajian psikolinguistik sangat bermanfaat dalam pembelajaran bahasa. Mata kuliah psikolinguistik dimasukkan dalam kurikulum bahasa pada kelompok proses belajar mengajar, bukan pada kelompok linguistik/linguistik. Karena komponen psikolinguistik sangat erat hubungannya dengan fungsi pengajaran dan pembelajaran bahasa. Artikel ini mencoba menjelaskan pentingnya dan ruang lingkup psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, kemudian memaparkan peran dan pentingnya psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, yang dijabarkan melalui unsur-unsur kurikulum (tujuan, materi, metode, evaluasi) dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab.
Adaptasi Maharah Kalam Dalam Kehidupan Sehari-hari Peserta Didik Kelas VII MTs Sulamul Huda Ponorogo Zamzami Kirom
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.463

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah untuk mengetahui adaptasi maharah kalam pada peserta didik kelas VII pada MTs Sulamul Huda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini dapat dinyatakan bahwa adaptasi pada penerapan maharah kalam bagi peserta didik kelas VII MTs Sulamul Huda sudah berjalan baik. Maharah kalam telah di lakukan semenjak kelas VII disemester pertama pada pembelajaran di sekolah. Dan berjalan dengan adanya pengawasan dari OPSH sehingga maharah kalam tetap dilakukan pada keseharian peserta didik. Peserta didik diharuskan memiliki hafalan kosa kata (mufrodat) baru setiap minggunya. Dengan harapan banyaknya kosakata yang dihafal dapat mempermudah dalam penggunaan maharah kalam pada keseharian peserta didik. Pada pembelajaran guru menyampaikan materi dengan menggunakan bahasa Arab. Adaptasi maharah kalam pada peserta didik kelas VII MTs Sulamul Huda berguna bagi peningkatan kemampuan maharah kalam pada peserta didik kelas VII, melatih skill peserta didik dalam berbicara bahasa Arab tanpa takut dan malu. Serta mengasah kemampuan peserta didik dalam memperbanyak perbendaharaan kata mufrodat serta memahami maknanya.
Manajemen Kurikulum Bahasa Arab di Pesantren Manba’ul ‘Ulum Fina Nur Fadhilah fina; Nasiruddin
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.464

Abstract

The curriculum is a set of plans and procedures that serve as guidelines for achieving learning programs in educational institutions. The Arabic language learning curriculum consists of a number of materials or lesson content, learning experiences, and educational planning programs that students must achieve in order to achieve certain educational goals. To achieve the goals of learning Arabic in an educational institution, of course, a good and appropriate learning management is needed. This study aims to find out how the management of learning Arabic consisting of planning, implementation, and evaluation at the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school. This study uses a qualitative research method with a qualitative descriptive model. The results of this study are that the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school has 2 curricula, namely the non-formal curriculum or pesantren. In the management of learning Arabic at the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school, it has met good educational standards, namely by planning, implementing, and evaluating systematically so that the expected learning objectives can be achieved.
Analisis Morfosemantik Kata “Muhammadiyah” Sebagai Identitas Gerakan Islam Di Indonesia Ahmad Zaki Annafiri; Thontowi; Nadia Soleha; Rahmat Sabili
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.473

Abstract

Melihat besarnya massa yang dimiliki Muhammadiyah, tentunya upaya mengenalkan dan memahamkan ideologi Muhammadiyah kepada warganya bukan perkara sederhana. Muhammadiyah dengan struktur pimpinan di bawahnya beserta organisasi otonomnya telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengadakan berbagai kegiatan demi mengoptimalkan hal tersebut. Meski demikian, banyak diantara warga Muhammadiyah yang hanya mengenal kata ‘Muhammadiyah’ sebagai istilah, yaitu nama dari sebuah organisasi, namun belum mengetahui secara mendalam proses bahasa yang terjadi dalam kata tersebut, yang mana merupakan serapan dari bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kata ‘Muhammadiyah’ dari sudut pandang morfosemantik, 2) menghubungkan hasil dari kedua analisis tersebut dengan filosofi gerakan islam Muhammadiyah di Indonesia. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa kata “Muhammadiyah” merupakan gabungan dari dua morfem, yaitu “Muhammad” sebagai morfem bebas dan “Yah” yang merupakan morfem terikat. Dari aspek morfologi, diketahui bahwa “Muhammad” (orang yang terpuji) merupakan isim maf’ul dan ismul makan dari fi’l madhi “Hammada” (memuji). Selain itu adanya proses afiksasi, yaitu penambahan ya’ nisbah yang masuk dalam kategori keempat, yaitu nisbah dalam kategori tertentu. Nisbah yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah orang-orang yang tergolong dalam “Muhammadiyah” adalah yang memiliki ideologi, tuntunan, dan ajaran yang kembali kepada orang bernama “Muhammad”, yakni Nabi Muhammad SAW. Penambahan ta marbutah di belakang ya’ nisbah dimaknai sebagai jamak (plural) dan mubalaghah yang berarti mentaukidi, menekankan, dan melebihkan dari makna “pengikut Muhammad” itu sendiri. Dari tataran semantik, kata “Muhammadiyah” dapat dinisbahkan kepada Surat Al Fath 29 dan Ali Imron 104, yaitu “orang-orang yang bersama Muhammad” dan “Umat yang melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar”. Kedua ayat ini sejalan dengan dasar filosofi gerakan Islam Muhammadiyah yang didirikan oleh Ahmad Dahlan pada 18 November 1912. Pada AD ART Muhammadiyah, dinyatakan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, dan Tajdid, bersumber pada Al Quran dan As-Sunnah.
Pengaruh Media Gambar Terhadap Penguasaan Kosa kata Bahasa Arab Siswa Madrasah Ibdtidaiayh Nurul Falah-Riau arsyad arsyad
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tingkat pengaruh media gambar terhadap penguasaan kosa kata bahasa arab siswa sekolah Madrasah Ibdtidaiyah Nurul Falah Riau. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuntitatif dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Berdasarkan data data yang telah diperoleh yang diikuti dengan pembahasan sebagai dideskripsikan di atas, maka diakhir penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media gambar terhadap penguasaan kosa kata bahasa arab siswa sekolah Madrasah Ibdtidaiayh Nurul Falah Riau, untuk media gambar didominasi oleh siswa dengan kategori “sangat baik” sebanyak 31,25%, kategori “baik” sebanyak 34,38%, kategori “sedang” sebanyak 21,88%, dan selebihnya sebanyak 12,50% untuk kategori “rendah”. Adapun untuk penguasaan kosa kata bahasa arab, didominasi oleh siswa dengan kategori “sangat baik” sebanyak 37,50%, kategori “baik” sebanyak 37,50%, kategori “sedang” sebanyak 18,75%, dan selebihnya sebanyak 6,25% untuk kategori “rendah”. Berdasarkan hasil uji korelasi juga dapat disimpulkan bahwa ditemukan korelasi yang signifikan antara penggunaan media gambar terhadap penguasaan kosa kata bahasa arab siswa. Maka dari itu, hal tersebut menunjukkan bahwa media gambar berpengaruh secara signifikan terhadap penguasaan kosa kata bahasa arab siswa.
The Role Of Abraham Maslow's Hierarchy Theory In Moderating The Relationship Between Learning Interest And Arabic Learning Outcomes Widi Astuti; Bekti Faizah
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya keterkaitan antara minat belajar terhadap hasil belajar serta peran teori hierarki Abraham Maslow dalam memoderasi hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar. Penelitian dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Wates, Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kuantiatif dengan sampel sebanyak 146 responden sampel berstrata yaitu 51 siswa kelas VII, 55 siswa kelas VIII, dan 40 siswa kelas IX. Perolehan data dilakukan melalui kuesioner dengan 4 skala Likert modifikasi dan tes. Selanjutnya, data diolah menggunakan pengujian korelasi, regresi linier sederhana, dan MRA (Moderated Regression Analysis). Pada penelitian ini, minat belajar terbukti mempengaruhi hasil belajar secara positif dan signifikan pada angka signifikansi 0,001 dan r square sebesar 0,540. Berdasarkan bukti tersebut menunjukkan bahwa minat belajar mempengaruhi hasil belajar sebesar 54%. Sementara itu, teori hierarki Abraham Maslow terbukti dapat memperkuat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar pada signifikansi 0,001 dan angka r square sebesar 0,991 yang berarti teori hierarki Abraham Maslow dapat memperkuat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar menjadi 99,1%. Abstract this study aims to examine the relationships between interest in learning and learning outcomes and the roles of Abraham Maslow's hierarchical theory in moderating the relationships between interest in learning and learning outcomes . The research was conducted at Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Wates, Kulon Progo. This study used a quantitative method with a sample of 146 respondents with a stratified sample , namely 51 students in class VII, 55 students in class VIII, and 40 students in class IX. data collection was carried out through a questionnaire with 4 modifications Likert scales and tests . Furthermore , the data is processed using correlation testing, simple linear regression , and MRA ( Moderated Regression analysis ). In this study, learning interest is proven to influences learning outcomes positively and significantly at a significance number of 0.001 and an r square of 0.540. based on this evidence shows that interest in learning affects learning outcomes by 54%. Meanwhile , Abraham Maslow's hierarchical theory is proven to b able to strengthen the relationships between learning interest and learning outcomes at a significance of 0.001 and an r squared number of 0.991, which means that Abraham Maslow's hierarchical theory can strengthen the relationships between learning interest and learning outcomes to 99.1%..
Pentingnya Memahami Makna, Jenis-jenis makna dan Perubahannya Dewi Umi Hanifah
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.483

Abstract

Makna memiliki hubungan yang erat dengan semantik. Selain itu makna merupakan tujuan dari yang kita katakan. Makna memiliki jenis yang beragam, diantaranya adalah jenis makna yang terdiri dari makna dasar, makna tambahan, makna gaya bahasa, makna nafsi dan makna iha’i. Sedangkan apabila dipandang dari ketepatan maknanya jenis makna terbagi menjadi makna lesikal, gramatikal, denotatif dan konotatif, konseptual, asosiatif, makna kata, makna istilah, makna idiomatikal dan bahasa. Dan apabila ditinjau dari sisi dal wa madlul jenis makna terdiri dari al-ma’na al-asasi, al-ma’na al-idafi, al-ma’na al-uslubi, al-ma’na an-nafsi dan al-maa’na al-iha’i. Seiring dengan berkembangnya zaman makna juga mengalami perubahan. Oleh karena itu, penulis merasa bahwa perlu adanya analisis lebih dalam dalam kajian makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan studi pustaka yaitu menggali informasi melalui internet, membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Sedangkan perubahan makna merupakan pergeseran dari makna yang pertama kepada yang setelahnya, dan makna dapat berubah berdasarkan generalisasi, spesialisasi, ameolirasi, peyorasi, sinestesia, asosiasi, eufemia dan dismefia. Faktor perubahan makna diantaranya disebabkan karena adanya perkembangan IPTEK, perkembangan sosial dan budaya, perkembangan penggunaan, adanya asoisasi, pertukaran tanggapan indera, perbedaan tanggapan dan adanya penyingkatan. Perubahan-perubahan yang terjadi ini tidaklah terjadi dalam waktu yang bersamaan melainkan ada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Page 1 of 2 | Total Record : 12