cover
Contact Name
Achluddin Ibnu Rochim
Contact Email
corelsurabaya@gmail.com
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
jurnalabdimas1@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional
ISSN : -     EISSN : 27970493     DOI : -
Jurnal Pengabdian Nasional ABDI MASSA ber e-ISSN 2797-0493 ini adalah Jurnal Pengabdian Nasional, memuat artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada bidang teknologi tepat guna dan kewirausahaan. Hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan dan pendampingan kepada masyarakat di berbagai bidang ilmu, diantaranya: Teknologi Rekayasa Pendidikan, Hukum, Psikologi, Pertanian, Manajemen, Teknologi Informasi, Sosial Humaniora, dan Bidang Ilmu Lainnya. Dengan hasil-hasil pengabdian sebagai berikut: People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design Community Empowerment, Social Access; Community Services Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 227 Documents
PELATIHAN PERANCANGAN ALAT BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO PADA ANGGOTA MASYARAKAT PAJANG Ketut Widya Kayohana
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat menjadi kegiatan yang merupakan bagian penting Tridharma perguruan tinggi yang sudah menjadi suatu kewajiban yang dilaksanakan oleh setiap dosen pada setiap perguruan tinggi. Kegiatan disusun dan dilaksanakan tim kegiatan pengabdian Universitas Bumigora yang telah dibentuk dalam usaha mengembangkan kualitas dari sumber daya manusia sehingga bisa mengikuti perkembangan teknologi era globalisasi pada industry 5.0. Dalam upaya meraih tujuan tersebut, diselenggarakan pelatihan perancangan alat berbasis mikrokontroler Arduino di Lingkungan Pajang. Dalam proses pelatihan ini para peserta mendapatkan pengetahuan dasar mengenai perangkat sensor elektronika, Aplikasi Internet of Things, ilmu komputer serta robotika, dimana perangkat yang dibuat menggunakan sistem aplikasi software yang dengan script pengkodean yang memiliki output yang dapat membuat komponen sensor bekerja sesuai dengan perintah pemprograman. Diadakannya pelatihan ini dimaksudkan untuk peningkatan wawasan, pengetahuan, serta keterampilan remaja Pajang. Selain itu pelatihan ini dapat meningkatkan kreativitas peserta dalam proses fabrikasi berbagai macam perangkat elektronika dengan pemanfaatan mikrokontroler Arduino uno. Adapun hasil dari kegiatan ini, Pelatihan mikrokontroler ini mendapatkan tanggapan peserta serta feed back yang sangat baik serta cukup meningkatkan rasa ingin tahu peserta pelatihan yang sebelumnya belum cukup mengenal mengenai bidang elektronika
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI DESA (BIDANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DI DESA SAMBIKEREP DAN DESA WENGKAL KECAMATAN REJOSO, KABUPATEN NGANJUK Diana Juni Mulyati; Ayun Maduwinarti; I.G.N. Anom Maruta
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) adalah peraturan desa yang memuat sumber sumber penerimaan dan alokasi pengeluaran desa dalam kurun waktu satu tahun. APB Desa terdiri atas bagian pendapatan Desa, belanja Desa dan pembiayaan baik pembiayaan penerimaan dan pembiayaan pengeluaran. Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa diantaranya: kurangnya tenaga ahli dalam menyusun RAB, terkendala dengan aplikasi, keterlambatan dana yang turun dari pemerintah sehingga dana kegiatan ditalangi dulu dengan spj kwitansi lunas/spj panjar.Rancangan APB Desa dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa. APBDes disusun oleh pemerintah desa dan ditetapkan menjadi Peraturan Desa (Perdes) setelah melalui pembahasan bersama dengan Badan Permusyawarata Desa (BPD). Inisiatip mengajukan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dilakukan oleh pemerintah desa, dengan demikian diperlukan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). APBDes menjelaskan kebutuhan dalam pembangunan desa sebagaimana yang dimaksud dalam peraturan Menteri Dalam Negeri No.11 3 Dan No.114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa
PENYULUHAN, PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA BIDANG PELAYANAN PUBLIK DI DESA SAMBI KEREP KEC. REJOSO, KAB. NGANJUK Arif Darmawan; Adi Soesiantoro; Indah Murti
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan pemerintah dengan Masyarakat dalam suatu negara sangatlah penting karena syarat berdirinya suatu negara adalah adanya rakyat atau Masyarakat. Begitupun dengan adanya suatu wilayah. Dalam tata hubungan pemerintah dengan Masyarakat dikenal Hukum pelayanan publik mengatur hak dan kewajiban penyelenggara pelayanan publik. Pelayanan publik memiliki sifat memaksa, mengikat dan mengatur hubungan Masyarakat sebagai penerima manfaat pelayanan publik dengan pelaksana dan penyelenggara pelayanan publik. Reformasi pelayanan publik menyatakan bahwa pelayanan publik adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan Masyarakat oleh penyelenggara negara. Negara didirikan oleh publik dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Warga negara berharap pelayanan publik dapat melayani dengan kejujuran dan pengelolaan secara tepat. Sedangkan menurut UU Nomor 25 Tahun 2009 menyatakan bahwa kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrative yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
PENYULUHAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI DESA BIDANG BPD DI DESA SAMBIKEREP KECAMATAN REJOSO, KABUPATEN NGANJUK Agus Sukristyanto; Djoko Widodo; Achluddin Ibnu Rochim
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Tujuan dari kegiatan adalah memberikan peningkatan kualitas anggota BPD tentang fungsi BPD dalam menetapkan peraturan di desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi dari masyarakat, menjaring berbagai permasalahan berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Metode kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan kepada anggota BPD. Hasil dari kegiatan ini berupa pemahaman dalam menyusun pedoman kepada anggota dalam bertingkah laku atau bersikap sesuai kedudukannya dalam menghadapi masalah yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Kesadaran akan tugas dan wewenang dalam membahas dan membuat rancangan peraturan desa dengan kepala desa, melakukan pengawasan kepada pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa, mengajukan usulan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, dan membentuk panitia pemilihan kepala desa.
EDUKASI PEMBENTUKAN BISNIS KREATIF GIMMARI BIHUN, GIMMARI NASGOR, DAN NUGGET TAHU (GIMMARI 4U) L. Jatmiko Jati; Ika Yuliana; Logi Mulawarman; Aryan Agus Pratama; Ni Nyoman Lian Urtiana; Emy Wijayanty
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alur pengabdian ini dimulai dengan tim peneliti yang melakukan observasi ke masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Tim peneliti menemukan permasalahan yaitu para mahasiswa yang memiliki ide bisnis kreatif namun tidak memiliki pengetahuan, wawasan, dan kemampuan dalam membangun bisnis. Tim peneliti melakukan diskusi bersama mitra untuk menentukan bentuk pengabdian seperti apa yang sesuai dan dapat menyelesaikan permasalahan mitra. Setelah itu tim pengabdian bersama mitra menyepakati bentuk pengabdian. Bentuk pengabdian ini berupa edukasi dan pendampingan pembentukan bisnis dari awal yang mencakup teknik desain produk, teknik manajemen keuangan bisnis, manajemen pemasaran produk, dan analisis bisnis. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa yang berasal dari Cakra, Mataram, NTB yang berjumlah 5 orang. Metode yang di gunakan dalam pengabdian ini adalah Metode Asset Based Communities Development. Hasil pengabdian ini mampu menyelesaikan permasalahan yang di hadapi mahasiswa. Output dari kegiatan pengabdian ini adalah startup yang dikelola oleh mahasiswa.
PEMBENTUKAN BADAN HUKUM KOPERASI DENGAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PADA “PAGUYUBAN PETANI DAN PEDAGANG TANAMAN HIAS” SERTA FASILITASI TTG (MESIN KOMPOS) DALAM MEWUJUDKAN KAMPUNG WISATA BUNGA, DI DESA BANYUURIP KECAMATAN KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK Ni Made Ida Pratiwi; Sri Andayani; M. Aminul Akbar
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Desa Banyu Urip Kec.Kedamean, Kabupaten Gresik, kelompok Paguyuban Petani Bunga beranggotakan 915 orang, pelaku usaha dengan luas tanah 202.115 M2. Permasalahan yang ada meliputi: 1. Aspek kelembagaan/organisasi : a. Pelaku usaha masih berupa PAGUYUBAN Petani dan Pedagang Bunga yang belum berbadan hukum, b.Pengurus Paguyuban belum mengerti PERKOPERASIAN karena anggapan membentuk Koperasi berbadan Hukum syaratnya berbelit-belit. 2. Aspek keuangan: Anggota Paguyuban dalam Pengelolaan Usaha yang masih sangat tradisional tidak memiliki pembukuan/pencatatan usaha walaupun sederhana. 3 Dari aspek pemasaran : a. Kurangnya wawasan tentang Strategi Pemasaran, padahal peluang pasar masih sangat luas, kurangnya Promosi dalam Pemasaran baik yag dilakukan melalui Iklan maupun Media social, padahalpermintaan tanaman hias cukup besar, b. Selama ini pemasaran pemasaran hanya diakukan secara tradisional saja sehingga perlu pengetahuan tentang IT. 4 Dari aspek produksi : Kurangnya anggota paguyuban yang berusaha di bidang pembuatan PUPUK KOMPOS TANAMAN. Berdasarkan mapping hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Sri Andayani,dari 915 anggota paguyuban yang menjadi petani dan pedagang tanaman hias hanya 2 orang anggota yang kegiatan usahanya adalah membuat kompos tanaman sehingga membutuhkan mesin pembuat kompos tanaman. SOLUSI PERMASALAHAN YANG DISEPAKATI BERSAMA MITRA ini adalah 1.Membentuk Koperasi Primer Berbadan Hukum yang anggotanya dari Paguyuban Petani dan Pedagang Bunga di Desa Banyuurip Kabupaten Gresik, 2. Membuat Website untuk Koperasi yang sudah terbentuk, 2. Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Usaha, Pembuatan dan Pencatatan Pembukuan dan akuntansi sederhana,laporan keuangan pada anggota yang sudah tergabung dalam koperasi, 3.Pelatihan dan Pendampingan pemasaran online berbasis SISTEM INFORMASI, 4. Mengadakan/menyediakan peralatan Teknologi tepat guna ( TTG) Mesin Kompos untuk Lembaga koperasi berupa mesin kompos sebagai pennyedia pupuk untuk tanaman dan menjual kompos. TARGET LUARAN :1. Badan Hukum Koperasi 2. Publikasi ilmiah pada Jurnal nasional ber ISSN 3.Video kegiatan yang bisa diakses on line 4. dan Introdusir TTG ( Mesin Kompos), Luaran tambahan HKI.
SOSIALISASI DAN KONSULTASI PEMANFAATAN KEKAYAAN INTELEKTUAL BAGI PELAKU EKONOMI KREATIF DALAM PENGEMBANGAN USAHA DI KOTA SEMARANG Rindia Fanny Kusumaningtyas; Sang Ayu Sang Ayu; Andry Andry; Dina Dina; Afifah Afifah; Alfan Puji Nugraha
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekayaan Intelektual adalah suatu hasil kegiatan berdaya cipta pikiran manusia yang diungkapkan ke dunia luar dalam suatu bentuk, baik material maupun immaterial. Kreasi atau karya-karya intelektual yang diciptakan oleh para kreator, inventor, desainer maupun pencipta, entah apakah diciptakan di bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra maupun teknologi, dilahirkan dengan pengorbanan tenaga, waktu dan bahkan biaya. Adanya pengorbanan tersebut menjadikan karya yang dihasilkan menjadi memiliki nilai. Apabila ditambah dengan manfaat ekonomi yang dapat dinikmati, nilai ekonomi yang melekat menumbuhkan konsepsi properti terhadap karya-karya intelektual tersebut. Untuk memberikan perlindungan atas Kekayaan Intelektual tersebut, pemerintah memberikan suatu hak kepada Pencipta atau yang bertanggung jawab atas karya cipta tersebut untuk dapat memanfaatkan karya mereka sehingga dapat memberikan manfaat baik moral maupun ekonomis kepada pemilik Hak Kekayaan Intelektual. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi dan konsultasi pemanfaatan Kekayaan Intelektual dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual untuk mendorong Ekonomi Kreatif bagi pelaku UMKM di Kota Semarang. Dalam sosialisasi tersebut juga memberikan gambaran mengenai bagaimana proses pendaftaran produk Ekonomi Kreatif, seberapa penting suatu produk Ekonomi Kreatif harus didaftarkan, serta keuntungan dari didaftarkannya suatu Ekonomi Kreatif pada DJKI. Adapun prosedur kerja yang dilakukan untuk mendukung realisasi metode yang ditawarkan adalah terfokus pada upaya pemberian informasi dan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan hukum Kekayaan Intelektual dalam mendorong Ekonomi Kreatif bagi pelaku UMKM di Kota Semarang. Kegiatan ini dikemas dalam beberapa tahapan yaitu sosialisasi dan dilanjutkan pelayanan konsultasi dan pendampingan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA PADA SEKOLAH DASAR DESA TARUBASAN Adinda Berliana Putri; Irfan Irfan; Riska Anjani Ismeliputra; Prasasti Asadiva; Viola Delviana Ayu; Wulan Nur Utami; Siti Nihayatul Marom; Ria Maulana; Ilfa Munazah; Muhammad Reza Alfiansyah; Afifah Ika Nurohmah
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai ideologi negara karena mampu menyampaikan orientasi, wawasan, dan pedoman normatif dalam seluruh bidang kehidupan negara. Pancasila memiliki peran penting dalam pendidikan karena nilai-nilai dasar Pancasila dapat dikembangkan karena peran pendidikan nasional untuk meningkatkan potensi dan kompetensi, membangun karakter bangsa yang memiliki martabat dan adab, yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Metode yang digunakan penulis yaitu metode analisis deskriptif. Dari hasil penelitian yang didapat yaitu terdapat peran penting dalam nilai-nilai Pancasila dibidang pendidikan dan pendidikan Pancasila itu penting di asah atau diajar sejak memasuki bangku sekolah hingga perguruan tinggi supaya nalar berpikir kritis dalam berlogika untuk berkehidupan dan berkewarganegaraan.
PELATIHAN EVENT ORGANIZING SEBAGAI SARANA PENINGKATAN PROMOSI WISATA BUDAYA DESA JENISGELARAN, KECAMATAN BARENG, JOMBANG Sudarwati Sudarwati; Anik Cahyaning Rahayu; Susie Chrismalia Garnida
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini berupa pelatihan event organizing sebagai sarana peningkatan wisata budaya di Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Permasalahan di Desa Jenisgelaran adalah: a) banyak potensi wisata budaya yang dimiliki desa tersebut, tetapi potensi tersebut belum dipromosikan secara luas; b) semua kegiatan yang terkait dengan budaya masih ditangani oleh para sesepuh sehingga para generasi muda ewuh pakewuh apabila mau melakukan kegiatan; dan c) para generasi muda belum mempunyai pengalaman mengurusi kegiatan. Oleh karena itu, perlu diadakan pelatihan event organizer (EO) supaya para anggota karang taruna mengetahui dan memahami serta mempraktikkan hal-hal yang terkait dengan event organizer. Tujuannya supaya tiap acara yang berkaitan dengan kegiatan budaya menjadi lebih baik dan lancar. Metode pada pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, presentasi, dan implementasi. Hasil pelatihan ini dapat dilihat dari antusias anggota karang taruna saat mengikuti semua tahapan pelatihan. Mereka dapat memahami dan menerapkan serta bisa membuat dan menyelesaikan latihan-latihan yang diberikan dengan baik. Peserta bisa mengimplementasikan pelatihan EO dengan baik pada 31 Agustus2023. Kegiatan itu berhasil berkat adanya kerja sama yang baik antara para pelaku seni, aparat desa, dan karang taruna. Harapannya, para peserta dapat terus mengimplementasikan pelatihan EO ini untuk meningkatkan promosi wisata budaya dan perekonomian masyarakat.
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU DAN PRODUKSI SAMBAL BUNGA KECOMBRANG DI UMKM DUTA KARTA KIRANA DI DESA JATIKERTO KABUPATEN MALANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA Rini Rahayu Sihmawati; Wardah Wardah
ABDIMAS Vol 3 No 05 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produk melalui pelatihan pemilihan bahan baku, menentukan umur panen bunga kecombrang dan teknologi pengolahan dan penggunaan bahan pengawet alami karena dapat mempengaruhi keseragaman produk akhir, serta pemberian alat untuk untuk produksi dalam memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk sambal dari kecombrang. Program alih Iptek ini sangat bermanfaat untuk UMKM dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan UMKM.Program Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Perguruan Tinggi ini dilakukan di desa Jatikerto, kecamatan Kromengan, kabupaten Malang.Desa Jatikerto mempunyai potensi yang sangat besar pada bidang industri dan pertanian terutama sayur, buah dan bunga,, termasuk hasil olahannya. Namun demikian penguasaan keanekaragaman produk masih rendah, terutama pemanfaatan bunga kecombrang untuk olahan pangan. Tanaman kecombrang (Etlingera elatior) yang telah ditanam oleh Bapak Kasmadi Munthe menghasilkan bunga kecombrang yang indah, merupakan salah satu tanaman obat atau rempah dengan bau yang khas. Bunga dari tanaman ini sangat diminati oleh masyarakat sebagai sayuran. Kecombrang berpotensi sebagai bahan pangan yang memiliki kandungan antioksidan, antibakteri dan antikanker. Kecombrang juga kaya akan berbagai macam nutrisi, terutama mineral penting seperti kalsium, kalium dan fosfor. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori dan tinggi kandungan serat. . Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa introdusir teknologi tepat guna sederhana berupa alat blender bumbu,alat perajang bunga kecombrang serta wajan untuk mengolah sambal kecombrang yang terbuat dari stainless still.