cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747964     DOI : -
JUMAT KEAGAMAAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang keagamaan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang keagamaan maupun pendidikan islam.
Articles 205 Documents
Peningkatan Kreativitas Pengolahan Sampah dalam Mewujudkan Ekonomi Kreatif melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Petak Yosi Novita Damayanti; Nadilatun Nurin Afina; Nanda Zahiro Ar Ridlo
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.2928

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan besar yang harus dihadapi. Masyarakat dalam seluruh kegiatan sehari-harinya tentu menghasilkan sampah yang apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh sebab itu, untuk mengurangi tumpukan sampah yang ada maka perlu dilakukan pengolahan sampah yang dapat dilakukan melalui bank sampah. Namun bukan hal yang mudah untuk melakukan pengelolaan serta pengolahan sampah karena diperlukan SDM yang memadai untuk menjalankan programnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengolahan sampah dapat dilakukan dengan baik sehingga hasil olahannya memiliki nilai jual yang akan mewujudkan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Reasearch (PAR) dengan terlibat langsung bersama masyarakat terkait dengan pegolahan sampah dan pemasaran hasil pengolahannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengolahan sampah yang memiliki nilai jual dan dipasarkan di masyarakat luas akan mewujudkan ekonomi kreatif yang dapat menghasilkan tambahan penghasilan sehingga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat.
Literasi Media: Pendampingan Moderasi Agama di Kerta Timur Dasuk Sumenep Fathurrosyid; Moh Fadllurrahman
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3016

Abstract

Konflik umat beragama di Indonesia sering terjadi saat ini. Untuk meminimalisir hal tersebut, maka moderasi beragama menjadi salah satu solusi yang terbaik. Di antara tempat yang menjunjung tinggi moderasi beragama adalah Desa Kerta Timur Dasuk Sumenep. Sayangnya, moderasi beragama yang ada di sana terancam hangus oleh pemudanya sendiri. Hal itu dikarenakan kecendrungan pemuda dan masyarakat desa dalam menggunakan android. Dalam konteks ini, kehadiran internet memudahkan masyarakat untuk mendapatkan segala bentuk informasi. Sehingga kecendrungan mereka dalam menggunakan media sosial akan memberikan peluang untuk mereka dalam mengakses pemahaman-pemahaman yang seharusnya tidak mereka pelajari dan dapat merusak kehidupan moderasi beragama yang telah mereka jalani. Oleh karena ini, tim pengabdi berinisiatif untuk memberikan edukasi dan pendampingan litersi media dalam mempertahankan nilai-nilai moderasi beragama di Desa Kerta Timur Dasuk agar mereka dapat mempertahankan kehidupan moderasi beragama yang sudah berjalan atau bahkan mereka dapat menerapkan kehidupan moderasi beragama dengan berbagai kegiatan keagamaan dan yang lainnya. Metode pengumpulan data dan pendampingan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah PAR (Participatory Action Research). Adapun hasil pengabdian ini adalah pemuda dan masyarakat Desa Kerta Timur Dasuk memperoleh informasi dan pengetahuan tentang bagaimana cara bermedia yang baik di tengah tersebarnya hoaks dan pemahaman-pemahaman yang dapat merusak kehidupan moderasi beragama yang mereka jalani serta mampu mengklasifikasi dan memilah isu-isu terkini tentang keislaman, politik dan sosial ke masyarakatan.
Pelatihan Sholat Jenazah dalam Meningkatkan Pengetahuan para Santri TPQ Al-Hidayah Desa Pulorejo Tembelang Jombang Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Wahyudi; Khoirun Nisa; Ade Rizal Rosyidi; Ahmad Robani; Rismainuri Ummu Choir
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3183

Abstract

Dalam memandikan jenazah maka syarat syarat jenazah yang harus dimandikan adalah: Muslim / Muslimat,anggota badan masih ada sekalipun sebagian tertinggal,jenazah bukan mati syahid (mati dalam peperangan membela agama Allah) sesuai hadits Nabi dari Jabir yang artinya "Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW telah memerintahkan terhadap orang yang gugur dalam perang Uhud supaya dikuburkan dengan darah mereka,tidak dimandikan dan tidak disholatkan". Adapun cara memandikan jenazah adalah ditempatkan ditempat yang terlindung dari panas matahari,hujan,pandangan orang banyak dan ditempat yang agak tinggi, dipakaikan pakaian basahan (kain mandi) dan aurat tetap tertutup dan yang memandikan sebaiknya memakai sarung tangan, membersihkan kotoran dan najis yang ada di anggota badan jenazah,jenazah agak diangkat perutnya diurut agar kotoran yang mungkin ada dapat keluar, setelah semua kotoran dan najis bersih lalu disiram dengan air secara merata keseluruh tubuh, setelah disiram disabuni kemudian disiram lagi sampai bersih, di wudlukan dan terakhir disiram dengan air yang dicampur kapur barus, daun bidara atau lainnya yang harum, jika keluar najis setelah dimandikan dan mengenai tubuh maka najis harus dibuang dan jenazah dimandikan lagi, keringkan jenazah dengan handuk dan lain lain, sebelum dikafani berikan harum haruman/ wangi wangian dibagian yang dipakai bersujud pada bagian kepala dan jenggot. Metode pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) suatu pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk pembelajaran dalam mengatasi suatu masalah dan pemenuhan kebutuhan praktis masyarakat serta produksi ilmu pengetahuan dan juga proses perubahan sosial keagamaan. Tujuan dan hasil pada sekema pengabdian ini adalah diharapkan mampu memberikan pemahaman secara komprehensif kepada mitra mengenai pengertian dan pentingnya mengetahui tentang sholat jenazah dan Memberi pemahaman secara komprehensif kepada mitra mengenai tata cara pelaksanaan sholat jenazah.
Peningkatan Pemahaman Haid dan Istihadhoh melalui Kajian Fiqih di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Muhyiddin Zainul Arifin; Siti Sufaidah; Muhammad Faisol Sholahuddin; Fajria Nur Khasanah; Ummul Khoirunnisa
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3193

Abstract

Haid dan istihadhoh secara spesifik memperoleh perhatian dalam Islam karena di samping merupakan bagian dari perhatian Islam terhadap persoalan reproduksi perempuan juga berimplikasi terhadap banyaknya ketentuan agama mengenai perempuan, baik dalam aspek ibadah, mu’amalah, maupun munakahah. Sayangnya banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya materi haid dan istihadhoh khususnya di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Oleh karena itu dilakukan seminar terkait materi haid dan istihadhoh. Tujuan seminar ini adalah memberikan pemahaman tentang kaiadah dan permasalahan fiqih khususnya tentang haiad, nifas, dan istihadhoh. Kegiatan dilakukan pada 2 Oktober 2022 di Desa Jatiwates yang diikuti 25 orang. Kegiatan seminar menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil seminar menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang haid dan istihadhoh meningkat setelah dilakukan kegiatan ini.
Peningkatan Wawasan Keagamaan Santri Taman Pendidikan Al Qur’an Desa Dukuharum melalui Kajian Kitab Aqidatul Awam Akhmad Taqiyuddin; Khotim Fadhli; Mochammad Syafiuddin Shobirin; Bela Rachmadania Nabilla; Amalia Mega Puspita; Shifa Maulana; Laila Rohmatun Nazilah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3263

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh  minimnya para santri TPQ dalam menguasai keterampilan dalam membaca kitab bernadzhom. hal ini dikarenakan guru hanya mengembangkan potensi dalam mempelajari ayat-ayat Al Qur’an  sedangkan pembelajaran kitab-kitab dasar yang seharusnya dipelajari juga untuk sedikit pembekalan bagi anak ketika akan masuk ke pondok pesantren  atau sekolah di bawah yayasan pendidikan agama belum ada. Oleh karena itu, adanya pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan  pengetahuan tentang kitab Aqidatul Awam di desa Dukuharum. Metode yang digunakan  dalam pengabdian ini adalah  Asset Based Community Development (ABCD), yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki masyarakat untuk kemudian digunakan sebagai bahan yang memperdayakanadapun jenis data analisis mengahsilkan  diantaranya:  (1)  telah dikembangkan buku saku Aqidatul Awam untuk memudah santri TPQ dalam mempelajari Kitab Aqidatul Awam (2) Kegiatan yang mempelajari cara pelafalan nadhom Aqidatul Awam sebagai sarana belajar ilmu tauhid melalui nadhom (3) Kitab yang disusun juga menampung ringkasan materi dari Kitab Aqidatul awam. Sehingga, memudahkan bagi santri yang ingin mempelajari kitab Aqidatul Awam namun tidak mengerti dengan bahasanya. (4) Kegiatan tidak hanya dilakukan sekali saja, namun dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga santri tidak sekilas mengerti namun apa yang dipelajari bisa merasuk dan melekat pada ingatan mereka.
Festival Anak Sholeh Indonesia untuk Menciptakan Generasi Muda yang Religius dan Berakhlakul Karimah Septian Ragil Anandita; Alfina Saidah; Muhammad Allam Alyamani; Esy Clever Insani Wijianti; Afif Kholisun Nashoih; Mochammad Syafiuddin Shobirin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3281

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk peningkatan pemahaman anak-anak dalam makhorijul huruf ketika membaca alqur’an memperluas wawasan ilmu mereka tentang ilmu tajwid. Dari permasalahan yang kami lihat di lingkungan sekitar desa Sumbersari, maka dari itu kami ingin meningkatkan kemampuan membaca al-quran anak-anak di TPQ Desa Sumbersari melalui pendampingan berupa pelatihan dan pendampingan membaca Al-Qur’an. Tujuannya agar mengetahui potensi anak-anak dan akan disalurkan melalui program Festival Anak Sholeh Indonesia. Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam Festival Anak Sholeh di mulai dengan metode pembekalan, pelatihan, dan praktek. Metode pembekalan disini bermaksud untuk memberikan pembekalan, berupa materi kepada anak-anak yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan dan aturan dalam program Festival Anak Sholeh, metode pelatihan dilaksanakan pada saat anak-anak mengikuti TPQ. Metode pelatihan disini bermaksud untuk mengetahui seberapa besar kemampuan daya tangkap anak-anak Desa Sumbersari setelah diberikan pembekalan, selain itu metode pelatihan ini juga dilakukan untuk mempersiapkan kesiapan anak- anak Desa Sumbersari dalam mengikuti serangkaian kegiatan Festival Anak Sholeh, metode ini dilaksanakan pada saat kegiatan belajar mengajar di TPQ di Desa Sumbersari. Metode praktek disini dilakukan pada saat kegiatan Festival Anak Sholeh berlangsung, dimana anak-anak yang sebelumnya sudah diberikan pembekalan dan pelatihan nantinya akan menunjukkan kemampuannya dengan cara mengikuti lomba-lomba dalam kegiatan Festival Anak Sholeh tersebut. Dapat disimpulkan bahwa respon anak-anak memberikan respon positif terhadap kegiatan festival anak sholeh ini namun ada juga yang tidak mengikuti kegiatan festival anak sholeh ini walaupun sudah diberi pembekalan dan pelatihan. Untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca al-qur’an serta paham hukum tajwidnya maka dibutuhkan tenaga pengajar yang lebih banyak lagi
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kegiatan Pendampingan TPQ di Dusun Krajan Desa Sumberngepoh Ana Fadilia Aktifa; Elvita Dianita; Shafira Darmayanti; Sisilia Firda Laila Akhadah; Zahrotus Sania; Siti Fatimah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3469

Abstract

Kurangnya partisipasi masyarakat dalam lembaga pendidikan non formal berbasis keagamaan membuat ketidakseimbangan antara pengajar dengan pembelajar. Dimana jumlah santri dengan jumlah pengajar tidak merata yang mengakibatkan banyak santri yang kurang mendapat perhatian dalam membaca dan menulis huruf Al-Qur’an. Pendidikan sendiri terbagi menjadi dua yaitu pendidikan formal dan pendidikan non-formal. Pendidikan formal yaitu pendidikan yang bisa didapatkan melalui kegiatan ataupun program pendidikan yang terstruktur, contohnya pendidikan sekolah ataupun universitas baik negeri maupun swasta. Pendidikan non-formal adalah pendidikan yang bisa di dapat dengan melalui kegiatan sehari-hari yang masih berkaitan dengan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah, contohnya melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Salah satu lembaga non-formal di bidang pendidikan yang marak di masyarakat adalah Taman Pendidikan al-Quran (TPQ). Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) adalah sebuah lembaga pendidikan yang memfokuskan pembelajaran baca dan tulis Al-Qur'an. Tercapainya keberhasilan dalam pembelajaran tergantung pada materi yang disampaikan dan metode yang digunakan dalam pembelajaran. Namun dalam hal ini pasti bukan hal yang mudah. Yang menjadi masalah dalam hal ini adalah minimnya sumber daya manusia serta kurangnya konsistensi saat penerapan metode pembelajaran. Maka dari itu, untuk mengetahui potensi santri dalam mempelajari materi dan menerima model penerapan yang telah ditetapkan, pemberian materi dilakukan dengan cara mendampingi langsung dan terlibat dalam kegiatan pembelajaran di TPQ yang bertujuan membantu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an. Metode pembelajaran menggunakan panduan buku iqra’ dan yang menekankan pada latihan membaca dan menulis mulai dasar serta hafalan surah pendek, hadits sampai bacaan do’a sehari-hari.
Penyuluhan untuk Meningkatkan Pemahaman Surat Al-Fatihah melalui Kajian Tafsir Al Qur’an di Musholla Miftahul Huda Aceng Badruzzaman; Kisanda Midisen; Suratman
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3472

Abstract

Tilawah Al Qur’an adalah ibadah, jika dijadikan wirid atau dzikir maka pahala dan keutamaannya bertambah. Jika Al Qur’an dibaca dalam shalat maka keutamaannya pun berlipat. Mendengarnya saja mendapatkan sentuhan berkah yang luas. Membacanya dengan suara maka indera penglihatan, lisan dan telinga kita pun mendapat kemuliaan bersentuhan dengan kalam tersebut. Surat Al-Fatihah merupakan salah satu surat dalam Al Qur’an yang sangat akrab dan familiar dengan kehidupan setiap muslim, karena surat tersebut selalu menjadi bacaan dalam shalat minimal lima kali dalam sehari semalam. Hanya saja dalam realitas masyarakat belum tentu semua yang membaca surat ini dapat memahami makna atau isi yang terkandung di dalamnya, apalagi menyangkut dengan rahasia-rahasia kebahasaannya. Oleh karena itu, melalui penelitian pengabdian kemasyarakatan ini mudah-mudahan bisa memberikan solusi bagi masyarakat agar mampu memahami dan mengamalkan isi kandungan surat Al-Fatihah dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan kajian tafsir Al Qur’an yang dilaksanakan di Musholla Miftahul Huda Desa Telaga Asih Kampung Bojong Koneng Rt. 02 Rw. 04. Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.
Pelatihan Pemulasaraan Jenazah bagi Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Desa Sidomulyo Rosyida Nurul Anwar; Arini Dwi Shafira; Linda Septia Ningrum; Widya Ayu Puspitarini; Renita Luthfiani Putri; Wahidhatun Nur Azizah
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3496

Abstract

Kewajiban umat Islam terhadap umat Islam lainnya salah satunya adalah merawat jenazah. Kemampuan dan pengetahuan umat muslim dalam merawat jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, mensholatkan hingga menguburkan menjadi hal yang sangat penting, mengingat umat manusia adalah memiliki kepastian yaitu kematian. Upaya untuk merawat jenazah menjadi hal penting dan perlu untuk dipahami oleh masyarkat.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam bentuk pelatihan pada kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam merawat jenazah. Peseta Kegiatan ini sebanyak 22 orang yang semua berjenis kelamin perempuan dan merupakan masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan melalui ceramah dan praktik. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan pendampingan, dan tahapan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan kebermanfaatan dan penambahan pemahaman pada peserta dalam melakukan perawatan jenazah, meliputi memandikan, mengkafani dan mensholatkan. Kegiatan pelatihan penyelenggaraan jenazah mampu menjadikan kelompok PKK sebagai tenaga sukarelawan yang siap sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melakukan perawatan jenazah.
Optimalisasi Softskill Santri TPQ Desa Gongseng Jombang melalui Pelatihan Bahasa Arab dan Tajwid Rohmat Hidayat; Aufia Aisa; Afif Kholisun Nashoih; Risa Safitri; Tisa Setiyo Putri; Aprilya Anarysky Kusmya Dani; Misbachul Munir
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v4i1.3553

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan TPQ dalam   pengembangkan softskill santri dalam memahami ilmu Tajwid dan Bahasa Arab yang diharapkan dapat berguna  sebagai dasar memahami Al-Qur’an dengan baik.  Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pelatihan yang dijalankan dalam beberpa prosedur ceramah, permainan edukatif,dan pendekatan masyarakat.. Khalayak sasaran kegiatan pelatihan dan pembelajaran Bahasa Arab dan Tajwid adalah para guru dan santri TPQ Desa Gongseng Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan di 4 Musholla yaitu, TPQ Baitul Jamil, TPQ Baiturrohmah, TPQ Baitussalam, TPQ Ulul Albab. Secara umum kegiatan pemberdayaan pada Masyarakat dengan mengoptimalisasikan kecakapan santri TPQ desa Gongseng Jombang ini berjalan dengan sangat baik. Diawali dengan koordinasi dengan pemerintah desa Gongseng dan ketua TPQ untuk merumuskan peltihan yang tepat diterima dan mendapatkan support yang besar dari mitra. Proses penyusunan materi tidak ditemukan hambatan yang berarti sehingga materi dapat dipersiapakan dengan baik dan tervalidasi dengan tepat oleh dosen pakar dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Materi dari pengembangan ini ahirnya dapat digunakan sebagai referensi dan pegangan mitra dalam mengikuti pelatihan yang diberikan. Dalam pelaksanaan pelatihan, diketahui mitra sangat bersemnagat dengan animo yang tinggi untuk mengikuti kegiatan ini mulai aal hingga ahir. Selama pelatihan, interaksi pemateri dan mitra terjalin dengan intrensistas yang baik. Sehingga pada wawancara dengan sebagian mitra setelah pelatihan dapat disimpulkan secara umum meraka mendapatkan ilmu baru yang dapat dipraktekan dalam kegiatan pembelajaran di TPQ nantinya.

Page 8 of 21 | Total Record : 205