cover
Contact Name
Nurul Kusumawardani
Contact Email
nurul.kusumawardani@almaata.ac.id
Phone
+6281902808231
Journal Mail Official
inpharnmed.journal@almaata.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya no.99, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)
ISSN : 25806637     EISSN : 25807269     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed
Core Subject : Health,
Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 146 Documents
Studi Literatur Metode Terkini Analisis Kualitatif Penggunaan Bahan Tambahan Berbahaya Boraks dan Formalin dalam Jajanan Silfiana, Ayu; Dara, Nabila; Maelaningsih, Firdha Senja
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.3911

Abstract

Bahan tambahan seperti boraks dan formalin  dapat berbahaya jika sering digunakan secara ilegal yang akan membahayakan kesehatan bagi konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk studi literatur metode terkini analisis kualitatif guna mendeteksi penggunaan bahan tambahan berbahaya tersebut dalam jajanan. Metode analisis kualitatif tersebut melibatkan penggunaan tes kit khusus yang sensitif dalam mengidentifikasi keberadaan boraks dan formalin dalam jajanan. Parameter yang digunakan dalam studi literatur ini adalah metode uji nyala api, metode kertas kunyit dan metode kit. Pada pengujian menggunakan metode ini, sampel jajanan dikumpulkan dan dievaluasi secara laboratorium. Berbagai jenis jajanan, seperti sosis, tahu, mie dan makanan ringan lainnya, di analisis untuk mendeteksi keberadaan boraks dan formalin. Hasil dari studi literatur yang di cari semua makanan yang di uji tidak mengandung boraks dan formalin, dalam penelitian ini menggunakan 6 jurnal utama dengan rentang waktu 2013 -2023. Dari artikel review peneliti mengharapkan memberikan informasi yang bermanfaat dalam mengidentifikasi jajanan yang mengandung bahan tambahan berbahaya, serta membantu dalam upaya penegakan regulasi dan perlindungan konsumen terhadap kesehatan dan keselamatan pangan di lingkungan masyarakat.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Handbody Lotion Niacinamide dengan Kombinasi Alpha Arbutin sebagai Brightening Nugrahaeni, Atma Rulin Dewi; Roniawan, Habib Fatah; Januarti, Ika Buana
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4244

Abstract

Indonesia merupakan negara yang tropis dan dapat menimbulkan masalah pada kulit dikarenakan berada ditingkat kelembapan dan sinar matahari yang cukup tinggi sehingga menghasilkan radikal bebas dan menyebabkan kulit cenderung menjadi kusam dan lebih mudah kering. Salah satu jenis sediaan kosmetik adalah lotion. Lotion adalah salah satu produk kosmetik golongan emolien yang melembabkan dengan kandungan banyak air. Tujuan penelitian ini guna mengetahui formula mana yang paling memenuhi persyaratan standar uji evaluasi fisik (organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, uji daya sebar, dan uji daya lekat) pada sediaan handbody lotion Niacinamide dan Alpha arbutin dengan variasi kadar pada basis sediaan. Metode yang digunakan metodologi penelitian eksperimental. Hasil penelitian ini memiliki organoleptis yang berwarna putih, berbau khas mawar dan berbentuk semi solid serta homogen karena tidak ada butir – butir kasar, memiliki nilai pH yang masuk dalam rentang pH yang boleh diaplikasikan pada kulit yakni 4,5 - 8, memiliki Daya sebar yang baik yaitu direntang 5 – 7 dan memiliki daya lekat yang kurang dari 4 detik, dan memiliki nilai viskositas yang baik yaitu 2000 – 50000 cp.
Formulasi dan Uji Aktivitas Fisik Shampoo Anti Ketombe Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans Secara In Vitro Mardiyanti, Devi; Timur, Willi Wahyu
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4290

Abstract

Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang tidak biasa dan disebabkan oleh jamur Candida albicans. Syzygium polyantum juga disebut sebagai daun salam, memiliki antijamur seperti alkaloid, flavonoid, saponin, betasianin, tannin, steroid, dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat formulasi sampo antiketombe ekstrak etanol daun salam dengan konsentrasi 15% dan 30%, serta untuk menguji bagaimana peningkatan konsentrasi ekstrak etanol daun salam pada sediaan sampo antiketombe berdampak pada aktivitas antijamur. Untuk mengetahui seberapa efektif antijamur, metode difusi cara sumuran digunakan untuk mengamati zona hambat. Hasil uji one way anova menunjukkan bahwa daerah zona hambat berbeda secara signifikan dengan uji Duncan.
Evaluasi Implementasi Penyimpanan Vaksin Berdasarkan Prinsip Syariat Islam di Puskesemas Mijen Kota Semarang Wijayanti, Rina; Ilahi, Me'an Pesha Bryan; Dinar, Ismawati Eka Wahyu
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4311

Abstract

Manajemen vaksin di puskesmas adalah komponen esensial dari layanan imunisasi. Setiap penyedia layanan imunisasi harus mematuhi pedoman manajemen vaksin untuk memastikan kualitas layanan. Studi ini merupakan sebuah penelitian observasional yang dengan jenis penelitian deskriptif. Tujuan dari penelitian observasional adalah untuk mengadakan observasi langsung dengan tujuan menyajikan gambaran yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai karakteristik dan berbagai faktor dari sebuah populasi tertentu. ketersedian dari sarana dan prasarana sudah memiliki standard yang baik dan sudah sesuai dengan prinsip syariat Islam, hal ini dibuktikan dengan nilai persentase yang diperoleh sebesar 94%, dan yang tidak sesuai standar sebanyak 6%, keadaan lemari es dari Puskesmas Mijen Kota Semarang, menjelaskan bahwa sudah memilki kesesuian dari standard dan prinsip syariat Islam, hal ini dibuktikan dengan nilai persentase sebesar 100%, dengan kategori baik. Hasil observasi pada pengelolaan vaksin menjelaskan, bahwa Puskesmas Mijen Kota Semarang, sudah memiliki kesesuian dengan standard dan prinsip syariat Islam, dengan hasil persentase sebesar 100%, dengan kategori penilaian baik.
Formulasi Sampo Gel Kombucha Telang sebagai Anti Bakteri Staphylococcus epidermidis dengan Variasi Carbopol 940 dan Sodium Lauril Sulfat Januarti, Ika Buana; Wati, Lidia; Rahmadani, Azmi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4344

Abstract

Cuaca panas yang disertai tumbuhnya jamur di kulit kepala bisa memperparah kemunculan ketombe pada rambut. Bakteri lebih cepat berkembang biak daripada jamur dalam pembentukan ketombe. Spesies bakteri pemicu ketombe, yaitu Staphylococcus epidermidis yang tumbuh pada batang rambut atau kulit rambut. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktifitas antibakteri Staphylococcus epidermidis pada sediaan sampo gel kombucha telang. Sediaan diuji sifat fisik dan dioptimasi formula dengan metode SLD. Formula optimum didapatkan varian  karbopol 940:SLS (1,5:8,5). Metode uji aktivitas  bakteri menggunakan difusi sumuran terdiri atas kelompok kontrol positif,  basis sampo gel dan formula optimum. Hasil one-way ANOVA diketahui bahwa sediaan sampo gel kombucha telang berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri S.epidermidis signifikansi 0,00 (p<0.05). Uji post-hoc merefleksikan perbedaan signifikan (p<0.05) antara diameter zona hambat kelompok positif, negatif  dan kelompok perlakuan. Sampo kombucha bunga telang mempunyai aktivitas bakteri yang kuat.
Review: Karakterisasi Hasil Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Berbagai Tanaman sebagai Anti Bakteri Staphylococcus aureus Nuryanti, Sundari Desi; Solikah, Wahyu Yuliana; Salsabillah, Mahmudahtus Safitri; Afifah, Nabahah Putri; Fauzia, Nadia Salma; Anggraeni, Restika Leni Ayu
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4402

Abstract

Review artikel ini ditujukan untuk membahas berbagai macam karakterisasi hasil sintesis nanopartikel perak menggunakan berbagai tanaman sebagai antibakteri. Berdasarkan hasil review dapat dinyatakan bahwa nanopartikel perak yang disintesis berfungsi sebagai antibakteri terutama Staphylococcus aureus. Nanopartikel dapat disintesis menggunakan bioreduktor antara lain kulit pinang, daun ketumpang air, jeruk, mangga, neem/mimba, onion, tomat, daun bidara, keladi Sarawak, daun kayu tulak, daun sendok, dan papaya. Nanopartikel yang disintesis akan dikarakterisasi menggunakan beberapa instrument antara lain Spectroscopy UV-Visible, Spectroscopy Fourier Transform InfraRed (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), Particle Size Analyzer (PSA), Transmission Electron Microscope (TEM), Dynamic Light Scattering (DLS), Atomic Force Microscopy (AFM), Surface Plasmon Resonance (SPR), dan Zeta sizer/Zeta potensial testing. Beberapa hasil sintesis nanopartikel menggunakan bioreduktor memenuhi syarat sebagai nanopartikel, dan beberapa lainnya belum memenuhi. 
Pengaruh Variasi Konsentrasi Carbomer sebagai Gelling Agent terhadap Sifat Fisik Gel Benzoil Peroksida Putri, Chintiana Nindya; Hijriah, Hovifatul; Lathifah, Fadzil
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.4409

Abstract

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang sering terjadi pada semua kalangan usia, jerawat dapat menyebabkan menurunkan tingkat percaya diri bagi penderita. Salah satu sediaan yang banyak diminati untuk obat jerawat adalah gel karena memilki tekstur yang ringan mudah menyerap dan tidak lengket pada kulit. Benzoil peroksida adalah salah satu bahan aktif yang dapat digunakan untuk jerawat ringan hingga sedang dengan konsentrasi 2,5%-10%. Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang formulasi optimal sediaan gel dengan menggunakan carbomer dengan konsentrasi 1-2% sebagai gelling agent. Pada uji ini dihasilkan sediaan gel paling baik dengan konsentrasi carbomer 1,25% dengan dilakukan uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji pH, uji viskositas dan uji stabilitas yang baik pada konsentrasi tersebut.
Analisis Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Menggunakan Pendekatan SWOT di Apotek YK Yogyakarta Drakel, Fina Drakel; Dwinta, Eliza Dwinta; Putri, Imran Radne Rimba; Puspitasari, Ade; Effendi, Elvy
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.4496

Abstract

Apotek YK Yogyakarta merupakan fasilitas kesehatan khususnya swamedikasi bagi masyarakat setempat. Apotek YK Yogyakarta tentunya harus memiliki strategi pelayanan mutu kesehatan melalui proses analisis sehingga memungkinkan untuk dapat tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang serta mengatasi kelemahan dan ancaman yang dimiliki oleh Apotek YK Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui strategi apotek dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Apotek YK Yogyakarta. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan pengisian kuisioner. Peneliti menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui bagaimana strategi apotek dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Apotek YK Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada apotek yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu apotek yang sudah 6 bulan berdiri. Jenis penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Data pada penelitian ini bersifat kualitatif yang didapat dari hasil wawancara dengan pemilik dan karyawan apotek, sedangkan untuk data kuantitatif dari pengisian kuisioner dengan keterbatasan oleh 10 responden konsumen Apotek YK Yogyakarta. Hasil analisis SWOT diperoleh total skor kekuatan 2,66; kelemahan 0,61, peluang 3,06, dan ancaman 0,48. Total skor IFAS yang diperoleh 3,27 dan skor EFAS 3,54. Hasil diagram SWOT diketahui bahwa Apotek YK berada di kuadran I dengan nilai sumbu x 2,05 dan sumbu y 2,57. Strategi yang dapat diterapkan apotek adalah strategi yang berorientasi pada pertumbuhan (growth oriented strategy). Rencana strategi yang dapat dilakukan adalah menjadi mitra telemedicine, mempertahankan serta meningkatkan pelayanan apotek, dan menjalin kerjasama dengan pihak hotel sekitar apotek untuk layanan antar obat maupun alat kesehatan yang dibutuhkan pelanggan
Uji Parameter Standarisasi dan Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Dari Kebun Tanaman Obat Farmasi Universitas Ata Yogyakarta dengan Metode DPPH emelda, emelda; Wulandari, Metha; Nuryanti, Sundari Desi; Estiningsih, Daru; Kusumawardani, Nurul
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.4984

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk menetralkan radikal bebas, molekul reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel biologis. Salah satu tanaman yang memiliki potensi antioksidan yang signifikan adalah bunga telang. Tanaman ini mengandung berbagai metabolit sekunder yang berfungsi sebagai antioksidan.Proses standarisasi diperlukan untuk memastikan kualitas dan konsistensi ekstrak bunga telang dalam pembuatan sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter standarisasi serta aktivitas antioksidan dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang diperoleh dari tanaman obat farmasi Universitas Alma Ata dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium. Ekstrak etanol bunga telang dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan perbandingan bahan tanaman terhadap pelarut sebesar 1:10. Penelitian mencakup uji standarisasi spesifik dan non-spesifik untuk menilai kualitas ekstrak, serta pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH untuk menentukan potensi ekstrak dalam menangkal radikal bebas. Ekstrak etanol 70% bunga telang memenuhi standarisasi parameter spesifik (organoleptik, mikroskopik, skrining fitokimia)  dan non-spesifik (susut pengeringan, bobot jenis, kadar abu). Aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol bunga telang diukur dengan nilai IC50 dan diperoleh hasil sebesar 58,78 ppm. Berdasarkan nilai IC50 tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bunga telang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.
Gambaran Pola Pengobatan dan Komplikasi Pada Pasien Diabetes Melitus (DM) Tipe II di RSUD Panembahan Senopati Bantul Estiningsih, Daru; Pratama, Joni Yoga; Sarwadhamana, Raden Jaka; Wulandari, Ari Susiana; Suprapti, Sri
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.5135

Abstract

Diabetes melitus (DM) ialah peningkatan kadar gula darah yang disebabkan oleh masalah gangguan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau kombinasi keduanya. Kejadian diabetes melitus di Indonesia menduduki peringat ke empat dari 6,9% menjadi 8,5% dengan prevalensi 8,6% dari total populasi terhadap kasus diabetes melitus tipe II. Kejadian diabetes melitus di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018 prevalensi rata-rata DM di DIY 3,2% lebih tinggi dari angka rata-rata nasional sebanyak 1,5%. Tingginya prevalensi penyakit DM menjadikan penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang mendapatkan pemantauan yang ketat dalam hal  pencegahan, tatal laksana terapi dan risiko terjadinya komplikasi yang akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola pengobatan dan komplikasi yang terjadi pada pasien DM tipe II rawat jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data retrospektif dan menggunakan simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah rekam medis pasien DM tipe II rawat jalan di RSUD Panembahan Senopati Bantul periode Januari 2021–Agustus 2023.  Hasil dari penelitian ini diperoleh pola penggunaan obat yakni pemberian monoterapi OHO  golongan sulfonilurea (10,6%). Biguanida (28,3%), insulin (27,4%), kombinasi 2 OHO  sebesar 23,89% dan kombinasi injeksi insulin dan OHO sebesar 9,7%. Komplikasi dengan persentase yang tertinggi adalah komplikasi hiperosmolaritas 31%, komplikasi nefropati 25%,  dan komplikasi spesifik lainnya 19%. Kesimpulan pola peresepan  pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di RSUD Pabenbagan Senopati dengan persentase tiga (3) tertinggi adalah obat golongan biguanid, sulfonilurea dan alfa-glukosidase, sedangkan komplikasi terbanyak yakni hiperosmolaritas