cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV SD KHAIRUNNISA, ASNI DESELIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i3.3503

Abstract

Using the Cooperative Script Learning method, this initiative aims to help fourth graders at SDN Aluh-Aluh Besar 1 improve their reading comprehension and fluency. Classroom action research, with its two sessions each cycle, is the research method used. Planning, carrying out, observing, and reflecting are the four phases that make up each cycle. Seventeen fourth graders from the second half of the 2023–2024 school year participated in this research. Intensive reading learning outcomes, student characteristics, and instructor variables were the components evaluated. Observation, testing, and documenting were the methods used to acquire data. The research demonstrated that students' learning outcomes from intense reading may be enhanced when teachers and students use the Cooperative Script learning technique. This is predicated on the findings of the first cycle's 65.6% teacher activity and the second cycle's 85.9% teacher activity. The level of student participation increased from 63.7% in cycle I to 85.5% in cycle II. After a 53% completion rate in cycle I, students were able to shift their attention to reading with 82% completion in cycle II. Discussions and findings suggest that during the 2023–2024 school year, fourth graders at SDN Aluh–Aluh Besar 1 may benefit from the Cooperative Script learning strategy when it comes to intense reading. ABSTRAKMenggunakan metode Cooperative Script Learning, inisiatif ini bertujuan untuk membantu siswa kelas empat di SDN Aluh-Aluh Besar 1 meningkatkan pemahaman dan kelancaran membaca mereka. Penelitian tindakan kelas, dengan dua sesi setiap siklus, adalah metode penelitian yang digunakan. Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi adalah empat fase yang membentuk setiap siklus. Tujuh belas siswa kelas empat dari paruh kedua tahun ajaran 2023–2024 berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil pembelajaran membaca intensif, karakteristik siswa, dan variabel instruktur adalah komponen yang dievaluasi. Observasi, pengujian, dan dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk memperoleh data. Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dari membaca intensif dapat ditingkatkan ketika guru dan siswa menggunakan teknik pembelajaran Cooperative Script. Ini didasarkan pada temuan aktivitas guru 65,6% pada siklus pertama dan 85,9% pada siklus kedua. Tingkat partisipasi siswa meningkat dari 63,7% pada siklus I menjadi 85,5% pada siklus II. Setelah tingkat penyelesaian 53% pada siklus I, siswa mampu mengalihkan perhatian mereka ke membaca dengan tingkat penyelesaian 82% pada siklus II. Diskusi dan temuan menunjukkan bahwa selama tahun ajaran 2023–2024, siswa kelas empat di SDN Aluh–Aluh Besar 1 mungkin akan mendapatkan manfaat dari strategi pembelajaran Cooperative Script dalam hal membaca intensif.
THE USE OF ICT IN ENGLISH LEARNING PROJECT : PERCEPTION OF PUBLIC HEALTH SCIENCE STUDY PROGRAM STUDENTS OF STIK BINA HUSADA PALEMBANG ACADEMIC YEAR 2024/2025 PAMUJI, ARIEF; WAHYUDI, AGUS; MARTUTI, RIRIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3578

Abstract

ICT not only allows access to wider educational resources, but also enriches the learning experience through various digital applications and platforms. In the context of project-based learning, digital technology plays a very important role in supporting collaborative processes, facilitating communication, and providing opportunities for students to develop their English skills creatively and interactively. However, there are challenges faced in the utilization of ICT among students, especially related to the limitations of technological infrastructure and digital literacy. Perception is the process by which individuals organize and interpret stimuli from their environment to form a picture of their world. This study uses Quantitative research. Quantitative research is a type of research conducted by collecting numerical data. Researchers will use a questionnaire as an instrument in collecting data. The scale used is Likert, a choice for the questioner to measure from strongly agree, agree, neutral, disagree, and strongly disagree. In this study, there were 39 students of the Public health study program at STIK Bina Husada Palembang in the 2024/2025 academic year who participated in this study, Students were asked to fill out the questionnaire adapted from Baran, E., & Maskan, A. (2021) the questionnaire filling period is November 11-12, 2024. The integration of ICT in English learning projects has been highly effective in enhancing the learning experiences of students in the Public Health Science Study Program at STIK Bina Husada Palembang. ICT tools and platforms have significantly contributed to improving discussions, project management, collaboration, and confidence in presentations, while also fostering communication and understanding through translation applications and social media. Despite the positive impact, challenges such as technical difficulties, limited internet access, and varying levels of ICT proficiency highlight areas for improvement. ABSTRAKTIK tidak hanya memungkinkan akses ke sumber daya pendidikan yang lebih luas, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar melalui berbagai aplikasi dan platform digital. Dalam konteks pembelajaran berbasis proyek, teknologi digital memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung proses kolaboratif, memfasilitasi komunikasi, dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan bahasa Inggris mereka secara kreatif dan interaktif. Namun, ada tantangan yang dihadapi dalam pemanfaatan TIK di kalangan siswa, terutama terkait dengan keterbatasan infrastruktur teknologi dan literasi digital. Persepsi adalah proses ketika individu mengatur dan menafsirkan rangsangan dari lingkungan mereka untuk membentuk gambaran tentang dunia mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data numerik. Peneliti akan menggunakan kuesioner sebagai instrumen dalam mengumpulkan data. Skala yang digunakan adalah Likert, pilihan bagi penanya untuk mengukur dari sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Dalam penelitian ini, terdapat 39 mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat STIK Bina Husada Palembang tahun ajaran 2024/2025 yang mengikuti penelitian ini, Mahasiswa diminta untuk mengisi kuesioner yang diadaptasi dari Baran, E., & Maskan, A. (2021) periode pengisian kuesioner adalah 11-12 November 2024. Integrasi TIK dalam proyek pembelajaran Bahasa Inggris sangat efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIK Bina Husada Palembang. Alat dan platform TIK telah berkontribusi secara signifikan untuk meningkatkan diskusi, manajemen proyek, kolaborasi, dan kepercayaan diri dalam presentasi, sementara juga mendorong komunikasi dan pemahaman melalui aplikasi penerjemahan dan media sosial. Meskipun berdampak positif, tantangan seperti kesulitan teknis, akses internet terbatas, dan berbagai tingkat kemahiran TIK menyoroti area yang perlu ditingkatkan.  
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS KINERJA GURU PADA SEKTOR PENDIDIKAN DI KABUPATEN JAYAWIJAYA MEDLAMA, MARTHEN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3579

Abstract

Improving the quality of education in Indonesia is a priority in creating superior and competitive human resources, including in Jayawijaya Regency which faces challenges in terms of teacher performance. This research aims to analyze the implementation of government policies to support improving the quality of education, especially those related to teacher performance in Jayawijaya. The research method used was descriptive quantitative through a survey of 30 teachers in various schools in Jayawijaya Regency, using a questionnaire that focused on four main indicators: teacher responsibility, government financial support, teacher distribution, and teacher cross-cultural competence. The results of the research show that there are still deficiencies in teachers' responsibilities in teaching, financial support is not yet optimal, teacher distribution is uneven, and low cross-cultural competence, which hinders the learning process. Based on these findings, it is recommended to increase teacher commitment, optimize education budgets, analyze teaching staff needs involving teacher organizations, as well as cross-cultural training for teachers. Through collaboration between the government, community and schools, it is hoped that the quality of education in Jayawijaya Regency can improve significantly. ABSTRAKPeningkatan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi prioritas dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, termasuk di Kabupaten Jayawijaya yang menghadapi tantangan dalam hal kinerja guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya yang terkait dengan kinerja guru di Jayawijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survei terhadap 30 guru di berbagai sekolah di Kabupaten Jayawijaya, menggunakan kuesioner yang berfokus pada empat indikator utama: tanggung jawab guru, dukungan finansial pemerintah, distribusi guru, dan kompetensi lintas budaya guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan dalam tanggung jawab guru dalam mengajar, dukungan finansial yang belum optimal, distribusi guru yang belum merata, dan kompetensi lintas budaya yang rendah, yang menghambat proses pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, disarankan adanya peningkatan komitmen guru, optimalisasi anggaran pendidikan, analisis kebutuhan tenaga pengajar yang melibatkan organisasi guru, serta pelatihan lintas budaya untuk guru. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Jayawijaya dapat meningkat secara signifikan.
AN ANALYSIS OF THE CHARACTER EDUCATION IMPLEMENTATION IN TEACHING ENGLISH AT THE SEVENTH GRADE OF SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI IN 2024/2025 GULO, SENIATI; DAELI, HIDAYATI; LAOLI, ADIELI; TELAUMBANUA, KRISTOF MARTIN EFORI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3580

Abstract

Character education is an important part of shaping students' personalities, not only to achieve academic success but also to instill good moral values. The aim of this research is to analyze the implementation of character education, to identify the challenges faced by teachers in applying character education, and to explore the efforts made by teachers to implement character education in English language learning in the seventh grade class at SMP Negeri 1 Gunungsitoli for the academic year 2024/2025. In conducting this study, the researcher used a qualitative method. Data was collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation, and then analyzed using data analysis techniques: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. After the analysis, the findings show that the implementation of character education in English language learning in the seventh grade at SMP Negeri 1 Gunungsitoli has not been fully realized in the learning process. The results indicate that the English teacher has implemented 18 character values in English language learning, with 13 character values being successfully implemented optimally, and 7 character values not yet fully implemented. The challenges faced include space limitations, lack of resources and specialized training for teachers, other priorities that need attention, inadequate equipment, insufficient attention to classroom decoration, and constraints in time and opportunity. Efforts that can be made include providing a special box for lost items, offering training for teachers on how to handle students with special needs, organizing discussions or competitions to create slogans, maximizing available resources, and carefully planning activities to avoid interfering with students' academic schedules. ABSTRAKPendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk kepribadian siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki nilai moral yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan karakter, untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan pendidikan karakter dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam menerapkan pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VII SMP Negeri 1 Gunungsitoli pada tahun 2024/2025. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis datanya dengan menggunakan teknik analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian ini adalah: penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VII SMP Negeri 1 Gunungsitoli belum sepenuhnya terlaksana dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris telah menerapkan 18 nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Inggris, namun nilai karakter yang sudah berhasil diterapkan secara optimal yaitu 13 nilai karakter, dan 7 nilai karakter yang belum terlaksana secara optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan ruang, kurangnya sumber daya dan pelatihan khusus bagi guru, prioritas lain yang perlu diperhatikan, kurangnya peralatan yang memadai, kurangnya perhatian terhadap dekorasi kelas, serta keterbatasan waktu dan kesempatan. Upaya yang dapat dilakukan adalah menyediakan kotak khusus untuk barang hilang, memberikan pelatihan kepada guru mengenai siswa dengan kebutuhan khusus, mengadakan diskusi atau kompetisi untuk membuat slogan, memaksimalkan fasilitas yang ada, serta merencanakan kegiatan dengan hati-hati agar tidak mengganggu jadwal akademik siswa.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI BERDASARKAN TEORI APOS (ACTION, PROCESS, OBJECT, SCHEMA) ANGGRAINI, VERINA SEPTIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3784

Abstract

This study aims to describe the level of understanding of mathematical concepts on geometric transformation material based on APOS theory. This study used purposive sampling, with the research subjects consisting of 24 students of class XI OTKP at SMK Bina Dharma. Researchers analyzed the level of understanding of mathematical concepts of students by grouping them into three categories, namely high, medium, and low concept understanding. The analysis was conducted using indicators of knowledge of mathematical concepts based on APOS theory. The instruments used in this study were five essay questions related to geometric transformation material. Data collection techniques were carried out through descriptive tests, interviews, observations, and documentation. Based on the results of qualitative data analysis, it is concluded that 7 students with high concept understanding categories are at the scheme stage, 12 students with moderate concept understanding categories who are at the process stage, and 5 students with low concept understanding categories who are at the action stage. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep matematika pada materi transformasi geometri berdasarkan teori APOS. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari 24 siswa kelas XI OTKP di SMK Bina Dharma. Peneliti menganalisis tingkat pemahaman konsep matematika siswa dengan mengelompokkannya ke dalam tiga kategori yaitu pemahaman konsep tinggi, sedang, dan rendah. Analisis dilakukan menggunakan indikator pemahaman konsep matematika berdasarkan teori APOS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima soal uraian yang berkaitan dengan materi transformasi geometri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 7 siswa dengan kategori pemahaman konsep tinggi yang berada pada tahap skema, 12 siswa dengan kategori pemahaman konsep sedang yang berada pada tahap proses, serta 5 siswa dengan kategori pemahaman konsep rendah yang berada pada tahap aksi.
PENERAPAN FILSAFAT TRI HITA KARANA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SURYANINGSIH, NI MADE AYU; SUASTRA, I WAYAN; ATMAJA, ANANTA WIKRAMA TUNGGA; TIKA, I NYOMAN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3785

Abstract

Early childhood education serves as a crucial foundation for individual development, during which rapid physical, cognitive, social, and emotional growth occurs. The integration of the Tri Hita Karana philosophy emphasizing harmony among humans, God (Parahyangan), other people (Pawongan), and the environment (Palemahan)—in Early childhood education curricula aims to foster character development and positive social values. This philosophy supports the P5 (Strengthening the Pancasila Student Profile) initiative by nurturing religious and spiritual awareness, social empathy, and sustainable living practices. The research aims to evaluate the effectiveness of incorporating Tri Hita Karana in ECE to promote holistic development. The study employs a qualitative method, including observation, interviews, and analysis of relevant documents. The findings highlight that Tri Hita Karana contributes to balanced child development and prepares them to face future challenges with empathy and environmental awareness. ABSTRAKPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam perkembangan individu. Pendekatan pendidikan holistik dibutuhkan untuk mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak secara seimbang. Salah satu pendekatan efektif adalah penerapan filosofi Tri Hita Karana (THK) dari Bali, yang menekankan keharmonisan hubungan dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak penerapan THK dalam kurikulum PAUD terhadap pengembangan karakter dan keterampilan sosial anak, serta integrasinya dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa penerapan THK memperkuat karakter dan keterampilan sosial anak, sejalan dengan tujuan P5, membentuk generasi yang berkarakter, peduli lingkungan, dan peka sosial.
AN ERROR ANALYSIS IN USING CORRELATIVE CONJUCTION IN EXPRESSING LIKE AND DISLIKE AT THE EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 3 SITOLU ORI IN 2023/2024 TELAUMBANUA, MEI HARTATI; TELAUMBANUA, YASMINAR AMAERITA; ZEBUA, ELWIN PIARAWAN; WARUWU, YAREDI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3786

Abstract

The purposes of the research is to analyze the types of errors and find out the sources of errors made by the eighth-grade students of SMP Negeri 3 Sitolu Ori on using correlative conjuction in expressing like and dislike. The method used in the research was descriptive qualitative. The analysis of the data was conducted by following the procedures of error analysis namely collect data, identification of error, description of error, explanation of error and evaluation of error. Furthermore, the informant of the research is class VIII–A students of SMP Negeri 3 Sitolu Ori which consisted of 20 students. The data will collect by took the video documentation of student speaking about expressing like and dislike and interview both of students and the English Teacher. Based on the explanation above, the researcher interests to do a research by entitling, “An Error Analysis on Using Correlative Conjuction In Expressing Like And Dislike At The Eighth Grade of SMP Negeri 3 Sitolu Ori in 2023/2024”
PEMBELAJARAN SENI KALIGRAFI ISLAM (KHAT) UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH AL-KITABAH (KETERAMPILAN MENULIS) WAHYUDI, WALUYO ERRY
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3787

Abstract

Calligraphy is a lesson given by schools to students. By providing calligraphy lessons, it also trains them to be able to write Arabic letters well so that there are no misreadings, meanings and interpretations. It is hoped that calligraphy lessons can contribute to the lessons of the Qur'an and Hadith on students' writing skills. Therefore, research related to the importance of studying Islamic calligraphy art in the practice of students' Arabic writing skills was conducted. This study aims to 1) understand Maharah al-Kitabah in Islamic Calligraphy learning 2) how is the process of implementing Islamic calligraphy learning 3) are there any inhibiting and supporting factors in the implementation of Islamic Calligraphy Learning. Observation, interviews and documentation are the methods chosen in this study. Data obtained during the investigation were reviewed through data reduction, data percentages and summarizing conclusions. While the validity experiment of a number of data was collected and worked on by triangulation and observation. The results of this observation show several things, including: 1) in the process of implementing teaching and learning in calligraphy lessons, it is carried out in a stable and systematic manner in accordance with the beginning of the learning process from the beginning to the end, starting from the opening or introduction, the core learning process, and the closing section. 2) the calligraphy learning process is developed by educators, infrastructure is provided by the school because many students do not have materials and tools to make calligraphy, that is the main key to a good calligraphy learning process. ABSTRAKKaligrafi merupakan  pelajaran yang diberikan sekolah kepada peserta didik. Dengan memberikan pelajaran kaligrafi juga melatih supaya bisa writing huruf Arab dengan baik hingga tak menghadirkan salah membaca, makna dan interprestasi. Diharapkan Pelajaran kaligrafi dapat menghadirkan sumbangsih pada pelajaran Alqur`an hadits pada keterampilan writing peserta didik. Oleh karena itu penelitian yang berkaitan dengan pentingnya mempelajari seni kaligrafi Islam didalam praktik keterampilan writing Arab peserta didik dilakukan. Penelitian ini bertujuan 1) agar dapat mengerti  Maharah al-Kitabah  dalam pembelajaran Kaligrafi Islam 2) bagaimana dalam proses penerapan pembelajaran kaligrafi Islam 3)apakah ada faktor-faktor penghambat juga pendukung dalam penerapan Pembelajaran Kaligrafi Islam. Observasi, interview dan dokumentasi merupakan metode yang dipilih dalam penelitian ini. Data didapat selama investigasi ditelaah melalui pengecilan data, persentasi dalam data serta merangkum kesimpulan. Sedangkan percobaan validitas sejumlah data dikumpulkan dan dimkerjakan dengan cara triangulasi serta observasi. Hasil dari observasi ini menunjukkan beberapa hal diantara lain: 1) dalam proses implementasi belajar mengajar dalam pelajaran kaligrafi dilaksanakan dengan cara tetap stabil juga bersistem sesuai dengan pemulaan proses pembelajaran dari awal samapai akhir mulai dari pembukaan atau pendahuluan, proses inti pembelajaran, serta bagian penutup. 2) proses belajar kaligrafi dikembangkan oleh Pendidik, sapras di sediakan oleh pihak sekolah dikarenakan peserta didik banyak yang tidak memiliki bahan dan alat dalam membuat kaligrafi, itu adalah kunci utama proses pembelajaran kaligrafi yang baik.
PLAGIARISME DALAM KATA-KATA MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MANIK, WIRA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3852

Abstract

This article reports the results of text analysis of students' statements about plagiarism. The aim is to gain an analytical understanding of the concept of plagiarism in academic work according to students' understanding. Respondents consisted of 52 students from 4 Study Programs at the Faculty of Teacher Training and Education at Santo Thomas Catholic University, namely Elementary School Teacher Education, Indonesian Language and Literature Education, English Language Education and Mathematics Education who are working on their theses. The data consists of statements that they wrote to answer four questionnaire questions about the definition of plagiarism, forms of plagiarism, attitudes towards plagiarism, and causes of plagiarism. The analysis was carried out on the transitivity aspect using a systemic functional approach to identify elements of the process, participants, and scope of the plagiarism situation. In this way, the concept of plagiarism is understood about the form of action, targets, and how to carry out plagiarism, can be clearly identified. This study found that students have a good understanding of the form of action and targets of plagiarism, but related to the method, students' understanding is still incomplete or even incorrect. This study shows a good sign, namely that plagiarism is generally associated with bad meanings, and the causes are usually due to coercion due to things beyond the author's control. ABSTRAKArtikel ini melaporkan hasil analisis teks terhadap pernyataan mahasiswa tentang plagiarisme.Tujuannya adalah untuk memperoleh pemahaman yang analitis tentang konsep plagiarisme dalam karya akademik menurut pemahaman mahasiswa.Responden terdiri atas 52 mahasiswa dari 4 Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Katolik Santo Thomas yaitu Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika yang sedang mengerjakan skripsinya. Data terdiri atas pernyataan-pernyataan yang mereka tuliskan untuk menjawab empat pertanyaan kuesioner tentang definisi plagiarisme, bentuk tindakan plagiarisme, sikap terhadap tindakan plagiarisme, dan penyebab tindakan plagiarisme. Analisis dilakukan pada aspek transitivitas dengan menggunakan pendekatan fungsional sistemik untuk mengidentifikasi unsur proses, partisipan, dan lingkup situasi plagiarisme. Dengan cara ini, konsep plagiarism dipahami tentang bentuk tindakan, sasaran, dan cara melakukan tindakan plagiat, dapat diidentifikasi secara jelas. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang bentuk tindakan dan sasaran plagiarisme, namun terkait dengan cara, pemahaman mahasiswa masih tidak lengkap atau bahkan tidak tepat. Penelitian ini menunjukkan adanya tanda baik, yaitu bahwa plagiarisme secara umum dikaitkan dengan makna yang tidak baik, dan penyebab yang biasanya karena adanya keterpaksaan karena hal-hal di luar kendali penulis.
PEMBINAAN MORAL AGAMA ANAK USIA KB MELALUI PARENTAL ENGAGEMENT DI KB ASWA ALBAROKAH MNU BANDENGAN JEPARA NADIA, HANIFA MINHATIN; AFRIANINGSIH, ANITA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.4016

Abstract

The alarming decline in early childhood morality at KB Aswa Albarokah MNU Bandengan Jepara is caused by a lack of parental involvement in fostering religious morality. The purpose of this research is to find out the role of parental engagement in fostering religious morality in early childhood. The research method used is qualitative with a descriptive approach, using observation and interviews as data collection techniques. The results showed that parental involvement in religious activities at school and children's moral development and behavior are strongly influenced by their families. Children who received moral guidance from parents showed better attitudes in respecting teachers and friends as well as adherence to religious rules. The conclusion of this study is the importance of synergy between schools and parents in fostering early childhood religious morals to create good character and strong religious values. ABSTRAKPenurunan moralitas anak usia dini yang memprihatinkan di KB Aswa Albarokah MNU Bandengan Jepara, yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan orang tua dalam pembinaan moral agama. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar bisa  mengetahui peran keterlibatan orang tua (parental engagement) dalam pembinaan moral agama anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan keagamaan di sekolah dan perkembangan moral dan perilaku anak sangat dipengaruhi oleh keluarga mereka. Anak-anak yang mendapat bimbingan moral dari orang tua menunjukkan sikap yang lebih baik dalam menghormati guru dan teman serta kepatuhan terhadap aturan agama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam pembinaan moral agama anak usia dini untuk menciptakan karakter yang baik dan nilai-nilai agama yang kuat.