cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
EVALUASI EFEKTIVITAS ASESMEN BERBASIS KARAKTER KOLABORATIF DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF SISWA KELAS 2 SD Restalia, Winda; Muniroh, Siti Mumun
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5386

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of collaborative character-based assessment in cooperative learning for grade 2 students of SD Negeri 02 Sokosari. The background of this study is based on the tendency of traditional assessments that only emphasize cognitive aspects, so that the development of student character, especially the ability to collaborate, is less accommodated. The focus of the study is directed at how assessments that explicitly measure collaborative aspects can improve the effectiveness of cooperative learning and student understanding as a whole. This study uses a case study method with a qualitative and quantitative approach. Data were collected through participatory observation, interviews with teachers and students, and analysis of assessment documents. The research steps include designing assessment instruments, implementing cooperative learning, and evaluating the results of collaborative assessments. The results of the study indicate that the implementation of collaborative character-based assessments can increase student involvement in the learning process, strengthen cooperation skills, and provide a more complete picture of student development. The main conclusion of this study emphasizes the importance of comprehensive assessments that not only measure cognitive aspects, but also character, in order to support effective cooperative learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan asesmen berbasis karakter kolaboratif dalam pembelajaran kooperatif pada siswa kelas 2 SD Negeri 02 Sokosari. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kecenderungan asesmen tradisional yang hanya menitikberatkan pada aspek kognitif, sehingga perkembangan karakter siswa, khususnya kemampuan berkolaborasi, kurang terakomodasi. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana asesmen yang secara eksplisit mengukur aspek kolaborasi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran kooperatif dan pemahaman siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen asesmen. Langkah-langkah penelitian meliputi perancangan instrumen asesmen, pelaksanaan pembelajaran kooperatif, serta evaluasi hasil asesmen berbasis kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asesmen berbasis karakter kolaboratif mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memperkuat kemampuan kerja sama, dan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan siswa. Simpulan utama penelitian ini menegaskan pentingnya asesmen komprehensif yang tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga karakter, guna mendukung pembelajaran kooperatif yang efektif.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERBASIS STUDENT CENTER UNTUK MENINGKATKAN PENDEKATAN KOGNITIF DAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK Rizal, Moch; Nuriza, Rifki; Kamal, Rahmat
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5392

Abstract

Optimization of Student Centered Learning (SCL) based learning is carried out to improve the cognitive approach and activeness of students in the learning process. The background of this study is the need for innovation in learning methods that are able to place students as the main subject, so that they can participate more actively, think critically, and solve problems. The focus of the study is directed at the application of SCL strategies, such as active discussion, problem solving, and collaborative learning, and their impact on student learning outcomes and activeness. The research steps include comparing pretest and posttest scores, observing student activeness, and analyzing interactions between students and teachers as facilitators. The results of the study showed that the implementation of SCL significantly improved learning outcomes, internal motivation, and student creativity. The findings also indicated positive interactions between students and teachers, although there were challenges in the form of inefficient time allocation. The main conclusion of this study is that SCL has a positive impact on student engagement and the development of cognitive abilities, so it is worthy of being adopted as an effective learning approach at various levels of education. ABSTRAKOptimalisasi pembelajaran berbasis Student Centered Learning (SCL) dilakukan untuk meningkatkan pendekatan kognitif dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya inovasi dalam metode pembelajaran yang mampu menempatkan siswa sebagai subjek utama, sehingga mereka dapat lebih aktif berpartisipasi, berpikir kritis, dan memecahkan masalah. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan strategi SCL, seperti diskusi aktif, pemecahan masalah, dan pembelajaran kolaboratif, serta dampaknya terhadap hasil belajar dan keaktifan siswa. Langkah penelitian meliputi perbandingan nilai pretest dan posttest, observasi keaktifan siswa, serta analisis interaksi antara siswa dan guru sebagai fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SCL secara signifikan meningkatkan hasil belajar, motivasi internal, serta kreativitas siswa. Temuan juga mengindikasikan adanya interaksi positif antara siswa dan guru, meskipun terdapat tantangan berupa alokasi waktu yang kurang efisien. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa SCL memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dan pengembangan kemampuan kognitif, sehingga layak diadopsi sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif di berbagai jenjang pendidikan.
ANALISIS KESESUAIAN BUKU BAHASA INDONESIA LIHAT SEKITAR SD KELAS IV BAB IV BERDASARKAN STANDAR BSNP Premitanti, Natasha; Purwati, Panca Dewi; Tabitha, Keiza; Septika, Novita Dian; Anggraeni, Mariska Suci; Zahidah, Qonitah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5393

Abstract

ABSTRAKThis study aims to analyze the feasibility of the contents of the Bahasa Indonesia Lihat Sekitar book for grade IV elementary school students based on the criteria of the National Education Standards Agency (BSNP). The focus of the study is on the feasibility aspects of the content which include the suitability of the quality of the content, language quality, presentation, appearance/graphics, and the truth of concepts and facts. The method used is descriptive qualitative with document analysis techniques, where the main data source is the Bahasa Indonesia book for grade IV in Chapter V used in the independent curriculum. The research steps include identification, classification, and assessment of each aspect of feasibility based on the BSNP indicators. The results of the analysis show that in general the book has met the established content feasibility standards, especially in terms of conceptual truth and presentation of material. However, several shortcomings were found, such as the depth of language quality in several sub-themes which are still limited and the lack of text variation that can support the development of students' literacy competencies. The main conclusion of this study is that the book is suitable for use with several notes of improvement, and these findings are expected to be input for textbook developers in improving the quality and relevance of teaching materials in the future.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan isi buku Bahasa Indonesia Lihat Sekitar untuk siswa SD kelas IV berdasarkan kriteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Fokus penelitian terletak pada aspek kelayakan isi yang meliputi kesesuaian kualitas isi, kualitas bahasa, penyajian, tampilan/kegrafikan, serta kebenaran konsep dan fakta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen, di mana sumber data utama adalah buku Bahasa Indonesia kelas IV pada Bab V yang digunakan dalam kurikulum merdeka. Langkah penelitian meliputi identifikasi, pengklasifikasian, dan penilaian setiap aspek kelayakan berdasarkan indikator BSNP. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum buku tersebut telah memenuhi standar kelayakan isi yang ditetapkan, khususnya dalam hal kebenaran konsep dan penyajian materi. Namun, ditemukan beberapa kekurangan, seperti kedalaman kualitas kebahasaan pada beberapa subtema yang masih terbatas dan kurangnya variasi teks yang dapat menunjang pengembangan kompetensi literasi siswa. Simpulan utama penelitian ini adalah bahwa buku tersebut layak digunakan dengan beberapa catatan perbaikan, dan temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembang buku teks dalam meningkatkan mutu serta relevansi materi ajar di masa mendatang.
ISLAMIC TEACHERPRENEURSHIP: MENYIAPKAN PENDIDIK MUSLIM YANG BERDAYA SAING GLOBAL Chasanah, Uswatun; Agustina, Isnaeni; Kurniati, Edy Dwi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5428

Abstract

ABSTRACT This article discusses the concept of Islamic Teacherpreneurship as an innovative approach in preparing Muslim educators who have global competitiveness. Islamic Teacherpreneurship is an integration of Islamic values, teacher competencies, and entrepreneurial spirit that is the basis for developing the professionalism of contemporary Muslim educators. This study uses a comprehensive literature study approach by analyzing various scientific publications related to Islamic education, entrepreneurship, and teacher professionalism. The stages of this research include searching for relevant literature, in-depth reading, coding themes related to Islamic Teacherpreneurship, grouping codes into broader categories, analyzing patterns and relationships between categories, and interpreting and synthesizing findings to construct a conceptual framework, with validation through source triangulation. The results of the study indicate that Islamic Teacherpreneurship contributes significantly to character formation, capacity building, and development of learning innovations for Muslim educators. Through the implementation of Islamic Teacherpreneurship, Muslim educators are not only able to transfer Islamic knowledge and values, but also develop leadership skills, creativity, innovation, and economic independence. This study has implications for the urgency of developing an Islamic education curriculum based on entrepreneurship and a continuing professional development program for Muslim educators to improve their competitiveness in the era of globalization and the industrial revolution 4.0 towards society 5.0. ABSTRAK Artikel ini membahas konsep Islamic Teacherpreneurship sebagai pendekatan inovatif dalam menyiapkan pendidik Muslim yang memiliki daya saing global. Islamic Teacherpreneurship merupakan integrasi antara nilai-nilai Islam, kompetensi keguruan, dan jiwa kewirausahaan yang menjadi basis pengembangan profesionalisme pendidik Muslim kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur komprehensif dengan menganalisis berbagai publikasi ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam, entrepreneurship, dan profesionalisme guru. Tahapan penelitian ini meliputi penelusuran literatur relevan, pembacaan mendalam, pengkodean tema terkait Islamic Teacherpreneurship, pengelompokan kode ke dalam kategori, analisis pola dan hubungan antar kategori, serta interpretasi dan sintesis untuk membangun kerangka konseptual, dengan validasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Teacherpreneurship berkontribusi signifikan dalam pembentukan karakter, peningkatan kapasitas, dan pengembangan inovasi pembelajaran bagi pendidik Muslim. Melalui implementasi Islamic Teacherpreneurship, pendidik Muslim tidak hanya mampu mentransfer pengetahuan dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mengembangkan kemampuan leadership, kreativitas, inovasi, dan kemandirian ekonomi. Penelitian ini berimplikasi pada urgensi pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis kewirausahaan serta program pengembangan profesional berkelanjutan bagi pendidik Muslim untuk meningkatkan daya saing mereka di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 menuju society 5.0.
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI TRUTH OR DARE UNTUK KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI KELAS IV SD NEGERI Framesti, Tiyas Ayu; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Ardini, Pupung Puspa
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5591

Abstract

This study aims to develop practical, effective, and feasible Truth or Dare Monopoly learning media for students’ speaking skills, in the indonesian Languange subject in grade IV of SDN 7 Talaga Jaya. This study applied the Research & Development model, using the ADDIE research model, which included Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The feasibility of Truth or Dare Media Monopoly was tested through validation by experts, and data collection used questionnaires, interviews, and documentation. The results of the validation showed that the level of feasibility was as follows: Media Expert for 95% (very feasible), Linguists for 87.5% (very feasible), Material Expert for 93.75% (very feasible), and User Expert for 94.23% (Very Good). Thus, the average value of the overall percentage was 92.62%. Meanwhile, the results of the trial carried out in grade IV of SDN 7 Talaga Jaya obtained the results of speaking skills with an average value of 91.78% of students, with a very good classification. From the student response to the Truth or Dare Monopoly media for speaking skills, students obtained an average score of 96.93% and fell into the very good category. In brief, the Truth or Dare Monopoly media developed was feasible to be used as a learning medium for students’ speaking skills in grade IV of elementary school. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli Truth or Dare yang praktis, efektif, dan layak digunakan untuk kemampuan berbicara siswa, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 7 Talaga Jaya. Pengembangan ini menggunakan metode penelitian Research & Development, dengan menggunakan model penelitian ADDIE yang mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evalution. Kelayakan Media Monopoli Truth or Dare diuji melalui validasi oleh para ahli, serta pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: Ahli Media 95% (sangat layak), Ahli Bahasa 87,5% (sangat layak), Ahli Materi 93,75% (sangat layak), Ahli Pengguna 94,23% (sangat baik). Dengan demikian, presentase memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentse rata-rata keseluruhan 92,62%. Adapun hasil uji coba yang dilaksanakan di kelas IV SDN 7 Talaga Jaya memperoleh hasil kemampuan berbicara dengan nilai rata-rata siswa 91,78% dengan klasifikasi sangat baik. Dari respon siswa terhadap media Monopoli Truth or Dare untuk kemampuan berbicara pada siswa mendapatkan skor rata-rata 96,93% dan masuk pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, media Monopoli Truth or Dare yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kemampuan berbicara siswa di kelas IV sekolah dasar.
TEACHERPRENEUR SEBAGAI WUJUD INOVASI PENDIDIKAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN Baehaqi, Sirojul; Baedhowi, Kholil; Kurniati, Edy Dwi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5685

Abstract

ABSTRACT This study explores the concept of entrepreneurship from various theoretical, historical, and practical perspectives, particularly in the context of education. The discussion begins with the history of entrepreneurship from prehistoric times, the agricultural revolution, the Middle Ages, the industrial revolution, to the modern digital era marked by technological transformation and globalization. Specifically, this paper highlights the concept of the teacherpreneur, which integrates the roles of teacher and entrepreneur capable of creating innovation in the field of education. As teacherpreneurs, teachers are expected not only to teach but also to become agents of change through the development of ethical and sustainable education-based enterprises. This research uses a qualitative method with a literature review approach. The research stages involve collecting data and information from various relevant written sources, such as books, scientific journals, articles, and credible digital literature discussing entrepreneurial concepts. The findings show that a deep understanding of entrepreneurial concepts and theories is crucial to be applied in education to create an adaptive, innovative, and highly competitive system. The concept of entrepreneurship encompasses a broad understanding, from definitions and historical developments to interdisciplinary theories that explain the vital role of entrepreneurs in creating value, innovation, and economic growth. In the modern era, this concept has evolved into the educational domain through the idea of the teacherpreneur, a teacher who acts as both an educator and an innovator in the educational landscape. ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai konsep wirausaha dari berbagai perspektif teoritis, historis, dan aplikatif, khususnya dalam konteks pendidikan. Pembahasan dimulai dari sejarah kewirausahaan sejak masa prasejarah, revolusi pertanian, abad pertengahan, revolusi industri, hingga era digital modern yang ditandai dengan transformasi teknologi dan globalisasi. Secara khusus, makalah ini mengangkat konsep teacherpreneur, yaitu integrasi peran guru sebagai pendidik dan wirausahawan yang mampu menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan. Guru sebagai teacherpreneur diharapkan tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan melalui pengembangan bisnis berbasis pendidikan yang etis dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tahapan penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan literatur digital terpercaya yang membahas konsep kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang konsep dan teori kewirausahaan sangat penting untuk diterapkan dalam dunia pendidikan guna menciptakan sistem yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Konsep kewirausahaan mencakup pemahaman yang luas, mulai dari definisi, sejarah, hingga teori-teori lintas disiplin yang menjelaskan peran penting wirausaha dalam menciptakan nilai, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi. Di era modern, konsep ini berkembang ke ranah pendidikan melalui gagasan teacherpreneur, yaitu guru yang berperan sebagai pendidik sekaligus inovator dalam dunia pendidikan.
INTERNALISASI NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI PESANTREN Auladi, Irkham; Sumiarti, Sumiarti; Yahya, Muhamad Slamet
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5748

Abstract

Pollution and environmental damage are increasingly common in Indonesia. This is left to the survival of mankind. Character building for teenagers needs to be done through both formal and non-formal education. The An Najah Purwokerto Student Boarding School highly prioritizes character education for students. This character education is carried out through studying the Koran which is supported by the Scout extracurricular. Boarding schools and Scouts have a symbiotic mutualism relationship where Scouts have basic values ??contained in the Dasadharma which are related to the traditions of boarding schools. One of the values ??contained is caring for the environment. With the combination of boarding school traditions and the values ??of the Dasadharma Scouts, the instillation of character values ????of caring for the social and environment will be maximized. The purpose of this research is to describe and analyze the process of internalization of character values in Scout activities. The approach used in this research is a qualitative approach, whereas this type of research is field research. (field research). The data collection uses observation, interview, and documentation techniques. The analysis of the research data uses data reduction, data display and conclusion drawing/verivication. This study concluded that the activities of the Pramuka in the Boarding Schools for Islamic Student Purwokerto containsl caring character values namely bindi, Pentana, Pencaga, blood donor, Baksos, and caring environmental character value namely Pentana, Pencaga, Prolingsih, and tree planting. The methods used in instilling social and environmental values are the methods of equality, rationalism, cultivation, counseling, and punishment. ABSTRAKPencemaran dan kerusakan lingkungan semakin sering terjadi di Indonsia. Hal ini mengkhawatirkan bagi keberlangsungan hidup manusia. penanaman karakter kepada para remaja perlu dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun nonformal. Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto sangat mengedepankan pendidikan karakter kepada santri. Pendidikan karakter tersebut dilaksanakan melalui ngaji didukung dengan ekstrakurikuler Pramuka. Pesantren dan Pramuka memiliki hubungan simbiosis mutualisme dimana Pramuka memiliki nilai dasar yang terkandung dalam Dasadharma yang berkaitan dengan tradisi pesantren. Salah satu nilai yang terkandung yaitu peduli lingkungan. Dengan adanya penggabungan antara tradisi pesantren dan nilai Dasadharma Pramuka, penanaman nilai karakter peduli sosial dan lingkungan akan semakin maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai karakter dalam kegiatan Pramuka di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Pengumpulan datanya menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing/verivication. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan kegiatan Pramuka di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto mengandung nilai karakter peduli sosial yaitu bindi, Pentana, Pencaga, donor darah, Baksos, dan nilai karakter peduli lingkungan yaitu Pentana, Pencaga, Prolingsih, dan penanaman pohon. Metode yang digunakan dalam menanamkan nilai peduli lingkungan yaitu metode keteladanan, rasionalis, pembiasaan, nasehat, dan hukuman.
PENGEMBANGAN MEDIA CARD EDU SPIN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Ngadi, Nurul Fidia; Cuga, Candra; Nurdiyanti, Aina; Husain, Rustam I; Nurainun, Nurainun
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5750

Abstract

This study aims to develop Card Edu Spin learning media in Pancasila education subjects at SDN 2 Bolangitang Timur as a solution to the lack of utilization of learning media in the classroom. In its implementation, the researcher applied the edutainment method in the hope of creating a fun learning process and presenting a more relaxed classroom atmosphere. The development of Card Edu Spin learning media uses the ADDIE development model which includes five stages: Analysis, design, development, implementation and evaluation. However, this study was only carried out up to the implementation stage due to the limited time available to the researcher. The validation results from experts and users showed that the Card Edu Spin media obtained an average score of 90.4% which was stated (very feasible) for use by teachers and students in elementary schools and the results of the trial use of Card Edu Spin media showed a score of 100% which was also stated (very feasible). Thus, this study successfully showed that the Card Edu Spin learning media developed can be an effective solution for the importance of using learning media at SDN 2 Bolangitang Timur and provide an alternative to interesting and interactive learning media. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Card Edu Spin pada mata pelajaran pendidikan Pancasila di SDN 2 Bolangitang Timur sebagai solusi atas kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di kelas. Dalam pelaksanaannya, peneliti menerapkan metode edutainment dengan harapan dapat menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan menghadirkan suasana kelas yang lebih rileks. Pengembangan media pembelajaran Card Edu Spin menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahapan Analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development) , implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Namun, penelitian ini hanya dilaksanakan hingga tahap implementasi karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh peneliti. Hasil validasi dari para ahli dan pengguna menunjukan bahwa media Card Edu Spin memperoleh nilai rata-rata 90,4% yang dinyatakan (sangat layak) digunakan oleh guru dan siswa di sekolah dasar dan hasil uji coba penggunaan media Card Edu Spin menunjukan skor 100% yang juga dinyatakan (sangat layak). Dengan demikian, penelitian ini berhasil menunjukan bahwa media pembelaja Card Edu Spin yang dikembangkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk pentingnya penggunaan media pembelajaran di SDN 2 Boangitang Timur dan memberikan alternatif media pembelajaran yang menarik dan interaktif.
PROBLEMATIKA GURU PAI DALAM PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN Yusnita, Erni
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5751

Abstract

This study aims to determine the problems of Pai teachers in using learning media and efforts to overcome the use of learning media. This research was conducted at an elementary school in with the object of research being a PAI teacher. The type of research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study were conducted using interviews, observation, and documentation with qualitative data analysis techniques which consisted of three stages, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. As for the results in this study in using PAI teacher learning media they still experience difficulties, the problems encountered such as developing and operating learning media, PAI teachers also have difficulties in designing learning media, as well as inadequate facilities and infrastructure. In overcoming some of the problems using these learning media, the efforts that can be made by PAI teachers are to monitor learning media such as teacher creativity in developing learning media, using simple media, participating in seminar training, or workshops on learning media, and PAI teachers must be able to manage time. in planning learning media. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika guru pai dalam menggunakan media pembelajaran serta upaya dalam mengatasi penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar dengan objek penelitian guru PAI. Jenis metode penelitian yang dipakai kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari tiga tahapan, yakni reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dalam penelitian ini dalam menggunakan media pembelajaran guru pai masih mengalami kesulitan, problematika yang dihadapi seperti mengembangkan dan mengeoperasikan media pembelajaran,  guru PAI juga kesulitan dalam merancang media pembelajaran, serta sarana dan prasarana juga yang kurang memadai. Dalam mengatasi beberapa permasalahan penggunaan media pembelajaran tersebut, adapun upaya yang dapat dilakukan guru PAI mengatasi media pembelajaran seperti kreatifitas guru dalam pengembangan untuk membuat media pembelajaran, menggunakan media sederhana, mengikuti pelatihan seminar, atau workshop tentang media pembelajaran, serta guru PAI harus dapat mengatur waktu dalam perencanaan media pembelajaran.
NILAI-NILAI HUMANISME DALAM NOVEL TANAH BANGSAWAN KARYA FILIANANUR Khanifah, Salsabyla Nurul; Fauzan, Akhmad
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5885

Abstract

Literary works are created from the thoughts of human beings, and most of the storylines are like the life in the world, both the real world and the fantasy world. Literary works contain the author's ideas related to the nature and values of life. This study aims to describe the values of humanism contained in the novel Tanah Bangsawan by Filiananur. This novel tells the story of a nobleman who comes from Nederland and he lives in Indonesia, but he does not distinguish between his people and the indigenous people. Humanism is a school that humanizes humans without exception. The method used in this research is a qualitative method that is descriptive. In this research, the author uses data collection techniques by reading and recording, then the researcher analyzes and describes sentences containing humanism values in the novel. The results showed that there are humanism values in the novel Tanah Bangsawan by Filiananur, namely respecting other people's opinions, cooperation, willing to sacrifice, caring for others, helping, and finally the value of solidarity. ABSTRAK Karya sastra tercipta dari buah pikiran manusia yang kebanyakan alur ceritanya seperti kehidupan yang ada di dunia baik dunia nyata maupun dunia fantasi. Karya sastra berisi ide pengarang yang berkaitan dengan hakikat serta nilai-nilai kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai humanisme yang terdapat pada novel Tanah Bangsawan karya Filiananur. Novel ini menceritakan tentang seorang bangsawan yang berasal dari Nederland dan Ia tinggal di Indonesia, namun Ia tidak membedakan antara bangsanya dengan warga pribumi. Humanisme adalah suatu aliran yang memanusiakan manusia tanpa terkecuali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif yang bersifat deskrptif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan baca dan catat selanjutnya peneliti menganalisis dan mendeskripsikan kalimat yang mengandung nilai-nilai humanisme dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai humanisme dalam novel Tanah Bangsawan karya Filiananur yaitu menghargai pendapat orang lain, kerja sama. rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong-menolong, dan yang terakhir nilai solidaritas.