cover
Contact Name
Heri Cahyono
Contact Email
omcahyo899@gmail.com
Phone
+6281231248214
Journal Mail Official
adminjournal@jendelaedukasi.id
Editorial Address
Hargomulyo, Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 63263
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jendela Pendidikan
ISSN : 2776267X     EISSN : 27756181     DOI : 10.57008
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Jendela Edukasi Indonesia dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, November. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Pendidikan, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang pendidikan serta menggunakan software plagiarisme artikel.
Articles 303 Documents
Pengaruh Ice Breaking terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Wana, Prima Rias; Ruchiyat, Marina Gusnia; Nurhidayah, Siti
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i01.698

Abstract

Secara umum, Siswa sering merasa malas dalam belajar. Hal ini mengakibatkan rendahnya motivasi belajar. Motivasi belajar yang rendah dapat ditingkatkan guru melalui pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu caranya yaitu pemberian ice breaking untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Peneliti hendak mengetahui pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar di Indonesia. Metode penelitian ini berupa systematic literature review menggunakan google scholar untuk mendapat literatur ilmiah. Rentang waktu literatur sejak tahun 2018 hingga 2022 yang berlokasi di sekolah dasar atau setara di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar di Indonesia. Ice breaking bisa meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar, tapi persentasenya berbeda di setiap jenjang kelas dan sekolah. Penelitian selanjutnya dapat mengetahui jenis ice breaking yang pengaruhnya paling besar terhadap peningkatan motivasi belajar siswa sekolah dasar di Indonesia.
Analisis Keefektifan Perangkat Pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Video Pembelajaran Materi Fluida Statis Moiyo, Yulani; Buhungo, Trisnawaty Junus; Abdjul, Tirtawaty
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.714

Abstract

Pendidik yang hanya terfokus dengan menggunakan satu media pembelajaran saja yakni hanya berfokus pada penggunaan bahan ajar yang telah disediakan oleh pemerintah sehingga dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas terkesan kurang kreatif dan monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model Problem Based Learning(PBL) berbantuan video pembelajaran materi fluida statis yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran materi fluida statis dinyatakan valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi, praktis dan efektif. Diperoleh nilai hasil belajar dari pretest dan posstest hasil presentase rata-rata N-gain sebesar 0,72909603 (N-gain ≥ 0.70) sehingga N-gain yang dihasilkan dalam kategori tinggi. Dan ketuntasan klasikal diperoleh 92,85%. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video pembelajaran materi fluida statis yang telah dikembangkan berkualitas dan layak digunakan dalam pembelajaran.
Memecah Ambiguitas Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi dan Instruksi Berdiferensiasi Putra, Guruh Sukarno
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.719

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk memecah ambiguitas batas pemisah antara pembelajaran berdiferensiasi dan instruksi berdiferensiasi. Ambiguitas pada dua konsep ini terletak pada konektivitas instruksi berdiferensiasi pada aspek-aspek pembelajaran berdiferensiasi. Instruksi berdiferensiasi sering disalahartikan sebagai pembelajaran berdiferensiasi dan sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh paradigma tentang konsep instruksi berdiferensiasi yang secara tersirat memiliki kemiripan dengan pembelajaran berdiferensiasi tanpa melihat keterikatan dan hubungan antar keduanya. Hasil studi literatur ini mengungkapkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berada pada daerah terluar yang di dalamnya mencakup peserta didik dan pendidik sebagai aktor utama. Pendidik dan peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran berdiferensiasi sangat bergantung pada keterlaksanaan lima aspek pembelajaran berdiferensiasi, dimana instruksi berdiferensiasi berada dalam cakupan aspek-aspek yang saling terkoneksi yang menciptakan hubungan dua arah. Secara garis besar, instruksi berdiferensiasi merupakan bagian konteks spesifik dari pembelajaran berdiferensiasi.
Evaluasi Ulangan Harian Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) pada Mata Pelajaran Fisika di Sekolah Menengah Atas Se-Provinsi Gorontalo Ndune, Indah Sari; Umar, Masri Kudrat; Jahja, Mohamad
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.720

Abstract

Ulangan harian merupakan tes yang diberikan untuk memantau kemajuan belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan untuk memberikan balikan bagi penyempurnaan proses belajar mengajar serta untuk mengetahui kelemahan-kelemahan yang memerlukan perbaikan sehingga hasil belajar mengajar menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi ulangan harian pada mata pelajaran fisika di SMAN se-Provinsi Gorontalo dengan pendekatan model CIPP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah evaluatif. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan penggunaan angket yang berisi pertanyaan mengenai pelaksanaan evaluasi ulangan harian yang dilakukan oleh guru fisika yang ada di Provinsi Gorontalo masuk pada kategori sangat baik atau berada di atas 81%.
Efektivitas Manajemen Konflik di SMPN 40 Surabaya Istnaini, Hanun; Irdina, Ishfi Nur; Anggoro, Gymnastiar Zidan Dwi; Trihantoyo, Syunu; Nuphanudin, Nuphanudin
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen konflik di SMPN 40 Surabaya dan juga bagaimana pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah itu. Fokus penelitian yaitu pada manajemen konflik dalam implementasi kurikulum merdeka. Tujuannya adalah untuk menganalisis keterbatasan sumber daya di sekolah, pembagian dan pelaksanaan struktur organisasi dalam pengimplementasian kurikulum merdeka, pelaksanaan komunikasi antar guru dalam pengimplementasian kurikulum merdeka dan juga perbedaan pendirian dan perasaan dalam unit kerja atau bagian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara pada waka kurikulum. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian ini ditekankan pada dua fokus penelitian, yaitu manajemen konflik dan implementasi kurikulum merdeka. Pertama, manajemen konflik yang meliputi keterbatasan sumber daya, struktur organisasi, komunikasi, dan perbedaan individu. Yang kedua, implemenrasi kurikulum merdeka, yang mencangkup komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur, dan birokrasi. Dalam aspek manajemen konflik ini mengkaji tentang pengalokasian sumber daya menurut prioritas kebutuhan tiap unit kerja atau bagian, persaingan dalam meningkatkan status dalam unit kerja, dan juga ketersediaan infoemasi. Pada aspek implementasi kurikulum merdeka, mengkaji tentang koordinasi dalam pemerintah, sekolah, dan stakeholder dalam pengimplementasian kurikulum.
Optimalisasi Work-Life Balance Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMPN 16 Surabaya Fitri, Diffa Aulia; Sari, Dwi Indah Puspita; Maulana, Dimas Habib; Trihanyoto, Syunu; Nuphanudin, Nuphanudin
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.729

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengoptimalkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat meningkatkan kinerja guru di SMPN 16 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun keseimbangan waktu masih menjadi tantangan, orang merasa puas jika hasilnya sesuai dengan program. Pembelajaran berjalan lancar jika guru membuat RPP dengan baik dan dapat diterapkan pada pembelajaran. Pembelajaran yang tidak membosankan dicapai oleh guru dengan menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Guru selalu menggunakan evaluasi selama pembelajaran. Guru akan menjelaskan apakah materi yang diajarkan dapat diterima siswa atau tidak.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Kelas IV SDN Gayam 1 Pada Materi Sumber Daya Alam Apriliana, Sinta
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.735

Abstract

Pada proses kegiatan belajar mengajar dikelas hendaknya guru memiliki banyak sumber belajar. sumber belajar digunakan untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap suatu materi. Di SD Negeri Gayam 1 Kelas IV hanya menggunakan 1 buku sebagai sumber belajar materi sumber daya alam. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui analisis kebutuhan bahan ajar pada materi sumber daya alam di kelas IV SD Negeri Gayam 1. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, penyebaran angket, dan memberikan soal pre-test kepada siswa. Tempat pengamatan dilakukan di kelas IV SD Negeri Gayam 1 dengan jumlah siswa yakni 27. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada guru diketahui guru hanya menggunakan satu buku sebagai sumber mengajar. Hasil wawancara dengan siswa, diketahui bahwa siswa membutuhkan buku tambahan sebagai sumber belajar. Hasil pre-test materi sumber daya alam menunjukkan bahwa 24 dari 27 siswa memperoleh nilai dibawah KKM (≤ 75) dengan rata-rata nilai 48. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diketahui bahwa guru dan siswa membutuhkan buku tambahan sebagai sumber belajar materi sumber daya alam.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif TGT Melalui Media Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Kurniawan, Ahmad; Setyabudi, Titis
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Subjek dalam  penelitian ini siswa kelas II SDN Ngadirejo 4 Kartasura yang berjumlah 12 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus yaitu Siklus I dan Siklus II, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa dokumentasi dan tes. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Deskripsi kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian ini digunakan untuk menggambarkan peningkatan hasil belajar siswa. hasil penelitian menunjukan peningkatan nilai rata-rata siswa yang awalnya 50,83 pada pra-siklus menjadi 70,83 di siklus I dan selanjutnya naik menjadi 89,17 di siklus II. Peningkatan ini terjadi karena model TGT mendorong siswa menjadi lebih antusias dan aktif selam proses pembelajaran, yang berkontribusi besar terhadap peningkatan hasil belajar mereka. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif TGT dengan dukungan media permainan ular tangga berhasil meningkatkan hasil belajar matematika.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Show And Tell Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Rochmah, Siti Nor; Utomo, Arief Cahyo
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui metode Show and Tell pada pembelajaran tematik siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Tahun Ajaran 2023/2024. Keterampilan berbicara yang dimaksud dalam penelitian ini, meliputi aspek pelafalan, aspek parabahasa, aspek kebahasaan, aspek isi pembicaraan, dan aspek bahasa tubuh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01 yang berjumlah 18 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Objek penelitian adalah keterampilan berbicara siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa sebesar 9% yaitu pada siklus I sebesar 63% (kategori baik), kemudian meningkat menjadi 72% (kategori baik) pada siklus II. Dengan demikian melalui penggunaan metode Show and Tell pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.
Analisis Kompetensi Guru Pada Pelaksanaan Pembelajaran Abad 21 Di SDN 2 Brotonegaran Ngaini, Muhammad Shodiq Nur; Arifai, Muhammad Andiyan; Karomah, Murni; Rivaldi, Muhammad Fauzan; Averosy, Muhammad Agam; Asyrof, Muhammad Ulil Amri Nur; Malikah, Nurul
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i02.740

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui terkait kemampuan guru pada pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran abad 21 di SDN 2 Brotonegaran. Pembelajaran abad 21 pada saat ini penting untuk dilaksanakan secara menyeluruh terhadap siswa, karena akan menjadikan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Akan tetapi, kenyataannya terdapat beberapa guru yang belum memahami konsep pembelajaran abad 21 ataupun mengalami kendala terkait pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya pembelajaran yang dilakukan di SDN 2 Brotonegaran telah melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada prinsip pembelajaran abad 21. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui metode tanya jawab, pengembangan materi, dan bimbingan sesuai minat dan bakat siswa. Guru juga melakukan pembelajaran kolaboratif dengan mengajarkan siswa untuk menghargai sesama dan membentuk siswa secara berkelompok disertai penugasan dan bimbingan. Selain itu, guru juga melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan pengajaran yang menyesuaikan dengan RPP dan mengembangkan materi serta evaluasi. Guru juga melaksanakan pembelajaran yang terintegrasi dengan masyarakat dengan mengadakan pertemuan wali murid dan komite, mengikutsertakan masyarakat dalam beberapa kegiatan sekolah, serta menanamkan dan menerapkan serta memotivasi siswa tentang nilai-nilai sosial.