cover
Contact Name
Zahratul Qalbi
Contact Email
zahratulqalbi@unib.ac.id
Phone
+6282283435057
Journal Mail Official
abdipaud@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun Bengkulu 38371 A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal ABDI PAUD
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 2775569X     EISSN : 27757366     DOI : 10.33369
ABDI PAUD : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dibidang Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal ilmiah multidisiplin diterbitkan pertama kali pada tahun 2020 oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Bengkulu. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Artikel yang diterbitkan merupakan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat tentang pendidikan Anak Usia Dini yang berkaitan dengan masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai dibidang layanan masyarakat yang belum pernah dipublikasikan pada media cetak dan online lainnya. ABDI PAUD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan staf pengajar sebagian besar universitas di Indonesia, dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Early Childhood Education Early Childhood Development Early Childhood Education Learning Policy Early Childhood Education Early Chidlhood Problems Health in Early Childhood Education Nutrition for Early Childhood Parenting in Early Childhood Innovation in Early Childhood Education Language adn Literacy in Early Childhood Art and Creativity in Early Childhood Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
SOSIALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POHON ANGKA BERBASIS ICT BAGI GURU-GURU DI PAUD UNILAK GOLDEN SCHOOL Reswita Reswita; Sean Marta Efastri; Yesi Novitasari
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19042

Abstract

Pada hakikatnya PAUD adalah tempat anak bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Oleh karena itu setiap pembelajaran harus menyenangkan dan sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru yaitu dengan menggunakan media pohon angka berbasis ICT. Manfaat media pohon angka yaitu mengasah otak anak, disini terlihat ketika anak menyusun angka sesuai dengan urutannya, melatih koordinasi mata dan tangan. Seiring dengan perkembangan zaman dan pendidikan masa depan, maka pemanfatan ICT harus dimulai semenjak anak usia dini. Penguasaan ICT hendaknya juga menjadi esensi dasar mengisi kehidupan yang sedang tumbuh dan berkembang. Untuk ini guru-guru PAUD hendaknya memegang prinsip-prinsip pendidikan anak usia dini dalam mendesain program pengembangan pengajaran yang melibatkan ICT. Dalam kegiatan pengabdian ini, yang menjadi persoalan adalah masih rendahnya pemahaman guru-guru di PAUD Unilak Golden School tentang penggunaan media pembelajaran yang berbasis ICT. Adapun solusi yang diberikan oleh Tim pengabdian adalah sosialisasi penggunaan media pembelajaran pohon angka berbasis ICT. Hasil dari pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan bagi guru terhadap penggunaan media pembelajaran pohon angka berbasis ICT.
IMPROVING CHILDREN'S FINE MOTORCY THROUGH PAPER FOLDING ACTIVITIES FOR PAUD TEACHERS AT PKG CA NAI CIBAL Theresia Alviani Sum; Felisitas Ndeot; Yuliana Atradewi
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19599

Abstract

PAUD teachers who are members of the PKG Ca Nai Cibal are still low in using and creating a variety of learning media. This results in learning not being stinging and boring for children. One of the activities that can be done so that learning is more intense is the activity of folding paper. This activity can improve the motoric delicacy of children. In the activity of folding paper a lot of media that can be created by children both make rats, cats and various other animals. Through paper folding activities it is hoped that PAUD teachers at PKG ca Nai Cibal will be more creative in creating learning media so that learning is more enjoyable.
PELATIHAN PENGGUNAAN GOOGLE FORM DAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN ONLINE DI TENGAH PANDEMIK COVID-19 Wisman Wisman; Fitra Youpika; Zahratul Qalbi
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19337

Abstract

Belajar online merupakan tantangan pada saat pandemik Covid-19 karena belajar online membutuhkan profesionalitas dan kualitas guru. Pembelajaran berbasis online menjadi solusi di tengah wabah covid-19. Demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran pada saat Covid-19 di SMKN 7 Kota Bengkulu perlu dikembangkan berbagai media pembelajaran yang kreatif dan inovatif berbasis online terutama menggunakan google form dan google classroom. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan pengabdian ini sebagai berikut. (1) Guru bisa menerapkan pembelajaran secara online dengan menggunakan google form dan google classroom; (2) Guru bisa menggunakan teknologi dalam mempublikasikan bahan ajar, selama ini guru mengajar secara konvensional yaitu harus dengan melakukan tatap muka; dan (3) Guru tidak lagi menggunakan kertas pada saat latihan atau ujian. 
SOSIALISASI KARTU MENUJU SEHAT (KMS) ONLINE DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR Azlin Atika Putri; Siti Fadillah; Sri Wahyuni
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19607

Abstract

KMS merupakan kartu yang memuat kurva pertumbuhan anak berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur yang dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Sebagai Mitra Dalam Pelaksanaan Program PKM ini adalah HIMPAUDI Kecamatan Rumbai. Berdasarkan analisis situasi dapat teridentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapai oleh mitra, yaitu: Kurangnya pemahaman dan pengetahuan dalam mengisi Kartu Menuju Sehat Secara Online. Di samping itu, tidak adanya penyuluhan mengenai Kartu Menuju Sehat Online. Oleh sebab itu, kami tergerak untuk memberikan pemahaman dan pengetahauan Kartu Menuju Sehat secara online untuk anak agar Pendidik PAUD tersebut memiliki pengetahuan. Adapun mekanisme pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini memeiliki beberapa langkah yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan; perencanaan, pelaksanaan, monitoring kegiatan, dan evaluasi. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang lebih banyak lagi khususnya pengetahuan tentang mengukur pertumbuhan anak usia dini
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 DI TK DHARMA WANITA PROVINSI BENGKULU M Nasirun; Anni Suprapti; Indrawati Indrawati
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19559

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah Meningkatkan kemampuan guru dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Pembelajaran Abad 21 yang digunakan mengajar di TK. Pemecahan masalah dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan melaksanakan kegiatan kegiatan pengabdian masyarakat melalui  pelatihan Model Pembelajaran Abad 21 yang diikuti para guru TK Dharma Wanita Propinsi Bengkulu. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah seluruh guru TK Dharma Wanita Provinsi Bengkulu berjumlah 13 orang guru. Metode kegiatan yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: Metode Ceramah; Metode Tanya-jawab, Penugasan (latihan) tentang penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dalam Pembelajaran Abad 21. Hasil kegiatan penyusunan rencana pembelajaran Abad 21 di TK Dharma Wanita Provinsi Bengkulu,  dan setelah dilakukan evaluasi dan penilaian serta balikan dari peserta disimpulkan kegiatan berjalan dengan baik  sesuai tujuan. Hasil penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru berada pada kriteria baik  artinya seluruh komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dalam Pembelajaran Abad 21 sudah dilakukan dengan lengkap dan baik. Saran setelah kegiatan hendaknya perlu pelatihan untuk memberikan tentang komponen dan indikator atau kriteria-kriteria penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran Abad 21
PARENTING MANAJEMEN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI BERBASIS KELUARGA DI PAUD AS SAKINAH PEKANBARU suharni suharni; Adolf Bastian; Yesi Novitasari
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19759

Abstract

Keterlibatan orang tua secara aktif dalam pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memanajemen pembelajaran yang dilakukan oleh anak merupakan hal yang sangat penting. Namun terkadang, beberapa kendala seperti keterbatasan pengetahuan serta kesibukkan orang tua sehingga orangtua menyerahkan seutuhnya tanggungjawab dalam pembelajaran kepada guru disekolah. Kadang karna kurangnya komunikasi sering terjadi miskomunikasi antara guru dan orang tua tentang pembelajaran yang dilaksanakan disekolah maupun diluar sekolah.Manajemen pembelajaran yang baik sangat penting agar kegiatan pembelajaran tidak hanya dilaksanakan disekolah namun dapat dilaksanakan diluar sekolah maupun dirumah dalam pengasuhan serta pantauan orangtua. Orang tua ikut berpartisiapsi dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah ketika ada kegiatan yang dilaksanakan oleh guru untuk orang tua dan anak. Adapun solusi yang ditawarkan yaituParentingManajemen Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Keluarga di Paud As Sakinah Pekanbaru. Melalui kegiatan ini diharapkan orang tua dapat menyadari pentingnya peranan orang tua di lingkungan keluarga dalam memanajemen pembelajaran yang dilakukan oleh anak agar hubungan anak dan orang tua lebih dekat serta anak akan termotivasi menunjukkan kemampuan yang dimiliki dalam pembelajaran yang dilakukan disekolah maupun di luar sekolah.
PENATAAN LINGKUNGAN BELAJAR ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI Winarti Agustina; Hisardo Sitorus; Emmi Silvia Herlina; Uranus Zamili; Ledyana Dwi Mei Situngkir
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.18195

Abstract

ABSTRAKMasa wabah Covid-19 mengharuskan sekolah untuk melakukan pembelajaran secara daring. Hal ini yang tengah dihadapi oleh TK Cerdas Ceria yang memberlakukan sistem pembelajaran blanded learning pada peserta didiknya. IAKN Tarutung khususnya prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD) sebagai mitra dari TK Cerdas Ceria melakukan diskusi untuk menanggulangi permasalahan sekolah agar anak-anak usia dini memiliki minat belajar yang lebih tinggi ketika melakukan pembelajaran baik di sekolah maupun di rumah. Solusi yang diberikan prodi dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yaitu mengadakan kegiatan edukasi penataan lingkungan belajar dalam bentuk seminar. Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan dihadiri oleh guru-guru, orangtua, dan masyarakat di Desa Tapian Nauli, Tapanuli Utara. Narasumber yang diundang dalam kegiatan ini adalah pengawas PAUD dan Sekolah Dasar yang memiliki kompetensi yang mumpuni juga sesuai dengan tema kegiatan. Prodi juga memberikan angket kepuasaan kegiatan berbentuk link google form kepada seluruh peserta seminar yang hadir. Hasilnya diperoleh 90, 57% dengan keterangan Sangat Memuaskan, sehingga mendorong prodi untuk berkomitmen mengadakan kegiatan edukasi lainnya sesuai kebutuhan mitra. Kata Kunci : penataan, lingkungan belajar, anak usia dini  ABSTRACT The COVID-19 outbreak has demanded schools to conduct online learning. This issue is being faced by Cerdas Ceria Kindergarten, which applied a blended learning system to its students. As a partner of Cerdas Ceria Kindergarten, IAKN Tarutung, specifically the Early Childhood Christian Education Study Program, held a discussion to address school problems in order for preschool children to have higher learning interests in both school learning and home learning. The solution provided by the study program on the occasion of community service is to hold an educational activity regarding the structuring of learning environment, which is done in the form of a seminar. The event is carried out in a day and is attended by teachers, parents, and the people of Tapian Nauli village, North Tapanuli. The resource person invited to this event is kindergarten and elementary school supervisors who are competent, as well as appropriate with the theme of the event. The study program also handed out event satisfaction questionnaires in the form of a google form link to all of the seminar participants who attended the event. It achieved 90, 57% result and is described as very satisfactory, thus encouraging the study program to commit to holding other educational activities following the needs of the partners. Keyword: structuring, learning environment, preschool children
PELATIHAN PEMANFAATAN GAME EDUKATIF ULAR TANGGA UNTUK PENGEMBANGAN DIRI ANAK Anna Ayu Herawati; Vira afriyati; Arsyadani Mishbahuddin
Jurnal ABDI PAUD Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v2i2.19307

Abstract

Anak merupakan salah satu bagian terpenting yang tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan sebuah Negara. Anak yang berhadapan dengan hukum selanjutnya disebut dengan narapidana anak hendaknya tetap mendapatkan hak-hak nya salah satunya yaitu hak pendidikan. Hak yang sangat berkaitan erat dengan perbaikan mental anak adalah hak untuk mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Masih banyak ditemui bahwa anak-anak binaan LPKA mengalami gangguan dalam pengembangan diri, seperti kemampuan bahasa, adaptasi dan kemampuan soft skill lainnya. Dengan demikian perlu adanya pembinaan yang menggunakan pendekatan konseling melalui pemanfaatan game edukatif ular tangga guna meningkatkan pengembangan diri anak binaan di LPKA Bengkulu.Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Mengembangkan communication skill mereka melalui pelatihan pengembangan diri melalui pemanfaatan game edukatif ular tangga, (2) Memberikan narapidana bekal soft skill yang dapat mereka manfaatkan untuk dapat melanjutkan kehidupan setelah habisnya masa tahanan. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bengkulu. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu anak binaan yang mengikuti kegiatan game edukatif ular tangga terlihat aktif dan responsif. Beberapa anak yang awalnya terlihat malu, pendiam bahkan kurang percaya diri menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Hal ini dikarenakan dalam prosedur pelaksanaan kegiatan di dalamnya membahas tentang materi-materi yang berkaitan dengan kecakapan hidup serta kemampuan bahasa yang berkaitan dengan pengembangan diri anak binaan LPKA. 
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL BAGI ORANG TUA DAN GURU PAUD MUTIARA CENDEKIA Yesi Novitasari; Sri Wahyuni; Suharni Suharni
Jurnal ABDI PAUD Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v3i1.22372

Abstract

Hadirnya Teknologi digital berbasis revolusi industry 4.0 memberikan keuntungan dan menawarkan banyak peluang pada dunia tanpa batas yang belum pernah ada sebelumnya. Namun juga mempunyai berbagai dampak buruk jika tidak diiringi pengetahuan dan kecakapan yang cukup. Sistem pembelajaran dan sistem multi media yang dapat menunjang perubahan sistem pendidikan yang klasik menjadi sebuah pembelajaran berbasis online dengan sistem pola pembelajaran e-learning dan virtual meeting, dan ini merupakan tantangan super baru dalam kancah dunia Pendidikan. Namun demikian diperlukan literasi digital bagi guru, orang tua dan anak agar tujuan pemanfaatan digitalisasi dalam pembelajaran tercapai dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Pada pendidikan PAUD, anak lebih diperkenalkan pada realitas hidup bersama yang mempunyai aturan dan nilai hidup. Proses ini dilaksanakan melalui berbagai bentuk kegiatan yang membuat anak senang dan merasakan kebaikan dan tatanan serta nilai hidup tersebut. Namun disituasi dan kondisi berbeda guru tetap dituntut menyuguhkan pembelajaran bermakna untuk anak, tatap muka ataupun kelas yang mengudara dengan pemanfaatan digital. Untuk itu diperlukan literasi digital bagi orang tua, guru dan siswa agar dapat saling mendukung dan melakukan peranannya masing-masing dalam pemanfaatan digital sehingga pembelajaran dapat berjalan baik sesuai perencanaan dan dapat mencapai perkembangan optimal.
PENDAMPINGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI PAUD KASIH IBU RUMBAI Azlin Atika Putri; Adolf Bastian; Reswita Reswita
Jurnal ABDI PAUD Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v3i1.22373

Abstract

Strategi pembelajaran sebagai segala usaha guru dalam menerapkan berbagai metode pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sebagai Mitra Dalam Pelaksanaan Program PKM ini adalah PAUD Kasih Ibu Kecamatan Rumbai. Berdasarkan analisis situasi dapat teridentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapai oleh mitra, yaitu: Kurangnya pengetahuan pendidik dalam menerapkan strategi pembelajaran tatap muka terbatas. belum adanya pendampingan penerapan strategi pembelajaran tatap muka terbatas. Oleh sebab itu, kami tergerak untuk memberikan pendampingan penerapan strategi pembelajaran tatap muka terbatas agar Pendidik PAUD tersebut memiliki pengetahuan. Adapun mekanisme pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini memeiliki beberapa langkah yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan; perencanaan, pelaksanaan, monitoring kegiatan, dan evaluasi. Setelah mengikuti kegiatan  pengabdian masyarakat ini peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang lebih banyak lagi khususnya penerapan strategi pembelajaran tatap muka terbatas.