cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Sirup Parijoto sebagai Literasi Kearifan Lokal Siswa: Inovasi Flashcard Etnosains dalam Pembelajaran IPA Muhammad, Maulidia Nurul; Laelasari, Iseu
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flashcard berbasis etnosains yang mengangkat proses pembuatan sirup parijoto sebagai literasi kearifan lokal siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Research and Development (R&D) menerapkan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), meskipun tahap disseminate tidak dilakukan sebab terbatasnya waktu serta fokus pengembangan media saja. Pada tahap develop yakni dengan validasi kepada para 3 ahli media dan 3 ahli materi serta sebaran instumen angket respon siswa dan guru. Adapun beberapa aspek yan dinilai seperti tampilan visual, kualitas media, kesesuian bagi siswa, manfaat dalam belajar, keterkaitan dengan etnosains. Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi dan media memperlihatkan bahwa media termasuk dalam kategori sangat layak, dengan presentase validasi materi sebesar 89,58% dan validai media sebesar 95,45%. Sedangkan pada sebaran angket respon guru IPA memperoleh nilai 79,54% pada kategori baik, sedangkan hasil angket respon dari 20 siswa sebesar 78,12% pada kategori baik, hal ini memperlihatkan bahwa media ini mampu digunakan digunakan dalam pembelajaran IPA dengan layak dan mendukung literasi kearifan lokal siswa. Media flashcard ini dinilai mampu mengaitkan praktik budaya lokal dengan konsep IPA, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif sumber belajar IPA berbasis etnosains bagi siswa SMP.
Media Pembelajaran Matematika Berbasis Interaktif Kelas V Pokok Pembahasan Bangun Ruang Habesia, Habesia; Razilu, Zila; Saputra, Hendra Nelva
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1889

Abstract

Pembelajaran konvensional yang tidak menarik minat peserta didik, masih menjadi kendala dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar tentang materi bangun ruang. Observasi yang dilakukan pada Sekolah Dasar Negeri 50 Kendari menunjukan bahwa pengajar masih menggunakan metode konvensional yang umum digunakan terus-menerus meskipun sekolah mempunyai fasilitas teknologi yang memadai. Penelitian ini, dilakukan bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis interaktif kelas V pokok pembahasan bangun ruang. Penelitian ini memakai metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Development, Implementasi, Evaluasi), dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur keberhasilan pengembangkan media pembelajaran berbasis interaktif pada siswa sekolah dasar menggunakan tools Articulate Storyline 3. Penelitian ini memperoleh hasil validasi dari 3 ahli media dan 3 ahli materi serta hasil responden siswa sebanyak 25. Dengan nilai rata-rata ahli media 79,58%, ahli materi 90,37%, dan hasil responden siswa 90,5%. Hasil dari pengujian ini menunjukan bahwa media pembelajaran matematika berbasis interaktif pada pokok bahasan bangun ruang yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dan bisa diterapkan pada peserta didik kelas V SD Negeri 50 kendari.
Pengaruh Model PjBL Berbasis Multimedia terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV di SDN Donggobolo Harmikam, Ika; Nurjumiati, Nurjumiati; Yulianci, Syahriani; Hairunisa, Hairunisa; Fitriati, Ita
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1934

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan agar dapat mengetahui pengaruh model PjBL berbasis multimedia terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV di SDN Donggobolo. Penelitian ini menggunakan pendekatan pra-eksperimental dengan rancangan one group test pretest-postest, Dimana peserta didik terlebih dahulu diberikan tes awal sebelum menerima perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan tes akhir setelah perlakuan diberikan. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas IV dengan total 17 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk tes essay. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa nilai rata-rata pretest peserta didik 32,47, sedangkan postest meningkat menjadi 68,82. Pada hasil uji t sample berpasangan, memperoleh nilai signifikan dengan nilai 0,000 yang nilainya berada dibawah 0,05, terbukti berpengaruh signifikan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model PjBL berbasis multimedia terbukti mampu meningkatkan penguasaan materi IPA siswa kelas IV secara signifikan dan dapat dijadikan pilihan metode pembelajaran yang interaktif dan bermakna di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Review) terhadap Literasi Matematika Siswa MTs Serucha, Tifalina; Salasiyah, Cut Intan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1935

Abstract

Rendahnya literasi matematika siswa dapat disebabkan oleh kurang optimalnya penerapan model pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, pemilihan model pembelajaran sangat berperan penting. Oleh sebab itu, pendidik harus memilih model pembelajaran yang sesuai agar siswa dapat lebih mudah menangkap konsep-konsep matematika. Salah satu model pembelajaran alternatif yang dianggap efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika adalah model SQ4R. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan literasi matematika antara siswa yang menggunakan model SQ4R dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional di MTsN 2 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII, dengan kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan VIII-2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, dan analisis data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yaitu 0,016 kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SQ4R lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dalam Pembelajaran Aljabar Hesti, Nafisah Gitama; Budiman, Indra
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1945

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VII. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Objek kajian berjumlah 42 siswa kelas VII. Pengumpulan datanya dengan tes yang mencakup enam soal uraian terkait kemampuan pemahaman konsep matematika. Proses mereduksi data, menyajikan data, dan mengambil kesimpulannya merupakan metode yang dimanfaatkan untuk menganalisis data secara kualitatif. Berdasarkan hasil tesnya, kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII terbagi ke dalam tiga kategori. Sebanyak 2% siswa pada kategori tinggi, 19% pada kategori sedang, dan sebanyak 79% peserta didik dengan kategori rendah. Disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan strategi pembelajaran untuk membantu peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematis.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa melalui Pendekatan Problem Posing di Sekolah Menengah Pertama Azkia, Syarifah Putri; Susanti, Susanti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1965

Abstract

Studi berikut bertujuan untuk memahami peningkatan pembelajaran melalui pendekatan problem posing pada kemampuan komunikasi matematis siswa di SMPN 6 Banda Aceh. Pendekatan problem posing diterapkan karena bisa mendorong siswa aktif dalam merumuskan, mengajukan, dan menyelesaikan permasalahan matematika sehingga harapannya bisa mengoptimalkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental dengan pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini merupakan siswa kelas VII. Sampel penelitian ini tersusun atas dua kelas dimana kelas VII-8 sebagai kelas eksperimen yang memakai pendekatan problem posing dan kelas VII-7 sebagai kelas kontrol yang memakai pembelajaran konvensional dengan teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis dalam bentu pretest dan posttest. Tes ini disusun berdasarkan indikator komunikasi matematis secara umum, yaitu: (1) Menjelaskan ide, situasi dan relasi secara tulisan ke dalam bahasa matematika, (2) Menuliskan langkah-langkah penyelesaian soal dengan jelas dan tepat, (3) mampu menyampaikan kesimpulan pada jawaban pertanyaan. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah H0 kemampuan komunikasi matematis yang dibelajarkan melalui pendekatan problem posing sama dengan kemampuan komunikasi matematis yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dan H1 kemampuan komunikasi matematis yang dibelajarkan melalui pendekatan problem posing lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian memaparkan bahwasanya pembelajaran dengan pendekatan problem posing secara signifikan mengoptimalkan kemampuan komunikasi matematis siswa dibanding pembelajaran konvensional, ditunjukkan oleh nilai sig 0,02 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan problem posing lebih baik dibandingkan dengan siswa yang di belajarkan dengan pembelajaran konvensional.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa dalam Pemanfaatan YouTube sebagai Media Pembelajaran IPA di Era Digital Saputra, Andriawan; Noor, Faiq Makhdum
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1985

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar dalam integrasi media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, salah satunya adalah pemanfaatan YouTube. Platform ini memiliki potensi sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) karena kemampuannya dalam menyajikan materi visual yang mendukung pemahaman konsep-konsep abstrak. Meskipun demikian, kajian yang secara khusus membahas efektivitas YouTube dalam meningkatkan literasi sains, preferensi siswa terhadap konten video, serta tantangan dan solusi implementasinya masih terbatas, juga keterbatasan guru dalam menggunakan teknologi saat pembelajaran menjadi masalah tersendiri. Kondisi ini menjadi dasar pentingnya dilakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan YouTube dalam pembelajaran IPA sebagai sarana pengembangan literasi sains siswa, mengidentifikasi bentuk konten yang diminati siswa, serta menelaah kendala yang dihadapi dan alternatif solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VII SMP Negeri 2 Mayong. Sampel terdiri dari 14 siswa yang telah mengikuti pembelajaran IPA menggunakan video YouTube. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara kepada guru dan siswa serta penyebaran angket skala likert yang berpedoman pada indikator literasi sains yang secara umum memuat kemampuan mengidentifikasi masalah ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah, dan menggunakan bukti ilmiah. Analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yang saling berkaitan yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan YouTube secara efektif dapat meningkatkan literasi sains siswa. Video dengan animasi visual serta eksperimen sederhana IPA merupakan konten yang paling disukai. Kendala utama meliputi keterbatasan jaringan internet dan waktu penyiapan media, yang dapat diatasi melalui perbaikan infrastruktur jaringan dan pengelolaan waktu yang tepat.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas IX dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Natalia, Kristin; Warmi, Attin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1989

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menuntaskan soal-soal yang menyangkut pada topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas IX di salah satu SMP di Kabupaten Karawang yang berjumlah 21 siswa. Penelitian ini menggunakan instrument tes uraian soal cerita. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini meliputi reduksi data, penyajian datan dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mengindikasi bahwa kemampuan penalaran matematis siswa bervariasi pada setiap indikator. Pada indikator mengajukan dugaan, siswa memperoleh presentase 71% yang termasuk dalam kategori tinggi. Indikator manipulasi matematika mencapai 52%, berada kategori sedang. Sementara itu, indikator menyusun bukti atau memberikan alasan memperoleh presentase 48% dan indikator menarik kesimpulan sebesar 38%, yang keduanya tergolong dalam kategori rendah. Secara umum, rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa berkategori tinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Polinomial melalui Media Pembelajaran Tapolin pada Peserta Didik Kelas XI Hidayah, Nurul; Firdaus, Hana Puspita
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.2025

Abstract

Rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami pelajaran matematika, terutama pada pokok bahasan Polinomial, menjadi tantangan yang kerap dihadapi di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas materi yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap konsep aljabar dan operasi-operasi yang menyertainya. Berdasarkan observasi awal di kelas XI MIPA 1 SMAS Bima Ambulu, ditemukan bahwa mayoritas peserta didik menghadapi hambatan saat mengerjakan soal-soal terkait materi polinomial. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan inovasi pembelajaran yang dapat memfasilitasi pemahaman konsep secara lebih konkret dan sistematis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pencapaian hasil belajar matematika pada topik polinomial dengan memanfaatkan media pembelajaran TAPOLIN (Tabel Polinomial). Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus kegiatan. Data dikumpulkan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap operasi-operasi polinomial, seperti penjumlahan, pengurangan, dan perkalian polinomial. Selain itu, observasi dilakukan untuk menilai keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Temuan penelitian mengindikasikakn adanya peningkatan yang berarti pada capaian belajar peserta didik. Pada fase prasiklus, hanya 6,06% dari seluruh peserta didik yang berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan pada siklus I angka tersebut meningkat menjadi 78,78%, dan akhirnya mencapai 96,96% pada siklus II. Temuan ini mengindikasikan bahwa media TAPOLIN mampu mendukung pemahaman peserta didik terhadap operasi polinomial dengan cara yang lebih sistematis dan terorganisir. Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif seperti TAPOLIN berpotensi menjadi alternatif untuk memperkuat pemahaman konsep matematika.
Studi Eksperimen: Media Pembelajaran IPA Berbasis Sabun Dr. Stone dengan Pemanfaatan Bahan Treasure of the Sea Khoiriyani, Very; Malichatin, Hanik; Noor, Faiq Makhdum
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merealisasikan konsep sains populer dari anime Dr. Stone ke dalam eksperimen nyata dan mengintegrasikannya ke dalam media pembelajaran kontekstual. Produk utama yang dikembangkan adalah sabun padat berbahan dasar kalsium oksida (CaO), natrium karbonat (Na₂CO₃), dan natrium hidroksida (NaOH), yang dibuat melalui reaksi saponifikasi di laboratorium. Metode penelitian yang digunakan mengadaptasi model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun hanya dilaksanakan sampai tahap Develop. Proses pembuatan sabun dikombinasikan dengan penyusunan LKPD berbasis proyek pada materi asam basa. Kelayakan media dinilai melalui validasi ahli materi, ahli media, serta uji organoleptik oleh responden pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sabun memiliki pH 9,0 yang sesuai dengan standar keamanan kulit. Sebagian besar responden menilai sabun layak digunakan, dengan catatan perbaikan pada aspek visual. Validasi terhadap sabun, LKPD, dan materi menunjukkan bahwa seluruh komponen masuk kategori "layak" hingga "layak tanpa revisi". Penelitian ini membuktikan bahwa prinsip-prinsip ilmiah dalam media populer seperti anime dapat diterapkan dalam pembelajaran nyata, serta memberikan alternatif media kontekstual yang mendekatkan sains dengan dunia peserta didik.