cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
jurnaltanda@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 27970477     DOI : -
TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ber e-ISSN 2797-0477 ini adalah jurnal open access, peer-review dua bulanan dalam satu tahun yang diterbitkan oleh Aksiologi Surabaya. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ini mendorong artikel asli tentang berbagai isu dalam Studi Bahasa dan Sastra, tidak terbatas pada filsafat, sastra, linguistik, antropologi, sejarah, studi budaya, seni, dan ilmu informasi yang berfokus pada studi dan penelitian budaya Indonesia. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra menerima publikasi komposisi seimbang dari artikel penelitian teoritis atau empiris berkualitas tinggi, studi komparatif, studi kasus, makalah review, makalah eksplorasi, dan resensi buku. Semua manuskrip yang diterima akan dipublikasikan secara online.
Articles 131 Documents
TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM NOVEL ANAK SEMUA BANGSA Angelina Sangap Sembiring; Muhammad Rohmadi
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2976

Abstract

Penelitian studi ini untuk menjelaskan jenis-jenis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang ada dalam novel Anak Semua Bangsa. Penelitian ini juga berfokus pada mengevaluasi pentingnya hasil analisis tersebut sebagai materi pembelajaran untuk keterampilan berbicara, khususnya dalam konteks wawancara di SMK N 1 Sawit Boyolali. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berasal dari percakapan yang dilakukan oleh karakter dalam novel Anak Semua Bangsa yang meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, membaca dengan teliti, dan mencatat informasi yang relevan, kemudian menganalisisnya dengan menggunakan teknik analisis isi. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa dalam karya sastra Anak Semua Bangsa terdapat beragam variasi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang diaplikasikan sesuai dengan konteks dialog antar karakter. Tindak tutur ilokusi menjadi yang paling sering muncul karena mencakup banyak tujuan seperti memberi instruksi, meminta, memberikan saran, dan mengemukakan pendapat. Hasil analisis ini dinilai tepat sebagai referensi dalam pengajaran keterampilan berbicara pada topik wawancara karena mampu menghadirkan contoh pemakaian bahasa yang komunikatif, sopan, serta sesuai dengan konteks dan maksud komunikasi. Penelitian menyimpulkan bahwa novel Anak Semua Bangsa menyimpan beragam tipe tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang dapat dieksplorasi melalui perspektif pragmatik. Temuan tersebut memiliki nilai relevansi yang baik sebagai sumber pembelajaran untuk keterampilan berbicara dalam materi wawancara di SMK N 1 Sawit Boyolali karena bisa membantu siswa memahami penggunaan bahasa secara efisien, tepat, dan sesuai dengan konteks dalam komunikasi.
INTEGRASI SOSIAL SUKU BAJO DALAM MASYARAKAT SIKKA NTT: ANALISIS UNGKAPAN ADAT SEBAGAI REPRESENTASI PENERIMAAN ETNIK Bertholomeus Jawa Bhaga
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi sosial komunitas Suku Bajo dalam masyarakat Sikka, Nusa Tenggara Timur, melalui kajian ungkapan adat sebagai representasi penerimaan etnik. Berbeda dari studi pada umumnya yang menekankan aspek ekonomi, maritim, atau marginalisasi komunitas Bajo, penelitian ini menawarkan pendekatan etnolinguistik dengan menempatkan ungkapan adat sebagai medium analisis utama dalam memahami proses integrasi sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi literatur dan interpretasi makna budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan adat dalam bahasa Sikka merepresentasikan nilai inklusivitas, penerimaan terhadap pendatang, serta konstruksi identitas berbasis teritorial. Meskipun tidak secara eksplisit menyebut Suku Bajo, struktur simbolik dalam ungkapan adat menyediakan ruang legitimasi kultural bagi integrasi kelompok tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa adat berfungsi sebagai mekanisme simbolik dalam membentuk batas dan penerimaan etnik. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penguatan perspektif antropologi linguistik dalam studi integrasi etnik, khususnya dengan menunjukkan bahwa ungkapan adat dapat berperan sebagai instrumen legitimasi sosial yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam kajian Suku Bajo. Dengan demikian, penelitian ini memperluas pemahaman tentang integrasi sosial tidak hanya sebagai proses struktural, tetapi juga sebagai konstruksi simbolik berbasis bahasa dan budaya.
DISFEMISME DALAM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM RATU.NYINYIR.OFC Hanif Khoirotun Nisa; Hasnah Faizah; Mangatur Sinaga
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2746

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi penggunaan disfemisme yang terdapat dalam kolom komentar akun Instagram @ratu.nyinyir.ofc. Data pada penelitian ini berupa kata, frasa, dalam disfemisme dalam kolom komentar akun Instagram @ratu.nyinyir.ofc. Data pada penelitian dalam fungsi disfemisme berupa mempermalukan orang lain, mengekspresikan kemarahan, menekankan hal atau kondisi, menyatakan dan mewakili hal yang sangat buruk atau kondisi, mengungkapkan keheranan, menunjukkan keintiman, dan mengekspresikan kegembiraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dan bentuk penggunaan disfemisme dalam kolom komentar akun Instagram @ratu.nyinyir.ofc bentuk makian berupa kata, makian berupa frasa, dan makian berupa kalusa, serta fungsi berupa mempermalukan orang lain, mengekspresikan kemarahan, menekankan hal atau kondisi, menyatakan dan mewakili hal yang sangat buruk atau kondisi, mengungkapkan keheranan, menunjukkan keintiman, dan mengekspresikan kegembiraan.
MARGINALISASI DAN RESISTENSI SUKU ANAK DALAM DALAM NOVEL PEREMPUAN DI UJUNG TEMBAWANG KARYA PAUL TAO WIDODO: PERSPEKTIF KAJIAN BUDAYA Davinna Tiara Meljo; Syafril; Fadlillah
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2767

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Marginalisasi dan Resistensi Suku Anak Dalam dalam Novel Perempuan di Ujung Tembawang Karya Paul Tao Widodo: Perspektif Kajian Budaya. Secara garis besar penelitian ini menjelaskan gambaran umum Suku Anak Dalam dan Novel Perempuan di Ujung Tembawang, bentuk-bentuk marginalisasi dan resistensi Suku Anak Dalam, faktor penyebab dan dampak marginalisasi dan resistensi Suku Anak Dalam, serta makna marginalisasi dan resistensi dalam Novel Perempuan di Ujung Tembawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, secara umum tujuan penelitian ini mengkaji dan menggali informasi mengenai marginalisasi yang dialami dan resistensi yang dilakukan oleh Suku Anak Dalam karena adanya penggusuran akibat pembukaan lahan perkebunan sawit oleh pihak pemerintah maupun korporasi swasta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Hegemoni Antonio Gramsci, Teori Resistensi James C. Scott dan Teori Representasi Stuart Hall. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti diperoleh kesimpulan bahwa marginalisasi yang dialami oleh Suku Anak Dalam membuat kehidupan mereka di hutan semakin terpinggirkan, penggusuran yang dilakukan pemerintah dan hunian tetap yang disediakan justru tidak membuat hidup mereka sejahtera, sedangkan resistensi yang dilakukan merupakan bentuk kontra hegemoni atas relasi kuasa pemerintah, resistensi yang dilakukan Suku Anak Dalam bukan hanya penolakan sederhana melainkan resistensi untuk memperjuangkan dan mempertahankan pola hidup, hak-hak dasar, dan identitas budaya mereka yang telah ada sejak lama dan dilakukan turun-temurun. Novel Perempuan di Ujung Tembawang Karya Paul Tao Widodo merupakan representasi dari Suku Anak Dalam yang kehilangan hutan sebagai sumber utama penghidupan mereka dan harus digantikan oleh kebun sawit yang dikuasai oleh pihak-pihak yang melakukan hegemoni. Perspektif Kajian Budaya digunakan untuk melihat sejauh mana pemerintah mengubah wilayah hutan adat menjadi sebuah praktik ekonomi tanpa memikirkan dampak yang dirasakan oleh masyarakat adat.
TRADISI KEMATIAN MASYARAKAT ADAT KAMPUNG JALAWASTU DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI Vidya Maharani Anannidra; Dhiah Fatma Pratiwi; Mufidatuz Zahro Aj-Jauharoh; Eka Dwi Sasmita Putri; Aulia Nur Afifah; Odin Rosidin; Muhammad Rinzat Iriyansah; Robita Ika Annisa
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tradisi kematian yang masih dijaga oleh masyarakat adat Kampung Jalawastu sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Fokus dari penelitian ini mencakup proses pengurusan jenazah, tradisi kematian, aturan bentuk makam, serta tradisi sawer warung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan teknik simak catat serta rekam terhadap masyarakat Kampung Adat Jalawastu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami arti dan pengalaman masyarakat terkait tradisi kematian yang mereka laksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengurusan jenazah di Kampung Jalawastu mengikuti ajaran Islam, yang mencakup memandikan, mengafani, menyalati, dan menguburkan jenazah. Selain itu, masyarakat juga melaksanakan berbagai tradisi kematian seperti surtanah, telung dina, mitung dina, nyeket, nyatus, mendak, nyewu, dan nyadran sebagai penghormatan kepada leluhur serta doa untuk almarhum. Ketentuan adat juga tercermin dalam bentuk makam yang tidak diperbolehkan menggunakan semen, keramik, atau batu bata, hanya menggunakan batu alami dan kayu. Tradisi sawer warung yang dilaksanakan saat acara pemakaman juga masih dipelihara karena diyakini memiliki makna simbolis sebagai tolak bala dan bentuk penghormatan kepada tradisi leluhur. Tradisi-tradisi ini menunjukkan kuatnya nilai sosial, budaya, dan spiritual dalam kehidupan masyarakat di Kampung Jalawastu.
VARIASI BAHASA INDOGLISH DALAM IKLAN PRODUK KECANTIKAN DI SHOPEE: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Malichatul Azzah; Bagiya; Umi Faizah
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk variasi bahasa Indoglish yang digunakan dalam iklan produk kecantikan pada platform Shopee. Penelitian iini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian sosiolinguistik. Sumber data berupa teks iklan produk kecantikan kategori skincare dan makeup yang terdapat pada platform Shopee. Data penelitian berjumlah 10 data yang mengandung unsur indoglish. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan teknik catat, sedangkan analisa data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa Indoglish yang digunakan dalam iklan produk kecantikan di Shopee terdiri atas tiga bentuk, yaitu campur kode kata, campur kode frasa, dan campur kode singkatan. Penggunaan variasi bahasa Indoglish dalam iklan berfungsi untuk memberikan kesan modern, menarik perhatian konsumen, memperkuat daya persuasif, serta membangun citra produk yang mengikuti perkembangan tren global. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Indoglish menjadi salah satu strategi kebahasaan yang efektif dalam komunikasi pemasaran digital, khususnya pada iklan produk kecantikan di platform e-commerce.
“MENULIS SKRIPSI ITU SEPERTI...”: METAFORA KONSEPTUAL MAHASISWA TINGKAT AKHIR DALAM MEMAKNAI PENGALAMAN PENULISAN SKRIPSI Eva Utami Durahman
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metafora konseptual yang digunakan mahasiswa tingkat akhir dalam mengonseptualisasikan penulisan skripsi serta menginterpretasikan makna yang terkandung di dalamnya melalui Teori Metafora Konseptual. Penelitian menggunakan desain kualitatif eksploratif dengan melibatkan 16 mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sastra Inggris di sebuah universitas swasta di Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terbuka yang meminta peserta melengkapi pernyataan “Menulis skripsi itu seperti _____ karena _____.” Data dianalisis melalui identifikasi ungkapan metaforis, pengelompokan domain sumber, pemetaan metafora konseptual, dan interpretasi makna konseptual. Hasil penelitian mengungkap enam metafora konseptual yang digunakan mahasiswa untuk memahami penulisan skripsi, yaitu “Penulisan skripsi adalah sebuah perjalanan”, “Penulisan skripsi adalah konstruksi yang terstruktur”, “Penulisan skripsi adalah pengalaman emosional”, “Penulisan skripsi adalah tanggung jawab”, “Penulisan skripsi adalah pertaruhan”, dan “Penulisan skripsi adalah karya kreatif”. Metafora “Penulisan skripsi adalah sebuah perjalanan” merupakan metafora yang paling dominan, menunjukkan bahwa mahasiswa memandang penulisan skripsi sebagai proses panjang yang berorientasi pada tujuan dan memerlukan ketekunan serta usaha berkelanjutan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa penulisan skripsi dipahami tidak hanya sebagai aktivitas akademik, tetapi juga sebagai pengalaman yang melibatkan dimensi kognitif, emosional, dan personal. Penelitian ini mendukung Teori Metafora Konseptual serta memberikan wawasan mengenai bagaimana mahasiswa memaknai pengalaman akademik yang kompleks melalui bahasa metaforis.
TEKNIK PENERJEMAHAN EKSPRESI PERINTAH DALAM GIM TORAM ONLINE Aulia Arifbillah Anwar; Serly Agustin
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2977

Abstract

Dalam konteks gim daring, kalimat perintah memegang peranan krusial sebagai instruksi eksplisit yang memandu pemain melalui alur cerita, tujuan, dan interaksi antara karakter dan karakter non-pemain (NPCs). Kalimat perintah dalam gim dapat berupa bentuk instruksi sederhana hingga perintah yang lebih kompleks yang melibatkan serangkaian tindakan atau pilihan moral. Kalimat perintah sering kali bersifat direktif dan imperatif, menuntut tindakan segera dari pemain. Penelitian ini akan membahas teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan ekspresi perintah dalam cerita Toram Online. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode simak dan catat. Data dikumpulkan dari gim Toram Online berbahasa Jepang dan gim Toram Online berbahasa Indonesia. Data berjumlah 30 data kalimat perintah dan kalimat terjemahannya. Teknik analisis melibatkan klasifikasi data ekspresi perintah dan teknik penerjemahan. Penelitian menemukan bahwa dalam satu ekspresi perintah dapat diterjemahkan menggunakan lebih dari satu teknik. Proses ini menunjukkan kecenderungan pemadanan ekspresi perintah ke BSa (bahasa sasaran) menjadi bentuk perintah halus. Hasil penelitian berupa enam ekspresi perintah yaitu ~te kudasai 7 data, meirei ~e 6 data, meirei ~o 3 data, ~na 2 data, ~nasai 11 data, ~koto 1 data pada gim Toram Online. Sedangkan teknik yang teridentifikasi diantaranya teknik literal 1 data, teknik transposisi 11 data, teknik modulasi 13 data, teknik kompensasi 1 data, teknik adaptasi 1 data, teknik kesepadanan lazim 21 data, teknik generalisasi 5 data, teknik partikularisasi 1 data, teknik reduksi 1 data, teknik amplifikasi 8 data, teknik variasi 1 data, teknik amplifikasi linguistik 4 data dan teknik kompresi linguistik 1 data. Temuan ini juga relevan bagi peneliti bahasa dalam memahami proses adaptasi kalimat perintah gim berbahasa Jepang ke Indonesia.
REPRESENTASI NILAI BUSHIDO PRAJURIT JEPANG PADA FILM OTOKO-TACHI NO YAMATO KARYA JUNYA SATO (2005) Yanuar Ardhi Prabowo; Hendrike Priventa
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.3051

Abstract

Penelitian ini berjudul “Representasi Nilai Bushido Prajurit Jepang dalam film Otoko-Tachi no Yamato” karya Junya Sato 2005. Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan nilai bushido yang tercermin pada para prajurit kapal perang Yamato dalam menjalankan misi dalam film Otoko-tachi no Yamato 2005. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Analisa data dilakukan berdasarkan teori semiotika Saussure. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para prajurit yang menjalankan misi bunuh diri Ten-Go ke pulau Okinawa tetap menjalankan dan memegang teguh nilai bushido demi menunjukan pengabdian kepada Kaisar dan Negara. Kesimpulan, sikap dan tindakan prajurit kapal perang Yamato dalam dalam misi Ten-go ke pulau Okinawa mencerminkan nilai dalam Bushido (Integritas, Keberanian, Kebajikan, Kehormatan, Kesetiaan) merupakan landasan moral bagi seorang kesatria.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN BACAAN AKADEMIK BAHASA INGGRIS MAHASISWA TEKNIK UNPAM SERANG Ubaidillah; Hayati Nupus
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.3058

Abstract

Kemampuan memahami bacaan akademik berbahasa Inggris (reading comprehension) merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa teknik karena mendukung akses terhadap berbagai literatur ilmiah internasional. Berdasarkan hasil observasi awal pada mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang Kampus Serang, kemampuan membaca akademik masih tergolong rendah. Mahasiswa mengalami kesulitan memahami kosakata teknis, mengidentifikasi ide pokok, menemukan informasi penting, serta menerapkan strategi membaca secara efektif. Selain itu, rendahnya partisipasi dan motivasi belajar turut memengaruhi hasil pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa sekaligus mengembangkan kemampuan membaca akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam meningkatkan kemampuan reading comprehension mahasiswa Teknik Universitas Pamulang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 mahasiswa semester II Program Studi Teknik Mesin Universitas Pamulang Kampus Serang tahun akademik 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman bacaan, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Reciprocal Teaching efektif meningkatkan kemampuan reading comprehension mahasiswa. Nilai rata-rata meningkat dari 61,2 pada pra-tindakan menjadi 72,4 pada siklus I dan 83,6 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 39% pada pra-tindakan menjadi 68% pada siklus I dan mencapai 89% pada siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan strategi predicting, questioning, clarifying, dan summarizing turut meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, serta kerja sama mahasiswa. Dengan demikian, Reciprocal Teaching dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan akademik Bahasa Inggris mahasiswa teknik di perguruan tinggi.