cover
Contact Name
-
Contact Email
didin@untag-sby.ac.id
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
jurnaltanda@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 27970477     DOI : -
TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ber e-ISSN 2797-0477 ini adalah jurnal open access, peer-review dua bulanan dalam satu tahun yang diterbitkan oleh Aksiologi Surabaya. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ini mendorong artikel asli tentang berbagai isu dalam Studi Bahasa dan Sastra, tidak terbatas pada filsafat, sastra, linguistik, antropologi, sejarah, studi budaya, seni, dan ilmu informasi yang berfokus pada studi dan penelitian budaya Indonesia. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra menerima publikasi komposisi seimbang dari artikel penelitian teoritis atau empiris berkualitas tinggi, studi komparatif, studi kasus, makalah review, makalah eksplorasi, dan resensi buku. Semua manuskrip yang diterima akan dipublikasikan secara online.
Articles 96 Documents
THE PSYCHODYNAMIC ANALYSIS OF TRAUMA SUFFERED BY ARCHER HALE IN MIA SHERIDAN’S ARCHER’S VOICE Fiona Smith, Marion; Salsabila, Shafa; Kartiningsih, Rindrah; Utungga Pasopati, Rommel
TANDA Vol 3 No 02 (2023): SASTRA DAN BAHASA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v3i02.955

Abstract

This research is a study of Mia Sheridan’s novel Archer’s Voice. The purpose of this study is to reveal the trauma suffered by the mute male main character named Archer Hale. Archer was only seven years old when he got into a tragic accident that took away his voice and left him mute. He is a survivor of his own trauma since no one seems to care about him and his muteness. He was all alone, had no one to talk to, was an outcast in his town, and people called him a freak. Trauma is happened from a disturbing event that overwhelmed an individual and affects mood, motivation, and relationship in life. This feeling caused an individual to build a wall around and shut everybody out of life. Then, how is trauma suffered by Archer Hale portrayed in Mia Sheridan’s Archer’s Voice? Using qualitative method, this research is reviewed with Psychodynamic Theory focusing on psychological drives within individuals that explain human behavior and personality. In conclusion, Archer’s trauma has taken control of his life so bad that made him lose his voice both physically and mentally.
GENDER DISCRIMINATIONS AS REFLECTED IN THE FILM ON THE BASIS OF SEX Ayu Rengganis, Dewi; Fadhelah Aulia Hamidah, Galuh; Kartiningsih, Rindrah; Utungga Pasopati, Rommel
TANDA Vol 3 No 02 (2023): SASTRA DAN BAHASA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v3i02.960

Abstract

This journal intends to evaluate Ruth Bader Ginsburg, the major female character in the film On The Basis of Sex (2018), who encounters gender prejudice in her daily life. The story is based on the true story of Ruth Bader Ginsburg, who experienced prejudice and stereotype in America about 1950s. This article would like to explore reflections of gender discriminations in the film On The Basis Of Sex. To study the subject, gender discrimination theory by Cassie Damewood is used by employing qualitative method. On The Basis Of Sex discusses societal beliefs and gender stereotypes that still exist today. Ruth Ginsburg is a successful woman who successfully overcame traditional gender norms and achieved gender equality, which significantly altered her life and society. She struggles to fulfill her dream of becoming a lawyer. She experienced injustice because of her gender. Ruth reflects liberal feminism when she champions equality on education, work, and justice. The conclusion of this study is any gender discrimination should never stop women to fight for equality and to find any uniqueness for them to move forward.
PELESETAN AKRONIM SEBAGAI STRATEGI KRITIK SOSIAL DAN RESISTENSI VERBAL Jupriono, D.; Ibnu Rochim, Achluddin; Hakim, Lukman
TANDA Vol 3 No 02 (2023): SASTRA DAN BAHASA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v3i02.970

Abstract

Menghadapi rezim otoriter Orde Baru dan rezim liberal Reformasi, mahasiswa sebagai pihak oposan yang "kreatif" tidak kurang akal. Ia pun mendayagunakan potensi energi bahasa untuk melancarkan kritik social dan resistensi verbal. Kajian ini mengangkat strategi kritik sosial dan resistensi verbal kebahasaan mahasiswa terwujud dalam akronim-singkatan pelesetan melalui perspektif sosiolinguistik kritis. Teknik rekayasa akronim-singkatan bernuansa politis meliputi dua hal penjungkirbalikan dekonstruksi semantis, yaitu menggunakan kata-akronim-singkatan nonpolitis untuk maksud politis dan menggunakan kata–akronim–singkatan politis untuk maksud nonpolitis. Bentuk akronim-singkatan pelesetan berfungsi melakukan identifikasi kelompok, membuat representasi keadaan sosial, melancarkan kritik, peringatan, dan perlawanan, serta meledek kebijakan penguasa. Objek yang dituju bentuk pelesetan adalah para presiden, DPR, MPR, hakim, jaksa, militer, polisi, partai politik, keluarga Cendana, dan pejabat umum.
PRINSIP KOOPERATIF, KESANTUNAN, DAN PARAMATER PRAGMATIK DALAM WACANA HUMOR GUS DUR Jupriono, D.
TANDA Vol 3 No 02 (2023): SASTRA DAN BAHASA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v3i02.971

Abstract

This research discusses the verbal humour of Gus Dur from the perspective of speech acts (cooperative principle, politeness principle and pragmatic parameter). With qualitative approach and constructivistic paradigm, this study applies the strategy of text ethnography. By referential identity method and documentation, selection, classification and explanation technique, finally it is known that in the verbal humour of Gus Dur, there are always deviations on the cooperative principle (maxim of quantity, quality, relevance and manner), the polite­ness principle (tact, generosity, approbation, modesty, agree­ment, and sympathy maxim), and pragmatic parameter (distance, power, and rank rating).
ANALISIS NILAI SOSIAL-RELIGIUS DALAM TRADISI BERSIH DESA DI DESA SONOAGENG KABUPATEN NGANJUK Dewi Khasana, Rina; Wahyu Setyawan, Bagus
TANDA Vol 4 No 01 (2024): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v4i01.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan tradisi bersih desa, serta mendeskripsikan nilai-nilai sosial-religius dalam adat bersih desa. Rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya, 1.) bagaimana wujud peranan tradisi bersih desa di desa Sonoageng kabupaten Nganjuk? 2.) bagaimana wujud nilai-nilai sosial-religius dalam tradisi bersih desa di desa Sonoageng kabupaten Nganjuk?.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi bersih desa dalam perspektif jawa dianggap sebagai wujud syukur masyarakat kepada yang Maha Kuasa atas limpahan rezeki yang telah diberikan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai sosial yang dapat dijadikan pedoman dalam berperilaku sehari-hari.
ANALISIS KALIMAT IMPERATIF DALAM MANGA KUROKO NO BASKET “EXTRA GAME” KOUHEN KARYA FUJIMAKI TADATOSHI Yuana, Cuk; Yunanta, Erman Ardhi
TANDA Vol 3 No 02 (2023): SASTRA DAN BAHASA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v3i02.1518

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, untuk mengetahui apa makna kalimat imperatif yang terkandung dalam manga Kuroko No Basket “Extra Game” Kouhen. Kedua, mendeskripsikan penanda lingual yang digunakan oleh karakter dalam manga Kuroko No Basket “Extra Game” Kouhen. Objek dari penelitian ini adalah sebuah komik yang berjudul Kuroko No Basket “Extra Game” Kouhen yang ditulis oleh seorang penulis komik, Fujimaki Tadatoshi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan metode dan teknik yang mengacu pada dokumen. Berdasarkan analisis dari 16 data dapat dikemukakan bahwa ada 3 makna kalimat imperatif yaitu fungsi perintah, fungsi permohonan, dan fungsi larangan. Oleh karena itu, dari 16 data tersebut, dikategorikan dalam 8 data memiliki fungsi perintah, 6 data memiliki fungsi permintaan, 5 data memiliki fungsi larangan. Makna suatu kalimat imperatif dapat dimengerti dari konteks dan penanda lingual yang digunakan. Oleh karena itu, pada situasi tertentu dan berdasarkan pada karakter yang dimiliki oleh penutur dapat mempengaruhi penggunaan penanda lingual dalam suatu kalimat.
ANALISIS HATARIKAKE NO BUN DALAM MANGA JUJUTSU KAISEN KARYA GEGE AKUTAMI Wahyuddin, Zida; Yuana, Cuk; Bagas Wardana, Kevin
TANDA Vol 4 No 01 (2024): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v4i01.1523

Abstract

Manga adalah komik yang berasal dari Jepang. dalam manga terdapat sebuah cerita yang mengambarkan sebuah tokoh serta gelembung kata-kata atau dialog .Penelitian ini Bertujuan untuk mendeskripsikan hatarikake no bun dan penanda lingual dalam manga “Jujutsu Kaisen”. Dalam analisis digunakan pendekatan pragmatik dan Metode Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang di gunakan adalah manga Jujutsu Kaisen Volume 1 dengan hasil temuan sebagai berikut Pertama: (1) Meireibun (kalimat perintah) memiliki sebanyak 5 data. (2) Kinshibun (kalimat larangan) memiliki sebanyak 3 data. (3) Iraibun (kalimat permohonan) memiliki sebanyak 4 data . (4) Kanyuubun (kalimat ajakan) memiliki sebanyak 0 data, serta memiliki Penanda Lingual ~ro sebanyak 4 data. Penanda Lingual~e sebanyak 2 Data. Penanda Lingual~o sebanyak 0 data. Penanda Laingual ~te sebanyak 3 data. Penanda Lingual~na sebanyak 2 data . Penanda Lingual~te kudasai sebanyak 1 data. dan Penanda Lingual ~te kure sebanyak 1 data. Serta Perlokusi Sejumlah 12 Data.
ANALISIS PENGUNAAN SHUUJOSHI DALAM MANGA YOTSUBA KARYA KIYOHIKO AZUMA Yuana, Cuk; Purisandi, Fidyatma
TANDA Vol 4 No 01 (2024): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v4i01.1525

Abstract

Dalam bahasa Jepang ragam bahasa pria di sebut danseigo, dan ragam bahasa wanita di sebut joseigo. Kedua ragam bahasa ini memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut terlihat dari strukutur ragam bahasa seperti shuujoshi. Sejalan dengan perkembangan bahasa yang dinamis, mempengaruhi terjadinya suatu penyimpangan dari penutur, yakni danseigo di gunakan oleh penutur Wanita. Dalam penelitian ini mengangkat tema “Analisis Pengunaan Shuujoshi Dalam Manga Yotsuba Karya Kiyohiko Azuma”. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini Adalah deskriptif sedangkan pendekatannya adalah pragmatik. Hasil analisis pengunaan shuujoshi yang terdapat dalam manga Yotsuba adalah : Shuujoshi pria yang banyak muncul adalah shuujoshi na sedangkan yang paling sedikit adalah shuujoshi kana dan shuujoshi sa, Shuujoshi wanita yang banyak muncul adalah shuujoshi no sedangkan yang paling sedikit adalah shuujoshi kashira dan shuujoshi wa, Shuujoshi pria yang mengalami banyak penyimpangan oleh penutur wanita adalah shuujoshi na dan yang paling sedikit adalah shuujoshi sa, Adanya peminjaman shuujoshi pria oleh penutur wanita karena tidak adanya shuujoshi wanita yang dapat mewakili maksud dari kalimat yang di gunakan oleh penutur wanita.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA FILM PERFECT BLUE KARYA SATOSHI KON Laila Syam Halimatus Rafida, Salwa; Yuana, Cuk
TANDA Vol 4 No 03 (2024): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v4i01.1721

Abstract

Film Percfect Blue mengisahkan tentang Mima Kirigoe, seorang anggota grup idola pop yang memutuskan untuk meninggalkan dunia musik dan mengejar karier sebagai aktris. Perubahan karier ini membawa Mima ke dalam dunia yang penuh tekanan dan kebingungan. Mima harus menghadapi penggemar yang obsesif, tantangan dalam dunia akting, dan kehilangan identitasnya. Seiring berjalannya cerita, Mima mulai mengalami kesulitan membedakan antara kenyataan dan ilusi, yang semakin memperburuk kondisi psikologisnya. Tuturan dalam anime movie ini mempunyai narasi yang kompleks dan penggunaan elemen psikologis yang mendalam menjadikannya objek yang menarik untuk analisis pragmatik, terutama dalam hal bagaimana karakter berinteraksi melalui tindak tutur direktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna tindak tutur direktif yang terdapat dalam anime movie Perfect Blue. Sumber data utama adalah anime movie Perfect Blue karya Satoshi Kon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Adapun hasilnya adalah ditemukan sebanyak 32 bentuk tindak tutur dierketif. Bentuk tindak tutur direktif yang ditemukan pada Film Perfect Blue meliputi : Bentuk tindak tutur direktif perintah dengan penanda lingual : ~e, ~ro, ~yo, dan ~nasai. Bentuk tindak tutur direktif permintaan dengan penanda lingual : ~te kudasai, ~te kure, dan ~onegau. Bentuk tindak tutur direktif larangan dengan penanda lingual : ~nai. Serta makna yang ditemukan pada Film Perfect Blue meliputi : makna perintah, makna permintaan, dan makna larangan.
JENIS DAN MAKNA ONOMATOPE DALAM ANIME ISEKAI IZAKAYA NOBU KARYA NATSUYA SEMIKAWA Rizki Kurniawan, Muchamad; Yuana, Cuk
TANDA Vol 4 No 03 (2024): BAHASA DAN SASTRA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v4i01.1722

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengklasifikasikan jenis dan mendeskripsikan makna onomatope dalam anime Isekai Izakaya Nobu. Sumber data anime Isekai Izakaya Nobu dipilih karena memiliki banyak kata onomatope tertulis yang jarang ditemukan pada anime lain. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan  menggunakan pendekatan semantik. Hasil penelitian terdapat 15 kata onomatope dalam anime ini dengan rincian sebagai berikut: Onomatope jenis giongo terdapat 7 data. Gitaigo terdapat 6 data. Gijougo terdapat 1 data. Giyougo terdapat 1 data. Onomatope jenis gitaigo merupakan jenis yang paling banyak ditemukan, sementara jenis giseigo tidak ditemukan dalam anime ini. Kemudian, makna onomatope yang terkandung adalah hito no yousu/shinjou, mono ga dasu oto, mono no ugoki, dan mono no youtai/seishitsu.

Page 5 of 10 | Total Record : 96