cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
INOVASI GERAH MINUM DUGAN (GERAKAN CEGAH ANEMIA DENGAN MADU DAN BUAH NAGA) DI PMB PUTU RINA S.Tr,Keb DESA KAGUNGAN RAHAYU KECAMATAN MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG Mariza, Ana; Isnaini, Nurul; A.S, Veronica Dyah
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17875

Abstract

Anemia adalah keadaan kadar hemoglobin dalam darah dibawah normal. Penyebabnya karena kurangnya zat gizi untuk pembentukan darah, seperti Zat Besi, asam folat, atau Vitamin B12. Anemia dapat terjadi apabila kadar Hemoglobin 10 gr/dl,dan jika kadar Hb kurang dari 6 gr/dl maka disebut Anemia Gravis. Pada wanita normal nilai hemoglobin sebesar 12-15 gr/dl namun pada ibu hamil memiliki resiko lebih besar untuk terkena anemia, kondisi ibu hamil yang anemia adalah Ibu yang memiliki kadar Hb kurang dari 11 gr/dl. Kadar hemoglobin <11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mencegah anemia dengan pemanfaatan jus buah naga dan madu. Metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi cara pembuatan jus buah naga dan madu kepada ibu hamil selama 45 menit. Media yang digunakan adalah power point dan leaflet. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2024 di PMB Putu Rina, S.Tr.Keb Desa Kagungan Rahayu. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 7 ibu hamil. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi tentang manfaat dari mengkonsumsi jus buah naga dan madu untuk meningkatkan HB selama masa kehamilan. Diharapkan hasil kegiatan inovasi ini dapat bermanfaat bagi ibu hamil untuk meningkatkan HB dalam darah dengan cara mengkonsumsi jus buah naga dan madu. 
MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHAWAN BARU DI BIDANG KEBIDANAN BAGI ALUMNI JURUSAN KEBIDANAN TANJUNGKARANG Octaviana, Amrina; Indrasari, Nelly; Roslina, Roslina
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18524

Abstract

Pada era globalisasi semakin pesatnya persaingan untuk mendapat pekerjaan, saat ini produk lulusan D-III Kebidanan di Indonesia semakin tahun semakin meningkat, hal ini berbanding terbalik dengan kewenangan bidan diploma tiga yang semakin dikurangi. Institusi pendidikan berusaha dapat meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan agar menghasilkan tenaga bidan yang dapat diterima di tengah masyarakat. Prodi DIII Kebidanan Tanjungkarang Sebagai Center of Excelen dibidang Laktasi memperkenalkan program ini melalui promosi kesehatan  pelayanan komplementer Konselor ASI dan manajemen MP-ASI. Selain itu Visi dan Misi Prodi DIII Kebidanan untuk menghasilkan lulusan DIII Kebidanan Tanjungkarang yang berwawasan Etrepreneur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk menumbuhkan jiwa wirausahawan bagi alumni DIII Kebidanan  telah dilaksanakan Pelatihan Hypnosoft Birthing Class with Prenatal Yoga dan Baby Massage and Spa, Mom’s Postnatal Treatment dilakukan pada tanggal 25-26 September 2021 dan 6-7 November 2021 di Hotel Emersia. Dari 5 orang alumni yang mengikuti Pelatihan, 4 orang alumni sudah menjalankan hasil pelatihan di tempat kerjanya. Adanya peningkatan keterampilan dan pendapatan sebagai praktisi di bidang Baby Spa dan Prenatal Yoga diharapkan dapat mengasah keterampilan praktik dan menambah pendapatan bagi Mitra/tenant dan Alumni khususnya. Kata Kunci : Wirausahawan, Alumni DIII Kebidanan
SOSIALISASI INOVASI AYO KASI JUS WORTEL (AYO SUKSESKAN ASI EKSLUSIF DENGAN JUS WORTEL ) DI PMB AMRINA S.Tr,Keb METRO KECAMATAN METRO BARAT KOTA METRO LAMPUNG. Nurliani, Nurliani; Astriana, Astriana; Febriyana, Anita
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17962

Abstract

Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan atau minuman lain kecuali obat dan vitamin dari usia bayi 0 bulan sampai dengan 6 bulan. Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif sampai usia bayi 6 bulan di Indonesia masih rendah yaitu hanya sebesar 30,2% (Riskesdas, 2013). Penanganan pada Asi ekslusif  terdapat penangana secara farmakologi dan non farmakologi. Penanganan non farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah Jus wortel dan madu . Wortel mengandung vitamin A dan beta karoten yang bisa meningkatkan energi untuk memproduksi ASI. Tentu saja produksi ASI yang baik akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi. Wortel bahkan disebut sebagai makanan galactagogue. Istilah tersebut digunakan untuk menyebut makanan yang dinilai baik untuk melancarkan dan meningkatkan produksi ASI. Jadi, selain daun katuk atau sayuran hijau lainnya, wortel juga baik untuk dikonumsi selama masa menyusui.. Metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi/penyuluhan dan demonstrasi cara pembuatan jus wortel dan madu yang ditujukan kepada ibu menyusui selama 45 menit menggunakan media power point . Kegiatan berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2024 di PMB Amrina , S.Tr.Keb Metro . Jumlah peserta yang hadir sebanyak 7 ibu Menyusui . Terdapat peningkatan pengetahuan ibu Menyusui setelah diberikan edukasi akan manfaat dari konsumsi jus wortel dan madu. Diharapkan hasil inovasi ini dapat digunakan sebagai masukan bagi ibu menyusui agar dapat mengetahui bagaimana cara membantu meningkatkan produksi asi dengan cara non farmakologi salah satunya dengan menggunakan jus wortel  dan madu.Kata kunci : Asi Ekslusif, Ibu menyusui, wortel , madu
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMENUHAN GIZI SEIMBANG IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA AENG SAREH SAMPANG 2024 Hidamansyah, Murfi; Hasanah, Imroatul; Firadisyi, Jihan Intan
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18255

Abstract

Masalah gizi yang sering terjadi pada ibu hamil adalah KEK (Kekurangan energi Kronis) yang ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) <23,5cm, sehingga mengakibatkan timbulnya gangguan Kesehatan. Banyak ibu hamil mendapatkan pengetahuan mengenai nutrisi melalui media sosial yang tidak terjamin kebenarannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesadaran ibu hamil mengenai gizi ibu hamil dan turut mewujudkan masyarakat yang sehat dan bertanggung jawab dapat memberikan manfaat. Mitra kegiatan ini adalah ibu hamil yang kurang pengetahuan tentang gizi pada ibu hamil. Metode pengabdian masyarakat dengan mengadakan kegiatan penyuluhan yang diikuti oleh ibu hamil. Pembicara menyampaikan materi mengenai gizi ibu hamil melalui kegiatan pemaparan materi, melibatkan ahli gizi dari pihak puskesmas, pemutaran video edukasi dan membuat leaflet-leaflet sebagai bahan media pembelajaran. Sebelum mengikuti kegiatan ibu hamil diuji pengetahuannya mengenai gizi ibu hamil dengan pretest. Setelah mendapatkan pemaparan materi, pemutaran video edukasi dan penyebaran kuisioner dilakukan postest. Hasil analisis pretest dan postest menunjukkan pengetahuan ibu hamil cukup (40%) dan  pengetahuan kurang (60%), sesudah diberikan penyuluhan penegtahuan ibu hamil baik (100%). Dengan kegiatan pemaparan materi dan pemutaran video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi ibu hamil.
SOSIALISASI MANFAAT TERAPI AIR SERAI HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI RHEMATOID ATRITIS DI DESA SUKAJAYA LEMPASING PESAWARAN Marlena, Marlena; Rilyani, Rilyani; Gunawan, Ricko; Wandini, Riska
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18520

Abstract

Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit reumatik autoimun yang paling sering dijumpai dan merupakan penyakit dengan inflamasi kronik yang progresif dan menimbulkan kerusakan sendi yang permanen. Berdasarkan data prevalensi artritis di Indonesia pada kelompk usia 55-64 tahun sebanyak 45%, meningkat pada usia 65-74 tahun sebanyak 51,9 dan pada usia lebih dari 75 tahun sebanyak 54,8% (Kemenkes RI, 2021). Penyakit rheumatoid arthritis baiknya tidak dibiarkan, karena akan merusak sendi yang menimbulkan nyeri hebat. Salah satu tindakan yang terbukti efektif untuk mengurangi nyeri secara non-farmakologi adalah dengan menghangatkan persendian yang sakit. Tanaman yang memiliki zat sebagai penghangat, anti radang dan dapat memperlancarkan aliran darah seperti serai. Tujuan telah dilakukan asuhan keperawatan pada pasien lansia dengan gangguan rhematoid atritis menggunakan terapi air serai hangat. Pengabdian ini dilakukan pada bulan Juni 2024. Kepada lansia sebanyak 10 orang,metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi selama 50 menit ,hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 40 % . 
INOVASI PEDAS TELOR (PEDULI ASI EKSKLUSIF DENGAN TANAM KELOR) DI PMB HENY SUMARIYANTI,s.Tr.Keb,Bdn DESA NGESTI KARYA KECAMATAN WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2024 Ermasari, Anissa; Yantina, Yuli; Minarsih, Minarsih
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17876

Abstract

ASI adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi, baik fisik, psikologi, sosial maupun spiritual. Oleh karena itu ASI sangat penting bagi bayi. terutama jika ASI diberikan secara eksklusif pada enam bulan pertama kelahiran bayi. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain walaupun hanya air putih sampai bayi berusia enam bulan. Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk mencegah berat badan lahir rendah (BBLR), stunting, obesitas dan penyakit kronis pada bayi. Salah satu cara untuk menambah asupan nutrisi tersebut, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat untuk ibu menyusui, seperti nasi merah, daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan, serta buah dan sayuran, termasuk daun kelor. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung beragam vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, dan magnesium. Tak hanya itu, daun kelor juga mengandung asam amino dan antioksidan yang dibutuhkan oleh ibu menyusui. Kesehatan lbu dan Anak menjadi fokus utama dalam kegiatan Praktek Klinik Komunitas MMD. Kegiatan inovasi yang telah dilakukan adalah dengan penanaman pohon kelor dirumah ibu hamil. Pohon kelor yang sudah berkembang nantinya dapat menjadi salah satu bahan makanan yang dapat dikonsumsi ibu-ibu menyusui. Dengan hal ini diharapkan dapat lebih memotivasi masyarakat untuk berperan serta dalam mendukung pemberian ASI Eksklusif.Metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan power point dan bahan peraga berupa pohon kelor yang nantinya akan ditanam dirumah ibu hamil. Kegiatan berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2024 di PMB Heny Sumariyanti,s.Tr.Keb,Bdn Desa Ngesti Karya Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Peserta mendapatkan edukasi tentang ASI Eksklusif, manfaat ASI dan manfaat daun kelor. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan memotivasi ibu hamil dan menyusui untuk ikut berperan aktif dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan. Kata kunci: ASI Eksklusif, manfaat daun kelor untuk ASI.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA BERDASAR KHAZANAH LOKAL DI PEKON SIDOKATON KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG Nusantari, Candra Saka; Retnaningsih, Agustina; Winahyu, Diah Astika; Wulandari, Shinta
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18525

Abstract

Pekon Sidokaton di Kabupaten Tanggamus, Lampung, memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk tanaman obat keluarga (TOGA) yang telah lama digunakan secara turun-temurun. Sayangnya, pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA berdasarkan khazanah lokal semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan minimnya upaya pelestarian. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga mengenai identifikasi, pengolahan, dan pemanfaatan TOGA sesuai dengan nilai-nilai tradisional yang diwariskan oleh leluhur. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang diterapkan meliputi wawancara dengan tokoh adat dan praktisi kesehatan lokal, observasi lapangan, serta demonstrasi pengolahan TOGA menjadi produk herbal sederhana seperti jamu, minyak oles, dan teh kesehatan. Melalui program ini, diharapkan terjadi pelestarian khazanah lokal, peningkatan kesadaran kesehatan berbasis alami, dan penguatan ekonomi masyarakat. Pendekatan berbasis budaya lokal terbukti efektif dalam membangun rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap warisan tradisional mereka.
NUGGET IKAN BAWAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN ABUNG TINGGI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Utami, Vida Wira; Rosmiyati, Rosmiyati; Naswati, Wawat
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17963

Abstract

 Stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang yang ditandai dengan indikator tinggi badan menurut umur. Indikator TB/U memberikan indikasi masalah gizi yang sifatnya kronis sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama.  Inovasi Pangan Lokal Pembuatan Nugget Ikan merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kecukupan gizi masyarakat terutama kebutuhan protein harian yang bisa didapatkan dari pemanfaatan ikan bawal di desa Sukamaju Kec. Abung Tinggi Kabupaten Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung diversifikasi pangan lokal dengan memanfaatkan potensi  ikan bawal dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak-anak. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, pelatihan pembuatan nugget ikan dan penyuluhan gizi kepada masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan tentang gizi keluarga salah satunya dengan pemanfaatan budidaya ikan lokal. Kesimpulan: terdapat peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentinggingnya gizi dalam pertumbuhan anakanak dan peningkatan pengetahuan tentang cara pembuatan nugget ikan untuk mendukung diservasi pangan lokal. Agar pengabdian masyarakat dalam peningkatan inovasi-inovasi lainnya dapat dikembangkan sebagai upaya pencegahan stunting, baik untuk memberikan kesehatan dan peningkatan standar ekonomi kepada masyarakat sasaran, dan mendukung diversifikasi pangan lokal. Langkah selanjutnya adalah pemantauan dan evaluasi, serta perluasan program untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Kata kunci : Stunting, Ikan Bawal
Promosi Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Remaja Dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Alfarisi, Ringgo; Dzikra, Farhan Adz; Audrieas, Aina; Nurfitri, Ade Clara; Meylany, Adella Safita
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.17388

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Provinsi lampung memiliki catatan tinggi pada kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi setiap musim penghujan, pada tahun 2019 kasus DBD di Lampung mencapai angka 5.592 kasus dengan angka kematian akibat DBD sebanyak 17 kasus. Penyakit DBD dapat menyerang semua kelompok umur, terutama kelompok umur produktif dan tidak tergantung jenis kelamin. Ketidakberhasilan pemberantasan vektor nyamuk secara menyeluruh dapat terjadi karena tidak semua masyarakat mau melakukan upaya pemberantasan vektor DBD. Pengetahuan tentang penyakit DBD menjadi hal yang sangat penting diketahui oleh masyarakat sehingga dapat melakukan deteksi dini dan mampu mengetahui tentang penyebab, tanda dan gejala, pencegahan dan cara penatalaksanaan DBD.Tujuan: Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para remaja dalam mencegah penyakit DBD.Metode: Kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan penyuluhan melalui tatap muka langsung. Peserta penyuluhan adalah siswa SMA AL Qur’an Malahayati Bandar Lampung, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah edukasi dan diskusi. Tempat kegiatan penyuluhan adalah di Mushola SMA Al Quran Malahayati Bandar Lampung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait pencegahan penyakit DBD, baik sebelum maupun sesudah penyuluhanHasil: Peserta penyuluhan terbanyak adalah laki-laki (92,5%). Kelompok usia terbanyak dari peserta penyuluhan adalah dewasa 16 tahun (52,5%) dan tidak pernah mengalami penyakit DBD (87,5%). Mayoritas peserta penyuluhan (50 %) memiliki pengetahuan sedang pada saat sebelum penyuluhan. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, didapatkan bahwa seluruh peserta (100%), memiliki tingkat pengetahuan baik tentang cara mencegah penyakit DBD.Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan mengenai upaya pencegahan penyakit DBD kepada para siswa SMA Al Qur’an Malahayati, berjalan dengan baik. Kegiatan penyuluhan memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang pencegahan penyakit DBD.Kata Kunci: promosi kesehatan, demam berdarah dengue, pengetahuan  ABSTRACTIntroduction: Lampung Province has a high record of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) cases which occur every rainy season, in 2019 DHF cases in Lampung reached 5,592 cases with 17 deaths due to DHF. DHF can attack all age groups, especially productive age groups and does not depend on gender. Failure to eradicate mosquito vectors completely can occur because not all communities are willing to make efforts to eradicate dengue vectors. Knowledge about dengue fever is very important for the public to know so that they can carry out early detection and be able to know about the causes, signs and symptoms, prevention and methods of managing dengue fever.Objective: This health promotion activity aims to increase knowledge and understanding of teenagers in preventing dengue fever.Method: Health promotion activities are carried out through direct face-to-face counseling. The participants in the counseling were students from SMA AL Qur'an Malahayati Bandar Lampung, with a total of 40 participants. Activities are carried out using educational lecture and discussion methods. The place for counseling activities is at the Al Quran Malahayati High School Prayer Room, Bandar Lampung. Evaluation of activities was carried out by collecting data on participants' knowledge values regarding dengue prevention, both before and after counselingResults: Most of the counseling participants were men (92.5%). The largest age group of counseling participants was adults 16 years old (52.5%) and had never experienced dengue fever (87.5%). The majority of counseling participants (50%) had moderate knowledge before the counseling. After conducting outreach activities, it was found that all participants (100%) had a good level of knowledge about how to prevent dengue fever.Conclusion: Outreach activities regarding efforts to prevent dengue fever to Al Qur'an Malahayati High School students went well. Extension activities have a positive impact on increasing knowledge of extension participants about preventing dengue fever.  Keywords: health promotion, dengue hemorrhagic fever, knowledge
EDUKASI DAN KETERLIBATAN SUAMI DALAM MENGURANGI NYERI POST SECTIO CAESAREA (SC) DENGAN METODE TEKNIK RELAKSASI PERNAFASAN DALAM Amran, Husna Farianti; Suryani, Linda
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18521

Abstract

Pembedahan dengan Sectio Caesarea dapat menyebabkan terjadinya nyeri pasca persalinan. Penanganan nyeri persalinan dapat dengan berbagai metode, baik farmakologi maupun non farmakologi. Teknik relaksasi nafas dalam dapat mengurangi nyeri dengan mengendalikan dan mengembalikan emosi yang akan membuat tubuh menjadi rileks. Tujuan kegiatan adalah Masyarakat khususnya ibu yang menjalani persalinan dengan Sectio Caesarea dapat menerapkan teknik rekasasi nafas dalam sebagai bentuk teknik sederhana yang efektif dan efisien dan tanpa efek samping untuk mengurangi nyeri pasca persalinan SC. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Kegiatan yang dilakukan Pada 16 orang ibu, berupa pemberian edukasi tentang Teknik relaksasi nafas dalam dan mempraktikkan langsung kepada ibu pasca persalinan SC serta melibatkan suami untuk membantu ibu menerapkan teknik relaksasi nafas dalam tersebut. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang dapat dilihat dari adanya penurunan nyeri pasca persalinan SC. Oleh sebab itu diharapkan petugas Kesehatan khususnya di ruang perawatan nifas dapat menerapkan Teknik relaksasi nafas dalam tersebut sebagai upaya penurunan nyeri pasca persalinan SC.