cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 513 Documents
ANALISIS CITRA PEREMPUAN PADA NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI E MODUL PEMBELAJARAN NOVEL KELAS XII (KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINIS) MARIYAM, SITI; SYAFRONI, RONI NUGRAHA; MELIASANTI, FERINA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3206

Abstract

The purpose of this study is to 1) Describe the intrinsic elements of the novel 172 Days by Nadzira Shafa 2) Describe the image of women in the novel 172 Days by Nadzira Shafa, and 3) Describe the results of the research on the novel 172 Days as an E Module for learning novels for class XII. This study is a qualitative descriptive study. The techniques used are literature study techniques, observation, and notes. Data analysis is carried out through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show 1) Major theme: the struggle of a woman. Minor themes consist of themes of depression, happiness, sadness, and the struggle of a woman. 2) Results of the image of women: physical aspects, namely graceful, beautiful, pregnant, weak pregnancy, miscarriage, young women. Psychological aspects: depression, women's independence in thinking, steadfast in facing the death of a husband, women who are full of consideration, wise adult women, women who are able to be grateful, women's self-confidence, restless, anxious, sincere, and independent. Social aspects of the family: good wife, respecting husband, responsibility towards husband, loving husband, daughter-in-law, daughter who is devoted to parents, strong wife. Social aspects of society: educated women, female students, helping each other between friends, women socializing in scientific assemblies, and Arab descent. The results of this study are relevant as teaching materials for E-Module novel learning for class XII. ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu untuk 1) Mendeskripsikan unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa 2) Mendeskripsikan citra perempuan pada novel 172 Days karya Nadzira Shafa, dan 3) Mendeskripsikan hasil penelitian novel 172 Days sebagai E Modul pembelajaran novel kelas XII. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan yaitu teknik studi pustaka, simak, dan catat. Análisis data yang dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan 1) Tema mayor: perjuangan seorang perempuan. Tema minor terdiri dari tema keterpurukan, kebahagiaan, kesedihan, dan perjuangan seorang perempuan. 2) Hasil citra perempuan: aspek fisik yaitu sosok anggun, cantik, hamil, kandungan lemah, keguguran, perempuan muda. Aspek psikis: depresi, kemandirian perempuan dalam berfikir, tabah dalam menghadapi kematian suami, perempuan yang penuh pertimbangan, perempuan dewasa yang bijak, perempuan yang mampu bersyukur, keyakinan diri perempuan, gelisah, cemas, ikhlas, dan mandiri. Aspek sosial keluarga: istri yang baik, menghormati suami, tanggung jawab terhadap suami, mencintai suami, menantu, anak perempuan yang berbakti kepada orang tua, istri yang kuat. Aspek sosial masyarakat: perempuan berpendidikan, mahasiswi, saling membantu antar teman, perempuan bersosialisasi majelis ilmu, dan keturunan arab. Hasil penelitian ini di relevansikan sebagai bahan ajar E-Modul pembelajaran novel kelas XII.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA NEGERI 1 LAHEWA TIMUR HULU, TRIS DESNIAT NATALIA; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; GULO , HARDIKUPATU; HAREFA, AGNES RENOSTINI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3207

Abstract

This study aims to: 1) Describe in depth the critical thinking skills of students at SMA Negeri 1 Lahewa Timur in biology learning. 2). Identify factors that influence students' critical thinking skills in the context of biology learning. The research method used in this study is a qualitative method using a qualitative descriptive approach. Qualitative descriptive research is a research method that aims to provide a comprehensive and in-depth picture of social reality and various phenomena that occur in society that are the focus of the study. Based on the results of the study, it was obtained: 1) Students' critical thinking skills in biology learning in class XI IPA SMA Negeri 1 Lahewa Timur are still relatively low. This can be seen from the lack of students' abilities in the aspects of analyzing, concluding, synthesizing, recognizing and solving problems, and evaluating. 2) There are factors that cause low critical thinking skills of students in biology learning at SMA Negeri 1 Lahewa Timur, including: lack of students' understanding of critical thinking, lack of student learning motivation, lack of media and learning facilities, methods and models used by teachers are not varied, and lack of availability of learning textbooks for students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan secara mendalam kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Lahewa Timur dalam pembelajaran biologi. 2). Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikirkritis siswa dalam konteks pembelajaran biologi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh dan mendalam tentang realitas sosial serta berbagai fenomena yang terjadi dalam masyarakat yang menjadi fokus penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: 1) Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lahewa Timur masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari kurangnya kemampuan peserta didik dalam aspek menganalisis, menyimpulkan, mensintesis, mengenal dan memecahkan masalah, serta mengevaluasi. 2) Terdapat faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran biologi di SMA Negeri 1 Lahewa Timur, antara lain : kurangnya pemahaman peserta didik tentang berpikir kritis, kurangnya motivasi belajar siswa, kurangnya media dan fasilitas pembelajaran , metode dan model yang digunakan guru tidak bervariasi, serta kurangnya ketersediaan buku paket pembelajaran untuk siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE-PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 GUNUNGSITOLI NDRAHA, HISKIA; GULO, HARDIKUPATU; HAREFA, AGNES RENOSTINI; WARUWU, TOROZIDUHU
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3208

Abstract

Education is an activity that can help develop the potential and abilities of each individual so that they can be useful for their lives. Education is also the main pillar in the development of a cultured society and the ability of knowledge, attitudes and skills possessed by each individual. This study aims to determine whether or not there is an influence of the Role-Playing learning model on student learning outcomes in Biology class XI MIPA at SMA Negeri 1 Gunungsitoli. This study uses the Experimental method with Pre-Experimental Design which is one type of quantitative research where in this study to test a group or various groups with the application of cause and effect factors. The population in this study were students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli with a total of 235 people. The sampling technique in this study used a sampling technique, with a non-random sampling type, the sample in this study was class XI-MIPA 7 totaling 36 people. The data collection instrument was a test consisting of a pretest and posttest. The data analysis technique used the N-Gain test, hypothesis testing. The results of the study obtained an average pretest value of 58.1944 and a posttest of 81.9722. In the hypothesis test analysis, the t-count> t-table was 18.244> 2.032 with a significance level of 0.05, so Ha was accepted and Ho was rejected. This indicates that there is a significant influence of the Role-Playing learning model on the Learning Outcomes of Class XI-MIPA 7 Students of SMA Negeri 1 Gunungsitoli. ABSTRAKPendidikan merupakan suatu kegiatan yang dapat membantu perkembangan potensi dan kemampuan setiap individu supaya dapat berguna bagi kehidupannya. Pendidikan juga merupakan pilar utama dalam pengembangan masyarakat yang berbudaya dan kemampuan pengetahuan sikap dan keterampilan yang di miliki oleh setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Role-Playing terhadap hasil belajar siswa pada mata Biologi kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan Desain Pra-Eksperimen yang merupakan salah satu jenis penelitian kuantitaf dimana pada penelitian ini untuk menguji sebuah kelompok atau berbagai kelompok yang dengan penerapan faktor sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli dengan jumlah 235 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling, dengan jenis non random sampling, sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI-MIPA 7 berjumlah 36 orang. Instrument pengumpulan data yaitu tes terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji N-Gain, uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 58,1944 dan posttest sebesar 81,9722. Pada analisis uji hipotesis diperoleh t-hitung > t-tabel yaitu 18,244 > 2,032 dengan taraf signifikan 0,05 maka Ha diterima Ho ditolak. Hal ini menujukan bahwa Ada Pengaruh yang signifikan model pembelajaran Role -Playing terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI-MIPA 7 SMA Negeri 1 Gunungsitoli.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DI SMA SWASTA SANTU XAVERIUS GUNUNGSITOLI ZEGA, BOY RICARDO; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; HAREFA , AGNES RENOSTINI; TELAUMBANUA , DESMAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3209

Abstract

Pembelajaran adalah usaha sadar antara guru dengan siswa agar membuat siswa belajar, dan terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa yang belajar, dimana dalam perubahan tersebut siswa mendapatkan kemampuan baru yang berlaku dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Membuktikan secara signifikan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar Biologi. 2) Mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar biologi. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen jenis Pre-eksperimental desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Swasta Santu Xaverius Gunungsitoli dengan jumlah 67 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling jenis purposive sampling, sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI berjumlah 34 orang. Instrument pengumpulan data yaitu tes terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji N-Gain, uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 59,705 dan posttest sebesar 84,705. Pada analisis uji hipotesis diperoleh t-hitung > Sig. yaitu 13,767 > 0,000 maka Ha diterima Ho ditolak.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF KELAS V SDN 1 PETELUAN INDAH HARTINI, HIDAYAH LENSIMIA; ISTININGSIH, SITI; NISA, KHAIRUN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3215

Abstract

This development research aims to produce products in the form of interactive multimedia-based science teaching materials for grade V SDN 1 Peteluan Indah that are feasible and practical to implement. This research is a type of Research and Development (R&D) research using the 4D development model which consists of the defining stage (define), the planning stage (design), the development stage (develop), and the dissemination stage (disseminate). The subjects of this study were 22 fifth grade students of SDN 1 Peteluan Indah. Meanwhile, the object of this research is teaching materials for grade V SDN 1 Peteluan Indah in the form of interactive multimedia. Validation was carried out to determine the feasibility of interactive multimedia-based science teaching materials developed. Validation was obtained using a data collection method in the form of a questionnaire given to material experts, media experts and learning experts. The response of students and educators (teachers) was obtained using a questionnaire data collection method. The results of material expert validation were obtained at 85.56% with a valid category, media experts obtained 88.24% with a valid category and learning experts obtained 92.50% with a very valid category.  While the results of the educator's response were obtained at 93.75% with a very practical category, the results of the small group trial obtained an average percentage of 91.85% with very practical criteria and the large group trial obtained an average percentage of 89.60% with practical criteria. So that interactive multimedia-based science teaching materials are feasible from valid and practical aspects to be used in the learning process in class V SDN 1 Peteluan Indah on theme 6 sub-theme 2 heat transfer around us. ABSTRAKPenelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar IPA berbasis multimedia interaktif kelas V SDN 1 Peteluan Indah yang layak dan praktis untuk diterapkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 1 peteluan indah sebanyak 22 orang. Sedangkan untuk objek penelitian ini adalah bahan ajar kelas V SDN 1 Peteluan Indah yang berupa multimedia interaktif. Validasi dilakukan untuk mengetahui kelayakan terhadap bahan ajar IPA berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan. Validasi diperoleh dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa angket yang diberikan kepada ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran. Respon peserta didik dan pendidik (guru) diperoleh dengan metode pengumpulan data berupa angket. Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 85,56% dengan kategori valid, ahli media diperoleh sebesar 88,24% dengan kategori valid dan ahli pembelajaran diperoleh sebesar 92,50% dengan kategori sangat valid.  Sedangkan hasil respon pendidik diperoleh sebesar 93,75% dengan kategori sangat praktis, hasil uji coba kelompok kecil diperoleh rata-rata persentase sebesar 91,85% dengan kriteria sangat praktis dan uji coba kelompok besar diperoleh rata-rata persentase sebesar 89,60% dengan kriteria praktis. Sehingga bahan ajar IPA berbasis multimedia interaktif sudah layak dari aspek valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas V SDN 1 Peteluan Indah pada tema 6 sub tema 2 perpindahan kalor di sekitar kita.
KEEFEKTIFAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SDN GUGUS I GUNUNGSARI DEWI, EVA ROSDIANA; ASRIN, ASRIN; AMRULLAH, LALU WIRA ZAIN; HUSNIATI, HUSNIATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3222

Abstract

This research aims to find out how effective the implementation of the independent curriculum referring to 3 indicators: Implementation of the project to strengthen the profile of Pancasila students (P5), Implementation of literacy and numeracy programs, and Implementation of differentiated learning and adapting learning to local content. The type of research used in this research is descriptive qualitative. This research was conducted at SDN Gugus I Gunungsari which consists of 9 schools but the researchers only took 3 schools as research subjects: SDN 1 Penimbung, SDN 1 Bukittinggi and SDN 2 Mekarsari. The effectiveness of implementing the independent curriculum was using observation, interviews and documentation instruments. Based on the research results, it was found that the implementation of the project to strengthen the profile of Pancasila students (P5) was carried out starting from the planning, action and reflection stages, guided by the project module prepared by the P5 team formed by the school. The P5 program is carried out in accordance with the 7 themes launched by the Ministry of Education and Culture and each school chooses a theme that suits the surrounding environment and the needs of students. The implementation of the literacy and numeracy program is carried out in accordance with the stages of the School Literacy Movement (GLS) and the phases of the students. There are reflections in the form of tests and non-tests to determine the implementation of the literacy and numeracy program. The application of differentiated learning is carried out using a group learning model and the use of learning media to accommodate students' needs. For differentiated learning has implemented 2 learning content, English and Sasak language content. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of the independent curriculum at SDN Gugus I Gunungsari is said to be effective. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keefektifan penerapan kurikulum merdeka dengan mengacu pada 3 indikator yakni: Penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5), Pelaksanaan program literasi dan numerasi, serta Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan penyesuaian pembelajaran muatan lokal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Gugus I Gunungsari yang terdiri dari 9 sekolah. Namun peneliti hanya mengambil 3 sekolah sebagai subjek penelitian yakni: SDN 1 Penimbung, SDN 1 Bukittinggi dan SDN 2 Mekarsari. Dalam hal ini keefektifan penerapan kurikulum merdeka diamati secara langsung menggunakan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dijalankan mulai dari tahap perencanaan, aksi dan refleksi dengan berpedoman pada modul projek yang disusun oleh tim P5 yang dibentuk oleh sekolah. Pelaksanaan program P5 dijalankan sesuai dengan 7 tema yang diluncurkan oleh kemendikbudristek dan masing-masing sekolah memilih tema yang sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar dan kebutuhan peserta didik. Untuk pelaksanaan program literasi dan numerasi dijalankan sesuai dengan tahapan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan fase-fase peserta didik. Terdapat refleksi berupa tes dan non-tes untuk mengetahui keterlaksanaan program literasi dan numerasi. Untuk penerapan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan model pembelajaran berkelompok dan penggunaan media pembelajaran untuk mengakomodir kebutuhan peserta didik. Khusu untuk pembelajaran berdiferensiasi, sekolah telah menerapkan 2 muatan pembelajaran yakni muatan Bahasa Inggris dan Bahasa Sasak. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SDN Gugus I Gunungsari dikatakan efektif.
TRAUMA MASA KECIL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPRIBADIAN HARTOYO, AGUNG; WULANDARI, SALSA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v3i2.3259

Abstract

Childhood trauma is a traumatic experience that occurs in childhood that can have long-term and serious impacts on an individual's mental and physical health. This study aims to systematically review the scientific literature on the impact of childhood trauma on an individual's personality. A literature search was conducted using the PubMed and Science Direct databases following the PRISMA guidelines showing that childhood trauma, including experiences such as abuse, sexual abuse, and domestic violence, can increase the risk of psychiatric disorders such as chronic anxiety, OCD, borderline personality disorder and increase the risk of Borderline Personality Disorder (BPD) and Major Depressive Disorder (MDD). In addition, individuals who experience childhood trauma tend to experience distrust, difficulty in forming healthy relationships, can increase the aging process and increase the risk of disease and can affect high-frequency heart rate variability in women who experience depression. The impact of this trauma is not only limited to aspects of mental and physical health, but also affects cognitive function, adolescent neural network development, and brain volume ABSTRAKTrauma masa kanak-kanak merupakan pengalaman traumatis yang terjadi pada masa kanak-kanak yang dapat memiliki dampak jangka panjang dan serius terhadap kesehatan mental dan fisik individu. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur ilmiah mengenai dampak trauma masa kanak-kanak terhadap kepribadian individu. Pencarian literatur dilakukan menggunakan database PubMed dan Science Direct dengan mengikuti pedoman PRISMA menunjukkan bahwa trauma masa kanak-kanak, termasuk pengalaman seperti penganiayaan, pelecehan seksual, dan kekerasan dalam rumah tangga, dapat meningkatkan risiko gangguan kejiwaan seperti kecemasan kronis, OCD, gangguan kepribadian ambang dan meningkatkan resiko Borderline Personality Disorder (BPD) dan Major Depressive Disorder (MDD). Selain itu, individu yang mengalami trauma masa kanak-kanak cenderung mengalami ketidakpercayaan, kesulitan dalam membentuk hubungan yang sehat,dapat meningkatkan proses penuaan dan meningkatkan risiko penyakit dan dapat mempengaruhi variabilitas detak jantung frekuensi tinggi pada wanita yang mengalami depresi. Dampak trauma ini tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan mental dan fisik, tetapi juga memengaruhi fungsi kognitif, perkembangan jaringan saraf remaja, dan volume otak
EFEKTIVITAS EKSTRAKURIKULER (ROHIS) DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERIBADAH SISWA DI SMAN 1 NA IX X SIPAHUTAR, SITI NURHALIZAH; ZULHAM, ZULHAM
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3327

Abstract

This study seeks to assess the impact of the Islamic Spiritual Extracurricular (Rohis) in raising students' knowledge of worship at SMAN 1 NA IX X. The Rohis events are intended to develop pupils' understanding of the value of worship in life. The study approach adopted is qualitative, with active student engagement in Rohis activities. Data were gathered by observation, interviews, and documentation. This study employed data analysis approaches such as reduction, data display, and conclusion drafting. The study's findings indicate that student engagement in Rohis events has a major influence on raising worship awareness. Students who participate in religious activities are more consistent in conducting mandatory worship, such as the five daily prayers, and demonstrate progress in optional worship. Rohis is implemented once a week, on Tuesday after school. Rohis participate in extracurricular activities like as study groups, congregational Zuhr prayers, and brief religious discourses. This Rohis activity is supported by the school administrator, facilities and infrastructure, and collaboration between teachers and parents. Meanwhile, the main impediment is the kids' lack of interest. Rohis activities have also succeeded in building a more congenial and religious school climate, with kids who are more sympathetic and supportive of one another's efforts to do good. This study concludes that the Rohis extracurricular program is highly successful in raising students' awareness of worship at SMAN 1 NA IX X. ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk menilai dampak Ekstrakurikuler Spiritual Islam (Rohis) dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang ibadah di SMAN 1 NA IX X. Acara Rohis bertujuan untuk mengembangkan pemahaman siswa tentang nilai ibadah dalam kehidupan. Pendekatan studi yang diadopsi adalah kualitatif, dengan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan Rohis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini menggunakan pendekatan analisis data seperti reduksi, tampilan data, dan penyusunan kesimpulan. Temuan studi menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam acara Rohis memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan kesadaran beribadah. Siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan lebih konsisten dalam melaksanakan ibadah wajib, seperti shalat lima waktu, dan menunjukkan kemajuan dalam ibadah sunnah. Rohis dilaksanakan sekali seminggu, pada hari Selasa setelah sekolah. Rohis berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti kelompok belajar, shalat Zuhr berjamaah, dan diskusi agama singkat. Kegiatan Rohis ini didukung oleh pihak sekolah, fasilitas dan infrastruktur, serta kolaborasi antara guru dan orang tua. Sementara itu, hambatan utama adalah kurangnya minat anak-anak. Kegiatan Rohis juga telah berhasil menciptakan iklim sekolah yang lebih bersahabat dan religius, dengan anak-anak yang lebih simpatik dan saling mendukung usaha satu sama lain untuk berbuat baik. Studi ini menyimpulkan bahwa program ekstrakurikuler Rohis sangat berhasil dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang ibadah di SMAN 1 NA IX X.
PENGARUH MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMKN 1 KERUAK MAYURISTIRA, SASMITA; HARDIANSYAH, HARDIANSYAH; IQBAL , MUHAMMAD
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3369

Abstract

This study aims to analyze the influence of project-based learning management on the learning creativity of class XI students at SMKN 1 Keruak in the 2023/2024 academic year, reviewed from 2 management functions, namely planning, and evaluation, using the hypothesis that planning and evaluation of project-based learning have an effect on students' learning creativity at SMKN 1 Keruak. The data for this study were obtained from the results of respondent responses (questionnaire distribution), where the questionnaire was filled out by 100 class XI students at SMKN 1 Keruak, taken from a population of 132 people. The research method used is a survey method with a quantitative approach. The statistical analysis used in this study is multiple linear regression analysis and assisted by using the SPSS 15 program. The results of this study indicate that: (1) Project-based learning planning has an effect on students' learning creativity, as evidenced by the regression coefficient of 0.184 or 18.4%; (2) Project-based learning evaluation has an effect on students' learning creativity, as evidenced by the regression coefficient of 0.266 or 26.6%; (3) Project-based learning planning and evaluation has an effect on students' learning creativity, as evidenced by the determinant coefficient of 0.375 or 37.5%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas belajar peserta didik kelas XI di SMKN 1 Keruak tahun ajaran 2023/ 2024, ditinjau dari 2 fungsi manajemen, yaitu perencanaan dan evaluasi, dengan menggunakan hipotesis bahwa perencanaan dan evaluasi pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap kreativitas belajar peserta didik di SMKN 1 Keruak. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tanggapan responden (penyebaran angket), dimana angket diisi oleh peserta didik kelas XI di SMKN 1 keruak sejumlah 100 sampel yang diambil dari populasi sejumlah 132 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan dibantu dengan menggunakan program SPSS 15. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap kreativitas belajar peserta didik, dibuktikan dengan hasil koefisien regresi sebesar 0,184 atau 18,4%; (2) Evaluasi pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap kreativitas belajar peserta didik, dibuktikan dengan hasil koefisien regresi sebesar 0,266 atau 26,6%; (3) Perencanaan dan evaluasi pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap kreativitas belajar peserta didik, dibuktikan dengan hasil koefisien determinan sebesar 0,375 atau 37,5%. 
PRAKTIK PEMBELAJARAN PROMOSI KESEHATAN MELALUI PENYULUHAN DAN MEDIA LEAFLET JUMADEWI, ASRI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3370

Abstract

Health promotion is one of the courses in the field of medical laboratory technology, which includes theoretical and practical lectures. Health promotion practices with outreach practice activities and health promotion media used. The aim of the research is to describe the practices of class participants in applying health promotion courses. This research is classroom action research, which took place in the learning classrooms of the Aceh Ministry of Health Polytechnic, with a total of 95 participants obtained from a total sampling spread across three classes. The results obtained from the good category of extension practice with presentation of SAP were 49.5%, extension with demonstration was 45.3%, and the media used was 52.6%. The most dominant media results used were leaflets as much as 49.5%. ABSTRAKPromosi kesehatan merupakan salah satu mata kuliah di bidang teknologi laboratorium medis, yang mencakup perkuliahan teori dan praktik. Praktik promosi kesehatan dengan kegiatan praktik penyuluhan dan media promosi kesehatan yang digunakan. Tujuan penelitian untuk menggambarkan praktik peserta kelas dalam mengaplikasikan mata kuliah promosi kesehatan. Penelitian ini merupakan classroom action research, yang berlangsung dalam ruang kelas pembelajaran Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan jumlah peserta 95 orang yang didapatkan secara total sampling yang tersebar ke dalam tiga kelas. Hasil yang diperoleh dari praktik penyuluhan kategori baik dengan penyajian SAP 49.5%, penyuluhan dengan demonstrasi 45.3%, dan media yang digunakan adalah 52.6%. Hasil media paling dominan yang digunakan adalah leaflet sebanyak 49.5%.