cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 513 Documents
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL PESERTA DIDIK SMAN 13 BONE RISNAWATI, RISNAWATI; AMRI, MUH.; BAHARUDDIN, BAHARUDDIN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3371

Abstract

Principal management in education is very necessary, especially in moral development. Morals are self-awareness that arises from the deepest inner self to follow and obey the rules, values ??and laws that apply in a particular environment. Morals are also a means of education. In educating morals, the role of influencing, encouraging, controlling, changing, forming certain morals is in accordance with the values ??that are instilled, taught and exemplified. Changes in a person's morals, including their achievements, are the result of planned education and learning. This research was conducted at SMAN 13 Bone and the aim of the research was planning, organizing, implementing and supervising in overcoming the moral degradation of students at SMAN 13 Bone. The results of this research show that the planning (Planning) of the school principal's management in overcoming the moral degradation of students is carried out by planning activities to instill character education both in the family environment, educational institutions and has been implemented and monitored by the principal, organizing the principal's management in overcoming degradation. The morale of students has been implemented by dividing their respective tasks and collaborating with stakeholders, implementing (actuating) the school principal's management in overcoming the moral degradation of students by carrying out all activities so that there are no students who violate the school's code of ethics, supervising (controlling) management school principals in overcoming the moral degradation of students through visible monitoring of the progress of all activities as desired. ABSTRAKManajemen Kepala sekolah dalam pendidikan, sangat diperlukan khususnya dalam pembinaan moral. Moral merupakan kesadaran diri yang muncul dari batin terdalam untuk mengikti dan menaati peraturan-peraturan, nilai-nilai dan hukum yang berlaku dalam suatu lingkungan tertentu. Moral juga menjadi sarana pendidikan. Dalam mendidik moral berperan memengaruhi, mendorong, mengendalikan, mengubah, membentuk moral tertentu sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan, diajarkan, dan diteladankan. Perubahan moral seseorang termasuk prestasinya hasil dari suatu pendidikan dan pembelajaran terencana. Penelitian ini dilakukan di SMAN 13 Bone dan tujuan penelitiannya adalah perencaan pengorganisasian pelaksanaan dan pengawasan dalam mengatasi degradasi moral peserta didik SMAN 13 Bone. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan (Planning) manajemen kepala sekolah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik dilakukan dengan perencanaaan kegiatan menanamkan pendidikan karakter baik lingkungan keluarga, instansi pendidikan dan sudah diimplementasikan serta dimonitor oleh kepala sekolah, pengorganisasian (organizing) manajemen kepala sekolah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik sudah terlaksana dengan cara melakukan pembagian tugas masing-masing dan kerjasama dengan stakeholder, pelaksaan (actuating) manajemen kepala sekolah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik dengan terlaksananya semua kegiatan sehingga jaranya peserta didik yang melanggar kode etik sekolah, pengawasan (controling) manajemen kepala sekolah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik dengan melalui pemantauan yang terlihat dari berjalanya semua kegiatan sesuai yang diinginkan.
KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN DI MTSN 1 BONE P, MULIATI; HAFID, ERWIN; YUSPIANI, YUSPIANI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3372

Abstract

Human resources in streamlining school administration are very important, and cannot be separated from one component to another. Therefore, administrative staff who are skilled, reliable and understand the job description are very necessary. The lack and low competence of school administration staff is a phenomenon that needs to be resolved immediately. This research was conducted at MTsN 1 Bone with the aim of knowing the personality competence, social competence, technical competence and managerial competence of education staff at MTsN 1 Bone. The research results show that: 1) The personality competencies of education staff at MTsN 1 Bone include integrity and noble character, flexibility and discipline; 2) The social competence of education staff at MTsN 1 Bone includes providing excellent service and ensuring effective communication; 3) The technical competence of educational staff at MTsN 1 Bone includes administering personnel administration by administering the division of tasks, and administering personnel by administering the division of tasks; 4) The managerial competence of education staff at MTsN 1 Bone includes preparing work programs and reports, creating a conducive work climate, and optimizing resource utilization. ABSTRAKSumber daya manusia di dalam memperlancar tata administrasi sekolah sangatlah penting, serta tidak bisa dipisahkan antara komponen yang satu dengan yang lain. Maka dari itu sangat diperlukan tenaga tata administrasi yang terampil, handal, serta paham akan job diskripsinya. Masih kurang dan rendahnya kompetensi yang dimiliki tenaga tata administrasi sekolah menjadi sebuah fenomena yang perlu dituntaskan dengan segera. Penelitian ini dilakukan di MTsN 1 Bone dengan tujuan mengetahui kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi teknis, dan kompetensi manajerial tenaga kependidikan di MTsN 1 Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi kepribadian tenaga kependidikan di MTsN 1 Bone meliputi integritas dan akhlak mulia, fleksibel, dan disiplin; 2) Kompetensi sosial tenaga kependidikan di MTsN 1 Bone meliputi, memberikan layanan prima, dan memastikan komunikasi efektif; 3) Kompetensi teknis tenaga kependidikan di MTsN 1 Bone meliputi melaksanakan administrasi kepegawaian dengan terorganisir dalam pembagian tugas, dan administrasi kepegawaian dengan terorganisir dalam pembagian tugas; 4) Kompetensi manajerial tenaga kependidikan di MTsN 1 Bone meliputi menyusun program dan laporan kerja, menciptakan iklim kerja kondusif, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya.
ANALISIS KESULITAN SISWA SD NEGERI 1 SUMENGKO DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS RAHMAWATI, MUTIARA DWI; MUKHAROMAH, RETNO WINDAH SITI; DAMARISWARA, RIAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3373

Abstract

The aim of this research is to understand and evaluate the difficulties faced by the students of SDN Sumengko 1, Nganjuk Regency, in learning English. Additionally, this study aims to identify the factors that influence the students of SDN Sumengko 1, Nganjuk Regency, in experiencing difficulties while learning English. This research adopts a qualitative descriptive study approach. The sampling method used is simple random sampling to determine the total sample to be studied. The research was conducted at SDN 1 Sumengko, Nganjuk Regency, with a total of 30 subjects. Data collection to assess the students' challenges in learning English and the influencing factors was done through interviews. The results of this research indicate several difficulties faced by the students of SDN Sumengko 1 in learning English, namely: (1) Difficulty in pronouncing and reading vocabulary, (2) Difficulty in memorizing vocabulary, (3) Difficulty in translating vocabulary, (4) Vocabulary that sounds unfamiliar to the ear. Additionally, a factor that contributes to the challenges in learning English is the health condition of the students themselves. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mengevaluasi kesulitan siswa siswi SDN Sumengko 1 Kabupaten nganjuk dalam mempelajari mata pelajaran Bahasa Inggris. Selain itu, penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi siswa siswi SDN sumengko 1 Kabupaten Nganjuk mengalami kesulitan saat belajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Jenis penelitian yang dilakukan dalam studi ini adalah studi deskriptif kualitatif. Metode sampling yang diterapkan adalah sampel acak sederhana untuk menentukan total sampel yang akan diteliti. Penelitian dilakukan di SDN 1 Sumengko, Kabupaten Nganjuk, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 orang. Pengumpulan data untuk menilai tingkat tantangan pelajaran siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris dan faktor yang mempengaruhi adalah wawancara. Hasil penelitian ini adalah beberapa kesulitan siswa siswi SDN Sumengko 1 dalam mata pelajaran bahasa inggris yaitu (1) Kesulitan dalam melafalkan dan membaca kosa kata, (2) Kesulitan dalam menghafal kosa kata, (3) Kesulitan dalam mengartikan kosa kata, dan (3) kosa kata yang terdengar asing di telinga., (4) Faktor yang menyebabkan tantangan dalam pelajaran bahasa inggris yaitu faktor Kesehatan dari siswa siswi sendiri.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER BERPRESTASI SISWA MELALUI OSIS (STUDI KASUS DI SMAN 1 SELONG) ASHARI, SYAIPUDDIN; ASRIN, ASRIN; FAHRUDDIN, FAHRUDDIN; WITONO, A. HARI; SETIADI, DADI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3395

Abstract

This study aims to: find out the principal's leadership strategy in developing student achievement character through student council. This research uses a qualitative approach. The types of data can be divided into two, that are primary data and secondary data. Primary data sources consist of the principal, vice principal for student affairs, school committee, student council coach, and student council members. While secondary data are documents owned by the school where the research was conducted. The data collection techniques used in this research are interviews, observation, and documentation. The data analysis procedure uses three stages, which are data condensation, data presentation, and conclusions. In order for the data obtained to be valid, researchers checked the validity of the data with five stages, including observation persistence, data triangulation, peer discussion, member checking, and refrential adequacy. The results showed that the principal's leadership strategy was in line with the theories of educational strategy and principal leadership strategy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: mengetahui strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan karakter berprestasi siswa melalui OSIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis data dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, komite sekolah, pembina OSIS, dan anggota OSIS. Sedangkan data sekunder yaitu dokumen yang dimiliki oleh sokolah tempat melakukan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Agar data yang didapatkan benar-benar valid, peneliti memeriksa keabsahan data dengan lima tahapan, yaitu ketekunan pengamatan, triangulasi data, diskusi teman sejawat, pengecekan anggota, dan kecukupan refrensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah telah sejalan berdasarkan teori-teori strategi pendidikan dan strategi kepemimpinan kepala sekolah.
PERILAKU SOSIAL MASYARAKAT “SEDEKAH KAMPUNG” PERSPEKTIF PENDIDIKAN AQIDAH ISLAM SULASTRI, DEKA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3407

Abstract

Society in this world has many cultures, one of the components of culture is value. Value is a reference or reference that is held as a guideline for the behavior of every member of society or a particular cultural group. For an anthropologist, the term "Culture" generally includes ways of thinking and ways of behaving that have become the characteristics of a particular nation or society. In this regard, culture consists of things such as language, science, laws, beliefs, religion, certain food preferences, music, work habits, prohibitions and so on. The research method used is qualitative research with stages (1) Data reduction: selecting and processing raw data, (2) Data display: re-displaying data that has been processed systematically and (3) Analyzing the processed data. The results of the study indicate that the Social Behavior of the "Village Alms" Community from the Perspective of Islamic Faith Education (Didumun II Berang, Simpang Teritip District, West Bangka Regency) is the social concept of the community trying to preserve village alms, not feeling burdened, just following suit. Analysis of the culture of village alms is seen from several aspects, namely cultural aspects, geographical aspects, socio-economic aspects, educational aspects, and religious aspects. The impact of village alms is physical, spiritual and social welfare aspects. ABSTRAKMasyarakat di dunia ini memiliki banyak kebudayaan, komponen kebudayaan salah satunya yakni nilai. Nilai merupakan suatu referensi atau rujukan yang dipegang sebagai pedoman tingkah laku setiap anggota masyarakat atau kelompok budaya tertentu. Bagi seorang ahli antropologi istilah “Kebudayaan” umumnya mencakup cara berpikir dan cara berlaku yang telah menjadi ciri khas suatu bangsa atau masyarakat tertentu. Sehubungan dengan itu maka kebudayaan terdiri dari hal-hal seperti bahasa, ilmu pengetahuan, hukum-hukum, kepercayaan, agama, kegemaran makanan tertentu, musik, kebiasaan pekerjaan, larangan-larangan dan sebagainya. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan tahap (1) Reduksi data : memilih dan mengolah data mentah, (2) Display data : menampilkan kembali data-data yang telah diolah secara sistematis dan (3) Melakukan penganalisaan data yang telah diproses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Sosial Masyarakat “ Sedekah Kampung” Perspektif  Pendidikan Aqidah Islam (Didusun II Berang Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat) yakni konsep sosial masyarakatnya berusaha untuk melestarikan sedekah kampung,tidak merasa terbebani, sekedar ikut-ikutan. Analisis terhadap budaya sedekah kampung dilihat dari beberapa aspek yakni aspek budaya, aspek geografis, aspek sosial ekonomi, aspek pendidikan, aspek religiusitas. Dampak sedekah kampung yakni aspek jasmani,rohani dan kesejahtearaan sosial.
PEMANFAATAN VIDEO SYUKURAN ADAT PADA PERMAINAN KUDA LUMPING UNTUK MENANAMKAN NILAI BUDAYA SOSIAL PADA SISWA KELAS IV PEMBELAJARAN IPAS SAPUTRA, TITUS HENDRA; LIAN, BUKMAN; ARYANINGRUM, KIKI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3408

Abstract

The objective of this research is to determine how the traditional thamksgiving video in the kuda lumping performance is utilized to instill social cultural values in fourth-grade students during IPAS (Integrated Science and Social Studies) lessons at SD Negeri 1 Makarti Jaya. The method employed in this rasearch is qualitative, with data collection techniques involving tests and interviews. The results from the test data and interview data indicate that the application of the traditional thanksgiving video in IPAS lessons for fourth-grade students is categorized as good, with an average score of 80. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya bagaimanakah pemanfaatan video syukuran adat pada permainan kuda lumping untuk menanamkan nilai budaya sosial kelas IV pembelajaran IPAS di SD Negeri 1 Makarti Jaya .Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tenik tes dan wawancara. Hasil penelitian data tes dan data wawancara membuktikan bahwa penerapan video syukuran adat dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV dikategorikan baik dengan rata-rata 80.
THE IMPLEMENTATION OF BCBL MODEL ON INTEGRATED ECONOMIC EXPLORATION TO DEVELOP XXI CENTURY SKILLS APRULLAH, MUHAMMAD PUTRA; FUADI, RAIDA; SAYUTHI, MUHAMMAD; ADRIA, AGUS; JULNADI, SALSABILLA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3409

Abstract

This paper aims to find out how the application of the Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model on Integrated Economic Exploration material to develop XXI Century Skills of Class X-3 MAN 1 Banda Aceh students. The application of this learning model involved 39 students. The achievement of learning targets for Integrated Economic Exploration material using the Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model still varies. This learning model increases student motivation in the literacy of integrated economic exploration material on environmental, social and religious moderation issues. The absorption and target achievement of the curriculum on integrated economic exploration material with the target achievement of 21st century skills is 92.31%. Three out of thirty-nine students in class X-3 did not meet the completeness of the learning objective achievement criteria score (KKTP: 78-80). The Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model is believed to be able to contribute to the development of XXI century generation skills in welcoming the Sustainability Development Goals. ABSTRACTThis paper aims to find out how the application of the Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model on Integrated Economic Exploration material to develop XXI Century Skills of Class X-3 MAN 1 Banda Aceh students. The application of this learning model involved 39 students. The achievement of learning targets for Integrated Economic Exploration material using the Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model still varies. This learning model increases student motivation in the literacy of integrated economic exploration material on environmental, social and religious moderation issues. The absorption and target achievement of the curriculum on integrated economic exploration material with the target achievement of 21st century skills is 92.31%. Three out of thirty-nine students in class X-3 did not meet the completeness of the learning objective achievement criteria score (KKTP: 78-80). The Brain Collaborative Based Learning (BCBL) learning model is believed to be able to contribute to the development of XXI century generation skills in welcoming the Sustainability Development Goals.
PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) DALAM PENINGKATAN MUTU GURU YP. HKBP PEMATANGSIANTAR SIBAGARIANG, SUSY ALESTRIANI; SINAGA, ANGGUN TIUR IDA; PURBA, AYU AGNESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3410

Abstract

This research aims to find the approach used in dealing with Human Resource Management (HRM) problems and also find out how good/bad the implementation of HRM that has been implemented at YP HKBP Pematangsiantar is and the solutions that can be offered so that the performance of teachers at this educational foundation can increase. The research method used in this research is a qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection techniques were carried out using written interviews with school principals and teachers as well as examining existing documentation at the school. The data analysis carried out is a descriptive method that analyzes the facts obtained and connects them with theories to draw conclusions. From the results of data analysis, results can be obtained which show that there are still many teachers who have never participated in the training sent by the school. Only 14% of teachers have attended training more than 5 times, 9.6% have never attended training, 7.7% have attended training once, 17.3% have attended training 2 times, 30.8% have attended training 3 times, 13 .5% attended training 4 times and 3.8% attended training 5 times. There is also a problem, namely the teacher's lack of understanding in preparing teaching tools and being slow to complete them. If this research is continued, it is recommended to develop a more optimal management model so that it can help improve the quality of teachers, especially at the HKBP Pematangsiantar college foundation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pendekatan yang digunakan dalam menangani masalah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan juga mengetahui seberapa baik/buruk penerapan MSDM yang sudah dijalankan di YP HKBP Pematangsiantar serta solusi yang bisa ditawarkan sehingga Kinerja guru di yayasan pendidikan ini dapat meningkat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tertulis kepada Kepala sekolah dan guru juga meneliti dokumentasi yang ada di sekolah. Analisis data yang dilakukan adalah metode deskriptif yang menganalisisfakta-fakta yang didapatkan dan menghubungkan dengan teori-teori untuk menarik kesimpulan. Dari hasil analisis data dapat diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa masih banyak guru yang belum pernah mengikuti pelatihan yang diutus oleh sekolah. Hanya 14 % guru yang telah mengikuti pelatihan lebih dari 5 kali, 9,6% tidak pernah mengikuti pelatihan, 7,7% mengikuti pelatihan 1 kali, 17,3% mengikuti pelatihan 2 kali, 30,8% mengikuti pelatihan 3 kali, 13,5% mengikuti pelatihan 4 kali dan 3,8% mengikuti pelatihan 5 kali. Terdapat juga masalah yaitu kurangnya pemahaman guru dalam menyusun perangkat mengajar dan lambat menyelesaikannya. Jika berikutnya penelitian ini dilanjutkan maka disarankan melakukan pengembangan model manajemen yang lebih maksimal sehingga dapat membantu peningkatan mutu guru khususnya di yayasan perguruan HKBP Pematangsiantar.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PENDIDIK DI MA BUSTANUL ULUM JAYASAKTI LAMPUNG TENGAH GUNAWAN, MUMAMAD RIFKI; HADIATI, ETI; AYU, SOVIA MAS
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3411

Abstract

In the era of globalization, education is the main pillar in community development, including in Indonesia. The development of human resources (HR) in educational institutions is very important to improve the quality of education and overcome the challenges of the times. This research aims to analyze the development of educational resources at Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum Jayasakti, Central Lampung. The method used is a descriptive qualitative approach with case studies, involving in-depth interviews, direct observation and document analysis. The research results show that MA Bustan Ulum implements strategic development planning through three curricula government curriculum, Gontor Islamic boarding school, and Salaf Islamic boarding school which provides comprehensive understanding to educators. In addition, school initiatives to increase productivity and career opportunities for educators through training programs, although still limited, demonstrate commitment to human resource development. The results of this research enrich understanding of best practices in human resource development and can be used as a model for other educational institutions in their efforts to improve the quality of education in a sustainable manner. ABSTRAKDalam era globalisasi, pendidikan menjadi pilar utama dalam pembangunan masyarakat, termasuk di Indonesia. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan sumber daya pendidik di Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum Jayasakti, Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA Bustan Ulum menerapkan perencanaan pengembangan yang strategis melalui tiga kurikulum kurikulum pemerintah, pesantren Gontor, dan pesantren salaf yang memberikan pemahaman komprehensif kepada pendidik. Selain itu, inisiatif sekolah untuk meningkatkan produktivitas dan peluang karir pendidik melalui program pelatihan, meskipun masih terbatas, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan SDM. Hasil penelitian ini memperkaya pemahaman tentang praktik terbaik dalam pengembangan SDM dan dapat dijadikan model bagi lembaga pendidikan lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
PENGARUH MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA (GURU QUR’AN) TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU QUR’AN SERTA DAMPAKNYA PADA KEBERHASILAN PEMBELAJARAN TAHSIN DAN TAHFIDZ DI TPQ AD DU’A PRIMAYEKTI, RIZKY; SEPTURI, SEPTURI; SUPRIADI, NANANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3412

Abstract

This research focuses on human resource (HR) management at the Al-Qur'an Education Park (TPQ) Ad Du'a, with the aim of analyzing the influence of HR management on teachers' professional competence and the success of Al-Qur'an learning. The background of this research is rooted in the challenges faced by TPQ in maintaining the quality of education amidst the high number of teacher resignations and suboptimal use of teaching aids. The method used is a quantitative approach with a survey, involving 54 teachers and 760 students as a population, and using path analysis to test the hypotheses that have been determined. The research results show that HR management for Qur'an teachers has a significant effect on teacher professional competence with a contribution of 11.5%. In addition, teacher professional competence has a direct influence on learning success, contributing 46.5%. The analysis also reveals that HR management has a significant indirect influence on learning success through professional competence. This research reinforces the importance of systematic and effective human resource management, as well as the role of internal supervision and external supervision in improving the quality of learning. These findings provide insight for other educational institutions to optimize HR management to achieve better educational outcomes. ABSTRAKPenelitian ini berfokus pada pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Ad Du’a, dengan tujuan menganalisis pengaruh manajemen SDM terhadap kompetensi profesional guru dan keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an. Latar belakang penelitian ini berakar pada tantangan yang dihadapi TPQ dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah tingginya angka pengunduran diri guru dan ketidakoptimalan penggunaan alat peraga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei, melibatkan 54 guru dan 760 santri sebagai populasi, serta menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM guru Qur’an berpengaruh signifikan terhadap kompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 11,5%. Selain itu, kompetensi profesional guru berpengaruh langsung terhadap keberhasilan pembelajaran, berkontribusi sebesar 46,5%. Analisis juga mengungkapkan bahwa manajemen SDM memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap keberhasilan pembelajaran melalui kompetensi profesional. Penelitian ini memperkuat pentingnya pengelolaan SDM yang sistematis dan efektif, serta peran pengawasan internal dan supervisi eksternal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Temuan ini memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan lain untuk mengoptimalkan manajemen SDM demi mencapai hasil pendidikan yang lebih baik.