cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
OPTIMALISASI PEMANFAATAN AI DAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA UPR Gilland, Gilland; Ramadhan, Antonio; Thareq, Subhan Ilham
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.7653

Abstract

This study aims to optimize the use of artificial intelligence (AI) and enhance the digital literacy of students at the University of Palangka Raya as part of broader efforts to strengthen learning effectiveness in an era of rapid technological transformation. As contemporary learning environments increasingly rely on intelligent technologies, students are required to adapt to digital tools that support analytical, ethical, and productive academic practices. To address this need, the study employs a quantitative approach through a survey administered to 93 students who have used AI-based applications such as ChatGPT, Copilot, and Perplexity in their academic activities. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 30. The findings reveal that the use of AI (? = 0.603; Sig. < 0.001) and digital literacy (? = 0.330; Sig. < 0.001) both have a positive and significant effect on learning effectiveness, contributing a combined influence of 71.7%. These results indicate that students with higher levels of digital literacy tend to utilize AI more responsibly, critically, and productively, which in turn enhances the quality of their learning processes. Based on these insights, it is recommended that universities expand AI-based digital literacy training programs and develop more structured technology-use policies to promote adaptive, innovative, and sustainable learning aligned with the demands of the digital era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta meningkatkan literasi digital mahasiswa Universitas Palangka Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas belajar di era transformasi digital yang semakin maju. Kondisi pembelajaran saat ini menuntut mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan berbagai teknologi cerdas, sehingga pemahaman dan keterampilan digital menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan akademik. Untuk itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 93 mahasiswa yang telah memanfaatkan aplikasi berbasis AI, seperti ChatGPT, Copilot, dan Perplexity, dalam berbagai tugas dan aktivitas pembelajaran mereka. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner skala Likert lima poin, kemudian dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI (? = 0,603; Sig. < 0,001) serta literasi digital (? = 0,330; Sig. < 0,001) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas belajar, dengan total kontribusi sebesar 71,7%. Temuan ini memperlihatkan bahwa mahasiswa yang memiliki literasi digital lebih baik cenderung memanfaatkan AI secara lebih bijak, analitis, dan produktif, sehingga mampu meningkatkan kualitas proses belajar. Berdasarkan hasil tersebut, perguruan tinggi disarankan untuk memperkuat program pelatihan literasi digital berbasis AI dan mereformulasi kebijakan pemanfaatan teknologi agar pembelajaran menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan sesuai tuntutan era digital.    
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO DOKUMENTER PADA PEMBELAJARAN SKI DAULAH ABBASIYAH UNTUK CALON GURU Hakim, Muhammad; Jasiah, Jasiah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8142

Abstract

This study aims to develop an instructional medium in the form of a documentary video to enhance the learning interest of pre-service teacher students in the Islamic Cultural History (SKI) course on the topic of the Abbasid Dynasty. The research employs the Research and Development (R&D) method with key stages including needs identification, media design, product development, and initial evaluation. The video development process utilizes artificial intelligence technologies such as ChatGPT for scriptwriting, Gemini AI for creating image illustrations, and CapCut for video editing, animation, and audio processing. The final product is an engaging, interactive, and informative documentary video that presents the history of the Abbasid Dynasty with modern visual style and easy-to-understand narration. The video not only delivers historical information but also fosters curiosity and active engagement among students during the learning process. Based on the initial evaluation, this media is considered effective in increasing attention and learning motivation among pre-service teacher students. The use of documentary videos is expected to become an innovative Islamic education learning medium that meets the needs of the digital generation and contributes positively to improving the quality of teaching and learning in higher education. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk video dokumenter guna meningkatkan minat belajar mahasiswa calon guru pada mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) materi Daulah Abbasiyah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan utama meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan media, pengembangan produk, dan evaluasi awal. Pengembangan video dilakukan dengan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk penyusunan narasi, Gemini AI untuk pembuatan ilustrasi gambar, dan CapCut untuk pengeditan video, animasi, serta pengolahan suara. Hasil pengembangan menghasilkan video dokumenter yang menarik, interaktif, dan informatif, yang menampilkan sejarah Daulah Abbasiyah dengan gaya visual modern dan narasi yang mudah dipahami. Video ini tidak hanya menyampaikan informasi sejarah, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi awal, media ini dinilai efektif dalam meningkatkan perhatian dan motivasi belajar mahasiswa calon guru. Penggunaan video dokumenter diharapkan dapat menjadi inovasi media pembelajaran PAI yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital, serta memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
STUDI LITERATUR: ANALISIS DESKRIPTIF MANAJEMEN KOMPETENSI UNTUK PELATIHAN, PEREKRUTAN, DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM Fatimatun, Siti; Puspitasari, Heni; Wahyuningsih, Ika; Abdillah, Fuad
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8265

Abstract

This study aims to analyze existing literature and approaches to educational methodology and curriculum design. A qualitative research approach was employed, employing a comprehensive literature review methodology. This involved gathering initial information to formulate research questions, followed by a systematic literature search across various databases for relevant scholarly literature. The selected literature was then analyzed based on emerging themes such as teaching strategies and curriculum change, evaluating relevance and quality to support the research framework. Rapid advances in various fields require continuous adaptation in educational and vocational training to meet evolving demands. Understanding the current landscape and identifying effective strategies for curriculum development and skills enhancement is crucial for preparing individuals for future challenges. Key findings demonstrate a diverse range of methods and approaches to addressing educational and vocational challenges. Key conclusions highlight the importance of adaptable research designs and methodologies in understanding complex educational phenomena. This study contributes to the field by providing a structured overview of research methods applicable to the study of education and curriculum development. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur dan pendekatan yang ada untuk metodologi pendidikan dan desain kurikulum. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan, menggunakan metodologi tinjauan literatur yang komprehensif. Ini melibatkan pengumpulan informasi awal untuk merumuskan pertanyaan penelitian, diikuti dengan pencarian literatur sistematis di berbagai database untuk literatur ilmiah yang relevan. Literatur yang dipilih kemudian dianalisis berdasarkan tema yang muncul seperti strategi pengajaran dan perubahan kurikulum, mengevaluasi relevansi dan kualitas untuk mendukung kerangka penelitian. Kemajuan pesat di berbagai bidang memerlukan adaptasi berkelanjutan dalam pelatihan pendidikan dan kejuruan untuk memenuhi tuntutan yang berkembang. Memahami lanskap saat ini dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk pengembangan kurikulum dan peningkatan keterampilan sangat penting untuk mempersiapkan individu menghadapi tantangan di masa depan. Hasil utama menunjukkan beragam metode dan pendekatan dalam mengatasi tantangan pendidikan dan kejuruan. Kesimpulan utama menyoroti pentingnya desain dan metodologi penelitian yang dapat disesuaikan dalam memahami fenomena pendidikan yang kompleks. Studi ini berkontribusi pada lapangan dengan memberikan gambaran terstruktur tentang metode penelitian yang berlaku untuk studi pendidikan dan pengembangan kurikulum.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Purwanti, Hesti; Wibowo, Deki; Manggalastawa, Manggalastawa
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8274

Abstract

This research is motivated by the less-than-optimal learning outcomes of students in Pancasila education and the lack of innovation in using interactive and innovative learning models and media for Pancasila education. This research was conducted to determine the significance of the effect of the scramble learning model assisted by flashcards in improving the learning outcomes of third-grade elementary school students in Pancasila education. The research method used in this study is a quantitative method with a Pre-Experimental design, specifically the One Group Pretest-Posttest design. Data collection was carried out by administering multiple-choice learning outcome tests during the pretest and posttest, and by distributing student response questionnaires after the learning. The results of this study indicate a significant improvement in learning outcomes, with the average pretest score of students increasing from 54.79 to 85.94 on the posttest. This finding is further supported by the results of the paired sample T-test, which showed a significance value of 0.000 < 0.05, and by the fact that the N-Gain scores for most students fell into the high category. Based on this data, it can be concluded that the cooperative scramble learning model assisted by flashcards has an effect on improving students' Pancasila education learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar pendidikan pancasila siswa yang kurang optimal dan kurangnya inovasi penggunaan model pembelajaran dan media yang interaktif dan inovatif untuk pembelajaran pendidikan pancasila. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui signifikansi pengaruh model pembelajaran scramble berbantuan media flashcard dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila siswa kelas III sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan Pre-Experimental dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang diberikan saat pretest dan posttest dan angket respon siswa setelah pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan dimana nilai rata-rata pretest siswa sebesar 54,79 meningkat menjadi 85,94 pada nilai posttest siswa. Hasil ini juga diperkuat dengan hasil uji paired sample T-test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta hasil nilai N-Gain sebagian besar siswa masuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif scramble berbantuan media flashcard berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila siswa.    
PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD MONTARA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DI SEKOLAH DASAR Saharani, Safira; Rohim, Dhina Cahya; Nugraha, Yoga Awalludin
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8275

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Think Pair Share (TPS) learning model integrated with ethnomathematics-based flashcards (montara) on mathematics learning outcomes in elementary school mathematics. This study used a quasi-experimental design involving two groups: experimental class 1, which implemented the TPS model with the aid of montara flashcards, and experimental class 2, which used the TPS model without the media. Data collection was conducted using test instruments (pretest and posttest) to measure students' conceptual understanding. The results of the statistical analysis showed a significant difference, with the average posttest score for experimental class 1 reaching 91.50, higher than that of experimental class 2, which obtained an average of 82.63. An independent sample t-test yielded a significance value (2-tailed) of 0.001 (<0.05), confirming the positive influence of the use of local culture-based media in the cooperative model on student academic achievement. The conclusion of this study confirms that the integration of the TPS model with contextual visual media not only improves learning outcomes but is also effective in introducing Indonesian cultural values ??to students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang diintegrasikan dengan media flashcard berbasis etnomatematika (montara) terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan melibatkan dua kelompok, yakni kelas eksperimen 1 yang menerapkan model TPS dengan bantuan media flashcard montara, dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model TPS tanpa media tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes (pretest dan posttest) untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan, di mana nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 1 mencapai 91,50, lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 yang memperoleh rata-rata 82,63. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 (< 0,05), yang mengonfirmasi adanya pengaruh positif penggunaan media berbasis budaya lokal dalam model kooperatif terhadap capaian akademik siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi model TPS dengan media visual yang kontekstual tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya Nusantara kepada peserta didik.  
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA POWTOON DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PECAHAN Alfayani, Dafina; Rohim, Dhina Cahya; Prasetiyanto, Moh. Aris
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8276

Abstract

This study aims to test the effectiveness of using Powtoon media with the Problem Based Learning (PBL) model based on ethnomathematics in improving students' problem-solving skills on fraction material. The research was conducted at SD Muhammadiyah Gribig, with two experimental groups receiving different treatments. The first experimental group received learning with the PBL model using Powtoon media based on ethnomathematics, while the second experimental group only used the PBL model. This study employed a nonequivalent control group design, with pretest and posttest to measure the difference in students' abilities before and after the treatment. The analysis results show that the use of Powtoon with the ethnomathematics-based PBL model is effective in improving students' problem-solving abilities, as evidenced by the paired sample t-test and N-Gain scores, which indicate significant improvement in the first experimental group. This research contributes to the development of interactive and contextual digital media-based mathematics learning, enhancing students' interest and understanding of mathematical material. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media powtoon dengan model Problem Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi pecahan. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah Gribig, dengan dua kelompok eksperimen yang diberi perlakuan berbeda. Kelompok eksperimen 1 mendapatkan pembelajaran dengan model PBL berbantu media powtoon berbasis etnomatematika, sementara kelompok eksperimen 2 hanya menggunakan model PBL. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design, dengan pretest dan posttest untuk mengukur perbedaan kemampuan siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan powtoon dengan model PBL berbasis etnomatematika efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, yang terbukti dari nilai uji paired sample t-test dan skor N-Gain yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen 1. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis media digital yang interaktif dan kontekstual, serta meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi matematika.    
PENGGUNAAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMEN (TGT) BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Maulida, Arbia Faza; Rohim, Dhina Cahya; Abshor, Devy Aufia
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8277

Abstract

This study aims to explore the use of the Teams Games Tournament (TGT) learning model based on the traditional game congklak to enhance the critical mathematical thinking skills of elementary school students. The research employs a quantitative method with a quasi- experimental design, involving two experimental groups from two elementary schools in Kudus Regency, Central Java. The study was conducted by administering pretests and posttests to measure the improvement in students' critical thinking abilities after the implementation of the learning model supported by the traditional game congklak. The results indicate that the use of the TGT model, supported by congklak, significantly improved students' critical thinking skills, with the posttest average score of the experimental group 1 (83.9) being higher than the posttest average score of experimental group 2 (78.0). Furthermore, the paired sample t-test results show a very low significance value (0.000), indicating a significant improvement in students' critical thinking skills after the implementation of the model. This study recommends that teachers integrate traditional games as a learning medium that is not only enjoyable but also effective in enhancing students' critical thinking abilities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis permainan tradisional congklak dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yang melibatkan dua kelompok eksperimen pada dua sekolah dasar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran berbasis permainan tradisional congklak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Teams Games Tournament (TGT) yang didukung oleh permainan congklak mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai rata- rata posttest kelompok eksperimen 1 (83,9) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok eksperimen 2 (78,0). Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan signifikansi yang sangat rendah (0,000), yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.  
DIALEKTIKA CYBERGOGY PENDIDIKAN INDONESIA: KRITIK DETERMINISME TEKNOLOGI DAN KESENJANGAN DIGITAL DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Hertanto, Yudhi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8293

Abstract

This study aims to deconstruct the implementation of cybergogy within the framework of Indonesia’s Merdeka Curriculum by analyzing the gap between the ideals of digital pedagogy and the infrastructural realities in 3T regions (frontier, outermost, and underdeveloped areas). Employing a qualitative approach through a Systematic Literature Review (SLR) of selected documents (2006–2025), the study examines data using Siemens’ Connectivism theory, Wang and Kang’s Engaged Learning model, and Jan van Dijk’s Digital Divide theory as analytical lenses. The findings indicate that national education policies tend to be trapped in technological determinism bias. The implementation of educational technology often overlooks the physical access stage in Van Dijk’s framework, triggering the phenomenon of “tree people”—students who risk their safety in search of internet signals merely to fulfill digital learning requirements. The absence of emotive and social domains in field practices has led to the dehumanization of education and digital burnout. Consequently, the concept of cybergogy in Indonesia requires a reorientation from a technocratic approach toward a techno-humanistic perspective that prioritizes equitable access and psychological well-being as fundamental prerequisites before technological adoption. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi implementasi cybergogy dalam kerangka Kurikulum Merdeka di Indonesia, dengan menganalisis kesenjangan antara idealisme pedagogi digital dan realitas infrastruktur di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap dokumen terpilih (2006–2025), penelitian ini membedah data menggunakan pisau analisis teori Konektivisme Siemens, model Engaged Learning Wang & Kang, serta teori Kesenjangan Digital Jan van Dijk. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan nasional cenderung terjebak dalam bias determinisme teknologi. Implementasi teknologi pendidikan sering kali mengabaikan tahapan physical access dalam teori Van Dijk, yang memicu fenomena manusia pohon, siswa yang bertaruh nyawa mencari sinyal demi pemenuhan tugas digital. Absennya domain emotif dan sosial dalam praktik di lapangan telah memicu dehumanisasi pendidikan dan digital burnout. Konsep Cybergogy di Indonesia memerlukan reorientasi dari pendekatan teknokratis menuju pendekatan techno-humanistic yang menempatkan keadilan akses dan kesejahteraan psikologis sebagai prasyarat utama sebelum adopsi teknologi.
TRANSFORMASI LITERASI DIGITAL GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN: SEBUAH STUDI LITERATUR Safitri, Mutia; Rahayu, Rusnai; Nurazani, Adilah; Nasution, Khoirunnisah; Darwin, Nurul Asikin
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.8294

Abstract

The rapid development of technology requires elementary school teachers to possess high levels of digital literacy in order to adapt to the changes in 21st-century learning systems. However, many teachers, particularly at the elementary school level, still face challenges in optimally integrating technology into instructional activities. This study aims to examine various forms of utilizing learning technology to enhance elementary school teachers’ digital literacy and to analyze effective strategies for strengthening these competencies. The method employed is a literature review that examines scientific articles, academic journals, and previous research relevant to digital literacy and educational technology. The findings indicate that the use of digital-based technologies, such as online learning platforms, collaborative applications, and interactive media, can improve elementary school teachers’ technical, cognitive, and social competencies. This study emphasizes the importance of continuous professional development for teachers, institutional support, and educational policies that are responsive to technological advancements in order to support the transformation of teachers’ digital literacy. ABSTRAK Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut guru sekolah dasar untuk memiliki kemampuan literasi digital yang tinggi agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sistem pembelajaran abad ke-21. Namun, masih banyak guru khususnya guru sekolah dasar yang mengalami kendala dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan pembelajaran secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar serta menganalisis strategi yang efektif untuk memperkuat kompetensi tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan tema literasi digital dan teknologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi berbasis digital, seperti platform pembelajaran daring, aplikasi kolaboratif, dan media interaktif, mampu meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam aspek teknis, kognitif, dan sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru, dukungan institusional, serta kebijakan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan teknologi agar transformasi literasi digital guru sekolah.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR FLIPBOOK DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR IPA DI SMP Gafelina, Gafelina; Sari, Rika Widia; Saputra , Sadi; Wicaksono , Dirgantara
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8295

Abstract

The Covid-19 pandemic, which lasted for more than a year, had a tremendous impact on the learning process, requiring the implementation of distance learning. Various problems that emerged during the implementation of distance learning (PJJ) demanded efforts to overcome them. This study aims to determine the effectiveness of using Flipbook teaching materials integrated with the Google Classroom platform in distance learning, as well as to provide an overview of students’ responses to the effectiveness of online learning in relation to their learning interest. The research method used was a descriptive method, which describes the implementation of distance learning using Flipbook teaching materials. The Flipbook teaching materials embedded in the Google Classroom platform as a Learning Management System (LMS) feature an attractive layout, are easy to use, allow students to understand the learning material more easily, and contain clear text and supportive images that enhance comprehension. The selection of appropriate media and the students’ motivation to obtain good grades and knowledge served as supporting factors that contributed to positive student responses. Additionally, the level of student activeness and engagement during the online learning process became an indicator that influenced their learning interest, particularly in science subjects. Based on the collected data, students gave a very positive response regarding the effectiveness of online learning toward their learning interest. The advantages of using Flipbook teaching materials, as shown by questionnaire results, received a “good” rating, and students’ level of understanding of the learning material achieved an average score above the minimum competency criteria (KKM). ABSTRAKTerjadinya masa pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari setahun menimbulkan pengaruh yang luar biasa dalam proses pembelajaran, sehingga harus dilakukan pembelajaran jarak jauh. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PJJ, diperlukan upaya untuk mengatasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar Flipbook dengan platform Google Classroom dalam pembelajaran jarak jauh untuk memberikan gambaran tentang respon siswa terhadap efektivitas pembelajaran daring pada minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yang mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dengan penggunaan bahan ajar Flipbook. Bahan ajar Flipbook yang disematkan dalam platform Google Classroom sebagai LMS (Learning Management System) memiliki tampilan yang menarik, mudah digunakan, materi pelajaran mudah dipahami, mengandung teks yang jelas serta gambar yang ditampilkan mendukung pemahaman materi pelajaran. Pemilihan media yang tepat dan keinginan untuk mendapatkan nilai dan pengetahuan menjadi fakor penunjang siswa memberikan respon yang baik. Serta tingkat keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran daring berlangsung menjadi tolak ukur yang menarik minat belajar siswa khusunya pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan pada data yang telah dikumpulkan menunjukkan kategori respon yang sangat baik telah diberikan siswa terhadap efektivitas pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa. Kelebihan penggunaan bahan ajar Flipbook berdasarkan hasil angket menunjukkan predikat penilaian “baik”, serta tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran diperoleh nilai rata-rata di atas KKM.