cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA DESAIN GRAFIS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Buhohang, Sayekti; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6130

Abstract

This study aims to improve the essay writing skills of second-grade students at SDN 9 Kaidipang, North Bolaang Mongondow Regency, through the implementation of graphic design-based learning media. The problem addressed in this study is the low level of students' writing skills, as indicated by their inability to meet the learning indicators of the Indonesian language subject. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Data collection techniques included observation, written tests, and documentation of student work. The results showed a progressive improvement in students' writing abilities across the cycles. In the first cycle, only 3 out of 11 students (27%) met the success criteria in the first meeting, increasing to 5 students (45%) in the second meeting. In the second cycle, 7 students (64%) achieved the criteria in the first meeting, and 9 students (82%) in the second meeting. These findings demonstrate that the use of graphic design media can significantly enhance students' essay writing abilities. Therefore, this medium is considered effective and appropriate as an alternative strategy for teaching Indonesian language at the elementary level to promote literacy skills in an engaging and meaningful way. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas II SDN 9 Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melalui penerapan media pembelajaran berbasis desain grafis. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya keterampilan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya pencapaian indikator pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, hanya 3 dari 11 siswa (27%) yang mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 5 siswa (45%) pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 7 siswa (64%), dan pada pertemuan kedua mencapai 9 siswa (82%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan media desain grafis secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa secara aktif dan menyenangkan.
MENINGKATAKAN KEMAMPUN BERBICARA MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS II SD NEGERI Usman, Zuliyaningsi; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6256

Abstract

This research aimed to enhance speaking abilities using animated video media among second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, with data collection techniques including observation, tests, and documentation. The research subjects were 16 second-grade students. Initial observations revealed that only 4 out of 16 students (25%) could speak effectively, while 12 students could not. In Cycle I, Meeting I, 7 out of 16 students (44%) demonstrated speaking ability, with 9 students (56%) still struggling. By Cycle I, Meeting II, 11 out of 16 students (69%) were able to speak, with 5 students (31%) still unable. Furthermore, in Cycle II, 14 out of 16 students (87%) showed improved speaking ability, with only 2 students (12%) still struggling. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the use of animated video media significantly improves the speaking abilities of second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui media video animasi pada Siswa II SDN 04 Dulupi kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitiannya yaitu Siswa kelas II yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian pada observasi awal dari 16 siswa hanya 4 yang mampu berbicara atau 25%, 12 siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 16 siswa ada 7 siswa yang mampu atau 44% dan tidak mampu 9 siswa atau 56%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 16 siswa yang mampu 11 siswa atau 69% dan tidak mampu 5 siswa atau 31%. Sedangkan pada siklus II dari 16 siswa yang mampu 14 siswa atau 87% dan yang tidak mampu 2 siswa atau 12%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan melalui media video animasi dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas II SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPAS Monoarfa, Mutia; PanaI, Abdul Haris; Arif, Rifda Mardian; Nurfadliah, Nurfadliah; Isnanto, Isnanto
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6257

Abstract

The low academic performance of fourth-grade students at SDN 3 Suwawa Selatan, particularly in the IPAS subject, served as the background for this study. Initial observations revealed that most students had not achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP), largely due to monotonous teaching methods and the limited use of educational technology. This study aimed to enhance students’ learning outcomes by implementing the Problem Based Learning (PBL) model supported by interactive digital media, specifically Google Sites. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. In the first cycle, only 39.13% of students met the mastery criteria. However, after revising the learning strategy in the second cycle, the number of students who achieved mastery significantly increased to 82.61%. These results indicate that the integration of PBL with Google Sites successfully fostered student engagement and improved conceptual understanding. Therefore, this approach is considered effective in improving learning outcomes in IPAS for elementary school students. ABSTRAKRendahnya hasil belajar siswa kelas IV di SDN 3 Suwawa Selatan, khususnya pada mata pelajaran IPAS, menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Berdasarkan temuan awal, mayoritas siswa belum mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP), yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi serta minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media digital interaktif berupa Google Sites. Penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari siklus I menunjukkan bahwa siswa yang mencapai ketuntasan hanya sebesar 39,13%. Setelah dilakukan perbaikan strategi pada siklus II, persentase ketuntasan meningkat signifikan menjadi 82,61%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Google Sites mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman konseptual mereka secara lebih bermakna. Dengan demikian, pendekatan ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPAS.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA FLIPBOOK PADA SISWA KELAS I SD NEGERI Dumbela, Suci Rahmawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rustam I.; Monoarfa, Fidyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6274

Abstract

The research question addressed in this research was: Can beginning reading skills in first-grade students of SDN 2 Telaga, Gorontalo Regency, be improved through the use of flipbook media? This research aims to improve beginning reading skills using flipbook media for the first-grade students at SDN 2 Telaga. This research was classroom action research. Data were collected through tests, observations, and documentation. Initial observation revealed that out of 19 students, 15 students (79%) demonstrated poor beginning reading skills. Improvement was observed over the implementation of classroom actions through two meetings in Cycle I and two meetings in Cycle II. In the first meeting of Cycle I, only 6 out of 19 students (32%) showed improvement in beginning reading. In the second meeting of Cycle I, this number increased to 10 students (53%). In the first meeting of Cycle II, 13 students (68%) showed improvement, and by the second meeting of Cycle II, 16 students (84%) had achieved good and accurate beginning reading skills. The findings indicate that the use of flipbook media significantly enhances beginning reading abilities in first-grade students at SDN 2 Telaga, Gorontalo Regency. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN 2 Telaga, Kabupaten Gorontalo, melalui penggunaan media pembelajaran flipbook. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa dari 19 siswa, hanya 4 siswa (21%) yang menunjukkan kemampuan membaca awal, sementara 15 siswa (79%) belum menguasai keterampilan tersebut. Pelaksanaan tindakan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada siklus I pertemuan pertama, jumlah siswa yang mampu membaca meningkat menjadi 6 orang (32%). Pada pertemuan kedua siklus I, meningkat lagi menjadi 10 siswa (53%). Selanjutnya, pada siklus II pertemuan pertama terdapat 13 siswa (68%) yang mampu membaca dengan baik, dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi 16 siswa (84%). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF WEB GOOGLE SITES BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI MIKROORGANISME UNTUK SISWA KELAS X SMA Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri; Arnyana, Ida Bagus Putu; Bestari, Ida Ayu Purnama; Adnyana, Putu Budi; Heny, Ajeng Purnama
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6774

Abstract

ABSTRACT The use of interactive learning media in the biology learning process at SMA Negeri 2 Singaraja is still not optimal, thereby affecting students' interest in learning. The microorganism material, which covers three chapters, namely viruses, bacteria, and fungi, is one of the biology learning materials that is difficult for students to understand. Therefore, it is necessary to develop a learning medium with a structured learning model. This study aims to develop interactive web-based learning media using Google Sites based on problem-based learning for the topic of microorganisms, as well as to determine the validity and practicality of the learning media. The research conducted is a development study (Research and Development) using the ADDIE development model. The validity and practicality of the media were assessed by experts, biology teachers, and students. The research data were analyzed using validity and practicality test formulas. The validation results showed that the Google Sites web had a very high level of validity, with an average percentage of 93% from subject matter experts and 98,5% from media experts. The practicality of the media was also very good, with an average percentage of 93% based on the practicality test by teachers and 87% based on the practicality test by students. Based on the research data, it can be concluded that interactive learning based on problem-based learning (PBL) using Google Sites valid and practical for use in the learning process. ABSTRAK Penggunaan media pembelajaran interaktif dalam pada proses pembelajaran biologi di SMA Negeri 2 Singaraja masih belum optimal, sehingga berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik. Materi mikroorganisme yang meliputi tiga bab yaitu virus, bakteri dan jamur, merupakan salah satu materi dalam pembelajaran biologi yang sulit dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu media pembelajaran dengan model pembelajaran terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif web google sites berbasis problem based learning pada materi mikroorganisme, serta untuk mengetahui tingkat validitas dan kepraktisan media pembelajaran tersebut. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Penilaian validitas dan kepraktisan media melibatkan para ahli, guru biologi, dan peserta didik. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan rumus uji validitas dan kepraktisan. Hasil validasi menunjukkan bahwa web google sites memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan rata-rata persentase sebesar 93% dari ahli materi dan 98,5% dari ahli media. Kepraktisan media juga tergolong sangat baik, dengan rata-rata persentase sebesar 93% berdasarkan uji kepraktisan oleh guru dan sebesar 87% berdasarkan uji kepraktisan siswa. Dari data hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif web google sites berbasis problem based learning valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
INCREASING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH WORDWALL APPLICATION AT SEVENTH GRADE UPTD SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI ALO’OA Harefa, Armin Sondara; Zega, Riswan; Harefa, Trisman; Waruwu, Yaredi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6850

Abstract

The success of the learning process is closely related to student attraction. Of course, a teacher should find the right media and strategies so that the expected student abilities can be achieved. Especially for vocabulary mastery, students are more likely to be motivated to learn when accompanied by good media. This study aimed to Increase the students' Vocabulary Mastery through WordWall Application at Seventh Grade of UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo'oa. So in this study, researchers used the Classroom Action Research (CAR) method. It has four stages. They are planning, action, observation, and reflection. Instrumets used were observation, fiednotes and documentation. The data were analogized in two forms, namely the first is qualitative data obtained from observation sheets and field notes and the second is quantitative data used to analyze data that can be measured and expressed in numbers. The results showed that in cycle I which consisted of 2 meetings showed that there were 15 students (71.43%) categorized as Poor, 2 students (9.52%) categorized as Fair, and 4 students (19.05%) categorized as Good. Whereas in cycle II which consisted of 2 meetings showed that there were 15 students (71.43%) categorized as Good, and 6 students (28.57%) categorized as Excellent. In cycle I, the average student score was 50.43 while in cycle II there was an increase with an average student score of 85.90. A significant increase in students' mastery of skills between cycle I and cycle II, where the percentage of students in the good and excellent categories increased from 19.05% to 100%, as well as the students' average score increased from 50.43 to 85.90. This shows that the application of interesting media can increase students' motivation and learning outcomes. ABSTRAKKeberhasilan proses pembelajaran sangat erat kaitannya dengan ketertarikan siswa. Tentunya, seorang guru harus mencari media dan strategi yang tepat agar kemampuan siswa yang diharapkan dapat tercapai. Khususnya untuk penguasaan kosakata, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar jika disertai dengan media yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa melalui Aplikasi WordWall di Kelas VII UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo'oa. Maka dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode ini memiliki empat tahapan. Yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data yang dianalogikan dalam dua bentuk, yaitu yang pertama adalah data kualitatif yang diperoleh dari lembar observasi dan catatan lapangan dan yang kedua adalah data kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis data yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I yang terdiri dari 2 kali pertemuan menunjukkan bahwa terdapat 15 siswa (71,43%) berkategori Kurang, 2 siswa (9,52%) berkategori Cukup, dan 4 siswa (19,05%) berkategori Baik. Sedangkan pada siklus II yang terdiri dari 2 kali pertemuan menunjukkan bahwa terdapat 15 siswa (71,43%) berkategori Baik, dan 6 siswa (28,57%) berkategori Baik Sekali. Pada siklus I rata-rata nilai siswa adalah 50,43 sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata nilai siswa 85,90. Terjadi peningkatan yang signifikan pada penguasaan keterampilan siswa antara siklus I dan siklus II, dimana persentase siswa yang berada pada kategori baik dan baik sekali meningkat dari 19,05% menjadi 100%, begitu juga dengan nilai rata-rata siswa yang meningkat dari 50,43 menjadi 85,90. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan media yang menarik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
EVEKTIFITAS MENDELEY TERHADAP PENULISAN KARYA ILMIAH DI PRODI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Razilu, Zila; Iskandar, Bobi; Ramadan, Aerus; Asmayanti, Nila; Baso, M. Rifqi Fatahillah; Puspitasari, Rati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6851

Abstract

In the digital era, students' ability to write and compose scientific papers has become a crucial indicator in assessing academic quality. However, challenges in managing references and citations often hinder the writing process. Mendeley, as a reference management tool, offers a solution to improve the efficiency and quality of academic writing. This study aims to evaluate the effectiveness of using Mendeley in supporting the scientific writing of students in the Information Technology Education Study Program at Universitas Muhammadiyah Kendari. A quantitative approach was employed, using a Likert-scale questionnaire distributed to 50 students currently writing their theses. The data were analyzed descriptively by calculating the mean, standard deviation, and percentage, along with reliability testing and correlation analysis between indicators. The results show that all effectiveness indicators—ease of use, suitability in reference management, citation and bibliography quality, and writing efficiency—scored above 3.90 on average, with agreement levels ranging from 68% to 78%. The reliability test yielded a Cronbach’s Alpha value of 0.85, indicating excellent internal consistency of the instrument. Correlation tests revealed positive relationships among indicators, confirming the connection between ease of use and efficiency, as well as between reference suitability and citation quality. This study concludes that Mendeley is effective in enhancing the quality of students' scientific writing and recommends integrating Mendeley training into the curriculum to improve students' digital academic literacy. ABSTRAKDalam era digital, kemampuan mahasiswa dalam menulis dan menyusun karya ilmiah menjadi indikator penting dalam menilai kualitas akademik. Namun, hambatan dalam pengelolaan referensi dan sitasi sering kali menghambat proses penulisan. Aplikasi Mendeley sebagai perangkat manajemen referensi hadir sebagai solusi dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas penulisan ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan aplikasi Mendeley dalam mendukung penulisan karya ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 50 mahasiswa yang sedang menyusun karya ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase, serta dilakukan uji reliabilitas dan korelasi antar indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator efektivitas—kemudahan penggunaan, kesesuaian pengelolaan referensi, kualitas kutipan dan daftar pustaka, serta efisiensi penulisan—memperoleh skor rata-rata di atas 3,90 dengan tingkat persetujuan responden antara 68% hingga 78%. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,85 yang menunjukkan konsistensi instrumen sangat baik. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif antar indikator, menegaskan keterkaitan antara kemudahan penggunaan dengan efisiensi, serta antara kesesuaian referensi dengan kualitas kutipan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Mendeley efektif dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dan merekomendasikan integrasi pelatihan penggunaan Mendeley ke dalam kurikulum pembelajaran untuk meningkatkan literasi akademik digital mahasiswa.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW (2021-2025): PENGEMBANGAN E-BOOK INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Ricky, Aira Septia; Umamah, Fadhillatul; Amalia, Sofitri Nur; Trisnawati, Eka
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6887

Abstract

The advancement of digital technology has driven a transformation in educational technology, including in elementary science (IPA) learning, which requires the understanding of abstract concepts. This article aims to analyze five scientific publications from 2021 to 2025 that discuss the development and utilization of interactive e-books in science learning at the elementary school level. The review was conducted using the Systematic Literature Review (SLR) method with the PRISMA approach. The findings indicate that interactive e-books are valid, practical, and effective in enhancing students’ interest, engagement, and learning outcomes. The developed media generally utilize the Canva platform and integrate text, images, videos, animations, and interactive activities that align with students’ learning styles. Pedagogical approaches such as SAVI (somatic, auditory, visual, and intellectual) further strengthen the effectiveness of the media. All reviewed articles adopted the ADDIE or 4D development model, demonstrating high media validation scores and significant improvements in both affective and cognitive aspects of students. This study is limited by the small number of reviewed articles and the lack of diversity in digital platforms. Further research is recommended to include a broader range of articles and digital tools. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital mendorong transformasi dalam media pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menuntut pemahaman konsep abstrak. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis hasil-hasil penelitian terbaru (2021–2025) mengenai pengembangan dan pemanfaatan e-book interaktif dalam pembelajaran IPA pada siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA dan menghasilkan lima artikel terpilih yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-book interaktif terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan minat, keterlibatan, serta hasil belajar siswa. E-book yang dikembangkan umumnya memanfaatkan platform Canva, mengintegrasikan teks, gambar, video, animasi, dan aktivitas interaktif yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Selain itu, pendekatan pedagogis seperti SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) juga  memperkuat efektivitas media. Seluruh artikel yang direview menggunakan model pengembangan ADDIE atau 4D,  dengan hasil validasi media yang tinggi serta peningkatan signifikan dalam aspek afektif dan kognitif siswa. Keterbatasan kajian ini terletak pada jumlah artikel yang terbatas dan kurangnya variasi platform digital yang dikaji. Kajian ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut dengan cakupan artikel dan platform yang lebih luas.
CHATGPT UTILIZATION IN ACADEMIC PRACTICES: INSIGHTS FROM ENGLISH LANGUAGE EDUCATION STUDENTS IN THE DIGITAL ERA Aziz, Abdul; Susanto, Herry Wahyudi; Irwandi, Febri; Trince, Merliana; Setiawan, Mariano; Widyawati, Widyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.7118

Abstract

ABSTRACT The development of Artificial Intelligence (AI) presents new opportunities in higher education, including in the English Language Education Study Program. One prominent AI innovation is ChatGPT, a language model capable of generating text, answering questions, and providing feedback in various academic contexts. This study focuses on the use of ChatGPT in academic practice from the perspective of English Language Education students. The research method used a qualitative case study approach involving active students who have used ChatGPT regularly. Data were collected through in depth interviews, document observation, and field notes, then analyzed using NVivo assisted thematic analysis to identify patterns of perception, benefits, and challenges. The results show that students view ChatGPT as an effective tool for improving grammar, expanding vocabulary, organizing ideas, and increasing the efficiency of writing academic assignments. However, some students also acknowledged the risks of dependency, ethical dilemmas, and decreased creativity if used excessively. The study's conclusions emphasize the importance of ethical guidelines and digital literacy so that the use of ChatGPT not only improves academic skills but also strengthens students' critical thinking and originality. Perkembangan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang baru dalam pendidikan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Salah satu inovasi AI yang menonjol adalah ChatGPT, sebuah model bahasa yang mampu menghasilkan teks, menjawab pertanyaan, dan memberikan umpan balik dalam berbagai konteks akademik. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan ChatGPT dalam praktik akademik dari perspektif mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan mahasiswa aktif yang secara rutin menggunakan ChatGPT. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dokumen, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan NVivo untuk mengidentifikasi pola persepsi, manfaat, dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang ChatGPT sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa, memperluas kosakata, mengorganisir ide, serta meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik. Namun, beberapa mahasiswa juga mengakui adanya risiko ketergantungan, dilema etika, dan menurunnya kreativitas jika digunakan secara berlebihan. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya panduan etika dan literasi digital agar penggunaan ChatGPT tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis dan orisinalitas mahasiswa.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MTS MELALUI PEMANFAATAN MEDIA CANVA DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK Saputri, Eka Wulan; Azis, Achmad Abdul; Rizal, Ahmad Saiful
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.7131

Abstract

This study aims to examine the implementation of Canva as a digital learning medium in teaching Aqidah Akhlak, specifically on the topic of akhlaq mahmudah, as an effort to enhance the learning motivation of ninth-grade students at MTs Miftahul Ilmiyah Mojowetan Blora. The research is grounded in the gap between the ideal expectation of Aqidah Akhlak education—which is to nurture faith and noble character and the classroom reality, where students often demonstrate low interest and limited engagement. A qualitative approach with a case study design was employed, using interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that the use of Canva enables teachers to deliver akhlaq mahmudah materials through creative, interactive, and visually engaging formats such as posters, infographics, and digital presentations. This implementation effectively increased students’ learning motivation, fostered a more participatory classroom atmosphere, and facilitated the internalization of Islamic values in a more meaningful way. Nevertheless, several challenges were identified, including teachers’ limited digital competence, unequal access to digital devices among students, and technical issues such as unstable internet connectivity. On the other hand, supporting factors included teachers’ enthusiasm, students’ interest in visual-based media, and the availability of school facilities that supported the innovation. The implications of this study highlight the strategic role of digital media, particularly Canva, in promoting contextual and engaging Islamic education that resonates with the learning characteristics of the digital generation. The study recommends continuous professional development for teachers and the provision of adequate technological infrastructure. Furthermore, future research is suggested to expand the exploration of Canva in Aqidah Akhlak learning and to integrate it with other innovative technology-based instructional models to achieve greater effectiveness. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media Canva dalam pembelajaran Aqidah Akhlak pada materi akhlak mahmudah sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX di MTs Miftahul Ilmiyah Mojowetan Blora. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan antara idealitas pembelajaran Aqidah Akhlak yang diharapkan mampu membentuk keimanan dan akhlak mulia dengan realitas di lapangan yang menunjukkan rendahnya minat dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva memungkinkan guru menyajikan materi akhlak mahmudah dalam bentuk visual yang kreatif, interaktif, dan menarik seperti poster, infografis, serta presentasi digital. Implementasi ini terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, membuat suasana kelas lebih partisipatif, serta membantu internalisasi nilai-nilai Islami secara lebih efektif. Namun, penelitian juga menemukan adanya tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi digital guru, akses perangkat yang belum merata di kalangan siswa, serta kendala teknis seperti jaringan internet yang kurang stabil. Di sisi lain, terdapat faktor pendukung berupa antusiasme guru, ketertarikan siswa terhadap media visual, dan dukungan fasilitas sekolah yang memungkinkan inovasi pembelajaran tetap berjalan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan media digital, khususnya Canva, dalam mendukung pembelajaran aqidah akhlak yang lebih kontekstual dan sesuai dengan karakter generasi digital. Penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan guru secara berkelanjutan serta penyediaan sarana teknologi yang lebih memadai. Selain itu, penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas kajian penggunaan Canva pada mata pelajaran aqidah akhlak serta mengombinasikannya dengan model pembelajaran inovatif berbasis teknologi yang lain agar hasilnya semakin optimal.