cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024)" : 15 Documents clear
ANALISIS BUKU TEKS BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BERDASARKAN LITERASI ILMIAH LUBIS, NOVITA SARI; KHAIRUNA, KHAIRUNA; ADLINI , MIZA NINA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3065

Abstract

This study aims to describe the level of scientific literacy of high school biology textbooks grade XI based on the theme of scientific literacy and specifically this study emphasizes the dimensions of scientific literacy. This study uses a qualitative approach with the method (content analysis). The selection of biology textbooks analyzed using purposive sampling technique obtained two biology textbooks grade XI used in Medan Tembung District. Data on the assessment of scientific literacy was collected by analyzing one chapter in the biology textbook. Data analysis was conducted using the documentation method. The results of the research on the two books showed that scientific literacy as a body of knowledge became the most dominant dimension appearing in book II at 75% while in book I at 72.5%. The dimension of science as a way of thinking has a small proportion in book II which is 45%, while in book I it is 42.5%. Science as a way of investigation with an average percentage in book II of 45%, while in book I it is 42.5%. The dimension of science and its interaction with technology and society appears more after science as a body of knowledge, in book II which is 55% and book I is 52.5%. From these results, it can be concluded that the level of scientific literacy of grade XI high school biology textbooks used in Medan Tembung District is quite good according to the assessment criteria. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi ilmiah buku teks pelajaran Biologi SMA kelas XI berdasarkan tema literasi ilmiah dan secara khusus penelitian ini menekankan pada dimensi literasi ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode (content analysis). Pemilihan buku teks pelajaran biologi yang dianalisis dengan menggunakan teknik purposive sampling didapat dua buku teks pelajaran biologi kelas XI yang digunakan di Kecamatan Medan Tembung. Data penilaian terhadap literasi ilmiah dikumpulkan dengan menganalisis satu bab pada buku teks biologi. Analisis data dilakukan dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian pada kedua buku menunjukkan bahwa literasi sains sebagai batang tubuh pengetahuan menjadi dimensi yang paling dominan muncul pada buku II sebesar 75% sedangkan pada buku I sebesar 72.5%. Dimensi sains sebagai cara berfikir proporsinya sedikit pada buku II yaitu sebesar 45%, sedangkan pada buku I 42.5%. Sains sebagai jalan investigasi dengan rata-rata persentase pada buku II sebesar 45%, sedangkan pada buku I sebesar 42.5%. Dimensi sains dan interaksinya dengan teknologi dan masyarakat muncul lebih banyak setelah sains sebagai batang tubuh pengetahuan, pada buku II yaitu sebesar 55% dan buku I sebesar 52.5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingakat literasi ilmiah buku teks pelajaran biologi SMA kelas XI yang digunakan di Kecamatan Medan Tembung cukup baik sesuai dengan kriteria penilaian.
E-MODUL BARISAN DAN DERET SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS HASANAH, USWATUN; SISWONO, TATAG YULI EKO; PRASTITI, TRI DYAH
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3128

Abstract

The aim of this research is to analyze the increase in critical thinking skills after being taught using the sequence and series e-module developed using the ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate) model. The subjects involved in the e-module trial were 30 students in class X and 30 students in the experimental class with a population of 343 class X students at SMAN 1 Paciran. The instruments used in the test sheet research (pretest and posttest) to determine the increase in critical thinking skills were using a one-sided t test (one group pretest-posttest) and the N-gain score test. The results of the research show that through the ADDIE stage valid e-module sequences and series were produced based on expert validation, effective, demonstrated by students' learning completeness getting an average score of 77.63, including the high category, the results of the practicality test of using e-modules in learning can be measured from implementation. In the learning process in class, the teacher's response to learning and student activities in learning obtained an average score of 3.50, which is in the high category, so this e-module is practical for use in learning. Students' critical mathematical thinking abilities experienced a significant increase through the paired t test and the N-Gain value obtained an average result of 0.71 in the high category. In this way, e-modules for sequences and series can be applied as a form of innovation in current technology-based mathematics learning. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah diajarkan menggunakan e-modul barisan dan deret yang dikembangkan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek yang terlibat dalam ujicoba e-modul sebanyak 30 siswa dalam satu kelas X dan 30 siswa kelas eksperimen dengan populasi sebanyak 343 siswa kelas X di SMAN 1 Paciran. Instrumen yang digunakan pada penelitian lembar tes (pretest dan postes) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan uji t sepihak (one group pretest-posttest) dan uji N-gain skor. Hasil penelitian menunjukkan melalui tahap ADDIE dihasilkan e-modul barisan dan deret yang valid berdasar validasi ahli, efektif ditunjukkan dengan ketuntasan belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 77,63 termasuk kategori tinggi, hasil uji kepraktisan penggunaan e-modul dalam pembelajaran dapat diukur dari keterlaksanaan dalam proses pembelajaran di kelas, respon guru terhadap pembelajaran dan aktivitas siswa dalam pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 3,50 termasuk kategori tinggi sehingga e-modul ini praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis matematika siswa mengalami peningkatan yang signifikan melalui uji t berpasangan dan nilai N-Gain mendapatkan hasil rata-rata 0,71 dengan kategori tinggi. Dengan demikian e-modul barisan dan deret dapat diterapkan sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi saat ini.
MATHEMATICS LEARNING USES THE PMRI APPROACH TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES YANSEN, DEDI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3129

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in learning mathematics data processing materials using the PMRI approach. The research method used is the Demonstration Method. The subject of the study was a grade VI student of SD Negeri 1 Rambang Muara Enim Regency. The learning improvement procedure is done through Classroom Action Research (PTK), which takes two cycles. Each cycle, the activities carried out include (1) Planning, (2) Implementation, (3) Observation, and (4) Reflection. The data collection technique is carried out through observation sheets for each meeting by researchers to see data about learning activities. The results of the analysis of the research data were obtained: In the first cycle, only 64.3% of students completed and 57.1% were actively involved in learning; in the second cycle, the completed students increased to 92.8%, and students who were active in learning 85.7%
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SEKOLAH MENENGAH PADA TELAAH SOAL SERTA PENGERJAANNYA WINARTO, BAMBANG; NURAINA, NURAINA; DAMAYANTI, NIA WAHYU; WIWI, YENITA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3130

Abstract

Students' misconceptions pose a significant challenge to secondary school learning. Misconceptions are an inaccurate understanding of a scientific concept. Various factors often contribute to this phenomenon, such as the teacher's delivery of the material, the use of learning resources, and students' initial understanding, shaped by everyday experiences that may not align with scientific concepts. The type of research is qualitative research. This research involved seven junior high school students from class VIII. We used written tests and interviews as data collection techniques. The instrument used in this research was the students' misconception test questions. The data collected in this research is student misconception data obtained when students work on questions. The research utilizes mathematical questions related to number patterns as its tools. The analysis of student misconceptions focuses on examining the students' comprehension of the questions and the outcomes of their assignments. The results of the research show that there are misconceptions that occur among students regarding the fifth pattern image. These misconceptions include classificational misconceptions, then there are misconceptions regarding completing tables on apple trees and durian trees. These misconceptions include correlational misconceptions, as well as misconceptions regarding how to complete tables on apple trees and durian trees. One type of correlational and theoretical misconception is the belief that the number of apple trees equals the number of durian trees based on the value of n. Misconceptions among students about trees tend to increase as the number of apple trees and durian trees increases. These misconceptions encompass both theoretical and correlational aspects. The causes of misconceptions that occur in students can come from teachers and from students themselves. ABSTRAKPembelajaran di tingkat sekolah menengah seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya adalah miskonsepsi yang dimiliki oleh siswa. Miskonsepsi merupakan pemahaman yang kurang tepat terhadap suatu konsep ilmiah. Fenomena ini sering kali terjadi karena berbagai faktor, termasuk cara penyampaian materi oleh guru, sumber belajar yang digunakan, dan pemahaman awal siswa yang terbentuk dari pengalaman sehari-hari yang tidak selalu sesuai dengan konsep ilmiah. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII, yang diambil 7 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes miskonsepsi siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data miskonsepsi siswa yang diperoleh pada saat siswa mengerjakan soal. Soal yang digunakan sebagai instrumen penelitian ini adalah soal matematika tentang pola bilangan. Fokus análisis miskonsepsi siswa pada hasil telaah pemahaman soal oleh siswa dan hasil pekerjaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi yang terjadi pada siswa mengenai gambar pola kelima, miskonsepsi ini termasuk jenis miskonsepsi klasifikasional, kemudian miskonsepsi mengenai melengkapi tabel pada pohon apel dan pohon durian, miskonsepsi ini termasuk jenis miskonsepsi korelasional, serta miskonsepsi mengenai cara untuk melengkapi tabel dari pohon apel dan pohon durian, miskonsepsi ini termasuk jenis miskonsepsi korelasional dan teoritikal. Miskonsepsi mengenai nilai n untuk mengetahui banyak pohon apel sama dengan banyak pohon durian, miskonsepsi ini termasuk jenis miskonsepsi korelasional dan teoritikal. Miskonsepsi siswa mengenai pohon yang lebih meningkat antara pohon apel dan pohon durian, miskonsepsi ini termasuk jenis miskonsepsi teoritikal dan korelasional. Penyebab miskonsepsi yang terjadi pada siswa dapat berasal dari guru serta dari siswa itu sendiri.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STRATEGI READING GUIDE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SUHENDRA, AHMAD; KURNIAWAN, ARIS
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3131

Abstract

This study aims to obtain information on the improvement of conceptual understanding and the students' cognitive learning outcomes completeness through the application of Problem-Based Learning (PBL) with a reading guide strategy in the elasticity material at SMAN 2 Sumber Barito. This study uses a descriptive method. The instruments used include a conceptual understanding test administered at the beginning and end of each meeting, as well as a cognitive learning outcome test administered at the end of all meetings. The research sample consists of 42 students from class XI IPA. The results reveal that students' conceptual understanding of the elasticity material experienced a significant improvement, with an overall N-Gain score percentage of 61% in the medium category. The students' cognitive learning outcomes completeness classically reached 80.95%, with 34 students achieving individual learning completeness. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai peningkatan pemahaman konsep dan ketuntasan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan Problem Based Learning dengan strategi reading guide di SMAN 2 Sumber Barito pada materi elastisitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep yang diujikan pada awal dan akhir setiap pertemuan, serta tes hasil belajar kognitif yang diujikan pada akhir seluruh pertemuan. Sampel penelitian ini sebanyak 42 siswa kelas XI IPA. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemahaman konsep siswa pada materi elastisitas mengalami peningkatan yang signifikan, dengan persentase skor N-Gain sebesar 61% dalam kategori sedang. Ketuntasan hasil belajar kognitif siswa secara klasikal mencapai 80.95%, dengan 34 siswa mencapai ketuntasan belajar secara individu.
ANALISIS PENERAPAN TEORI BELAJAR BRUNER BERBANTUAN MEDIA KANTONG HITUNG PADA OPERASI BILANGAN CACAH PENJUMLAHAN PENGURANGAN KELAS I SDN 10 MATARAM SAFITRI, NADYA; KARMA, I NYOMAN; FAUZI, ASRI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3161

Abstract

This study was conducted to determine the application of Bruner's Learning Theory assisted by counting bag media on the addition and subtraction operations of whole numbers for class 1 at SDN 10 Mataram. This study is a descriptive qualitative study. The teacher of class 1B at SDN 10 Mataram and all students of class 1B became the sources of the research conducted and the objects studied were the application of Bruner's Learning Theory in the class. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used was the Miles and Huberman Interactive Data Analysis Technique. The results of the study showed that Bruner's Learning Theory at SDN 10 Mataram was implemented well. With the stages of Enactive 100%, Iconic 68.18%, Symbolic 86.36%. ABSTRAKPenelitian ini dilaksankan untuk mengetahui penerapan Teori Belajar Bruner berbantuan media kantong hitung pada operasi bilangan cacah penjumlahan pengurangan kelas 1 di SDN 10 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Guru kelas 1B di SDN 10 Mataram serta seluruh siswa kelas 1B menjadi sumber penelitian yang dilakukan serta objek yang diteliti yaitu penerapan Teori Belajar Bruner di dalam kelas tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik Analisis Data Interaktif Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, Teori Belajar Bruner di SDN 10 Mataram terlaksa dengan baik. Dengan tahapan Enaktif 100%, Ikonik 68,18%, Simbolik 86,36%.
VALIDITAS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPAS MATERI SUMBER DAYA ALAM UNTUK SISWA KELAS IV SDN GAYAM 1 APRILIANA, SINTA; ZUNAIDAH, FARIDA NURLAILA; NURMILAWATI, MUMUN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3163

Abstract

This research aims to determine the validity of the teaching materials of the Natural Resources material supplement book. The research method used is RnD (Research and Development). The development model used is 4D (Define, Design, Develop, Desseminate) with the subject of grade IV students of SDN Gayam 1. The data collection instruments used are observations, interviews, and questionnaires. The data analysis techniques used are qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results obtained in this study are that the teaching materials of the Natural Resources Science for grade IV of SDN Gayam 1 have met the validity criteria, which are very valid with the percentage of material expert scores, which is 86.36% and the percentage of teaching material expert scores, which is 90% with an average of 88.18%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan bahan ajar buku suplemen IPAS materi Sumber Daya Alam yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu RnD (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (Define, Design, Develop, Desseminate) dengan subjek siswa kelas IV SDN Gayam 1. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu bahan ajar IPAS materi Sumber Daya Alam untuk kelas IV SDN Gayam 1 telah memenuhi kriteria kevalidan yaitu sangat valid dengan presentase skor ahli materi yaitu 86.36% dan presentase skor ahli bahan ajar yaitu 90% dengan rata-rata 88.18%.
PENGARUH BERPIKIR KRITIS DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SMA NEGERI TAMBUN SELATAN BEKASI ASTUTI, FAUZIAH
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3192

Abstract

The research method used is Quantitative while the form of this research is Survey Research. The research sample amounted to 90 students, namely students of class X SMA Negeri 1 Tambun Selatan and X SMA Negeri 2 Tambun Selatan. Data collection was carried out by conducting 2 math test questions and a Learning Style questionnaire. Data analysis was carried out through descriptive statistics, multiple correlation coefficients, determination coefficients and regression analysis. The statistical tests used were the t-test and F-test. The results of the study showed; (1) there is a significant influence of critical thinking and learning style together on the mathematics learning achievement of students in State Senior High Schools in Bekasi City, this is proven by the value of Sig = 0.000 < 0.05 and Fcount = 4.928, (2) there is a significant influence of critical thinking on the mathematics learning achievement of students in State Senior High Schools in Bekasi City, this is proven by the value of Sig = 0.031 < 0.05 and th = 2.197, (3) there is a significant influence of learning style on the mathematics learning achievement of students in Private classes in Bekasi City. This is proven by the value of Sig = 0.033 < 0.05 and th = -2.163. ABSTRAKMetode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif sedangkan bentuk Penelitian ini ialah Penelitian survey. Sampel penelitian berjumlah 90 orang siswa, yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Tambun Selatan dan X SMA Negeri 2 Tambun Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan tes 2 soal matematika dan angket Gaya Belajar. Analisa data dilakukan melalui statistik deskriptif, koefisien korelsi ganda, koefisien determinasi dan analisis regresi. Uji statistik yang digunakan adalah uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan; (1) terdapat pengaruh yang signifikan berpikir kritis dan gaya belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri di Kota Bekasi, hal ini dibuktikan nilai oleh Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 4,928, (2) terdapat pengaruh yang signifikan berpikir kritis terhadap prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri di Kota Bekasi, hal ini dibuktikan oleh nilai Sig = 0,031 < 0,05 dan th= 2,197, (3) terdapat pengaruh yang signifikan gaya belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas Swasta di Kota Bekasi. Hal ini dibuktikan oleh nilai Sig = 0,033 < 0,05 dan th = -2,163.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PANTING DI SEKOLAH DASAR BAHARAS, VITA RIA SAFITRI; JANNAH, FATHUL; AGUSTA, AKHMAD RIANDY; HIDAYAT, ARI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3193

Abstract

This study aims to describe educator activities, analyze the improvement of activities, critical thinking skills, and learning outcomes of students. This research is a Class Action Research (PTK) which is carried out with 4 meetings. The subjects of this study are students of class VB SDN Telawang 3 Banjarmasin, with a total of 21 students in the second semester of the 2023/2024 school year. The types of data used in this study are qualitative and quantitative. Qualitative data was obtained through observation of educator activities, student activities and students' critical thinking skills, then using quantitative data for student learning outcomes obtained through written tests in groups and individuals. The analysis in this study uses descriptive analysis techniques and is described with tables, graphs and interpretations with percentages. The results of this study show that educator activity increased from a score of 23 to 31 with the "Very Good" Criterion. Student activity increased from 14% to 90% with the criterion of "Almost All Active Students". Students' critical thinking skills increased from a percentage of 19% to 90% with the criterion of "Almost All Students Are Active". The learning outcomes of students from a percentage of 24% to 100% classical completeness. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of the PANTING model can improve students' activities, critical thinking skills, and learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VB SDN Telawang 3 Banjarmasin, dengan jumlah 21 orang peserta didik pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik meningkat dari skor 23 hingga 31 dengan Kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas peserta didik meningkat dari 14% hingga 90% dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif”. Keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dari presentase 19% hingga 90% dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif”. Hasil belajar peserta didik dari presentase 24% hingga mencapai 100% ketuntasan secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PANTING dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN TINGKIR TENGAH 02 AZIZ, MUHAMMAD ABDUL; KOESWANTI, HENNY DEWI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3224

Abstract

This research aims to improve critical thinking skills and mathematics learning outcomes of grade IV students of SDN Tingkir Tengah 02. The subjects used in this study were 26 grade IV students consisting of 13 male students and 13 female students. The data collection technique carried out is using a test technique in the form of evaluation questions that have been tested for validity and reliability, then there is a non-test technique in the form of an observation sheet to assess learning activities using Problem Based Learning. The data obtained from the implementation of learning were analyzed descriptively. The results of the research conducted showed that there was an increase in students' critical thinking skills, where in cycle 1 there were 20 students (77%) who had a high category of critical thinking skills and in cycle 2 there were 23 students (88.5%). In addition, student learning outcomes have also improved, where in cycle 1 there are 18 students (69%) who complete and in cycle 2 there are 23 students (88.5%). So based on the results of the above data analysis, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning model is able to improve the critical thinking skills and mathematics learning outcomes of grade IV students of SDN Tingkir Tengah 02. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Tingkir Tengah 02. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 26 siswa kelas IV yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggunakan teknik tes berupa soal evaluasi yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian terdapat teknik non tes berupa lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran menggunakan Problem Based Learning. Data yang diperoleh dari implementasi pembelajaran, dilakukan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terjadi kenaikan pada keterampilan berpikir kritis siswa, di mana pada siklus 1 terdapat 20 siswa (77%) yang memiliki kategori keterampilan berpikir kritis tinggi dan pada siklus 2 terdapat 23 siswa (88,5 %). Selain itu hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, di mana pada siklus 1 terdapat 18 siswa (69%) yang tuntas dan siklus 2 terdapat 23 siswa (88,5%). Sehingga berdasarkan hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Tingkir Tengah 02.

Page 1 of 2 | Total Record : 15