cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA DI KELAS IV SDN 10 KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Humolungo, Elsa; Abdullah, Gamar; Kudus, Kudus; Arif, Rifda Mardian; Arifin, Irvin Novita
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4876

Abstract

This comprehensive study aims to describe and quantitatively investigate whether there is a significant effect of the application of the inquiry learning model integrated with interactive Wordwall media on student learning outcomes, especially on the material of the state of matter and its changes, in the fourth grade environment of SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. The research method implemented is quasi-experimental with a specific design of Nonequivalent Control Group Design. This design involves a comparison between two pre-existing learning groups, namely the experimental class that received special treatment in the form of an inquiry learning model assisted by Wordwall media, and the control class that followed conventional learning. Data collection was carried out through three main techniques: observation to directly observe the learning process and student interactions, learning outcome tests in pre-test and post-test formats to measure students' understanding of the material before and after the intervention, and documentation to collect relevant supporting data. The research sample consisted of 34 third grade students of SDN 10 Kabila. Analysis of learning outcomes showed clear differences: in the pre-test, the control class obtained an average score of 40, which then increased to 56.47 in the post-test. Meanwhile, the experimental class, which implemented the inquiry model assisted by Wordwall media, started with an average pre-test score of 38.82 and showed a very significant spike in achievement in the post-test with an average score reaching 84.51. Based on these results, it can be concluded that there is a positive and substantial influence of the use of the inquiry learning model integrated with interactive Wordwall media on improving student learning outcomes on the material on the state of matter and its changes in class IV SDN 10 Kabila. ABSTRAKPenelitian ini secara komprehensif bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginvestigasi secara kuantitatif apakah terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model pembelajaran inkuiri yang diintegrasikan dengan media interaktif Wordwall terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada materi wujud zat dan perubahannya, di lingkungan kelas IV SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang diimplementasikan adalah quasi experimental dengan desain spesifik Nonequivalent Control Group Design. Desain ini melibatkan perbandingan antara dua kelompok belajar yang telah ada sebelumnya, yaitu kelas eksperimen yang menerima perlakuan khusus berupa model pembelajaran inkuiri berbantuan media Wordwall, dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilaksanakan melalui tiga teknik utama: observasi untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran dan interaksi siswa, tes hasil belajar dalam format pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi sebelum dan sesudah intervensi, serta dokumentasi untuk mengumpulkan data pendukung yang relevan. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas III SDN 10 Kabila. Analisis hasil belajar menunjukkan perbedaan yang jelas: pada pre-test, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 40, yang kemudian meningkat menjadi 56,47 pada post-test. Sementara itu, kelas eksperimen, yang menerapkan model inkuiri berbantuan media Wordwall, memulai dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 38,82 dan menunjukkan lonjakan capaian yang sangat signifikan pada post-test dengan nilai rata-rata mencapai 84,51. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan kuat bahwa terdapat pengaruh positif dan substansial dari pemanfaatan model pembelajaran inkuiri yang diintegrasikan dengan media interaktif Wordwall terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi wujud zat dan perubahannya di kelas IV SDN 10 Kabila.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT PESERTA DIDIK PADA MATERI IPAS KELAS V Cahyani, Yulia Fajar Dwi; Fatayan, Arum; Amaliyah, Nurrohmatul
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4878

Abstract

This study aims to develop interactive learning media assisted by Canva on the water cycle material for fifth grade elementary school students. The results of the initial analysis showed that the previous learning process was not optimal, especially in the use of interesting and effective learning media. For this reason, the development of Canva-assisted media was carried out with the ADDIE approach, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The resulting media is designed to meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness in order to improve the enthusiasm and learning outcomes of students. The results of the study showed that this media has a very high level of validity with a percentage of 95%, which is included in the "very feasible" category. The practicality test showed positive results, with a teacher response of 93.73% and a student response of 94.65%, both of which are also in the "very feasible" category. This media is considered easy to use, interesting, and effective in helping teachers deliver material and increasing student enthusiasm for learning. With these results, it can be concluded that interactive learning media assisted by Canva on the water cycle material is suitable for use as a learning aid at SDN Duren Tiga 13. In addition, this media also provides opportunities for innovation in the development of other interactive learning media to support more interesting and efficient learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada materi siklus air untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa proses pembelajaran sebelumnya belum optimal, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang menarik dan efektif. Untuk itu, dilakukan pengembangan media berbantuan Canva dengan pendekatan ADDIE, yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media yang dihasilkan dirancang untuk memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas guna meningkatkan semangat dan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dengan persentase 95%, yang termasuk dalam kategori "sangat layak". Uji kepraktisan menunjukkan hasil positif, dengan respons guru sebesar 93,73% dan respons peserta didik sebesar 94,65%, yang keduanya juga berada dalam kategori "sangat layak". Media ini dinilai mudah digunakan, menarik, serta efektif dalam membantu guru menyampaikan materi dan meningkatkan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Dengan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada materi siklus air layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di SDN Duren Tiga 13. Selain itu, media ini juga memberikan peluang inovasi dalam pengembangan media pembelajaran interaktif lainnya untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan efisien.
THE UNPLEASANT TRUTH: EXPLORING THE COMPLEXITIES OF HALITOSIS Kartika, Henny; Chuan, How Kim; Halim, Susanna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4879

Abstract

Halitosis, or bad breath, is a common condition that can significantly affect an individual’s quality of life and social interactions. It results from a complex interaction of multiple etiological factors, predominantly originating within the oral cavity such as the activity of anaerobic microbes producing volatile sulfur compounds (VSCs), but also greatly influenced by systemic health status, diet, and lifestyle choices. Effective management therefore requires a comprehensive and careful diagnostic approach, not only to identify specific etiological factors such as the level of oral hygiene, periodontal health, and the presence or absence of xerostomia, but also to uncover potential contributions from underlying systemic medical conditions and dietary intake. This paper aims to present a comprehensive review of current concepts in the diagnosis and management of halitosis. Successful halitosis management strategies rely heavily on the pillars of ongoing patient education, the development of a personalized treatment plan based on the underlying cause—including mechanical and chemical interventions—and regular clinical monitoring and follow-up. Furthermore, interdisciplinary collaboration, combining expertise from dentistry, oral microbiology, internal medicine, and psychology, is crucial to advance more accurate diagnostic approaches and more effective therapeutic options. Thus, the importance of implementing a holistic, interdisciplinary, patient-centered approach to improve overall oral health and enhance overall patient well-being is emphasized. ABSTRAKHalitosis, atau bau mulut, adalah kondisi umum yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan interaksi sosial seseorang secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh interaksi kompleks berbagai faktor etiologi, yang sebagian besar berasal dari rongga mulut seperti aktivitas mikroba anaerobik yang menghasilkan senyawa sulfur volatil (VSC), tetapi juga sangat dipengaruhi oleh status kesehatan sistemik, pola makan, dan pilihan gaya hidup. Oleh karena itu, penanganan yang efektif memerlukan pendekatan diagnostik yang komprehensif dan cermat, tidak hanya untuk mengidentifikasi faktor etiologi tertentu seperti tingkat kebersihan mulut, kesehatan periodontal, dan ada atau tidaknya xerostomia, tetapi juga untuk mengungkap potensi kontribusi dari kondisi medis sistemik yang mendasarinya dan asupan makanan. artikel ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan komprehensif tentang konsep terkini dalam diagnosis dan penanganan halitosis. Strategi penanganan halitosis yang berhasil sangat bergantung pada pilar-pilar edukasi pasien yang berkelanjutan, pengembangan rencana perawatan yang dipersonalisasi berdasarkan penyebab yang mendasarinya termasuk intervensi mekanis dan kimia dan pemantauan dan tindak lanjut klinis yang teratur. Lebih jauh lagi, kolaborasi interdisipliner, yang menggabungkan keahlian dari kedokteran gigi, mikrobiologi oral, penyakit dalam, dan psikologi, sangat penting untuk memajukan pendekatan diagnostik yang lebih akurat dan pilihan terapi yang lebih efektif. Dengan demikian, pentingnya menerapkan pendekatan holistik, interdisipliner, dan berpusat pada pasien untuk meningkatkan kesehatan mulut secara keseluruhan dan meningkatkan kesejahteraan pasien secara keseluruhan ditekankan.
THE PATHOPHYSIOLOGY AND MANAGEMENT OF XEROSTOMIA: A COMPREHENSIVE REVIEW Raja, Ricky Ferdian; Chuan, How Kim; Halim, Susanna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4880

Abstract

ABSTRACT Xerostomia, or more commonly known as dry mouth, is a common clinical condition that significantly affects oral comfort and health, characterized not only by the subjective sensation of dryness in the oral cavity but also by an objective decrease in the measured function of the salivary glands. Its etiology is multifactorial, often related to the side effects of more than hundreds of types of drugs, the consequences of radiotherapy to the head and neck area, manifestations of systemic diseases such as Sjögren's Syndrome and diabetes, and the natural aging process. This decrease in the quantity and quality of saliva directly interferes with the natural defense mechanisms of the mouth, increasing the risk of rampant dental caries, opportunistic infections such as oral candidiasis, and causing significant difficulties in mastication, deglutition and phonation, which ultimately negatively impact the quality of life of the sufferer. Therefore, effective management of xerostomia requires a comprehensive multidisciplinary approach, starting from an accurate diagnosis through anamnesis, clinical examination and sialometry, to the implementation of a treatment strategy tailored to the cause and severity, and ongoing patient education. This comprehensive perspective article aims to provide an in-depth review of the etiology, diagnostic approaches, and current spectrum of xerostomia management, highlighting recent advances in therapeutic modalities including salivary stimulants, artificial saliva, and mucosal protective agents as well as strategies for the prevention of oral complications. Particular attention is paid to the importance of an interdisciplinary perspective, emphasizing the vital role of collaboration between dentists, general practitioners/specialists, and pharmacists in developing a holistic and integrated patient care plan to improve the oral health and quality of life of individuals affected by xerostomia. ABSTRAKXerostomia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan mulut kering, merupakan kondisi klinis umum yang secara signifikan memengaruhi kenyamanan dan kesehatan mulut, ditandai tidak hanya oleh sensasi subjektif kekeringan di rongga mulut tetapi juga oleh penurunan objektif fungsi kelenjar ludah yang terukur. Etiologinya multifaktorial, sering kali terkait dengan efek samping dari lebih dari ratusan jenis obat, konsekuensi radioterapi pada area kepala dan leher, manifestasi penyakit sistemik seperti Sindrom Sjögren dan diabetes, serta proses penuaan alami. Penurunan kuantitas dan kualitas air liur ini secara langsung mengganggu mekanisme pertahanan alami mulut, meningkatkan risiko karies gigi yang merajalela, infeksi oportunistik seperti kandidiasis oral, dan menyebabkan kesulitan yang signifikan dalam mengunyah, menelan, dan bersuara, yang pada akhirnya berdampak negatif pada kualitas hidup penderitanya. Oleh karena itu, penanganan xerostomia yang efektif memerlukan pendekatan multidisiplin yang komprehensif, mulai dari diagnosis yang akurat melalui anamnesis, pemeriksaan klinis dan sialometri, hingga penerapan strategi pengobatan yang disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan, serta edukasi pasien yang berkelanjutan. Artikel perspektif yang komprehensif ini bertujuan untuk memberikan tinjauan mendalam tentang etiologi, pendekatan diagnostik, dan spektrum penanganan xerostomia saat ini, yang menyoroti kemajuan terkini dalam modalitas terapi termasuk stimulan saliva, saliva buatan, dan agen pelindung mukosa serta strategi untuk pencegahan komplikasi oral. Perhatian khusus diberikan pada pentingnya perspektif interdisipliner, yang menekankan peran penting kolaborasi antara dokter gigi, dokter umum/spesialis, dan apoteker dalam mengembangkan rencana perawatan pasien yang holistik dan terintegrasi untuk meningkatkan kesehatan mulut dan kualitas hidup individu yang terkena xerostomia.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SD Ahmad, Wahyuni; Abdullah, Gamar; Kudus, Kudus; Arif, Rifda Mardian; Arifin, Irvin Novita
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4881

Abstract

This comprehensive study aims to describe and analyze the effect of the implementation of the Project Based Learning (PjBL) Learning Model integrated with Canva media on student learning outcomes, especially on the water cycle material in class V of SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. To achieve this goal, the research method used is a quasi-experimental design, with a specific design of Nonequivalent Control Group Design, which allows comparisons between the experimental group and the control group that are not selected randomly. The data collection process in this study was carried out through a series of techniques including direct observation of learning activities in the classroom, giving learning outcome tests in the form of pre-tests and post-tests to measure student understanding before and after treatment, and documentation studies to complete supporting data. The sample involved in this study were 30 students in class IV of SDN 10 Kabila, divided into two groups. Quantitative data analysis showed significant differences in learning outcomes: the average pre-test score of the experimental class was 42.3 and the control class was 46.7. After the Canva-assisted PjBL learning intervention was given to the experimental class, the average post-test score of the experimental class increased substantially to 84.7, while the control class that received conventional learning achieved an average score of 60. Based on these data, it can be firmly concluded that there is a positive and significant influence of the implementation of the Canva media-assisted Project Based Learning (PjBL) learning model on improving student learning outcomes in the water cycle material at SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. ABSTRAKPenelitian ini secara komprehensif bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan media Canva terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada materi siklus air di kelas V SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design, dengan rancangan spesifik Nonequivalent Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang tidak dipilih secara acak. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui serangkaian teknik yang meliputi observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran di kelas, pemberian tes hasil belajar dalam bentuk pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta studi dokumentasi untuk melengkapi data pendukung. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 10 Kabila yang berjumlah 30 siswa, terbagi dalam dua kelompok. Analisis data kuantitatif menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar: nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 42,3 dan kelas kontrol 46,7. Setelah intervensi pembelajaran PjBL berbantuan Canva diberikan kepada kelas eksperimen, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat secara substansial menjadi 84,7, sementara kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional mencapai nilai rata-rata 60. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan secara tegas bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media Canva terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi siklus air di lingkungan SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
NICOTIANA TABACUM L SEBAGAI SUMBER BELAJAR MORFOLOGI TUMBUHAN DAN ANATOMI TUMBUHAN GH, Muliana; A, Dewi Sartika; Musawira, Musawira; Khalidatunnisa, Besse; Sa’diyah, Jamilatus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4883

Abstract

Plant morphology learning is an essential aspect of biology education that enables students to recognize various plant forms and structures. However, many students find it challenging to grasp this concept due to teaching methods that are less contextual and engaging. Nicotiana tabacum L., or tobacco plant, offers potential as a learning resource for plant morphology to facilitate students’ understanding. This study aims to explore the use of Nicotiana tabacum L. as a learning resource in plant morphology education. The research employs a descriptive qualitative approach by analyzing the morphological characteristics of Nicotiana tabacum L. and their elaboration. The findings indicate that this plant possesses various easily identifiable morphological features, such as large lance-shaped leaves, an upright stem, and a taproot system. The study concludes that Nicotiana tabacum L. serves as a contextual learning resource to deepen students' understanding of plant morphology. The use of this plant in teaching is expected to enhance students’ interest and engagement in studying biology, particularly in understanding plant structures. ABSTRAKPembelajaran morfologi tumbuhan merupakan aspek penting dalam pendidikan biologi yang memungkinkan peserta didik untuk mengenal berbagai bentuk dan struktur tumbuhan. Namun, banyak peserta didik yang merasa kesulitan memahami konsep ini karena metode pengajaran yang kurang kontekstual dan menarik. Nicotiana tabacum L., atau tanaman tembakau, menawarkan potensi sebagai sumber belajar morfologi tumbuhan yang dapat memfasilitasi pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan Nicotiana tabacum L. sebagai sumber belajar dalam pembelajaran morfologi tumbuhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap karakter morfologi tanaman Nicotiana tabacum L. dan penjabarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki berbagai ciri morfologi yang mudah diidentifikasi, seperti daun besar berbentuk lanset, batang yang tegak, dan sistem akar tunggang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Nicotiana tabacum L. merupakan sumber belajar yang kontekstual untuk membantu peserta didik memahami morfologi tumbuhan dengan lebih mendalam. Penggunaan tanaman ini dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam mempelajari biologi, khususnya dalam mengenal struktur tumbuhan.
PENGARUH METODE PEMASAKAN TERHADAP KADAR PATI DAN TEKSTUR NASI BERAS MERAH Dhaifullah, Rifqi; Kisnawaty, Sudrajah Warajati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4939

Abstract

Red rice is known for its superior nutritional content and health benefits compared to white rice. However, its acceptance remains low due to its relatively hard texture, which is generally less preferred. This study aims to evaluate the effect of cooking methods (conventional boiling and rice cooker) on starch content (amylose) and the texture characteristics of red rice. The research used a laboratory experimental method with a randomized design and two types of treatment. Parameters measured included starch content using UV-Vis spectrophotometry, and hardness, cohesiveness, and adhesiveness using a texture analyzer. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed no significant differences (p>0.05) in all texture parameters and starch content between red rice cooked using conventional boiling and rice cooker methods. This indicates that the cooking method does not significantly affect the physical and chemical quality of red rice. These findings suggest that consumers are free to choose the cooking method based on their preferences and convenience, without concern for a decline in texture quality or nutritional value of red rice. ABSTRAKBeras merah dikenal memiliki kandungan gizi dan manfaat kesehatan yang lebih unggul dibanding beras putih, namun tingkat penerimaannya masih rendah karena tekstur yang cenderung keras dan kurang disukai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode pemasakan (konvensional dan rice cooker) terhadap kadar pati (amilum) dan karakteristik tekstur nasi beras merah. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan desain acak dan dua jenis perlakuan. Parameter yang diukur meliputi kadar pati menggunakan spektrofotometri UV-Vis, serta kekerasan, kekenyalan, dan adhesivitas menggunakan texture analyzer. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) pada semua parameter tekstur dan kadar pati antara nasi beras merah yang dimasak dengan metode konvensional maupun rice cooker. Hal ini menunjukkan bahwa metode pemasakan tidak secara signifikan memengaruhi mutu fisik dan kimia nasi beras merah. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen bebas memilih metode pemasakan sesuai preferensi dan kenyamanan, tanpa khawatir akan penurunan kualitas tekstur maupun nilai gizi nasi beras merah.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV Noviantari, Harisya; Darmiany, Darmiany; Hidayati, Vivi Rachmatul
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4984

Abstract

Critical thinking skills are skills that students must have in learning mathematics. Initial observations showed that students still had difficulty in understanding the concept of solving fraction problems. The cause was learning that was still conventional and did not involve students actively. This study aims to determine the effectiveness of the Problem Based Learning learning model on critical thinking skills in mathematics lessons. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design (Nonequivalent Control Group Design). The sample consisted of 42 students, namely the experimental class and the control class. The research instrument was a critical thinking ability test in the form of essay questions, which were given before and after treatment. In addition, observations were made to measure the implementation of the PBL model during the learning process. The results showed that the PBL model was effective in students' critical thinking skills. The average pre-test score in the experimental class was 60, while the control class was 62.5. After being given treatment, the post-test score of the experimental class became 85.4, while the control class was 74.2. The results of the sample t-test showed a significance value of 0.001 (p <0.05), there was a significant difference between the two groups. The n-gain test value reached 59.70%, which means that the PBL model on students' critical thinking is quite effective compared to the conventional model which is only 45.55%, which means it is less effective to apply. This model can be an alternative to innovative learning that is interactive and student-centered, so it is recommended to be applied in mathematics learning in elementary schools. ABSTRAKKemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep menyelesaikan soal pecahan. Penyebabnya adalah pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning pada kemampuan berpikir kritis pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen (Nonequivalent Control Group Design). Sampel terdiri dari 42 siswa, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk soal esai, yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, observasi dilakukan untuk mengukur keterlaksanaan model PBL selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen 60, sedangkan kelas kontrol 62,5. Setelah diberikan perlakuan, nilai post-test kelas eksperimen menjadi 85,4, sementara kelas kontrol 74,2. Hasil uji-t sampel menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05),  terdapat perbedaan signifikan kedua kelompok. Nilai Uji n-gain mencapai 59,70% yang artiya model PBL pada berpikir kritis siswa cukup efektif dibandingkan model konvensional yang hanya 45,55% yang artinya kurang efektif untuk diterapkan. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang interaktif dan berpusat pada siswa, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika disekolah dasar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS E-BOOKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA DI SEKOLAH DASAR Andrianti, Tetie; Widiyono, Aan
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5003

Abstract

The limited interactive teaching materials that are in accordance with the characteristics of grade 3 elementary school students are often an obstacle in science learning, especially in the material of changes in the state of objects. This study aims to develop and determine the feasibility of interactive e-book-based teaching materials on the material for grade 3 students of SDN 1 Guyangan. The research method used is Research and Development (R&D) by adapting the ADDIE model. The stages include analyzing the needs of students and teachers through interviews and questionnaires; designing e-books with attractive multimedia elements; developing products using appropriate software; limited implementation in the classroom to measure effectiveness, involvement, and ease of use through observation and questionnaires; and formative and summative evaluations based on expert validation results and user responses. The validation results show that the developed e-book is very feasible, with a score from material experts of 93.75% and from media experts of 95.3%. The responses of teachers and students during implementation also showed that this e-book is very practical, effective, and easy to use, thus increasing learning engagement. Thus, the interactive e-book developed is declared very feasible and practical to support and improve the quality of science learning on the material of changes in the state of objects in elementary schools. ABSTRAKKeterbatasan bahan ajar yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas 3 SD seringkali menjadi kendala dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi perubahan wujud benda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan bahan ajar berbasis e-book interaktif pada materi tersebut untuk siswa kelas 3 SDN 1 Guyangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Tahapannya meliputi analisis kebutuhan siswa dan guru melalui wawancara dan angket; perancangan e-book dengan elemen multimedia yang menarik; pengembangan produk menggunakan perangkat lunak yang sesuai; implementasi terbatas di kelas untuk mengukur efektivitas, keterlibatan, dan kemudahan penggunaan melalui observasi dan angket; serta evaluasi formatif dan sumatif berdasarkan hasil validasi ahli dan respon pengguna. Hasil validasi menunjukkan e-book yang dikembangkan sangat layak, dengan skor dari ahli materi sebesar 93,75% dan dari ahli media sebesar 95,3%. Respon guru dan siswa selama implementasi juga menunjukkan bahwa e-book ini sangat praktis, efektif, dan mudah digunakan sehingga meningkatkan keterlibatan belajar. Dengan demikian, e-book interaktif yang dikembangkan ini dinyatakan sangat layak dan praktis untuk mendukung serta meningkatkan kualitas pembelajaran IPA materi perubahan wujud benda di sekolah dasar.
PEMANFAATAN APLIKASI QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 6 SDN 28 MELAYU KOTA BIMA PADA MATA PELAJARAN IPAS Muhamad, Muhamad; Aliyyah, Rusi Rusmiati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5015

Abstract

Learning motivation is a crucial factor in achieving optimal learning outcomes, especially in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects that require conceptual understanding and analysis. This study was motivated by the low interest in learning by 5th grade students of SDN 28 in IPAS lessons which is often caused by the delivery of material that is conventional and less interesting. Therefore, this study aims to analyze in depth the effectiveness of utilizing the Quizizz application as an interactive learning media in increasing student learning motivation in the subject. A descriptive qualitative approach was used to explore this phenomenon, with data collection techniques through participatory observation during learning, in-depth interviews with representative teachers and students, and analysis of learning outcome documentation. The subjects of the study were 25 5th grade students of SDN 28. The results of the study consistently showed that the implementation of the Quizizz application had a significant positive impact on increasing student learning motivation. Students' enthusiasm and active involvement in the IPAS learning process increased drastically. The gamification features offered by Quizizz, such as a point acquisition system, a real-time leaderboard display, and the presence of healthy competition elements between students, have proven effective in triggering interest and maintaining student focus. Teachers also reported an increase in two-way interactions in class and a better understanding of science concepts among students. These findings confirm that Quizizz is a gamification-based interactive learning media that has the potential to transform the learning atmosphere to be more fun and motivating, so that it can be an effective solution to overcome low student learning motivation. ABSTRAKMotivasi belajar merupakan faktor krusial dalam pencapaian hasil belajar yang optimal, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang menuntut pemahaman konsep dan analisis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas 6 SDN 28 terhadap pelajaran IPAS yang seringkali disebabkan oleh penyampaian materi yang bersifat konvensional dan kurang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi fenomena ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif selama pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa representatif, serta analisis dokumentasi hasil belajar. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas 6 SDN 28. Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Quizizz memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran IPAS meningkat drastis. Fitur-fitur gamifikasi yang ditawarkan Quizizz, seperti sistem perolehan poin, tampilan leaderboard secara real-time, dan adanya elemen kompetisi sehat antarsiswa, terbukti efektif memicu ketertarikan dan mempertahankan fokus siswa. Guru juga melaporkan adanya peningkatan interaksi dua arah di kelas serta pemahaman konsep IPAS yang lebih baik di kalangan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa Quizizz merupakan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi yang potensial untuk mentransformasi suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi, sehingga dapat menjadi solusi efektif mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa.